Your SlideShare is downloading. ×
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Pemrograman akuntansi visual basic finish
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pemrograman akuntansi visual basic finish

2,212

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,212
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
291
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PEMROGRAMAN AKUNTANSI “VISUAL BASIC” OLEH I Made Yogi Saputra SN (1115613034) Gede MartonoPutra (1115613037) I Putu Teresna Jaya Manggala (1115613055) IV C / D3 AKUNTANSI PROGRAM STUDI D3 AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI BALI 2013 / 2014
  • 2. BAB 1 KONSEP DASAR VISUAL BASIC 6.0 1.1.Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic adalah bahasa yang mudah dimengerti dalam membuat suatu pemrograman di dalam bahasa Basic meskipun dibuat oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini menjadi llebih mudah setelah hadirnya Microsoft Visual Basic. Microsoft Visual Basic ini tercipta berkat ide untuk membuat bahasa yang mudah dan sederhana dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows untuk graphic user interface. Dengan teknik pemrograman visual, Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, sehingga penggunanya dapat berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari pembuatan FORM dalam visual basic, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form sesuai keinginan pengguna dan kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah. Dengan komponen ActiveX Control, Visual Basic dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows. Dengan komponen ini penguna dapat memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows. Selain itu, di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP) juga dapat menunjang hal tersebut. Visual Basic 6.0 merupakan perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik, dan kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan karena kemudahan dalam melakukan pembuatan suatu program yang
  • 3. diinginkan serta kemudahan dalam melakukan proses development dari aplikasi yang dibuat. 1.2. Interface Antar Muka Visual Basic 6.0 Langkah awal dalam mempelajari Visual Basic 6.0 yaitu mengenal Interface anatar muka Visual Basic 6.0 itu sendiri. Setelah menjalankan program Visual Basic 6.0 akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini : Dalam menjalankan Visual Basic 6.0 langkah awal yang ditembuh yaitu apakah kita akan membuat program yang baru atau mengedit program yang sudah atau pernah dibuat. Jika membuat yang baru tinggal mengklik new dan memilih program apa yang kita inginkan. Jika sudah pernah membuat tinggal mengklik Existing atau Recent program yang kita sudah pernah buat. Visual Basic 6.0 menyediakan 13 jenis project yang bisa digunakan oleh user seperti gambar yang terlihat di atas. Berikut ini ada beberapa project yang biasanya digunakan oleh banyak user dalam menggunakan Visual Basic, antara lain yaitu : 1. Standard EXE
  • 4. Standard EXE yaitu project standar dalam Visual Basic dengan komponenkomponen yang standar. Jenis project ini sangat sederhana. Walaupun sangat sederhana, project ini memiliki suatu keunggulan yaitu semua komponennya dapat diakui oleh semua unit komputer dan semua user meskipun bukan administrator. 2. ActiveX EXE ActiveX EXE yaitu project ActiveX berisi komponen-komponen yang berkemampuan untuk berinteraksi dengan semua aplikasi yang ada di dalam sistem operasi windows. 3. ActiveX DLL ActiveX DLL yaitu Project yang menghasilkan sebuah aplikasi library yang selanjutnya akan dapat digunakan oleh semua aplikasi di sistem operasi windows. 4. ActiveX Control ActiveX Control adalah Project yang menghasilkan komponen-komponen baru yang digunakan untuk aplikasi Visual Basic yang lain 5. VB Application Wizard VB Application Wizard adalah Project yang akan memandu pengguna untuk membuat suatu aplikasi secara mudah tanpa harus pusing-pusing dengan perintah-perintah yang terdapat dalam pemrograman. 6. Addin Addin adalah suatu project seperti Standard EXE tetapi dengan berbagai ditambahi berbagai macam komponen tambahan yang memungkinkan user dapat bebas dalam berkreasi. 7. Data project Data project adalah project yang melengkapi komponennya dengan komponen-komponen yang terdapat dalam database. Sehingga bisa dikatakan project ini memang disediakan untuk keperluan pembuatan aplikasi database. 8. DHTML Application DHTML Application adalah project yang digunakan untuk membuat aplikasi internet pada sisi client (client side) dengan fungsi-fungsi yang terdapat dalam DHTML. 9. IIS Application
  • 5. IIS Application adalah project yang menghasilkan apliaksi internet pada sisi server (server side) dengan komponen-komponen yang terdapat dalam CGI (Common Gateway Interface). Setelah membuka Visual Basic 6.0 maka anda akan melihat menu, toolbar, toolbox, form, project explorer dan property seperti terlihat pada gambar berikut : Membuat suatu program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian selanjutnya di isi script program di dalam komponen-komponen yang menurut anda diperlukan. Form dapat disusun oleh komponen-komponen yang berada di dalam [Toolbox], dan setiap komponen yang akan dipakai kemudian harus diatur propertinya lewat jendela [Property]. Berikut ini beberapa bagian penting yang ada didalam IDE Visual Basic 6.0 yang sering kita gunakan dalam mendesain antar muka suatu program yaitu : - Menu Bar dalam Visual Basic 6.0 pada dasarnya adalah standar operasional di dalam sistem operasi windows, seperti mengolah file (file), mengedit file (edit), mengatur tampilan file (view), menjalankan file (run) dan lain-lain. Dalam Menu yang terdapat pada Visual Basic 6.0 tersebut terdapat subsubmenu dari setiap menu yang terdapat pada Menu Bar.
  • 6. - Main Toolbar dalam Visual Basic 6.0 berisi beberapa icon-icon yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu perintah atau tugas dalam pembuatan suatu program secara cepat. - Project Exploler Window dalam Visual Basic 6.0 merupakan jendela yang menampilkan project dan form yang sedang user buat saat itu. - Properties Window dalam Visual Basic 6.0 berisi daftar untuk mengatur atau men- setting property dari object yang sedang aktif. Kotang yang paling atas berisikan semua object aktif yang ada. Ada dua cara untuk menyusun tampilan yaitu secara urutat abjad (Alphabetic) dan secara urutan kelompok (Categorized). - Tempat Form atau Form Designer dalam Visual Basic 6.0 berisi jendela yang digunakan untuk merancang atau membuat aplikasi yang sedang dibuat dalam artian lain form designer ini diibaratkan sebagai sebuah kanvas untuk melukis si user.
  • 7. - Code Editor Window merupakan jendela yang digunakan untuk memasukan kode aplikasi atau program dan juga digunakan untuk mendefinisikan kode – kode form atau modul dalam sebuah aplikasi. - Tool Box dalam Visual Basic 6.0 berisi berbagai macam control yang digunakan untuk membentuk user interface yang diletakkan pada sebelah kiri windows Visual Basic. Berikut ini akan dijelaskan fungsi dari masing-masing komponen yang terdapat dalam Tool Box :  Pointer Arrow bukanlah merupakan object kontrol karena hanya digunakan untuk memilih kontrol yang sudah ada di dalam form.
  • 8.  Picture merupakan object kontrol yang digunakan untuk menampilkan image (gambar) dengan format BMP, ICO (icon), metafile (WMF), GIF, JPEG, Bitmap (DIB), cursor (CUR), dan enhaced metafile (EMF).  Label merupakan object kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tetap dan tidak dapat diubah oleh user.  Frame merupakan tool untuk membuat sebuah bingkai.  CheckBox merupakan tool yang digunakan untuk membuat kontrol pilihan, dimana kontrol ini terpilih jika di klik oleh user. CheckBox ini dapat di pilih 1 atau lebih.  ComboBox merupakan tool yang digunakan untuk membuat kontrol kombinasi antara TextBox dengan ListBox.  HscrollBar merupakan tool yang digunakan ntuk membuat Scrollbar secara horizontal.  Timer merupakan tool untuk mengontrol waktu. Kontrol ini nonvisual dan tidak terlihat oleh user.  DirListBox merupakan tool untuk menampilkan direktori atau folder yang digunakan untuk membuat kotak dialog.  Shape merupakan tool untuk membuat kotak, persegi panjang atau lingkaran.  Image digunakan untuk membuat gambar menyerupai picture box namun tidak dapat digunakan untuk menampung kontrol lainnya.  OLE digunakan untuk menghubungkan software lain ke form.  TextBox merupakan tool yang digunakan untuk membuat teks yang bisa di ubah-ubah oleh user.
  • 9.  CommandButton merupakan tool yang digunakan untuk membuat tombol, seperti tombol OK, cancel, dan sebagainya terserah user.  OptionButton merupakan tool yang digunakan untuk membuat menu suatu pilihan. Fungsinya sama seperti CheckBox, namun OptionButton hanya dapat di pilih 1 oleh user.  ListBox merupakan tool yang digunakan untuk membuat daftar pilihan.  VscrollBar digunakan untuk membuat Scrollbar secara vertikal.  DriveListBox merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan drive yang ada di komputer.  FileListBox merupakan tool yang digunakan untuk menampilkan file-file.  Line merupakan tool yang digunakan untuk membuat garis.  Data merupakan tool yang digunakan untuk menghubungkan database ke form. 1.3 Konsep Dasar Pemrograman Dalam Visual Basic 6.0 Konsep dasar pemrograman Visual Basic 6.0, adalah pembuatan form dengan mengikuti aturan yang terdapat dalam pemrograman Property, Metode dan Event. Berikut ini adalah penjelasan dari Property, Metode dan Event yaitu : 1. Property Setiap komponen yang terdapat di dalam pemrograman Visual Basic dapat diatur propertinya sesuai dengan kebutuhan dari aplikasi itu sendiri. Property yang tidak boleh dilupakan pada setiap komponen tersebut adalah “Name”, yang berarti nama variabel (komponen) yang akan digunakan dalam scripting. Properti “Name” ini hanya bisa diatur melalui jendela Property, sedangkan nilai peroperti yang lainnya bisa diatur melalui script seperti contoh dibawah ini :
  • 10. Command1.Caption=”Play” Text1.Text=”Visual Basic” Label1.Visible=False Timer1.Enable=True 2. Metode Bahwa jalannya suatu program dapat diatur sesuai dengan aplikasi dengan menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap komponennya. Metode inilah yang digunakan sebagai tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman dari pembuatan suatu prgram aplikasi. 3. Event Setiap komponen dalam program dapat beraksi melalui event, seperti event click pada command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau juga event Mouse Down pada picture yang tertulis dengan Picture1_MouseDown. Pengaturan event dalam setiap komponen akan digunakan untuk menjalankan semua metode yang dibuat. 1.4 Membuat Project Sederhana Untuk memulai pembuatan suatu program aplikasi di dalam Visual Basic 6.0, yang dilakukan pertama kali adalah membuat project baru. Project adalah sekumpulan form, modul, fungsi, data dan laporan yang digunakan dalam suatu aplikasi. Dalam membuat suatu projrect baru dapat dilakukan dengan memilih menu [File] lalu [New Project] atau dengan mengklik ikon [new project] pada Toolbar yang terletak di pojok kiri atas. Setelah itu akan muncul konfirmasi untuk jenis project dari program aplikasi yan akan dibuat seperti terlihat pada gambar berikut ini.
  • 11. Langkah berikutnya klik [label] pada tool box. Kemudian letakkan pada pointer diatas area form lalu letakkan object label tersebut pada form 1 dengan men dragnya di atas form 1 tersebut. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Selanjutnya klik [Text box] dan lakukan hal yang sama seperti langkah seperti diatas. Letakkan object Text box disamping object label. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini
  • 12. Berikutnya klick [CommoandButton] dan letakkan di atas form 1 seperti gambar dibawah ini Selanjutnya buat label lagi 1 di atas form 1 dan kemudian susunlah sesuka hati anda. Berikut gambarnya sesuai susunan menurut penulis.
  • 13. Selanjutnya pilih label 1 dan gantilah tulisan label1 dengan “Enter Name” pada property window seperti gambar dibawah ini : Selanjutnya pilih object form1 dan kemudian pada property window carilah baris name dan ganti Form1 menjadi “FrmSatu”. Selanjutnya carilah caption kemudian ketik “Program Pertama”. Dapat dilihat seperti gambar dibawah ini: Sama seperti langkah diatas, masukkanlah nilai-nilai berikut ini pada property window untuk setiap object object yang tersedia di Form. Object Property Nilai
  • 14. Text1 (hapus tulisan text1) Name CmdOK Caption &OK Name LblSalam Caption Label2 TxtName Text Command1 Name (Hapus tulisan Label2) Sekarang form1 akan terlihat seperti gambar berikut ini : Langkah selanjutnya yaitu double klik pada Commond OK pada Form sehingga akan muncul jendela coding lalu lakukanlah coding untuk menampilkan pesan ketika user melakukan klik pada Commond OK. Ketiklah code seperti gambar dibawah ini : Tampilkan kembali form anda dengan memilih view pada Menu Bar atau mengklik View Object pada jendela Project Exploler. Selanjutnya jalankan program yang anda buat dengan mengklik [start] yang terdapat pada Main Toolbar atau memilih Run pada Menu Bar selanjutnya pilih start. Setelah program yang anda buat berjalan, masukkanlah nama yang anda inginkan pada TextBox dan liharlah apa yang terjadi dengan mengklik OK pada Commond OK. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
  • 15. Untuk mengakhiri program anda klik lah icon mengklik icon [End] pada Main Toolbar atau [Close] yang terdapat pada pojok kanan atas. 1.5 Menyimpan Project Untuk menyimpan project yang sudah anda buat tidaklah jauh beda dengan menyimpn di program window lainnya yaitu dengan mengklik icon [Save] atau dengan mengklik File pada Menu Bar lalu pilih Save Project. Akan tetapi, jumlah file yang akan disimpan akan berbeda dengan penyimpanan di program window lainnya. File yang akan disimpan minimal berjumlah dua file. Banyaknya file tergantung dari penggunaan modul (modul Form, modul Class, dan file lainya) dalam project. Untuk latihan program diatas , file yang akan disimpan ada dua buah file yaitu satu file Form dan satu file Project. Berilah nama masing-masing sesuai yang anda inginkan. Satu catatan yang penting yang mesti anda ketahui dan patuhi yaitu setiap project yang anda buat sebaiknya disimpan dalam satu Folder yang terdiri dari satu Project didalam Folder tersebut. Hal ini dimaksudkan agar lebih mudah nantinya dalam membuka kembali Project atau akan menyimpannya kedalam disk atau sebagainya. 1.6 Membuka Project Untuk membuka project sama caranya dengan membuka file di aplikasi window lainnya yaitu tinggal mengklik icon [Open] atau menggunakan menu File pada Menu Bar dan pilih Open Project. Kemudian pilihlan nama Project yang akan anda buka.
  • 16. BAB 2 OBJECT STANDARD VISUAL BASIC 2.1 Object, Property, Metode, Event Visual Basic adalah salah satu pemrograman visual yang sangat populer digunakan. Dalam bahasa pemrograman visual dikenal ada beberapa macam istilah seperti : - Object Object adalah kombinasi kode dan data yang dapat diberlakukan seperti unit atau bisa juga di definisikan sebagai class. Contohnya suatu object itu adalah Seekor Anjing. - Property Property berfungsi untuk mengatur tampilan pada suatu komponen yang terpilih atau yang aktif. Masing – masing object memiliki properti dan ciri yang berbeda dan dapat diatur sesuai keinginan. Contoh dari property pada Object seekor anjing yaitu warna anjing dan jenis anjing. - Metode Metode adalah suatu kumpulan perintah yang memiliki kegunaan, tetapi perintah – perintah tersebut sudah disediakan dalam object. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman dari pembuatan suatu program aplikasi. Contohnya dalam object seekor Anjing adalah Maju, Mundur, dan Berhenti. - Event Setiap komponen dapat beraksi melalui event. Event yaitu kejadian yang dapat dialami oleh suatu object. Contohnya dalam object seekor Anjing adalah Ditabrak, digigit, dan dipukul. Praktek langsungnya dalam sebuah program aplikasi misalnya adalah sebuah form adalah sebuah object. Suatu Object memiliki properti, metode, dan event. Properti dari sebuah object dapat dilihat pada jendela properti ( Property Window ). Nilai dari sebuah object dapat di isi pada saat run time dengan penulisan kode program (syntax), dengan format : Object.properti = ekspresi atau juga kita bisa
  • 17. mengambil suatu nilai property dari sebuah object dengan menggunakan syntax sebagai berikut : Variabel = Object.property Suatu Event yang terdapat pada Visual Basic dapat dilihat di jendela coding. Klik segitiga pada ujung kanan atas jendela coding, dan semua event akan terlihat. Pilih slah satu event kemudian lihat perubaahan yang terjaadi pada jendela coding. Maka dengan tomatis VB akan menampilkaan nama prosedur yang akan menangani event tersebut. Prosedur tersebut masih kosong hanya berisi nama dengan event. Dalam prosedur inilah yang perlu diisi code perintah yang akan dilaksanakan. Dapat kita lihat pada gambar dibawah ini : 2.2 Form Form merupakan tempat untuk membuat tampilan program atau user interface. Selain itu juga untuk menempatkan control (object-object) lain. Di dalam form terdapat titik-titik kecil yang biasa disebut grid yang membantu dalam menempatkan suatu object pada form. Dalam membuat suatu program kita dapat menuliskannya pada jendela coding. Untuk membuka jendela coding double klik pada form. Form yang terdapat pada jendela coding ini dapat dibagi menjadi tiga struktur, yaitu antara lain : a. General Declaration Bagian ini terletak di bagian paling atas pada jendela coding. Bagian ini digunakan untuk deklarasi Option Explicit, Option Base, Type dan variable yang memiliki ruang lingkup Form. b. General Procedure
  • 18. Bagian ini ditandai dengan (General) dan nama subrutin. Pada bagian ini kita menuliskan subrutin maupun fungsi. c. Event Procedure Bagian ini merupakan subrutin yang menangani event atau kejadian yang diakibatkan oleh aksi pemakai terhadap control yang ada diatas form. Bagian ini ditandai dengan jenis control dan jenis event-eventnya. 2.3 Label Kontrol label ini digunakan untuk menampilkan tulisan yang tidak dapat diubah oleh user pada saat runtime atau pada saat program yang dibuat dijalankan kecuali melalui coding program. Event Alignment Appearance Keterangan Perataan teks (rata kiri, rata tengah, atau rata kanan) pada kontrol label Menentukan tampilan kontrol label Mengubah pembatas krontol label agar Auto Size menyesuaikan dengann besarnya ukuran teks. Back colour Back style Caption Drag icon Menentukan warna latar belakang dari kontrol label Menentukan apakah label bersifat tembus atau tidak tembus pandang Teks yang akan ditampilkan pada kontrol label Menentukan icon yang digunakan saat operasi drag and drop pada kontrol label Drag mode Menentukan modus drag and drop Enable Menentukan apakah label tersebut aktif Font Mengubah jenis dan ukuran huruf untuk label Fore colour Warna teks dari kontrol label Height Menentukan tinggi kontrol label Index Menentukan nomor index
  • 19. Left Jarak dari sisi kiri form ke sisi kiri label Menentukan bentuk kursor mouse apabila Mouse pointer diletakkan diatas label Tempat penyimpanan data sementara Tag yang terkait dengan kontrol tersebut Tool tip text Text yang muncul pada tab tooltip Menentukan jarak dari sisi atas form ke Top sisi atas label Menentukaan perlakuan terhadap tanda & Use mnemonic sebagai acces key atau sebagai simbol & Menampilkan Visible atau menyembunyikan label dari user Width Menentukan lebar label Menentukan apakah ukurann konttrol Word wrap label akan menyesuikan dengan tek Captionnya Beberapa event yang dapat dipakai dalam kontrol label yaitu Event Keterangan Change Terjadi ketika nilai properti caption dari kontrol label berubah Click Terjadi ketika pemakai melakukan klik pada kontrol label, urutan event ini : MouseDown, MouseUp, Click DblClick Terjadi ketika user melakukan klik ganda MouseDown Terjadi ketika pamakai menekan tombol mouse pada kontrol parameter yang dapat digunakan adalah (1-tombol kiri, 2-tpmbol kanan), keyboard (1-shift, 2-ctrl, 3-Alt), X(posisi kolom pointer), Y(posisi baris pointer) Terjadi ketika pemakai menggerakkan mouse pada kontrol MouseMove label MouseUp Terjadi ketika pemakai melepaskan penekanan tombol mouse pada label
  • 20. Beberapa metode yang efektif dalam kontrol label yaitu: Metode Fungsi Move Memindahkan letak (koordinat left, top) kontrol label, maupun mengubah ukurannya (ukuran Height, Width) Refresh Mencetak ulang kontrol label Menentukan order kontrol, apakah diatas atau dibawah kontrol ZOrder lain. 2.4 TextBox Kontrol text box adalah kotrol yang menerima input dari user dalam bentuk teks yg diketikkan. Kontrol ini digunakan untuk menyediakan user tempat yang akan digunakan untuk memasukkaan informaasi- informasi tertulis sepert nama, alamat, nilai numeric, dan lain – lain. Beberapa properti TextBox antara lain :  Alignmennt Appearance  Back Colour Back Style  Drag Icon Drag Mode  Enable Font  Fore Colour Hight  Index Left  Mouse Pointer Mouse Icon  Tag Top  Tool Tip Text Wid Properti lainnya yang dimiliki oleh TextBox antara lain: Properti Kegunaan Menentukan Cause Validationn apakah event validate diaktifkan saat kontrol akan kehilangan kontrol Menentukan Hide Selection apakah selection disembunyikan saat kontrol kehilangaan fokus
  • 21. Menentukan apakah teks Locked yang ada didalam textbox dapat diubah Menentukan jumlah huruf maksimal Max Length yang dapat diketik dalam textbox Menentukan tulisan didalam textbox Multi Line ditampilkan beberapa baris dan mengenal enter untuk masuk garis baru Menentukan tulisan yang diketik oleh Password Char pemakai diubah menjadi simbol ( * ) digunakan untuk pengisian password Menampilkan scroll bar textbox, properti Scroll Bars ini digunakan jikaa setting multiline adalah true Menentukan urutan tab index. 0 adalah Tab Index kontrol yang pertama mendapat fokus Menentukan kontrol dapat menerima Tab Stop fokus karena penekan tombol tab Menetapkan tulisan yang ada di dalam Text textbox pada runtime Event-event yang digunakan pada TextBox, yang fungsinya telah dijelaskan pada Label, yaitu :  Clik MouseMove  DblClick MouseUp  MouseDown Event-event yang lainnya , antara lain yaitu : Event Keterangan Change Terjadi ketika nilai property text dari kontrol textbox berubah Getfocus Terjadi saat kontrol TextBox mendapatkan focus Terjadi ketika pemakai mengetikkan karakter pada kontrol KeyDown TextBox KeyPress Terjadi setelah event KeyDown, ketika pemakai mengetikkan
  • 22. karakter pada textbox, parameter yang dipakai adalah KeyAscii. Kita dapat memanipulasi tombol yang diketik dengan melakukan manipulasi pada nilai KeyAscii. KeyUp Terjadi setelah event KeyPress, ketika pemakai mengetikkan karakter pada kontrol, urutan event ini adalah (KeyDown, KeyPress, KeyUp, Change) LostFocus Terjadi ketika kontrol textbox kehilangan fokus Validate Terjadi ketika textbox akan kehilangan fokus Metode yang biasa digunakan dalam TextBox, (fungsi-fungsinya telah dijelaskan pada control Label), yaitu :  Move Set Focus  Refresh Zorder 2.5 CommandButton CommandButton dapat digunakan oleh user dan dapat melakukan berbagai fungsi dengan CommandButton. CommandButton dalam Visual Basic terlihat tampak seperti segi empat dengan teks diatasnya. Fungsi dari CommandButton antara lain menyetujui atau menjalankan suatu perintah, keluar dari aplikasi, membatalkan perintah, menetapkan perubahan, membuka file dan lain-lain. Kontrol CommandButton memiliki banyak properti sama seperti kontrol – kontrol yang lain, propertinya adalah sebagai berikut :  Alignmennt Left  Appearance Index  Caption Mouse Icon  Couse Validation Mouse Pointer  Drag Icon TabIndex  Drag Mode Tab Stop  Enable Tag  Font Visible  Fore Colour Width
  • 23.  Hight Property yang lain antara lain : Properti Kegunaan Tombol perinth yang mendapat fokus Cancel akan bisa dioperasikan dengan tombol Esc Tombol perintah mendapat fokus saat aplikasi pertama kali dijalankan daan Default dapat langsung dioperasikan jika menekan Enter Mask Colour Menentukan warna bitmap yang akan dijadikan transparan Menentukaan file gambar yang akan Picture ditampilkan pada tombol perintah Menentukan apakah jenis dari tombol Style perintah tersebut berupa tombol windows standar Use Mask Colour Menentukan apakah kontrol dapat menggunakan Mask Colour atau tidak Berbagai macam Event lain yang terdapat dalam CommandBottom antara lain  Clik LostFocus  GotFocus MouseDown  KeyDown MouseMove  KeyPress MouseUp  KeyUp Berbagai macam metode yang dapat dipakai dalam CommandBottom antara lain adalah :  Move ZetFocus  Refresh Zooder
  • 24. 2.6 OptionButton dan CheckBox Option Button adalah sebuah kontrol dimana user dapat memilih salah satu dari beberapa pilihan yang ada dan user tidak dapat memilih lebih dari satu pilihan. Sedangkan Check Box adalah sebuah kontrol dimana user dapat memilih sebagian atau seluruh dari pilihan – pilhan yang diajukan. Properti yang terdapat pada kedua kontrol diatas antara lain adalah:  Alignment Appearance  Back Color Caption  Cause Validation Drag Icon  Drag Mode Left  Mask Color Mouse Icon  Mouse Pointer Picture  Style Tab Index  Enabled Font  Fore Color Hight  Index Tab Stop  Tag Tool Tip Text  Use Mask Color Visible  Width Properti Disable Picture Kegunaan Menentukan gambar yang ditampilkan saat option disable Menentukan Down Picture gambar yang akan ditampilkan saat kontrol dipilih ( Value = True ) Tab Stop Value Menentukan kontrol dapat menerima fokus karena penekan tombol tab Nilai kontrol option button
  • 25. Event – event yang dapat digunakan pada kedua kontrol diatas :  Click Dbl Click  Got Focus Key Down  Key Press Key Up  Lost Focus Mouse Down  Mouse Move Mouse Up  Validate Metode yang dapat digunakan dalam kedua kontrol ini sama dengan metode yang digunakan dalam CommandButton 2.7 Frame Frame adalah kontrol yang digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya atau juga sebagai pengelompok sekelompok kontrol. Penggunaan frame digunakan untuk membagi sejumlah pilihan. Properti dalam frame :  Apperance MouseIcon  Back Color MousePointer  Border Style TabIndex  Caption Tag  Cause Validation DragMode  Drag Icon Enabled  Left Font  Fore Color Top  Hight Visible  Index Width  Tool Tip Text Beberapa Event yang dapat digunakan pada kontrol Frame yaitu  Click MouseMove  DblClick MouseUp  MouseDown Beberapa metode yang efektif digunakan pada kontrol Frame antara lain
  • 26.  Move  Refresh Zorder 2.7 ListBox List Box mengandung sejumlah item daftar pilihan yang dapat bergeser. List Box dipakai apabila pilihan yang tersedia cukup banyak jadi tidak efektif jika ditampilkan menggunakan OptionButton maupun CheckBox. Propertinya adalah sebagai berikut :  Alignment Mouse Icon  Appearance Mouse Pointer  Cancel Style  Cause Validation Tab Index  Drag Icon Tab Stop  Drag Mode Tag  Enabled Tool Tip Text  Font Top  Fore Color Visible  Hight Width  Left Properti antar lainnya yaitu : Properti Kegunaan Menentukan daftar pilihan dalam listbox Column ditampilkan dalam satu kolom, ruang terbatas listbox ke samping dan bawah sesuai kolom yang ditentukan Integral Height Menentukan tinggi kontrol sehingga tidak ada item pilihan yang ditampilkan. Daftar yang digunakan untuk menyimpan Item Data yang berhubungan dengan item yang terdapat pada list box List Daftar pilihan dalam list box Multi Select Menentukan item dalam list box dapat
  • 27. dipilih lebih dari satu Menentukan item dalam list box diurut Sort berdasarkan alfabet atau tidak Width Menentukan lebar list box Beberapa event yang digunakan dalam ListBox antara lain yaitu :  Click LostFocus  DblClick MouseDown  GotFocus MouseMove  KeyDown MouseUp  KeyPress Validate  KeyUp 2.9 Combo Box Merupakan kombinasi dari text box dan suatu list box dimana pemasukan data dapat dilakukan dengan pengetikan maupun pemilihan. Combo Box tidak dapat melakukan multi select. Propertinya antara lain yaitu :  Back Color Left  Caption Locked  Cause Validation Mouse Icon  Drag Icon Mouse Pointer  Drag Mode Sorted  Enabled Tab Index  Font Tab Stop  Fore Color  Hight  Integral Height  Item Data Tag Text Tool Tip Text Visible Width Event – event yang terdapat di combo box :  Click Dbl Click
  • 28.  Got Focus Key Down  Key Press Key Up  Lost Focus Mouse Down  Mouse Move Mouse up  Validate Metode yang dimiliki oleh ComboBox sama dengan kontrol ListBox. 2.10 Latihan 1. Buatlah suatu Project baru dengan tampilan seperti gambar dibawah ini : 2. Ubahlah propertynya seperti berikut ini : Object Form1 Property Value Caption Latihan BorderStyle 1-Fixed Single Frame1 Caption <Kosong> Frame2 Caption Total Harga Label1 Caption Nama Barang Aligment 1-Right-Justyfy Caption Jumlah Aligment 1-Right-Justyfy Caption Satuan Label2 Label3
  • 29. Aligment Caption 2-Dropdown List TxtHargaSatuan <kosong> Name OptPPn Dengan PPN 10% Name OptTanpaPPn TanpaPPN Name LblTotalHarga Caption <kosong> Name TxtTotalHarga Text <kosong> Name CmdKeluar Caption Command1 CmbSatuan Caption Text3 Name Caption Label5 <kosong> Text Option2 TxtJumlah Name Option1 2-Dropdown List Style Text2 CmbNamaBarang Text Combo2 Name Name Text1 1-Right-Justyfy Style Combo1 Harga per Satuan Aligment Label4 1-Right-Justyfy &KELUAR 3. Kemudian isilah coding seperti dibawah ini : Option Explicit Private Sub CmbNamaBarang_Click() CmbSatuan.ListIndex = CmbNamaBarang.ListIndex End Sub Private Sub CmdKeluar_Click() Unload Me End Sub
  • 30. Private Sub Form_Load() CmbNamaBarang.AddItem "Beer" CmbNamaBarang.AddItem "Kacang" CmbNamaBarang.AddItem "Marlboro" CmbNamaBarang.AddItem "Cerutu" CmbNamaBarang.AddItem "Telur" CmbNamaBarang.AddItem "Kain" CmbSatuan.AddItem "Botol" CmbSatuan.AddItem "Bungkus" CmbSatuan.AddItem "Bungkus" CmbSatuan.AddItem "Batang" CmbSatuan.AddItem "Lusin" CmbSatuan.AddItem "Meter" End Sub Private Sub OptPPN_Click() LblTotalHarga.Caption = "Harga Total " & CmbNamaBarang.Text & " " & TxtJumlah.Text & " " & CmbSatuan.Text & " :" TxtTotalHarga.Text = "Rp. " & Format((TxtJumlah.Text * TxtHargaSatuan.Text) + ((TxtJumlah.Text * TxtHargaSatuan.Text) * 0.1), "Standar") End Sub Private Sub OptTanpaPPN_Click() LblTotalHarga.Caption = "Harga Total " & CmbNamaBarang.Text & " " & TxtJumlah.Text & " " & CmbSatuan.Text & " :" TxtTotalHarga.Text = "Rp. " & Format((TxtJumlah.Text * TxtHargaSatuan.Text), "Standar") End Sub 4. Simpanlah Project Anda 5. Jalankan Program dengan mengklik menu Run-Start
  • 31. 6. Berikut merupakan cintoh tampilan setelah dijalankan
  • 32. BAB III MDI FORM DAN MENU A. MDI Form dan Menu Bar Pada Visual Basic, anda dapat mengembangkan aplikasi lebih dari satu bahkan dua dengan interface sebagai berikut :  SDI (Single Document Interface)  MDI (Multiple Document Interface) Pada aplikasi SDI, setiap form merupakan form-form yang berdiri sendiri, Aplikasi SDI pada windows terdapat pada aplikasi seperti Notepad, WordPad dan Paint. Sedangkan aplikasi seperti Microsoft Word menggunakan MDI, yaitu terdiri dari suatu MDI Form, dan didalamnya merupakan form-form anak (MDI Child). MDI Form adalah form utama dalam Microsoft visual basic. Karena MDI Form ini mewakili form-form yang ada di dalam aplikasi database yang kita buat. Dalam MDI Form biasanya hanya terdapat coding pemanggilan form-form yang lain. Kita tidak bisa membuat system database table di dalamnya. Karena MDI Form dirancang untuk pengatur form-form yang lain. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan MDI Form adalah :  Didalam satu project hanya dapat terdiri dari satu MDI Form  Anda tidak dapat menempatkan kontrol-kontrol secara langsung pada MDI Form, kecuali kontrol yang memiliki properti Alignment, atau menempatkannya diatas kontainer seperti Picturebox.  Anda tidak dapat menggunakan metode pengambaran (Print, Line, Circle, dan PSet) seperti pada form umumnya. Karakteristik dari MDI Form :  Semua child form tidak dapat dipindahkan keluar dari MDI Form.  Ketika suatu child form diminimize, akan menjadi icon dibawah MDI Form.
  • 33.  Anda dapat menentukan apakah child form secara otomatis ditampilkan atau tidak dengan menggunakan properti AutoShowChildren pada MDI Form.  Jika pada child form ada menu, maka menu akan ditampilkan pada MDIform menu. Untuk lebih dimengerti dalam penggunaan MDI Form, maka berikut adalah contoh soal yang berhubungan dengan MDI Form: Contoh Impelmentasi : - Biodata Jurusan: - Akuntansi - Teknik Mesin - Pariwisata B. MEMBUAT MDI Untuk membuat aplikasi MDI diperlukan beberapa form anak (MDI Child) dan satu form MDI dan pembuatan menu. Pada aplikasi ada kemungkinan anda akan melakukan pemanggilan lebih dari satu form. Pemanggilan terhadap satu form sudah bisa dijadikan dasar untuk memanggil beberapa form.Dalam beberapa kasus mungkin anda perlu menyusun beberapa form (window) dalam susunan bertimpa (cascade) dan susunan membentang (tile). Langkah awal adalah buka Microsoft Visual Basic 6.0 seperti biasa. Lalu buat 4 form biasa. Karena form yang dibutuhkan sebanyak 4 buah, meliputi form Biodata, Akuntansi, Pariwisata dan Teknik Mesin. Setelah membuat 4 form biasa, langkah selanjutnya adalah membuat MDI Form dengan cara : 1. Klik Project – Add MDI Form 2. Maka akan mumcul kotak dialog seperti ini :
  • 34. 3. Klik Open , maka akan muncul MDI Form seperti dibawah ini: 4. Pada table alphabetic di sebelah kanan, ubah windowstate menjadi 2Maximized :
  • 35. 5. Untuk masing – masing form biasa, karena form tersebut akan berada di dalam MDI Form, maka pada alphabetic di sebelah kanan, ubah MDIChild menjadi True:
  • 36. 6. Untuk form1 ubah “(Name)” dengan “Formbiodata” dan “Caption” dengan “Biodata”. Begitu seterusnya form 2,3,4 dengan akuntansi, pariwisata dan teknik mesin. C. MEMBUAT MENU PADA MDI Karena MDI Form nanti yang pertama kali akan tampil saat program dijalankan, maka kita harus mengatur MDI Form yang muncul terlebih dahulu. Dengan cara: 1. Klik Project – Project1 Properties 2. Pada isian startup object pilih „MDI Form’. Jika dijalankan, VB akan menampilkan terlebih dahulu MDI Form Anda. Berikutnya kita akan membuat MENU yang berfungsi memanggil form Biodata, Akuntansi, pariwisata, teknik mesin dan „exit‟ : 1. Klik Tools – Menu Editor 2. isi menu sebagai berikut:
  • 37. 3. setelah kotak dialog menu editor muncul, ketik “File” pada Caption. Ketik “MenuFile” pada Name. Kita juga bisa menambahkan shortcut jika diinginkan. Klik Next untuk menambah menu yang baru. 4. Pilih panah ke kenan atau kekiri untuk menjadikan apa menu itu merupakan sub menu atau tidak. Karena Exit merupakan submenu dari File, maka “exit” harus kita geser ke kanan dengan menekan tombol panah ke kanan. Hall tersebut dapat ditandai dengan adanya tanda “….” Yang berada di depan menu. Jika terdapat menu yang bukan merupakan sub menu dari menu diatas, maka klik tanda panah ke kiri. Begitu seterusnya dilakukan sampai dengan menu Susunan. 5. Klik “OK” jika sudah selesai. Untuk mengujinya kita tinggal menjalankan program (Run-Start). Maka pada MDI Form akan muncul menu yang baru saja kita buat:
  • 38. Untuk membuat perintah dalam memanggil form pada MDI maka langkah yang dilakukan adalah: 1. Klik „Identitas-Biodata’ pada MDI Form: 2. Maka Anda masuk ke kode memanggil program Biodata. Isi dengan istruksi “Formbiodata.Show” yang artinya menampilkan Formbiodata :
  • 39. 3. Begitu pula seterusnya sampai ke formakuntansi, formpariwisata, dan formteknikmesin. 4. Pada menu file, klik sub menu “exit” maka akan muncul kode memanggil program “exit”. Isi dengan instruksi “end”. 5. Perintah untuk membuat menu Susunan : a. Horizontal : Arrange vbTileHorizontal b. Vertical : Arrange vbTileVertical c. Cascade : vbCascade 6. Ketika kita menjalankan program, maka berikut tampilannya:
  • 40. a. Tampilan Horizontal b. tampilan Vertikal
  • 41. C. Tampilan Cascade
  • 42. BAB IV TIPE DATA , VARIABEL , DAN OPERATOR DALAM VISUAL BASIC A. Tipe Data Saat Menjalankan Suatu Program Komputer , tentunya computer akan meminta suatu informasi yang kemudian akan disimpan dan dijalankan . Informasi tersebut adalah Data . menurut beberapa Sumber yang ada Type Data adalah pola representasi suatu data di dalam computer dan berfungsi untuk mendefinikan suatu objek yang akan diprogramkan . Tipe data tertentu menentukan representasi internal data , selain itu type data digunakan untuk menyimpan dan merepresentasikan data di dalam suatu aplikasi. Suatu Data Mempunyai tipe masing-masing (type yang berbeda) oleh karena itu , data biasanya dikelompokan pada kelompok data yang sejenis agar tidak terjadi operasi diantara data yang berbeda jenis , Seperti misalnya, tidak bisa menjumlahkan data jarak (m) dengan Waktu (jam) , karena kedua data tersebut bukanlah data yang sejenis (memiliki tipe data yang berbeda) . Demikian juga di dalam suatu program , setiap nilai harus di kelompokan pada jenis-jenis tertentu yang biasa disebut dengan type data. Berikut ini merupakan jenis-jenis type data dalam visual basic 6.0 Tipe Data Ukuran Range Byte 1 Byte 0 sampai 255 Interger 2 Byte -32.768 sampai 32.767 Long 4 Byte -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647 Single 4 Byte -3,402823E38 sampai -1,401298E-45 1,4011298E-45 sampai 3,402823E38 Double 8 Byte -1.79769313486232E308 sampai -4,94065645841247E324;
  • 43. 4,94065645841247E-324sampai 1.79769313486232E308 Currency 8 Byte -922.337.203.685.477,5808 sampai 922.337.203.685.477,5807  Tipe Data Variant : Tipe Data variant adalah suatu variabel bebas, yang menampung nilai yang ditampung pertama kali. Variabel ini yang merupakan kelebihan dari visual basic (bahkam bisa menjadi kekurangan untuk pemrograman yang lebih tinggi) karena bersifat berubah ubah  Tipe Data String : Tipe Data Ini digunakan untuk menyimpan data berbentuk karakter. Panjang maksimal karakter yang dapat disimpan adalah 65.400 karakter. Penulisan data dengan tipe ini diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua (“). Contoh: Dim Nama As String Nama = “Teresna Jaya Manggala”
  • 44.  Tipe Data Logika (Boolean) : Tipe Data Logika melakukan pengetesan logika. Data dengan tipe data ini hanya dapat bernilai benar(True) atau salah(False). Contoh: Dim Baru As Boolean Baru = True Keterangan Tambahan :
  • 45. Integer, Long ,Byte : tipe data untuk angka bulat Single, Double,Decimal : tipe data untuk angka pecahan/desimal Currency : tipe data untuk angka mata uang/mata uang asing String : tipe data untuk teks (huruf, angka, dan tanda baca) Boolean : tipe data logika yang bernilai ( TRUE/FALSE ) Date : tipe data waktu/tangggal/jam Dalam Visual Basic 6.0 terdapat beberapa fungsi untuk mengkonversi suatu tipe data dari tipe data tertentu ke tipe data yang lain . Fungsi :  Cbool : Mengkonversi tipe data ke tipe data Boolean  Cbyte : Mengkonversi tipe data ke tipe data Byte  Cccur : Mengkonversi tipe data ke tipe data Currency  Cdate : Mengkonversi tipe data ke tipe data Date  Cint : Mengkonversi tipe data ke tipe data Interger  Clng : Mengkonversi tipe data ke tipe data Long  Csng : Mengkonversi tipe data ke tipe data Single  Cstr : Mengkonversi tipe data ke tipe data String  CDbl : Mengkonversi tipe data ke tipe data Double Contoh : Misalkan kita mengkonversi data Interger :
  • 46. Mengkonversi data ke Double : B. Variabel & Konstanta Variabel adalah tempat yang mempunyai nama dan digunakan untuk menyimpan suatu data , karena data yang tersimpan memerlukan sebuah tempat . tipe Data variabel harus sesuai dengan data yang disimpannya , nama variabel sangatlah penting ,tujuannya adalah untuk memudahkan membedakan antara variabel satu dengan yang lainnya . Variabel digunakan untuk menampung data yang nilainya selalu berubah . Sedangkan Konstanta adalah suatu tempat untuk menampung data yang nilainya selalu tetap dan tidak pernah berubah. berikut ini adalah beberapa Aturan yang berlaku dalam menamai suatu variabel :  Harus dimulai dengan huruf (alphabet)
  • 47.  Harus unik, tidak boleh ada variabel dengan nama yang sama pada suatu scope yang sama  Maksimum mengandung 255 karakter , namun 40 karakter awal dianggap sebagai nama variabel .  Tidak boleh ada spasi.  Tidak diperbolehkan menggunakan karakter-karakter khusus.  Tidak diperbolehkan menggunakan kata-kata kunci yang telah dikenal oleh Visual basic . Jenis-jenis Variabel dalam Visual basic 6.0 :  Deklarasi Eksplisit  Deklasrasi Implisit 1. Deklarasi Eksplisit Deklarasi Eksplisit dengan perintah Dimension (DIM) . perintah ini terletak diawal prosedur sebelum memulai menjalankannya . Deklarasi Eksplisit bertujuan untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya pada awal procedure (menempatkan alokasi nama variabel didalam memori), Contohnya sebagai berikut : Dim Nama as String Dim Alamat as String Dim Gaji as Long
  • 48. 2. Deklarasi Implisit Deklarasi Implisit digunakan /Untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya dan langsung mengisi nilai variabelnya (menempatkan alokasi nilai variabel langsung didalam memori), contohnya sebagai berikut : Contoh : Nama$ = “ Tresna Jaya Manggala ” Alamat$ = “Wyapi Wyapaka” Gaji$ = 2000000
  • 49. Karakter yang Dipergunakan Sebagai awalan pada Deklarasi implicit adalah : Tipe Data Karakter Interger % Long & Single ! Double # Currency @ String $ Dalam Visual basic , terdapat 3 Ruang lingkup variabel .  Variabel Level Lokal (prosedur) : variabel Level Lokal adalah variabel yang aktif pada fungsii dalam visual basic. dengan caranya dituliskan secara langsung di dalam suatu fungsi tanpa pendefinisian atau dengan definisi variabel di dalam fungsi. Contohnya adalah :
  • 50. Variabel Level Prosedur yang dideklarasikan dengan pernyataan DIM , waktu hidupnya adalah selama suatu prosedur tersebut masih berlangsung , Sedangkan variabel yang dideklarasikan dengan static waktu hidupnya adalah program masih berjalan .  Variabel Level Form variabel level form adalah variabel yang aktif selama satu form bekerja , apabila berpindah ke form yang lain, maka variabel ini tidak aktif. Ini dapat dilakukan dengan mendefinisikan variabel di luar subroutine, biasanya diletakkan pada baris paling atas dari suatu form. variabel dalam lingkup form.modul dideklarasikan di bagian deklarasi dari object general dalam jendela kode form / Modul . Deklarasinya menggunakan pernyataan DIM , perbedaannya dengan Deklarasi Lokal adalah tempat deklarasi variabel tersebut . Contohnya : Dim a as integer  Variabel Level/Lingkup Global variabel level Global (aplikasi) : adalah variabel yang aktif selama aplikasi masih aktif. Variabel ini masih aktif meskipun form yang berjalan sudah berganti. Untuk
  • 51. mendefinisikan variabel ini dilakukan dengan menambahkan modul dan pendefinisian dengan global./public Contohnya : Public jabatan as String Global Gaji as Long Kata Kunci Penggunaan Static Berlaku pada level prosedur Dim Berlaku pada level prosedur dan modul Private Berlaku pada level Modul /Form Public Berlaku pada Level Modul dan Aplikasi C. Operator Di Dalam Pemrograman Visual basic 6.0 , Kita telah disediakan beberapa jenis operator , seperti operator penugasan (assignment) ,operator Aritmatika , Operator Perbandingan , dan Operator Logika . Dalam menjalankan program visual basic kita harus memahami tata cara dan urutan operasi dari setiap operator tersebut , agar mampu membuat suatu ekspresi yang bernilai benar .
  • 52. 1. Operator Penugasan Operatator Penugasan merupakan salah satu operator yang terdapat dalam visual basic . Operator ini disimbolkan dengan tanda sama dengan (=), Dimana Fungsinya adalah untuk memasukan suatu data ke dalam variabel . Syntak (penulisan) dari operator ini adalah sebagai berikut <Variabel> = <Ekspresi> Contoh : Bilangan = 0 Harga = 1000 Banyak = 5 Jumlah = Harga*Banyak 2. Operator Aritmatika Operator Aritmatika adalah suatu operator di dalam visual basic yang untuk operasi matematika (matematis) terhadap nilai suatu data . Operator Aritmatika memiliki kedudukan paling tinggi dibandingkan dengan operator-operator yang lain . Semua itu menunjukan dan menentukan urutan suatu operasi / pengolahan operator . Berikut ini merupakan macam-macam operator aritmatika dan uruan herarkinya dari yang paling tinggi ke yang terendah : Operator Operasi Matematis Contoh ^ Pemangkatan 5^2 hasilnya 25 * Perkalian 5*2 hasilnya 10 / Pembagian (hasil pecahan) 5/2 hasilnya 2,5 Pembagian (hasil bulat/interger) 52 hasilnya 2 Mod Sisa Pembagian (Modulus) 5 Mod 2 hasilnya 1 + Penjumlahan 5 + 2 hasilnya 7 - Pengurangan 5-2 Hasilnya 3 & Penggabungan String 5 & 2 Hasilnya 52 Contoh Lain : X= 2 + 4 * 5 Apabila terdapat kasus seperti itu maka , yang pertama kali akan diproses adalah 4 * 5 (perkaliannya) karena sesuai dengan uurutan hierarkinya ,perkalian lebih tinggi dari pada penjumlahan , kemudian , baru selanjutnya akan diproses penjumlahannya yaitu , hasil dari (4*5) +3 = 23
  • 53. 3. Operator Perbandingan Operator Perbandingan merupakan salah satu operator yang ada di dalam bahasa pemrograman , khususnya dalam visual basic 6.0 . Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan suatu data(ekspresi) dengan data yang lainnya (ekspresi) , yang bertujuan untuk menghasilkan nilai logika (boolean) yang bernilai “TRUE” atau “FALSE” (benar-salah) . Syarat utama apabila kita ingin menggunakan operator perbandingan adalah kedua data yang akan kita bandingkan harus mempunyai tipe data yang sama . selain itu , nilai Boolean dalam Visual Basic 6.0 dapat diwakili dengan bilangan interger-1 yang berate true atau 0 yang berati false . Operator = <> Keterangan Sama Dengan Tidak Sama Dengan < Lebih kecil dari > Lebih besar Dari <= Lebih Kecil atau sama dengan >= Lebih besar atau sama dengan Contoh : Operator Contoh = 5=2 hasilnya FALSE <> 5<>2 hasilnya TRUE < 5<2 hasilnya FALSE > 5>2 hasilnya TRUE <= 5<=2 hasilnya FALSE >= 5>=2 hasilnya TRUE 4. Operator Logika
  • 54. Operator Logika merupakan salah satu operator yang ada di dalam pemrograman visual basic yang digunakan untuk mengolah data (ekspresi) logika (Boolean) yang akan menghasilkan data Boolean (logika) baru . Seperti halnya operator Aritmatika , operator logika juga mempunyai hierarki yang menentukan urutan operasinya . Berikut ini adalah macam-macam operator logika dan urutan hierarkinya dari yang tertinggi ke yang terendah . Operator Keterangan Not Tidak And Dan Or Atau Xor Exlusive Atau (Or) Eqv Ekuivalen (Sebanding) Imp Implikasi Berikut ini Merupakan Contoh Implementasi dari teori Type Data , variabel , dan operator : Contoh ini , kami namakan Program Operator Test . Langkah pertama , Buka Program Visual basic 6.0 melalui Start menu atau action lainnya . Kemudian jalankan Program Microsoft Visual basic 6.0 , lalu Pilih Standard EXE .
  • 55. Selanjutnya akan muncul tampilan Form dan menu-menu lainnya di dalam visual basic 6.0 Langkah Selanjutnya dalam membuat program Operator Test ini adalah , Buatlah Label , Textbox, Frame , Option agar sesuai dengan desain / gambar dibawah ini :
  • 56. Apabila Design Form telah Selesai sesuaikan dengan pengaturan property setiap objeknya , dengan cara sebagai berikut : Object Form 1 Properties Label 1-2 Caption StartUpPosition Caption Text 1 & text2 Frame1 , 2, 3 text Caption Option , 1 s/d Option 14 Caption Label 3 Aligement Back Color ForeColor Value Operator Test 2-Center Screen Variabel 1 : Variabel 2 : (Kosongkan) Operator Aritmatika Operator Perbandingan Operator Logika +,-,*,/,&& >,<,=,<>,>=,<= Not, Or , Eqv 2-Center Palette putih Palette Merah
  • 57. Caption <Kosongkan> Setelah Pengaturan Property Setiap Objeknya telah selesai diatur , langkah Selanjutnya adalah Membuka jendela Code Editor , dan ketik nama program sseperti contoh ini :
  • 58. Setelah Semua proses telah Dijalankan , tentunya harus mengerti mengenai Kode program yang telah kita Inputkan tadi , Disini Saya akan menjelaskan mengenai Kode Program tersebut : 1. Kode Pertama : Dim var1 As Single ,var2 As Single
  • 59. Dim hasil as Single  Kode Program awal ini merupakan Deklarasi variabel Global : var1,var2 dan hasil untuk menyimpan data bertype Single , Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian Deklarasi variabel . 2. Kode Kedua : Private Sub Option1_Click()  Akan Muncul Saat Kita mengkik objectnya var1=text1.Text  Simpan Angka yang diketik pada Text 1var1 var2=text2.text  Simpan Angka yang diketik pada Text2var2 hasil =var1+var2  menjumlahkan var1 dengan var2hasil Label3.Caption=hasi  menampilkan hasil di Label3 End Sub  Notes :  Untuk Option2 s/d Option5 sama seperti proses yang telah dilakukan pada Option1, hanya berbeda operatornya saja  Untuk menggabungkan suatu Data String , Operator yang Paling Sering Digunakan adalah operator &  Apabila Text1 Atau text2 Kosong ataupun tidak diketik angka , maka Akan terjadi Error 3. Kode Ketiga : Private Sub Option6_click() Pengguna var1=text1.Text Akan Muncul ketika Option 6 Diklik oleh Simpan Angka yang diketik pada Text 1var1 var2=text2.text Simpan Angka yang diketik pada Text2var2 Hasil=(var1>var2) kode Membandingkan apakah var1 lebih besar dari var2 Label3.Caption=hasil  menampilkan hasil perbandingan di Label3(True/false) Label3.Caption=Format(hasil,”True/false) End Sub  Notes  Untuk Option7 s/d Option11 sama seperti proses yang telah dilakukan pada Option6 , Hanya berbeda operatornya saja  Hasil dari perbandingan , adalah True atau false . Biasanya Komputer akan menampilkan true dengan angka -1 sedangkan False dengan angka 0 .
  • 60.  Apabila kita ingin mengubah angka -1 , dan 0 menjadi True dan False . yang harus kita gunakan adalah perintah Format seperti yang tercantum di dalam contoh diatas . 4. Kode Keempat : Private Sub Option12_Click()  Akan Muncul ketika Option 12 diklik oleh pengguna var1=Iif(text1.text=”True”,-1.0) hasil =not(var1) label3.Caption=Format(hasil,”True/False”) End Sub  Notes :       Apabila text 1 diketik True ,harus diubah menjadi angka -1 , dan juga ubah angka 0 menjadi var1 Kemudian membandingkan var1 menggunakan operator Not, dan sama seperti option lainnya , hasilnya akan dimunculkan pada label3. kemudian untuk proses pada Option 13 dan Option 14 , Sama seperti proses pada Option 1 , hanya saja menggunakan Operator logika lain , seperti eqv dan or . Sama Seperti option 6 , apabila kita ingin mengubah kata True menjadi angka -1 ataupun false menjadi angka 0 , yang harus kita gunakan adalah Perintah Iif ., dimana akan dibahas pada bab berikutnya yaitu Struktur Kontrol Percabangan . Suatu computer hanya dapat memproses perbandingan dengan menggunakan angka -1 dan 0 , saja . Suatu Data String bersifat case sensitive. Oleh karena itu , kata True harus ditulis dengan benar dengan huruf T capital, tidak boleh menulis true ataupun tRuE .
  • 61. Selanjutnya , save project yang telah kita buat , dengan cara KlikFile , pilih Save Project , pilih lokasi penyimpanannya dan beri nama project yang kita kerjakan s Atau , Kita Dapat membuat Program yang telah kita buat menjadi suatu Aplikasi yang siap dijalankan dengan format file .exe , yaitu dengan cara , Klik file kemudian pilih Make Project coba-coba.exe… , kemudian ikuti instruksinya ,sampai Processing datanya selesai
  • 62. Setelah Semua Step terselesaikan maka aplikasi Project.exe yang telah kita buat ,telah siap dijalankan , dan Semoga bermanfaat , trims jaya manggala,martono putra dan yogi saputra.

×