Intisari Buku Public Policy Analysis (William N. Dunn)

22,560 views
22,276 views

Published on

Published in: Education
34 Comments
16 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
22,560
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,289
Actions
Shares
0
Downloads
2,279
Comments
34
Likes
16
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Intisari Buku Public Policy Analysis (William N. Dunn)

  1. 1. WILLIAM N. DUNN PUBLIC POLICY ANALYSIS Oleh : Asep Sufyan Tsauri
  2. 2. Identitas Buku Judul : Public Policy Analysis: An Introduction. 3rd Edition Pengarang: William N. Dunn 9 (sembilan) Chapter : 1. Proses Analisis Kebijakan 2. Analisis Kebijakan dalam Proses Pembuatan Kebijakan 3. Merumuskan Masalah-masalah Kebijakan 4. Meramal Masa Depan Kebijakan 5. Rekomendasi Aksi-aksi Kebijakan 6. Monitoring Hasil-hasil Kebijakan 7. Mengevaluasi Kinerja Kebijakan 8. Mengembangkan Argumen-argumen Kebijakan 9. Mengkomunikasikan Analisis Kebijakan
  3. 3. #1 Proses Analisis Kebijakan Analisis Kebijakan ? Proses pengkajian multidisiplin ilmu yang bertujuan menciptakan, menilai secara kritis, dan mengkomunikasikan pengetahuan yang relevan dengan kebijakan
  4. 4. #1 Proses Analisis Kebijakan Metodologi Deskriptif Normatif Dalam menganalisis kebijakan dibutuhkan metodologi, yaitu sistem standar, aturan dan prosedur untuk menciptakan penilaian secara kritis dan mengkomunikasikan informasi dan pengetahuan yang relevan dengan kebijakan.
  5. 5. #1 Proses Analisis Kebijakan Metodologi analisis kebijakan harus menyediakan informasi yang dapat menjawab : Apa hakekat permasalahan ? Kebijakan apa yang sedang atau pernah dibuat untuk mengatasi masalah dan apa hasilnya ? Seberapa bermakna hasil tersebut dalam memecahkan masalah ? Alternatif kebijakan yang tersedia untuk memecahkan masalah ? Hasil apa yang dapat diharapkan ?
  6. 6. #1 Proses Analisis Kebijakan Jawaban pertanyaan membuahkan informasi masalah kebijakan : Masalah kebijakan (policy problem) Masa depan kebijakan (policy future) Aksi kebijakan (policy action) Hasil kebijakan (policy outcome) Kinerja kebijakan (policy performance)
  7. 7. • Nilai/kebutuhan/kesempatan yang belum terpenuhi, & dapat diidentifikasi untuk diperbaiki atau dicapai melalui tindakan publik Masalah kebijakan (policy problem) • konsekuensi dari serangkaian tindakan untuk pencapaian nilai-nilai dan karena itu merupakan penyelesaian terhadap suatu masalah kebijakan Masa depan kebijakan (policy future) • gerakan atau serangkaian gerakan yang dituntutn oleh alternatif kebijakan yang dirancang untuk mencapai hasil masa depan yang bernilai Aksi kebijakan (policy action) • konsekuensi yang teramati dari aksi kebijakan Hasil kebijakan (policy outcome) • derajat di mana hasil kebijakan yang ada, memberi kontribusi terhadap pencapaian nilai-nilai Kinerja kebijakan (policy performance)
  8. 8. Prosedur Analisis Kebijakan Perumusan Masalah Prediksi / Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  9. 9. Analisis Kebijakan Publik Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems ForcastingEvaluation Recommen dation Monitoring Problem Structuring Problem Structuring Problem Structuri ng Problem Structuring
  10. 10. #2 Analisis Kebijakan dalam Proses Pembuatan Kebijakan Latar Belakang Sejarah : Etimologis • Bahasa Yunani -> Polis • Bahasa Sansekerta - > Pur • Bahasa Latin -> Politia • Bahasa Inggris -> Police AsalMuasal • India -> Kitab Arthashastra karya Kautilya (300 SM) • Abad Pertengahan -> Max Weber • Revolusi Industri -> masa pencerahan • Abad 19 -> penelitan empiris, dsb • Abad 20 -> gerakan ilmu kebijakan, dsb
  11. 11. Memb. Agenda Kebijakan Formulasi Kebijakan Adopsi Kebijakan Implementasi Evaluasi Kebijakan Adaptasi Kebijakan Suksesi / Membatalkan Kebijakan Proses Pembuatan Kebijakan
  12. 12. #2 Analisis Kebijakan dalam Proses Pembuatan Kebijakan Jenis-Jenis Perubahan Kebijakan : Rasionalitas Ekonomi Rasionalitas „Terbaik Kedua‟ Teori Inkremental Terputus Bounded Rationality Mixed Scanning Rasionalitas Eroterik Critical Convergence Punctuated Equilibrium
  13. 13. #2 Analisis Kebijakan dalam Proses Pembuatan Kebijakan Policy Making Process • Memb. Agenda Kebijakan • Formulasi Kebijakan • Adopsi Kebijakan • Implementasi Kebijakan • Evaluasi Kebijakan • Adaptasi Kebijakan • Suksesi Kebijakan • Membatalkan Kebijakan Policy Analysis • Perumusan Masalah • Peramalan Hasil • Rekomendasi dlm persiapan • Pemantauan • Evaluasi • Rekomendasi dlm adaptasi • Rekomend. dlm pelaksanaan • Rekomendasi utk membatalkan
  14. 14. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Masalah kebijakan adalah kebutuhan, nilai- nilai, atau kesempatan- kesempatan yang tidak terealisasi tetapi dapat dicapai melalui tindakan publik. Perumusan Masalah Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  15. 15. Perumusan Masalah dalam Analisis Kebijakan Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems Problem Structuring Problem Structuring Problem Structuri ng Problem Structuring
  16. 16. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Memahami masalah kebijakan itu penting, karena para analis kebijakan kelihatannya lebih sering gagal karena mereka memecahkan masalah yang salah !
  17. 17. Metode Perumusan Masalah Kebijakan Problem sensing Problem structuring Policy problem Right problem ? Problem solving Policy solution Right solution Problem unsolving Problem resolving Situasi masalah Problem dissolving YES NO NO
  18. 18. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Ciri-Ciri Masalah : Saling ketergantungan (Interdependence) Subjektivitas (Subjectivity) Sifat buatan (Artificiality) Dinamis (Dinamics)
  19. 19. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Masalah vs Isu Terdapat tingkatan (hirarki) isu-isu dalam masalah kebijakan. Dalam menentukan masalah kebijakan, kita perlu memahami tingkatan isu dan posisinya dalam jenis kebijakan (kebijakan strategis / kebijakan operasional) Isu-Isu Utama Isu-Isu Sekunder Isu-Isu Fungsional Isu-Isu Minor Kebijakan Operasional Kebijakan Strategis
  20. 20. Phases of Problem Structuring Meta Problem Substantive Problem Formal Problem Problem Situation
  21. 21. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Model-Model Kebijakan : Model-Model Deskriptif Model-Model Normatif Model-Model Verbal Model-Model Simbolik Model-Model Prosedural Model Pengganti & Model Perspektif
  22. 22. #3 Merumuskan Masalah Kebijakan Metode-Metode Perumusan Masalah : Metode Tujuan Prosedur Sumber Pengetahuan Kriteria Kinerja Analisis Batas Mengestimasi batas peta masalah pencarian sampel secara bola salju, pencarian representasi dan estimasi batasan Sistem Pengetahuan Batas-batas kebenaran Analisis Klasifikasi Mendefinisikan dan mengklasifikasikan masalah Pembagian secara logis dan klasifikasi konsep Analis Konsistensi logika Analisis Hirarkis Mengidentifikasi sebab-sebab yang menimbulkan masalah Pembagian secara logis dan klasifikasi kasus Analis Konsistensi Logika
  23. 23. Metode Tujuan Prosedur Sumber Pengetahuan Kriteria Kinerja Sinektika mengenal masalah- masalah yang bersifat analog konstruksi pribadi, langsung, simbolik, dan Analogi-analogi Individu Analis atau Kelompok Apakah masuk akal? Brainstor ming menghasilkan ide-ide, tujuan jangka pendek, & strategi- strategi Membangun ide-ide dan mengevaluasinya Kelompok Konsensus Analisis Perspekt if Ganda Membangun wawasan yang mendalam Melihat dari perspektif yang berbeda-beda Kelompok Peningkata n wawasan Metode-Metode Perumusan Masalah (Lanj.)
  24. 24. Metode-Metode Perumusan Masalah (Lanj.) Metode Tujuan Prosedur Sumber Pengetahu an Kriteria Kinerja Analisis Asumsi mensistesiska n secara kreatif asumsi- asumsi yang saling bertentangan Identifikasi pelaku kebijakan, Memunculkan asumsi, Mempertentangkan, Mengelompokkan, dan mesintesis. Kelompok Konfilk Pemetaan Argument asi Mengevaluasi argumentasi- argumentasi Merangking argumentasi- argumentasi Kelompok Argumentas i paling optimal
  25. 25. #4 Meramal Masa Depan Kebijakan Peramalan (forecasting) : suatu prosedur untuk membuat informasi faktual tentang situasi sosial masa depan atas dasar informasi yang telah ada tentang masalah kebijakan. Ramalan mempunyai tiga bentuk utama, yaitu 1) proyeksi, 2) prediksi, dan 3) perkiraan (conjecture). Perumusan Masalah Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  26. 26. Peramalan dalam Analisis Kebijakan Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems Forcasting RETROSPECTIVE Analisis Yang Telah Terjadi PROSPECTIVE Analisis Yang Akan Terjadi Apa yang akan terjadi?
  27. 27. #4 Meramal Masa Depan Kebijakan Keterbatasan Peramalan : Akurasi ramalan • Ketepatan dari ramalan yang relatif sederhana maupun kompleks masihlah terbatas Kelebihan komparatif • Ketepatan Prediksi berdasar model teoritis tidak lebih tinggi dibandingkan proyeksi dan penilaian sederhana oleh pakar Konteks • Dalam konteks waktu, semakin lama kerangka waktunya semakin kurang akurat ramalannya
  28. 28. #4 Meramal Masa Depan Kebijakan Jenis-Jenis Masa Depan : MasaDepanPotensial • situasi sosial masa depan yang mungkin terjadi MasaDepanMasukAkal • asumsi masa depan tentang hubungan antara lingkungan dan masyarakat, diyakini akan terjadi jika pembuat kebijakan tidak ada intervensi MasaDepanNormatif • masa depan yang potensial maupun plausibel yang konsisten dengan konsep analis tentang kebutuhan, nilai dan kesempatan yang ada dimasa depan
  29. 29. #4 Meramal Masa Depan Kebijakan Pendekatan Peramalan : konsekuensi dari kebijakan yang ada konsekuensi dari kebijakan baru isi dari kebijakan baru perilaku penentu kebijakan Objek Ramalan ekstrapolasi kecenderungan asumsi teoritik penilaian informatif Basis Ramalan pendekatan ekstrapolasi pendekatan teoritik pendekatan penilaian Teknik Peramalan
  30. 30. #5 Rekomendasi Aksi-Aksi Kebijakan Policy Recommendation adalah proses membangun informasi dari aksi-aksi kebijakan yang telah diselenggarakan untuk kebijakan masa depan. Perumusan Masalah Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  31. 31. Rekomendasi dalam analisis kebijakan Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems Recomme ndation RETROSPECTIVE Analisis Yang Telah Terjadi PROSPECTIVE Analisis Yang Akan Terjadi Apakah Kebijakan ini AKAN bernilai?
  32. 32. #5 Rekomendasi Aksi-Aksi Kebijakan Rekomendasi dalam analisis kebijakan : Rekomendasi dan Advokasi Ganda Model Pilihan yang Sederhana Model Pilihan yang Kompleks Bentuk-bentuk Rasionalitas Kriteria untuk Rekomendasi Kebijakan
  33. 33. #5 Rekomendasi Aksi-Aksi Kebijakan Pendekatan Rekomendasi kebijakan : Pilihan publik vs pilihan privat (swasta) Penawaran dan Permintaan Pilihan Publik Analisis Manfaat Biaya Jenis-Jenis Biaya dan Manfaat Tugas-Tugas dalam Analisis Manfaat biaya Analisis Efektivitas biaya
  34. 34. #5 Rekomendasi Aksi-Aksi Kebijakan Metode dan Teknik Rekomendasi kebijakan : Pemetaan Sasaran Klarifikasi nilai-nilai Kritik Nilai Perumusan Elemen Biaya Estimasi Biaya Bayangan Harga Pemetaan batas Internalisasi biaya Pemotongan Analisis Sensitifitas Analisis „Fortiori‟ Analisis Hal- Hal Masuk Akal
  35. 35. #6 Monitoring Hasil-hasil Kebijakan Policy Monitoring adalah prosedur analisis kebijakan yang digunakan untuk membentuk informasi tentang kasus dan konsensus daru kebijakan publik. Perumusan Masalah Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  36. 36. Monitoring dalam analisis kebijakan Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems Monitoring RETROSPECTIVE Analisis Yang Telah Terjadi PROSPECTIVE Analisis Yang Akan Terjadi Apa yang terjadi?
  37. 37. #6 Monitoring Hasil-hasil Kebijakan Monitoring dalam analisis kebijakan : Sumber- Sumber Informasi Tipe-Tipe Hasil Kebijakan Tipe-Tipe Aksi Kebijakan Definisi dan Indikator
  38. 38. #6 Monitoring Hasil-hasil Kebijakan Pendekatan Monitoring Kebijakan : PENDEKATAN JENIS PENGENDALIAN JENIS INFORMASI YANG DIBUTUHKAN Akuntansi system sosial Kuantitatif Informasi lama dan / informasi baru Eksperimentasi system sosial Manipulasi langsung Informasi baru dan kuantitatif Pemeriksaan sosial Kuantitatif dan/atau kualitatif Informasi baru Sintesis riset praktek Kuantitatif dan/atau kualitatif Informasi lama
  39. 39. #6 Monitoring Hasil-hasil Kebijakan Teknik-Teknik Monitoring Kebijakan : Sajian Grafik Sajian Tabel Angka Index Analisis Waktu Berkala Terputus Analisis Berkala Terkontrol Analisis Diskontinuitas
  40. 40. #6 Monitoring Hasil-hasil Kebijakan Teknik-Teknik Monitoring Kebijakan : PENDEKAT AN SAJIAN GRAFIK SAJIAN TABEL ANGKA INDEKS ANALISA WAKTU BERKALA TERPUTUS ANALISA BERKALA TERKONTR OL ANALISA DISKONTI NUITAS REGRESI Akuntansi Sistem Sosial X X X X X 0 Pemerikas aan Sosial X X X X X 0 Eksperime n Sosial X X X X X X Sintesis Riset dan Praktek X X 0 0 0 0
  41. 41. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Policy Evaluation adalah prosedur analisis kebijakan yang digunakan untuk membentuk informasi tentang kasus dan konsensus dari kebijakan publik. Perumusan Masalah Peramalan RekomendasiPemantauan Evaluasi
  42. 42. Evaluasi dalam analisis kebijakan Policy Performance Expected Policy Outcomes Preferred Policies Observed Policy Outcomes Policy Problems Evaluation RETROSPECTIVE Analisis Yang Telah Terjadi PROSPECTIVE Analisis Yang Akan Terjadi Apakah Kebijakan ini bernilai?
  43. 43. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Etika dan Nilai dalam Analisis Kebijakan : values-as object values-as object and criteria Nilai (Values) Deskriptif Normatif Etika dan Metaetik
  44. 44. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Etika Deskriptif, Etika Normatif dan Metaetik Deskriptif • deskripsi, klasifikasi,dan pengukuran nilai-nilai dan etika-etika Normatif • perkembangan dan aplikasi kriteria untuk menilai tingkahlaku etika Metaetik • perkembangan dan aplikasi kriteria tambahan untuk menilai etika normatif itu sendiri
  45. 45. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Evaluasi dalam Analisis Kebijakan : Secara umum, evaluasi sama dengan penaksiran, pemberian peringkat, dan penilaian. Secara khusus evaluasi berkaitan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat hasil kebijakan dalam arti satuan nilai.
  46. 46. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Fungsi Evaluasi Kebijakan : Memberi informasi yang valid dan dapat dipercaya mengenai kinerja kebijakan Memberikan sumbangan pada klarifikasi dan kritik terhadap nilai-nilai yang mendasari pemilihan tujuan dan target Memberi sumbangan pada aplikasi metode-metode analisa kebijakan lainnya, termasuk perumusan masalah dan rekomendasi
  47. 47. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Kriteria Evaluasi Kebijakan : TIPE KRITERIA PERTANYAAN ILUSTRASI Efektivitas Apakah hasil yang diinginkan telah dicapai ? Unit pelayanan Efesiensi Seberapa banyak usaha diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan Unit biaya Manfaat bersih Rasio manfaat-biaya Kecukupan Seberapa jauh pencapaian pencapaian hasil yang diinginkan memecahkan maslah ? Biaya tetap (masalah I) Efektivitas tetap (masalah tipe II)
  48. 48. TIPE KRITERIA PERTANYAAN ILUSTRASI Perataan Apakah biaya dan manfaat didistribusikan dengan merata kepada kelompok-kelopmok yang berbeda ? Kriteria pareto Kriteria kaldor hicks Criteria rawls Responsivitas Apakah hasil kebijakan memuaskan kebutuhan preferensi atau nilai keleompok-kelompok tertentu ? Konsistensi dengan survai warga negara Ketepatan Apakah hasil (tujuan) yang diinginkan benar-benar berguna atau bernilai ? Program publik harus merata dan efesien #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Kriteria Evaluasi Kebijakan (Lanj.) :
  49. 49. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Pendekatan Evaluasi Kebijakan : • Menggunakan metode deskriptif • Ukuran manfaat terbentuk dengan sendirinya Evaluasi Semu (Pseudo- Evaluation) • Menggunakan metode deskriptif yang dg formal diumumkan • Ukuran manfaat berdasarkan tujuan yang diumumkan Evaluasi Formal (Formal Evaluation) • Menggunakan metode deskriptif sesuai keinginan pelaku kebijakan • Ukuran manfaat berdasarkan pendapat pelaku kebijakan Evaluasi Keputusan Teoritis (Decision- theoritic Evaluation)
  50. 50. #7 Mengevaluasi Kinerja Kebijakan Metode-Metode Evaluasi Kebijakan : • Grafik, Tabel, Indek Nomor, Analisis Seri waktu terinterupsi, analisis seri terkontrol, dsb Evaluasi Semu (Pseudo-Evaluation) • Pemetaan sasaran • Klarifikasi nilai • Kritik nilai Evaluasi Formal (Formal Evaluation) • Tukar pendapat • Analisis argumentasi • Analisis survei Evaluasi Keputusan Teoritis (Decision- theoritic Evaluation)
  51. 51. #8 Mengembangkan Argumentasi Kebijakan Policy Arguments adalah faktor utama dalam pembuatan kebijakan untuk dapat menyajikan informasi yang relevan terhadap kebijakan.
  52. 52. #8 Mengembangkan Argumentasi Kebijakan Jenis-Jenis Pertanyaan Pengetahuan : Desainatif • “Apa hasil- hasil dari suatu kebijakan?” Evaluatif • : “Apakah kebijakan itu siap pakai?” Advokasi • “Kebijakan mana yang sebaiknya diambil?”
  53. 53. I Q C RW B Bantahan (R) tidak masuk akal Dukungan (B) membenarkan Jaminan (W) Klaim (C) menjadi informasi (I) dalam Argumen Klaim (C) sesuai kualifikasi Informasi (I) relevan? YA TIDAK Kualifikasi (Q) mungkin berubah setelah dibantah (R) Kenapa? Karena Kenapa? Sejak Oleh karena itu Struktur dan Proses Argumen Kebijakan
  54. 54. #8 Mengembangkan Argumentasi Kebijakan Bentuk-Bentuk Argumentasi : No Bentuk Pola alasan (reasoning pattern) 1 Otoritas Pernyataan kebijakan didasarkan pada argumen dari pihak yang berwenang 2 Metoda Pernyataan kebijakan didasarkan pada status pembuktian dari mertoda dan tehnik yang dipakai dalam menghasilkan informasi 3 Generalisa si Pernyataan kebijakan didasarkan pada kesamaan antara sampel dan populasi dari sampel yang diseleksi 4 Klasifikasi Pernyataan kebijakan didasarkan pada argumen yang berasal dari keanggotaan dalam satu kelas.
  55. 55. Bentuk-Bentuk Argumentasi (Lanj): No Bentuk Pola alasan (reasoning pattern) 5 Sebab Pernyataan kebijakan dibuat berdasarkan argumen yang dibuat dari satu penyebab. Informasi diubah menjadi pernyataan berdasarkan asumsi tentang adanya kekuatan penyebab tertentu dan hasilnya 6 Tanda Pernyataan kebijakan didasarkan pada tanda, petunjuk dan acuan- acuan. Keberadaan tanda menunjukan keberadaan suatu kejadian . 7 Motivasi Pernyataan kebijakan didasarkan pada argumen yang berasal dari daya pengaruh tujuan, nilai, dan dorongan. 8 Intuisi Pernyataan kebijakan didasarkan pada pengetahuan terpendam,emosi dan sepiritual. 9 Analogi- Metapora Reasoning dari bentuk ini berdasarkan pada kesamaan hubungan diantara dua atau lebih latar kebijakan 10 Kasus paralel Reasoning dari bentuk kasus paralel didasarkan pada kesamaan antara dua atau lebih kasus pembuatan kebijakan 11 Etika Reasonig berdasarkan pada asumsi kebaikan dan kejelekan,kebenaran atau kekeliruan dari kebijakan dan konsekwensinya
  56. 56. #9 Mengkomunikasikan Analisis Kebijakan Komunikasi Kebijakan adalah proses empat tahap yang melibatkan analisis kebijakan, pembuatan materi, komunikasi interaktif, dan pemanfaatan pengetahuan.
  57. 57. Proses Komunikasi Kebijakan PENGETAHUAN -Masalah Kebijakan -Masa Depan Kebij. -Aksi Kebijakan -Hasil Kebijakan -Kinerja Kebijakan PELAKU KEBIJAKAN -Penyusunan Agenda -Formulasi kebijakan -Adopsi Kebijakan Implementasi Kebijakan -Penilaian Kebijakan DOKUMEN -Memorandum -Paper Isu -Ringkasan Eksekutif -Apendik -Pengumuman Berita PRESENTASI -Percakapan -Konferensi -Pertemuan -Briefing -Dengar Pendapat ANALIS KEBIJAKAN Analisis Kebijakan Pemanfaatan Pengetahuan Komunikasi Interaktif Pengembangan materi
  58. 58. #9 Mengkomunikasikan Analisis Kebijakan Paper Isu Kebijakan : ELEMEN PAPER ISU METODE Surat Pengiriman Ringkasan Eksekutif I. Latar Belakang Masalah Deskripsi Situasi Masalah; Hasil sebelum usaha pemecahan masalah II. Lingkup dan Ragam Masalah Penilaian kinerja kebijakan masa lalu; Pentingnya situasi masalah; Kebutuhan untuk analisis III. Pernyataan Masalah Defenisi masalah; Pelaku utama; Tujuan dan sasaran; Ukuran efektifitas; Solusi yang tersedia IV. Alternatif Kebijakan Deskripsi Alternatif; Perbandingan konsekwensi kebijakan; Dampak ganda dan eksternalitas; Hambatan dan fisibelitas politik V. Rekomendasi Kebijakan Kriteria alternatif rekomendasi; Deskripsi alternatif yang dipilih; Kerangka strategi implementasi; Penyediaan pemantauan dan evaluasi; Keterbatasan dan konsekwensi yang tak terantisipasi Pemantauan Evaluasi Perumusan Masalah Peramalan Rekomendasi
  59. 59. #9 Mengkomunikasikan Analisis Kebijakan Memoranda Kebijakan : salah satu bentuk pengkomunikasian kebijakan yang disiapkan untuk jangka waktu pendek. Memoranda kebijakan harus singkat,terfokus dan tersusun dengan baik. Memoranda Kebijakan Ringkasan Eksekutif Surat Pengantar
  60. 60. #9 Mengkomunikasikan Analisis Kebijakan Briefing Lisan dan Tampilan Visual : Cara lain untuk mengkomunikasikan hasil-hasil analisis kebijakan yaitu dengan briefing lisan Kata pembuka dan ucapan terimakasih pada peserta Latar belakang briefing Temuan-temuan pokok dalam paper isu, penelitian, atau laporan Pendekatan dan metode Data yang digunakan sebagai dasar analisis Rekomendasi Pertanyaan- pertanyaan dari peserta penutup
  61. 61. TERIMA KASIH…
  62. 62. Slideography • Slide 1: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4929826256.jpg • Slide 2: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4937674547.jpg • Slide 3: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4931764438.jpg • Slide 10: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4927287891.jpg • Slide 14: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/5124308054.jpg • Slide 25: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4802605054.jpg • Slide 30: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4712967776.jpg • Slide 35: http://flickr.com/photos/charlie_kirk/4380593438.jpg • Slide 41: http://flickr.com/photos/bishybarneybee/4982001557.jpg • Slide 51: http://flickr.com/ • Slide 56: http://flickr.com/

×