Teknik penyusunan laporan penyuluh agama
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Teknik penyusunan laporan penyuluh agama

on

  • 4,128 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,128
Views on SlideShare
4,128
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
23
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Teknik penyusunan laporan penyuluh agama Teknik penyusunan laporan penyuluh agama Document Transcript

  • TEKNIK PENYUSUNAN LAPORAN PENYULUH AGAMA Senin, 9 April 2012 –TEKNIK PENYUSUNAN LAPORAN PENYULUH AGAMAOleh:Dra. Hj. Artina Burhan, M.PdWidyaiswara MadyaI. Pendahuluan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama salah satu dari Jabatan Fungsional dalamRumpun Keagamaan. Hal ini berdasarkan Perpres nomor 87 tahun 1999 tentang Rumpun JabatanFungsional dalam Rumpun Keagamaan. Menurut SKB Menteri Agama dan Kepala BadanKepegawaian Negara Nomor 574 tahun1999 dan Nomor 178 tahun 1999 tentang jabatanFungsional Penyuluh Agama dan Angka Kreditnya. Dalam SKB tersebut ditetapkan bahwaPenyuluh Agama adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggungjawab, wewenang danhak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan bimbingan ataupenyuluhan dan pembangunan melalui bahasa agama. Menurut SKB tersebut, bimbingan ataupenyuluhan agama dan pembangunan merupakan salah satu tugas pokok Penyuluh Agama.Bimbingan atau penyuluhan agama terdiri dari empat unsur kegiatan:a. Persiapan bimbingan atau penyuluhan;b. Pelaksanaan bimbingan atau penyuluhan;c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan bimbingan atau penyuluhan;d. Pelayanan konsultasi agama dan pembangunan.Setiap Penyuluh Agama harus memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi pada panggilan tugasdiserta dengan wawasan yang akurat tentang fungsi dan peranan yang mesti dijalankannya ditengah masyarakat. Dedikasi dan wawasan dimaksud perelu dibangun dengan dilandasisepenuhnya oleh pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama, pemahaman dakwah dankepedulian terhadap problema aktual di masyarakat.Penyusunan laporan merupakan bagian integral dari kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama.Selain merupakan kewajiban, penyusunan laporan atas pelaksanaan kegiatan tersebut memilikiangka kredit tersendiri. Oleh karena itu setiap Penyuluh Agama perlu menguasai teknikpenyusunan laporan, kemampuan mengolah data dan informasi yang diperlukan dan menyajikansecara sistematis. Tulisan ini dibuat agar memberikan petunjuk praktis kepada para PenyuluhAgama dilingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Hajisehingga memiliki kesatuan pengertian, pola fikir dan bahasa mengenai berbagai segi yangterkait dengan pelaksanaan tugas Penyuluh Agama, maka diharapkan proses pelaporan dapatberjalan secara efektif dengan hasil yang teruku.II. Penyusunan Laporan Penyuluh AgamaLaporan adalah suatu bentuk penyajian data agar dapat memberikan suatu gambaran atauinformasi kepada seseorang atau suatu organisasi dengan suatu cara yang efektif dan efisien dandapt dijadikan suatu informasi yang tepat, lengkap dan akurat.Sedangkan sistem pelaporan adalah suatu bentuk kegiatan yang dilaksanakan secara terusmenerus dengan suatu cara tertentu yang lebih disepakati, untuk menyajikan suatu data sebagaiinformasi yang dibutuhkan secara efektif, efisien dan akurat, sehingga dapat dijadikan sebagai
  • bahan perencanaan lebih lanjut.Sistem pelaporan mempunyai arti yang sangat penting dalam mendukung informasi danmonitoring pelaksanaan kegiatan. Agar suatu kegiatan dapat berjalan dengan baik dan dapatdimonitor dengan baik, maka diperlukan suatu sistem pelaporan yang baik dan tepat pula.Sistem pelaporan yang akan diterapkan dalam kegiatan bimbingan atau penyuluhan agama danpembangunan oleh Penyuluh Agama adalah sistem pelaporan dengan bentuk campuran antarablanko isian dan uraian, ditinjau dari sisi waktu; periode mingguan dan tahunan sesuai denganwilayah menurut tingkat Jabatan Penyuluh Agama.Blanko isian, diharapkan Penyuluh Agama dapat melaksanakan pelaporan dengan mudah danbaik tanpa mengurangi kelengkapan informasi yang dibutuhkan dalam pelaporan tersebut,sedangkan dengan uraian yang sederhana mungkin sebagai pendukung, diharapkan tidakmenyulitkan Penyuluh Agama.Periode mingguan, diharapkan dapat memicu Penyuluh Agama untuk melaksanakan tugaspokoknya secara rutin, teratur dan terencana.Tingkatan wilayah, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan tugas pokok bagimasing-masing Penyuluh Agama sesuai dengan tingkat jabatannya.A. Jenis LaporanJenis laporan Penyuluh Agama dikelompokkan dalam dua jenis:1. Laporan Bimbingan atau Penyuluhan.Laporan bimbingan atau penyuluhan adalah suatu bentuk penyajian data yang berisi kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Penyuluh Agama selama kurun waktu satu minggu dalammelaksanakan bimbingan atau penyuluhan dibidang keagamaan dan pembangunan kepadamasyarakat muslim yang menjadi kelompok binaannya, baik secara langsung bertatap muka ataumelalui media massa.Adapun kegiatan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama yang dimaksudkan disini meliputipersiapannya, pelaksanaannya dan evaluasi.2. Laporan KonsultasiYang dimaksud dengan laporan konsultasi adalah suatu bentuk penyajiann data yang berisikankegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Penyuluh Agama selama kurun waktu satu minggudalam memberikan arahan dan bimbingan langsung melalui dialog dua arah dibidang keagamaandan pembangunan kepada masyarakat muslim yang membutuhkan konsultasi, baik secaraperorangan maupun kelompok.B. Bahan LaporanBahan laporan mingguan artinya laporan ini dibuat secara priodik sekali satu mingguberdasarkan bahan yang tersedia. Bahan laporan akan dapat diperoleh secara cepat dan tepatapabila telah disiapkan secara terencana, disiplin dan terawat.Bahan-bahan yang dimaksud adalah;1. Rencana kegiatan operasional (RKO)2. Jadwal kegiatan bimbingan/penyuluhan3. Memiliki buku catatan harian untuk menulis rincian kegiatan penyuluhan yang dilakukansetiap hari, meliputi waktu, jenis, materi, sasaran, dan hasil penyuluhan.4. Bundel materi penyuluhan5. Bundel laporan6. Memiliki fasilitas kantor/ruang kerja7. Menata buku catatan, map-map seperti order, lemari.
  • Pada dasarnya ruang lingkup laporan Penyuluh Agama sbb:1. Materi PenyuluhanLaporan mingguan Penyuluh Agama berisikan materi penyuluhan atau bimbingan baikbimbingan agama maupun pembangunan, materi dibuat hanya pokok bahasan dan sub pokokbahasan.Materi penyuluhan yang digunakan untuk penyuluhan dari berbagai kelompok sasaran selamasatu minggu terakhir.Pokok bahasan dalam penyusunan laporan, yang harus dikemukakan oleh penyuluh agamaberkenaan dengan materi:a. Rangkuman materi berupa pointerb. Alasan pemilihan pokok bahasan untuk masing-masing kelompokc. Target yang akan dicapai.2. Kelompok Sasaran/BinaanKelompok sasaran/binaan adalah kelompok dalam masyarakat yang menjadi binaan dalammelaksanakan bimbingan, yang dilaporkan adalah yangb erkaitan dengan jenis kelompoksasaran, jumlah masing-masing kelompok binaannya baik jumlah anggotanya maupun jumlahkehadirannya3. Pelaksanaan KegiatanKegiatan yang dilaporkan yaitu bidang bimbingan atau penyuluhan agama dan pembangunanyang meliputi unsur kegiatan:a. Persiapan bimbingan atau penyuluhanb. Pelaksanaan bimbingan atau penyuluhanc. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan bimbingan atau penyuluhand. Pelayanan konsultasi agama dan pembangunan.III. Teknik Penyusunan Laporan MingguanA. Laporan Bimbingan atau PenyuluhanPenyuluh Agama yang telah melaksanakan tugas bimbingan atau penyuluhan selama satuminggu diwajibkan membuat laporan.Bukti fisik kegiatan laporan mingguan adalah naskah laporan mingguan. Setiap naskah laporanmingguan memperoleh nilai angka kredit yang berbeda sesuai tingkat jabatan Penyuluh Agamayang membuatnya.Penyusun Laporan Satuan Nilai Angka KreditPenyuluh Agama Terampil Pelaksana Setiap naskah 0.008Penyuluh Agama Terampil Pelaksana Lanjutan Setiap naskah 0.02Penyuluh Agama Terampil Penyelia Setiap naskah 0.04Penyuluh Agama Ahli Pertama Setiap naskah 0.02Penyuluh Agama Ahli Muda Setiap naskah 0.04Penyuluh Agama Ahli Madya Setiap naskah 0.061. Mekanisme Penyusunan Laporan MingguanMekanisme penyusunan laporan mingguan dibedakan menurut klasifikasi kelompok binaana. Laporan Mingguan untuk Kelompok Binaan Tetap.Penyuluh Agama yang mempunyai kelompok binaan tetap lebih dari satu, apabila setiapkelompok binaan diberikan bimbingan atau penyuluhan sekurang-kurangnya satu kali dalamseminggu, maka naskah laporan mingguan dibuat sebanyak kelompok binaannya.
  • Akan tetapi apabila bimbingan atau penyuluhan diberikan kurang dari satu kali dalam seminggu,maka laporan mingguan dibuat hanya satu naskah untuk seluruh kelompok binaannya.b. Laporan Mingguan untuk kelompok Binaan Tidak Tetap.Pelaksanaan bimbingan atau penyuluhan kepada kelompok binaan tidak tetap harus disertaidengan surat tugas dari pimpinan unit kerja Penyuluh Agama yang bersangkutan.Laporan mingguannya dibuat dalam satu naskah, walaupun dalam seminggu Penyuluh Agamayang bersangkutan memberikan bimbingan atau penyuluhan lebih dari satu kali.2. Sistematika Penyusunan LaporanSistematikan Laporan mingguan Penyuluh Agama Terampil dengan Penyuluh Agama Ahlihampir sama (lampiran), yang membedakan adalah adanya tambahan variabel isian : evaluasiterhadap materi, peserta dan penyelenggara, masalah-masalah yang ditemukan yang berkaitandengan bimbingan atau penyuluhan, alternatif pemecahab yang memungkinkan masalah-masalahtersebut dapat diatasi.B. Laporan Layanan KonsultasiSalah satu sub. unsur kegiatan Penyuluh Agama adalah melakukan kegiatan konsultasi agamadan pembangunan baik untuk perorangan maupun kelompok. Hasil dari kegiatan harus disusundalam naskah laporan hasil konsultasi perorangan atau kelompok. Pembuatan laporan dilakukansetiap bulan.Bukti fisik penyusunan laporan hasil konsultasi perorangan atau kelompok adalah naskahlaporan. Naskah tersebut nilainya berbeda-beda sesuai tingkat jabatan Penyuluh tersebut.Penyusun Laporan Satuan Nilai Angka KreditPenyuluh Agama Terampil Pelaksana Setiap naskah 0.001Penyuluh Agama Terampil Pelaksana Lanjutan Setiap naskah 0.01Penyuluh Agama Terampil Penyelia Setiap naskah 0.02Penyuluh Agama Ahli Pertama Setiap naskah 0.01Penyuluh Agama Ahli Muda Setiap naskah 0.02Penyuluh Agama Ahli Madya Setiap naskah 0.03IV. PENUTUPSalah satu tugas Penyuluh Agama Fungsional adalah menyusun laporan baik laporan bimbinganmaupun laporan konsultasi. Penyusunan laporan ini tidak dapat dipisahkan dari kegiatanbimbingan penyuluhan agama. Kegiatan penyusunan laporan ini memiliki nilai angka kredit.Contoh Laporan Mingguan :LAPORAN MINGGUANPENYULUH AGAMA AHLIPELAKSANAAN BIMBINGAN ATAU PENYULUHAN AGAMAMINGGU KE DUA APRIL TAHUN 2012KEPADA KOMPLEK PERUMAHAN
  • OLEH :Drs. Yusri NurdinNIP. 1985 1404 2006 2001Penata Muda/Penyuluh Agama PertamaKANTOR KEMENTERIAN AGAMA KAB. TANAH DATARTAHUN 2012LAPORAN MINGGUANPELAKSANAAN BIMBINGAN DAN PENYULUHAN AGAMAMINGGU KEDUA APRIL 2012I. DATA PENYULUH AGAMA DAN KELOMPOK BINAAN A. PENYULUH AGAMA 1.Nama Lengkap : ……………………………………… 2. Tempat/tgl. Lahir :……………………………………… 3. NIP/Karpeg : ……………………………………… 4.Pendidikan terakhir : ……………………………………… 5. Pangkat/golongan ruang/TMT :……………………………………… 6. Jabatan Penyuluh Agama/TMT :……………………………………… 7. Bidang penyuluh Agama :……………........................................ 8. Unit Kerja : …………………................................ B.KELOMPOK BINAAN 1. Klasifikasi : …………………………………… 2. Jenis :…………………………………… 3. Jumlah Anggota : …………………………………….. 4.Alamat : ……………………………………..II. TUJUAN, TARGET DAN TEMA BIMBINGAN/PENYULUHANA. TUJUAN………………………………………………………………………………..B. TARGET………………………………………………………………………………..C. TEMA……………………………………………………………………………….III. PELAKSANAAN BIMBINGAN ATAU PENYULUHANA. JUMLAH JAM1. Menurut kurikulum : ……………………………. Jam2. Realisasi : ……………………………. JamB. METODE1. Ceranah2. Tanya jawab3. Diskusi4. Bermain peranC. ALAT BANTU1. Papan tulis2. Flip chart3. OHP4. Tape recorder5. Soun system
  • 6. InfokusD. MATERI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN1. Pokok bahasan minggu lalu :a. Topik………………………………………………………………………b. Butir butir bahasan………………………………………………………………………c. Pokok Bahasan minggu ini :a. Topik………………………………………………………………….b. Butir butir bahasan………………………………………………………………….IV. PESERTA A. LAKI-LAKI : …………………………………………….1. Usia : …………………………………………….2. Pendidikan : …………………………………………….3. Pekerjaan : …………………………………………….B.PEREMPUAN : …………………………………………… 1. Usia :……………………………………………. 1. Pendidikan :……………………………………………. 2. Pekerjaan :…………………………………………….V. PENYELENGGARAAN A. WAKTU : ……………………………………………. B.TEMPAT : ……………………………………………. C. PENYELENGGARA :…………………………………………….VI. EVALUASIA. MATERI……………………………………………………………………………..B. PESERTA……………………………………………………………………………….C. PENYELENGGARA………………………………………………………………………………..VII. MASALAH YANG DITEMUKAN…………………………………………………………………………………..VIII. ALTERNATIF PEMECAHAN………………………………………………………………………………….IX. PENUTUPPadang, Maret 2012 PENYULUH AGAMA Drs. Yusri Nurdin, S.HI NIP.
  • LAPORAN MINGGUANPENYULUH AGAMA AHLIPELAKSANAAN PELAYANAN KONSULTASI AGAMA DAN PEMBANGUNANBULAN ……………………OLEH :Drs. Yusri NurdinNIP. 1985 1404 2006 2001Penata Muda/Penyuluh Agama PertamaKANTOR KEMENTERIAN AGAMA KAB. TANAH DATARTAHUN 2012LAPORANPELAKSANAAN PELAYANAN KONSULTASI AGAMADAN PEMBANGUNAN BULAN APRIL 2012I. DATA PENYULUH AGAMA1. Nama Lengkap : ………………………………………2. Tempat/tgl. Lahir : ………………………………………3. NIP/Karpeg : ………………………………………4. Pendidikan terakhir : ………………………………………5. Pangkat/golongan ruang/TMT : ……………………………………6. Jabatan Penyuluh Agama/TMT : ………………………………………..7. Bidang penyuluh Agama : …………….........................................8. Unit Kerja : ………………….................................II. PELAKSANAN KONSULTASIA. PERORANGANNO. NAMA/TANGGAL LAHIR ALAMAT MATERIKONSULTASI WAKTUKONSULTASIB. KELOMPOKNO. NAMA/TANGGAL LAHIR ALAMAT MATERIKONSULTASI WAKTUKONSULTASIIII. ANALISA DAN EVALUASI MASALAHA. ANALISA………………………………………………………………………………..
  • B. EVALUASI………………………………………………………………………………….IV. KESIMPULAN……………………………………………………………………………………. Padang, 2012Penyuluh Agama ( ) NIP……………….DAFTAR KEPUSTAKAANBurhanuddin, Perencanaan Strategik, Jakarta:PPM, 1996Dep.Agama, Himpunan Peraturan tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama dan AngkaKreditnya, Dirjen Bimas Islam dan Urais, 2000———————-, Pedoman Penyusunan Laporan Penyuluh Agama (Panduan Tugas PenyuluhAgama Islam), Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji , 2000———————, Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama dan AngkaKreditnya, Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Dep.Agama RI, 2003Maman Ukas, Manajemen, ( terj.Hutauruk), Jakarta: Erlangga, 1992.Mondy, Sharplin, Premeaux, Managemen, Simon & Scuster, Inc.USA, 1991.Siagian, Sondang P. Filsafat Administarasi, Jakarta: Gunung Agung, 1996.