Jagat Raya

7,186 views

Published on

my first presentation with my bestfriend and get a best mark. lucky

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • You are cheater baby....No body'll see your presentation...
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
7,186
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
262
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jagat Raya

  1. 1. THEPHOENIX
  2. 2. Satuan Jarak di Jagat Raya Satuan Astronomi (SA) atau Astronomical Unit (AU) Satu satuan astronomi adalah satu kali jarak rata-rata bumi ke matahari ( ± 150.000.000 km). 1 SA = 15 X 10 7 km Biasanya hanya digunakan untuk menghitung jarak benda-benda langit yang terdapat dalam sistem tata surya
  3. 3. Teori terbentuknya jagat raya
  4. 4. TEORI KEADAAN TETAPTeori Keadaan Tetap menyebutkan bahwa alamsemesta selalu memuai dengan laju tetap dan materibaru terus menerus tercipta. Akibatnya, dalam ruangtertentu selalu dipadati oleh materi yang berjumlahtetap. Teori ini diajukan oleh ahli kosmologi bangsaInggris (Fred Hoyle, Herman Bondi dan ThomasGold). Dikatakan bahwa alam semesta ini tak berawaldan tak berakhir. Di mana-mana sama setiap saat.Agar alam semesta selalu dalam keadaan begitumaka perlu diciptakan bahan baru secara sinambung.Bahan baru ini menimbulkan tekanan yang memaksaalam semesta memuai secara terus-menerus. Bahanbaru tersebut selanjutnya memadat menjadi galaksiuntuk mengisi kekosongan yang ditimbulkan karenapemuaian.
  5. 5. Teori Dentuman Besar menyatakan bahwa alam semesta inibermula dari suatu ledakan dahsyat (Big Bang) dan galaksi akanmeluas tanpa batas. Teori lahir dari pemikiran ahli fisika Amerika(George Gamow). Ia mengatakan bahwa pada mulanya, alamsemsta ini seperti bola raksasa yang sangat padat. Bola raksasa initerdiri dari neutron dan tenaga pancaran yang disebut ‘Ylem”(diucapkan ‘ailem’). Sekitar 18 milyar tahun yang lalu, ylem inimeledak dahsyat. Bola mengembang sehingga berkurangkepadatannya dan turunlah suhunya dari milyaran derajad hinggajutaan derajad. Pada suhu sekitar 60 juta derajad semua neutronberubah menjadi proton dan elektron. Bersamaan dengan suhuyang menurun, terbentuklah semua unsur yang ada di alamsekarang ini. Pada suhu sekitar 300 derajad semua unsur berubahmenjadi gas. Gumpalan gas inilah yang menjadi awal dari sebuahgalaksi. Pengertian lebih lanjut tentang teori BIG BANG : Melaluidua proyek besar pemetaan galaksi yang dilakukan hinggakini, para ilmuwan telah membuat penemuan yang memberikandukungan sangat penting bagi teori "Big Bang".
  6. 6. TEORI MENGEMBANG DAN MEMAMPATTeori ini dikenal pula dengan nama teori ekspansi dankonstraksi. Menurut teori ini jagat raya terbentukkarena adanya suatu siklus materi yang diawalidengan massa ekspansi (mengembang) yangdisebabkan oleh adanya reaksi inti hidrogen. Padatahap ini terbentuklah galaksi- galaksi. Tahap inidiperkirakan berlangsung selama 30 miliar tahun.Selanjutnya, galaksi-galaksi dan bintang yang telahterbentuk akan meredup kemudian memampatdidahului dengan keluarnya pancaran panas yangsangat tinggi. Setelah tahap memampat, maka tahapberikutnya adalah tahap mengembang dan kemudianpada akhirnya memampat lagi.
  7. 7. MATERI-MATERI JAGAT RAYA Nebula Galaksi Bintang
  8. 8. NEBULANebula adalah kabut atau awan debu dangas yang bercahaya dalam suatu kumpulanyang sangat luas. Nebula banyak diyakinioleh para ahli sebagai suatu materi cikalbakal terbentuknya suatu sistembintang, seperti sistem bintang matahariatau disebut tata surya. Nebula yangterkenal, antara lain nebula Orion M42 padarasi Orion dan Nebula Trifid pada rasiSagitarius.
  9. 9. GALAKSIGalaksi adalah kumpulan bintang yangmembentuk suatu sistem,terdiri atas satu ataulebih benda angkasa yang berukuran besar dandikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnyasebagai anggotanya yang bergerakmengelilinginya secara teratur. Di dalam ilmuastronomi, galaksi diartikan sebagai suatusistem yang terdiri atas bintang-bintang, gas, dan debu yang amat luas, di manaanggotanya memiliki gaya tarik menarik(gravitasi). Suatu galaksi pada umumnya terdiriatas miliaran bintang yang memilikiukuran, warna, dan karakteristik yang sangatberaneka ragam.
  10. 10. JENIS-JENIS GALAKSISecara garis besar, menurut morfologinya galaksi dibagi menjaditiga tipe, yaitu :
  11. 11. GALAKSI SPIRALDikenal karena bentuk spiralnya yang indah itu.Bagian – bagian utama galaksi spiral adalahhalo , bidang galaksi termasuk lengan spiral danbulge , dan bagian pusat galaksi yang menojol.Gugus Bola adalah kumpulan bintang – bintangyang berjumlah puluhan ribu bintang yang lahirbersama – sama, dan mengumpul berbentukbola. Gugus bola inilah yang membentuk halobersama bintang – bintang yang tidak terdapatdi bidang galaksi.
  12. 12. CIRI-CIRI DAN CONTOH GALAKSI SPIRAL1. Berbentuk spiral yang indah.2. Terdiri atas bintang – bintang tua dan bintang – bintang muda.3. Bintang – bintang besar terdapat pada gugus bola yang tersebar menyelimuti galaksi.4. Galaksi ini berotasi dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari galaksi elips. Dan karena kecepatan rotasinya ini menyebabkan galaksi ini memipih dan membentuk bidang galaksi.5. Kecepatan rotasi tiap bagian galaksi spiral tidak sama. Semakin kearah pusat galaksi kecapatannya semakin besar.6. Bintang – bintang muda terdapat dilengan spiral galaksi yang berada di bidang galaksi.Contohnya : Galaksi Andromeda Galaksi Bima Sakti NGC 1232 di Rasi Eridanus Galaksi Seyfert NGC 7742 M81 berada dekat Ursa Mayor
  13. 13. GALAKSI ELIPS Sesuai dengan namanya, penampakannya seperti elips. Tapi bentuk aslinya tidak diketahui dengan pasti karena kita tidak tahu arah pandang kita, apakah dari depan, samping, atau atas dari galaksi tersebut. Ciri – cirinya :  Tipe galaksi mulai dari yang berbentuk bundar sampai yang berbentuk bola pepat.  Struktur dari galaksi ini tidak terlihat dengan jelas.  Terlihat sangat redup.  Sangat sedikit mengandung materi antarbintang.  Anggotanya adalah bintang – bintang tua. Contohnya : Galaksi M87, yaitu galaksi elips raksasa yang terdapat dirasi virgo
  14. 14. GALAKSI TAK BERATURAN yang Galaksi tidak beraturan adalah tipe galaksi tidak simetri dan tidak memiliki bentuk khusus. Ciri – cirinya : Galaksi ini banyak mengandung materi antarbintang yang terdiri atas gas gas dan debu. Terdiri atas bintang – bintang tua dan muda. Bentuknya tidak simetri dan tidak memiliki bentuk khusus. Contohnya : Awan Magellan Besar Awan Magellan Kecil
  15. 15. BINTANG Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).Menurut ilmu astronomi, bintang adalah: "Semua benda masif (bermassa antara 0,08 hingga 200 massa matahari) yang sedang dan pernah melangsungkan pembangkitan energi melalui reaksi fusi nuklir." Oleh sebab itu bintang katai putih dan bintang neutron yang sudah tidak memancarkan cahaya atau energi tetap disebut sebagai bintang. Bintang terdekat dengan Bumi adalah Matahari pada jarak sekitar 149,680,000 kilometer, diikuti oleh Proxima Centauri dalam rasi bintang Centaurus berjarak sekitar empat tahun cahaya.
  16. 16. TATA SURYATata Surya adalah kumpulan benda langityang terdiri atas sebuah bintang yangdisebut Matahari dan semua objek yangterikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objektersebut termasuk delapan buah planet yangsudah diketahui dengan orbit berbentukelips, lima planet kerdil/katai, 173 satelitalami yang telah diidentifikasi, dan jutaanbenda langit (meteor, asteroid, komet)lainnya.
  17. 17. TEORI TERBENTUKNYA TATA SURYA Teori Nebula Teori Planetesimal Teori Pasang Surut Teori Bintang Kembar
  18. 18. TEORI NEBULA Teori Kabut atau disebut juga Teori Nebula. Teori Nebula pertama kali dikemukakan oleh Emanuel Swedenborg (1688-1772) tahun 1734 dan disempurnakan oleh Immanuel Kant (1724-1804) pada tahun 1775. Teori serupa juga dikembangkan oleh Pierre Marquis de Laplace secara independen pada tahun 1796. Teori ini, yang lebih dikenal dengan Teori Nebula Kant-Laplace, menyebutkan bahwa pada tahap awal, Tata Surya masih berupa kabut raksasa. Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula, dan unsur gas yang sebagian besar hidrogen. Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu, suhu kabut memanas, dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari). Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat, dan cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling matahari. Akibat gaya gravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar.
  19. 19. TAHAP-TAHAP PADA TEORI NEBULALaplace berpendapat bahwa orbit berbentuk hampir melingkar dariplanet-planet merupakan konsekuensi dari pembentukan mereka. TeoriKabut (Nebula) menceritakan kejadian tersebut dalam 3 (tiga ) tahap :1. Matahari dan planet-planet lainnya masih berbentuk gas, kabut yangbegitu pekat dan besar2. Kabut tersebut berputar dan berpilin dengan kuat, dimana pemadatanterjadi di pusat lingkaran yang kemudian membentuk matahari. Padasaat yang bersamaan materi lainpun terbentuk menjadi massa yanglebih kecil dari matahari yang disebut sebagai planet, bergerakmengelilingi matahari.3. Materi-materi tersebut tumbuh makin besar dan terus melakukangerakan secara teratur mengelilingi matahari dalam satu orbit yang tetapdan membentuk Susunan Keluarga Matahari.
  20. 20. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN Kelebihan teori kabut/Teori Nebula: Teori ini berhasil menjelaskan bahwa tata surya datar, orbit ellips planet mengelilingi matahari hampir datar. Kelemahan teori kabut/Teori Nebula: 1. James Clerk Maxwell dan Sir James Jeans menunjukkan bahwa massa bahan dalam gelang-gelang tak cukup untuk menghasilkan tarikan gravitasi sehingga memadat menjadi planet. 2. F. R. Moulton pun menyatakan bahwa teori kabut tidak memenuhi syarat bahwa yang memiliki momentum sudut paling besar haruslah planet bukan matahari. Teori kabut menyebutkan bahwa matahari yang memiliki massa terbesar akan memiliki momentum sudut yang paling besar.
  21. 21. TEORI PLANETESIMALMoulton dan Chamberlain, berpendapatbahwa tata surya berasal dari adanyabahan-bahan padat kecil yang disebutplanetesimal yang mengelilingi inti yangberwujud gas bersuhu tinggi. Gabunganbahan-bahan padat kecil itu kemudianmembentuk planet-planet, sedangkan intimassa yang bersifat gas dan bersuhutinggi membentuk matahari.
  22. 22. TEORI PASANG SURUTAstronom Jeans danJeffreys, mengemukakan pendapat bahwatata surya pada awalnya hanya matahari sajatanpa mempunyai anggota. Planet-planetdan anggota lainnya terbentuk karenaadanya bagian dari matahari yang tertarikdan terlepas oleh pengaruh gravitasi bintangyang melintas ke dekat matahari. Bagianyang terlepas itu berbentuk seperti cerutupanjang (bagian tengah besar dan keduaujungnya mengecil) yang terus berputarmengelilingi matahari, sehingga lamakelamaan mendingin membentuk bulatan-bulatan yang disebut planet.
  23. 23. TEORI BINTANG KEMBARTeori bintang kembar dikemukakanastronom Inggris bernama Lyttleton. Teoriini menyatakan bahwa pada awalnyamatahari merupakan bintang kembar yangsatu dengan lainnya salingmengelilingi, pada suatu masa melintasbintang lainnya dan menabrak salah satubintang kembar itu dan menghancurkannyamenjadi bagian-bagian kecil yang terusberputar dan mendingin menjadi planet-planet yang mengelilingi bintang yang tidakhancur, yaitu matahari.
  24. 24. THANKS FOR WATCHING ^^ BY:FAJAR INDAH KUSUMAWATI (11) NOVI MESRINA CICIONTA (28) TRESYA ISSURA (36) YESICA PALMAWIRA (38) YOSEPHINE br LINGGA (39)

×