Bandung Kota Kreatif
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bandung Kota Kreatif

on

  • 5,853 views

Proposal for Bandung Creative City

Proposal for Bandung Creative City

Statistics

Views

Total Views
5,853
Views on SlideShare
5,843
Embed Views
10

Actions

Likes
2
Downloads
553
Comments
1

1 Embed 10

http://www.slideshare.net 10

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL

    JASA PENGURUSAN LEGAL SERVICES
    - URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS
    - URUS PENDIRIAN PMA
    - URUS IZIN PRINSIP
    - URUS PENDIRIAN CV
    - URUS PENDIRIAN UD
    - URUS IZIN PRINSIP PERLUASAN
    - URUS SIUP
    - URUS TDP
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bandung Kota Kreatif Bandung Kota Kreatif Presentation Transcript

    • Bandung Kota Kreatif Togar M. Simatupang Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung 10 Mei 2008
    • Pegiat Ekonomi Kreatif • Pelatih • Peneliti • Konsultan • Penulis • Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB 2
    • Kilasan • Kota Bandung • Kota Kreatif: mendefinisikan, mengenal, membangun kemampuan, dan menghasilkan produk dan jasa kreatif, dan menjamin kesinambungan. • Tantangan Kota Bandung • Ekologi Kota Kreatif • Kebijakan Ekonomi Kota Kreatif • Penutup 3
    • Kota Bandung 4
    • 5
    • 6
    • Peta Bandung 7
    • Gagasan Indonesia Merdeka 8
    • Konferensi Asia Afrika 1955 9
    • Konferensi Asia Afrika 1955 10
    • Museum Konferensi Asia Afrika Source: http://www.asianafrican- museum.org/images/library.jpg 11
    • Prangko Peringatan 50 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) diterbitkan tanggal 18 April 2005, 50 tahun setelah peristiwa bersejarah itu terjadi di Bandung. 12
    • Jalan Layang Pasupati 13
    • Komunitas Kreatif Source: http://www.commonroom.info/bcfnma/cpbienalle/ Source: www.kickfest2008.com 14
    • Fesyen 15
    • Riset dan Pengembangan Bio Farma ITB UNPAD Observatorium UPI UNPAR Bosscha 16
    • Musik 17
    • Penerbitan 18
    • Kriya Bandung 19
    • Film Bandung 20
    • Desain – Arsitektur – Seni Rupa 21
    • Piranti Lunak 22
    • Seni Pertunjukan 23
    • Fotografi 24
    • Tantangan Kota Bandung 25
    • Ada apa dengan kota Bandung? • Pudarnya kejayaan Kota Bandung • Perubahan iklim yang semakin panas • Kerusakan lingkungan akibat pencemaran udara, air, dan tanah • Banjir yang kerap mengiringi hujan deras • Persampahan yang tidak kunjung tuntas • Urbanisasi yang bertambah • Lahan yang semakin sempit • Perumahan yang semakin mahal dan terbatas • Kemacetan semakin banyak • Pengangguran yang semakin tinggi • Gelandangan dan pengemis yang semakin meningkat • Pendidikan yang semakin tidak terjangkau • Kesehatan yang semakin mahal • Dana pemerintah yang terbatas 26
    • Apa yang sudah terjadi? • Mental megalomania yang • Pengabaian aspek budaya lokal – mengandalkan investasi besar invasi budaya asing dan citra dengan mengabaikan potensi warga negara kelas dua (inferior) lokal • Penekanan pada konsumsi • Penyeragaman dan bersifat budaya daripada produksi sektoral, tidak melihat eksternalitas negatif dan • Pengikisan kemampuan lokal persiapan masyarakat untuk kreasi dan produksi • Pengabaian sisi sosial • Pengabaian manusia yang pembangunan gedung-gedung bersumberdaya • Privatisasi ruang publik • Pengabaian lembaga pendidikan dan pelatihan yang sudah ada • Pelestarian lingkungan hidup tidak menjadi prioritas 27
    • Apa yang tersisa di Bandung? • Manusia yang bersumberdaya, khususnya generasi muda, para ilmuwan, dan pendidik • Warisan budaya, kebudayaan, dan seni • Lembaga-lembaga pendidikan, pelatihan, riset dan pengembangan • Gedung-gedung sejarah • Industri kreatif yang tahan uji dalam krisis ekonomi • Kegiatan jasa dan perdagangan yang sudah maju • Variasi jenis usaha yang saling melengkapi 28
    • Pertanyaan Bagaimana mengembangkan warga Bandung supaya semakin kreatif dan produktif dengan lingkungan hidup yang semakin segar? 29
    • Tantangan Baru, Solusi Baru? • Fokus pada manusia dan Modal Kreatif komunitas • Investasi di keterampilan Pendidikan dan Pelatihan • Industri kreatif Kreatif • Kota adalah ekonomi ArtePolis “terbuka” • Kolaborasi untuk InnoPolis bersaing • Kualitas lokal = Keunggulan global • Pembangunan bertahap Kebijakan Ekonomi berbasis budaya dan Kreatif lingkungan hidup 30
    • Bandung Kota Kreatif • Tentang membangun kolaborasi, mengilhami visi bersama, kepemimpinan, dan mengubah sikap dan perilaku yang konsumtif mari berubah dan belajar untuk berkreasi • Tentang pencitraan ulang Kota Bandung, mengisahkan sebuah cerita yang menarik mengenai apa yang sudah lalu dan apa yang diharapkan akan terjadi mari bermimpi dan bercerita 31
    • Industri Kreatif • Industri yang muatan utamanya adalah kreativitas, keahlian dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan melalui penawaran kreasi intelektual. • Industri kreatif terdiri dari penyediaan produk kreatif langsung kepada pelanggan dan pendukung penciptaan nilai kreatif pada sektor lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan pelanggan. • Produk kreatif mempunyai ciri-ciri: muatan kreatif yang dominan, bersifat momentum dan musiman, siklus hidup yang singkat, risiko tinggi, margin tinggi, varitas banyak, persaingan ketat, dan mudah ditiru. 32
    • Apa itu ekonomi kreatif? • Sistem kegiatan lembaga dan manusia yang terlibat dalam produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa yang bernilai kultural, artistik, dan hiburan. • Pelanggan mempunyai ikatan estetika, intelektual, dan emosional yang memberikan nilai terhadap produk kreatif di pasar. • Mesin ekonomi kreatif adalah industri kreatif Sumber: Simatupang, T.M. (2007), “Gelombang ekonomi kreatif”, Pikiran Rakyat, 1 Agustus, hal. 25. 33
    • Spiral Ekonomi Kreatif Kewirausahaan Usaha/Produk Industri Ekonomi Kreatif Kreatif Baru Kreatif Kreatif Periklanan Kesejahteraan Arsitektur Pasar Seni dan Antik Kualitas Hidup Komunitas Kerajinan Desain Penyerapan Kreatif Tenaga Kerja Mode (fashion) Film Pembangunan Musik Seni pertunjukan Manusia Penerbitan Pengembangan Kepemimpinan Riset dan Kota Kreatif pengembangan Jasa Komputer dan Piranti Lunak TV dan Radio Permainan Interaktif 34
    • Blok Pengembangan Ekonomi Kreatif Peningkatan Produktivitas Melalui Kapitalisasi Kreativitas Rantai Nilai Industri Kreatif: Pekerja Kreatif Pewirausaha Produksi Pemasar Pelanggan Pilar 1 Pilar 2 Pilar 3 Pilar 4 Pendidikan dan Sistem Prasarana dan Kebijakan Pelatihan Inovasi Sarana Ekonomi Kreatif Kota Kreatif Kreatif Landasan: Manusia Kreatif, Komunitas Kreatif, Seni dan Budaya 35
    • Pengembangan Kota Kreatif Sistem Pengalaman Modal Kreatif: Modal Finansial: Prasarana pendukung: kreatif: Program Pekerja kreatif, sumberdaya publik fasilitas, peristiwa, pewirausaha dan pribadi termasuk kreatif, dan modal ventura, dan pendanaan, festival, komunitas kreatif insentif ruang kreatif, kontes, akses pasar ekspo DAN ArtePolis: InnoPolis: Kepemimpinan: Pencitraan: gedung artistik, industri kreatif, kepeloporan, pemasaran, tata kota, pendidikan, kejuangan, kualitas Tempat lingkungan pemerintah, Aset kolaborasi, dan pelayanan, dan hidup komunitas pengakuan kualitas hidup EKOLOGI KREATIF KEBIJAKAN KREATIF 36
    • Ekologi Kota Kreatif 1. Mengembangkan sistem pendukung kreatif 2. Mengembangkan program-program kreatif 3. Menata ulang ruang kota (ArtePolis) 4. Mendorong terjadinya sistem inovasi kota yang didukung oleh pendidikan dan pelatihan kreatif (InnoPolis) 37
    • Kebijakan Kota Kreatif 1. Mengembangkan modal kreatif 2. Mendorong kemampuan menghadirkan modal finansial 3. Menggerakkan kepemimpinan kreatif dan kolaborasi antar sektor industri kreatif 4. Memperkuat citra kota Bandung sebagai kota kreatif yang Bermartabat 38
    • Prasarana Kreatif 39
    • Sistem Pendukung • Fasilitas • Ruang kreatif – Bermain – Berkreasi – Bereksperimen – Pameran • Akses pasar • Akses pendanaan 40
    • Pengalaman Kreatif 41
    • Pengalaman Kreatif Pencerahan: • Produksi Seni Seni Amatir • Cagar Warisan Budaya Seni dan Bisnis • Permintaan dan Akses • Pendidikan Seni Pemberdayaan: Ekonomi Kota: • Komunitas Kreatif • Peristiwa dan Festival • Seni Sosial/Etnik • Proyek Identitas • Sub-budaya • Pemasaran Kota • Buatan Lokal • Transaksi Hiburan: Festival Lokal • Ruang pertunjukan Industri Kreatif • Teater • Parade • Kontes • Ekspo 42
    • ArtePolis 43
    • ArtePolis • Gedung artistik • Ornamen kota artistik • Ruang kreatif untuk publik • Galeri dan gedung pertunjukan • Tata kota artistik • Koridor kreatif dengan kota-kota kreatif lainnya di Jawa Barat • Pelestarian lingkungan hidup 44
    • InnoPolis 45
    • InnoPolis • Inovasi adalah seni dan sains mengubah gagasan, metode, atau objek yang sudah ada menjadi sesuatu yang baru dengan nilai tambah yang lebih tinggi dan dapat ditawarkan dan diperoleh oleh orang lain. • Kota inovasi (InnoPolis) mendorong pendekatan yang holistik dan berkelanjutan terhadap inovasi secara teknologi, sosial, dan budaya. 46
    • InnoPolis Lembaga Riset Sistem Perusahaan ZONA Lembaga Sistem Inovasi Inovasi Kota Lain & Asosiasi INOVASI Pendidikan Kota Lain Pemerintah & Komunitas 47
    • Tujuan InnoPolis • Bertindak sebagai katalis dalam mendorong kolaborasi antar otoritas dan organisasi supaya terjadi sinergi inovasi lintas daerah dan perusahaan • Mendorong inisiatif riset dan pengembangan teknologi berbasis budaya lokal • Mengembangkan ruang dialog tentang daya saing, inovasi, dan nilai-nilai sosial di antara pemegang kepentingan – termasuk Pemerintah, Industri, Pendidikan, dan masyarakat kreatif • Mendorong partisipasi perusahaan dalam kegiatan inovasi yang dapat melestarikan identitas budaya, kebhinekaan, dan lingkungan hidup • Mengembangkan dan menyebarluaskan metode dan teknik inovasi pada bidang kreatif yang berbeda-beda dengan penekanan pada pembangunan berkelanjutan dan kepariwisataan budaya • Mendorong difusi dan adopsi pendekatan inovasi dalam rangka membangun masyarakat dengan pengetahuan yang setara • Mendorong partisipasi lembaga swadaya masyarakat dan nirlaba dalam pengambilan keputusan tentang kebijakan inovasi yang menyangkut bidang atau daerah mereka • Membangun dan menerapkan peningkatan kesadaran berinovasi dan inisiatif pendidikan dan pelatihan yang mendukung terjadinya inovasi 48
    • Kegiatan InnoPolis Kebijakan Inovasi – Peningkatan Kesadaran Inovasi – Pelatihan dan Pendidikan Inovasi – Proyek atau Jejaring Inovasi Inovasi Sosial – Metode Inovasi untuk Manajemen Budaya – Kepariwisataan Budaya yang Berkelanjutan – Inovasi, kebudayaan, dan teknologi komputer dan informasi 49
    • Bagaimana cara kerjanya? Academia Konsep produk baru, Pengetahuan baru Pendanaan & Kebutuhan Strategis Business Government Pekerjaan, Pajak, Manfaat kepada 50 warga
    • Strategi InnoPolis 1. Tahap Persiapan – Kesadaran – Komitmen dan Kebutuhan Sumberdaya – Peta Jalan 2. Informasi dan data tentang kebijakan inovasi dan inisiatif inovasi berbasis budaya 3. Membangun jejaring kolaborasi antar industri, pemerintah, pendidikan, masyarakat kreatif, dan sukarelawan 51
    • Strategi InnoPolis Indikator: Produk baru, paten, desain baru, usaha baru, purwarupa, rahasia dagang, Komersialisasi teknologi baru, pengetahuan baru, Hasil Inovasi Kepakaran baru, dan publikasi Siklus Inovasi Kolaborasi antar Pelaku Inovasi Jejaring Para Pelaku Inovasi Kemungkinan Kolaborasi: Asosiasi, forum, pusat R&D, pusat desain, pelatihan, Lembaga: pendidikan, dll. Lembaga Riset, Pendidikan, Pemerintah, Inkubator, 52 dan Ventura
    • Modal Kreatif 53
    • Membangun Komunitas Kreatif yang Produktif MANUSIA KOMUNITAS BERPOTENSI KREATIF MANUSIA BERTALENTA LATIHAN & PEKERJA EKSPERIMEN KREATIF PEWIRAUSAHA KETERAMPILAN KREATIF WAWASAN BISNIS WAWASAN BISNIS PENDIDIKAN 54 KREATIF
    • Kecerdasan Majemuk (1) 55 Source: Howard Gardner (1983)
    • Kecerdasan Majemuk (2) 56
    • Kecerdasan Majemuk (3) 57
    • Kecerdasan Majemuk (4) 58
    • Pekerja Kreatif PENGARANG PENYANYI PENARI PENELITI PEMUSIK LAGU PERANCANG PENULIS DESAINER ARSITEK PELUKIS59 BUSANA
    • Apa talenta yang Anda miliki? 60
    • 61
    • Pewirausaha Kreatif Ke Pasar Domestik dan Global Program Kewirausahaan Tujuan: Mandiri (ventura baru) dan/atau Berkembang (ventura Pemasaran besar) Permodalan Inkubator Ventura Baru Ventura Baru Konsultasi Gagasan Pendampingan Bisnis Kreatif 62
    • Komunitas Kreatif Habitat membangun identitas bidang kreatif tertentu, membidani lahirnya pekerja kreatif dan pewirausaha kreatif • Pendidikan dan Pelatihan • Dialog dan Diskusi • Perekrutan Anggota Baru • Keanggotaan • Kepemimpinan • Festival, Kontes, dan Penghargaan • Penyediaan ruang atau kesempatan untuk berkreasi dan unjuk kebolehan 63
    • Kebijakan Modal Kreatif • Distribusi porsi keuntungan yang lebih seimbang, pada saat ini posisi pekerja kreatif berada pada posisi yang lemah • Kemudahan untuk merekrut dan menghentikan pekerja • Dukungan terhadap pendidikan dan pelatihan kreatif termasuk pendirian pusat-pusat kreativitas (investasi pada keterampilan kreatif) • Perhatian pada pewirausaha dan komunitas kreatif • Kemudahan perijinan mendirikan dan menutup ventura kreatif 64
    • Modal Finansial 65
    • Kebijakan Modal Finansial • Kemudahan untuk mendapatkan sumber permodalan, misalnya modal ventura, kredit, penyertaan modal, dll. • Kebijakan kemudahan dalam perpajakan, misalnya pembebasan biaya fiskal, pembebasan pajak untuk ventura mula, pembebasan pajak terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan pelestarian budaya Parahyangan. • Dukungan terhadap inkubator ventura kreatif. 66
    • Kepemimpinan Kreatif 67
    • Kepemimpinan Kreatif • Mereka yang mau dan berani serta turut membangun kemampuan komunitas untuk mengembangkan keterampilan kreatif, membangun kolaborasi, dan menciptakan dan memanfaatkan pengetahuan secara inovatif dan efektif. • Strategi: – kepeloporan, kejuangan, kolaborasi, dan pengakuan atau penghargaan 68
    • Pencitraan Kota Kreatif 69
    • Kebijakan Citra Kota Kreatif • Logo • Semboyan • Pemasaran • Kualitas pelayanan • Kualitas hidup • Kulitas lingkungan hidup • Informasi ekonomi kreatif • Indeks kreativitas 70
    • Penutup 71
    • Visi Bandung 2025 Bayangkan Kota Bandung pada tahun 2025: “Bandung akan menjadi sebuah kota terkenal mendunia dengan warga yang kreatif, produktif, dan berwirausaha sehingga membuat kreativitas, seni, dan inovasi mampu menggerakkan ekonomi kota dan melestarikan lingkungan kota yang nyaman untuk dihuni” 72
    • Terima Kasih 73