• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Analisis leverage
 

Analisis leverage

on

  • 71,557 views

 

Statistics

Views

Total Views
71,557
Views on SlideShare
71,498
Embed Views
59

Actions

Likes
4
Downloads
739
Comments
1

1 Embed 59

http://www.slideshare.net 59

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • mantap infonya
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Analisis leverage Analisis leverage Presentation Transcript

    • ANALISIS LEVERAGE Pertemuan 10
    • Pengertian Leverage
      • Leverage dapat diartikan sebagai penggunaan aktiva atau dana dimana untuk penggunaan tersebut perusahaan harus menutup biaya tetap atau beban tetap
      • Type leverage
      • - Operating Leverage
      • - Financial Leverage
    • Operating Leverage
      • Operating Leverage mengacu kepada biaya tetap perusahaan di dalam arus pendapatan perusahaan. Untuk mengerti perilaku dan pentingnya operating leverage, kita gunakan analisis cost volume profit atau analisis titik impas
      • Kunci penting dalam analisis ini adalah pengakuan bahwa biaya-biaya yang ditanggung perusahaan biaya dikelompokkan dalam biaya tetap dan biaya variabel
    • Cost, Profit, Volume Analysis
      • CPV Adalah hubungkan antara total biaya yang dikeluarkan, laba akan yang diperoleh, dan volume penjualan, atau yang disebut juga dengan analisis titik impas (Break Even Point-BEP)
      • Tujuan BEP adalah untuk menentukan kuantitas produksi yang membuat impas, artinya adalah bahwa jumlah produksi, yang diwakili dengan unit, yang menyebabkan tingkat EBIT menjadi nol
      P(X) = V (X) +F X =Unit yang dihasilkan (atau dijual) P = Harga jual per unit V = Biaya variabel per uni tF = Biaya tetap per periode (per tahun)
    • Menghitung BEP
      • BEP dalam UNIT
      • BEP dalam Rupiah
    • Latihan: PT.A dan PT.B adalah produsen furniture yang memproduksi furniture yang sama dengan harga jual produk yang sama pula, yaitu Rp 500.000,- per unit. Namun demikian struktur biaya kedua perusahaan itu adalah berbeda, seperti nampak pada data laba-rugi tahun 2001 sbb:(dalam jutaan rupiah) Pertanyaa: a. Hitunglah BEP kedua perusahaan tersebut b. Perusahaan manakah yang lebih efisien? 34.000 9.350 5.950 5.950 6.250 3.875 1.125 1.500 450 1.050 10.000 3.750 2.500 1.250 750 500 250 1.000 300 700
      • Penjualan
      • Biaya produksi variabel
        • B. Bahan baku
        • B. Tenaga kerja
        • B. Overhead
      • Biaya tetap
        • B. penjualan
        • B. overhead
        • Bunga
      • Laba sebelum pajak
      • Pajak 30%
      • Laba setelah pajak
      PT. B PT. A
    • What is operating leverage, and what does it effect a firm’s business risk
      • Operating leverage is the use of fixed costs rather than variable costs
      • If most cost are fixed, hence do not decline when demand falls, then the firm has high operating leverage
    • Operating Leverage
      • Operating Leverage mengacu kepada biaya tetap perusahaan di dalam arus pendapatan perusahaan. Untuk mengerti perilaku dan pentingnya operating leverage, kita gunakan analisis cost volume profit atau analisis titik impas
      • Kunci penting dalam analisis ini adalah pengakuan bahwa biaya-biaya yang ditanggung perusahaan biaya dikelompokkan dalam biaya tetap dan biaya variabel
    • Pengaruh perubahan penjualan terhadap laba usaha (EBIT) Manajemen bisa menaksir perubahan laba operasi sebagai akibat perubahan penjualan dengan menggunakan ukuran Leverage Operasi (degree of operating leverage = DOL) dengan rumus sbb:
    • Contoh Penjualan yang diharapkan oleh PT.X adalah 15.000 unit, dengan harga jual sebesar Rp 200,- per unit. Biaya variabel Rp 100,- per unit, dan biaya tetap Rp 1000.000,- a. Hitunglah besarnya DOL bila penjualan 15.000 unit b. Apabila terjadi kenaikan atau penurunan penjualan sebesar 20%, bagaimana pengaruhnya terhadap laba usaha? (EBIT)? Buktikan Jawab: a. 15.000 (200 – 100) DOL = = 3 15.000 (200 – 100) – 1.000.000 b. Apabila penjualan naik atau turun sebesar 20%, maka laba usaha akan naik atau turun sebesar : (20%) (3) = 60%
    • Financial Leverage Financial leverage mengukur pengaruh perubahan penjualan terhadap pendapatan per lembar saham (EPS). Ukuran tingkat financial leverage adalah degree of financial leverage (DFL), dengan rumus sbb:
    • Misalkan dari contoh PT.X di atas, dimana perusahaan memperoleh laba operasi sebesar Rp 500.000,- perusahaan menggunakan utang yang menyebabkan perusahaan harus membayar bunga sebesar Rp 100.000,-. Jumlah lembar saham yang dimiliki adalah sebanyak 1000 lembar.Pajak 30 Pertanyaan: Hitung DFL PT.X Dengan meningkatnya penjualan sebesar 20%, mengakibatkan laba operasi (EBIT) naik 60% , berapakah peningkatan EPS dan Buktikan Contoh
    • 15.000 (200 – 100) – 1.000.000 DFL = = 1,25 15.000 (200 – 100) – 1.000.000 – 100.000 b. Peningkatan EPS = (60%) (1,25) = 75% a Rp 3.600.000,- 1.800.000,- 1.800.000,- 1.000.000,- 800.000,- 100.000,- 700.000,- 210.000,- 490.000,- 1.000 lembar Rp 490,- Rp 3.000.000,- 1.500.000,- 1.500.000,- 1.000.000,- 500.000,- 100.000,- 400.000,- 120.000,- 280.000,- 1.000 lembar Rp 280,- Penjualan Biaya variabel Laba kotor Biaya tetap Laba Usaha(EBIT) Bunga EBT Pajak EAT Jml lembar Saham EPS Setelah kenaikan penjualan 20% Sebelum kenaikan penjualan 20%
    • Rumus: Kombinasi Operating Leverage dan Financial Leverage
    • 15.000 (200 – 100) DCL dari PT.X = = 3.75 15.000 (200 – 100) – 1.000.000 – 100.000 Hasilnya sama dengan DOL x DFL , yaitu 0,75 x 1,25 = 3,75 Semakin besar angka ini, maka semakin besar pula pengaruh perubahan penjualan terhadap laba bersih maupun terhadap laba per lembar saham. Hal ini akan terjadi apabila DOL sudah tinggi diikuti oleh DFL yang tinggi pula. Karena itu perusahaan akan menghindari untuk menggunakan financial leverage yang tinggi apabila operating leveragenya (yang mencerminkan risiko bisnis) sudah tinggi pula
    • Soal: PTA dan PT B masing-masing memperkenalkan suatu kontainer baru. Data yang relevan adalah sbb
      • Hitunglah BEP untuk ke 2 perusahaan
      • B. Berapa DOL pada BEP
      100.000 Rp 500.000.000 Rp250.000.000 Rp 100.000.000 500.000 Rp5.000 100.000 Rp 500.000.000 Rp100.000.000 Rp 250.000.000 500.000 Rp5.000 UNIT Penjualan baru Biaya tetap Kapasitas maksimum Harga jual/unit Biaya variabel/unit PT.B PT.A
    • Business risk is affacted primarily by:
      • Uncertainty about demand (sales)
      • Uncertainty about output prices
      • Uncertainty about costs
      • Product, other types of liability
      • Operating leverage
    • Latihan
      • PT.Seroja pada saat ini tidak menggunakan hutang (100% modal sendiri), saat ini perusahaan sedang mempertimbangkan struktur pendanaan dengan menggunakan 50% hutang. Hutang menimbulkan biaya hutang (kd) sebesar 20% dan dapat digunakan untuk membeli kembali saham perusahaan yang harganya saat ini Rp 500,-/lembar. Saham beredar saat ini adalah 200.000 lembar, dan total aktiva sebesar Rp 100 juta. Laporan keuangan proforma untuk tahun mendatang dengan asumsi tidak menggunakan hutang adalah sebagai berikut:
      • Penjualan 80.000.000
      • Biaya operasi 65.000.000
      • EBIT 15.000.000
      • Pajak 20% 3.000.000
      • Penghasilan bersih 12.000.000
      • Pertanyaan:
      • Berapa EPS yang diharapkan tahun mendatang jika perusahaan tidak menggunakan hutang, dan dengan menggunakan hutang Rp 50.000.000
      • Gambarkan grafik yang menunjukkan hubungan antara tingkat penjualan dengan EPS pada ke 2 alternatif pendanaan