Uploaded on

Konservasi laut

Konservasi laut

More in: Education , Sports , Business
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,991
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
206
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • “Upayaperlindungan, pelestariandanpemanfaatansumberdayaikan, termasukekosistem, jenisdangenetikuntukmenjaminkeberadaan, ketersediaandankesinambungannyadengantetapmemeliharadanmeningkatkankualitasnilaidankeanekaragamansumberdayaikan” (PP 60 thn 2007)
  • Jumlahspesiespadalautanmencapai 300.000, yang meliputiseluruhfilum (kecualiOnychophora), denganperkiraanmencapai 500.000 jenis total. Endemismejarangterjadikarena air lautsalingterhubung.Kekayaanjenistertinggipadaterumbukarang.
  • Menjelaskantentangdegradasisumberdayadanancamanbagikeanekaragamanhayati
  • Jenisorganisme yang dilindungi, apabilamemenuhikriteria:a. langka;b. populasikecil;c. adanyapenurunanjumlah yang tajam;d. tingkatreproduksinyarendah;e. daerahpenyebaranterbatas (endemik); dan/atauf. ancamanakibattingkateksploitasi yang tinggi.
  • Due to human activitiesDecline in biodiversity is more rapid in the last 100 years than at any time in human historyMany species seriously threatened with extinction1500 to 2009, 875 extinctions documentedthe current species extinction rate 100 to 1000 times higher than naturalIf current rates of human destruction of the biosphere continue, one-half of all species on Earth will be extinct in 100 yearsThe diversity of nature cannot support the current pressure that humanity is placing on the planetWe are witnessing the greatest extinction crisisThese extinctions pose a serious threat to our health and wellbeingKepunahan suatu populasi dapat terjadi dari penurunan keanekaragaman suatu species baik yang ada di darat maupun di lautan. Kepunahan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya kerusakan suatu ekosistem. Pengalihan fungsi lahan dan penangkapan ikan secara deskruktif akan berpengaruh terhadap ekosistem, misalnya pengalihan fungsi lahan dari habitat ikan menjadi lahan pertambangan; dan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia akan berpengaruh terhadap habitat suatu ekosistem. Terputusnya rantai ekosistem tersebut maka akan berpengaruh terhadap populasi suatu species.
  • Convention on Biological Diversityconservation of biological diversity (or biodiversity);sustainable use of its components; andfair and equitable sharing of benefits arising from genetic resourcesConvention on Biological Diversityan international treaty adopted at the Earth Summit 1992.CBD provided a global framework for Conservation of BD.Convention on the Conservation of Migratory Species of Wild Animals (also known as CMS or the Bonn Convention, not to be confused with theBonn Agreement) CMS Parties strive towards strictly protecting these animals, conserving or restoring the places where they live,  to conserve terrestrial, marine, and avian migratory species throughout their range.CMS Parties strive towards strictly protecting these animals, conserving or restoring the places where they live, mitigating obstacles to migration and controlling other factors that might endanger them.Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Florato ensure that international trade in specimens of wild animals and plants does not threaten their survival and it grants varying degrees of protection to more than 33,000 species of animals and plants. Washington Conventionan international agreement between governments, drafted as a result of a resolution adopted in 1963 at a meeting of members of the International Union for Conservation of Nature (IUCN).Only one species protected by CITES, the Spix's Macaw, has become extinct in the wild[2] as a result of trade since the Convention entered into force World Heritage Conventioncombines cultural conservation with nature conservation.to preserve the world's superb natural and scenic areas and historic sites for the present and the future of the entire world citizenryResponsible for World Heritage SitesCulturalNatural
  • Natural habitat -rio
  • Untuk menjaga kelangsungan sumberdaya hayati wilayah pesisir di perlukan upaya konservasi dengan menyisihkan kantong-kantong wilayah alami yang memiliki berbagai tipe ekosistem pesisir dan laut dikelola sebagai kawasan konservasi perairan (KKP).Kawasan Konservasi Laut Daerah sebagai salah satu bentuk KKP, merupakan salah satu kawasan tempat terjadinya proses ekologis khidupan seperti terumbu karang, padang lamun, bakau dan sebagainya dengan fungsi-fungsi tertentu yang bertujuan untuk mewujudkan kelestarian sumberdaya ikan, keseimbangan ekosistem serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan.KawasanKonservasiPerairanditetapkanberdasarkankriteria:a. memilikiketerwakilanekosistem;b. memilikikemampuandayapulih;c. mempertimbangkanfaktorresikopengulangan;d. habitat jenisikanlangka, endemikdan/atauterancampunah;e. memilikikeanekaragamanhayatiperairan yang tinggi;f. merupakanwilayahruayabagi biota perairan; dan/ataug. mempunyaikondisi biota danfisiklingkunganperairan yang masihalami.

Transcript

  • 1. Disusun oleh: Safran Yusri Yayasan TERANGI Presentasi tersedia di:http://www.terangi.or.id
  • 2.  Upaya Pelestarian Alam ◦ Melindungi dan Melestarikan ◦ Meningkatkan Kualitas ◦ Pemanfaatan Berkelanjutan
  • 3.  Kekayaanmakhluk hidup pada suatu kawasan Ekosistem SpesiesGenetik
  • 4.  Seluruh Filum Hewan 300.000 jenis diketahui Perkiraan kemungkinan 500.000 Keanekaragaman tertinggi pada terumbu karang
  • 5. 3 MOST DIVERSE ECOLOGICAL COMPLEXES ON EARTHThree priority areas – 2 terrestrial, 1 marine Amazon Congo Basin Coral Triangle (terrestrial-forest) (terrestrial-river basin) (marine)
  • 6.  Pencemaran Penangkapan merusak dan berlebih Kerusakan habitat penting Menurunnya jenis-jenis penting Perubahan iklim Jenis-jenis Invasif
  • 7.  Konsumsi Berlebih Metode Merusak Populasi penduduk tinggi
  • 8. Tangkapan Ikan Dunia“Stok Perikanan Indonesia Menipis dan hampir kolaps “- KKP
  • 9. Fish farming Trawler in cage fishing Spotter airplane Sonar Purse-seine fishing Trawl flap Trawl lines Fish school Trawl bag Drift-net fishing Long line Float Buoy fishingLines withhooks Deep sea Fish caught aquaculture cage by gills
  • 10. Konservasi In Situ Perlindungan habitat dan Populasi Dapat Berbentuk Kawasan Konservasi
  • 11.  Paling Murah Mampu mempertahankan populasi Populasi lebih mudah kembali ketika ada bencana Interaksi ekologis dapat dipelajari
  • 12.  Wilayah khusus untuk konservasi Refugia Melimpahkan larva dan ikan Ditetapkan berdasarkan kriteria: ◦ Aspek Ekologis ◦ Aspek Sosial-Ekonomi ◦ Kondisi Regional ◦ Pertimbangan Pragmatis
  • 13. LUAS KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN (LAUT) INDONESIATarget 2010  10 Juta Ha Target 2014  15,5 Juta HaCapaian 2010  13,9 Juta Ha Target 2020  20 Juta Ha No Kawasan Konservasi Jumlah Kawasan Luas (Ha) A Inisiasi Kemenhut 32 4,694,947.55 Taman Nasional Laut 7 4,043,541.30 Taman Wisata Alam Laut 14 491,248.00 Suaka Margasatwa Laut 5 5,678.25 Cagar Alam Laut 6 154,480.00 B Inisiasi KKP dan Pemda 64 10,703,537.65 Taman Nasional Perairan 1 3,521,130.01 Suaka Alam Perairan 3 445,630.00 Taman Wisata Perairan 6 1,541,040.20 Kawasan Konservasi Perairan Daerah 54 5,195,737.44 Jumlah Total 96 15,398,485.20 SAAT INI(2011) 15,39 Juta Ha
  • 14. Jejaring Kawasan Konservasi
  • 15.  Di luar habitat Pelengkap konservasi In Situ Dikelola penuh oleh manusia Akuarium, Sea World, Bank Benih
  • 16.  Mudah diteliti intensif Pemuliaan mudah dilakukan Meningkatkan kesadaran
  • 17.  Laut sangat luas Penetrasi cahaya terbatas Ruang 3 Dimensi Kurang dari 2% yang bisa diselami
  • 18.  Ukuran larva yang disebarkan kecil Jarak sebaran jauh Air selalu bergerak Produsen primer tidak tetap Struktur pembentuk relung ekologis sangat kecil Planula Acropora tenuis
  • 19.  Menerima “sampah” dari darat Daur ulang nutrisi lebih lambat Konservasi ex situ sulit Akses terbuka Perlindungan hukum lemah
  • 20. Pengelolaan Sumber Daya Laut1. Dikelola oleh masyarakat • Hak/hukum adat • Pemimpin informal – SASI, AWIG, PANGLIMA LAOT, NYALE2. Dikelola oleh pemerintah • Sumberdaya milik negara • Pendekatan ATAS – KE - BAWAH3. Dikelola bersama (KOLABORASI) • Sumberdaya milik umum • Pemerintah SEBAGAI PENGATUR (manager) • Masyarakat SEBAGAI PENGGUNA
  • 21.  Pertanyaan? Kritik? Saran?