• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Mari Bersyukur (be Thankful), part 1
 

Mari Bersyukur (be Thankful), part 1

on

  • 945 views

Materi disampaikan dalam Forum Budaya Kerja PKP2A III LAN Samarinda

Materi disampaikan dalam Forum Budaya Kerja PKP2A III LAN Samarinda

Statistics

Views

Total Views
945
Views on SlideShare
944
Embed Views
1

Actions

Likes
1
Downloads
71
Comments
0

1 Embed 1

http://www.slideshare.net 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Mari Bersyukur (be Thankful), part 1 Mari Bersyukur (be Thankful), part 1 Presentation Transcript

      • Disampaikan Dalam Forum KBK
      • PKP2A III LAN SAMARINDA – 2008
      Oleh: Tri Widodo W. Utomo Mari Bersyukur ...
    • Saat aku meloncat dari atap gedung … Kulihat pasangan yang kutahu saling mencintai di lantai 10 sedang bertengkar dan saling memukul ...
    • Kulihat Peter yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis di Lt. 9 …
    • Di Lt. 8, Ah Mei sedang memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya …
    • Di Lt. 7, Dani sedang minum obat anti depresi …
    • Di Lt. 6, Heng yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja setiap hari …
    • Di Lt. 5, Mr. Wong yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya …
    • Di Lt. 4, Rose sedang bertengkar hebat dengan pacarnya …
    • Di Lt. 3, pak Tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya …
    • Di Lt. 2, Lily sedang memandangi foto suaminya yang sudah meninggal 6 bulan yang lalu …
    • Sebelum melompat dari atas gedung, kupikir aku orang yang paling malang …
    • Sekarang aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekhawatirannya sendiri …
    • Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenarnya tidak begitu buruk …
    • Semua orang yang kulihat tadi, sekarang sedang melihat aku …
    • Kurasa setelah mereka melihatku sekarang, mungkin mereka merasa bahwa situasi mereka sama sekali tidak buruk …
    • Bersyukurlah atas dirimu apa adanya ... karena bila kamu membandingkan dengan orang lain, kamu akan terkejut dengan rahasia hidup mereka … B e grateful for whoever you are … coz if u compare it to others, you’ll be surprised of their secret life …
    • Bersyukurlah …
      • Be thankful that you don't already have everything you desire. If you did, what would there be to look forward to?
      • Bersyukurlah karena engkau tdk memiliki semua yang diinginkan. Jika engkau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari?
      • Be thankful when you don't know something, for it gives you the opportunity to learn.
      • Bersyukurlah saat engkau tdk mengetahui sesuatu. Karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar.
      • Be thankful for the difficult times. During those times you grow.
      • Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang engkau hadapi. Karena selama itulah engkau tumbuh menjadi dewasa.
      • Be thankful for your limitations, because they give you opportunities for improvement.
      • Bersyukurlah atas keterbatasan yg engkau miliki Karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.
      • Be thankful for each new challenge, because it will build your strength and character.
      • Bersyukurlah atas setiap tantangan baru Karena hal itu akan membangun kekuatan & karaktermu.
    • Bersyukurlah …
      • Be thankful for your mistakes. They will teach you valuable lessons.
      • Bersyukurlah atas kesalahan-kesalahan yg engkau perbuat Karena hal itu memberimu pelajaran yg sangat berharga.
      • Be thankful when you're tired and weary, because it means you've made a effort.
      • Bersyukurlah ketika engkau lelah dan tdk berdaya, karena berarti engkau telah membuat suatu perbedaan.
      • It's easy to be thankful for the good things. A life of rich fulfillment comes to those who are also thankful for the setbacks.
      • Adalah mudah untuk bersyukur atas hal-hal yg baik. Adapun kehidupan yg bermakna adalah bagi mereka yang juga bersyukur atas kesulitan yg dihadapi.
      • Gratitude can turn a negative into a positive. Find a way to be thankful for your troubles, and they can become your blessings.
      • Tingkah laku dapat berubah dari negatif ke positif temukanlah cara untuk bersyukur atas segala masalahmu maka masalah tersebut akan menjadi rahmat bagimu.
    • Blessing In Disguise oleh Lisa Nuryanti Sekali waktu ada seorang pria buta huruf yang bekerja sebagai penjaga sebuah gereja di Amerika Serikat. Sudah sekitar 20 tahun dia bekerja di sana. Suatu hari pemimpin gereja itu dipindahkan ke tempat lain dan digantikan oleh pemimpin baru. Pemimpin baru ini menerapkan aturan baru. Semua pekerja harus bisa membaca dan menulis agar mereka bisa mengerti pengumuman yang ditempel di papan pengumuman. Penjaga yang buta huruf itu terpaksa tidak bisa bekerja lagi. Dia sangat sedih dan berjalan pulang dengan lemas. Dia tidak berani langsung pulang ke rumah, tidak berani langsung memberitahu isterinya. Dengan sedih dia berjalan pelan menelusuri jalanan. Setelah hari gelap sampailah dia di sekitar pelabuhan. Dia pun ingin membeli tembakau. Tapi setelah mencari kemana-mana, setelah mengelilingi beberapa blok, tidak ada satu toko pun yang menjual tembakau. Tiba-tiba, dia berfikir "Tembakau sangat perlu. Tapi di sekitar sini tak ada yang jual tembakau. Aku ingin jualan tembakau saja ah."
    • Dia pun pulang, lalu dengan penuh semangat menceritakan idenya untuk berjualan tembakau kepada isterinya. Dia tidak lagi menyesali nasibnya yang baru saja kehilangan pekerjaan. Kemudian dia pun membuka kios tembakau. Ternyata tembakaunya laku keras. Tak berapa lama, dia bisa membuka toko tembakau. Beberapa tahun kemudian dia bisa membuka beberapa cabang toko tembakau di tempat lain. Jadilah dia pedagang tembakau sukses. Ketika sudah jadi orang kaya, dia pun pergi ke Bank untuk membuka rekening. Tapi karena buta huruf, maka dia tidak bisa mengisi formulir. Karyawan Bank berkata "Wah, Bapak yang buta huruf saja bisa punya uang sebanyak ini, apalagi kalau Bapak bisa membaca dan menulis, Bapak pasti lebih kaya lagi." Dengan tersenyum dia berkata "Kalau saya bisa membaca & menulis, saya pasti masih menjadi penjaga gereja." Waktu dia dipecat, dia merasa sedih, putus asa, dan mungkin menyesali kejadian itu. Peristiwa itu merupakan musibah. Tapi kini, dia bisa melihat bahwa mungkin nasibnya tidak akan berubah menjadi seperti sekarang kalau dulu dia tidak dipecat. Apa yang dulu merupakan musibah, ternyata kini mendatangkan keberuntungan, menjadi berkah. Mari kita mencoba bersabar dan tabah dalam menghadapi apapun. Berdoa supaya bisa melihat berkah di balik musibah. Do not give up! See the blessings in disguise!
    • Jika populasi bumi berkurang hingga menjadi sebuah desa dengan hanya 100 orang penduduk, seperti apakah profil desa kecil yang beragam ini, jika seluruh perhitungan rasio kependudukan dianggap masih berlaku ? Philip M. Hartner, MD dari Fakultas Kedokteran Stanford University AS, mencoba menjawab atas pertanyaan ini. Berdasarkan analisanya, desa kecil bumi akan terdiri dari :
      • 57 orang Asia, 21 orang Eropa, 8 orang Afrika.
      • 14 orang berasal dari belahan bumi sebelah barat.
      • 52 perempuan.
      • 48 laki-laki.
      • 80 bukan kulit putih.
      • 20 kulit putih.
      • 89 heteroseksual.
      • 11 homoseksual.
      • 1 orang memiliki komputer.
      • 6 orang memiliki 59% dari seluruh kekayaan bumi, dan keenam orang tersebut seluruhnya berasal dari AS.
      • 80 orang tinggal di rumah yg tidak memenuhi standard.
      • 70 orang tidak dapat membaca.
      • 50 orang menderita gizi buruk.
      • 1 orang hampir meninggal.
      • 1 orang sedang hamil.
      • 1 orang memiliki latar belakang PT.
      DESA KECIL BUMI
      • Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki banyak makanan dan dapat membaca, anda adalah bagian dari kelompok terpilih.
      • Jika anda memiliki rumah yang baik, makanan, dapat membaca dan memiliki komputer, anda bagian dari kelompok elit.
      • Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat, anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup minggu ini.
      • Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan, anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.
      • Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati, anda beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat melakukannya.
      Marilah kita renungkan analisa Hartner & mulai dari hal-hal sbb:
      • Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat, anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.
      • Jika anda memiliki uang di Bank, di dompet, dan mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran, anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.
      • Jika orang tua anda masih hidup dan menikmat bahagianya kehidupan pernikahan mereka, maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yg dikategorikan langka.
      • Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan merasa benar-benar bahagia, anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tsb.
      Semoga anda menyadari bahwa hidup ini indah, hari ini adalah hari yang indah. Hitunglah karunia keberuntungan anda, dan sadarlah bahwa sebenarnya, kita adalah orang-orang yang sangat beruntung ...
    • & TERIMA KASIH Tetap Semangat !!
    •