Sistem Inovasi Sbg Key Leverage Pembangunan SDM Di Kalimantan

1,314
-1

Published on

Disampaikan dalam Seminar Sehari FISIP Uniska

Banjarmasin, 8 November 2009

Published in: Travel
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,314
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
29
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem Inovasi Sbg Key Leverage Pembangunan SDM Di Kalimantan

  1. 1. Sistem Inovasi sbg Key-Leverage Pembangunan SDM Kalimantan Disampaikan dalam Seminar Sehari FISIP UNISKA Muhammad Arsyad al Banjary Banjarmasin, 8 November 2009
  2. 2. Logical Framework of Thinking Kondisi Obyektif Kalimantan Trend Pergeseran Global Aktor Kunci: PERGURUAN TINGGI !! <ul><li>Kreatif </li></ul><ul><li>Kompetitif </li></ul><ul><li>Menguasai IPTEK </li></ul>INOVASI SDM
  3. 3. Kalimantan at a glance … Isolasi wilayah dan keterbatasan sarana transportasi Kemiskinan dan sarana pelayanan dasar yang tidak memadai (tidak layak)
  4. 4. Kesenjangan regional yg kronis Kalbar, Indonesia Sarawak, Malaysia
  5. 5. Peta Kalimantan & Rencana Pengembangan Infrastruktur Jalan Lintas Provinsi “ Segregated Island” MARTAPURA Sebamban Muarauya KOTA BARU P. SEBUKU Tanjung Batu Pudi Sungai Bali Sabanti Mekar Putih Batakan Takisong PLEIHARI MARABAHAN KANDANGAN Nanga Tepuai Tanjung Kerja Nanga Semangut PUTUSSIBAU Lupak Dalam PULANGPISAU Mandomai Bukit Rawi KASONGAN Kotabesi SAMPIT Tumbang Kunyi Kandui Belawah MUARATEWEH Patas Bengkuang Jenamas Bukit Bamba Bawan Tumbang Lahung Palantaran Bapinang Pangkoh Bahaur Hilir Montalat Ampah KUALAKAPUAS TANAHGROGOT BALIKPAPAN Kademan PENAJAM Kenangan Semoi Sepaku Samboja Loa Janan Kota Bangun Sebulu Muara Badak Anggana Sangasanga SAMARINDA Santan BONTANG SANGATA Muara Lembak Muara Wahau Km.100 Simpang Perdau Tali Sayan Km.100 Telukbayur /Labanan P. PANJANG P. MARATUA Sesayap Damai Melak Mentiwan Lasan Kebumesai Long Boh Ujoh Bilang Lembusan Longtop Long Pujungan Napaku Besar Long Paso TARAKAN P.TARAKAN P.BUNYU Tanah Merah NUNUKAN Manuk Ulu-ulu Long Bawan Sasipu Kubuang Pesaguhan Marau Menawa Tanjung Siduk Teluk Batang Aur Kuning Kotabaru Tj.Datu Sei Kakap SAMBAS Kartiasa Liku Balai Bekuak Meliau Bonti Semitau Merbau Bn.Martinus KETAPANG Ella Hilir Anjungan Seluas Kumai Pangkut Kudangan Rantau Pulut Penopa Tumbang Nanga Tanjung Puting Runtu SUKAMARA Kuala Jelai KUALA PEMBUANG Kotawaringin Lama U TANJUNGREDEP Sei Kelik Pagatan Sibau Hulu Bungan Nanga Badau Lanjak Ledo Jasa Lampeong Alang MEMPAWAH Km.65 LINTAS SELATAN Pasarpanas Pangkalan Lada Bereng Bengkel Sandai KUALA KURUN BANJARBARU SENDAWAR ke TAWAU (SABAH) Long Iram Sawah Datadian Sp. Muara Badak Marang Kayu Tanjung Palas Parenggean Hanjalipan Nanga Taman Balai Karangan Pemangkat NANGA BULIK TAMIANGLAYANG PURUKCAHU Asamasam Muara Taloke Sangkulirang Sei Kupang Kuala Kuyan Sp.Tiga Tumbang Sangai Tumbang Talaken Timpah Rabambang Tumbang Jutuh Nanga Tayap Tumbang Manjul Tumbang Samba LINTAS TENGAH Nanga Sokan Sei Pinyuh PANGKALAN BUN Asam Baru Riam LINTAS TENGAH Papar Punjung LINTAS SELATAN Kendawangan Simpang Merakai PUSAT KEGIATAN LOKAL (PKL) PUSAT KEGIATAN WILAYAH (PKW) PUSAT KEGIATAN NASIONAL (PKN) Sukaraja Tumbang Titi Batu Tajam Tebelian Rawak Sp. Sejiram Teraju Sei Pasar Pasir Panjang Benangin Manggalau Gn. Batu Besar Batu Belaman Bangkal Tumbang Senamang Tumbang Kaburai Muara Lahung Sekolakdarat Saripoi Tumbang Rahuyan Temajok Rasau Jaya Nanga Mentebah Kedukul Pendang PALANGKARAYA Muara Koman Kuaro Batu Kajang Metulang Long Nawang TANJUNG Manismata LINTAS SELATAN LINTAS UTARA Long Pahangai Nanga Mahap Sepiluk BUNTOK Kelua BARABAI RANTAU Tayan Nanga Kalis Melapi Nanga Erak Long Agung Labang LINTAS SELATAN LINTAS UTARA Mianas Tewah Tumbang Miri Sei Jalungen Takaras LINTAS TENGAH JALAN LINTAS UTARA JALAN LINTAS TENGAH JALAN LINTAS SELATAN JALAN ANTAR LINTAS JALAN LINTAS PERBATASAN JALAN LAINNYA BATAS NEGARA BATAS PANTAI BATAS PROPINSI BATAS KABUPATEN IBUKOTA PROPINSI KOTA IBUKOTA KABUPATEN Ibukota Kecamatan Tempat Lain Sambera BATU LICIN PARINGIN BANJARMASIN TENGGARONG LINTAS UTARA SINGKAWANG AMUNTAI Stagen Batu Putih Sei Gula Samuda Pimping Mensalong Patara Benuang Bisai Lembulut Long Midang Punan Long Kemuat Tiongohang Senaning Serimbu Sibadau Sosok Sei Durian Sei Hanyu Kubu Ujung Pandaran Pegatan P.NUNUKAN LEGENDA P. KARIMATA P. MAYA Aruk BENGKAYANG Tebas SANGGAU Pusat Damai SINTANG Tanjung SEKADAU NANGA PINOH Nanga Merakai Nanga Kantuk MALINAU TANJUNGSELOR Km.50 Batu Ampar SAMARAHAN PONTIANAK KUCHING SRI AMAN Tebedu Serian Entikong Jagoi Babang Biawak Lubok Antu Bau Lundu Balai Ringin Sanggau Ledo Serikin Ba’ Kelalan Kembayan NGABANG Beduai Balai Sebut Balai Sepuak Tou Lumbis Simanggaris Serudang TAWAU Salilir Ke Tambunan, Kota Kinabalu Ke Sandakan, Kota Kinabalu Lasan Tuyan Koridor 1 : Serudong (Sabah) – Simanggaris – Malinau – Tj. Redeb – Bontang – Samarinda – Balikpapan Koridor 2 : Salilir (Sabah) – Labang – Tou Lumbis - Mensalong Koridor 3 : Ba’ Kelalan (Sarawak) – Long Midang – Long Bawan - Malinau Koridor 4 : Lubok Antu (Sarawak) – Nanga Badau – Nanga Merakai – Sintang – Tanjung – Tayan - Pontianak Koridor 5 : Balai Ringin (Sarawak) – Jasa – Simpang Merakai Koridor 6 : Tebedu (Sarawak) – Entikong – Tanjung Koridor 7 : Serikin (Sarawak) – Jagoi Babang – Sei Pinyuh – Pontianak Koridor 8 : Biawak (Sarawak) – Aruk – Galing - Sambas – Singkawang – Sei Pinyuh Karangan Teluk Melano Kailau Galing Sejangkung LINTAS SELATAN
  6. 6. Potensi & Kekayaan Kalimantan Perikanan & Kelautan Kehutanan & Kayu Minyak & Gas Bumi Tambang & Mineral Wisata Alam Kelapa Sawit
  7. 7. IRONI & ANOMALI KALIMANTAN <ul><li>Kalimantan memiliki 2 titik ekstrim dlm pembangunan: kekayaan SDA yg melimpah di satu sisi, dan kemiskinan yg tinggi, infrastruktur yg minim, dan IPM yg rendah disisi lain  resource curse? </li></ul><ul><li>Kalimantan terintegrasi secara geografis (1 kontinen) namun terdisintegrasi secara kebijakan & manajemen pembangunan (perencanaan terpisah antar daerah). </li></ul><ul><li>Hubungan antar daerah yg bertetangga harus dicapai melalui “ Provinsi Perantara ”  Pontianak ke Palangkaraya; Muara Teweh ke Sendawar; dll. </li></ul><ul><li>Desentralisasi yg bertujuan untuk mendorong kreativitas & inovasi daerah serta mendekatkan birokrasi & mempercepat pemerataan pembangunan, justru menghasilkan Pemda yg egois & selfish. </li></ul>
  8. 8. Pergeseran Paradigma Ekonomi <ul><li>Tanah </li></ul><ul><li>Tenaga Kerja </li></ul><ul><li>SDA </li></ul>Agricultural Economy Industrial Economy Knowledge Based Economy <ul><li>Kapital </li></ul><ul><li>Mesin </li></ul><ul><li>Manajemen </li></ul>Keunggulan Komparatif Keunggulan Kompetitif
  9. 9. Ranking Daya Saing 71 Philipina 68 Vietnam 54 Indonesia 34 China 28 Thailand 21 Malaysia 7 Singapura 5 German 1 United States Ranking Negara
  10. 10. DAYA SAING ( Competitiveness ) <ul><li>Daya Saing diperlukan untuk: </li></ul><ul><ul><li>Menghadapi tantangan dan persaingan global </li></ul></ul><ul><ul><li>Meningkatkan kesejahteraan & kualitas hidup masyarakat. </li></ul></ul><ul><li>Keyword dalam daya saing: inovasi , yaitu: </li></ul><ul><ul><li>Cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi (UU No.18 / 2002 ttg Sistem Nasional Litbang & Penerapan IPTEK). </li></ul></ul><ul><ul><li>Memberikan nilai tambah atau meningkatkan mutu/nilai fungsi (Menristek, 2008). </li></ul></ul>Sumber : DRN, 2009
  11. 11. INOVASI <ul><li>Discovery (penemuan) adalah penyingkapan tentang suatu sifat baru dari suatu material / benda yg sudah dikenal atau sebelumnya sudah ada secara alami. </li></ul><ul><li>Invention (Invensi) adalah penemuan berupa ide yg dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yg spesifik di bidang teknologi, yg dapat berupa proses / hasil produksi / penyempurnaan dan pengembangan proses / hasil produksi. Invensi dapat dipatenkan , sedangkan discovery tidak. </li></ul><ul><li>Innovation (Inovasi) adalah perpotongan antara invensi dengan pandangan ( insight ) menuju ke penciptaan nilai-nilai sosial & ekonomi. </li></ul><ul><li>Invention is thinking new things; Innovation is doing new things (James Levitt). </li></ul>Sumber : DRN, 2009
  12. 12. SISTEM INOVASI <ul><li>Nelson dan Rosenberg (1993): Sistem inovasi merupakan sehimpunan aktor yg secara bersama memainkan peran penting dalam mempengaruhi kinerja inovatif (innovative performance) . </li></ul><ul><li>Himpunan lembaga-lembaga pasar dan non-pasar di suatu negara yg mempengaruhi arah dan kecepatan inovasi & difusi teknologi (OECD, 1999). </li></ul><ul><li>Freeman (1987): jaringan lembaga di sektor publik dan swasta yg interaksinya memprakarsai, mendatangkan, memodifikasi & mendifusikan teknologi-teknologi baru. </li></ul><ul><li>Pengertian istilah “sistem inovasi” pada dasarnya meliputi konteks “inovasi & difusinya.” </li></ul>Sumber : DRN, 2009
  13. 13. SISTEM INOVASI <ul><li>Kata “sistem” dalam istilah sistem inovasi menunjukkan cara pandang yg secara sadar memperlakukan suatu kesatuan (holistik) dalam konteks “inovasi dan difusi.” </li></ul><ul><li>Terdapat 5 tekanan perhatian yg diberikan pada bahasan tentang sistem inovasi, yaitu: </li></ul><ul><ul><li>Basis sistem sebagai tumpuan bagi proses inovasi beserta difusi inovasi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Aktor dan/atau organisasi (lembaga) yang relevan dengan perkembangan inovasi (dan difusinya), seperti misalnya pelaku bisnis, perguruan tinggi, lembaga litbang, pembuat kebijakan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Kelembagaan, hubungan/keterkaitan dan interaksi antar pihak yang mempengaruhi inovasi dan difusinya. </li></ul></ul><ul><ul><li>Fungsionalitas, yaitu menyangkut kegunaan/peran kunci dari elemen, interaksi dan proses inovasi dan difusi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Aktivitas, yaitu menyangkut upaya/proses atau tindakan penting dari proses inovasi dan difusi. </li></ul></ul>Sumber : DRN, 2009
  14. 14. Sinergi Lintas Aktor dalam Pengembangan Inovasi Sumber : UU No. 18/2002 Mengusahakan pendayagunaan manfaat keluaran perguruan tinggi dan lembaga litbang Menumbuhkan kemampuan perekayasaan, inovasi, & difusi teknologi Badan Usaha Mengatasi kesenjangan yg menghambat sinergi antara PT, lembaga litbang & badan usaha Memberikan dukungan & membentuk iklim yg kondusif Lembaga Penunjang Mencari berbagai invensi serta menggali potensi pendayagunaannya Menumbuhkan kemampuan pemajuan iptek Lembaga Litbang Meningkatkan kemampuan pendidikan & pengajaran, litbang, & pengabdian masy. Membentuk sumber daya manusia iptek Perguruan Tinggi TANGGUNG JAWAB FUNGSI
  15. 15. Prinsip Triangulasi 1: PELAKU Academician Business Government
  16. 16. Prinsip Triangulasi 2: PERAN / KONTRIBUSI Formulator Innovator & Generator Perubhn Evaluator / Assessor
  17. 17. Prinsip Triangulasi 3: MANFAAT Inovasi Kualitas kebijakan (Government) Kesejahteraan & pelayanan publik (Society) Profit & nilai tambah (Business)
  18. 18. Prinsip Triangulasi 4: MANAJEMEN SDM Peneliti Kelembagaan Dana Sinergi
  19. 19. Ilustrasi Inovasi GHANA KOREA SELATAN KAYA SDA MISKIN SDA EKSPLORASI SDA INOVASI & PEMBELAJARAN KESEJAHTERAAN KESEJAHTERAAN Sumber : DRN, 2009
  20. 20. KESIMPULAN <ul><li>Sinergi lintas aktor (PT, Pemda, Pengusaha, Masyarakat) adalah conditio sine qua non bagi upaya akselerasi pembangunan, khususnya bidang SDM di Kalimantan. </li></ul><ul><li>Kata kunci untuk mewujudkan penguatan SDM adalah Inovasi; sedangkan Perguruan Tinggi diharapkan bisa menjadi Aktor Kunci dalam memainkan peran sbg pencetak kader intelektual, agen perubahan, serta pusat inkubasi inovasi. </li></ul><ul><li>Ekses negatif Otda perlu dieliminasi dengan integrasi sistem pembangunan antar provinsi di Kalimantan (“ Kalimantan Incorporated ”)  intensifikasi Forum Kerjasama Revitalisasi & Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK). </li></ul>
  21. 21. Semoga Bermanfaat … Terima Kasih !
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×