Ketahanan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Ketahanan

on

  • 197 views

untuk membuat kita semua menjadi orang2 yang bertahan dalam kebenaran Tuhan.

untuk membuat kita semua menjadi orang2 yang bertahan dalam kebenaran Tuhan.

Statistics

Views

Total Views
197
Views on SlideShare
197
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
5
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Ketahanan Ketahanan Presentation Transcript

  • KETAHANAN
  • KATA-KATA PEMBUKA Bahkan dalam kekecewaan Yang paling sulit sekalipun—yang menjerumuskan kita ke dalam “lembah kekelaman” dan berupaya untuk menghancurkan kita—ada banyak kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih karunia Allah dengan menanamkan rasa damai secara emosional, mental dan rohani.
  • Kita akan mempelajari apa masalah mereka, apa penyebabnya sehingga mereka menghadapi masalah tersebut, bagaimana respons atau tanggapan mereka, serta bagaimana hasil akhir yang mereka dapatkan setelah mengalami masalah itu Pengantar Pada pelajaran kali ini kita akan mempelajari beberapa contoh dari orang-orang di dalam Alkitab, yang mengalami penderitaan namun dengan kemurahan Allah, mereka dapat bangun, menjadi kuat dan mengalahkan masalah yang menimpa mereka
  • Ayat Hafalan (Mazmur 46:2-4) 2. Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. 3 Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; 4 sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gununggunung goyang oleh geloranya. Sela
  • Ketahanan Sekilas Pandang Black 1. Ketahanan: Pendahuluan. (Roma 5:3; Yakobus 5:10,11) 2. Beberapa Tokoh Alkitab Yang Memiliki ketahanan (Ayub 1-3; Kejadian 37-39; Ruth 1-4; Ester 2,4 dan 7; ) 3. Rahasia untuk Memiliki Ketahanan (2 Korintus 11:23-28; Fil 4:11-13)
  • Black Ketahanan 1. Ketahanan: Pendahuluan. (Roma 5:3; Yakobus 5:10,11)
  • Defenisi Ketahanan Ketahanan adalah proses menghadapi kesulitan, trauma, Tragedi, ancaman-ancaman, atau stress yang hebat dan “bangun kembali” dengan sukses tanpa harus dipengaruhi secara negatif oleh pengalaman tersebut.
  • Sangat penting untuk memiliki ketahanan yang cukup dalam hidup ini, khususnya dalam menghadapi segala macam masalah dan kesulitan hidup, sebab manusia siapapun dia pasti akan mengalami masalah!
  • Semboyan hidup mereka: “MAJU TERUS MESKI BERADA DALAM SITUASI YANG SUKAR.” Bahkan……. • Para tokoh Alkitab juga menghadapi masalah dan kesulitan hidup, sering kali mereka hidup dalam keadaan lingkungan yang sulit, memiliki tabiat yang lemah, tapi oleh karena mereka memiliki ketahanan, mereka juga dapat digunakan oleh Allah.
  • Jawab: Karena kesukaran/ kesengsaraan akan menghasilkan kesabaran Mengapa Allah mengizinkan umat-umatNya menghadapi masalah dan kesukaran dalam hidup ini? Baca Roma 5:3 (KJV)
  • PG SS hlm 91 “Allah tidak menginginkan kita mengalami penderitaan yang tidak perlu. Terbukti, bahwa lingkungan yang Yesus telah sediakan bagi kita di surga adalah tempat yang tidak ada penderitaan dan ratap tangis (Wahyu 21:4) Tetapi, saat kita menunggu janji tersebut digenapi, perasaan sakit merupakan jalan kecil untuk memperoleh beberapa pelajaran berharga. Pembentukan karakter, empati, kerendahan hati, pemuridan, pengertian untuk membedakan yang baik dan jahat—ini adalah beberapa hal yang bisa kita pelajari.
  • PG SS hlm 91 Meskipun agak sulit untuk memikirkan manfaat dari penderitaan, apalagi di tengah-tengah pencobaan, tetapi kita bisa meminta kekuatan dari Allah untuk melewati kesulitan-kesulitan itu.
  • Black Ketahanan 2. Beberapa Tokoh Alkitab Yang Memiliki ketahanan (Ayub 1-3; Kejadian 37-39; Ruth 1-4; Ester 2,4 dan 7; )
  • A. AYUB • Kisah Ayub mengajarkan tentang contoh yang nyata akan sebuah ketahanan. • Dia bertahan sampai tragedi itu berakhir.
  • Masalah: Dia mengalami penderitaannya yang hebat; dia tidak mendapatkan dukungan dari istrinya; dia kehilangan anak-anak dan kekayaannya; dia terkena penyakit yang mengerikan. Penyebab: Ayub merupakan korban pertentangan kosmis antara yang baik dan yang jahat atau antara Kristus dan setan
  • Respon Ayub : *Ayub tidak mengerti penyebab penderitaannya, tetapi dia tetap melalui kesulitan yang dia alami dengan penuh kesabaran *Sejak awal hidupnya, Ayub tahu bahwa Allah itu adalah pemurah dan benar *Dibalik semua yang dialaminya, ia tidak kehilangan imannya kepada Allah 1) 2) 3) 4) Hasilnya: Ayub menang, dia dapat mengalahkan penderitaan dan masalahnya. Imannya semakin dikuatkan Dia lebih mengerti Allah Keadaannya jauh lebih baik dari sebelum dia mengalami penderitaan
  • Apakah yang membuat Ayub bertahan meskipun dia mengalami penderitaan yang cukup berat? Baca Ayub 19:25 • Dia memiliki pengharapan • Dia tahu bahwa Allah itu hidup dan akan dapat mengatasi masalahnya
  • B. Yusuf Yusuf contoh dari umat Tuhan yang pada awalnya mengalami situasi yang buruk tapi berakhir dengan “happy ending.”
  • Masalah: Sejak muda dia sudah kehilangan keluarga dan kebebasan. Pada saat hidupnya mulai membaik, dia dimasukkan ke dalam penjara, padahal dia tidak bersalah. Penyebab: Oleh karena keagungan tabiatnya, ia dibenci oleh saudara-saudaranya dan juga oleh istri Potifar
  • Dia sepenuhnya menyerahkan dirinya kepada Allah. Dia memutuskan untuk tetap setia melayani Allah apapun yang terjadi Respon Yusuf Hasilnya: 1. 2. 3. Yusuf akhirnya menang dan dapat mengalahkan kesusahan Dia mengalami hubungan yang semakin dengan Allah dan mengampuni orang yang berbuat jahat kepadanya Dia mengerti bahwa pengalamannya itu dia alami demi misinya untuk menyelamatkan bangsanya
  • Ellen G. White “… Yusuf percaya bahwa Allah nenek moyangnya akan menjadi Allahnya juga. … Ia menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.” Patriarch and Prophets, hlm 213-214
  • C. NAOMI Masalah Merupakan seorang wanita yang malang, dia harus mengungsi dari negerinya ke Moab, negeri asing yakni negerinya para penyembah berhala. Penyebab Kelaparan, kematian suami dan kedua orang anaknya membuat Naomi menjadi sangat tertekan Statusnya yang kini menjadi seorang janda membuat dia merasa hidup tanpa adanya perlindungan dan merasa malu di depan masyarakat.
  • Respon Naomi • Anak mantunya “Ruth” yang telah mendapatkan pengajaran dan didikan darinya, merupakan orang yang memberikan dukungan yang sangat berarti pada saat Naomi terpuruk dan mengalami kesusahan berat dalam hidupnya. Hasilnya • Dia menikmati indahnya hidup dalam keluarganya yang baru (Ruth, Boas, Obed) • Penderitaan yang dialami sebelumnya musnah diganti oleh kebahagian • Meskipun hidupnya sering sekali tertekan dan menderita, tapi Naomi masih sanggup menjadi inspirator bagi Ruth mantunya
  • Masalah D. ESTER Berasal dari suku minoritas, seorang yatim dari sejak kecil. Bangsanya mendapat ancaman untuk dilenyapkan dari muka bumi Penyebab Ia menjadi orang yang Sangat dibenci oleh Haman, karena Mordekhai sepupunya. Haman berusaha untuk melenyapkan bangsa Yahudi dan Ester harus mengorbankan hidupnya untuk melepaskan bangsanya dari Ancaman Haman
  • Respon Esrher Awalnya Esther tidak mau ikut campur dengan pertikaian antara Haman dengan Mordechai atau bangsa Yahudi, tetapi kemudian dia berketapan untuk meng, dengadakan usaha menyelamatkan bangsa Yahudi. Dia mempertaruhkan nyawanya untuk menghadap raja setelah terlebih dahulu berpuasa dan berdoa. Hasilnya Dia tidak memiliki keraguan untuk menyelamatkan bangsanya Dia belajar pentingnya menyerahkan diri Kepada Tuhan. Dia yakin sepenuhnya bahwa Tuhan adalah pelepas umat-Nya
  • SetelahBlack mempelajari Kehidupan Ayub, Yusuf, Naomi dan Ester, Pelajaran Apakah yang Anda Dapatkan Sehingga Mereka Mampu Bertahan dan Tegar Dalam Menghadapi Masalah dan Situasi yang Sulit? Mintakan pendapat !
  • Ketahanan Black 3. Rahasia untuk Memiliki Ketahanan (2 Korintus 11:23-28; Fil 4:11-13)
  • Selain Ayub, Yusuf, Naomi, Esther dalam Perjanjian Lama, Paulus adalah merupakan seorang teladan dalam Perjanjian Baru terhadap orang-orang yang ingin memiliki “Ketahanan” atau “Ketegaran” dalam menghadapi masalah dan kesulitan hidup.
  • Paulus. . . • Memiliki keuntungan sosial dan status agamanya • Punya dua kewarganegaraan Yahudi dan Roma • Hidupnya berobah drastis dari penganiaya menjadi teraniayai, setelah dia menjadi orang Kristen dan menerima Kristus sebagai Juruselamatnya • Menghadapi banyak kesulitan hidup (2 Korintus 11;23-28)
  • Apakah Rahasia yang Dapat Kita Ambil Dari Kehidupan Paulus untuk Dapat Memiliki Ketahanan? Baca Filipi 4:11-13 1. Puas (menerima segala keadaan) 2. Yakin bahwa segalanya dapat dia lakukan di dalam Yesus
  • Hal Apakah yang Paling Dapat Membantu Saudara untuk Dapat Merasa Puas dan Yakin Bahwa Segalanya Dapat Dipecahkan dalam Yesus? Mintalah Pendapat!
  • Ellen G. White, God’s Amazing Grace, hlm 114. “… kita harus belajar percaya, dan bergantung sepenuhnya kepada jasa penebusan, dan dalam ketidakberdayaan, marilah kita menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada Juruselamat kita yang telah disalibkan dan diobangkitkan. Kita tidak akan pernah binasa apabila kita melakukan hal ini… untuk menunggu dengan sabar dalam pengharapan ketika awan kelam menyelimuti kita dan semuanya gelap, membutuhkan iman dan penyerahan sehingga semua kehendak kita tenggelam dalam kehendak Allah
  • KESIMPULAN Perasaan damai ketika menghadapi kesulitan adalah hasil dari kesabaran dan percaya kepada tuntunan. Kekuatan, dan kebaikan Allah yang tidak pernah gagal, dalam situasi apapun juga.
  • PENERAPAN: Hal penting apakah dari pelajaran ini yang dapat saya terapkan dalam hidup saya minggu mendatang ini? Pelajaran Aplikasi Masalah Keputusan Sejak masuknya dosa, manusia tidak lepas dari masalah dan kesulitan hidup Sebagai seorang Kristen saya harus dapat menang dalam menghadapi masalah, menjadi kuat dan memiliki ketahanan. Saya lemah dan mudah terpengaruh Minggu ini saya akan berusaha untuk kuat dalam menghadapi kesulitan hidup. Saya harus menjadi orang yang sabar, merasa puas atau cukup serta yakin sepenunya bahwa Kristus dapat mengatasi beban saya