• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi
 

Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi

on

  • 4,412 views

Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi ...

Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi
(Sebuah Pemikiran Awal tentang Pembangunan Wilayah Terpadu di Kalimantan melalui Konsep “Kalimantan Incorporated”)

Statistics

Views

Total Views
4,412
Views on SlideShare
4,393
Embed Views
19

Actions

Likes
3
Downloads
16
Comments
2

2 Embeds 19

http://www.slideshare.net 14
http://suluhdesa.blogspot.com 5

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

12 of 2 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Manjemen pembangunan harus berawal dari hati bukan money dan political semata.harus adanya hati pada mereka yang merasa memperkosa hak-hak masyarat dan memperbudak manajemen pembangunan sebagai senjatah dan berlindungi dari serangan hukum..' di sayangkan..skalii..
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Menyangkut manajemen pembangunan, sejahu ini sudah tepat dan sudah berjalan dengan baik. namun kesadaran dari pelaku pembangunan di daerah yang belum berjalan dengan baik. kunci dari manajemen pembangunan adalah bukan fisik pembangunan tetapi sejahu mana fisik itu dijaga dan dipelihara. pembangunan harus berawal dari manusia bukan pembangunan semata yang melihat keberhasil fisik dan memperoleh uang dari pusat. konkritnya pemirintah pusat boleh tegas dalam manajemen pembangunan tetapi daerah seakan berjalan tanpa terkendali.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi Manajemen Pembangunan Wilayah yang Terintegrasi Dalam Kerangka Desentralisasi Presentation Transcript

    • MANAJEMEN PEMBANGUNAN WILAYAH YANG TERINTEGRASI DALAM KERANGKA DESENTRALISASI (Sebuah Pemikiran Awal tentang Pembangunan Wilayah Terpadu di Kalimantan melalui Konsep “ Kalimantan Incorporated ”) Prepared by : Tri Widodo W Utomo
      • Reformasi Politik 1998
      • Desentralisasi 1999
      LATAR BELAKANG
      • Revolution of new public management .
      • The new age of state management .
      • Shift of regime dominated by bureau-professionalism to one dominated by managerialism.
      Pergeseran Tata Hubungan Pusat - Daerah menjadi Daerah – Daerah ?
    • Peta Kalimantan & Rencana Pengembangan Infrastruktur Jalan Lintas Provinsi MARTAPURA Sebamban Muarauya KOTA BARU P. SEBUKU Tanjung Batu Pudi Sungai Bali Sabanti Mekar Putih Batakan Takisong PLEIHARI MARABAHAN KANDANGAN Nanga Tepuai Tanjung Kerja Nanga Semangut PUTUSSIBAU Lupak Dalam PULANGPISAU Mandomai Bukit Rawi KASONGAN Kotabesi SAMPIT Tumbang Kunyi Kandui Belawah MUARATEWEH Patas Bengkuang Jenamas Bukit Bamba Bawan Tumbang Lahung Palantaran Bapinang Pangkoh Bahaur Hilir Montalat Ampah KUALAKAPUAS TANAHGROGOT BALIKPAPAN Kademan PENAJAM Kenangan Semoi Sepaku Samboja Loa Janan Kota Bangun Sebulu Muara Badak Anggana Sangasanga SAMARINDA Santan BONTANG SANGATA Muara Lembak Muara Wahau Km.100 Simpang Perdau Tali Sayan Km.100 Telukbayur /Labanan P. PANJANG P. MARATUA Sesayap Damai Melak Mentiwan Lasan Kebumesai Long Boh Ujoh Bilang Lembusan Longtop Long Pujungan Napaku Besar Long Paso TARAKAN P.TARAKAN P.BUNYU Tanah Merah NUNUKAN Manuk Ulu-ulu Long Bawan Sasipu Kubuang Pesaguhan Marau Menawa Tanjung Siduk Teluk Batang Aur Kuning Kotabaru Tj.Datu Sei Kakap SAMBAS Kartiasa Liku Balai Bekuak Meliau Bonti Semitau Merbau Bn.Martinus KETAPANG Ella Hilir Anjungan Seluas Kumai Pangkut Kudangan Rantau Pulut Penopa Tumbang Nanga Tanjung Puting Runtu SUKAMARA Kuala Jelai KUALA PEMBUANG Kotawaringin Lama U TANJUNGREDEP Sei Kelik Pagatan Sibau Hulu Bungan Nanga Badau Lanjak Ledo Jasa Lampeong Alang MEMPAWAH Km.65 LINTAS SELATAN Pasarpanas Pangkalan Lada Bereng Bengkel Sandai KUALA KURUN BANJARBARU SENDAWAR ke TAWAU (SABAH) Long Iram Sawah Datadian Sp. Muara Badak Marang Kayu Tanjung Palas Parenggean Hanjalipan Nanga Taman Balai Karangan Pemangkat NANGA BULIK TAMIANGLAYANG PURUKCAHU Asamasam Muara Taloke Sangkulirang Sei Kupang Kuala Kuyan Sp.Tiga Tumbang Sangai Tumbang Talaken Timpah Rabambang Tumbang Jutuh Nanga Tayap Tumbang Manjul Tumbang Samba LINTAS TENGAH Nanga Sokan Sei Pinyuh PANGKALAN BUN Asam Baru Riam LINTAS TENGAH Papar Punjung LINTAS SELATAN Kendawangan Simpang Merakai PUSAT KEGIATAN LOKAL (PKL) PUSAT KEGIATAN WILAYAH (PKW) PUSAT KEGIATAN NASIONAL (PKN) Sukaraja Tumbang Titi Batu Tajam Tebelian Rawak Sp. Sejiram Teraju Sei Pasar Pasir Panjang Benangin Manggalau Gn. Batu Besar Batu Belaman Bangkal Tumbang Senamang Tumbang Kaburai Muara Lahung Sekolakdarat Saripoi Tumbang Rahuyan Temajok Rasau Jaya Nanga Mentebah Kedukul Pendang PALANGKARAYA Muara Koman Kuaro Batu Kajang Metulang Long Nawang TANJUNG Manismata LINTAS SELATAN LINTAS UTARA Long Pahangai Nanga Mahap Sepiluk BUNTOK Kelua BARABAI RANTAU Tayan Nanga Kalis Melapi Nanga Erak Long Agung Labang LINTAS SELATAN LINTAS UTARA Mianas Tewah Tumbang Miri Sei Jalungen Takaras LINTAS TENGAH JALAN LINTAS UTARA JALAN LINTAS TENGAH JALAN LINTAS SELATAN JALAN ANTAR LINTAS JALAN LINTAS PERBATASAN JALAN LAINNYA BATAS NEGARA BATAS PANTAI BATAS PROPINSI BATAS KABUPATEN IBUKOTA PROPINSI KOTA IBUKOTA KABUPATEN Ibukota Kecamatan Tempat Lain Sambera BATU LICIN PARINGIN BANJARMASIN TENGGARONG LINTAS UTARA SINGKAWANG AMUNTAI Stagen Batu Putih Sei Gula Samuda Pimping Mensalong Patara Benuang Bisai Lembulut Long Midang Punan Long Kemuat Tiongohang Senaning Serimbu Sibadau Sosok Sei Durian Sei Hanyu Kubu Ujung Pandaran Pegatan P.NUNUKAN LEGENDA P. KARIMATA P. MAYA Aruk BENGKAYANG Tebas SANGGAU Pusat Damai SINTANG Tanjung SEKADAU NANGA PINOH Nanga Merakai Nanga Kantuk MALINAU TANJUNGSELOR Km.50 Batu Ampar SAMARAHAN PONTIANAK KUCHING SRI AMAN Tebedu Serian Entikong Jagoi Babang Biawak Lubok Antu Bau Lundu Balai Ringin Sanggau Ledo Serikin Ba’ Kelalan Kembayan NGABANG Beduai Balai Sebut Balai Sepuak Tou Lumbis Simanggaris Serudang TAWAU Salilir Ke Tambunan, Kota Kinabalu Ke Sandakan, Kota Kinabalu Lasan Tuyan Koridor 1 : Serudong (Sabah) – Simanggaris – Malinau – Tj. Redeb – Bontang – Samarinda – Balikpapan Koridor 2 : Salilir (Sabah) – Labang – Tou Lumbis - Mensalong Koridor 3 : Ba’ Kelalan (Sarawak) – Long Midang – Long Bawan - Malinau Koridor 4 : Lubok Antu (Sarawak) – Nanga Badau – Nanga Merakai – Sintang – Tanjung – Tayan - Pontianak Koridor 5 : Balai Ringin (Sarawak) – Jasa – Simpang Merakai Koridor 6 : Tebedu (Sarawak) – Entikong – Tanjung Koridor 7 : Serikin (Sarawak) – Jagoi Babang – Sei Pinyuh – Pontianak Koridor 8 : Biawak (Sarawak) – Aruk – Galing - Sambas – Singkawang – Sei Pinyuh Karangan Teluk Melano Kailau Galing Sejangkung LINTAS SELATAN
    • IRONI & ANOMALI
      • Desentralisasi yg bertujuan untuk mendorong kreativitas & inovasi daerah serta mendekatkan birokrasi & mempercepat pemerataan pembangunan, justru menghasilkan Pemda yg egois & selfish.
      • Kalimantan terintegrasi secara geografis (1 kontinen) namun terdisintegrasi secara kebijakan & manajemen pembangunan (perencanaan terpisah antar daerah).
      • Hubungan antar daerah yg bertetangga harus dicapai melalui “ Provinsi Perantara ”  Pontianak ke Palangkaraya; Muara Teweh ke Sendawar; dll.
      • Konsep “Growth Poles” berubah menjadi “Concentric Zones”.
      • Semakin terisolasi suatu daerah; semakin langka supply barang dan jasa; semakin tinggi tingkat kebutuhan thd pelayanan; semakin rendah daya beli; semakin mahal harga kebutuhan bahan pokok.
      • Dll.
    • TEORI PENDUKUNG
      • Teori Desentralisasi dan Governance  decentralized governance .
      • Teori Pembangunan Wilayah ( regional development  spatial & economical ).
      REGIONAL DEVELOPMENT MANAGEMENT WITHIN THE FRAMEWORK OF DECENTRALIZED GOVERNANCE Grand Theory:
      • Desentralisasi
      KETERKAITAN TEORETIS Pemb. Wilayah convergent Asumsi: Desentralisasi Pemb. Wilayah divergent Hipotesis: “ Kalimantan Incorporated”
    • Kalimantan Incorporated
      • Integrasi & Interkoneksi Antar Provinsi ( level kontinen ), dan antar Kab/Kota ( level provinsi ).
      • Integrasi & Konsolidasi Pemda –– Stakeholder (khususnya pelaku usaha).
      • Integrasi & Interkoneksi Kota –– Desa.
      • Integrasi & Interkoneksi Produk/Potensi Lokal –– Pasar Global.
      • Integrasi sektor-sektor pembangunan ( pertanian, perdagangan, infrastruktur, transportasi dan perhubungan, komunikasi, dsb).
    • KARAKTEK STUDI
      • Pengembangan teori dan konsep (+ pengujian teori).
      • Aplikasi empiris (studi kasus).
      • Komparasi literatur ( lesson learned ).
    • Terima Kasih … Yogyakarta, 1 Nov 2007 Program Doktor (S-3) Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta