• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Nordrassil project  web pembangkit ddl dan kode sumber aplikasi basis data
 

Nordrassil project web pembangkit ddl dan kode sumber aplikasi basis data

on

  • 430 views

Nordrassil Project adalah web yang dapat menciptakan DDL maupun kode sumber aplikasi basis data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu programmer, atau bahkan orang awam, untuk dapat ...

Nordrassil Project adalah web yang dapat menciptakan DDL maupun kode sumber aplikasi basis data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu programmer, atau bahkan orang awam, untuk dapat merancang dan membuat sendiri DDL dan kode aplikasi basis data secara mudah, cepat dan tepat. Nordrassil Project juga menyediakan fasilitas untuk menggunakan template script sendiri berbasis javascript dengan sedikit tambahan fungsi API untuk men membangkitkan file, sehingga pengguna dapat menentukan sendiri kode skema basis data dan kode aplikasi basis data umum yang akan di generate oleh template script buatan mereka. Pengembangan Nordrassil Project tidak hanya akan bergantung pada satu pihak saja. Semakin variatif template script yang ada pada Nordrassil Project, maka akan semakin banyak pula kemungkinan jenis aplikasi basis data jenis skema basis data yang dapat dibuat.

Statistics

Views

Total Views
430
Views on SlideShare
430
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Nordrassil project  web pembangkit ddl dan kode sumber aplikasi basis data Nordrassil project web pembangkit ddl dan kode sumber aplikasi basis data Document Transcript

    • Nordrassil Project : Web Pembangkit DDL dan Kode Sumber Aplikasi Basis Data Go Frendi Gunawan, Hendra Suprayogi, Tri Y. Evelina Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia Email: frendi@stiki.ac.id, highlander@stiki.ac.id, trievelina@stiki.ac.id Abstrak Nordrassil Project adalah web yang dapat menciptakan DDL maupun kode sumber aplikasi basis data.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu programmer, atau bahkan orang awam, untuk dapat merancangdan membuat sendiri DDL dan kode aplikasi basis data secara mudah, cepat dan tepat. Nordrassil Project juga menyediakan fasilitas untuk menggunakan template script sendiri berbasisjavascript dengan sedikit tambahan fungsi API untuk men membangkitkan file, sehingga pengguna dapatmenentukan sendiri kode skema basis data dan kode aplikasi basis data umum yang akan di generate oleh templatescript buatan mereka. Pengembangan Nordrassil Project tidak hanya akan bergantung pada satu pihak saja.Semakin variatif template script yang ada pada Nordrassil Project, maka akan semakin banyak pula kemungkinanjenis aplikasi basis data jenis skema basis data yang dapat dibuat.Kata kunci : Nordrassil Project, Web, DDL, Kode Sumber Aplikasi Basis Data1. PENDAHULUAN Permintaan akan adanya aplikasi berbasis data telah meningkat dengan pesat. Mulai dari aplikasi desktop,sampai aplikasi web. Sesuai dengan kebutuhan dari pengguna. Oleh sebab itu, para praktisi teknologi informasiharus sanggup menangani permintaan yang demikian besar. Namun seringkali banyak waktu yang dihabiskan untukmelakukan hal-hal yang sebenarnya bisa diotomatisasi, seperti menulis perintah SQL untuk select, insert, update dandelete. Atau menata tampilan antar muka agar terlihat rapi. Penggunaan alat bantu yang dapat mengotomatisasi hal-hal tersebut akan sangat membantu praktisi teknologi informasi untuk menangani permintaan pengguna. Pembuatan suatu aplikasi berbasis data tak lepas dari rancangan antar muka pengguna, rancangan bisnisdan rancangan basis data. Ketiga proses tersebut sebenarnya memiliki pola yang mirip dan berulang. Pola-pola yangmirip dan berulang itu sebenarnya akan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih bebas dari kesalahan jikadilakukan oleh komputer yang memiliki tingkat akurasi cukup tinggi, daripada dilakukan oleh manusia. Untukmeminimalkan kesalahan yang dilakukan oleh manusia, diciptakan sebuah web yang disebut Nordrassil Project.Web tersebut dapat menciptakan DDL maupun kode sumber aplikasi basis data yang selanjutnya akan disebutsebagai kode sumber. Proses pembangkitan kode sumber akan didasarkan pada struktur yang telah didefinisikanoleh user, sesuai aturan yang telah disediakan sistem. Selain itu, proses pembangkitan kode sumber juga didasarkanpada pola yang terdefinisikan dalam template script. Template script sendiri tertulis dalam bentuk gabungan antarahtml dan javascript serta fungsi API yang disediakan oleh sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem terprogram yang memiliki akurasi tinggi untuk membantuprogrammer, atau bahkan orang awam, untuk dapat merancang dan membuat sendiri kode skema basis data dankode aplikasi basis data secara mudah, cepat dan tepat. Bagi pengguna dari kalangan akademisi atau praktisi teknikinformatika, Nordrassil Project juga menyediakan fasilitas untuk menggunakan template script sendiri berbasisjavascript dengan sedikit tambahan fungsi API untuk men generate file. Dengan demikian, pengguna dari kalanganakademisi maupun praktisi teknik informatika dapat menentukan sendiri kode skema basis data dan kode aplikasibasis data umum yang akan di generate oleh template script buatan mereka. Sementara itu, pengguna dari kalanganawam dapat menggunakan template script yang dibuat oleh kalangan akademisi dan praktisi teknik informatika. Selain itu, pengembangan Nordrassil Project diharapkan tidak hanya akan bergantung pada satu pihak saja.Semakin variatif template script yang ada pada Nordrassil Project, maka akan semakin banyak pula kemungkinanjenis kode sumber yang dapat dibuat. 1
    • Dalam uji coba yang dilakukan, digunakan template script goFrendi.simpleMySQL untuk membangkitkanDDL MySQL dan template script goFrendi.simpleDelphi untuk membangkitkan kode sumber aplikasi basis datadalam bahasa pemrograman Embarcadero Delphi 2010. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan prototype system yang dapat membantu men generate kodeskema basis data dan kode sumber aplikasi basis data secara sederhana. Sedangkan ruang lingkup yang dibahasmengenai kode sumber program yang digenerate memiliki kapabilitas untuk insert, update dan delete, danmenampilkan data secara sederhana, bergantung pada kerumitan template script yang digunakan. Kode SkemaBasis Data yang digenerate mencakup table, primary key, foreign key, unique key, serta constraint NOT NULL danAUTO INCREMENT, bergantung pada kerumitan template script yang digunakan. Selanjutnya manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini dapat membantu proses pembelajaran yangberkaitan dengan sistem berbasis data agar pengguna dapat langsung menunjukkan konsep yang dimaksud secaracepat dan tepat, tanpa perlu melakukan kegiatan pemrograman. Selain itu, membantu praktisi teknologi informasidan kalangan awam untuk dapat membuat sistem aplikasi basis data secara cepat dan tepat, sehingga dapatberkonsentrasi pada hal-hal lain.2. TINJAUAN PUSTAKA2.1 Basis Data Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikanberdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untukmelakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu. Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulaninformasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu programkomputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Ada dua macam kode yang dapat digunakan dalam mengolah basis data  Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek – objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer atau sekunder.  Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.2.2 Aplikasi Basis Data Aplikasi basis data adalah aplikasi yang menyediakan sejumlah menu yang sesuai dengan berbagaiaktivitas nyata yang memang dilakukan oleh para pemakai akhir (end-user). Selanjutnya, pilihan menu user ini akanditerjemahkan oleh aplikasi tersebut menjadi sebuah operasi basis data elementer yang memang dapatdikenali/dikerjakan oleh DBMS.2.3 Client-Server Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakanGUI) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server. Sistem client serverdidefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :1. Servis (layanan)  Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda  Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.  Server sebagai provider, client sebagai konsumen2. Sharing resources (sumber daya) Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris ) Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.4. Transparansi lokasi Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.5. Mix-and-Match Perbedaan antara platform server dan platform client 2
    • 6. Pesan berbasiskan komunikasi Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.7. Pemisahan interface dan implementasi Server dapat diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.2.4 Tipe Client-Server Tipe-tipe client server yang digunakan sebagai berikut:1. File Servers  File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.  Untuk sharing file melalui jaringan2. Database Servers  Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan  Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.3. Transaction Servers (Transaksi Server)  Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.  Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement  Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi4. Groupsware Servers  Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working  Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja  Data diatur sebagai dokumen5. Object Application Servers  Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi  Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)  Client meminta sebuah method pada remote object6. Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)  World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.  Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.2.5 PHP PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa pemrograman berbasis webyang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis. PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embeddedscript language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapidisertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikanhasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server. Pada prinsipnya server akanbekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkanpermintaan ke server (dapat dilihat pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embeddedscript language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :  Membaca permintaan dari client/browser  Mencari halaman/page di server  Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.  Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.2.6 JavaScript JavaScript adalah bahasa skrip yang populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar penjelajah webpopuler. JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape dibawah nama Mocha, yangnantinya namanya diganti menjadi LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.JavaScript bisa digunakan untuk banyak tujuan, misalnya untuk membuat efek rollover baik di gambar maupunteks, dan yang penting juga adalah untuk membuat AJAX. JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.2.7 ExtJS Librari extjs adalah librari JavaScript yang dikembangkan untuk memudahkan pembuatan user interface.Librari ini awalnya adalah extension dari librari Yahoo User Interface (YUI/yui), awalnya dikenal sebagai yui-ext 3
    • (http://www.yui-ext.com). Extjs adalah nama baru dari yui-ext. extjs dikembangkan pertama kali oleh JackSlockum, sebagai librari khusus dari yui. Kini extjs bukanlah librari khusus untuk yui saja, tetapi merupakan librariJavaScript yang bisa digunakan oleh banyak librari dan framework lainnya, seperti JQuery, Prototype, atauScriptaculous (extension dari Prototype). Pemrogram web dapat dengan mudah membuat tampilan aplikasi berbasisweb. tampilan tidak seperti halaman HTML, tetapi lebih mirip seperti aplikasi berbasis Windows. Librari extjssangat memudahkan kita untuk membuat tampilan, dan menggunakan teknik pemrograman AJAX, sehingga aplikasiberbasis web yang dihasilkan menjadi seperti aplikasi Windows pada umumnya.2.8 LisensiLibrari extjs ini memiliki lisensi: Lisensi komersial Lisensi komersial memiliki skema harga berdasarkan jumlah pengembang web yang akan mengembangkan aplikasi dengan menggunakan extjs. Suatu perusahaan dapat membeli lisensi komersial ini, dari seharga $249 untuk 1 developer, $850 untuk 5 developer, dan sekitar $2000 untuk 25 developer. Lisensi Opensource Lisensi opensource LGPL disediakan oleh tim extjs, jika ingin mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan librari ini, dan akan dilepaskan sebagai aplikasi opensource juga yang memiliki lisensi LGPL. Akan tetapi extjs juga bisa diperoleh secara cuma-cuma, apabil apabila aplikasi yang dikembangkan ini digunakan secara komersial, tetapi sebagai developer tidak melakukan layanan dukungan atas aplikasi yang dihasilkan.3. METODOLOGI Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dan uji coba. Studi literatur melingkupi pembelajaranmengenai materi-materi terkait, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Uji coba meliputi perancangan sistemyang memiliki kapabilitas untuk memenuhi tujuan, pengkodean program menggunakan editor SciTe, dan uji cobayang dilakukan pada sistem operasi ubuntu 10.4.4. HASIL DAN PEMBAHASAN4.1 Pembahasan Nordrassil Project di bangun menggunakan PHP dan framework extjs. Prinsip utama Nordrassil Projectadalah membuat file-file kode sumber berdasarkan struktur yang dikehendaki dan pola template script yangdikehendaki user. Proses pembangkitan kode sumber tersebut dapat digambarkan sebagai berikut: Template Script + Struktur --> Kode Sumber Penggunaan Nordrassil Project sendiri dapat dilakukan secara stand-alone, maupun online (terkoneksipada jaringan). Karena Nordrasil Project adalah sebuah sistem web, maka untuk menggunakan Nordrassil Project,user harus memiliki web browser (dalam hal ini disarankan untuk menggunakan mozilla firefox versi 3.5.2 ke atas,walaupun Nordrassil Project dapat pula bekerja pada mozilla firefox versi yang lebih rendah, atau bahkan pada webbrowser lain. Pada penggunaan stand-alone, user membutuhkan server apache, interpreter php dan server MySQLlokal. Untuk itu, user dapat menginstall terlebih dahulu program semacam XAMPP yang didalamnya telahmencakup semua prasyarat di atas. Sedangkan untuk penggunaan secara online, user harus memiliki akses jaringanke server tempat Nordrassil Project terinstall. Aliran data yang terjadi pada Nordarssil Project, secara lengkap dapat digambarkan dalam konteksdiagram berikut: 4
    • Gambar 1. Context Diagram Nordarssil Project Proses di atas dapat dibagi menjadi dua proses besar. Yaitu proses setup dan proses penggunaan. Prosessetup adalah proses yang harus dilakukan setelah proses intallasi, agar Nordrassil Project dapat digunakan denganbaik Secara khusus, ada dua proses yang dapat digolongkan sebagai proses setup. Proses pertama adalah prosesregistrasi script yang harus dilakukan oleh administrator. Template Script yang akan diregistrasikan terletak dalamsebuah direktori dengan isi sebagai berikut: File register.php Berfungsi untuk meregistrasikan keseluruhan script ke dalam database nordrassil, sehingga nantinya user dapat memilih script mana yang akan digunakan. File main Merupakan inti script. Di dalamnya dapat diletakkan kode-kode html dan kode-kode javascript. Direktori resBerfungsi sebagai tempat diletakkannya file-file resource (seperti file gambar atau binary) yang tidak mungkin atau sulit di generate menggunakan javascript.Untuk meregistrasikan script, administrator harus terlebih dahulu mengunggah atau menyalin direktori berisitemplate script baru ke dalam direktori script, bergantung pada letak instalasi Nordrassil Project. Jika NordrassilProject diletakkan pada server berbasis UNIX, maka direktori template script yang baru.harus diletakkan di/var/www/nordrassil/script/ (atau disesuaikan dengan letak instalasi Nordrasil Project). Sedangkan jika Nordrassildiletakkan pada server XAMPP yang ada di komputer lokal, maka direktori template script yang baru harusdiletakkan di C:xampphtdocsnordrassilscript. (atau disesuaikan dengan letak instalasi Nordrasil Project).Kemudian administrator harus menjalankan file register.php dari sisi server (dapat dilakukan dengan bantuanbrowser). Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengakses alamat url: http://NamaServer/nordrassil/script/DirektoriTemplateScriptBaru/register.phpDi mana NamaServer adalah nama atau IP server. Untuk penggunaan stand alone dapat digunakan “localhost” ataualamat IP “127.0.0.1”. Sedangkan DirektoriTemplateScriptBaru adalah nama direktori template script baru. Alamatdi atas tidaklah mutlak, tergantung pada kebijakan yang ditetapkan oleh pengelola server. Berikut adalah aliran datayang terjadi saat administrator meregistrasikan template script baru: 5
    • Gambar 2. Aliran Data Registrasi Template Script Baru Selain registrasi template script baru, juga harus dilakukan registrasi user. Proses ini dapat dilakukan olehuser melalui menu sign-up yang telah disediakan. Proses ini sangatlah sederhana, layaknya saat registrasi accouuntdi yahoo mail ataupun gmail. Aliran data yang terjadi di sini adalah sebagai berikut: Gambar 3. Aliran Data Registrasi User Setelah proses-proses setup di atas selesai dilakukan, maka user yang telah terregistrasi dapat melakukanpendefinisian struktur dan pembangkitan kode sumber. Proses pendefinisian struktur dapat dilakukan dengan cara membuat atau menghapus node dan mengisiattribute dari setiap node yang disajikan dalam bentuk struktur pohon. Aliran data yang terjadi pada saatpendefinisian struktur adalah: Gambar 4. Aliran Data Proses Pendefinisian StrukturSetelah proses pendefinisian struktur selesai, maka user dapat membangkitkan kode sumber berdasarkan script yangsudah ada. Aliran data yang terjadi pada proses pembangkitan kode sumber adalah sebagai berikut: Gambar 5. Aliran Data Proses Pembangkitan Kode Sumber 6
    • 4.2 Hasil Ada dua template script yang diuji coba di sini, yakni template script goFrendi Simple MySQL Generator0.0.0.1 untuk mengenerate kode skema database dan template script goFrendi Simple Delphi Generator 0.0.0.1untuk mengenerate kode sumber aplikasi basis data untuk Embarcadero Delphi 2010. Sedangkan struktur yangdigunakan adalah struktur sederhana yang terdiri dari sebuah database dengan tiga tabel (employee, activity danproject) dan aplikasi sederhana yang terdiri dari 3 form, yakni form utama, form employee dan form project.Struktur tersebut diciptakan melalui proses pendefinisian struktur yang dapat digambarkan dengan antar muka/interface sebagai berikut: Gambar 6. Interface Nordrassil Project Struktur tersebut sebenarnya tersimpan dalam tabel node dan tabel attr, untuk selanjutnya di ekspor dalamformat JSON (javascript object notation) oleh sistem, sehingga proses pembuatan script dapat berjalan dengan lebihmudah. Setelah proses pendefinisian struktur selesai, maka user dapat memilih script yang akan digunakan. Prosespemilihan script dapat diilakukan dengan melakukan klik pada tombol Execute Script. Script yang ada kemudiandimunculkan dalam sebuah jendela sederhana. 7
    • Gambar 7. Interface Pemilihan Template Script Kemudian user dapat memilih script template yang akan dijalankan dengan cara mengklik salah satu linkyang telah disediakan. Proses pembuatan kode sumber akan berlangsung secara otomatis, tergantung pada isi scripttemplate. Jika diperlukan, developer dapat membuat template script yang memiliki kemampuan untuk berinteraksidengan user, misalnya untuk menanyakan ODBC Driver yang digunakan dalam pembangkitan kode program. Haltersebut dapat dilakukan dengan perintah “prompt” yang ada pada javascript. Setelah semua proses ini selesai, userakan mendapatkan sebuah link untuk mengunduh kode sumber yang dikehendakinya. Gambar 8. Interface Execute Script Hasil pengunduhan adalah sebuah file bertipe zip file, yang berisi file kode skema basis data maupunaplikasi basis data. Jika yang dibangkitkan adalah file kode skema basis data, maka file tersebut harus diimport kedalam RDBMS yang bersangkutan. Sedangkan jika yang dibangkitkan adalah kode sumber program, maka harusdilakukan proses kompilasi sesuai dengan kompiler yang bersangkutan. Pada uji coba, digunakan RDBMS MySQL dan kompiler Embarcadero Delphi Delphi 2010 sesuai dengantemplate script yang telah dipilih sebelumnya. Hasil Kompilasi program terdiri dari tiga buah form. Form pertamaadalah form utama yang memiliki sebuah menu dengan dua buah sub menu (sesuai dengan yang telah didefinisikandalam struktur). Jika sub menu pertama (Employee) diklik maka akan muncul form employee, sedangkan jika menuproject diklik maka akan muncul form project. Berikut adalah tampilan dari form utama: Gambar 9. Interface Form Utama Form kedua adalah form Employee (pegawai) yang memiliki kapabilitas untuk insert, update dan deletedata. Berikut adalah tampilan form kedua: 8
    • Gambar 10. Interface Form Pegawai Form terakhir adalah form Project yang memiliki kapabilitas untuk insert, update, delete serta hubunganmaster-detail dan lookup. Hubungan master detail akan terlihat saat user berpindah dari data satu data project kedata project yang lain, maka data activity yang terkait juga akan berubah. Sementara fasilitas lookup akan terlihatsaat user memilih data employee yang akan dimasukkan dalam tabel activity Gambar 11. Interface Form Penugasan 9
    • 5. PENUTUP5.1 Kesimpulan 1. Nordrassil Project dapat digunakan untuk membantu membuat aplikasi database sederhana secara cepat dan tepat. 2. Pengembangan Nordrassil Project ke depan akan lebih mudah dibandingkan produk-produk pembangkit source code sejenis, karena template script dapat ditulis menggunakan javscript yang umum digunakan serta mudah dipelajari oleh banyak programmer.5.2 Saran 1. Template Script yang pernah dibuat hendaknya diunggah ke suatu media penyimpanan di internet sehingga semua orang dapat menggunakannya. 2. Diperlukan usaha dan bantuan dari developer lain maupun developer Nordrassil Project untuk membuat template script lain untuk kebutuhan yang berbeda6. DAFTAR PUSTAKA 1. Introducing databases by Stephen Chu, in Conrick, M. (2006) Health informatics: transforming healthcare with technology, Thomson, ISBN 0-17-012731-1, p. 69. 2. Zainal Arifin & Smitdev Community, 36 Menit Belajar Komputer: Php Dan Mysql. Elex Media Komputindo. 3. Flanagan, David; Ferguson, Paula (2002). JavaScript: The Definitive Guide (4th ed.). OReilly & Associates. 4. Eckerson, Wayne W. Three Tier Client/Server Architecture: Achieving Scalability, Performance, and Efficiency in Client Server Applications. Open Information Systems 10, 1 (January 1995): 3(20) 5. Frederick, Shea; Ramsay, Colin; Cutter Blades, Steve (November 28, 2008). Learning Ext JS (1st ed.). Packt Publishing. 6. Fathansyah. (November 2007). Buku Teks Komputer Basis Data. Penerbit Informatika 1. Fathansyah. (November 2007). Buku Teks Komputer Basis Data. Penerbit Informatika 10