Presentasi kahfiati kahdar

  • 821 views
Uploaded on

 

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
821
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
21
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Dr. Kahfiati Kahdar, MA TANTANGAN PERGURUAN TINGGI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL
  • 2. PROGRAM STUDI KRIYA FSRD, ITB
  • 3. Structure of Study Program Faculty Art & Design SCIENCE OF VISUAL ART AND DESIGN (RESEARCH) RESEARCH RESEARCH VISUAL ART DESIGN PROJECT PROJECT VISUAL ART CRAFT INTERIOR VISUAL PRODUCT DESIGN COMM. DESIGN DESIGN
  • 4. KRIYA  Kriya adalah bidang keilmuan mempelajari pengetahuan dan keterampilan berkarya rupa yang bertolak dari pendekatan medium, kepekaan estetik, kebutuhan keseharian (utiliatrian) dan mengandalkan keterampilan manual (manual dexterity). Hasil karya kriya dapat mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis.
  • 5. TEKSTIL INDONESIA  Salah satu kekuatan dari identitas Indonesia terdapat pada lembaran tekstil.  Tekstil tersebut mempunyai kekuatan pada kekayaan budaya yang tersirat pada simbol dan nilai ritual.  Simbol tersebut terlihat pada corak/motif, warna dan bentuk.
  • 6. APRESIASI BUDAYA  Pemahaman yang mendalam terhadap filosofi budaya setempat  Identifikasi budaya dalam kaitan nilai artefak sebagai hasil budaya  Pengembangan hasil budaya
  • 7. PEMAHAMAN BUDAYA
  • 8.  Adanya penyesuaian corak dalam pembagian ketiga corak lippa Bugis  Bertahannya corak kotak-kotak pada lippa Bugis  Perlu adanya pembakuan pada estetika lippa Bugis  Apakah faktor penyebab dari penyesuaian corak lippa Bugis?  Faktor apa yang menyebabkan bertahannya corak kotak-kotak pada lippa Bugis?  Bagaimanakah estetika yang terkandung pada corak lippa Bugis?
  • 9. Boting Langi Ale Kawa Buri Liung Lingkaran menjadi simbol makrokosmos (alam raya) Sulapa Eppa Walasuji (segi empat belah ketupat) Simbol mikrokosmos Tau (manusia) dilambangkan dengan sulapa/sa
  • 10. Penenu: Resmini Penenun: Fabi Umur: 32 Umur : 36 Kegiatan: Ibu rumah tangga, Anak :1 memenun, Kegiatan: Ibu rumah men jaga warung Tangga, Menenun Alamat: Dusun Walangga Alamat: Dusun Walanga Tenunan yang sedang dibuat: Tenunan yang sedang Corak:Tappere, floral dibuat: Warna: Merah mud, Putih Corak: Tappere, Floral Struktur: Polos Warna: Putih, unggu, Emas Struktur : Polos Subbik
  • 11. Perkembangan Corak Pada Lippa Bugis CKK CTB CTB Kelompok Corak Tak Bergambar CKK Kelompok Corak Kotak-Kotak CB Kelompok Corak Bergambar CB
  • 12. Corak : Renni Struktur : Tenunan Polos Warna : Hitam, Merah cerah Ukuran Benang: 27/29 -1-ply Bahan Baku : Sutra Pewarna : Sintetis Fungsi : Sarung Ukuran Sarung: 100 x 120 cm Koleksi : Karaeng Aminah Langgara 20 cm/700 Benang Badan KepalaBadan 10 cm /350 Benang 25 cm/875 Benang 25 cm/875 Renni Benang Renni
  • 13. Corak : Tappere, Lobang, Mapagiling, Tettong Struktur : Tenunan Polos, Teknik Ikat Bahan Baku : Sutra Pewarna : Sintetis Fungsi : Sarung Ukuran Sarung: 110 x 120 cm Koleksi : Hj. Andi Jamalia Badan KepalaBadan 2.5 cm cm 12 7 cm Mapagiling dan Tappere 0,3 cm Tettong
  • 14. Flora 60 cm Fauna BadanKepalaBadan Tenunan polos dan Subbik 30 cm Corak :Floral, Fauna Struktur : TenunanPolos dan Subbik, Teknik Ikat Warna : Ungu, Abu-abu, Hitam, Biru, Biru Toska, Emas Ukuran Benang: 27 -1-ply Bahan Baku : Sutra, Benang Emas Pewarna : Sintetis Fungsi : Sarung Ukuran Sarung: 110 x 120 cm Koleksi : Pengulangan Corak
  • 15. Aspek Keterangan Susunan Corak -Corak kotak2 (mendominasi) -Bombang, bunga, tapere Tema Corak Kotak-kotak Bentuk dan gaya Geometris Dimensi corak 2D Struktur Corak Struktur polos Membentuk corak dari perbedaan jarak Repetisi berkeliling Sikap Corak Tegas, dinamis Warna Hitam, merah, kuning, putih Simbolisme Sebagai sarung/busana, adat corak Hub. antar Terdapat kaitan konsep antara corak elemen dan fungsi
  • 16. Kepala Lippa Berjumlah Sepuluh
  • 17. A B C Pola Besar/Lobang Pola Sedang/Tengnga Pola kecil/Renni Keterangan: Corak A = corak besar yang diisi oleh corak-corak yang lebih kecil, B atau C. Kotak kecil mengisi kotak besar = perempuan diindungi oleh pria
  • 18.  Estetikacorak lippa Bugis bersifat paralel atau sejajar ditemukan keseragaman pada konsep dasar pemikiran yang dituangkan dalam segala aspek kehidupan masyarakat Bugis.  Akibat interaksi, ada tampilan yang berubah pada lippa.
  • 19.  Coraklippa Bugis merupakan ekspresi seni yang bertolak dari aspek estetika yang tinggi pada penyesuaian terhadap material yang berkualitas tinggi dan nilai lippa sebagai fungsi.  Corakkotak-kotak yang telah ada dan mendominasi merupakan estetika dasar lippa Bugis sekaligus merupakan dasar perkembangan corak masa yang akan datang.
  • 20. PENGEMBANGAN DAN ANALISA  Pengembangan serat alam ramie sebagai produk Eco-Fashion ekslusif untuk segmen menengah keatas  Studi kasus: Ramie, Garut
  • 21.  PENGEMBANGAN MATERIAL, CORAK DAN TEKNIK PADA TEKSTIL
  • 22. PENGEMBANGAN SULAM TRADISIONAL SUMATERA BARAT
  • 23. PENGEMBANGAN BATIK (TUGAS AKHIR)
  • 24. EKSPLORASI BATIK TUBAN DENGAN TEMA KONTEMPORER
  • 25. KERJASAMA
  • 26.  TERIMA KASIH