Your SlideShare is downloading. ×
Kegiatan indonesia kreatif 2010 2011
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Kegiatan indonesia kreatif 2010 2011

1,973
views

Published on

Di tahun 2010 – 2011 Tim Indonesia Kreatif telah melakukan beberapa kegiatan diberbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini berupa peliputan acara kreatif di tiap-tiap kota, pendataan industri dan insan …

Di tahun 2010 – 2011 Tim Indonesia Kreatif telah melakukan beberapa kegiatan diberbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini berupa peliputan acara kreatif di tiap-tiap kota, pendataan industri dan insan kreatif dan bekerjasama dengan tim Kementerian Perdagangan melakukan sosialisasi PPKI 2011.

Published in: Education, Business

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,973
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
152
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1/30/2015 1 Kegiatan Indonesia Kreatif di Beberapa Kota di Indonesia 2010 – 2011
  • 2. Pendahuluan • Di tahun 2010 – 2011 Tim Indonesia Kreatif telah melakukan beberapa kegiatan diberbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini berupa peliputan acara kreatif di tiap-tiap kota, pendataan industri dan insan kreatif dan bekerjasama dengan tim Kementerian Perdagangan melakukan sosialisasi PPKI 2011. 1/30/2015 2
  • 3. Pendahuluan • Pada setiap penugasan ke kota lain, tim Indonesia Kreatif melakukan networking dengan beberapa komunitas lokal. Networking ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menjelaskan tentang Portal Indonesia Kreatif ke tiap komunitas tersebut, serta mengundang para insan kreatif untuk berpartisipasi di Showcase Indonesia Kreatif. Selain itu, untuk memperkuat konten dari Portal Indonesia Kreatif, kami mengundang para anggota komunitas untuk menjadi kontributor tiap kota. • Pada setiap kegiatan ditiap-tiap kota, Tim Indonesia Kreatif sangat menekankan kegiatan networking, kegiatan ini penting untuk menjalin kekerabatan dengan komunitas maupun insan kreatif. Dengan begitu diharapkan akan terjalin rasa saling menghargai dan menghormati, karena hal itu merupakan kunci dari jejaring dengan komunitas. 1/30/2015 3
  • 4. KriteriaPemilihanKota Dalam memilih kota yang akan dikunjungi, Tim Indonesia Kreatif melakukan : • Riset Sekunder, dengan mencari informasi melalui internet dan insan kreatif yang berdomisili di kota tersebut. • Mencari informasi melalui insan kreatif yang berdomisili di kota-kota tersebut. 1/30/2015 4
  • 5. TimdanKontributor • Tri Damayantho: Koordinator Kontributor, Penulis, Social Media Analyst. • Intan Larasati : Koordinator Showcase, Sosial Media Officer (bergabung 19 Feb 2012) • Sharifa Ainie : Co Koordinator Kontributor, Web Content Specialist , Reporter • Kontributor Aktif : – Willam Muhamad (Bandung) – Idhar resmadi (Bandung) – M. Anshari (Bandung) – Jaya Liem (Yogya) – Ifan F Harjanto (Jakarta) – Yogi Yogaswara (Bali, Bandung, Jakarta) – M. Isnaini (Solo) – Denny Sitohang (Medan) – Tonggo Simangungsong (Medan) – Arif “Ayip” Budiman (Bali) – Adrian Martinus (Jakarta) – Imam Muttaqin (Surabaya) – Lalu Abdul Fatah (Surabaya) – Heru Muthahari (Bandung) – Alfa Mauditya (English Translator) – Beta Divotya (English Translator) 1/30/2015 5
  • 6. Liputan dan Networking di 12 Kota 1/30/2015 6
  • 7. 1.Bandung • Bandung yang terkenal dengan kreativitasnya merupakan salah satu basis utama dari Indonesia Kreatif ; mengingat jarak yang cukup dekat dengan Jakarta. Hal ini yang menyebabkan konten liputan Portal Indonesia Kreatif dari kota ini terbanyak kedua setelah Jakarta. • Dari beberapa diskusi bersama komunitas dan insan kreatif di kota lain, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Makasar dan Malang ; kota Bandung masih merupakan barometer untuk beberapa subsektor industri kreatif. Selain itu perkembangan komunitasnya cukup baik walau masih terkotak-kotak. • Subsektor Industri Kreatif yang dominan di kota ini adalah : - Fesyen - Kuliner - Musik - Seni Pertunjukan - Penerbitan dan Percetakan - Desain 1/30/2015 7
  • 8. Bandung • Komunitas yang berkembang diantaranya : - Common Room (Gustaff H Iskandar) - Ngadu Ide (Ben Wirawan – Mahanagari dan Indonesia Kreatif) - Komunitas Tobucil (Tarlen handayani) - Komunitas Hong (M Zaini) - Komunitas Cigondewah (Tisna Sanjaya) - Hackerspace Bandung - Saung Angklung Udjo - Rumah Buku (Kineruku) - Studiklub Teater Bandung - Kummara • Indonesia Kreatif berkontribusi di komunitas Ngadu Ide, sebagai salah satu penggagas dan pendukung utama event bulanan dari Komunitas ini. Ngadu Ide adalah komunitas yang berkumpul setiap bulan untuk sharing mengenai dunia usaha di industri kreatif. 1/30/2015 8
  • 9. 2.Semarang • Tim Indonesia Kreatif berkesempatan mengunjungi Kota Semarang saat melakukan sosialisasi dan roadshow PPKI 2011. • Pada roadshow ini dilakukan kunjungan ke Radio Suara Sakti Semarang • Subsektor Industri Kreatif yang dominan di kota ini : - Kuliner - Kerajinan - Fesyen - Arsitektur - Desain - Film Video dan Fotografi - Layanan Komputer dan Piranti Lunak 1/30/2015 9
  • 10. Semarang • Komunitas yang berkembang di kota ini : - Teater Lingkar Semarang (Seni Pertunjukan) - Mata Semarang Fotografi Club (Film Video dan Fotografi) - JAZZ NGiSORiNGiN (Musik) - Semarang Blues Community (Musik) - Komunitas Filmedia Kronik (Film Video dan Fotografi) - Begundal Lego (Komunitas Hobi, Lego) • Semarang mempunyai ciri sebagai kota bisnis sehingga perkembangan industri kreatif juga banyak ditopang oleh UKM. Sentra-sentra UKM seperti Kerajinan, Fasyen dan Kuliner memainkan peranan penting di sektor ekonomi kota ini. 1/30/2015 10
  • 11. 3.Solo • Belakangan ini Kota Solo banyak melakukan gebrakan, terutama di industri kreatif. Kebijakan Pemerintah Kota dalam memaksimalkan infrastruktur kota yang tersedia agar dapat menunjang industri kreatif dan “happiness” dari warga kotanya patut diacungi jempol. Pengadaan dan perbaikan ruang publik, penyelenggaraan event secara rutin dan terencana baik serta kerjasama antara Pemkot, Pengusaha, Komunitas, UKM, Akademisi (SMK dan Unversitas) dan warga kota patut menjadi contoh untuk kota lain. Sekarang Solo sedang menuju menjadi kota kreatif yang “sebenarnya”. • Pada suatu wawancara dengan Indonesia Kreatif, Walikota Jokowi menyebutkan beberapa subsektor andalan di Kota Solo adalah : - Seni Pertunjukan - Musik (World Music) - Kerajinan - Fesyen - Kuliner - Film Video dan Fotografi 1/30/2015 11
  • 12. Solo • Komunitas andalan di Kota Solo : - Komunitas SIPA (Solo International Performing Art) – (Seni Pertunjukan) - Komunitas SIEM (Solo International Ethnic Music) – (Musik) - Komunitas KREASSO (Kreasi Anak SMA Solo) – (Seni Pertunjukan) - Komunitas SBC (Solo Batik Carnival) – (Seni Pertunjukan) - Komunitas AnimaSolo – (Film Video dan Fotografi) • Disela-sela wawancara mengenai kota kreatif dengan walikota Solo, Jokowi mengungkapkan visi kota Solo sebagai kota kreatif yang berbasiskan budaya dan tradisi, Solo tidak akan beralih ke seni yang lebih modern atau kontemporer. Jokowi menilai budaya dan tradisi adalah kekuatan dari industri kreatif Solo. 1/30/2015 12
  • 13. 4.Yogyakarta • Tradisi dan budaya Yogyakarta adalah salah satu kekuatan dalam kehidupan warga kotanya. Walaupun anak-anak muda Yogya sudah banyak terpengaruh “lifestyle” luar Yogya, justru yang terjadi adalah akulturasi budaya dan tradisi yang unik. Tradisi “guyub” yang sebenarnya melekat dengan tradisi Indonesia, sangat kental di Yogya. • Subsektor yang dominan di Yogya adalah: - Seni Pertunjukan - Kerajinan - Fesyen - Desain - Film Video dan Fotografi - Musik - Kuliner - Penerbitan dan Percetakan 1/30/2015 13
  • 14. Yogyakarta • Komunitas Andalan di Yogyakarta : - Komunitas Cemeti (IVAA) (Desain dan Seni Budaya) - Jaringan Radio Komunitas Yogyakarta (Televisi dan radio) - Indonesia Boekoe (Penerbitan dan Percetakan) - Teater Garasi (Seni Pertunjukan) - Jogja Hip Hop Foundation (Musik) - Jogjanimations (Film Video dan Fotografi) - Wedangan (Ajang Berbagi – semua subsektor) 1/30/2015 14
  • 15. 5.Surabaya • Surabaya merupakan kota yang unik. Di satu sisi, Surabaya memiliki banyak universitas dan sekolah tinggi yang berada di pusat kota, berdampingan dengan perdagangan, industri dan jasa. Bidang perdagangan dan jasa memiliki peran besar dalam perekonomian. Di sebelah selatannya terdapat kota Sidoarjo yang merupakan pusat industri dan pemukiman. Sehingga para pekerja di Surabaya banyak yang merupakan warga komuter. • Pemkot Surabaya pada tahun 2010 telah membuka ruang publik, sekitar 9 taman baru dibuka, diantaranya Taman Mundu, Taman Teratai, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman Flores, Taman Nambangan, Taman Ronggolawe dan Taman Ekspresi. Tiap taman mempunyai konsep yang berbeda, misalnya taman Ronggolawe mempunyai fasilitas arena futsal. Ada juga taman Ekspresi difasilitasi dengan plaza, tempat membaca dan areal jogging track. 1/30/2015 15
  • 16. Surabaya • Subsektor yang berkembang di Surabaya - Arsitektur - Desain - Seni Pertunjukan - Musik - Kuliner - Layanan Komputer dan Piranti Lunak - Penerbitan dan Percetakan - Radio dan televisi • Beberapa komunitas di Surabaya : - Suwec (Layanan komputer dan Piranti Lunak) - FreSh Sby (ajang berbagi – semua subsektor) - Indonesia Bercerita (Penerbitan dan Percetakan) - Arek Lintang (Alit) (Kerajinan) - Hackerspace Surabaya (layanan Komputer dan Piranti Lunak) - Teater Alif Surabaya (Seni Pertunjukan) - Komunitas DeMaya (Arsitektur) 1/30/2015 16
  • 17. 6.Malang • Dalam sosialisasi dan Roadshow PPKI 2011 Kementerian Perdagangan, Wahyu Aditya (HelloMotion) dan Tim Indonesia Kreatif menyambangi kota yang bercita-cita menjadi Kota Bunga ini. • Malang seperti halnya Yogyakarta, memiliki kekayaan budaya dan tradisi, tetapi, bedanya dengan Yogya, kekayaan budaya dan tradisi makin terdesak dengan kesenian modern. Salah satu kesenian yang terkenal (dan mulai terdesak) adalah Wayang Topeng Malangan (Topeng Malang). Gaya kesenian ini merupakan pertemuan tiga budaya yaitu Jawa Tengahan, Madura dan Tengger • Kota ini mempunya beberapa festival yang rutin diselenggarakan yaitu Festival Malang Kembali, Karnaval Lampion dan Karnaval Bunga 1/30/2015 17
  • 18. Malang • Subsektor Kreatif yang berkembang di Malang : - Film Video dan Fotografi (khususnya Animasi) - Seni Pertunjukan - Radio dan Televisi - Kerajinan - Arsitektur - Kuliner - Fesyen • Komunitas yang berkembang di Kota Malang : - Young Desainer Community (Desain) - Komunitas Asri Kusuma (Seni Pertunjukan) - Minimaniez Art Space (Pasar dan Barang Seni) - Nusantara Etnik ( Seni Pertunjukan dan Kerajinan) - Warkop Malang - Idea Circuit 1/30/2015 18
  • 19. 7.Jember • Warga Jember menyebut kotanya sebagai Kota Santri ini ternyata menyimpan potensi yang luar biasa. Adalah Dynand Fariz yang mampu mengangkat potensi warga di kota melalui Jember Fashion Carnival. • Pada umumnya warga Jember adalah pendatang, sebagian besar berasal dari etnis Jawa (di selatan) dan Madura (di utara), akibatnya terjadi perpaduan budaya yang disebut Pandulungan. Salah satu kesenian yang terkenal adalah Can Macanan Kaduk. • Jember disebut juga daerah Tapal Kuda dan memiliki kontur perbukitan. Wisata Alam adalah andalan di Kabupaten ini, hampir semua jenis wisata alam ada di Jember, mulai dari Pantai, Gunung, dan air terjun. Taman Nasional Meru Betiri juga berada di kota ini . 1/30/2015 19
  • 20. Jember • Subsektor yang berkembang : - Fesyen - Musik - Film Video dan fotografi - Radio dan Televisi - Kuliner • Komunitas yang berkembang di Jember : - Rumah Mode Dynand Fariz - Radio KISS FM - Komunitas Blogger Jember 1/30/2015 20
  • 21. 8.Bali • Pariwisata adalah kekuatan utama dari daerah ini. Selain keindahan alam ; kesenian tradisi yang mencakup Seni Pertunjukan, Kerajinan dan Musik menjadi salah satu kekuatan lainnya. • Beberapa kawasan yang menonjol di Bali dan menjadi barometer industri kreatif diantara adalah Denpasar, Ubud, Jimbaran, Kuta dan Sanur. • Bali adalah kawasan terlengkap untuk menunjang industri kreatif dan pariwisata Indonesia, baik dari segi infrastruktur dan sumber daya manusia. Art Center Bali dan Popo Danes Art veranda merupakan salah satu tempat berkumpulnya insan kreatif di Denpasar, selain itu masih banyak tempat-tempat lainnya. Dengan begitu isu-isu sosial yang muncul dan dengan lantang disuarakan oleh budayawan dan seniman di Bali lebih mudah naik ke permukaan ; cth : diantaranya adalah isu kepemilikan tanah. 1/30/2015 21
  • 22. Bali • Subsektor Industri Kreatif yang menonjol : - Seni Pertunjukan (Tradisional) - Kerajinan (Tradisional) - Musik - Desain - Arsitektur - Penerbitan dan Percetakan • Komunitas yang berkembang : - Architectur Big 3 (Arsitektur) – Pop Danes - One Dollar For Music (Musik) – Raoul Wijffels - Komunitas Semut Ireng (Film Video dan Fotografi) - Komunitas Anak Tangguh (Seni Pertunjukan) - Bali Creative Community (Desain – semua subsektor) – Arif Budiman 1/30/2015 22
  • 23. 9.Makassar • Makassar diproyeksikan menjadi salah satu kota metropolitan baru di Indonesia. Pada awal sejarahnya kota ini merupakan jalur perdagangan laut di wilayah timur Indonesia, dan terkenal sebagai “bangsa pelaut”. Dengan bertopang pada pelabuhan besar yang terdapat di kota ini perekonomian Makassar bergantung pada perdagangan nasional dan internasional. • Makassar mempunyai banyak suku seperti Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa dan Tionghoa. Terkenal dengan jajanan seperti Roti Maros, Kue Tori, Pisang Ijo dan makanan seperti Coto Makassar, Sop Konro ; menjadikan Makassar sebagai salah satu tempat wisata kuliner. 1/30/2015 23
  • 24. Makassar • Subsektor Industri Kreatif yang berkembang : - Arsitektur - Desain - Kerajinan - Musik - Kuliner - Fesyen • Komunitas Kreatif yang berkembang : - Rumah Ide Makassar - GASS (Galery Seni Stiem ) – (Pasar Barang Antik) - Komunitas Blogger Makassar - YAMA (Yayasan Kesenian Anging Mammiri) – Seni Pertunjukan - Komunitas Ininnawa Makassar 1/30/2015 24
  • 25. 10.Pontianak • Merupakan kota yang perekonomiannya masih bertumpu pada industri, pertanian, dan perdagangan. Pontianak Utara di dominasi oleh perusahaan karet, dan untuk industri kecil yang dominan adalah makanan ringan (kuliner) terpusat di Sungai Bangkong di bagian selatan Pontianak. Akhir-akhir ini kota Pontianak sedang menggiatkan tanaman Lidah Buaya sebagai salah satu komoditas andalan kota ini. • Suku bangsa di Pontianak diantaranya terdiri dari Tionghoa, Melayu, Bugis dan Jawa. Acara budaya yang diselenggarakan secara rutin adalah Festival Budaya Bumi Khatulistiwa (terakhir tahun 2011), Lomba Dayung Hias dan Tradisional dan event tahunan Gawai Dayak. 1/30/2015 25
  • 26. Pontianak • Sub Sektor Kreatif yang berkembang : - Fesyen - Seni Pertunjukan - Pasar Barang Seni - Kuliner • Komunitas Kreatif yang berkembang : - Komunitas Blogger and Netter (Bletter) – Layanan Komputer dan Piranti Lunak - Nada Serumpun (Musik) 1/30/2015 26
  • 27. 11.Palembang • Kota Palembang sebenarnya sudah mempunyai visi untuk mengembangkan industri kreatifnya; walau dengan cara sedikit berbeda. Salah satu caranya dengan penyelenggaraan Sea Games 2011 kemarin yang semestinya dapat meningkatkan gairah industri kreatif di kota ini kedepannya. • Salah satu kota tertua di Indonesia ini sudah mulai merapikan fasilitas kota, mulai dari Benteng Kuto Besak, Jembatan Ampera, Bundaran Mesjid Agung, Jaka Baring Sport Center menjadi salah satu ruang publik yang disediakan oleh Pemkot untuk warganya. 1/30/2015 27
  • 28. Palembang • Subsektor yang berkembang di Palembang : - Kerajinan - Kuliner - Musik - Radio dan Televisi - Penerbitan dan Percetakan • Komunitas yang berkembang di Palembang - The Pure Acoustic (Musik) - KLASTIC Palembang (Film Video dan Fotografi) 1/30/2015 28
  • 29. 12.Medan • Secara geografis, Kota Medan mempunyai posisi yang sangat strategis, yaitu berdekatan dengan selat Malaka, relatif dekat dengan negeri-negeri yang lebih maju seperti Pulau Penang (Malaysia) dan Singapura. • Perekonomian kota Medan ditunjang oleh sektor perdagangan dan jasa (hotel dan restoran). Disisi lain pemkot Medan juga mengandalkan industri kecil (kerajinan) dan pariwisata. Untuk pariwisata Kota Medan mengandalkan bangunan bersejarah yang berumur lebih dari 10 dekade, taman dan museum. • Kota Medan juga mempunyai jajanan khas seperti Bika Ambon, Pancake Duren, Bolu Meranti. Untuk makanannya Lontong Medan, Ikan Mas Arsik dan Teri Medan. 1/30/2015 29
  • 30. Medan • Subsektor Industri Kreatif yang berkembang : - Arsitektur - Kuliner - Musik - Kerajinan - Desain - Radio dan Televisi • Komunitas kreatif yang berkembang : - Bloggers Sumut (Layanan Komputer dan Piranti Lunak) - Rumah Kreatif (Seni Pertunjukan) - Teater “O” USU (seni Pertunjukan) - Medan Guitar Family (Musik) 1/30/2015 30
  • 31. Terima Kasih 1/30/2015 31