• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
PPH DAN PPN
 

PPH DAN PPN

on

  • 7,891 views

INI EDISI REVISI KARENA ADA BEBERAPA YANG HARUS DISESUAIKAN.... SEMOGA BERMANFAAT ILMUNYA

INI EDISI REVISI KARENA ADA BEBERAPA YANG HARUS DISESUAIKAN.... SEMOGA BERMANFAAT ILMUNYA

Statistics

Views

Total Views
7,891
Views on SlideShare
7,340
Embed Views
551

Actions

Likes
2
Downloads
204
Comments
1

3 Embeds 551

http://socialsheet.blogspot.com 330
http://www.socialsheet.blogspot.com 220
https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    PPH DAN PPN PPH DAN PPN Presentation Transcript

    • CREATED BY: UMI PUJIATI,M.Pd
    • DAFTAR ISI
    • Apa itu pajak?Fungsi pajak itu apa saja, ya?Trus, tahukah kita jenis-jenis pajak itu apa ajaya????????????????Apa sajakahtarif pajak itu,kawan?Dan, bagaimana kita bisamenghitung pajak penghasilanmaupun pajak bumi danbangunan, saudara?
    • PENGERTIAN PAJAKiuran rakyat kepada negara berdasarkan undang-undangyang pemungutannya dapat dipaksakan dan tanpamemperoleh balas jasa (kontraprestasi) secara langsungDI INDONESIA,lembaga pemerintah yang mengelola perpajakan adalahDirektorat Jenderal Pajak (DJP) ada di bawahnaungan Departemen Keuangan Republik Indonesia
    • LANDASAN HUKUMSegala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang.Pasal 23 Ayat 2 UUD 1945Undang-Undang perpajakan yang disempurnakan dan berlakusejak 1 Januari 20011. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan TataCara Perpajakan.2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan (PPh).3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 tentang Pajak Pertambahan NilaiBarang dan Jasa (PPn) serta Pajak tentang Penjualan atas Barang Mewah(PPn BM).4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2000 tentang Bea Perolehan Hak atasTanah dan Bangunan.5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunandan Keputusan Menteri Keuangan No 201/ KMK.04/2000 tentangPenyesuaian Besarnya NJOPTKP sebagai Dasar Penghitungan Pajak Bumidan Bangunan.
    • JUST TO KNOW ABOUT:• orang perorangan atau badan hukum yang menurut ketentuanperaturan perundang-undangan perpajakan, ditetapkan untukmelakukan kewajiban membayar pajakSubjek pajak• hal yang dikenakan pajak, misalnya penghasilan, bumi danbangunan, mobil, dan motor.Objek pajak• ketentuan mengenai berapa besarnya pajak yang harus dibayaroleh wajib pajak, berdasarkan objek pajak yang dimaksudTarif pajak
    • 1. Fungsi Budgeterpajak sebagai sumber penerimaannegara untuk membiayaipengeluaran pemerintahcontoh: belanja pegawai, belanjabarang,dan pemeliharaan2. Fungsi Mengatur(Regulerend/Regulatory)pajak sebagai alat mengaturkebijakan pemerintah dalam bidangsosial dan ekonomicontoh: dalamrangka merangsang danmeningkatkan investasi makapemerintahdapat memberikan fasilitaskeringanan pajak investasi
    • 3. Fungsi StabilitasMelalui pungutan pajak, pemerintah dapat mengatur aktivitasekonomi masyarakat sehingga akan tercipta kondisi ekonomi yangstabilcontoh: belanja pegawai, belanja barang, dan pemeliharaan4. Fungsi Redistribusi PendapatanDengan adanya pungutan pajak, pemerintah dapat mengaturdistribusi dan mengalokasikan peruntukan pajak sehingga semuamasyarakat secara langsung ataupun tidak langsung dapatmerasakan manfaat dari hasil pemungutan pajak yang dilakukanoleh pemerintah.
    • JENIS-JENIS PAJAKPenanggungPajakPajakLangsungpajak yang harusditanggungsendiri oleh wajibpajak dan tidakbolehdilimpahkan keorang lainPajakPenghasilan(PPh), PajakBumi danBangunan(PBB)Pajak TakLangsungpajak yang dapatdilimpahkankepada oranglainPajakPertambahanNilai (PPN)
    • Contoh barang yang dikenai Pajak Bumi danBangunan (PBB)
    • JENIS-JENIS PAJAKLembagaPemungutnyaPajakPusatpajak yangdipungut olehpemerintah pusatuntuk membiayairumah tangganegaracontoh:PPN, PBB,PPnBMPajakDaerahpajak yangdipungut olehpemerintahdaerah untukmembiayairumah tanggadaerahTK IPajak Bumidan BangunanTKIIPajakHiburan, Pajakreklame, PajakPenerangan danPajak KendaraanBermotor.
    • Contoh barang yang dikenai pajak pertambahannilai (PPN)
    • Contoh Pajak Pusat Pajak Barang Mewah (PPnBM)
    • JENIS-JENIS PAJAKSifat ObjekPajakPajakpribadipajak yangpengenaannyabersifat pribadiwajib pajakPajak Penghasilan(PPh), PajakBumi danBangunan (PBB)Pajakkebendaanpajak yangpengenaannyamemerhatikan objekpajak (benda yangdikenai pajak)contoh: PPN, beamasuk, cukai, pajakbarang ekspor
    • Contoh benda kena cukai
    • TARIF PAJAK• makin tinggi nilai objek pajak, persentase tarif pajak makin meningkatTarif Progresif• makin tinggi nilai objek pajak, persentase tarif pajak makin menurunTarif Degresif• persentase tarif pajak tetap, berapapun nilai objek pajaknyaTarif Proporsional• nilai nominal pajak yang harus dibayar tetap, berapapun nilai objek pajakTarif Tetap
    • BAGAIMANA CARAMENGHITUNG PAJAKPENGHASILAN?
    • 01. Pajak PenghasilanPajak atas penghasilan berupa gaji, upah,honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain yangditerima atau diperoleh wajib pajak orang pribadidalam negeri sehubungan dengan pekerjaan ataujabatan, jasa, dan kegiatan. Pajak Penghasilan diatur dalam Undang-undang No. 28 Tahun2007. Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadapsubyek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnyadalam tahun pajak. Subyek pajak di sini dapat berupa orang pribadi atau badanmisal PT dan Koperasi.
    • Mulai 1 Januari 2013 batas Penghasilan tidak kena pajak ini atauyang disebut PTKP (Penghasilan Tidak kena Pajak) dinaikkanmenjadi Rp 24.300.000 atau jika dihitung per bulannya adalah Rp2.025.000.Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan nomor: PMK-196/PMK.011/2012 tentang penyesuaian besarnya PTKP. Peraturanini berlaku definitif mulai 1 Januari 2013.01. Pajak Penghasilan
    • Selengkapnya kenaikan PTKP ini dapat dilihat sebagai berikut:1. TK, Lajang (tidak menikah), Lama: Rp. 15.840.000,- Baru: Rp. 24.300.000,-2. TK1, Lajang dengan 1 tanggungan, Lama Rp. 17.160.000,- Baru: 26.325.000,-3. TK2, Lajang dengan 2 tanggungan, Lama Rp. 18.480.000,- Baru: 28.350.000,-4. TK3, Lajang dengan 3 tanggungan, Lama Rp. 19.800.000,- Baru: 30.375.000,-5. K, Menikah tanpa tanggungan, Lama Rp. 17.160.000,- Baru: 26.325.000,-6. K1, Menikah dengan 1 tanggungan, Lama Rp. 18.480.000,- Baru: 28.350.000,-7. K2, Menikah dengan 2 tanggungan, Lama Rp. 19.800.000,- Baru: 30.375.000,-8. K3, Menikah dengan 3 tanggungan, Lama Rp. 21.120.000,- Baru: 32.400.000,-01. Pajak Penghasilan
    • PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)http://www.pajak.go.id/content/penyesuaian-besaran-penghasilan-tidak-kena-pajakKeterangan Wajib Pajak Kawin Tanggungan Jumlah PTKPTK 24.300.000,- - - 24.300.000,-TK1 24.300.000,- -2.025.00026.325.000,-TK2 24.300.000,- -4.050.00028.350.000,-K/0 24.300.000,- 2.025.000 - 26.325.000,-K/1 24.300.000,- 2.025.000 2.025.000 28.350.000,-K/2 24.300.000,- 2.025.000 4.050.000 30.375.000,-K/3 24.300.000,- 2.025.000 6.075.000 32.400.000,-
    • KeteranganTK : tidak kawinTK1 : lajang dengan 1 tanggunganTK2 : lajang dengan 2 tanggunganK/0 : kawin, tidak punya tanggunganK/1 : kawin dengan 1 tanggunganK/2 : kawin dengan 2 tanggunganK/3 : kawin dengan 3 tanggungan
    • Lapisan Penghasilan Kena Pajak TarifSampai dengan Rp 50.000.000,00Di atas Rp 50.000.000,00 – Rp 250.000.000,00Di atas Rp 250.000.000,00 – Rp 500.000.000,00Di atas Rp 500.000.000,005%15%25%30%
    • Contoh perhitungan pajak penghasilan (PPH)Seorang pegawai mendapat gaji setiap bulan Rp3.000.000,00. Ia mempunyaisatu istri tidak bekerja dan satu anak. Hitunglah pajak penghasilan pegawaitersebut!Penghasilan 1 tahun = 12 bulan Rp3.000.000,00 = Rp36.000.000,00Penghasilan tidak kena pajak: Wajib pajak Rp 24.300.000 Istri Rp 2.025.000 Anak Rp 2.025.000 + Penghasilan Tidak Kena Pajaknya Rp 28.350.000,00 - Penghasilan Kena Pajak Rp 7.650.000,00 Pajak yang harus dibayar 5% 7.650.000 Rp 382.500,00 Pajak 1 bulan adalah Rp 382.500,00 : 12 Rp 31.875,00
    • PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)http://www.pajak.go.id/content/penyesuaian-besaran-penghasilan-tidak-kena-pajakKeterangan Wajib Pajak Kawin Tanggungan Jumlah PTKPTK 24.300.000,- - - 24.300.000,-TK1 24.300.000,- -2.025.00026.325.000,-TK2 24.300.000,- -4.050.00028.350.000,-K/0 24.300.000,- 2.025.000 - 26.325.000,-K/1 24.300.000,- 2.025.000 2.025.000 28.350.000,-
    • Lapisan Penghasilan Kena Pajak TarifSampai dengan Rp 50.000.000,00Di atas Rp 50.000.000,00 – Rp 250.000.000,00Di atas Rp 250.000.000,00 – Rp 500.000.000,00Di atas Rp 500.000.000,005%15%25%30%
    • Contoh perhitungan pajak penghasilan (PPH)Tuan Bendi mempunyai penghasilan setahun Rp 72.000.000,00.Wajib pajak berstatus menikah dengan 1 (satu) orang anak,sedangkan istrinya tidak bekerja. Hitunglah pajak penghasilanBapak Bendi!Penghasilan 1 tahun = Rp 72.000.000,00Penghasilan tidak kena pajak: Wajib pajak Rp 24.300.000 Istri Rp 2.025.000 Anak Rp 2.025.000 + Penghasilan Tidak Kena Pajaknya Rp 28.350.000,00 - Penghasilan Kena Pajak Rp 43.650.000,00 Pajak yang harus dibayar 15% 43.650.000 Rp 6.547.500,00 Pajak 1 bulan adalah Rp 6.547.500,00 : 12 Rp 545.625,00
    • Tuan Parto seorang pegawai PT Opera, menerima penghasilan tiapbulan Rp 3.000.000,00. Wajib pajak berstatus kawin danmempunyai 3 (tiga) anak, sedangkan istrinya tidak bekerja. Berapapajak penghasilan yang harus dibayar oleh Tuan Parto tiap bulan?Contoh perhitungan pajak penghasilan (PPH)LET SEE THE EXPLAINATION ON THENEXT SLIDE
    • Jawab:PTKP setahun:Wajib pajak : Rp 24.300.000Wajib pajak kawin : Rp 2.025.000Tambahan 3 anak : Rp 6.075.000 +Rp 32.400.000Penghasilan setahun:12 x Rp 3.000.000,00 = Rp 36.000.000,00PTKP = Rp 32.400.000,00 _Penghasilan kena pajak Rp 3.600.000,00Pajak Penghasilan5% x Rp 3.600.000,00 = Rp 180.000,00PPh setahun = Rp 180.000,00PPh sebulan = Rp 180.000,00 : 12 = Rp 15.000,00
    • Pak Lutfi menerima penghasilan netto setahun sebesar Rp96.800.000,00. Wajib pajak berstatus kawin danmempunyai 3 (tiga) anak, sedangkan istrinya tidak bekerja.Hitunglah pajak Pak Lutfi selama setahun!
    • Jawab:Penghasilan neto 1 tahun Rp 96.800.000,00PTKP Rp 24.300.000,00 _Penghasilan kena pajak Rp 72.500.000,00Pajak penghasilan terutang5% x Rp 50.000.000,00 Rp 2.500.000,0015% x Rp 22.500.000,00 Rp 3.375.000,00 +Jumlah Rp 5.875.000,00Jadi, besarnya pajak yang harus dibayar dalam satu tahun ialah Rp5.875.000,00
    • PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)http://www.pajak.go.id/content/penyesuaian-besaran-penghasilan-tidak-kena-pajakKeterangan Wajib Pajak Kawin Tanggungan Jumlah PTKPTK 24.300.000,- - - 24.300.000,-TK1 24.300.000,- -2.025.00026.325.000,-TK2 24.300.000,- -4.050.00028.350.000,-K/0 24.300.000,- 2.025.000 - 26.325.000,-K/1 24.300.000,- 2.025.000 2.025.000 28.350.000,-
    • Seorang suami dalam tahun 2010 memperolehpenghasilan netto sebesar Rp 219.608.000,00. Wajibpajak berstatus kawin pisah harta dengan 3 (tiga) anak,sedangkan istrinya memperoleh penghasilan netto dariusahanya sebesar Rp 109.192.000,00. Hitunglah pajakpenghasilannya!
    • Penghasilan suami Rp 219.608.000,00Penghasilan istri Rp 109.192.000,00 +Penghasilan gabungan Rp 328.800.000,00PTKP setahun:Wajib pajak Rp 24.300.000,00Wajib pajak kawin Rp 2.025.000,00Tambahan 3 anak Rp 6.075.000,00Tambahan istri bekerja Rp 24.300.000,00 +Rp 56.700.000,00Penghasilan kena pajak:Penghasilan gabungan Rp 328.800.000,00PTKP Rp 56.700.000,00 _Rp 272.100.000,00PPh terhutang gabungan (suami dan istri)5% x Rp 50.000.000,00 Rp 2.500.000,0015% x Rp 200.000.00,00 Rp 30.000.000,0025% x Rp 22.100.000,00 Rp 5.525.000,00 +Jumlah Rp 38.025.000,00
    • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)Pajak pertambahan nilai adalah pajak yangdikenakan atas konsumsi barang atau jasa didalam daerah pabean (daerah pajak).Pertambahan nilai timbul karena digunakannyafaktor – faktor produksi dalam menyiapkan,menghasilkan, menyalurkan, danmemperdagangkanbarang atau jasa kepada konsumen.
    • Barang Dan Jasa Yang Tidak Termasuk ObjekPajaka) Kelompok Barang1) Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboranyang diambil langsung dari sumbernya.2) Barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkanoleh rakyat banyak.3) Makanan dan minuman yang disajikan di hotel,restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya.4) Uang, emas batangan, dan surat-surat berharga
    • Barang Dan Jasa Yang Tidak Termasuk ObjekPajakb) Kelompok Jasa1) Jasa di bidang kesehatan medik.2) Jasa di bidang pelayanan sosial.3) Jasa pengiriman surat dengan perangko.4) Jasa di bidang perbankan dan asuransi.5) Jasa di bidang keagamaan.6) Jasa dibidang pendidikan.7) Jasa dibidang kesenian dan hiburan yang telahdikenakan pajak tontonan.
    • Barang Dan Jasa Yang Tidak Termasuk ObjekPajakb) Kelompok Jasa8) Jasa dibidang penyiaran yang bukan bersifat iklan.9) Jasa komersial angkutan umum di darat dan di air.10) Jasa di bidang tenaga kerja11) Jasa di bidang perhotelan12) Jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangkamenjalankan pemerintahan secara umum.
    • Pajak Penjualan Atas Barang Mewah(PPnBM)Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diatur dalamundang-undang yang sama dengan Pajak Pertambahan Nilai(PPN) yaitu Undang-Undang No. 28 tahun 2007. Pajak inihanya dikenakan sekali.Tarif Pajak PPnBM paling rendah 10 % dan paling tinggi 75 %yang ditetapkan denganPeraturan Pemerintah. Atas ekspor Barang Kena Pajak yangtergolong mewah dikenakan pajak 0 % yang ditetapkan denganKeputusan Menteri Keuangan.