“ Satu hal yang pasti adalah,                                                 anda sudah pasti gagal jika anda            ...
“Ia belajar lebih giat daripada kebanyakan siswa ekspatriatku yang kaya-kaya,” tutur sangguru. “Semangat Hani meningkat se...
“Akhirnya aku menyadari bahwa akulah yang baru memahami sesuatu yang sudahdiketahui Hani sejak awal, bukan kecerdasan saja...
Betul sekali bahwa ada baiknya jika masalah percaya diri ini kita bahas dan tanamkan padaanak sedini mungkin, mengapa? Kar...
Banyak sekali orangtua dan guru bertanya tentang topik ini “kenapa anak saya pemalu, anaksaya tidak punya rasa percaya dir...
lalunya yang sulit dan pahit. Hidup dalam kemiskinan orangtua yang menyakitkan. Setelahdia menjadi “orang” alias kaya, dia...
Komitmen dalam menuntaskan masalah ini perlu kontribusi dari orangtua langsung. Kamiakan berikan solusi praktisnya dan apl...
Ada 2 isu penting yang menjadi penyebab mengapa anak mengalami gangguan percaya diri,penyebab itu adalah :    1.   Pola as...
2. TraumaHal yang menjadi penyebab trauma bisa berasal dari pengalaman atau hal-hal yang tidakmenyenangkan di masa lalunya...
Jadi apabila anda menghadapi situasi yang sama, akan lebih baik bila anda meminta sanganak untuk membantu malakukan hal ya...
Proses penumbuhan kepercayaan diri tidak melulu pada diri anak. Untuk membuat anak-anak percaya diri, orangtua harus perca...
Berikut ini adalah 7 cara meningkatkan rasa percaya diri pada anak :    1.   Mengevaluasi pola asuhIdealnya setiap orangtu...
Anak perlu diajarkan untuk memiliki rasa percaya diri, yaitu mempunyai perasaan yangteguh pada pendiriannya, tabah apabila...
3. Agenda sosialisasiMasukkan jadwal sosialisasi dalam jadwal kegiatan anak. Anak sebaiknya tidak teraludisibukkan dengan ...
4. Kenalkan anak pada beragam karakter melalui ceritaHal ini dapat dilakukan dengan membacakan cerita fiksi, mengenalkan t...
Melalui kegiatan bercerita, kepercayaan diri anak dapat ditingkatkan. Setelah diberi contohdan dibiasakan, anak akan lebih...
baru di sekolah, atau anak yang sering bermain dengannya di taman bermain. Setelah itu,ajak anak untuk berlatih menggunaka...
selama hal tersebut tidak membahayakannya. Jangan anda buru-buru mengatakan "sini, biarmama saja yang buatin" karena hal i...
7.   Pahami kepribadian merekaInilah jebakan yang sering terlewatkan. Maksudnya? Setiap manusia yang lahir didunia selalud...
pakaian tetapi lebih mementingkan fungsi dari pakaian itu. Dan orang koleris biasanyaduduknya sangat tegak sekali dan ia b...
aktivitas “outdoor” atau kebersamaan yang menyenangkan. Tentu mudah bagi andamenerjemahkan bahasa saya berkaitan dengan an...
melankolis sangat detail, begitu suka dengan data-data dan fakta-fakta. Yah itulah seorangmelankolis. Ia begitu ahli dalam...
Nah, pertanyaan saya apakah anda paham dengan kepribadian anak anda? Andamengetahuinya? Banyak orangtua yang tidak memaham...
Baiklah kita sudah sampai pada penghujung dari e-book ini, satu hal yang pasti dari kamiadalah harapan dan doa agar yang t...
7 cara-meningkatkan-rasa-percaya-diri-anak
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

7 cara-meningkatkan-rasa-percaya-diri-anak

19,839

Published on

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
19,839
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
504
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

7 cara-meningkatkan-rasa-percaya-diri-anak

  1. 1. “ Satu hal yang pasti adalah, anda sudah pasti gagal jika anda tidak melakukan apapun ”Namanya Hani. Hani Irmawati. Ia adalah gadis pemalu, berusia 17 tahun. Tinggal di rumahberkamar dua bersama dua saudara dan orangtuanya. Ayahnya adalah penjaga gedung danibunya pembantu rumah tangga. Pendapatan tahunan mereka, tidak setara dengan biayakuliah sebulan di Amerika.Pada suatu hari, dengan baju lusuh, ia berdiri sendirian di tempat parkir sebuah sekolahinternasional. Sekolah itu mahal dan tidak menerima murid Indonesia. Ia menghampiriseorang guru yang mengajar bahasa Inggris disana. Sebuah tindakan yang membutuhkankeberanian besar untuk ukuran gadis Indonesia. “Aku ingin kuliah di Amerika” tuturnya, terdengar hampir tak masuk akal. Membuat sang guru tercengang, ingin menangis mendengar impian gadis belia yang bagai pungguk merindukan bulan. Untuk beberapa bulan berikutnya, Hani bangun setiap pagi pada pukul lima dan naik bis kota keSMU-nya. Selama satu jam perjalanan itu, ia belajar untuk pelajaran biasa dan menyiapkantambahan pelajaran bahasa Inggris yang didapatnya dari sang guru sekolah internasional itusehari sebelumnya. Lalu pada jam empat sore, ia tiba di kelas sang guru. Lelah, tapi siapbelajar. 1
  2. 2. “Ia belajar lebih giat daripada kebanyakan siswa ekspatriatku yang kaya-kaya,” tutur sangguru. “Semangat Hani meningkat seiring dengan meningkatnya kemampuan bahasanya,tetapi aku makin patah semangat.”Hani tak mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dari universitas besar diAmerika. Ia belum pernah memimpin klub atau organisasi, karena di sekolahnya tak ada hal-hal seperti itu. Ia tidak memiliki pembimbing dan nilai tes standar yang mengesankan, karenates semacam itu tak ada.Namun, Hani memiliki tekad lebih kuat daripada murid mana pun.“Maukah Anda mengirimkan namaku?” pintanya untuk didaftarkan sebagai penerimabeasiswa.“Aku tidak tega menolak. Aku mengisi pendaftaran, mengisi setiap titik-titik dengankebenaran yang menyakitkan tentang kehidupan akademisnya, tetapi juga dengan pujiankutentang keberanian dan kegigihannya” ujar sang guru.“Kurekatkan amplop itu dan mengatakan kepada Hani bahwa peluangnya untuk diterima itutipis, mungkin nihil.”Pada minggu-minggu berikutnya, Hani meningkatkan pelajarannya dalam bahasa Inggris.Seluruh tes komputerisasi menjadi tantangan besar bagi seseorang yang belum pernahmenyentuh komputer. Selama dua minggu ia belajar bagian-bagian komputer dan carakerjanya.Lalu, tepat sebelum Hani ke Jakarta untuk mengambil TOEFL, ia menerima surat dari asosiasibeasiswa itu.“Inilah saat yang kejam, penolakan” pikir sang guru.Sebagai upaya mencoba mempersiapkannya untuk menghadapi kekecewaan, sang guru lalumembuka surat dan mulai membacakannya, Ia diterima! Hani diterima... 2
  3. 3. “Akhirnya aku menyadari bahwa akulah yang baru memahami sesuatu yang sudahdiketahui Hani sejak awal, bukan kecerdasan saja yang membawa sukses, tetapijuga hasrat untuk sukses, komitmen untuk bekerja keras dan keberanian untukpercaya akan dirimu sendiri” tutur sang guru menutup kisahnya.Kisah Hani ini diungkap oleh sang guru bahasa Inggris itu, Jamie Winship dan dimuat dalambuku “Chicken Soup for the College Soul” yang edisi Indonesianya telah diterbitkan.Cerita inspiratif yang menggugah hati dan pentingnya rasa percaya diri dipupuk sejak diniuntuk sukses tercipta bukan?Perjalanan menuju kedalam diri adalah bagian yang paling menyenangkan bagi kita yangingin terus meningkatkan kualitas karakter kita, ini disebabkan karena ada kepuasantersendiri dalam diri kita jika mampu “menaikkan derajat karakter”. Apalagi itu adalahkarakter seseorang yang kita cintai, berubah lebih baik dan jauh lebih baik lagi. Siapa lagikalau bukan anak kita tercinta.E-book ini akan sedikit menampar dan membuat anda tidak nyaman membacanya, terutamatentang apa yang anda anggap benar tentang cara mendidik anak dan meningkatkan rasapercaya diri anak, namun ternyata kebenaran anda salah.Dalam keseharian kita kita percaya bahwa percaya diri atau “nyali” adalah modal dasarkeberhasilan atau sukses. Jika kita tidak percaya dengan diri sendiri lalu apa kita bisamemaksa orang lain percaya dengan kita? Tidak bisa, percaya diri adalah modal dasar untuksukses di segala bidang, saat seorang anak percaya diri mampu menguasai pelajaran tertentumaka dengan mudahnya ia dapat menyerap pelajaran tersebut, saat kita orang yang jauhlebih dewasa percaya diri bahwa sanggup menyelesaikan tantangan pekerjaan makapekerjaan itu akan selesai dengan maksimal. Tentunya anda para pembaca pernahmengalami hal serupa bukan? 3
  4. 4. Betul sekali bahwa ada baiknya jika masalah percaya diri ini kita bahas dan tanamkan padaanak sedini mungkin, mengapa? Karena ini adalah “Mental Tools” yang mutlak dibutuhkanagar anak berhasil di dalam kehidupan pembelajarannya dan kelak kehidupan pilihannyasendiri. Percaya diri tidak diajarkan atau masuk dalam daftar mata pelajaran di sekolah,sebab tidak ada sekolah yang khusus mengajarkan materi percaya diri. Banyak sekali anak-anak muda sekarang ini setelah selesai sekolah butuh ilmu khusus untuk sukses dan ilmu inibernama “percaya diri”, dan mereka belajar kesana–kesini, keluar–masuk kantor, ganti-gantipekerjaan, untuk menemukan “Feel of Success” yang merupakan inti dari percaya diri. Percaya diri adalah modal dasar untuk sukses di segala bidangBaiklah, kita mulai. Seandainya anak-anak kita takut menghadapi kegagalan, niscaya merekatak akan bisa berjalan hingga kini. Sebab, sekedar untuk berjalan saja, banyak kesulitan yangharus mereka hadapi dan tak sedikit rasa sakit yang harus mereka tanggung. Hidungmungkin sudah lebih dari sepuluh kali tersungkur ke tanah hanya karena mereka belajarmerangkak. Lutut, entah berapa kali mengalami luka. Tetapi anak-anak tak pernah putusasa. Anak-anak senantiasa bersemangat, sampai orangtua memadamkannya dengan alasankasih-sayang. Apakah anda kenal dengan orangtua yang seperti ini? Seandainya anak-anak kita takut menghadapi kegagalan, niscaya mereka tak akan bisa berjalan hingga kini 4
  5. 5. Banyak sekali orangtua dan guru bertanya tentang topik ini “kenapa anak saya pemalu, anaksaya tidak punya rasa percaya diri, anak saya penakut” dan sebutan lainnya untukmemperjelas maksud yang sebenarnya adalah masalah rasa percaya diri. Apakah ini menjadisebuah masalah? Tentu iya. Karena banyak yang yang tanya dan berulangkali tanya untukmendapatkan solusi atas masalah ini. Anda pasti khawatir akan perkembangan kehidupansosial anda anda di masa depan. Selain itu, anak-anak juga akan selalu tergantung padaorangtuanya. Anak-anak pemalu cenderung membatasi pengalaman mereka, tidakmengambil risiko sosial yang diperlukan dan hasilnya mereka tidak akan memperolehkepercayaan diri dalam berbagai situasi sosial.Apakah ada kasus serupa? Banyak! Salah satu fenomena ini dapat menjadi ilustrasi nyatadalam kehidupan yang berkembang saat ini, ada banyak alasan orangtua memanjakan anak.Di kota besar, sudah menjadi alasan klasik apabila orangtua kasihan dengan anak yangditinggal sendirian di rumah hanya dengan pembantu. Maka semua fasilitas pun disediakan.Sementara itu, ada orangtua yang tergoda memanjakan anak karena trauma dengan masa 5
  6. 6. lalunya yang sulit dan pahit. Hidup dalam kemiskinan orangtua yang menyakitkan. Setelahdia menjadi “orang” alias kaya, dia ingin anaknya senang dan fasilitas diberikan secaraberlebihan. Akhirnya harga diri mereka pun relatif rendah dan percaya diri mereka tidak murnidari dalam diri mereka, tetapi bergantung pada “alat” yang mereka miliki (HP, Mobil,Perhiasan) sebab harga diri dan rasa percaya diri mereka dibangun atas apa yang merekamiliki (secara lahiriah) bukan pada karakter dan nilai hidup yang sehat.Akibat dimanjakan, daya tahan stres mereka pun tidak terbangun dengan baik. Tantangandan kesulitan menjadi barang mewah bagi anak yang dimanjakan ini. Hingga masa remaja,mereka tidak cakap membedakan mana itu keinginan (wants) dan kebutuhan (needs). Dalampengalaman kerja, di beberapa pusat rehabilitasi dan depresi ditemukan banyak dari remajatersebut besar dengan dimanjakan. Mereka tidak cakap mengelola konflik saat berada dibangku SMP dan SMU. Mereka mulai menghadapi berbagai kesulitan yang mereka tidakjumpai di rumah. Sebelum bisa mengendalikan keadaan, kau harus terlebih dulu mengendalikan diri sendiri ~ Napoleon HillDisiplin muncul bersama kendali diri, itu artinya orang harus mengendalikan semua kualitasnegatif. Hal yang menyiksa hidup anak kita sesungguhnya bukanlah kesusahan tetapi justrukesenangan berlebih. Mereka yang terbiasa dengan kesenangan, sering merasa tak pernahpuas dengan kesenangan. Sedangkan mereka yang terbiasa hidup dengan disiplin dan hidupdengan kesusahan, justru lebih tahan banting dengan kesusahan serta secara tidak langsungbelajar percaya bahwa diri mereka sendiri yang mampu menciptakan keberhasilan mereka.Nah dari beberapa penjabaran ini semoga kita diberi hikmat, kasih dan kebijaksanaanmengasuh anak-anak titipan. Terhindar dari perilaku yang bisa menjadi “penyiksa” anak-anakdengan memanjakan mereka secara berlebihan dan bukannya memupuk sesuatu yang lebihpermanen bagi kesuksesan mereka kelak. 6
  7. 7. Komitmen dalam menuntaskan masalah ini perlu kontribusi dari orangtua langsung. Kamiakan berikan solusi praktisnya dan aplikatif kepada anda yang memiliki masalah serupa, ataukepada guru agar bisa memberikan saran kepada wali murid jika ada anak yang mengalamipermasalahan serupa. Jika anda benar-benar memahami dan menerapkan semua yang ada didalam E-book ini, anda akan merasakan indahnya memiliki anak yang percaya diri, kehidupansosial anak yang sehat, pertumbuhan karakter yang signifikan dan kebahagiaan luar biasasaat jiwa anda “terpadu” dengan indahnya momen yang akan anda lalui bersama keluargaanda.Berikut adalah ciri dari anak yang memiliki rasa percaya diri rendah : 1. Anak takut berinteraksi dengan lingkungan sosial 2. Anak enggan untuk berangkat ke sekolah dan tempat-tempat keramaian 3. Anak tidak mau berkenalan dengan teman sebaya atau orang lain, cenderung menghindari kontak mata dengan orang lain, menarik diri, cemas ketika berhadapan dengan orang lain 4. Anak selalu menempel pada orangtua atau pengasuhnya, tidak mau ditinggal di sekolah 5. Rendahnya kepercayaan diri anak, memiliki konsep negatif takut tidak diterima di lingkungan 7
  8. 8. Ada 2 isu penting yang menjadi penyebab mengapa anak mengalami gangguan percaya diri,penyebab itu adalah : 1. Pola asuh yang salahPola asuh yang salah dapat menyebabkan perkembangan kemandirian sosial anakterhambat, misal orangtua dengan pengasuhan yang otoriter, cara mendidik yang salah danberdasar pada ancaman, kekerasan dan pemukulan setiap kali anak berbuat kesalahan ataubermain-main sesuatu, sering disalahkan, dipukul, diancam, dicela dan direndahkan ataupengasuhan yang over protektif. Kepercayaan diri anak sangat berhubungan dengan perlakuan orangtua kepada si anak justru pada masa-masa sebelum dia bersekolah. Dengan kata lain apa yang kita berikan kepada anak-anak pada usia dibawah misalnya 5 atau 6 tahun akan sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya sewaktu dia nanti memasuki sekolah. Perlakuan orangtua yang penuh kehangatan itu adalah suatu modal yang akan memberikan si anak kekuatan melangkah keluar dari lingkup rumahnya memasuki tempat yang asing baginya. Semakin seorang anak kuat berakar karena dia tahuPola asuh yang salah dapat menyebabkan dicintai dan diterima apa adanya di rumahnyaperkembangan kemandirian sosial anakterhambat sendiri, dia seolah-olah akan mendapatkan lebihbanyak energi untuk melangkah keluar menghadapi tantangan dan tuntutan dari luar.Kebalikannya, anak yang mengalami banyak ketegangan dan perlakuan orangtua lebihbersifat kritis, memarahinya atau hidup dimana orangtua mempunyai hubungan pernikahanyang tidak baik, anak justru tidak mempunyai kekuatan, dia justru merasa lemah danakhirnya waktu dia harus melangkah keluar, dia bukannya berani tetapi justru merasa takut. 8
  9. 9. 2. TraumaHal yang menjadi penyebab trauma bisa berasal dari pengalaman atau hal-hal yang tidakmenyenangkan di masa lalunya, misal saat dia mengerjakan soal dan kemudian jawabannyasalah, respon orangtuanya adalah memahari dan membentaknya. Atau saat salahmengerjakan soal di sekolah dia disuruh berdiri dipojok kelas sehingga malu, hal inimenyebabkan anak takut untuk menjawab pertanyaan karena trauma. Dan hal ini bisa sajaterjadi bukan hanya dalam kegiatan belajar saja tetapi dalam lingkungan sosialnya (diejekdan ditertawakan teman, perlakuan kasar dari teman dan lain-lain) Salah satu penyebab paling umum kegagalan adalah kebiasaanberhenti ketika seseorang ditundukkan oleh kekalahan sementara ~ Napoleon HillSaya pernah mengamati seorang anak membantu mamanya yang sedang sibukmempersiapkan sebuah acara di rumahnya. Karena melihat beberapa orang dewasa danmamanya sibuk memindahkan piring dari satu ruangan ke ruangan yang lain, sang anak puntanpa disuruh segera membantu mamanya dengan melakukan hal yang sama. Apa yangterjadi? Saat melihat anaknya membawa piring, meski tidak terlalu banyak, sang mamalangsung marah dan mengatakan, ”nanti kalau pecah bagaimana? Nanti kalau jatuh danterkena kaki bagaimana?” Sang anak pun menangis karena dimarahi. Entah apa yang ada didalam hati sang anak saat itu. Saat saya melihat kejadian itu langsung menebak kalausebenarnya sang anak hanya ingin membantu mamanya yang kelihatan capek karenamemindahkan piring dan sang anak hanya ingin membantu. Bila itu yang ada di dalam hatisang anak, tentu sang anak merasa sangat sedih dan bingung karena dia baru tahu kalaumembantu orang itu adalah sebuah kesalahan. Di lain waktu, bisa jadi sang anak menjaditakut membantu sang mama dan melakukan hal-hal yang lain yang dia rasa “berbahaya”. 9
  10. 10. Jadi apabila anda menghadapi situasi yang sama, akan lebih baik bila anda meminta sanganak untuk membantu malakukan hal yang lain, misalnya memindahkan sendok atau hal-hallain yang mudah untuk dilakukan seorang anak, dan diusahakan tidak memakai “marah” agartrauma tidak tercipta. Atau bahkan sering menakut-nakuti anak pada saat “menasehati” mereka, dengan mengatakan ”nak jangan masuk ke dalam ruangan itu, disana banyak kecoak, nanti digigit lho...” Mungkin sang anak akan langsung menuruti apa yang kita katakan. Namun mungkin kita tidak pernah memikirkan efek negatifnya. Hal-hal yang berbau “menakut-nakuti” tersebut, ternyata bisa menjadi salah satu penyebab anak tidak percaya diri. Bila kita mengalami kasus di atas, alangkah baiknya bila kita tidak menggunakan kata-kata yang bersifat menakut-nakuti, misalnya ”nak… main disini saja ya, disini kan tempatnya lebih luas dan lebih terang.” Intinya adalah hindariHal yang menjadi penyebab trauma bisa berasal kata-kata yang membuat anak takut dan ketakutandari pengalaman atau hal-hal yang tidakmenyenangkan di masa lalunya itu bukan pada anaknya tetapi orangtuanya yang takut, sehingga secara tidak sadar hal ini menghambat anak di masa depannya. Bahaya di masa lalu adalah orang menajdi budak Bahaya di masa depan adalah orang menjadi robot ~ Erich Fromm 10
  11. 11. Proses penumbuhan kepercayaan diri tidak melulu pada diri anak. Untuk membuat anak-anak percaya diri, orangtua harus percaya diri terlebih dahulu. Orangtua harus menjadi rolemodel yang sehat bagi anak-anaknya.Meningkatkan rasa percaya diri pada anak tidaklah semudah membalik telapak tangan. Bisajadi karena metode yang digunakan oleh orangtua kurang sesuai, maka rasa percaya diri anakjustru semakin lama semakin pudar. Peran orangtua dalam usaha meningkatkan rasa percayadiri pada anak sangat diharapkan. Rasa percaya diri pada anak akan berguna sepanjanghidupnya. Itulah hal yang dapat menguatkan motivasi pada seorang anak untuk tetap survivedalam kondisi yang berat. Ketika problematika sosial semakin kompleks maka rasa percayadiri juga akan semakin memegang perannya yang penting. Untuk membuat anak-anak percaya diri, orangtua harus percaya diri terlebih dahulu Orangtua harus menjadi role model yang sehat bagi anak-anaknya 11
  12. 12. Berikut ini adalah 7 cara meningkatkan rasa percaya diri pada anak : 1. Mengevaluasi pola asuhIdealnya setiap orangtua bersikap demokratis, memegang kendali namun tetap memberikankebebasan anak untuk berpendapat. Pola asuh demokratis adalah pola asuh yangmemprioritaskan kepentingan anak, akan tetapi tidak ragu-ragu mengendalikanmereka. Orangtua dengan pola asuh ini bersikap rasional, selalu mendasari tindakannya padarasio atau pemikiran-pemikiran. Orangtua tipe ini juga bersikap realistis terhadapkemampuan anak, tidak berharap yang berlebihan atau melampaui kemampuan anak.Orangtua tipe ini juga memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih dan melakukansuatu tindakan dan pendekatannya kepada anak bersifat hangat.Hasil dari pola asuh demokratis akan menghasilkan karakteristik anak yang mandiri, dapatmengontrol diri, mempunyai hubungan baik dengan teman, mampu menghadapi stress,mempunyai minat terhadap hal-hal baru dan koperatif terhadap orang lain.Kita tahu, bahwa persoalan anak adalah persoalan orangtua dan juga persoalan keluarga.Anak yang bermasalah akan mempengaruhi keseluruhan sistem keluarga, sebaliknya,keseluruhan sistem keluarga atau pola asuh juga dapat berkontribusi terhadap persoalanpada anak.Nah, pahami hal berikut dengan seksama. Sikap orangtua, akan diterima oleh anak sesuaidengan persepsinya pada saat itu. Orangtua yang menunjukkan kasih, perhatian,penerimaan, cinta dan kasih sayang serta kedekatan emosional yang tulus dengan anak,akan membangkitkan rasa percara diri pada anak tersebut. Anak akan merasa bahwa dirinyaberharga dan bernilai di hadapan orangtuanya. Dan meskipun ia melakukan kesalahan, darisikap orangtua anak dapat melihat bahwa dirinya tetaplah dihargai dan dikasihi. Anakdicintai dan dihargai bukan tergantung pada prestasi atau perbuatan baiknya, namun karenaeksisitensinya. Dikemudian hari anak tersebut akan tumbuh menjadi individu yang mampumenilai positif dirinya dan mempunyai harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sepertiorangtuanya meletakkan harapan realistik terhadap dirinya. 12
  13. 13. Anak perlu diajarkan untuk memiliki rasa percaya diri, yaitu mempunyai perasaan yangteguh pada pendiriannya, tabah apabila menghadapi masalah, kreatif dalam mencarijalan keluar dan ambisi dalam mencapai sesuatu. Ia juga perlu diajarkan untuk mempunyaiself respect (hormat pada diri sendiri), yaitu mempunyai perasaan yang konstruktif, hormatpada orang lain dan bersyukur pada apa yang dimilikinya.Hal ini dapat diupayakan untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta rasa hormat diri padaanak oleh orangtua. Diantaranya adalah dengan mendorongnya untuk selalu berupaya,menerima kelebihan dan kekurangannya, dan memberikan pujian dan hadiah padaperilakunya yang mengarah pada rasa percaya diri dan rasa hormat dirinya tersebut. 2. Pujian yang tepatPujian memang baik untuk anak, namun jangan berlebihan. Jangan mengulang pujian padaanak yang sifatnya membangga-banggakan talenta dirinya. Seperti "kamu adalah anakterpintar di sekolah" atau "kamu adalah pebasket terhandal". Jangan memberikan pujianyang membuatnya terbebani untuk selalu menjadi yang terhebat. "Berikan pujian padausahanya dalam meraih sukses, bukan pada talenta yang dimilikinya," jelas Shari YoungKuchenbecker, PhD, asisten profesor psikologi di Chapman University, Orange, California.Menurut penelitian di Columbia University, anak-anak merasa lebih senang dan mampumenghadapi tantangan ketika mereka mendapatkan pujian atas usahanya. Seperti denganmengatakan, "kamu bekerja keras" atau "hebat, kamu bisa menyelesaikan tugas denganbaik". Kata-kata motivasi lebih berbekas bagi anak-anak ketimbang pujian seperti "ayahbangga denganmu nak" Berikan pujian pada usahanya dalam meraih sukses, bukan pada talenta yang dimilikinya 13
  14. 14. 3. Agenda sosialisasiMasukkan jadwal sosialisasi dalam jadwal kegiatan anak. Anak sebaiknya tidak teraludisibukkan dengan les privat sehingga membuat ia lupa bermain dengan teman-temannya.Pastikan anak mempunyai waktu untuk menambah koleksi teman dan berinteraksi denganteman lama. Perhatikan lingkungan sosialisasi yang tepat buat anak, karena lingkungansosialisasi yang salah dapat memberikan pengaruh buruk. Pengaruh yang seperti apa? Antaralain sikap lingkungan yang membuat kita takut untuk mencoba, takut untuk berbuat salah,semua harus seperti yang sudah ditentukan. Karena ada rasa takut dimarahi inilah, kita jadimalas untuk melakukan hal-hal yang berbeda dari orang kebanyakan. Mau tunjuk tanganwaktu guru memberikan pertanyaan di dalam kelas, takut! Nah perhatikan hal-hal tersebut,jangan-jangan anak kita sudah “keracunan” oleh hal tersebut. Disamping itu, sering mengajak anak bermain dan bertemu dengan kerabat, sepupu, tetangga, bermain di taman bermain dan tempat keramaian lain juga sangat membantu anak. Siapkan anak untuk menghadiri acara sosial yang akan segera diselenggarakan dengan menjelaskan latar belakang,ekspektasi, serta para hadirin yang kira-kira datang ke acara itu. Kemudian, bantu anakberlatih bagaimana cara bertemu orang lain, tata krama di meja makan, keterampilan dasarberbicara dan bagaimana cara mengucapkan salam perpisahan dengan anggun. Ini akansangat membantu anak untuk menjadi lebih percaya diri.Belajar atau melatihnya untuk peduli dan berbagi terhadap sesama merupakan cara yangbaik untuk melatih kepercayaan diri anak. Dengan demikian mereka akan mempunyaikepekaan dan empati yang baik terhadap lingkungan sosialnya, sehingga merasa akanmerasakan betapa hidup ini begitu berarti bila bisa berbuat sesuatu yang positif. 14
  15. 15. 4. Kenalkan anak pada beragam karakter melalui ceritaHal ini dapat dilakukan dengan membacakan cerita fiksi, mengenalkan tokoh-tokoh yangada didalam cerita tersebut, atau bisa juga menceritakan pengalaman berteman guru atauorangtua, kemudian membiarkan anak memperlajari tokoh-tokoh yang diceritakan dan mintaanak untuk menceritakan kembali apa yang ia dengar dan pahami dari karakter tokoh-tokohtersebut.Selain itu, melalui penerapan kegiatan bercerita ini dapat membiasakan anak untuk menjadilebih terbuka mengekspresikan rasa senang dan rasa tidak senangnya terhadap berbagai halyang dialaminya dan berani tampil di depan kelas. Hal ini sesuai dengan hakikat belajar itusendiri, yakni memperoleh perubahan perilaku yang bersifat permanen yang dapatbermanfaat untuk menjalani kehidupan selanjutnya. Dan tidak mungkin tercapai tanpadisertai upaya, motivasi serta kemauan guru dan orangtua untuk lebih memahami danmelaksanakan peranan, tugas-tugas dan fungsinya sebagai pengelola proses pembelajaran 15
  16. 16. Melalui kegiatan bercerita, kepercayaan diri anak dapat ditingkatkan. Setelah diberi contohdan dibiasakan, anak akan lebih percaya diri ketika bercerita di depan kelas dan mampumengungkapkan pendapatnya dengan baik. Anak tidak malu lagi saat bergabung dengananak lain dan mau berkomunikasi dengan anak lain, serta mengerjakan setiap kegiatan yangdiberikan tanpa mengeluh. Hal ini akan membuat anak menjadi orang yang memilikikepercayaan diri tinggi dan tidak mudah menyerah serta putus asa sebelum mencoba suatutantangan.Agar penerapan kegiatan bercerita dapat dioptimalkan dengan baik maka materi harusdisesuaikan dengan karakteristik anak, misalnya dalam pemilihan buku cerita yang akandigunakan, media yang digunakan harus lebih menarik perhatian anak sehingga anak tidakmerasa bosan dengan kegiatan tersebut. Selain dua hal diatas, penerapan kegiatan berceritapun harus didukung dengan suasana hati anak (mood) dan tempat sekitar untuk bercerita(hindari ruang berisik) yang mendukung proses kegiatan tersebut. Variasi kegiatan berceritayang dilakukan mampu menarik perhatian anak untuk mengikuti kegiatan bercerita sampaiakhir. Dengan adanya penyajian dan pemberian kegiatan bercerita yang dilakukan denganmenggunakan berbagai media yang bervariasi (boneka peraga, sambil menggambar dan lain-lain) dapat melatih kepercayaan diri anak untuk melakukan setiap kegiatan baru tanpaadanya ketakutan dalam diri untuk mencoba. 5. Bermain peranHal ini untuk melatih anak berkomunikasi interpersonal. Misal, bermain telpon-telponan,guru atau orangtua sebagai penelpon, anak sebagai penerima. Atau bermain dengan bertamuke rumah tetangga, guru atau orangtua sebagai tuan rumah, anak sebagai tetangga yangberkunjung.Buat daftar berisi kalimat pembuka percakapan yang mudah digunakan anak untukbercakap-cakap dengan berbagai kelompok orang, misalnya orang yang telah dikenalnya,orang dewasa yang belum pernah ditemuinya, teman lama yang jarang dijumpainya, anak 16
  17. 17. baru di sekolah, atau anak yang sering bermain dengannya di taman bermain. Setelah itu,ajak anak untuk berlatih menggunakan kalimat-kalimat tersebut sampai merasa terbiasa dannyaman mengucapkannya.Salah satu trik yang dapat digunakan adalahmempraktikkan perbincangan via telepon denganpendengar suportif di ujung lain. Dengan demikian,anak tidak akan merasa tertekan seperti jikamelakukan pembicaraan tatap muka.Philip Zimbardo, orang yang terkenal sebagai pakardalam mengatasi rasa malu, merekomendasikanuntuk memasangkan anak pemalu dengan anakyang lebih muda darinya untuk berlatih dalamperiode singkat. Ciptakan kesempatan bagi anakuntuk bermain dengan anak lain yang lebih mudadarinya, misalnya adik, sepupu, anak tetangga atausalah satu anak kenalan Anda.Jika anak yang pemalu berusia remaja, coba menyuruhnya mengasuh anak kecil untukmempraktikkan keahlian bersosialisasi yang enggan dipraktikkannya dengan anak-anakseusianya. 6. Biarkan kesalahan terjadi dan berikan resiko teringanApa maksudnya? Tentu sebagai orangtua kita seringkali mendapati anak kita frustasi karenabelum berhasil memasangkan gambar puzzle, sehingga seringkali ditengah-tengah bermaintiba-tiba mereka menjerit dan bahkan menangis sendiri. Apa yang perlu anda lakukan adalah,dukunglah anak anda untuk mencoba sesuatu yang baru, selama hal tersebut tidakmembahayakan dirinya, mengurangi campur tangan anda untuk menjadi problem solvingdalam tantangan baru yang sedang dihadapinya. Biarkan anak anda melakukan ujicoba 17
  18. 18. selama hal tersebut tidak membahayakannya. Jangan anda buru-buru mengatakan "sini, biarmama saja yang buatin" karena hal ini akan membuat anak anda tidak belajar untuk mendiridan percaya diri.Anak yang tidak percaya diri sangatlah sensitif dengan hal ini, kesalahan dan kegagalanadalah hal yang paling menghantui mereka dan bisa menjadi trauma bagi mereka, bahkanmemikirkan resiko saja sudah seperti mendengar cerita horor. Kita sebagai orang dewasasangat paham jika kegagalan adalah proses yang menjadi satu paket dengan sukses. Danpahamilah, setiap manusia punya jatah gagal. Habiskan jatah tersebut ketika masih muda.Persiapkan anak anda untuk menemuinya dan belajar serta berespon positif dari setiapkegagalannya.Salah satu hal terberat bagi orangtua adalah melihat anak mereka "merasa kalah danakhirnya menyerah, betul? Saya ingin mengakhiri bagian ini dengan mengutip kata-kata bijakdari Robert T. Kiyosaki: "Di sekolah kita belajar bahwa kesalahan itu buruk dan kitadihukum karena membuat kesalahan. Tetapi, jika kita melihat bagaimana manusiadijadikan untuk belajar, kita belajar dari membuat kesalahan. Kita belajar berjalan saatterjatuh. Jika kita tidak pernah terjatuh, kita tidak akan pernah berjalan."Kunci lepas dari hambatan ini adalah cara nomor 1, pola asuh orangtua. Pahami dan terimaanak apa adanya saat menemui kegagalan dan dukung terus sampai terbentuk ”MentalKebal” terhadap kegagalan. Kegagalan yang tidak diolah dengan baik oleh anak-anak seringkali berdampak menjadi trauma. Dukunglah anak anda untuk mencoba sesuatu yang baru, selama hal tersebut tidak membahayakan dirinya 18
  19. 19. 7. Pahami kepribadian merekaInilah jebakan yang sering terlewatkan. Maksudnya? Setiap manusia yang lahir didunia selaludilengkapi dengan Kepribadian (Personality) dan kepribadian setiap manusia tidak bisa dipilih,karena sudah dikasi dari “sono” nya.Mengapa kita perlu membahas tentang kepribadian? Karena kepribadian adalah bagian daridiri manusia yang sangat unik dimana kita memiliki kecenderungan yang cukup besar untukmerespon segala sesuatu. Dengan memahami kepribadian anak berarti kita telah menyingkatwaktu kita untuk menebak-nebak, berusaha mengerti dan memahami anak kita, kita bisajauh lebih mudah untuk memahami seseorang anak dengan memperhatikan tipologikepribadiannya. Kepribadian ini membagi manusia menjadi empat golongan besar yaitukorelis, sanguinis, phlegmatis dan melankolis.Koleris mewakili tipe kepribadian yang tegas dancenderung untuk memimpin, dia adalah seorangpemimpin yang dilahirkan. Pemimpin yangdilahirkan secara alamiah begitulah koleris. Ciri-cirinya To The Point, dia ingin segala sesuatunyacepat dan dilakukan saat itu juga, dia tidakbertele-tele tetapi pada titik ekstrimnya adalahdia bisa menjadi terlalu dominan dan terlalumengatur, terlalu mengontrol, sehingga orang lainbisa tidak tahan. Dia ingin segala sesuatunyadilakukan dengan sangat cepat kemudian bisa jadidia lupa beberapa detail-detail tentang hal pentingyang harus dilakukan. Itulah tipe kepribadiankoleris yang sejati. Orang koleris akan berpakaian Koleris mewakili tipe kepribadian yang tegas dan cenderung untuk memimpin, dia adalahdengan praktis, simple, tidak mementingkan model seorang pemimpin yang dilahirkan 19
  20. 20. pakaian tetapi lebih mementingkan fungsi dari pakaian itu. Dan orang koleris biasanyaduduknya sangat tegak sekali dan ia berjalan dengan sangat tegak dengan kepala terangkatke atas. Pada kenyataannya tiap kepribadian itu memiliki kadarnya masing-masing, sangatkecil sekali kemungkinan kita untuk menemukan seseorang yang koleris sejati. Artinyaseratus persen koleris sementara di lain-lainnya itu nol semuanya. Seorang anak yang koleris,biasanya memiliki motivasi yang kuat dari dalam, istilahnya “ku tahu yang ku mau”. Jikaingin mengarahkan mereka, tunjukan keuntungan bagi anak jika mereka melakukan haltersebut. Misal: “jika kamu les bahasa inggris maka mudah bagi kamu untuk memahamiaturan dari permainan yang sering papa dan kamu lakukan, masih banyak permainan serupayang bisa kita mainkan”. Kepribadian adalah bagian dari diri manusia yang sangat unik dimana kita memiliki kecenderungan yang cukup besar untuk merespon segala sesuatuSanguinis adalah orang yang cerah, ceria, bisa mendengar suaranya jauh sebelum melihatorangnya, heboh sekali dan jika memakai pakaian pakaian biasanya berwarna cerah meriahdengan banyak sekali aksesoris, yah sanguinis adalah orang yang senang menjadi pusatperhatian. Jika anda datang ke pesta dan melihat satu orang dikelilingi yang lain, bercerita,semua terhibur dan tertawa, maka orang yang bercerita itulah seorang sanguinis. Ya,sanguinis adalah pusat perhatian. Jika Anda melihat orang sanguinis berpakaian cerah warnawarni dan banyak aksesoris, dia tidak akan risih dengan itu semua bahkan dia akan suka,karena dengan begitu dia bisa menarik perhatian orang lain. Orang sanguinis akan berjalandengan gayanya yang ceria dan akan menoleh ke kanan kiri dan melempar banyak senyumkepada orang-orang di sekitarnya. Seorang anak sanguinis merupakan anak yang sangatsenang sekali bermain dan berkumpul dengan banyak teman-temannya. Senang dengan 20
  21. 21. aktivitas “outdoor” atau kebersamaan yang menyenangkan. Tentu mudah bagi andamenerjemahkan bahasa saya berkaitan dengan anak sanguinis.Tipe koleris dan tipe sanguinis adalah tipe yang Ekstrovert, yaitu tipe yang terbuka kepadaorang. Orang sanguinis begitu sangat terbukanya, sehingga bisa cerita tentang banyak halkepada orang lain dan kemudian bisa dengan mudah melupakannya. Orang sanguinis denganbegitu mudahnya melupakan janjinya dan juga dengan begitu mudahnya dia akan langsungminta maaf. Orang koleris tidak akan melakukannya, dia akan gengsi untuk minta maafkepada kita. Tapi mereka dasarnya adalah orang-orang yang terbuka, orang-orang yangekstrovert. Berikutnya kita akan membahas bagian kepribadian yang Introvert yang tertutup.Di bagian ini ada dua jenis kepribadian dua tipelogi kepribadian yaitu Melankolis danPhlegmatis.Melankolis adalah seorang yang rapi, biasanyatulisannya rajin, rapi, lengkap, detail karena itu jikamereka kuliah catatan mereka biasanya akandipinjam oleh teman-temannya. Dan kemudian diaakan memiliki gaya dandan yang rapi, tidak ada satuhelai pun rambut yang tersisir keluar, semuanya rapiseperti diatur pada tempatnya. Seorang melankolisberpakaian selalu sangat rapi sekali, dimasukkandan suka warna warna yang memiliki perpaduanwarna yang cocok. Jadi tidak akan sembarangan,artinya dia tidak akan memakai bawahan yangberwarna hijau dan kemudian atasnya berwarnakuning cerah. Dia akan mempertimbangkan segalasesuatunya, itulah ciri orang melankolis. Jika Ciri-ciri anak melankolis yang sangat tampak adalah anak ini sangat teratur, suka kerapian,memendam sesuatu bisa dipendam sangat lama, seringkali mereka secara akademis adalah anak yang cerdas dan pandaingambeknya bisa sangat lama sekali, tetapi orang 21
  22. 22. melankolis sangat detail, begitu suka dengan data-data dan fakta-fakta. Yah itulah seorangmelankolis. Ia begitu ahli dalam perencanaan dan analisa. Ciri-ciri anak melankolis yangsangat tampak adalah anak ini sangat teratur, suka kerapian, seringkali saya jumpai merekasecara akademis adalah anak yang cerdas dan pandai. Anak melankolis sangat suka“mengontrol” semuanya sendiri. Terkadang menentukan pakaian yang akan dipakainya,makan apa sore ini dan sebagainya. Mereka terkadang suka mengingatkan kita, jika keluarkamar lampu dimatikan, tv atau laptop dimatikan.Phlegmatis adalah kepribadian yang suka melakukan segala sesuatu berdasarkan urutanyang telah diberikan, jika memang sudah begini ya begini tidak usah dipikirin yang lain lagi,yah pokoknya ikuti saja. Itulah phlegmatis, tipe pengikut yang setia. Dia bisa tahan dudukberjam-jam melakukan sesuatu berhari-hari, berminggu-minggu dan berbulan-bulan dimanaitu tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang yang koleris ataupun seorang sanguinis.Mereka tidak akan tahan duduk berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan melakukan satu hal yang sama berulang-ulang kali. Phlegmatis sangat cocokmelakukan itu semua, sangat setia dan bisa dipercaya untuk memegang rahasia. Itulah orangphlegmatis, mereka sangat mudah diatur mereka sangat toleran. Jika Anda punya anakphlegmatis, Anda bisa mengatakan “nak sekarang makan ya”, “ya” kalau anda sibuk, andabisa mengatakan “nak, sekarang mama lagi sibuk, nanti aja makannya ya”, “iya” anakphlegmatis tidak akan menuntut anda. Itu akan sangat berbeda dengan anak koleris “nakmakannya nanti ya”, “tidak! Aku maunya sekarang” itulah anak koleris. Anak phlegmatisbiasanya cenderung diam dan mengalah. Mereka sering menghindari konflik dan seringkalimerelakan peralatan tulisnya untuk dipinjam dan tak jarang terkadang merasa “ngga enak”untuk memintanya.Anak yang dari lahir dengan kepribadian koleris ataupun sanguinis yang kuat, maka rasaberani dan percaya dirinya sudah ada di dalam diri mereka, sejalan dengan aliran darahmereka, alias sudah include. Tetapi anak yang memiliki kepribadian phlegmatis danmelankolis, cenderung akan dianggap anak yang kurang berani atau tidak percaya diri. 22
  23. 23. Nah, pertanyaan saya apakah anda paham dengan kepribadian anak anda? Andamengetahuinya? Banyak orangtua yang tidak memahami ini dan langsung main vonis anaksaya tidak percaya diri dan konsultasi sana-sini (bisa jadi konsultasi ke tetangganya yangbukan pakar anak, bahkan sampai ke psikolog anak). Jangan salah, walaupun diatasdituliskan bahwa anak dengan kepribadian melankolis dan phlegmatis tidak sepercaya dirikoleris dan sanguinis, bukan berarti tidak dapat membantu anak melankolis dan phlegmatisuntuk percaya diri. Sangat bisa dan sangat mungkin sekali.Tetapi tidak jarang juga seorang anak koleris dan sanguinis yang salah pengasuhan jugamenjadi anak yang “pesakitan”, menjadi anak yang tidak percaya diri dan bermasalah dalamkehidupannya. Karena apa? Tidak ada buku panduan resmi saat anak itu lahir di duniasehingga orangtua tidak tahu bagaimana memperlakukannya. Seperti halnya saat andamembeli Blackberry, anda mendapat buku panduannya bukan? Untuk mengetahui caramengoperasikannya. Tapi hal ini tidak berlaku bagi anak kita, sehingga seringkali kita jumpaianak yang bermasalah karena salah perlakuan dalam mengasuhnya. Kepribadian adalah bagian dari diri manusia yang sangat unik dimana kita memiliki kecenderungan yang cukup besar untuk merespon segala sesuatu 23
  24. 24. Baiklah kita sudah sampai pada penghujung dari e-book ini, satu hal yang pasti dari kamiadalah harapan dan doa agar yang terbaik terjadi di dalam keluarga anda semua. Rasapercaya diri anak adalah warisan terindah bagi anak dari orangtua. Semoga apa yang kamiberikan ini dapat membantu generasi-generasi emas berikutnya menciptakan sesuatu yanglebih baik dan berguna bagi kehidupan masyarakat Indonesia.Salampendidikankarakter.com Hard Cover, Full Colour, Limited Edition Dapatkan di toko buku Gramedia terdekat 24

×