SISTEM BILANGAN &KODETRI NURPRATIWI41812120164
SISTEM BILANGAN DASAR SEPULUH(DESIMAL)Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka.Dimana tiap suku angka adalah merupa...
SISTEM BILANGAN DASAR DUA(SISTEM BINAIR)Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karenahanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1.D...
SISTEM BILANGAN DASAR ENAMBELAS (SISTEM HEKSADESIMAL)Mempunyai bilangan dasar (base) = 16.Kombinasi dari system bilangan h...
SISTEM BILANGAN DASAR DELAPAN(SISTEM OKTADESIMAL)Mempunyai bilangan dasar (base) = 8.Kombinasi dari system bilangan oktade...
MACAM-MACAM KONVERSIKonversi dari system desimalke system binairBilangan Bulat(235)10 = (…………….)2Hasilnya: (11101011)2Bila...
Konversi dari system binairke system desimalBilangan BulatContoh :(10111)2 = (……………) 101 0 1 1 1x x x x x24 23 22 21 2016 ...
Konversi binair kebilangan heksadesimalBilangan Bulat( 1110110111011)2 =(………….) 160001 1101 1011 10111 D B B (1DBB)16Bila...
Desimal Heksadesimal Binair01234567891011121314150123456789ABCDEF000000010010001101000101011001111000100110101011110011011...
Konversi bilanganheksadesimal ke bilanganbinairContoh :(ABC097)16 = (………….) 2A B C 0 9 71010 1011 1100 0000 1001 0111Hasil...
Konversibilanganoktadesimalke bilanganbinairContoh :(732)8 = (………)27 3 2111 011 010(111011010)2Konversibilangandesimal ke...
Konversi bilanganheksadesimal ke bilanganoktadesimalContoh:(AF821) 16 = ( …………..) 8Langkah 1: Konversi dari bilangan heksa...
PenjumlahanBilanganPenjumlahan BilanganDesimala. (125)10 + (200)10 =125200----- +325  (325)10b. (780)10 + (236)10 =780236...
Penjumlahan BilanganOktadesimala. ( 235)8 + (122)8 =235122------ +357  (357)8b. ( 7 4 2 ) 8 + ( 2 1 0 ) 8 =..…87 4 22 1 0...
Pengurangan BilanganPengurangan BilanganDesimala. (937)10 – (824)10 =937824---- -113  (113)10b. (785)10 – (398)10 =785398...
Pengurangan bilanganOktadesimala. ( 765 ) 8 – (342)8 =765342----- -423  (423)8b. (432)8 – (276)8 =432276----- -134  (134...
Kode yang mewakilidata• Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakankode biner yang berbentuk kombinasi 4 bit yaituBCD (Binary ...
BCD (BinaryCodedDecimal)DESIMAL BCD 4 bit0 00001 00012 00103 00114 01005 01016 01107 01118 10009 1001BCD merupakankode bin...
SBCDIC (Standar Binary CodedDecimal Interchange Code)• SBCDIC banyak digunakan pada komputer generasikedua.• SBCDIC menggu...
A B 8 4 2Alpha bit position1Numeric bit position0 0 = numeric 0 - 91 1 = huruf A – I1 0 = huruf J – R0 1 = huruf S - ZSBCD...
EBCDIC (Extended Binary Coded DecimalInterchange Code) atau ASCII (AmericanStandard Code for Information Interchange).• EB...
1 2 3 4 5 6 7 8Zone bits Numeric bitsHigh-order bits Low-order bits1 2 5 6 7Zone bits8Numeric bit0 0 = A - I1 1 = J - R1 0...
ASCII 7-bitASCII singkatan dari American Standard Codefor Information Interchange,dikembangkanoleh ANSI (American National...
Kemungkinan kombinasi ASCII , yaitu26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z26 buah huruf kecil (lower case) dari ...
ASCII 8-bitASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bitmulai banyak digunakan, karena lebihbanyak memberikan kombinasi karakte...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Power poin modul 6

162

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
162
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Power poin modul 6

  1. 1. SISTEM BILANGAN &KODETRI NURPRATIWI41812120164
  2. 2. SISTEM BILANGAN DASAR SEPULUH(DESIMAL)Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka.Dimana tiap suku angka adalah merupakan hasilperkalian antara angka dengan hasil perpangkatandan bilangan dasar, dimana pangkat ini sesuai denganletak suku angka tersebut.Contoh: Bilangan 127 dalam sistem bilangan dasarsepuluh dapat diuraikan sbb.(127) 10 = 1 x 102 + 2 x 101 + 7 x 100Sistem bilangan yang menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai dengan sembilan.Contoh: 123, dibaca sebagai seratus dua puluh tiga
  3. 3. SISTEM BILANGAN DASAR DUA(SISTEM BINAIR)Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karenahanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1.Digunakan untuk perhitungan didalamkomputer, karena komponen-komponen dasarkomputer hanya dua keadaan saja yaitu hidupdan mati.Contoh :(1011)2 = 1 x 23 + 0 + 22 + 1 x 21 + 1 x 20 = (11)10
  4. 4. SISTEM BILANGAN DASAR ENAMBELAS (SISTEM HEKSADESIMAL)Mempunyai bilangan dasar (base) = 16.Kombinasi dari system bilangan heksadesimalini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 danabjad A sampai F.Contoh :(AF01)16 = A x 163 + F x 162 + 0 x 161 + 1 x 160
  5. 5. SISTEM BILANGAN DASAR DELAPAN(SISTEM OKTADESIMAL)Mempunyai bilangan dasar (base) = 8.Kombinasi dari system bilangan oktadesimalini dibentuk dari bilangan 0 sampai 7.Contoh :(701)8 = 7 x 82 + 0 x 81 + 1 x 80 = (449)10
  6. 6. MACAM-MACAM KONVERSIKonversi dari system desimalke system binairBilangan Bulat(235)10 = (…………….)2Hasilnya: (11101011)2Bilangan Pecahan(0,625)10 = (………..)2Hasilnya ( 0.101)2
  7. 7. Konversi dari system binairke system desimalBilangan BulatContoh :(10111)2 = (……………) 101 0 1 1 1x x x x x24 23 22 21 2016 + 0 + 4 + 2 +1 = (23)10Bilangan PecahanContoh :( 0 111) 2 = ( ……………) 100 1 1 1x x x x2-1 2-2 2-3 2-40 + ¼ + 1/8 + 1/16= (0.4375)10
  8. 8. Konversi binair kebilangan heksadesimalBilangan Bulat( 1110110111011)2 =(………….) 160001 1101 1011 10111 D B B (1DBB)16Bilangan Pecahan(1110110111011)2 =(………….)161110 1101 1101 1000E D D 8 (.EDD8)16
  9. 9. Desimal Heksadesimal Binair01234567891011121314150123456789ABCDEF0000000100100011010001010110011110001001101010111100110111101111
  10. 10. Konversi bilanganheksadesimal ke bilanganbinairContoh :(ABC097)16 = (………….) 2A B C 0 9 71010 1011 1100 0000 1001 0111Hasilnya  (101010111100000010010111)2
  11. 11. Konversibilanganoktadesimalke bilanganbinairContoh :(732)8 = (………)27 3 2111 011 010(111011010)2Konversibilangandesimal kebilanganoktadesimalContoh :( 235) 10 = ( ……………)8Hasilnya  ( 352) 8
  12. 12. Konversi bilanganheksadesimal ke bilanganoktadesimalContoh:(AF821) 16 = ( …………..) 8Langkah 1: Konversi dari bilangan heksadesimal ke bilangan binairA F 8 2 11010 1111 1000 0010 0001Hasil : 10101111100000100001Langkah 2: Konversi dari bilangan binair ke bilangan oktadesimal010 101 111 100 000 100 0012 5 7 4 0 4 1Hasilnya : 2574041
  13. 13. PenjumlahanBilanganPenjumlahan BilanganDesimala. (125)10 + (200)10 =125200----- +325  (325)10b. (780)10 + (236)10 =780236-----+1016  (1016)10Penjumlahan Bilangan Binaira. (1000)2 + (111)2 =1000111------ +1111  (1111)2b. ( 1 1 0 1 ) 2 + ( 1 0 0 1 ) 2 =………. 21 1 0 11 0 0 1---------- +1 0 1 1 0  hasilnya
  14. 14. Penjumlahan BilanganOktadesimala. ( 235)8 + (122)8 =235122------ +357  (357)8b. ( 7 4 2 ) 8 + ( 2 1 0 ) 8 =..…87 4 22 1 0---------- +1 1 5 2  hasilnyaPenjumlahan BilanganHeksadesimala. (345)16 + (269)16 =345269----- +5AE  (5AE)16c. (8DBE)16 + (CF01)16 =8DBECF01-------- +15CBF  ( 15CBF)16
  15. 15. Pengurangan BilanganPengurangan BilanganDesimala. (937)10 – (824)10 =937824---- -113  (113)10b. (785)10 – (398)10 =785398---- -384  (384)10Pengurangan BilanganBinaira. (1110)2 + (110)2 =1110110------ -1000  (1000)2b. (11001)2 – (111)2 =11001111------- -10010  (10010)2
  16. 16. Pengurangan bilanganOktadesimala. ( 765 ) 8 – (342)8 =765342----- -423  (423)8b. (432)8 – (276)8 =432276----- -134  (134)8Pengurangan bilanganHeksadesimala. (9AB801)16 – ( 889601)16 =9AB8018 89601---------- -122200  (122200)16b.(D237)16 – ( 1918)16 =D2371918------ -C91F  (C91F)16
  17. 17. Kode yang mewakilidata• Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakankode biner yang berbentuk kombinasi 4 bit yaituBCD (Binary Coded Decimal).• Komputer yang menggunakan 1 byte untuk 6bit, menggunakan kode biner dengan kombinasi6 bit yaitu SBCDIC (Standard Binary CodedDecimal Interchange Code).• Komputer 1 byte untuk 8 bit menggunakankode biner dengan kombinasi 8 bit yaitu EBCDIC(Extended Binary Coded Decimal InterchangeCode) atau ASCII (American Standard Code forInformation Interchange).
  18. 18. BCD (BinaryCodedDecimal)DESIMAL BCD 4 bit0 00001 00012 00103 00114 01005 01016 01107 01118 10009 1001BCD merupakankode biner yangdigunakan hanyauntuk mewakilinilai digit decimalsaja, yaitu angka 0sampai dengan 9.BCD dipergunakanpada komputergenerasi pertama.
  19. 19. SBCDIC (Standar Binary CodedDecimal Interchange Code)• SBCDIC banyak digunakan pada komputer generasikedua.• SBCDIC menggunakan kombinasi 6-bit, sehingga lebihbanyak kombinasi yang dihasilkan yaitu sebanyak 64 (26= 64) kombinasi kode adalah 10 kode untuk digit angka,26 kode untuk huruf alphabetic dan sisanya karakter-karaker khusus yang dipilih.• Posisi bit di SBCDIC dibagi menjadi 2 zone yaitu 2 bitpertama (diberi nama A dan B) disebut alpha bitposition dan 4 bit berikutnya (diberi nama bit 8, bit 4dan bit 1) disebut numeric bit position.
  20. 20. A B 8 4 2Alpha bit position1Numeric bit position0 0 = numeric 0 - 91 1 = huruf A – I1 0 = huruf J – R0 1 = huruf S - ZSBCDICKarakterSBCDIC BKarakterB A 8 4 2 1 A B 8 4 2 10 0 1 0 1 00 0 0 0 0 10 0 0 01 00 0 0 0 1 10 0 0 1 0 00 0 0 1 0 10 0 0 1 1 00 0 0 1 1 10 0 1 0 0 00 0 1 0 0 11 1 0 0 0 11 1 0 0 1 01 1 0 0 1 11 1 0 1 0 01 1 0 1 0 11 1 0 1 1 01 1 0 1 1 11 1 1 0 0 01 1 1 0 0 10123456789ABCDEFGHI1 0 0 0 0 11 0 0 0 1 01 0 0 0 1 11 0 0 1 0 01 0 0 1 0 11 0 0 1 1 01 0 0 1 1 11 0 1 0 0 01 0 1 0 0 10 1 0 0 1 00 1 0 0 1 10 1 0 1 0 00 1 0 1 0 10 1 0 1 1 00 1 0 1 1 10 1 1 0 0 00 1 1 0 0 1JKLMNOPQRSTUVWXYZ
  21. 21. EBCDIC (Extended Binary Coded DecimalInterchange Code) atau ASCII (AmericanStandard Code for Information Interchange).• EBCDIC banyak digunakan pada computergenerasi ketiga, seperti IBM S/360.• EBCDIC terdiri dari kombinasi 8-bit yangmemungkinkan untuk mewakili karaktersebanyak 256 (2 8 = 256) kombinasi karakter. PadaEBCDIC high-order bits atau 4-bit pertamadisebut dengan zone bits dan low-order bits atau4 bit kedua disebut dengan numeric bits.
  22. 22. 1 2 3 4 5 6 7 8Zone bits Numeric bitsHigh-order bits Low-order bits1 2 5 6 7Zone bits8Numeric bit0 0 = A - I1 1 = J - R1 0 = S - Z0 1 = numeric 0 - 9430 0 = tidak ada karakter yang diwakili1 1 = huruf capital (upper case) alphabetic dan numeric1 0 = huruf kecil (lower case) alphabetik0 1 = karakter khususKarakter yang diwakili oleh EBCDIC ditunjukkan oleh kombinasi digit biner 1dan 0 pada zone bits dan numeric bits sebagai berikut:
  23. 23. ASCII 7-bitASCII singkatan dari American Standard Codefor Information Interchange,dikembangkanoleh ANSI (American National StandardsInstitute) untuk tujuan membuat kode bineryang standar. Kode ASCII yang standarmenggunakan kombinasi 7-bit, dengankombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 =128).ASCII 7-bit banyak digunakan untukkomputer-komputer generasi sekarang,termasuk komputer mikro.
  24. 24. Kemungkinan kombinasi ASCII , yaitu26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d zdigit decimal dari 0 s/d 934 karakter kontrol yang tidak dapat dicetakhanya digunakan untuk informasi status operasicomputer32 karakter khusus (special characters)
  25. 25. ASCII 8-bitASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bitmulai banyak digunakan, karena lebihbanyak memberikan kombinasi karakter.Dengan ASCII 8-bit, karakter-karaktergraphic yang tidak dapat diwakili ASCII 7-bit, seperti ♥ ♦ ♣ ♠ α β ►◄ karakter dansebagainya dapat diwakili. Komputer IBMPC menggunakan ASCII 8-bit.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×