Your SlideShare is downloading. ×
Pendekatan problem solving
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pendekatan problem solving

5,801
views

Published on

Banyak pendekatan-pendekatan dalam pembelajaran yang digunakan untuk menunjang proses dan hasil pembelajaran. Salah satu pendekatan itu yaitu Pendekatan Problem Solving.

Banyak pendekatan-pendekatan dalam pembelajaran yang digunakan untuk menunjang proses dan hasil pembelajaran. Salah satu pendekatan itu yaitu Pendekatan Problem Solving.


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
5,801
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
187
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pendekatan Problem SolvingPendekatan problem solving adalah suatu cara menyajikan pelajaran denganmendorong pesrta didik untuk mencari atau memecahkan suatu masalah/persoalandalam rangka pencapaian tujuan pengajaran (Setiawan, 2008). MenurutAbdurrahman (2003: 257), “Pendekatan pemecahan masalah menekankan padapengajaran untuk berfikir tentang cara memecahkan masalah dan pemrosesaninformasi matematika”.Problem solving dalam matematika mempunyai arti yang lebih spesifik.a. Problem solving sebagai tujuan (goal)Inti dari belajar problem solving adalah para siswa hendaknya terbiasamengerjakan soal-soal yang tidak hanya memerlukan ingatan yang baiksaja. Kemampuan problem solving disini merupakan tujuan daripembelajaran matematika, dan dinyatakan selanjutnya bahwa justifikasiyang sesungguhnya untuk pembelajaran matematika adalah sesuatu yangsangat berguna, yang dapat diterapkan baik dalam matemtika itu sendiriatupun dalam kehidupan sehari-hari.Kemampuan problem solving siswa yaitu kemampuan menggunakansegenap pengetahuan yang dimiliki untuk memcahkan persoalan yang baruatau tidak biasa yang merupakan tujuan (goal) dalam pembelajaranmatematika.b. Problem solving adalah suatu prosesProblem solving sebagai suatu proses penerapan berbagai pengetahuankepada situasi yang baru maupun yang tidak familiar. Denganmenggunakan metode, prosedur, strategi dan langkah kunci oleh siswamerupakan bagian-bagian (suatu bentuk) dari proses problem solving.c. Problem solving adalah suatu kemampuan dasarDisebut sebagai kemampuan dasar karena seorang siswa dituntut untukdapat memahami isi dari persoalannya, jenis persoalannya, dan cara-caramencari solusinya. Yang terpenting adalah siswa mesti belajar danmemilih segenap kebutuhan yang sesuai dengan persoalannya dan cara-cara yang diperlukan untuk mencari solusi suatu persoalan.Menurut Taplin (dalam Sumardyono, 2007: 8) dalam problem solving terdapatbeberapa karakteristik, yaitu :1. Adanya interaksi antar siswa dan interaksi guru dan siswa2. Adanya dialog matematis dan konsesus antar siswa3. Guru menyediakan informasi yang cukup mengenai masalah, dan siswamengklarifikasi, menginterpretasi, dan mencoba mengkontruksipenyelesaian
  • 2. 4. Guru menerima jawaban ya atau tidak bukan untuk mengevaluasi.5. Gru membimbing, melatih, dan menanyakan pertanyaan tentang wawasandan berbagi proses pemecahan masalah.6. Sebaiknya guru mengetahui kapan ikut campur dan kapan mundurmembiarkan siswa munggunakan caranya sendiri.7. Problem solving dapat menggiatkan siswa untuk melakukan generalisasiaturan konsep, sebuah proses sentral dalam matematika.Pentingnya problem solving dapat dilihat pada perannya dalampembelajaran.Stanic dan Kilpatrick (dalam Sumardyono, 2007) membagi peran problemsolving sebagai konteks beberapa hal sebagai berikut :1. Untuk pembenaran pengajaran matematika.2. Untuk menarik minat siswa akan matematika, dengan isi yangberkaitan dengan masalah kehidupan nyata.3. Untuk memotivasi siswa, membangkitkan perhatian siswa pada topikatau prosedur khusus matematika dalam kegunaanya di kehidupannyata.4. Sebagai rekreasi, sebagai sebuah aktifitas menyenangkan.5. Sebagai latihan, penguatan ketrampilandan konsep yang telahdiajarkan secara langsung.Langkah-langkah pendekatan problem solving dalam pembelajaranmatematika, menurut Polya (dalam Tim MKPBM, 2001: 91), dalam pemecahansuatu masalah terdapat empat langkah, yaitu :1. Memahami masalahDalam hal ini, siswa harus dapat menentukan dengan jeli apa yangdiketahui dan apa yang di tanyakan untuk memecahkan suatu masalah.Jika ada hal-hal yang penting hendaknya di catat di dalam buku untukmengantisipasi jikalau suatu saat lupa.2. Merencanakan masalahDalam pembelajaran pemecahan masalah, siswa di kondisikan untukmemilki pengalaman menerapkan berbagai macam strategi atau metodepemecahan masalah. Diawali dari menentukan strategi pemecahanmasalah. Strategi yang dapat digunakan dalam pemecahan masalahmatematika cukup banyak dan bervariasi seperti diantaranya: membuatgambar atau diagram, menentukan pola, melakukan eksperimen, coba-coba, menyederhanakan masalah, dll.3. Menyelesaikan masalah sesuai rencana langkah keduaProses innti dari pemecahan masalah adalah melaksanakan rencanapemecahan masalah yang telah dibuat. Pada tahap ini siswa perlu
  • 3. mengecek langkah proses pemecahan masalah, apakah masing-masinglangkah sudah benar.4. Memeriksa kembali hasil yang diperolehSetelah mendapatkan jawaban dari suatu masalah, pengecekan ataumelihat kembali jawaban adlah sesuatu yang sangat penting. Apakahpenyelesaian sudah benar? Apakah sudah lengkap? Apakah sudah sesuaidengan langkah-langkah yang seharusnya? Kadang-kadang masihdiperlukan tafsiran lebih lanjut dari jawaban yang telah di peroleh.Langkah-langkah pelaksanaan pendekatan pemecahan masalah.1. Persiapana. Penyiapan bahan-bahan ajar oleh gurub. Guru memberikan gambaran secara umum tentang cara-carapelaksanaannya.c. Problem yang disajikan benar-benar meranasang peserta didik untukberfikir.2. Pelaksanaana. Guru menjelaskan secara umum masalah yang dipecahkan.b. Peserta didik dapat bekerja secara individual atau kelompok.c. Mungkin peserta didik dapat menemukan pemecahan masalah,mungkin juga tidak.d. Data dikumpulkan sebanyak-banyaknya untuk dianalisa sehinggadapat diajdikan fakta.e. Membuat kesimpulan.
  • 4. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)Sekolah : SMA Negeri XMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : X / GenapMateri : TrigonometriAlokasi Waktu : 2 x 45 MenitPertemuan Ke : 1A. STANDAR KOMPETENSI5. Menggunakan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometridalam pemecahan masalahB. KOMPETENSI DASAR5.1 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan teknis yangberkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitastrigonometriC. INDIKATOR PEMBELAJARAN1. Menentukan sinus, kosinus, dan tangen suatu dudut denganperbandingan trigonometri segitiga siku-siku2. Menentukan sinus, kosinus, dan tangen dari sudut khususD. TUJUAN PEMBELAJARAN1. Siswa dapat menentukan sinus suatu sudut dengan perbandingantrigonometri segitiga siku-siku2. Siswa dapat menentukan kosinus suatu sudut dengan perbandingantrigonometri segitiga siku-siku3. Siswa dapat menentukan tangen suatu sudut dengan perbandingantrigonometri segitiga siku-siku4. Siswa dapat menetukan sinus dari sudut khusus5. Siswa dapat menentukan kosinus dari sudut khusus6. Siswa dapat menentukan tangen dari sudut khususE. MATERITrigonometriPerbandingan trigonometri pada segitiga siku-sikuAαb cCB
  • 5. Perbandingan pada sisi-sisi segitigaa. sin β = =b. cos β = =c. tan β = =d. cotg β = =e. sec β = =f. csc β = =Sudut-sudut khusus00300450600900Sin 0 1Cos 1 0Tan 0 1 -Csc - 2 1Sec 1 2 -ctg - 1 0F. METODE PEMBELAJARANPendekatan problem solving, tanya jawab dan diskusi.
  • 6. G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARANGuru SiswaPendahuluan (10 menit)- Mengingatkan kembali tentangperbandingan dan segitiga- Guru menyampaikan tujuanpembelajaran- Siswa diberi motivasi apabilamateri ini dapat dikuasai denganbaik, mada akan mempermudahmereka dalam memahami materiberikutnya yang berhubungandengan trigonometriKegiatan inti (60 menit)Eksplorasi- Menjelaskan materi tentangtriginometri- Memberikan pertanyaan padasiswa tentang materi yang telahdisampaikanElaborasi- Mengkoordinir siswa dalambentuk kelompok- Mebagikan lembar kerja siswayang mengacu pada problemsolving- Guru memantau danmembimbingsiswa dalam mengerjakan tugas- Guru meminta salah satukelompok untuk presentasikedepanKonfirmasi- Guru mempersilahkan siswauntuk mengajukan pertanyaanjika masih belum mengerti ataukurang mengerti tentang materi- Memperhatikan dan memberitanggapan- Siswa memperhatikan guru- Siswa memperhatikan guru danmemberi tanggapan- Memperhatikan guru dan bertanyajika belum jelas- Menjawab pertanyaan guru- Duduk berdasarkan masing-masingkelompok- Mengerjakan lembar kerja siswayang mengacu pada problemsolving secara berkelompokdengan mencermati dan memahamimasalah terlebih dahulu- Berdiskusi dengan kelompoknyaa. Menuliskan apa yang diketahuidan ditanyab. Merencanakan penyelesaianc. Melaksanakan penyelesaiand. Memecek kembali jawaban- Kelompok yang majumempresentasikan hasil diskusimereka- Siswa mengajukan pertanyaantentang trigonometri yang masihbelum atau kurang dimengerti- Mengerjakan soal latihan yang
  • 7. trigonometriKegiatan penutup (20 menit)- Memberikan soal latihan- Guru membimbing siswa untukmembuat rangkuman materi yangtelah dipelajaridiberikan guru- Membuat rangkuman tentangmateri yang telah dipelajariH. ALAT DAN SUMBER BAHAN1. Buku paket matematika kelas sepuluh2. Lembar kerja siswa3. KartonI. PENILAIANTeknik penilaian : soal yang mengacu pada indikator kecakapan berfikirInstrumen : tes tertulis dalam bentuk uraianContoh soal :Seorang anak sedang mengamati sebuah botol air mineral yangmempunyai tinggi 30 cm pada jarak 1 m. Jika sudut penglihatan anak padabotol air mineral adalah 450.a. Sketsalah keadaan diatas!b. Bagaimana cara anda mengukur tinggi anak?c. Gunakan salah satu cara tersebut untuk memperkirakan tinggi anaktersebut?Kunci jawaban :a. B 450C AD 1 m Eb. Menggunakan perbandingan-perbandingan trigonometric. Perkiraan tinggi anak tersebut ialah 1,30 m.
  • 8. Mengetahui Inderalaya,Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran......................... ..............................NIP. NIP.