Modul ekonomi septhinus elepore ktp'10 pps unnes

2,005 views
1,941 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,005
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
378
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Modul ekonomi septhinus elepore ktp'10 pps unnes

  1. 1. MODUL PEMBELAJARAN EKONOMI KLS XI IPS Modul 1 KETENAGAKERJAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI Oleh : SEPTHINUS ELEPORE Guru SMA Negeri 1 Dekai Kabupaten YahukimoPendahuluan Mungkin para siswa pernah membaca atau mendengar berita pengangguran.Misalnya, ada seorang penganggur yang terpaksa melakukan tindak kejahatan karena alasan ekonomi. Bagi masyarakat, hal tersebut tentu akan mengganggu keamanan.Bagaimana dampak perbuatan orang tersebut terhadap kegiatan pembangunan ekonomi?Pertanyaan tersebut akan terjawab jika para siswa mempelajari modul ini. Setiap tahun dunia pendidikan kita mengeluarkan ribuan lulusan, tidak sedikit pulapara lulusan itu mencoba melamar kerja. Akan tetapi tentu saja tidak semua pelajar dapatditerima di dunia kerja. Besarnya keinginan orang untuk mendapatkan pekerjaanmenjadikan jumlah angkatan kerja bertambah, padahal lapangan pekerjaan yang tersediasangat terbatas, sehingga sering terjadi ketidakseimbangan jumlah aangkatan kerjadengan lapangan kerja. Kondisi semacam ini menimbulkan bertambahnya jumlahpengangguran. Untuk mejelaskan kasus diatas siswa setelah mempelajari modul ini diharapkandapat mendeskripsikan permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia dan dampaknyaterhadap pembangunan ekonomi. Hal ini sangat bermanfaat setelah para siswa lulussekolah dalam menentukan pilihan untuk bekerja. Modul ini mengarahkan siswa sesuai dengan Standar Kompetensi mata pelajaranekonomi Kelas XI IPS SMA semester I unuk memahami kondisi ketenagakerjaan dan
  2. 2. dampaknya terhadap pembangunan ekonomi. Setelah mempelajari modul ini, siswadiharapkan dapat :1. Mengklasifikasikan ketenagakerjaan2. Mendeskripsikan tujuan pembangunan3. Mendeskripsikan proses pertumbuhan ekonomi4. Mendeskripsikan pengangguran beserta dampaknya terhadap pembangunan nasional Setelah tujuan yang ingin dicapai para siswa pahami dengan baik, tetapkan niat danpusatkan perhatian sehingga para siswa dapat dengan mudah mempelajari isi modul ini.Pelajarilah setiap kegiatan belajar dengan seksama. Mulailah dengan membaca konsep,uraian, dan contoh pada bagian awal setiap kegiatan belajar. Setelah para siswa pahamibenar, kerjakan latihan satu persatu sampai selesai. Kemudian cocokan hasilnya denganrambu-rambu jawaban yang tersedia. Kerjakan tes formatif setelah para siswa yakin benar penguasaan anda terhadapmateri yang sudah dipelajari.Selamat belajar !!!
  3. 3. Kegiatan Belajar KETENAGAKERJAAN1. Pengertian Penduduk Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu tempat baik di kampung,negara, pulau dan sebagainya. Dalam menganalisis masalah ketenagakerjaan, pendudukdikelompokan ke dalam “tenaga kerja” dan “bukan tenaga kerja” diperhitungkan. Jumlahpenduduk diperhitungkan sebagai berikut:2. Pengertian Tenaga Kerja Tenaga kerja merupakan salah satu dari empat faktor produksi yang dimiliki olehmasyarakat. Dua faktor produksi yang lain adalah sumber daya alam dan modal. Orangyang tergolong tenaga kerja adalah penduduk yang masuk dalam batas usia kerja danberperan dalam proses produksi barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.Batas usia kerja antara satu negara dengan negara lain berbeda, tergantung pada latarbelakang kondisi khususnya kondisi perekonomian negara yang bersangkutan. Semakinmaju perekonomian suatu negara maka pada umumnya batas usia kerja penduduk negaratersebut juga semakin tinggi. Menurut BPS 1998, batas usia kerja penduduk Indonesiaadalah 10 tahun ke atas. Setelah ditetapkan program wajib belajar 9 tahun, maka batasusia kerja di Indonesia diubah menjadi 15 tahun keatas. Jadi penduduk Indonesia di luarketentuan usia tersebut tidak termasuk usia kerja. Tenaga kerja adalah penduduk yang siap melakukan pekerjaan, penduduk yangtelah memasuki usia kerja (working age population). Pada dasarnya tenaga kerja ada duamacam, yaitu sebagai berikut:1. Angkatan kerja (labour force) yaitu golongan yang bekerja dan golongan penganggur pencari kerja.2. Bukan angkatan kerja (potential labour force) yaitu golongan yang bersekolah, golongan yang mengurus rumah tangga, dan golongan lain-lain penerima pendapatan.
  4. 4. 3. Angkatan Kerja (Labour Force) Angkatan kerja adalah penduduk yang sudah memasuki usia kerja, baik yang sudahbekerja maupun belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Menurut ketentuanpemerintah Indonesia, penduduk yang sudah memasuki usia kerja adalah berusia minimal15 tahun sampai 65 tahun. Susunan penduduk menurut umurnya dapat dikelompokansebagai berikut:a. Penduduk produktif (usia kerja): umur15-64 tahun.b. Penduduk non produktif (dibawah usia kerja): umur 0-14 tahun.c. Penduduk non produktif (diatas usia kerja): umur 64 tahun ke atas. Jumlah penduduk non produktif dalam setiap 100 orang penduduk produktif disebutangka ketergantungan. Dilihat dari segi ekonomi, makin tinggi angka ketergantunganpenduduk makin berat beban penduduknya. Angkatan kerja sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk, struktur pendudukberdasarkan jenis kelamin, usia dan tingkat pendidikan. Makin banyak komposisi jumlahpenduduk laki-laki dari pada perempuan, maka makin tinggi angkatan kerjanya.Angkatan kerja dibagi ke dalam dua kelompok yaitu pekerja (employed) dan bukanpekerja atau pengangguran (unemployed).a. Pekerja (employed)Pekerja adalah penduduk angkatan kerja yang benar-benar mendapat pekerjaan penuh.Pekerja (employed) sendiri dikelompokan menjadi dua, yaitu sebagai berikut:1. Pekerja penuh (full employed) Pekerja penuh adalah angkatan kerja yang sudah memenuhi syarat sebagai pekerja penuh yaitu jam kerja minimal 40 jam perminggu, dan bekerja sesuai dengan keahlian atau berdasarkan pendidikan.2. Pekerja setengah pengangguran (underemployed) Setengah pengangguran adalah pekerja yang tidak memenuhi jam kerja minimal sehingga pendapatannya juga di bawah standar minimal. Pekerja seperti ini tingkat produktifitasnya rendah karena mereka bekerja bukan pada bidang keahliannya dan
  5. 5. tidak sesuai latar belakang pendidikannya, misalnya sarjana yang bekerja sebagai tukang antar koran.b. PengangguranPengangguran adalah penduduk usia kerja tetapi belum mendapatkan kesempatanbekerja. Orang semacam ini merugikan negara dan secara khusus memberatkan keluargakarena kebutuhan menjadi menjadi beban atau tanggungan keluarga yang sudah bekerja.Kelompok angkatan kerja bukan pekerja atau pengangguran (unemployed) inidikelompokan lagi menurut sifatnya dan penyebabnya yaitu sebagai berikut:1. Pengangguran berdasarkan sifatnya a. Pengangguran terbuka (open employment) adalah penduduk usia kerja : 1. Yang belum pernah bekerja dan sedang mencari pekerjaan. 2. Yang sudah pernah bekerja namun berhenti. 3. Yang dibebastugaskan, baik akan dipanggil kembali atau tidak. b. Setengah menganggur (underemployment) Dikenal dengan penganggur terselubung yang terdiri atas: 1. Setengah penganggur kentara. 2. Setengah penganggur tidak kentara. 3. Setengah penganggur potensial. c. Pengangguran tersamar atau tersembunyi (invisible unemployment) Yaitu seseorang tampak bekerja, tetapi kemampuan untuk menghasilkan kecil. Masalah pengangguran yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sekarang ini adalah pengangguran tersamar dan setengah menganggur. Selain itu dari data BPS dapat disimpulkan bahwa tingkat pengangguran tertinggi terjadi pada kelompok angkatan kerja tamatan SLTA dan Perguruan Tinggi.2. Pengangguran berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi berikut ini: a. Pengangguran siklis atau karena siklus konjungtur, yaitu pengangguran yang terjadi akibat gelombang konjungtur atau perubahan naik turunnya gelombang ekonomi. Misalnya, pengangguran karena PHK missal akibat resesi ekonomi.
  6. 6. b. Pengangguran friksi atau pengangguran sementara, yaitu pengangguran sementara waktu. Misalnya, seseorang yang sedang menunggu waktu panggilan untuk mulai bekerja. c. Pengangguran teknologi, yaitu pengangguran akibat perubahan teknologi seperti teknologi manual menjadi teknologi elektronik. d. Pengangguran musiman, yaitu pengangguran akibat perubahan musim atau kegagalan musim. Misalnya petani menganggur karena musim paceklik, nelayan menganggur karena musim badai. e. Pengangguran voluntary, yaitu pengangguran yang terjadi karena seseorang yang masih mampu bekerja tetapi dengan sukarela ia tidak bekerja karena telah memiliki penghasilan dari harta kekayaan mereka. f. Pengangguran struktural, yaitu pengangguran karena perubahan struktur ekonomi. Misalnya, negara agraris yang berubah menjadi negara industry, lahan-lahan pertanian digunakan untuk pabrik sedangkan tenaga kerjanya belum mempunyai keterampilan di sector industri.LatihanUntuk lebih memantapkan pemahaman para siswa terhadap materi yang sudah dipelajari,kerjakanlah latihan berikut dengan sebaik-sebaiknya!Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dngan jawaban yang tepat!1. Penduduk yang sudah memasuki usia kerja baik yang sudah bekerja maupun yang sedang mencari disebut……….2. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja disebut………3. Untuk menyerap banyak tenaga kerja maka dikembangkan usaha……..4. Usia produktif pada angkatan kerja antara tahun…….5. Yang bukan golongan angkatan kerja adalah6. Penduduk yang non produktif berumur……..7. Penduduk usia kerja yang belum bekerja disebut…..8. Seseorang yang bekerja tetapi kemampuan menghasilkan rendah di sebut…….9. Seseorang yang masih mampu bekerja tetapi dengan sukarela tidak bekerja disebut pengangguran……
  7. 7. 10. Pengangguran akibat perubahan naik turunya gelombang ekonomi disebut……..Petunjuk jawaban latihanJika sudah selesai. Cocokan hasil latihan para siswa dengan kunci jawaban berikut!1. Angkatan kerja 6. Umur 0-14 tahun, dan umur diatas 64 tahun2. Kesempatan kerja 7. Pengangguran3. Padat karya 8. Penganggura tersamar atau tersmbunyi4. 15 – 64 tahun 9. Voluntary5. Ibu rumah tangga, anak sekolah 10. Pengangguran siklis/konjungturRangkuman Jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja, dan pengangguran mempunyaihubungan yang erat dalam suatu negara. Seperti pada pasar barang, pasar tenaga kerjajuga terdiri atas permintaan dan penawaran tenaga kerja. Permintaan tenaga kerja berasaldari dari permintaan perusahaan, baik pemerintah maupun swasta terhadap tenaga kerja.Sebaliknya, penawaran tenaga kerja berasal dari penawaran orang perorang atau individupencari pekerjaan. Kesempatan kerja dapat diartikan sebagai permintaan tenaga kerja (demand forlabour), yaitu suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja yang siapdidisi oleh para penawar kerja (pencari kerja). Hal ini berarti, terjadi hubungan kausalitasantara permintaan tenaga kerja dan penawaran tenaga kerja. Sebagai gambaran, diIndonesia terdapat banyak tenaga kerja karena jumlah penduduk yang banyak. Tenagakerja tersebut akan mencari pekerjaan di sector formal, misalnya instansi pemerintah danBUMN, sektor swasta, dan sektor informal misalnya bekerja sebagai pedagang kaki limaatau pembantu rumah tangga. Angkatan kerja yang terus meningkat jumlahnya dan pertumbuhan kesempatan kerjayang tidak seimbang dengan pertumbuhan angkatan kerja sehingga menimbulkanpermasalahan pengangguran yang menimbulkan angka ketergantungan.
  8. 8. Tes Formatif 1 Petunjuk : Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X)huruf A,B, C, D, dan E!1. Angkatan kerja terdiri dari….. a. Angkatan kerja yang bekerja dan yang tidak bekerja b. Penduduk yang bekerja dan angkatan yang bekerja c. Angkatan kerja yang bekerja dan penduduk di luar usia kerja d. Angkatan kerja yang bekerja minimal 35 jam dalam seminggu e. Penduduk yang mampu bekerja2. Kesempatan kerja adalah……… a. Ketersediaan lapangan kerja untuk setiap warga negara yang telah lulus mengikuti pendidikan dan latihan pada Balai Latihan Kerja. b. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. c. Ketersediaan lapangan kerja bagi semua warga negara Indonesia dengan penghasilan yang tinggi. d. Tersedianya lapangan kerja bagi bukan angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. e. Tersedianya lapangan kerja yang mudah diperoleh.3. Penganggur terselubung adalah…….. a. Mereka yang bekerja selama satu minggu sebelum pencacahan. b. Mereka yang tidak bekerja selama satu minggu sebelum pencacahan c. Mereka yang bekerja kurang dari 35 jam setiap minggunya. d. Mereka yang bekeja kurang dari seminggu setiap bulannya. e. Mereka yang tidak bekerja.4. Perbandingan antara jumlah angkatan kerja dengan penduduk usia kerja akan menggambarkan….. a. Tingkat partisipasi penduduk usia kerja. b. Tingkat partisipasi penduduk laki-laki dan wanita dalam pembangunan. c. Tingkat pengangguran terbuka di suatu negara.
  9. 9. d. Tingkat partisipasi angkatan kerja. e. Tingkat pertumbuhan penduduk.5. Untuk menyerap banyak tenaga kerja maka dikembangkan usaha….. a. Padat karya d. Padat usaha b. Padat modal e. Padat informasi c. Padat teknologi.6. Toni adalah seorang pekerja di sebuah perusahaan yang masuk kerja manakala perusahaan membutuhkan tambahan tenaga kerja saja. Toni termasuk kategori….. a. Pengangguran terbuka d. Pengangguran sementara b. Pengangguran musiman e. Pengangguran total c. Pengangguran tak kentara.7. Usia produktif pada angkatan keja berusia…… a. 0-14 tahun d. 75-100 tahun b. 15-64 tahun e. 100-150 tahun c. 65-75 tahun8. Apabila tingkat beban yang harus ditanggung setiap penduduk produktif semakin tinggi, maka kondisi ini menunjukan….. a. Tingkat ketergantungan semakin tinggi b. Tingkat ketergantungan semakin rendah c. Tingkat partisipasi angkatan kerja tinggi d. Tingkat partisipasi angkatan kerja rendah e. Tingkat partisipasi sama dengan ketergantungan.9. Seseorang yang pernah bekerja, tetapi pada saat sensus sedang menganggur dan berusaha mendapatkan pekerjaan digolongkan sebagai……. a. Penganggur d. Pengangguran terbuka b. Pencari kerja e. Pekerja sementara c. Pengangguran tak kentara
  10. 10. 10. Terjadinya pengangguran disebabkan oleh…….. a. Jumlah angkatan kerja lebih banyak dari lapangan kerja. b. Jumlah kesempatan kerja lebih besar dari jumlah angkatan kerja c. Tingginya laju pertumbuhan penduduk d. Kemajuan teknologi e. Lesunya dunia usaha. Cocokan jawaban para siswa dengan kunci jawaban tes formatif 1 yang terdapat dibagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban para siswa yang benar. Kemudian gunakanrumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan para siswa terhadap materikegiatan belajar .Rumus:Tingkat penguasaan = Jumlah jawaban yang benar X 100% 10Arti tingkat penguasaan yang dicapai: 90% - 100% = baik sekali 80% - 89% = baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bila para siswa mencapai tingat penguasaan 80% atau lebih, para siswa dapatmeneruskan dengan kegiatan belajar selanjutnya. Bagus! Tetapi bila tingkat penguasaanpara siswa masih di bawah 80%, para siswa harus mengulangi Kegiatan Belajar 1,terutama bagian yang belum di kuasai.Kunci Jawaban Tes Formatif1. A. Angkatan kerja yang bekerja dan yang tidak bekerja2. B. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan3. C. Mereka yang bekerja kurang dari 35 jam setiap minggunya.4. D. Tingkat partisipasi angkatankerja.5. A. Padat karya.
  11. 11. 6. D. Pengangguran sementara (friksi).7. B. 15 – 64 tahun.8. A. Tingkat ketergantungan semakin tinggi.9. A. Pengangguran10. A. Jumlah angkatan kerja lebih banyak dari lapangan kerja. Daftar Pustaka- Alam S, (2004), Ekonomi SMA untuk Kelas X, Jakarta: Esis.- Eeng Ahman dan Epi Andriani, (2007), Membina Kompetensi Ekonomi untuk Kelas XI SMA/MA Program Ilmu Pengetahuan Sosial, Bandung: Grafindo Media Pratama- Sri Mulyanti, (2009), BSE: Ekonomi2: Ekonomi dan Kehidupan SMA/MA untuk Kelas XI, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.- Tim Abdi Guru, (2004), Ekonomi SMA untuk Kelas XI, Jakarta: Erlangga.

×