Your SlideShare is downloading. ×
Spanning tree protocol
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Spanning tree protocol

929
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
929
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Irfan Mahmud425 10 0473A TKJ
  • 2. Apa itu Spanning Tree Protocol? Spanning Tree Protocol (STP) adalah sebuah protokol pada switch/bridge yang menggunakan STA (spanning tree algorithm) untuk menemukan link-link redundant (cadangan) secara dinamis dan menciptakan sebuah topology database spanning tree. Switch/Bridge kemudian bertukar pesan BPDU (Bridge Protocol Data Unit) dengan Switch/Bridge lain untuk mendeteksi loop dan kemudian menghilangkan loop-loop tersebut dengan cara me-non-aktifkan interface-interface switch yang dipilihnya.
  • 3. Di mana fitur STP ini bekerja ? Spanning Tree Protokol ini bekerja pada Layer OSI kedua yaitu “Presentation” (walaupun high-level switch ada di Layer 3).
  • 4. Apa kegunaan STP? Spanning Tree Protokol berguna untuk mencegah dan menghentikan terjadinya loop-loop network (di layer 2) dengan menggunakan Spanning Tree Algorithm (STA).
  • 5. Bagaimana cara kerja STP ? STP secara terus menerus memonitor network untuk menentukan semua link, memastikan bahwa tidak ada loop yang terjadi, dengan cara mematikan semua link yang redundant. STP menggunakan algoritma yang disebut spanning-tree algorithm (STA) untuk menciptakan sebuah topology database, kemudian mencari dan menghancurkan link-link redundant. Dengan menjalankan STP, maka frame-frame hanya akan di teruskan ke link2 utama yang dipilih oleh STP.
  • 6. Bagaimana cara STP menghentikanswitching loop ? Caranya yaitu dengan memblok sebuah port, di mana urutan-urutannya yaitu :  Cost yang paling besar yang akan diblok.  Switch Priority yang paling tinggi yang akan diblok (salah satu port-nya).  MAC Address yang paling tinggi di antara switch-switch yang lain yang akan diblok (salah satu port-nya).
  • 7. Apa klebihan dari STP ? Kelebihan dari Spanning Tree Protocol yaitu dapat menyediakan system jalur backup & juga mencegah loop yang tidak diinginkan pada jaringan yang memiliki beberapa jalur menuju ke satu tujuan dari satu host.
  • 8. Apa itu BPDU ? BPDU (bridge protocol data unit) adalah sebuah datagram yang digunakan oleh switch untuk berkomunikasi dengan satu sama lain dan mengadakan pertukaran informasi. Sebuah datagram adalah self-contained, atau independen data pembawa informasi yang akan disalurkan dari sumber ke computer tujuan. Informasi yang dikumpulkan dari perangkat BPDU di jaringan akan membantu keputusan dalam konfigurasi.
  • 9. Apa itu Root Bridge ? Root Bridge adalah bridge dengan ID terbaik (best Bridge ID). Kuncinya adalah agar semua switch di network memilih sebuah root bridge yang akan menjadi titik fokus di dalam network tersebut. Semua keputusan lain seperti port mana yang akan di blok dan port mana yang akan ditempatkan dalam mode forwarding. Keputusan-keputusan ini dibuat berdasarkan perspektif switch/bridge yang akan menjadi root bridge.
  • 10. Contoh Kasus PC 1 ingin mengirim data ke PC 4, awalnya hanya ada Switch S2 dan S1, tetapi jika link antara Switch S1 dan S2 putus, maka data tidak akan sampai ke tujuan. Sehingga ditambahkan 1 Switch lagi agar ada jalur lain. Ini disebut dengan Switching Redundancy.
  • 11.  Secara default, jika switch ingin mengirimkan sebuah data, switch tidak tau mau dikirim lewat mana data tersebut sehingga data akan di-broadcst. Gambar pada slide selanjutnya mencontohkan PC 1 yang ingin mengirim data ke PC 4 dengan topologi yang sudah redundan.
  • 12.  Pada switch S2, karena tidak tau mau dikirim lewat mana, maka Switch S2 mem-broadcast ke Switch S3 dan S1.
  • 13.  Hasil yang sama juga dialami oleh Switch S3 dan S1, sehingga Switch S3 broadcast ke Switch S1 (tidak dikirim ke Switch S2 lagi karena S2 yang mengirim paket data), Switch S1 juga broadcast ke Switch S3 dan PC 4.
  • 14.  Switch S1 dapat menyampaikan pesan ke PC4, tetapi karena itu merupakan broadcast, maka Switch S1 juga mengirim broadcast yang di terima dari Switch S3 ke Switch S2. Broadcast dari Switch S1 yang diterima oleh S3 pun akan diteruskan juga ke Swith S2.
  • 15.  Switch S2 yang dapat 2 broadcast sekaligus (dari Switch S1 dan S3) akan reply broadcast lagi (broadcast S1 diteruskan ke S3 dan sebaliknya, Switch S3 diteruskan ke Switch S1). Hal tersebut berulang terus- menerus (looping berulang-ulang.) Nah, di sinilah fungsi dari STP untuk mengatasi Switching Loop.