AUDITING DAN PROFESI
AKUNTAN PUBLIK
Taufikur Rahman
PENGERTIAN AUDITING
 suatu proses yang sistematik yang bertujuan
untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti-
bukti secara ob...
TIGA ELEMEN FUNDAMENTAL DALAM
AUDITING
Seorang auditor harus
independen
Auditor bekerja
mengumpulkan bukti
(evidence) utk ...
MODELAUDITING
Tingkat
Kesesuaian
(Degree of
Correspondence)
Penyampaian Hasil
(Communicating
Result)
Para Pemakai
(Interes...
TIPE/KLASIFIKASI AUDIT
Klasifikasi Berdasar
TujuanAudit
(menurut Kell & Boyton)
• Audit Laporan Keuangan
(Financial Statem...
Audit Laporan Keuangan
Financial statement audit
 Dilakukan oleh auditor independen (external
auditor)
 Menentukan kewaj...
Audit Kepatuhan
Compliance audit
 Menilai kegiatan keuangan atau operasional
 Kriteria :
terms & conditions.
Aturan / pr...
Audit Operasional
 Menilai efisiensi & efektivitas maupun kehematan
(ekonomis) kegiatan operasional perusahaan.
 Lingkup...
TIPE/JENISAUDITOR
Auditor
Independen/auditor
eksternal (Akuntan
Publik)
Auditor Pemerintah Auditor internal
Auditor Independen
 Akuntan Publik: memberikan jasa audit
profesional kpd klien.
 Individual atau KAP.
 Bekerja berdasa...
Auditor pemerintah
 Bekerja pada berbagai lembaga / instansi
pemerintah.
 Misal: BPK, BPKP, Ditjen Pajak , dsb.
 Objek ...
Auditor internal
 Bekerja sbg pegawai/karyawan perusahaan
(perusahaan negara maupun swasta)
 Mengaudit perusahaan di man...
PROFESIAKUNTANPUBLIK
Minimal3Syaratagardapatdisebutsebagaiprofesi
Diperlukan suatu
pendidikan profesional
tertentu biasany...
HIRARKISTAFKANTORAKUNTANPUBLIK
Partner
(menelaah audit, menandatangani laporan audit, menyetujui masalah fee dan
penagihan...
JASA YANG DIBERIKAN KANTOR
AKUNTAN PUBLIK
Jasa Atestasi
Jasa audit
Jasa reviewJasa
pemeriksaan
Jasa prodesur
yg disepakati...
Jasa Assurance
 Jasa yang diberikan oleh auditor profesional
independen yg dapat meningkatkan mutu /
kualitas informasi b...
JASA ATESTASI
 Salah satu tipe jasa assurance
 Suatu pernyataan pendapat atau
pertimbangan orang yg independen dan
kompe...
JASA ATESTASI
 Audit
 Examination (pemerikasaan)
 Review (penelaahan)
 Agreed upon procedure Agreed
(prosedur yang dis...
AUDIT
 Cakupan: pemerolehan dan penilaian bukti
yang mendasari laporan keuangan historis
suatu entitas yang berisi asersi...
Pemerikasaan (examination)
 Berupa pernyataan suatu pendapat atas
kesesuaian asersi yg dibuat oleh pihak lain
dengan krit...
Review
 Permintaan keterangan dan prosedur analitik
thdp informasi keuangan suatu entitas dg tujuan
memberikan keyakinan ...
Prosedur yg disepakati
 Berupa kesepakatan penggunaan prosedur
antara klien dengan akuntan publik
 Ex: klien dan akuntan...
JasaNonAssurance
a. Jasa Kompilasi/Akuntansi
 Penyusunan Laporan Keuangan
 Penerapan akuntansi sesuai PABU.
b. Pajak
 P...
Lanjutan..
 Jasa transaksi
 Jasa pengurusan kepailitan,
 penyediaan informasi untuk mendapatkan pendanaan,
 analisis k...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pertemuan 1

399 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
399
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertemuan 1

  1. 1. AUDITING DAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK Taufikur Rahman
  2. 2. PENGERTIAN AUDITING  suatu proses yang sistematik yang bertujuan untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti- bukti secara obyektif mengenai asersi-asersi tentang tindakan dan kejadian ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut dengan kriteria yang telah ditentukan dan menyampaikan hasilnya kepada para pemakai yang berkepentingan.
  3. 3. TIGA ELEMEN FUNDAMENTAL DALAM AUDITING Seorang auditor harus independen Auditor bekerja mengumpulkan bukti (evidence) utk mendukung pendapatnya Hasil pekerjaan auditor adalah laporan (report)
  4. 4. MODELAUDITING Tingkat Kesesuaian (Degree of Correspondence) Penyampaian Hasil (Communicating Result) Para Pemakai (InterestedUsers) Pernyataan (Assertion) KriteriaYang Ditetapkan (Estabilished Criteria)
  5. 5. TIPE/KLASIFIKASI AUDIT Klasifikasi Berdasar TujuanAudit (menurut Kell & Boyton) • Audit Laporan Keuangan (Financial Statement Audit) • Audit Kepatuhan (Compliance audit) • Audit Operasional (Operational Audit) Klasifikasi Berdasar PelaksanaAudit (menurut Kell & Boyton) • Auditing Eksternal • Auditing Internal • Auditing Sektor Publik KlasifikasiAtas Dasar AuditOperasional (Menurut Ricchiute) • OperationalAudit • Financial dan ComplianceAudits • Economy dan Eficiency Audits • Program ResultAudits
  6. 6. Audit Laporan Keuangan Financial statement audit  Dilakukan oleh auditor independen (external auditor)  Menentukan kewajaran penyajian (fairness) laporan keuangan.  Kriteria : PABU.  Pemakai: stakeholders  Mengurangi risiko pengambilan keputusan oleh stakeholders.
  7. 7. Audit Kepatuhan Compliance audit  Menilai kegiatan keuangan atau operasional  Kriteria : terms & conditions. Aturan / prosedur(misal : SPI) Peraturan(misal: perpajakan)  Laporan : Summary of findings (temuan temuan).  Pernyataan keyakinan(assurance)  Ukuran: ketepatan (correctness)  Pemakai: pihak yg menentukan kriteria
  8. 8. Audit Operasional  Menilai efisiensi & efektivitas maupun kehematan (ekonomis) kegiatan operasional perusahaan.  Lingkup audit: perusahaan ,cabang, divisi, bagian, lembaga pemerintah,program pemerintah,dsb.  Kriteria: rencana, anggaran, standar biaya atau kebijakan yg telah ditetapkan  Laporan:Penilaian ttg efisiensi &efektivitas.  Rekomendasi perbaikan.  Ukuran: kedekatan (closeness)  Pemakai: Manajemen
  9. 9. TIPE/JENISAUDITOR Auditor Independen/auditor eksternal (Akuntan Publik) Auditor Pemerintah Auditor internal
  10. 10. Auditor Independen  Akuntan Publik: memberikan jasa audit profesional kpd klien.  Individual atau KAP.  Bekerja berdasarkan fee .  Bersifat independen (tidak memihak)  Syarat : Bersertifikat Akuntan Publik (BAP).  Utamanya mengaudit laporan keuangan yg dibuat klien
  11. 11. Auditor pemerintah  Bekerja pada berbagai lembaga / instansi pemerintah.  Misal: BPK, BPKP, Ditjen Pajak , dsb.  Objek audit:  Lembaga & badan usaha Milik pemerintah.  Perusahaan.  Audit laporan keuangan, audit kepatuhan & audit operational.
  12. 12. Auditor internal  Bekerja sbg pegawai/karyawan perusahaan (perusahaan negara maupun swasta)  Mengaudit perusahaan di mana dia bekerja.  Melakukan audit atas semua aktivitas perusahaan.  Kegiatan utama audit kepatuhan & audit operational.  Mendukung audit laporan kuangan auditor independen  Fungsi: membantu manajemen dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan perusahaan
  13. 13. PROFESIAKUNTANPUBLIK Minimal3Syaratagardapatdisebutsebagaiprofesi Diperlukan suatu pendidikan profesional tertentu biasanya setingkat S1. dapt pula pendidikan S1 ditambah pendidikan Profesi Adanya suatu pengaturan terhadap diri pribadi yang didasarkan pada kode etik profesi Adanya penelaahan dan atau ijin praktik dari pemerintah (menteri keuangan)
  14. 14. HIRARKISTAFKANTORAKUNTANPUBLIK Partner (menelaah audit, menandatangani laporan audit, menyetujui masalah fee dan penagihannya, bertanggungjawab seluruh pekerjaan audit) Manajer (pengawasan tugas audit, mereview lebih rinci pekerjaan audit, penagihan atas fee audit) Akuntan Senior ( bertanggungjawab langsung perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan audit, mereviw pekerjaan para akuntan yunior) AkuntanYunior (staf pelaksana langsung bertanggungjawab atas pekerjaan lapangan, jg disebut asisten auditor)
  15. 15. JASA YANG DIBERIKAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK Jasa Atestasi Jasa audit Jasa reviewJasa pemeriksaan Jasa prodesur yg disepakati Jasa (kompilasi) akuntansi Jasa perpajakan Jasa konsultasi manajemen Jasa Assurance Jasa NonAssurance
  16. 16. Jasa Assurance  Jasa yang diberikan oleh auditor profesional independen yg dapat meningkatkan mutu / kualitas informasi bagi pengambil keputusan.  Profesional harus memiliki kompetensi dan independensi  Meningkatkan kualitas informasi  Reliabilitas (Dpt dipercaya/kejujuran, netralitas, konsisten antar periode)  Relevansi (dapat dipahami, dibandingkan, digunakan, kelengkapan )
  17. 17. JASA ATESTASI  Salah satu tipe jasa assurance  Suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yg independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal yang material, dengan kriteria yang telah ditetapkan.  Asersi merupakan pernyataan manajemen bahwa laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum(GAAP)
  18. 18. JASA ATESTASI  Audit  Examination (pemerikasaan)  Review (penelaahan)  Agreed upon procedure Agreed (prosedur yang disepakati)
  19. 19. AUDIT  Cakupan: pemerolehan dan penilaian bukti yang mendasari laporan keuangan historis suatu entitas yang berisi asersi yang dibuat oleh manajemen entitas tsbt.  AP yg memberikan jasa audit disebut auditor  Auditor memberikan keyakinan positif atas asersi.  Memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan historis.
  20. 20. Pemerikasaan (examination)  Berupa pernyataan suatu pendapat atas kesesuaian asersi yg dibuat oleh pihak lain dengan kriteria yang ditetapkan.  Ex: pemeriksaan informasi keuangan prospektif, kesesuaian pengendalian intern perusahaan dengan yang ditetapkan pemerintah  AP yg menghasilkan jasa pemeriksaan ini disebut praktisi.  Memberikan keyakinan positif namun tingkatnya berada dibawah tingkat keyakinan audit lap.keu
  21. 21. Review  Permintaan keterangan dan prosedur analitik thdp informasi keuangan suatu entitas dg tujuan memberikan keyakinan negatif atas asersi yang terkandung dlm informasi keuangan tsb.  Dalam audit dan pemerikasaan prosedurnya adl: inspeksi, observasi, konfirmasi, permintaan keterangan, pengusutan (tracing), pemeriksaan bukti pendukung (vouching), pelaksanaan ulang (reperforming), dan analisis.  Review hanya dua prosedur yaitu permintaan keterangan dan analisis
  22. 22. Prosedur yg disepakati  Berupa kesepakatan penggunaan prosedur antara klien dengan akuntan publik  Ex: klien dan akuntan publik sepakat bahwa prosedur tertentu akan diterapkan terhadap unsur atau akun tertentu dalam suatu laporan keuangan, bukan trhadap semua unsur laporan keuangan.  AP dapat menerbitkan suatu “ringkasan temuan” atau suatu keyakinan negatif.
  23. 23. JasaNonAssurance a. Jasa Kompilasi/Akuntansi  Penyusunan Laporan Keuangan  Penerapan akuntansi sesuai PABU. b. Pajak  Pelaksanaan peraturan perpajakan  Pengisian SPT tahunan pajak penghasilan  Perencanaan pajak  Mewakili klien dalam menghadapi masalah perpajakan c. Konsultasi  Konsultasi (consultations) • Review dan komentar trhdp rencana bisnis buatan klien, Advis & bantuan teknis ttg bisnis  Jasa pemberian saran profesional (advisory services) • review operasional dan improvement study, analisis thdp suatu sistem akuntansi,dll  Jasa Implementasi • mewujudkan rencana kegiatan menjadi kenyataan •Penyediaan jasa instalasi sistem komputer dan jasa pendukung terkait •Pelaksanaan tahap-tahap peningkatan produktivitas •Pemberian bantuan dalam proses penggabungan (MERGER) organisasi
  24. 24. Lanjutan..  Jasa transaksi  Jasa pengurusan kepailitan,  penyediaan informasi untuk mendapatkan pendanaan,  analisis kemungkinan penggabungan usaha atau akuisisi,  jasa pengurusan perkara pengadilan  Jasa penyediaan staf dan jasa pendukung lainnya  Manajemen fasilitas pemrosesan data  Pemrograman komputer  dll  Jasa produk  Penjualan dan penyerahan paket program pelatihan  Penjualan dan implementasi perangkat lunak komputer  dll

×