Khutbah arofah

2,026 views
1,859 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,026
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
50
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Khutbah arofah

  1. 1. Naskah Khutbah Wukuf di Arafah"$ َ%َْ()*ْ‫ ً ، وأ َ7@: اَن > إ َِ*3 إِ8, ا<ُ وَ.ْ :هُ 8َ 765ْ4 *3 1َ 0/َ .َ -, ا‬D)E$َ‫س وأ‬D, E)Gِ* HَIDَ J)$ َ%َْ()*ْ‫ِي 1َ 0/َ ا‬L*‫ْ : ِ<ِ ا‬M َNْ*َ‫ا‬َ ِ َ َُ َ ِ َ َ َ ْ ُ َ ْ َ ْ َ ِ ً َ َ ْ , ُ"$ 6ْO 3*PQَ‫)(ْ:هُ ور‬S ‫, :ا‬M َN$ ‫َ وأ َ7@: أَن‬TMْU0*ْ ‫ ا‬H َMْ0V "$ 4ِ*‫ن ذَا‬DَXَY 3ZGَْ ()[ َT*ِ ‫ ا‬Dَ E)َP ُ1ُ‫ ً وَ^6,فَ و‬D)E_‫ ر‬H0ْ56`*‫ا‬ْ َ َ َ ُ ُْ ُ َ ُ َ ً ُ , ُ َ ْ َ ُ ِ ِ ْ ِ َ َ ِِ ِ ْ َ ْ ُ َِ ِ ,َT*ِ ‫3 ا‬SَD)(ْaَ‫3 وأ‬ID َN^َ ‫َ آ*ِ3 وأ‬TGَS‫, : و‬M َNُ$ َ D)V:dQ َTGَS d/^ e@G*َ‫َ ، ا‬TEf ُN*ْ ‫3 ا‬dI‫ء ر‬h َMQً ‫ ذَا_6ًا أ‬iْZ0*ْ ‫ْ*)(َْ%ِ ا‬D)I َ‫ف‬Dَj ِِ َ ِِ ْ َ ِ َ ٍ ِ َ َ , ُ, ْ ِ َ َ ْ ِ ِ َِ ِ ‫ ا*0:ة‬H َMْ0V َl‫َى و‬Pn,Z)*‫,اد ا‬p*‫ْ6 ا‬O ‫ن‬qَY ِ<‫َى ا‬PnَZ)I ْl ِfْrَV‫ و‬eXْ^ْ‫س أُو‬D,E)*‫ ا‬Dَ@s5َ‫ ا‬hََY : :0َI D$َ‫ ، أ‬H$Dَn*ْ ‫م ِ ا‬Pَ5 ِ, ُْ ُ ِ ِ َ ْ ِ َ َ , ِ ْ ِ َ ْ ُ ِ ُ ُ ْ , َِ ِ ْ . ‫د‬Dَ0ِْuْ‫م ِ ا‬Pَِ* ِ ْPara tamu Allah, jamaah haji yang dirahmati Allah, Kaum musliminwalmuslimat dhuyuufullah wa dhuyuufurrohmaan…!Pada hari  yang  penuh rahmat dan maghfiroh ini, marilah kita panjatkanPuja dan puji dengan penuh rasa syukur yang setulusnya kepada Allah SWT.Yang telah menjadikan hari arofah ini sebagai hari yang teramat mulia. Pada hari  ini Allah mengabulkan semua pinta dan do’a hamba-hambanyayang  memanjatkan do’a kepadaNya. Sholawat dan salam semoga terlimpahbagi Nabi besar kita Muhammad Saw. Yang telah menyampaikan  risalahnyadari Allah  SWT untuk umatnya sehingga mengantarkan   umatnya ke jalanyang terang yang diridhohi Allah SWT.Saudara-saudaraku yang sedang berada di tanah suci, tanah Arafah, tanahyang diimpi-impikan oleh berjuta bahkan bermilyar umat Islam di seluruhdunia.Siang ini kita ditakdirkan oleh Allah berkumpul di tempat yang mulia ini,tempat dimana setiap do’a pasti akan dikabulkan, siapapun yang bertaubatdiantara kita, Allah pasti menerimanya dan mengampuni dosa-dosa kita,sebanyak apapun dosa-dosa itu melumuri tubuh kita.
  2. 2. Di tanah ini pula, saat ini hadirin hadirat sekalian, Allah membanggakankita, hamba-hamba-Nya, dihadapan jama’ah para malaikat.“Hamba-hamba-ku datang kepada-ku dengan rambut kusut masai darisetiap sudut negeri yang jauh. Wahai hamba-hamba-Ku, berpencarlahkalian dari arafah dengan (membawa) ampunan-ku atas kalian semua.”Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: HَY6‫َـ‬S ِ ‫م‬Pَ5 "$ ‫ر‬D, E)*‫)(ْـ:ا $" ا‬S 3ْY َ<‫ ا‬iَZ)‫َ6 $" اَن 5َ0ـ‬J)ْ_َ‫م ٍ أ‬P‫ $" 5َـ‬D$ ٍ َ ْ ْ ِ ِ َ ِ ً َ ِ ِ ِ ْ ْ ْ ِ ٌ ْ ْ ِ َ“Tiada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-hamba-Nya darineraka (melebihi) hari Arafah.” (HR. Muslim dari Aisyah RA).Kelebihan dan keistimewaan kita? Marilah kita menengok sejenak diri kitaini. Kita hanyalah seonggok tulang berbalut daging yang terusmembungkus aib dan ma’shiyat di sepanjang hari yang telah kita jalani.Tidak usahlah kita membayangkan yang jauh-jauh sekedar membaca Al-Fatihah pun kita belum fasih. Shalat kerap tidak khusyu’, membaca Qur’anhanya di ujung lidah. Berzikir tidak sampai menyentuh hati bahkan ketikasujud pun, kita jarang ingat kepada Allah. Entah mengapa kita dipilihmenjadi orang yang bisa bersimpuh di tanah Arafah ini? Mengapa wahaiSaudaraku?Semoga siapapun yang dihadirkan di padang ini tidak terbesit sedikitpundihatinya kebanggaan, sehingga merasa diri lebih baik dari yang lain.Berhajinya kita bukan merupakan jaminan bahwa kita lebih baik darisaudara-saudara kita di tanah air. Sungguh malu dan sangat malu jika kitamerenungi kehormatan dan kemuliaan ibadah haji ini dengan kualitas diri
  3. 3. kita yang sangat jauh dari kepantasan kualitas diri kita yang sangat jauhdari kepantasan kualitas seorang hamba yang shalih.Bahkan semua ini bisa menjadi “hutang” yang harus kita bayar dan kitapertanggung-jawabkan. Siapa tahu kita berada di tanah suci saat ini justruberkat doa orang-orang yang shalih yang memintakan ampunan untukjenis manusia yang berlumuran dosa seperti kita ini. Boleh jadi ampunanyang mereka mohonkan untuk kita itulah yang kemudian mengantarkankita berada di tanah suci ini.Saudara–saudaraku, kaum muslimin dan muslimat Rohimakumullah.Padang Arafah hari ini seolah-olah tampil sebagai miniatur padangMahsyar, dimana manusia berkumpul di hadapan kebesaran Allah SWTsemuanya bertanggung jawab atas perbuatan dan kelakuannya masing-masing. Pangkat, jabatan dan harta kekayaan yang selama ini kita kejarternyata tidak bisa menyelamatkan kita, bahkan keluarga terdekat kitaselama ini yang kita manjakan ternyata juga tidak bisa berbuat apa-apa,untuk membantu kita pada hari itu. Malah tidak jarang semua itu menjadialasan dan penyebab untuk menyiksa kita. Di Padang Arafah ini, kita puntelah menanggalkan atribut sosial kita, semua jabatan dan pangkat kitalepaskan pada hari ini. Yang melekat di badan kita hanyalah dua lembarkain putih. Kondisi seperti ini mengingatkan kita pada alam Barjah. Di alamBarjah nanti kita hanya ditemani kain kafan yang membungkus kita. Karenaitu tiada yang kita harapkan dari Wuquf kita saat ini.Tiada yang kita harapkan dari Wuquf kita saat ini, juga ibadah haji kitasecara keseluruhan kecuali terampuninya dosa-dosa kita dan terhapusnyakesalahan-kesalahan kita yang sudah melumuri sekujur “tubuh” kita, sebabkita sadar betul apalah artinya hidup dengan lumuran aib dan dosa yangmelekat di tubuh ini.
  4. 4. Dosa telah membuat manusia harus kehilangan keberkahan dalamhidupnya, juga keberkahan dalam rizki, harta dan apa saja yang dimilikinyaakibatnya manusia kehilangan ketenangan juga kebahagiaan justru ditengah–tengah genangan materi yang mengitarinya.Dosa telah membuat manusia kehilangan hati nuraninya, sehingga merekaberbuat, berbicara, mendengar dan melihat bukan lagi karena doronganhati nurani, melainkan karena kepentingan hawa nafsunya.Dosa telah membuat manusia kehilangan kepekaan terhadap sesama, nilai-nilai kasih sayang yang selama ini dijunjung-luhurkan dalam kehidupansesama manusia telah berubah, berganti menjadi kebencian danpermusuhan bahkan pertikaian saling jatuh menjatuhkan. Kedengkian punakhirnya menjadi penyakit epidemik, senang melihat yang lain susah dansusah melihat yang lainnya senang.Dosa telah membutakan mata hati manusia, sehingga mereka tidak lagibisa membedakan antara yang benar dan salah, haram dan halal,  haq danbatil. Akibatnya mereka kehilangan rasa bersalah saat berbuat salah, tiadabeban saat berbuat dhalim kepada sesama, bahkan banyak diantara merekabisa merasakan nikmatnya makanan hasil mencuri, sembarimembanggakan kepada orang lain.Dosa telah membuat manusia kehilangan rasa takut kepada Allah, jugakepada balasan buruk di akhirat kelak. Mereka juga kehilangan rasa cintakepada Allah juga kepada kebaikan. Saat rasa takut kepada Allahmenghilang maka akan hadirlah rasa takut kehilangan dunia, dan ketikarasa cinta kepada Allah pun tergadaikan maka akan muncullah rasa cintaterhadap dunia.
  5. 5. Dosa telah menggiring manusia kejurang-jurang kehinaan yang membuatmereka kehilangan kemuliaan yang tersimpan dalam nilai-nilaikemanusiaan dirinya.Para Hujjaj sekalian yang dirahmati Allah.Masih banyak yang bisa kita sampaikan tentang akibat dari dosa ini, yangintinya adalah mewabahnya musibah demi musibah yang menimpa tidakhanya umat manusia tapi juga kemanusiaan dirinya; musibah tersebutdiawali dengan merebaknya berbagai krisis, dimulai dengan krisis aqidahyang melahirkan krisis moral dan krisis-krisis yang akhirnya mendaparkanmanusia pada krisis peradaban.Dunia masa kini tak ubahnya bagai gelapnya belantara hutan di dalamnyaberkumpul segala macam binatang. Binatang-binatang tersebut harustunduk kepada hukum rimba yang sengaja diciptakan untuk melindungikepentingan mereka yang perkasa dan berkuasa. Entah sudah berpuluh,beratus, beribu, bahkan berjuta korban telah dipersembahkan buat santapan   mereka yang mengklaim, atau tepatnya memaksa dirinya,menjadi penguasa rimba belantara ini.Allah Ta’ala berfirman :“Telah nampak kerusakan di darat dan dilaut diakibatkan perbuatan tanganmanusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagai akibat perbuatanmereka, agar mereka kembali” (Arrum : 41)Melihat akibat-akibat dosa yang sedemikan mengenaskan lagimencemaskan ini, sebenarnya sudah cukup bagi kita untuk mengakhirinyasaat ini juga dan kita hapus.
  6. 6. Kelamnya masa silam dan kelabunya masa lalu dengan taubat nasuha. Kitabuka lembaran hidup baru yang sarat dengan warna putih yangmencerahkan  lagi menenangkan hati.Tamu-tamu Allah yang dirahmati-Nya…!Saat ini kita masih dikaruniai kesempatan hidup di dunia ini. Namun hidupsaat ini hanyalah bermakna menjalani sisa umur belaka. Bertambah waktubagi kita adalah satu langkah mendekati liang kubur. Entah sampai kapanAllah mengaruniakan sisa umur ini untuk kita. Boleh jadi ada diantara kitayang oleh Allah diberi kesempatan hidup bertahun-tahun lagi. Mungkindiantara kita ada yang sisa umurnya tinggal beberapa bulan ini, ataubeberapa pekan ini, atau boleh jadi ada diantara kita yang oleh Allah diberikesempatan untuk menghuni tanah haram ini sebagai tanah peristirahatanmenunggu saat-saat dibangkitkan di hari kiyamat nanti.Saudara-saudaraku sekalian yang dikasihi Allah !Sungguh alangkah indahnya jika umur yang tersisa ini, umur yang penuhdengan kasih sayang Allah, hari-hari yang kita lalui selalu sarat  denganmagfirrah dan rahmat Allah.Alangkah indahnya jikalau di sisa umur ini kita menjadi ahli sujud, yangselalu rindu bersujud kepada Allah, alangkah beruntungnya jika lidah iniselalu basah menyebut kalimah Allah, alangkah bahagianya adaikata harikita ini hari yang penuh keikhlasan, apapun yang kita lakukan  hanya Allahsaja yang kita tuju, hari-hari yang kita jalani adalah hari-hari yangbersemangat untuk memperbaiki diri agar dicintai oleh Allah, hari-hariyang tersisa menjadi hari-hari yang bersemangat untuk mempersembahkanyang terbaik untukNya, agar bisa menjadi bekal pulang.
  7. 7. Alangkah indahnya jikalau hari-hari yang tersisa ini menjadi hari-hari yangpenuh dengan kemuliaan, penuh dengan kebaikan, kita menantikan saatkepulangan kita dengan penuh harap agar bisa wafat husnul khatimah.Hadirin Hadirat sekalian !Alangkah indahnya jikalau malaikat Maut menjemput kelak, tubuh kitasudah bersih dari dosa, aib-aib sudah terhapus, orang-orang yang kitasakiti sudah mau memaafkan kita, tidak ada harta haram yang melekatpada tubuh ini. Alangkah bahagianya jika malaikat menjemput kelak, tubuhkita terbasuh air wudhu, air mata kita sedang menetes merindukan Allah,lidah kita sedang lirih nan syahdu menyebut nama Allah, keringat bahkandarah kita sedang bersimbah di jalan Allah. Alangkah beruntungnyaandaikata saat kepulangan nanti kita benar-benar sudah siap, bekal cukup.Duhai alangkah bahagianya kalau di akhirat nanti kita dipanggil Allahdengan seindah-indah panggilan. Kita dipertemukan oleh-Nya dengankekasih-kekasih-Nya tercinta, para nabi rasul, juga syuhada’ dan shalihin.Alangkah damainya jika diakhirat nanti kita bertemu denga Rasul kekasihkita Muhammad SWT, hidup bertetangga dengan beliau di surga AllahSubhanahu wa Ta’ala.Namun sebaliknya, alangkah malangnya bagi orang yang mati dalamkeadaan tidak terampuni, dosa berlimpah, aib menggunung, kenistaanbagai berselimut yang membungkus.mati dalam keadaan munafik. Mati ditempat ma’shiyat (na’uudzubillah).Wahai saudaraku, mau kemana lagi, hidup di dunia hanya mampir sebentar,bukan di sini tempat kita yang sebenarnya. Lihatlah anak-anak kecil sudahmulai hadir, merekalah yang akan menggantikan kita. Mungkin diantarakita ada yang beberapa tahun lagi, atau beberapa bulan lagi, atau ini
  8. 8. mungkin hari terakhir kita. Bisa jadi besok kita tidak bangun lagi. Siapkahandai malam nanti malaikat Maut datang menghampiri kita? walaubagaimanapun kita harus siap, karena kita pasti akan mati. Kita seringsekali   mempermainkan ampunan Allah, kita bertaubat, sesudah itu kitalanggar perintah Allah, kita terjang larangan Allah.Pada siang ini kita berkumpul disini ingin mengikrarkan sebagai manusiayang terpanggil dengan julukan manusia yang beriman, sebagai manusiabaru yang telah dicelup 40 hari lamanya, sebagaimana manusia yangmenyambut seruan dan panggilan Allah SWT 40 hari lamanya telah dibakarhangus dosa yang pernah kita lakukan, baik disadari ataupun tidakdisadari.Haru hati kami ya Allah pada siang ini, telah berbaur antara sedih dengangembira. Sedih karena kami harus berpisah dengan Padang Arapah yangpenuh barakah. Sedih karena mungkin kami harus mengarungi berbagaihidup yang mungkin akan ganas, khawatir kalau-kalau kami tidak kuasamenghadapinya. Kami ingat pada orang tua yang telah tiada, ingat pulapada handaitaulan, tetangga, kawan karib dan jama’ah yang telahmendahului kami, kami ingat semua.Terbayang pada ingatan kami perilaku yang tidak senonoh yang pernahkami lakukan. Ampuni ya… Allah dosa-dosa kami. Kami tak kuasamenderita akibat panasnya api neraka, namun dibalik semua itu perasaangembira kami meluap karena siang ini kami masih diberikan kesempatanuntuk berkumpul bersama ikhwal iman, sekalipun telah banyak yangberubah.Hadirin Kaum Muslimin Yang Berbahagia !
  9. 9. Betapa cepat roda perubahan mengitari kita. Di tahun lalu banyak diantarakita yang masih tampak segar bugar, namun kini telah terkulai lemah tidakberdaya. Bahkan ada pula tetangga Jama’ah Haji bersebelahan, atauJema’ah Haji yang telah mendahului kita.Kita tidak pernah menyadari kapan giliran itu tiba pada kita, sekalipun ajalitu datang tanpa permisi, masih juga kita beranggapan bahwa kematianhanya terjadi pada orang lain. Diantara kita ada yang masih mampu shalatberjama’ah setiap saat di tahun lalu, akan tetapi di tahun ini kemampuanfisiknya sudah menurun. Ditahun lalu ada yang masih mampu berjalanmengunjungi berbagai pengajian, namun di tahun ini sudah tidak berdaya.Bagi mereka ini kita panjatkan do’a semoga Allah memberikan tempat yangbaik di Jannatun-Na’imHadirin Kaum Muslimin Yang Berbahagia !Patut kita syukuri nikmat berkumpul di Padang Arafah seperti ini, yangentah berapa kali kita mengalaminya, hanya Allah yang mengetahuinya.Hati tak ingin cepat mati, namun ajal tak dapat ditolak. Alhamdulillah kitamasih diberi umur panjang sampai hari ini.Namun demikian pula patut kiranya kita resapi senandung seorang penyairyang berbunyi : ُx َ1ْ‫ْبِ اَو‬PُVsL*‫َ6ْك ا‬a "X* ! ‫ْا‬PُIPُZ)َ5 ‫س اَن‬D,E)*‫َ ا‬TGَS ‫َ6َض‬Y َ ْ َِ ْ ْ ِ َ ُxَ0^َ ‫َابِ ا‬P,J)*‫ْتَ ا‬PَY "X* ! ٌxْ0^ ِ‫ت‬Dَ()}h, E)*‫ِ ا‬TY 6ْ()~*‫وَا‬ ْ ْ َِ َ ِ ُ , ُx َ•ْSَ‫س ا‬D,E)*‫ ا‬HGْr€ "X* ! ٌxِْ•)S 3Y6^ ِTY 6:*‫وَا‬ ِ ََ َ ْ َِ َ ِِْ َ ُ ْ , ُ‫ْتَ $" ذَاك اَ[6ب‬Pَuْ‫" ا‬X* ! ٌxْ56[ ُ •)ِ •)َ5 :[ D$ s/ُ_‫و‬ َْ َ ْ ِ , َِ َِ ْ َ َ َ
  10. 10. Betapa nikmat manusia yang sempat taubat, !namun lebih nikmat apabila ia luput dari ma’shiyat. Alangkah berat menghadapi musibah, !namun lebih pahit apabila pahala tidak tergamit.Sungguh ajaib betapa waktu melenyap cepat, !tapi tidaklah lebih ajaib ada insan tak sadar saat.Setiap yang akrab terasa dekat, !akan tetapi tidaklah maut lebih melekat?Selanjutnya penyair bersenandung : ْ/$َ‚ْ‫لُ ا‬Pُj ُ‫َ„/ْ ! [: €6ه‬Z)7ِ‫هُ ا‬DَْV:I "$ Dَ5 َ ْ ,َ ْ َ َ ْ ُ ِ ْ َ ْ/ َ1َ‚ْ‫ْ3 ا‬E)ِ$ DَV‫ د‬T, Z) َ. ! HGْr€ ِTY ْ‫َل‬pَ5 e* ‫أَو‬ ُ َ ٍَ َ َْ ْ ْ/ َM0*ْ‫ ! وَا*~)(ْ6 ^:وقُ ا‬HَZ)„َI Tِaْ†)َ5 ُ‫ْت‬Pَ ْuَ ‫ا‬ َ ُْ َ ُ , ً ْ ْ/ َ1َ‚ْD)I ,8ِ‫ْتَ ا‬P$ َ8 ! Dَ@ِ*‫َا‬Pَ‫َ أ‬TGَS 6(^ِ ‫ا‬ ِ َ ْ ِْ ْ Wahai manusia yang disibukkan dunia, !yang terpedaya harapan hampa. Masih  jugakah  engkau  lalai, !sementara ajal semakin mendekat? Kematian datang dengan sigap, !kubur merupakan kurungan perbuatan. Bersabarlah karena kehebatannya, !tiada kematian tanpa ajal.Kematian tidak diundang ataupun dicegah. Ia datang tanpa permisi, tanpadiminta, tanpa mengenal anak ataupun remaja, tak pandang tua ataupunmuda. Datang atas perintah Allah SWT. Apa pula yang diungkapkan bumiyang kita injak? Anas bin Malik r.a mengatakan bahwa bumi tempat kitaberpijak merasa aneh melihat perilaku manusia. Sehingga bumi mencobamenarik perhatian manusia dengan sepuluh ungkapannya yang bernadasinis :
  11. 11. َTGَS 4 َN‡َa ، ِlEْˆَI ِTY ُ‫,ب‬L0ُa‫َ ‰َ@6ِي ، و‬TGَS l~ْ0َa‫ِ ، و‬lEْˆَI ِTY ‫َ ‰َ@6ِي ، و$َ~ْ6ُك‬TGَS Tَ0fَa ‫ْ" آدم‬I‫ ا‬Dَ5 ُ ْ َ َ ْ ْ ِ َ َ ِ َ ْ ْ ْ ََ َ ِTY ‫ْ:م‬E)َa‫َ ‰َ@6ِي ، و‬TGَS َ‫ل‬Dَuْ‫ُ ا‬Š َM ْ•َa‫ْ ، و‬lEْˆَI ِTY ‫َن‬p ْNَa‫َ ‰َ@6ِي ، و‬TGَS ‫ْ6ح‬rَa‫ْ ، و‬lEْˆَI ِTY ْlXْ()َa‫‰َ@6ِي ، و‬ َُ َ ْ ْ َ ِ ُ َ ْ ْ ُ َ َ ِ ِ َ ْ ْ . ‫َ ‰َ@6ِي‬TGَS ‫َ 6ام‬N*ْ‫َ)†ْ_ُ/ُ ا‬a‫ْ ، و‬lEْˆَI ْ ْ َ َ َ ِ“wahai bani Adam ! Engkau seharian modar-mandir berusaha di ataspunggungku, padahal perutku menjadi tempat kembalimu. Engkaumelakukan ma’shiyat di atas punggungku, namun kelak menangis dalamperutku. Engkau bersenang-senang di atas punggungku, namun bersedihhati di dalam perutku. Engkau tumpuk-tumpuk hartamu di atas perutku,padahal kelak engkau menjadi makanan ulat dan cacing dalam perutku.Engkau pongah di atas punggungku, namun menjadi hina dalam perutku.Engkau bersuka ria di atas punggungku, namun bermuram durja kelak didalam perutku. Engkau berpesta pora di sinar matahari, bulan dan lampu diatas punggungku, namun kelak kau masuk kegelapan dalam perutku.Engkau dapat berhimpun bersama-sama insan di atas punggungku namunkelak akan menyendiri dalam perutku”Allahu akbar 3x Walillahilhamd !Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah  !Cukup pedas peringatan demi peringatan yang mudah-mudahanmenggugah kita untuk dapat hidup seimbang. Islam tidak menghendakikaum Muslimin melulu memikirkan kematian dan kehidupan akhirat. Islammengatur kehidupan kita di dunia ini. Agama Islam adalah agama aturanhidup, bukan aturan mati. Diaturnya agar setiap insan hidup tertib. Untukdapat hidup tertib diperlukan sarana fisik dan material. Bahkan Allah SWT.berfirman  dalam Al-Qur’an“Sekiranya shalat telah ditunaikan, bertebaranlah kalian di bumi sambilmengharap karunia Allah. Dan berzikirlah sebanyak-banyaknya, semogakalian beruntung”. (QS Al-Jumu’ah : 10).
  12. 12. Hadirin Jamaah  Haji yang Dimuliakan Allah …!Tatkala Rasulullah SAW usai melontar ‘Aqabah, seorang sahabat berkata,“wahai Rasulullah, saya telah bercukur namun saya belum menyembelih”.Rasulullah berkata, “lakukanlah dan tidak ada beban bagimu (tidak apa-apa)”. Sahabat yang lain berkata, “Saya baru melempar setelah sore”.Puluhan orang bertanya mengajukan cara berhaji yang termudah untukmereka dan Rasulullah selalu menjawab, Laa Haraj. Abdullah bin Amirpernah menghitung dan tidak kurang dari 24 cara; bercukur sesudahmelempar, bercukur sebelum melempar, thawaf ifadhah sebelum melempardan lain sebagainya.Jadi, jelas bahwa Rasulullah SAW menghendaki kemudahan dalam ibadahjasmaniah ini, suatu ajaran yang maha bijak yang perlu diteladani dandiejawantahkan dikemudian hari.Para Jamaah Haji yang Dimuliakan Allah … !Kita ingin lebih dalam lagi memahami makna Haji Mabrur yang menjadidambaan setiap orang. Mabrur berasal dari kata “birrun” yang berarti“baik”. Sebab orang Arab selalu menggunakan kata “birrun” dengan arti“kebaikan”.  Sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surah ke-3 ayat 92:Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (birru), sebelum kamumenafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamunafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya. (Ali ‘Imron : 92).Ayat ini dengan tegas menjelaskan bahwa kebajikan adalah kepedulianterhadap lingkungan sosial. Sebab semua ajaran Islam dirancang untuk
  13. 13. memperkuat hubungan pribadi dengan Allah dan sekaligus memperkuataspek kehidupan konsekwensinya berupa hubungan baik dengan sesamamanusia.Sedangkan dimensi haji adalah urusan dengan Allah, namun efek yangditimbulkan darinya adalah penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan,sebagaimana termak-tub dalam pidato perpisahan Rasulullah SAW.Sedangkan makna dari “Haji Mabrur” adalah, ibadah haji yang diterima olehAllah. Haji yang diikuti dengan kebaikan-kebaikan. Adapun janji janji Allahkepada jamaah haji yang memperoleh kualitas mabrur tiada lain adalah Al-Jannah (surga). Sebagaimana ternukil dalam sebuah hadits : H,E)‫َآء إِ8, ا ْ*•َ ـ‬p َ1 3* Œْ* ‫ َ(ـْ6ور‬uْ‫ ا‬s- َN*َ ‫ا‬ ُ ٌ َُ َ َ ُ ُْ Haji mabrur tiada balasan kecuali syurga.Hadirin Jamah Haji Yang Berbahagia ….!Rasulullah SAW. menyatakan bahwa tanda haji mabrur adalah amalnyasetelah haji lebih baik dari pada sebelumnya : 3ِG)‫ْ6 $" [)(ْـ‬O d-‫َ ـ‬N*ْ ‫َ0: ا‬I 3G َMَS ِ َ ْ ِ ٌ َ َ ْ ُُPada kesempatan lain Rasulullah SAW juga bersabda di dalam hadistQudsi:“Jika hamba-ku mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal maka akumendekatkan diri-Ku sehasta dan apabila ia mendekatkan diri kepada- Kusatu hasta Aku mendekatkan satu lengan dan bila ia datang kepada-Kudengan berjalan aku datangi ia dengan berlari, Allah berfirman: barangsiapa lalai dari mengingat Yang Maha Rahman maka syaitan akanmenyesatkannya dan ia menjadi sahabatnya”.
  14. 14. Pada saat dan waktu yang hening dan sakral ini kita semua mengharaprahmat, ridha dan ampunan Allah SWT. Mudah-mudahan kita kembali ketanah air dalam keadaan bersih dan suci bagaikan anak yang baru lahir,mendapatkan Haji Mabrur.Ya Allah, wahai Yang Maha Mendengar, inilah kami hamba-hamba-Mu yaKarim, Hamba-Mu yang berlumur dosa bergelimang maksiat, kinimemohon kepada-Mu, wahai Yang Maha Rahman, betapapun kami tidakbisa melihat-Mu, tapi bukankah Engkau sedang menatap kami. Engkausudah tahu persis apa yang kami lakukan. Mata berumur ma’shiyat, telingaberlumur dosa. Engkau sudah mendengar seda kata yang terucap lisan ini.Engkau tahu persis setiap kebohongan kami. Engkau telah mengetahui janjiyangtidak kami tepati. Rabb, Engkau pun tahu apa yang dilakukan olehtubuh ini. Semua ma’shiyat yang pernah dilakukan telah Engkau saksikansemuanya. Malu rasanya dihadapan-Mu ya Allah, tubuh di depan-Mu inikami kotori dengan ma’shiyat, kami lumuri dengan aib.Ya Allah, Engkau tahu kebusukan hati kami, sering menyombongkan apayang kau titipkan, memamer-kan, riya, hati penuh kedengkian.Ya Allah, kami ingin merobah semuanya. Kau tahu betapa cape hidupseperti ini, betapa menderita hidup jauh dari-Mu, betapa sengsara hidupbergelimang dosa dan ma’shiyat.Rabb, jadikan saat ini benar-benar jadi saat ini benar-benar jadi saat kaurubah diri-diri kami, dari si busuk berlumur dosa menjadi orang yangterpelihara dengan Karunia-Mu,dari hamba-Mu yang nista berlumur aib,menjadi orang yang mulia disisi-Mu, dari si malas, lalai, menjadi orangyang terpelihara dengan karunia-Mu, dari si dungu yang tiada berilmumenjadi orang yang benar-benar kau selimuti dengan ilmu-Mu, ya Allah.
  15. 15. Ya Allah, karuniakan kepada kami ampunan-Mu… H َM ْ.َ‫6ةً ور‬r„$‫ْتِ ، و‬Pَuْ‫ْ: ا‬E)ِS H َ.‫ْتِ ، ورَا‬Pَuْ‫ [)(ْ/َ ا‬HَIPَa‫ َ … و‬DE@*َِ ‫ إ‬Dَ5 D ً.ْP~َV HَIPَa ، D ً.ْP~َV HَIPَa 4ُ*َ†)fَV D,Vِ‫ ا‬e@G*َ‫ا‬ ً َ َ ِْ َ َ َ ً َ َ ً ْ َ َ ُ ً ْ ُ ً ْ َ ْ , ُ, … ‫ر‬D, E)*‫ةَ $" ا‬D َ•,E)*‫ وا‬H,E) َ•ْ*DِI َ‫ز‬Pَr*ْ ‫بِ وا‬Df ِN*ْ ‫ْ: ا‬E)ِS Pْr0*‫ْتِ ، وَا‬Pَuْ‫َ0: ا‬I ِ َ ِ َ ِ ْ َ َ َ َ َْ َ ْYa Allah, berikan keteguhan bagi kami ya Rabb. Jangan biarkan kamitergelincir ya Allah dalam kema’shiyatan, jangan biarkan kami jatuh olehgodaan ya Allah, jangan biarkan kami terperosok dalam nafsu yangmenjerumuskan, berikan kekuatan kepada kami untuk menjaga diri yaAllah. Kami ingin selamat ya Allah…Rabb, jangan biarkan nafsu menggelincir kami dari jalan-Mu, janganbiarkan cinta kami kepada makhluk-Mu membuat kami menghianati-Mu,jangan biarkan dunia ini menipu, menyilaukan dan memperdaya kami.Rabb, karuniakan kepada kami indahnya hidup bersama-Mu…Rabb,  jadikan sisa umur ini menjadi orang yang benar-benar terpesonakepada-Mu, menjadi orang yang selalu merindukan-Mu, menjadi orangyang tak bisa melupakan-Mu. Jadikan hari-hari yang kami jalani hari-hariyang sibuk berbekal pulang kepada-Mu.Selamatkan orang tua kami ya Allah, tidak berhenti kami mendoakankeduanya, darah dagingnya melekat di tubuh kami. Shalihkan yang belumshalih, muliakan yang terhinakan Islamkan yang belum Islam, pertemukanbagi yang belum bertemu dengan orang tuanya di tempat yang berkah.Ya Allah, ampuni yang orang tuanya berlumuran dosa. Jadikan sisaumurnya menjadi orang mulia di sisi-Mu. Jadikan akhir hayatnya husnulkhatimah, lindungi dari siksa kubur ya Allah, jangan….jangan biarkanteraniaya di kubur ya Allah, jadikan ahli surga-Mu ya Allah. Golongkan kami
  16. 16. menjadi anak yang tahu balas budi, cegahlah kami dari perbuatan durhakasekecil apapun.Ya Allah, selamatkan hamba-hamba-Mu yang berbuat kebaikan kepadakami, juga selamatkan kaum muslimin yang pernah kami sakiti selama ini,berilah hatinya ridha dan mau memaafkan kami. Selamatkan kaummuslimin yang pernah menyakiti kami. Golongkan kami menjadi pemaafyang tulus.Ya Allah, lindungi kami dari sifat kikir, lindungi kami dari sifat amarah,lindungi kami darikemunafikan ya Allah.Lindungi kami dari perilakudzalimkepada siapapun.Ya Allah, jadikan saat ini saat kau ijabah doa-doa. Kepada siapa lagi yaAllah kami meminta? Sedangkan Engkau penggenggam jagat ini, sedangkanEngkau pemilik segala kejadian. Pada siapa lagi kami berharap selainkepada-Mu. Jamulah siapapun yang bermunajah dimanapun dengan Kauijabah doanya ya Allah.Ya Allah, kami ingin bisa pulang selamat, kami ingin bisa pulang selamat,kami ingin bisa pulang kepada-Mu ya Allah. Ya Allah lapangkan yangdilanda kesulitan, cukupi yang kekurangan rizki ya Allah, mudahkan yangsedang dililit kesulitan, bayarkan yang dihimpit hutang piutang, bahagiakanyang sedang dirundung kesusahan, angkat derajat yang selalu dihinadirendahkan. Lindungi yang teraniaya, khususnya saudara-saudara kami diPalestina. Teguhkan iman saudara-saudara kami ya Allah. Karuniakankesabaran, kemenangan bagi hambamu ya Allah. Kembalikan Masjidil‘Aqsha kepada umat-Mu ya Allah. Rabb, Engkaulah penggenggam musuh-musuh-Mu ya Allah. Rabb, karuniakan kepada kami berbuat sesuatu untukkemuliaan agama-Mu, untuk hambamu ya Allah.
  17. 17. Ya Allah berikan kemudahan untuk ibadah kepada kami. Karuniakan shalatyang khusyu’, hati yang ikhlas, orang yang cerdas, sehatkan lahir bathinkami. Ya Allla, sembuhkan yang sedang ditimpa sakit.Ya Allah, bagi yang masih berpikir jahat balikkan hatinya ya Allah, bagiyang masih durhaka bukakan kalbunya ya Allah, bagi yang berlumuranma’shiyat tuntun ke jalan-Mu, bagi yang masih kufur beri hidayah ya Allah,mereka juga hamba-hamba-Mu ya Allah.Ya Allah, berikan kesanggupan kepada kami untuk mengajak hamba-hamba-Mu ke jalan-Mu.Ya Allah, jadikan saat ini menjadi salah satu saat yang Engkau sukai, saatKau beri hidayah yang masih tersesat, Kau ampuni yang berlumuran salahdosa. Kau cahaya qalbu yang gulita. . Dً$Dَ$ِ‫ إ‬Žِn,Z) ُMْGِ* Dَ E)G0 ْ1‫ٍ وَا‬ŽSَ‫ [6ةَ أ‬Dَ E)aD,5‫ وذُر‬Dَ E)ِ1‫ $" أَزْوَا‬Dَ E* ْxَ َ DE,I‫ر‬ َ ْ َْ ُْ ,ُ ِ d َ ْ ِ َ َKaruniakan pendamping yang merindukannya, pernikahan yang berkah,rumah tangga yang sakinah, keturunan yang shalih shalihah, jangan terlahirdari diri kami keturunan yang durhaka.Ya Allah, jangan biarkan rumah tangga kami menjadi rumah tangga yangpenuh bencana. Ya Allah titipkan kepada kami keturunan yang lebih baikdari pada kami di hadapan-Mu. Jangan biarkan ada anak-anak yangmencoreng aib di wajah kami. Ampuni jika kami salah mendidik mereka, yaRabb. Ya Allah, jangan biarkan anak-anak kami menghujat kami kelak diakhirat-Mu mulia, dengan Kau masukkan kami semua bersama mereka kedalam Surga-Mu.
  18. 18. Ya Allah, andaikata bala bencana yang menimpa diri kami, negri kami,karena perbuatan ma’shiyat yang kami perbuat, jadikanlah saat ini saatampunan, ya Allah. Ampuni sebusuk apa pun diri kami, ampuni sebanyakapa pun dosa yang kami perbuat. Ampuni segala apapun masa lalu kami,ampuni segala apapun aib-aib yang kami sembunyikan selama ini.Ya Allah, ampuni jika selama ini kami mendustakan-Mu meremehkankeangungan-Mu, melupakan kasih saying-Mu. Ampuni jika ni’mat yang Kauberikan, kami gunakan untuk berkhianat kepada-Mu. Ampuni jikalau kamibegitu sombong kepada-Mu, ampuni amal-amal kami yang amat jarang ini:shalat kami yang hampir tiada khusyu’, ampuni shadaqah kami yang amatkikir, ya Allah. Ampuni kezaliman kami kepada orang tua kami. EngkauYang Maha Mengetahui luka dihatinya. Ampuni jikalau orang tua kamimenyesal melahirkan kami. Ampuni ya Allah, jikalau kami sering melukaidan melalaikannya. Ampuni jika ada orang yang terhina dan tersesat karenalisan kami, ampuni andaikata ada harta haram, makanan haram yangmelekat pada tubuh kami ya Allah. Hapuskan semuanya ya Allah.Rabb, selamatkan bangsa kami ini ya Allah, karuniakan pemimpin yang adil,pemimpin yang mencintai-Mu, mencintai umat-Mu.Ya Allah, muliakan agama-Mu ini. Jadikan Isla menjadi jalan keluar bagikrisis yang melanda Bangsa kami. Jangan biarkan musuh-musuh-Mumenodai dan memfitnah Dien-Mu. Kami yakin Allah, betapun merekaberusa keras ingin memadamkan Cahaya-Mu dari bumu ini, Engkau justruakan menyempurnakan Cahaya-Mu, sehingga memancarkan menerangiseluruh lorong persada alam–Mu ini, betapapun orang-orang kafir tidakmenyukainya.Ya Allah, hanya engkau pembalas segala kebaikan, lipat ganda rizkiterhadap siapapun yang membantu dan menjadi jalan bagi sampainya kami
  19. 19. di tanah haram ini. Angkat derajat mereka, muliakan hidup   mereka   di dunia ini, dan  masukkan  mereka   ke   dalam  Surga-Mu……Dَ5 ، ‫ر‬Pُ()َa "* ً‫رة‬D َ•a‫8ً ، و‬Pُ()n$ D ًNِ*D^ ً• َMَS‫رًا ، و‬Pُr„$ ً D)(ْVَ‫رًا ، وذ‬PX`َ$ Dً0Qَ‫ $)(ْ6ورًا ، و‬D• َ. 4ُ*َ†)fَV D,Vِ‫ ا‬e@G*َ‫ا‬ َ ْ ْ َ َ َِ ْ َْ َ َ ْ ْ َ َ ُْ ْ ْ َ ْ ُ َ ًّ َ ْ , ُ, . ‫ر‬PsE)*‫َ ا‬T*ِ ‫تِ ا‬D َMُGsU*‫ ا َ< $" ا‬Dَ5 Dَ E) ْ1ِ6Oَ‫ِ ا*~:ور ا‬TY D$ eِ*DَS ِ ْ َ ِ ْ ِ ُْ s َ َYa Allah, kami meminta kepada-Mu haji yang mabrur, sa’i yang masykur,dosa yang terampuni, perniagaan yang tiada pernah merugi. Jangan biarkanhaji kami menjadi fitnah. Jadikan haji kami ini membawa keberkahan bagikeluarga, keturunan dan lingkungan kami. Jangan biarkan kami mencemarikehormatan agama-Mu dengan haji ini.Ya Allah, undang kami kembali berhaji ke tanah suci ini bersama istri kami,keluarga kami, orang tua kami, sanak saudara kami, anak-anak danketurunan kami, juga tetangga dan sahabat-sahabat kami,   wahai YangMaha Mendengar, Engkaulah yang menggenggam segala kejadian.Ya Allah, hajat kami kepada-Mu begitu sangat banyak, hanya EngkaulahYang Mengetahui seluruh hajad dan kebutuhan kami. Kami memohonkepada-Mu ya karim, sepanjang hajad dan kebutuhan kami ini baikmenurutmu, dan memberi kemaslahatan dunia dan akhirat bagi kami, makapenuhilah hajad dan kebutuhan kami ini, juga hajad dan kebutuhanistri,keluarga, orang tua, dan saudara serta sahabat kami.Ya Allah, akhirnya berilah pada kesempatan ini ni’mat, karunia dankeselamatan untuk bisa berhimpun di bawah panji nabi-Mu MuhammadSAW. Beriringan dengan kafilah para nabi-Mu dan rasul-Mu, beriringandengan semua auliya’, syuhada’ dan shalihin, menuju surga-Mu, tempattidak seorang tertipu, tempat tidak seorang pun bisa bersedih, tempatsemua harapan berjawab, semua derita kan berakhir.
  20. 20. Ya Allah, tiada tempat berharap bagi kami selain kepada-Mu, tiada tempatbergantung bagi kami, selain Engkaulah tempat kembali kami. Penuhilahseluruh harapan kami ini ya Allah denga Kau ijabah seluruh pinta danharapan kami ini. Sungguh Engkau tidak pernah mengingkari janji-janji-Mu…

×