Your SlideShare is downloading. ×
Rko triyo rachmadi, s.kep. (2.1)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Rko triyo rachmadi, s.kep. (2.1)

9,636
views

Published on


0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
9,636
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
18
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. RENCANA KERJA OPERASIONAL (RKO) Nama Petugas : Triyo Rachmadi, S.Kep. Jenis Tugas : TKHI (Perawat) No Kloter : 55 SOC ( Kabupaten Kebumen) Gelombang : II Tanggal Berangkat : 08 Oktober 2012 Jam Berangkat : 07.15 WIB PETUGAS HAJI KLOTER EMBARKASI ADI SUMARMO SURAKARTA TAHUN 1433 H / 2012 MRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 1
  • 2. DAFTAR ISI HalamanHALAMAN JUDULDAFTAR ISIPENDAHULUAN 3URAIAN RENCANA KERJA OPERASIONAL PETUGAS TKHI : A. RENCANA KERJA OPERASIONAL PRA EMBARKASI 5 B. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI EMBARKASI 5 C. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI PESAWAT (SAAT KEBERANGKATAN) 7 D. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI JEDDAH (SAAT KEDATANGAN) 7 E. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI MAKKAH (PRA WUKUF) 8 F. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI ARMINA 10 G. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI MAKKAH (PASCA WUKUF) 12 H. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI MADINAH 12 I. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI JEDDAH (SAAT KEPULANGAN) 13 J. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI PESAWAT (SAAT KEPULANGAN) 14 K. RENCANA KERJA OPERASIONAL DI DEBARKASI 14PENUTUP 16LEMBAR PENGESAHAN 17RKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 2
  • 3. PENDAHULUAN Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala, karena berkatdan karuniaNya atas upaya pelayanan terhadap jamaah haji secara terus menerus dapatdilaksanakan, sehingga amanat Undang-Undang No. 13 Tahun 2008 Bab II Pasal 5 tentang“Penyelenggaraan Ibadah Haji” bertujuan untuk memberikan pembinaan, pelayanan danperlindungan yang sebaik-baiknya melalui sistem manajemen penyelenggaraan yang baik agarpelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan nyaman sesuai dengantuntutan agama serta jamaah haji dapat melaksanakan ibadah secara mandiri sehingga diperolehhaji yang mabrur. Penyusunan Rencana Kerja Operasional (RKO) diharapkan mampu menjadi peranan utamadalam manajemen karena merupakan proses yang tidak berakhir pada rencana tetapi merupakanpedoman yang harus ditindaklanjuti dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehinggaterwujud koordinasi dalam kesatuan tindakan. Sedangkan penyusunan Rencana kerja Operasional (RKO) petugas kloter ini mempunyaimaksud dan tujuan agar petugas kloter mampu memahami Rencana Kerja Operasionak (RKO),mampu menyadari pentingnya rencana operasional, mampu menyusun rencana kerja operasionalsecara baik dan benar serta mampu menjadikan rencana kerja operasional sebagai acuan dalammelaksanakan tugas sebagai petugas kloter. Selanjutnya kami selaku petugas haji yang menyertai Kloter Calon Jamaah Haji Kloter 55 SOCtahun 1433 H/ 2012 M (gelombang II) menyampaikan gambaran tugas-tugas kami secara globalsebagai berikut: 1. Rencana Kerja Operasional pra Embarkasi 2. Rencana Kerja Operasional di Embarkasi 3. Rencana Kerja Operasional di Pesawat (saat keberangkatan) 4. Rencana Kerja Operasional di Jeddah (saat kedatangan) 5. Rencana Kerja Operasional di Makkah (pra Wukuf) 6. Rencana Kerja Operasional di Armina 7. Rencana kerja Operasional di Makkah (Pasca Wukuf) 8. Rencana Kerja Operasional di MadinahRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 3
  • 4. 9. Rencana Kerja Operasional di Jeddah (saat kepulangan) 10. Rencana Kerja Operasional di Pesawat (saat kepulangan) 11. Rencana Kerja Operasional di Debarkasi Upaya mewujudkan peningkatan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji Kloter 55 SOC (Gelombang II) tahun 1433 H/2012 M, kami selaku petugas kloter mempunyai komitmen : IKRAR PETUGAS Bismillahirohmanirrohiiim Kami petugas Kloter Embarkasi Adisumarmo Solo Tahun 1433 H/ 2012 M berikrar dan berkomitmen: A. Mendahulukan pelayanan jemaah haji dari kepentingan pribadi B. Melayani jemaah haji secara profesional sepanjang waktu, dengan mengembangkan sifat : • Kreatif • Amanah • Jujur • Inovatif • Istiqomah • Disiplin • Rajin • Ikhlas • Sabar C. Melayani jemaah haji dengan menghindari sifat : • Dusta • Emosi • MalasRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 4
  • 5. • Egois • TamakDengan mempunyai Rencana Kerja Operasional (RKO) yang baik dan memegang teguh komitmenyang ada, Insya Allah pelayanan yang akan diberikan dapat memuaskan dan sesuai dengan harapansemua pihak terutama para jemaah haji.Demikian atas segala kekurangan harap dimaklumi dan dimaafkan serta atas perhatian danbantuannya kami ucapkan banyak terima kasih. Boyolali, 06 Oktober 2012 Petugas TKHI Kloter 55 SOC Triyo Rachmadi, S.Kep. URAIAN RENCANA KERJA OPERASIONAL PETUGAS TKHI AntisipasiHari/Tgl/Jam Lokasi Uraian Tugas Kordinasi Kasus Selasa, PRA A. RKO PRA EMBARKASI10 Juli 2012 EMBARKASI 1. Melakukan integrasi dengan Kemenag 07.30 – petugas yang ada untuk Kabupaten, 16.45 WIB memperoleh jadwal pembinaan Team Kloter, Persiapan Sampai calon jemaah haji TPHI, TPIHI, Berkas & dengan 2. Memperkenalkan diri pada Ka Ru / TKHD, TPHD, Paspor Rabu, Ka Rom pada waktu pembinaan di TPIHD, KaRu, 26 daerah Kabupaten Kebumen KaRom September 3. Mendeteksi secara dini calon 2012, jam jemaah haji yang termasuk07.30-16.00 golongan resiko tinggi, observasi WIB dan mandiri TKHI, KaRu, Obat-obatan 4. Mengingatkan kepada calon KaRom Emergency jemaah haji tentang kelengkapan dokumen kesehatan (BKJH) dan obat yang perlu dibawa 5. Berperan dalam pembinaan calonRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 5
  • 6. TKHI, TPHI, TPIHI, KaRu, KaRom jemaah haji dengan memberikan penyuluhan kesehatan yang meliputi : persiapan sebelum keberangkatan, kesehatan fisik dan mental, penyakit yang sering terjadi di seputar ibadah haji dan cara penanggulangannya Sabtu 1. Melaporkan kedatangan kepada06 Oktober WISMA petugas Team PPIH, 2012 ARMINA 2. Konsolidasi dengan semua TPHI, TPIHIJam 08.00 petugas kloter WIB Ahad, EMBARKASI H. RKO DI EMBARKASI07 Oktober (Asrama 1. Melapor kepada PPIH Embarkasi 2012 HajiDonohudan) 2. Menyerahkan Rencana KerjaJam 08.00 Operasional (RKO) Team Kloter sampai 3. Melakukan persiapan untuk dengan penyambutan calon jemaah haji di16.00 WIB embarkasi PPIH 4. Menyambut kedatangan para calon jemaah haji 5. Membantu petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam KKP pemeriksaan akhir kesehatan calon jemaah haji 6. Memantau calon jemaah haji Mendahulukan beresiko tinggi dan mengecek calon jemaah kelengkapan pengisian buku haji resiko kesehatan termasuk pengisian tinggi untuk lembar obat dan lembar vaksinasi pemeriksaan Meningitis 7. Mengikuti rapat pemantapan KaRu dan KaRom yang diselenggarakan oleh PPIH embarkasi 8. Menginformasikan kepada para PPIH, TPHI, calon jemaah haji tentang Balai KaRu, Pengobatan yang disediakan oleh KaRom, PPIH embarkasi TPHD, TPIHD, 9. Menganjurkan agar calon jemaah TKHDRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 6
  • 7. Mengecek obat yang dibawa sudah dicatat di BKJH atau belum haji ikut menjaga kebersihan lingkungan asrama Team Kloter, 10. Membantu pembagian Living Cost, KaRu, Gelang Identitas dan Kartu Makan KaRom, kepada calon jemaah haji melalui TPHD, TPIHD, KaRu dan KaRom TKHD 11. Melaksanakan pengamanan penyakit kepada calon jemaah haji terutama kewaspadaan terhadap Senin, EMBARKASI Kejadian Luar Biasa (KLB)08 Oktober 12. Meminta manifest bagi calon 2012 jemaah haji yang beresiko tinggiJam 04.00 dari petugas KKP dan WIB memantaunya 13. Membantu calon jemaah haji dalam pemeriksaan barang Senin, PESAWAT Q. RKO DI PESAWAT08 Oktober (Saat (Saat Keberangkatan) 1. Siapkan 2012 Keberangkatan) 1. Mengenalkan diri kepada crew obat daruratJam 07.15 pesawat terutama “ Puser “ dan yang di WIB mengecek persediaan / pesawat kelengkapan obat dan alat Team Kloter, tidak ada kesehatan di pesawat KaRu, 2. Jemaah haji 2. Memberikan penyuluhan terhadap KaRom, yang mabuk jemaah haji tentang penggunaan TKHD, TPIHD, di toilet di pesawat terbang TPHD, Crew perjalanan 3. Memberikan pengobatan kepada Pesawat diberikan jemaah haji yang sakit di pesawat obat anti dan mencatat di buku kesehatan mabuk 4. Memantau jemaah haji yang 3. Bila ada beresiko tinggi jemaah haji 5. Menginformasikan kepada “ Puser yang pusing “ apabila ada jemaah haji yang berikan obat gawat atau meninggal dunia di paracetamol pesawat 4. Sarankan 6. Membuat verifikasi AV bila ada kepadaRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 7
  • 8. jemaah haji yang meninggal dunia jamaah haji di pesawat untuk tidak 7. Mencatat obat-obatan / alat menunda kesehatan yang dipakai dalam makan formulir untuk pelaporan kepada pihak penerbangan TPHI, TPIHI, 8. Mencatat jemaah haji yang perlu KaRu, KaRom berobat ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Jeddah (laporan kesehatan) 9. Membantu TPHI dalam mengumpulkan sobekan lembaran paspor (Lembar “D”) 10. Mengecek makanan / catering sebelum dibagikan ke jemaah haji Senin, BANDARA KING R. RKO DI JEDDAH 08 Oktober ABDUL AZIZ, (Saat Kedatangan) 2012 JEDDAH Di Ruang Tunggu Team Kloter, Jam 14.45 1. Membantu jemaah haji turun dari KaRu, WIB pesawat KaRom,(10.45 WAS) 2. Memantau keadaan kesehatan TPHD, TPIHD, jemaah haji terutama pada jemaah TKHD haji resiko tinggi (“Resti”) selama pemeriksaan dokumen oleh petugas imigrasi Arab Saudi Di Tempat Istirahat 1. Melaporkan keadaan kesehatan jemaah haji ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Jeddah Sektor 2. Mengambil obat-obatan dan alat kesehatan (tas kloter) di BPHI jeddah / sektor air port serta mengecek kelengkapannya 3. Memantau kesehatan jemaah haji 4. Melayani jemaah haji yang sakit dan merujuk ke BPHI 5. Memberikan penyuluhan kesehatan kepada jemaah haji terutama kebersihan perorangan dan lingkungan 6. Memantau kemungkinan terjadinya KLB (Kejadian Luar Biasa) 7. Mengecek makanan / catering Team Kloter, Menghimbau sebelum dibagikan ke jemaah haji KaRu, kepada 8. Miqot Umrah KaRom, jemaah haji Persiapan berangkat ke Makkah TPHD, TPIHD, untuk 1. Mengecek kesehatan jamaah haji TKHD memakai melalui KaRu / KaRom terutama masker dan jamaah haji resiko tinggi (“Resti”) minum yang 2. Memberikan pelayanan kesehatan banyakRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 8
  • 9. kepada jemaah haji yang sakit E. RKO DI MAKKAH (PRA WUKUF) 1. Membantu jemaah haji turun dari bus terutama yang beresiko tinggi Team Kloter, 2. Bersama TPHI minta kepada KaRu, Maktab untuk mendapatkan KaRom, Selasa tempat / ruangan pelayanan TPIHD, TPHD, Jamaah haji09 Oktober MAKKAH kesehatan jamaah haji TKHD dihimbau 2012 (Tiba Di 3. Memantau kondisi kesehatan minum yangJam 01.45 Makkah) jemaah haji dan mengobati jika Petugas banyak WAS ada yang sakit serta bila perlu Maktab, merujuk ke Sektor disertai Petugas pencatatan Sektor 4. Melaporkan kondisi jemaah haji kepada Sektor 5. Thawaf Umrah 1. Memberikan pelayanan kesehatan Menempel kepada para jemaah haji pamflet 2. Mengadakan kunjungan rutin ke /leaflet lokasi kamar-kamar jemaah haji guna pos kesehatan memantau kondisi kesehatan di tempat – jemaah haji tempat yang 3. Menginformasikan lokasi strategis pelayanan kesehatan kloter 49 SOC kepada jemaah haji Selasa, 4. Memberikan penyuluhan09 Oktober kesehatan tentang Heat stroke, 2012 gizi, kesehatan lingkungan dan Jam 01.45 MAKKAH menjaga kondisi kesehatanWAS sampai (Selama di 5. Merujuk jemaah haji yang sakit dengan Makkah) yang tidak bisa ditangani di kloter Ahad, 21 ke BPHI / RSAS Oktober 6. Membuat dan menyampaikan 2012 jam laporan harian ke Sektor23.00 WAS 7. Mengecek serta melengkapi formulir pencatatan pelaporan dan obat-obatan / alat kesehatan 8. Membuat AV apabila ada jemaah haji yang meninggal dunia 9. Mengikuti rapat koordinasi bila ada. Ahad, MAKKAH 1. Bersama Team Kloter melakukan Team Kloter, Jemaah haji21 Oktober PRA ARMINA orientasi tempat ke Armina KaRu, harus banyak 2012 (3 Hari 2. Mendata jemaah haji yang sakit KaRom, minumJam 07.00 Sebelumnya) yang akan disafari-wukufkan TPHD TPIHD,RKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 9
  • 10. 3. Melaporkan jemaah haji yang akan disafari-wukufkan ke Sektor 3 (tiga) hari sebelum keberangkatan ke Arafah 4. Meningkatkan pemantauan dan Menjaga WAS penyuluhan kepada jemaah haji TKHD, Sektor kondisi 5. Menyiapkan obat-obatan / alat kesehatan kesehatan, kalau perlu anfragh obat untuk kebutuhan di Armina 1. Memantau kesehatan jemaah haji 2. Membanyu jemaah haji naik bus terutama yang beresiko tinggi Rabu, 3. Koordinasi antar TKHI, TKHD untuk24 Oktober MAKKAH membagi tugas di bus secara 2012 (Persiapan ke terpisah.Jam 14.00 Armina) WAS F. RKO DI ARMINA Team Kloter, 1. Membantu jemaah haji turun dari TPHD, TPIHD, bus terutama yang beresiko tinggi TKHD dan membantu menuju kemah 2. Memantau dan mengobati jemaah haji yang sakit Maktab 3. Merujuk jemaah haji sakit yang Kamis, tidak bisa diatasi sendiri ke BPHI,25 Oktober Mobile Hospital Arab Saudi atau ke 2012 RSASJam 07.00 Menjaga 4. Melaksanakan penyuluhan WAS ARAFAH kondisi kesehatan tentang Heat Stroke Sampai (Tiba di Arafah kesehatan dan dan pencegahannya PHBS dengan & Wukuf) minum yang 5. Mengecek makanan / catering18.00 WAS banyak sebelum dibagikan ke jemaah haji 6. Membuat laporan harian dan (9 diserahkan ke petugas PPIH ArabDzulhijjah) Saudi di Arafah 7. Meningkatkan kewaspadaan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) 8. Membuat AV jika ada jemaah haji yang meninggal dunia Kamis, 1. Membantu jemaah haji menaiki25 Oktober ARAFAH bus terutama yang beresiko tinggi 2012 (Persiapan Ke 2. Membagi TKHI dan TKHD di busJam 18.00 Muzdalifah) yang berlainan dan memantau WAS kesehatan para jemaah hajiRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 10
  • 11. 1. Membantu jemaah haji turun dari bus terutama yang beresiko tinggi 2. Memantau kesehatan jemaah haji 3. Membikan obat-obatan / pengobatan pada jemaah haji yang Kamis, sakit25 Oktober 4. Memberikan penyuluhan 2012 kesehatan tentang menjaga Jam 20.00 Team Kloter, kesehatan dan lingkunganWAS sampai KaRu, KaRom, MUZDALIFAH terutama mewaspadai suhu udara Udara dingin dengan TPHD, TPIHD, yang dingin24.00 WAS TKHD 5. Mengambil batu kerikil untuk melempar jumrah (9 6. Menghimbau jemaah haji janganDzulhijjah) terlalu jauh dri rombongan saat mencari kerikilJum’at, 26 1. Membantu jemaah haji menaiki Oktober MUZDALIFAH bus terutama yang beresiko tinggi 2012 (Persiapan Ke 2. Membagi TKHI dan TKHD di busJam 00.30 Mina) yang berlainan WAS 1. Melaporkan kepada petugas Sektor / PPIH di Mina tentang kondisi kesehatan jemaah haji 1. Membawa 2. Mengobati atau merujuk jemaah bekal haji yang sakit ke BPHI / RSAS makanan 3. Melaksanakan penyuluhan 2. Menghimbau kesehatan tentang Heat Stroke jemaah haji dan pencegahannya Jum’at, untuk tidak 4. Membantu menyiapkan Surat Team Kloter,26 Oktober mengambil Kematian bagi jemaah haji yang KaRu, KaRom, 2012 MINA waktu afdhal meninggal dunia di kemah (COD) TPHD, TPIHD,Jam 02.00 (Saat Tiba Dan 3. Banyak dan membuat AV TKHD WAS Selama Di minum 5. Meningkatkan kewaspadaan Tenda) 4. Jangan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) (10 menunda 6. Mengecek makanan / catering MaktabDzulhijjah) makan yang akan dibagikan ke jemaah 5. Sampah sisa haji makanan 7. Membuat laporan harian dan yang mengunjungi tenda-tenda jemaah menumpuk haji dibersihkan 8. Memantau sanitasi / sampahRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 11
  • 12. Jum’at,26 Oktober 2012Jam 06.00 1. Melontar jumrah dan membantu WAS pengaturan jemaah haji melempar Sampai jumrah Ula, Wustha dan ‘Aqabah dengan 2. Menyertai jemaah haji dalam Ahad, MINA (Jamarat) Kelelahan melempar jumrah secara28 Oktober bergantian 2012 3. Memantau kesehatan jemaah hajiJam 13.00 khususnya yang beresiko tinggi WAS(10,11,12Dzulhijjah) 1. Mengatur jemaah haji untuk kembali ke Makkah setelah selesai kegiatan di Mina baik Nafar Awwal Ahad, maupun Nafar Tsany bersama28 Oktober MINA petugas kloter TPHI, TPIHI, 2012 (Persiapan Ke 2. Mengawasi dan mengecek jemaah KaRu, KaRomJam 15.00 Makkah) haji supaya tidak ada yang WAS tertinggal dari rombongan 3. Melaporkan ke PPIH jika akan meninggalkan Mina menuju ke Makkah MAKKAH G. RKO DI MAKKAH (Tiba Di (PASCA WUKUF) Makkah) 1. Melaporkan kepada petugas Team Kloter, Jaga Sektor tentang kondisi kesehatan KaRu, Kesehatan jemaah haji KaRom, 2. Mencatat pemakaian obat-obatan TPHD, TPIHD, dan melaporkan ke Sektor TKHD, 3. Anfragh obat-obatan ke Sektor Petugas atau langsung ke Daker Maktab 4. Merujuk ke BPHI / RSAS apabila ISPA Ahad, 28 ada penderita yang tidak bisa Oktober diatasi di kloter 2012 5. Memantau kondisi kesehatan Jam 17.00 jemaah haji, visitasi dan membuat DiareWAS sampai laporan harian penderita (jemaah dengan haji) Kamis, 08 6. Mengirim laporan harian ke SektorNopember 7. Mengobati penderita dan 2012 memantau kejadian jamaah haji Jam 06.30 mengenai kemungkinan Kejadian WAS Luar Biasa (KLB) 8. Mengadakan penyuluhan kesehatan Sektor 9. Memantau kesehatan jemaah haji setelah Thawaf IfadahRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 12
  • 13. 10. Melaporkan kepada Sektor untuk jamaah yang perlu dipulangkan dini 1. Sebelum meninggalkan Makkah melakukan Thawaf Wada’ 2. Pengecekan kesehatan jemaah haji melalui Ketua Regu dan Ketua Rombongan MAKKAH Team Kloter, Kamis,08 3. Pengecekan pelayanan kesehatan (Akan Ke KaRu,Nopember dan obat-obatan Madinah / KaRom, 2012 4. Melaporkan ke Sektor tentang Persiapan Ke TPHD, TPIHD,Jam 06.30 kepindahan ke Madinah Madinah) TKHD WAS 5. Memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaaah haji yang sakit 6. Melaporkan jemaah haji yangmasih dirawat di RSAS dan BPHI ke Sektor H. RKO DI MADINAH Kamis, 1. Melaporkan ke Sektor tentang • Memakai 08 kondisi jemaah haji ke Sektor peralatanNopember 2. Menyampaikan laporan dan tebal / 2012 meminta obat-obatan ke Sektor maskerJam 08.30 3. Merujuk jemaah haji yang sakit • Banyak WAS Team Kloter, yang tidak bisa diatasi di kloter ke minum sampai KaRu, BPHI / RSAS hangat dan dengan KaRom, MADINAH 4. Menginformasikan lokasi Pos buahSabtu, 17 TPHD, TPIHD, (Saat Tiba Di Kesehatan Kloter kepada jemaah • MandiNopember TKHD, Madinah) haji cukup 1 2012 Petugas 5. Memantau kesehatan jemaah haji (satu) kaliJam 09.30 Maktab dan visitasi rutin sehari WAS 6. Mengobati jemaah haji sakit dan • Jatah melakukan pencatatan serta makanan membuat laporan harian catering 7. Memberi penyuluhan kesehatan segera 8. Membuat AV apabila terjadi dimakan jemaah haji yang meninggal dunia 1. Pengecekan kesehatan jemaah haji melalui Ketua Regu dan Ketua Rombongan serta Visitasi rutin 2. Pengecekan alat kesehatan danSabtu, 17 MADINAH obat-obatan bagi jemaah haji yang Team Kloter,Nopember (Akan sakit KaRu, KaRom, 2012 Berangkat Ke 3. Melaporkan jemaah haji yang TPHD, TPIHD,Jam 09.30 Jeddah) masih dirawat di RSAS dan BPHI ke TKHD WAS Sektor dan meminta bukti 4. Melaporkan ke Sektor tentang kepulangan ke JeddahRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 13
  • 14. I. RKO DI JEDDAH (Saat Kepulangan) 1. Melaporkan ke Sektor tentang Team Kloter, • Banyak kondisi jemaah haji KaRu, minum, 2. Memantau kondisi kesehatan Sabtu, KaRom, memakai jemaah haji 17 TPHD, TPIHD, masker JEDDAH 3. Melaksanakan pengamananNopember TKHD, • Catatan (Di Hotel penyakit kemungkinan terjadinya 2012 Petugas medis dan Transit) Kejadian Luar Biasa (KLB)Jam 12.15 Sektor obat- 4. Mencatat dan melaporkan sisa WAS obatannya obat-obatan ke BPHI • Meningistis 5. Mengobati jemaah haji yang sakit, BPHI • influenza jika perlu merujuk ke BPHI 6. Serah terima obat-obatan dan alat kesehatan 1. Membantu dan mengatur kelancaran jemaah haji turun dari bus 2. Memantau kesehatan jemaah hajiSabtu, 17 terutama jemaah haji yangNopember beresiko tinggi (Resti) Team Kloter, 2012 3. Mengusahakan jemaah haji “ Kelelahan KaRu,Jam 14.15 Resti” berdekatan dengan petugas JEDDAH KaRom, selama menunggu di Bandara (Di Bandara) TPHD, TPIHD, 4. Mengecek catering sebelum Makan jangan TKHD dibagikan ke jemaah haji ditunda 5. Memantau kemungkinan terjadinya KLB (Kejadian Luar Biasa) 6. Meminta obat seperlunya untuk persiapan di Pesawat Sabtu, PESAWAT J. RKO DI PESAWAT 17 (Saat (Saat Kepulangan)Nopember Kepulangan) 1. Membantu jemaah haji menaiki Team Kloter, Istirahat cukup 2012 pesawat dan perkenalan dengan KaRu,Jam 06.15 crew pesawat KaRom, WAS 2. Mengecek obat-obatan dan TPHD, TPIHD, memeriksa peralatan kesehatan di TKHD, Crew pesawat Pesawat Makan jangan 3. Memberikan pengobatan kepada ditunda jemaah haji yang sakit di pesawat dan mencatat di BKJH 4. Mencatat jemaah haji yang sakit pada formulir pengamatan penyakit di pesawat untuk diserahkan kepada KKP Debarkasi Indonesia (Laporan Penerbangan) 5. Mengingatkan agar Kartu Kuning K3JH dikirim ke Puskesmas setempat setelah 14 hari tiba di daerah asalRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 14
  • 15. 6. Membantu TPHI dalam mengumpulkan sobekan lembaran pasport (lembar Debarkasi) 7. Mengecek catering sebelum dibagikan ke jemaah haji 8. Memantau kemungkinan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) 9. Melaporkan jumlah dan kondisi kesehatan jemaah haji kepada Team Kesehatan Debarkasi (Laporan Penerbangan) Ahad, 18 PESAWAT 1. Melaporkan kepada Phuser 2Nopember (Menjelang (dua) jam sebelum mendarat jika 2012 Pendaratan) ada jemaah haji yang saki atauJam 08.15 meninggal dunia agar WIB disampaikan ke petugas bandara Ahad, DEBARKASI K. RKO DI DEBARKASI 18 (Asrama Haji 1. Membantu jemaah haji turun dariNopember Donohudan) pesawat dengan tertib, 2012 diutamakan lebih dahulu orangJam 10.00 yang sakit, udzur, jamaah WIB perempuan kemudian jemaah laki-laki 2. Melaporkan jumlah jemaah haji Team Kloter, dan kondisi kesehatan jemaah haji KaRu, kepada Team Kesehatan KaRom, Debarkasi (KKP) TPHD, TPIHD, 3. Merujuk jemaah haji yang sakit di TKHD, Crew poliklinik Debarkasi Pesawat, 4. Menyerahkan Buku Laporan Tugas Petugas PPIH setempat (Seksi Pemantau Debarkasi Petugas) 5. Menghimbau ke jemaah haji agar menyiapkan BKJH dan lembar K3JH yang akan distempel oleh petugas KKP yang kemudian akan disehkan oleh jemaah haji ke Puskesmas setempat 2 (dua) minggu setelah kepulanganRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 15
  • 16. PENUTUP Demikian Rencana Kerja Operasional (RKO) ini yang kami buat. Kami berharap semoga Rencana kerjaOperasional (RKO) petugas yang mendampingi calon jamaah haji kloter 55 SOC (gelombang II) tahun 2012 M/1433 H ini dapat menjadi asuhan/ pedoman kerja petugas kloter Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) selamabertugas baik petugas yang berasal dari pusat maupun daerah. Tentu kesempurnaan Rencana Kerja Operasional (RKO) ini jauh dari yang diharapkan masih banyakkekurangan serta kelemahannya. Untuk itu kami mohon kritik dan saran kepada Bapak/ ibu Fasilitator untukdapat melengkapi dan menyempurnakan sehingga dapat sesuai dengan yang diinginkan bersama. Semoga Alloh SWT meridhoi serta memberikan kemudahan kepada Kami di dalam melaksanakantugas mendampingi jamaah haji khususnya kloter 55 SOC, dengan demikian para jamaah haji dapatmelaksanakan ibadahnya dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan kinerja kamipun dicatat sebagai amalibadah oleh Allah SWT serta mendapatkan haji yang mabrur. AmiiiinRKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 16
  • 17. Boyolali, 06 Oktober 2012 Petugas TKHI Triyo Rachmadi, S.Kep. LEMBAR PENGESAHANRencana Kerja Operasional (Individual) disusun sebagai Pedoman dalam pelaksanaan tugas pendampingan pada jemaah haji khususnya di bidang pelayanan kesehatan Boyolali, 06 Oktober 2012 Fasilitator Petugas TKHI (Perawat)RKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 17
  • 18. Endang Winarni, S.Kep. Triyo Rachmadi, S.Kep.RKO Triyo Rachmadi, S.Kep. 18