Litbangyasa PD Telekomunikasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Litbangyasa PD Telekomunikasi

on

  • 3,229 views

Bahan pengantar diskusi dalam workshop "Kajian Pendirian Pusat Desain Telekomunikasi" Deperin, 5 September 2008.

Bahan pengantar diskusi dalam workshop "Kajian Pendirian Pusat Desain Telekomunikasi" Deperin, 5 September 2008.

Statistics

Views

Total Views
3,229
Views on SlideShare
3,224
Embed Views
5

Actions

Likes
1
Downloads
89
Comments
0

1 Embed 5

http://www.slideshare.net 5

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Litbangyasa PD Telekomunikasi Litbangyasa PD Telekomunikasi Presentation Transcript

  • PERAN LITBANGYASA dalam Pusat Desain Telekomunikasi Workshop “Kajian Pendirian Pusat Desain Telekomunikasi” Departemen Perindustrian - Jakarta, 5 September 2008 Dr. Tatang A. Taufik Direktur PTIK - BPPT
  • OUTLINE CATATAN PENUTUP KERANGKA STRATEGI SISTEM INOVASI MANFAAT LITBANGYASA PENDAHULUAN : REVIEW TERMINOLOGI
  • OUTLINE PENUTUP KERANGKA STRATEGI SISTEM INOVASI MANFAAT LITBANGYASA PENDAHULUAN : REVIEW TERMINOLOGI
  • BEBERAPA TERMINOLOGI & KONSEP
    • Dapat dilihat antara lain pada :
    • UU No. 18/2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
    • Buku “Pengembangan Sistem Inovasi Daerah: Perspektif Kebijakan” (2005, Tatang A Taufik)
    • Beberapa e-file di :
      • http ://www.scribd.com
      • E-file (presentasi) di http://www.slideshare.net/tatang.taufik/ dan http://www.slideshare.net/pemetarencanaan/
    • Blog di http://sisteminovasi.wordpress.com/
  • UNESCO (1978)
    • Fundamental research: aktivitas eksperimental atau teoritis yang dilakukan terutama untuk mendapatkan pengetahuan baru yang melandasi fenomena dan fakta-fakta yang dapat diteliti, tanpa rencana penerapan khusus atau tertentu.
    • Applied research: penelitian/investigasi original yang dilakukan dalam rangka mendapatkan pengetahuan baru. Hal ini dilakukan dengan arahan terutama pada maksud atau tujuan praktis tertentu.
    • Experimental development: aktivitas sistematik yang didasarkan atas pengetahuan yang ada (existing) yang diperoleh dari riset dan/atau pengalaman praktis, dan diarahkan untuk menghasilkan bahan-bahan, produk atau peralatan (device) baru, menginstalasi proses, sistem atau jasa-jasa baru, atau memperbaiki yang telah dihasilkan/dikembangkan secara signifikan
  • NSF ( National Science Foundation) , Amerika Serikat
    • Riset dasar (basic research): riset-riset untuk memperoleh pengetahuan tanpa aplikasi spesifik. Contohnya adalah riset menyangkut subatomic particles, human genome, global climate change;
    • Riset terapan (applied research): riset-riset yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan spesifik. Misalnya riset untuk memperbaiki komunikasi pertempuran, tanaman modifikasi genetik;
    • Pengembangan (development): aktivitas untuk menerapkan pengetahuan “yang diarahkan untuk memperoleh bahan, peralatan (devices), sistem, atau metode,” termasuk prototipe, mendemonstrasikan zero-pollution engine, universal verbal-language translation machine.
  • Australian Standard Research Classification/ASRC , 1998
    • Pure basic research: yang merupakan ativitas eksperimental dan teoritis yang dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan baru tanpa melihat manfaat jangka panjang selain kemajuan pengetahuan.
    • Strategic basic research: aktivitas eksperimental dan teoritis yang dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan baru yang diarahkan pada bidang-bidang luas tertentu dengan harapan diperolehnya temuan-temuan (discoveries) yang bermanfaat. Aktivitas ini memperkuat basis pengetahuan yang luas yang diperlukan sebagai solusi atas persoalan praktis yang diketahui.
    • Applied research: aktivitas original yang dilakukan terutama untuk mendapatkan pengetahuan baru dengan ancangan aplikasi tertentu. Hal ini dilaksanakan baik untuk menentukan kemungkinan penggunaan dari temuan-temuan yang diperoleh dari riset dasar (basic research) atau untuk menentukan cara-cara baru dalam mencapai tujuan-tujuan tertentu.
    • Experimental development: aktivitas sistematik, yang menggunakan pengetahuan yang ada yang diperoleh dari riset atau pengalaman praktis, dan diarahkan untuk menghasilkan bahan-bahan, produk atau peralatan (device) baru, menginstalasi proses, sistem atau jasa-jasa baru, atau memperbaiki yang telah dihasilkan/dikembangkan secara signifikan.
  • TEKNOLOGI Teknologi adalah cara atau metode serta proses atau produk yang dihasilkan dari penerapan dan pemanfaatan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang menghasilkan nilai bagi pemenuhan kebutuhan, kelangsungan dan peningkatan mutu kehidupan manusia . ( UU 18 Tahun 2002 Sisnas Iptek ) Arts Berbagai disiplin ilmu pengetahuan ini diwujudkan dalam lima unsur Teknologi yaitu Science Engineering Economics Business Seni Rupa Ilmu Pengetahuan Teknik Ekonomi Bisnis Technology is a perfect fusion of Arts , Science , Engineering , Economics and Business Teknologi adalah pengendalian alam melalui penggabungan kekuatan- kekuatannya menuju suatu rancangan yang bisa diwujudkan oleh pemahaman manusia . Sumber : SDJ, 2007
  • KEGIATAN TEKNOLOGI Perekayasa Kegiatan Teknologi adalah pentahapan kegiatan yang berkaitan dengan Teknologi yang secara runtun meliputi : Peneliti Mencari informasi , data atau keterangan untuk pembuktian kebenaran atau ketakbenaran suatu hipotesis yang bekaitan dengan subjek ilmu pengetahuan & teknologi Mengembangkan kaidah dan teori yang sudah terbukti benar untuk meningkatkan pemanfaatannya bagi terciptanya suatu produk teknologi Merealisasikan hasil pengembangan dengan menciptakan nilai , produk atau proses produksi dengan mempertimbangkan semua aspek unsur teknologi ( UU No 18 , 2002 , Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan & Teknologi ) Melaksanakan penerapan operasional produk perekayasaan kepada pelanggan Sumber : SDJ, 2007 Research Penelitian Development Pengembangan Engineering Perekayasaan Operation Pengoperasian
  • KEGIATAN PEREKAYASA Kegiatan Perekayasa dengan demikian dapat dikategorikan sebagai berikut ● Penelitian Terapan : ● Pengembangan : ● Explorasi, Survey, Observasi ● Penelitian lanjut teoritikal, eksperimental ● Studi Kelayakan / Studi Banding Sistem Teknologi ● Pengembangan Parametrik Sistem Teknologi ● Pengembangan Kebijakan ● Rancang Bangun Konseptual SW / HW ● Rancang Bangun awal SW / HW ● Perekayasaan : ● Pengoperasian : ● Rancang Bangun Rinci SW / HW [ uji lab & simul ] ● Prototyping SW / HW [ production & integration ] ● Uji Sertifikasi SW / HW ● Uji Operasional & Evaluasi SW / HW ● Engineering Services SW / HW ● Audit Teknologi SW / HW ● Uji Kinerja Prototip SW / HW ● Modifikasi & Perawatan SW / HW Sumber : SDJ, 2007
  • KARAKTERISTIK KEGIATAN PEREKAYASAAN PEREKAYASA Objektif Pre-requisites Methodologi Proses Perencanaan Hasil Risiko Komersil Profesi PRODUK / PROSES baru, Product / process improvement Informasi, Investasi Konstruktif, menggunakan teknologi dan knowledge dengan spektrum yang luas Mempertimbangkan aspek komersial dan limited change DESAIN  Uji coba produk/ proses (prototyping)  Testing Know-how, spesifikasi, blueprint, data, Patent, PRODUK Besar  well planned, well managed & well documented
    • Engineer / Perekayasa
    • broad knowledge
    • experience
    • active and creative
    KARAKTERISTIK Sumber : SDJ, 2007
  • OUTLINE PENUTUP KERANGKA STRATEGI SISTEM INOVASI MANFAAT LITBANGYASA PENDAHULUAN : REVIEW TERMINOLOGI
  • MANFAAT EKONOMI DARI UPAYA LITBANG Contoh Manfaat Manfaat Keluaran (Output) Hasil Litbang Manfaat langsung – karena penggunaan hasil litbang bagi tujuan komersial dan kebijakan pemerintah (penggunaan diketahui) Keluaran yang mempengaruhi aktivitas masa depan Peningkatan pengetahuan dan keahlian Manfaat langsung – karena penggunaan lain dari hasil litbang (penggunaan tidak diketahui) Manfaat sistem inovasi – karena sistem inovasi yang lebih kuat dan/atau lebih efisien Manfaat kompetensi – karena penggunaan pengetahuan dan keahlian bagi pemberian advis dan pemecahan masalah
    • Pengembangan produk baru atas dasar hasil litbang.
    • Pengembangan proses produksi yang baru atas dasar hasil litbang.
    Hasil litbang yang pada akhirnya digunakan atau penggunaan litbang lain atas dasar hasil litbang yang bersangkutan – untuk pengembangan produk dan proses baru, dan lainnya.
    • Pengembangan peraturan pemerintah atas dasar advis dari peneliti.
    • Pengembangan produk baru atas dasar keahlian yang diperoleh dari proses litbang.
    • Peningkatan aktivitas inovatif sebagai hasil dari keterkaitan yang berkembang selama proses litbang.
    • Pengembangan produk baru menggunakan peralatan dan fasilitas yang tersedia sebagai hasil dari upaya litbang.
    Sumber : Williams dan Rank ( 1998 ), diadopsi dari Advisory Council on Science and Technology ( http://acst-ccst.gc.ca/intel/report-web2/ ), Diadopsi dari Taufik (2005). Aktivitas Litbang
  • SIMPLIFIKASI PEMANFAATAN LITBANGYASA OLEH DUNIA USAHA DAN MASYARAKAT LEMLITBANG / PT Dasar + Terapan di Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang Tenaga Terampil ‘ Layanan Berbasis Pengetahuan/ Knowledge Services’ Fasilitas Lisensi Teknologi Perusahaan Pemula Kerjasama Litbang Industri Kebutuhan Teknologi Pendanaan Kerjasama Litbang Pengetahuan Pasar/Industri
    • Produk
      • Barang
      • Jasa
    • Proses
    • yang baru
    • atau yang
    • diperbaiki
    Pendanaan Layanan Fasilitas Organisasi spesifik industri / daerah INDUSTRI / MASYARAKAT Sumber : McCarthy (2002).
  • PDT : MENGATASI KESENJANGAN INOVASI ? Komersialisasi & Pengembangan Lanjut Riset Dasar & Terapan Litbangyasa Strategis; Dukungan Terpadu Industri PT / Lembaga Litbangyasa Pusat Desain Telekomunikasi
  • CONTOH : Services for Solo Techno Park Tenants SOLO TECHNO PARK Sumber : Bahan pres. Tim Pengemb. Solo Technopark (2008) Business Support Programs
    • Technical and Management Consulting
    • Support of Domestic & Overseas Marketing
    • Law, Patent/Intellectual property rights, etc
    • Recruitment support
    • ITI Assistance
    • Financing and accounting support
    • Training & Education
    Facilities and Equipment
    • Office Rental
    • Pilot Production Plants
    • Manufacturing Facilities
    • Exhibition Hall
    • International Conference Facilities
    • Office equipment (beam project, digital camera
    • lap-top computers, video editing system etc)
    Affairs/ Administration
    • Free fax services & express color printers
    • Free website and E-mail account
    • Express Internet access
    • ATMs (Bank operations)
    • Offering office equipment
    • Easy university library access
    Technical Support Programs
    • Support on technological Innovation
    • Support on Prototype Development
    • Support of R&D Activities
    • Production Quality Testing
    • Common Use of high tech Machinery
    • Domestic & Int’l Technological Transfer
  • OUTLINE PENUTUP KERANGKA STRATEGI SISTEM INOVASI MANFAAT LITBANGYASA PENDAHULUAN : REVIEW TERMINOLOGI
  • TANTANGAN : PEMBANGUNAN YANG BERBASIS PENGETAHUAN Daya Saing dan Kohesi Sosial Kesejahteraan/Kemakmuran, Kemandirian & Peradaban Bangsa Isu-isu Kontekstual Klaster Industri Sistem Inovasi Kemajuan Iptek, Inovasi Ekonomi Pengetahuan Ekonomi Jaringan Globalisasi Faktor-faktor Lokalitas  Kecenderungan dan Tantangan Universal
    • SDM yang terdidik, kreatif, dan terampil
    • Infrastruktur komunikasi yang dinamis
    • Sistem inovasi yang efektif
    • Pemerintahan, insentif ekonomi dan rejim kelembagaan yang mendukung
    Knowledge Economy Knowledge Society
    • Sistem informasi dan komunikasi
    • Pembelajaran seumur hidup dan budaya inovasi
    • Sistem inovasi yang efektif
    • Modal sosial
    • Kepemimpinan/kepeloporan dalam pemajuan sosial budaya masyarakat
    • Rejim kebijakan yang kondusif
  • REVIEW : PENGERTIAN SISTEM INOVASI DAN KEBIJAKAN INOVASI
    • Sistem Inovasi : suatu kesatuan dari sehimpunan aktor, kelembagaan, jaringan, hubungan, interaksi dan proses produktif yang mempengaruhi arah perkembangan dan kecepatan inovasi dan difusi nya (termasuk teknologi dan praktik baik/terbaik), serta proses pembelajaran .
    • Kebijakan inovasi (innovation policy) merupakan kelompok kebijakan yang mempengaruhi kemajuan-kemajuan teknis dan bentuk inovasi lainnya, yang pada dasarnya bertujuan :
      • Membangun/mengembangkan kapasitas inovatif setiap “simpul” (fungsi/kegiatan/proses) dalam sistem inovasi;
      • Meningkatkan/memperlancar aliran pengetahuan dalam dan antarfungsi/kegiatan/proses dalam sistem inovasi (ini juga berarti meningkatkan proses pembelajaran dalam sistem); dan
      • Memperkuat hubungan dan keterkaitan rantai nilai vertikal dan horisontal antar- fungsi/kegiatan/proses produksi, litbang, adopsi dan difusi (termasuk komersialisasi) dan fungsi/kegiatan/proses penunjang dalam sistem inovasi.
  • SISTEM INOVASI : BERBAGAI ELEMEN PENTING Pusat Desain Telekomunikasi? Sistem Pendidikan dan Litbang Pendidikan dan Pelatihan Profesi Pendidikan Tinggi dan Litbang Litbang Pemerintah Sistem Industri Perusahaan Besar UKM “Matang/ Mapan” PPBT Intermediaries Lembaga Riset Brokers Konsumen (permintaan akhir) Produsen (permintaan antara) Permintaan (Demand) Framework Conditions Kondisi Umum dan Lingkungan Kebijakan pada Tataran Internasional, Pemerintah Nasional, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota Perbankan Modal Ventura Supra- dan Infrastruktur Khusus HKI dan Informasi Dukungan Inovasi dan Bisnis Standar dan Norma Catatan : RPT = Riset dan Pengembangan Teknologi (Research and Technology Development) PPBT = Perusahaan Pemula (Baru) Berbasis Teknologi. Alamiah SDA (Natural Endowment)
    • Budaya
    • Sikap dan nilai
    • Keterbukaan terhadap pembelajaran dan perubahan
    • Kecenderungan terhadap Inovasi dan kewirausahaan
    • Mobilitas
    • Kebijakan Ekonomi
    • Kebijakan ekonomi makro
    • Kebijakan moneter
    • Kebijakan fiskal
    • Kebijakan pajak
    • Kebijakan perdagangan
    • Kebijakan persaingan
    Kebijakan Industri/ Sektoral Kebijakan Keuangan Sistem Politik Pemerintah Penadbiran (Governance) Kebijakan RPT Kebijakan Promosi & Investasi Infrastruktur Umum/ Dasar Sumber : Taufik (2005)
  • SISTEM INOVASI : DINAMIKA INTERAKSI Pemerintah Bisnis Litbang & PT Sistem Inovasi Pengetahuan dan Inovasi Interaksi Pembelajaran Keterkaitan dan Jaringan Daerah Sistem Inovasi Daerah (SID)
  • SISTEM INOVASI : SUBSISTEM DAN KETERKAITAN MULTIDIMENSI Klaster Industri 1-A Klaster Industri 2-C Klaster Industri 3-B Klaster Industri 1-Z Klaster Industri: Klaster Industri 3 Klaster Industri 1 Sektor I Sektor II Sektor III Daerah C Daerah A SID SID Sistem Inovasi Nasional SID : Sistem Inovasi Daerah.
  • ESENSI 1
    • Sistem inovasi ~ Pendekatan sistem (system approach)
    • Kebijakan inovasi ~ Kegagalan sistemik (systemic failures)
  • ESENSI 2 : IMPLIKASI KEBIJAKAN
    • Intervensi untuk mendorong pembangunan yang berbasis pengetahuan : Kebijakan inovasi, dengan kerangka pendekatan sistem .
    • Kebijakan inovasi merupakan proses pembelajaran yang perlu diarahkan pada pengembangan sistem inovasi yang semakin mampu beradaptasi .
    • Kebijakan inovasi tak lagi hanya menjadi ranah monopoli dan tanggung jawab Pemerintah ”Pusat,” tetapi juga Pemerintah ”Daerah.”
  • KELOMPOK “SUMBER” KEGAGALAN YANG MELANDASI PERLUNYA KEBIJAKAN Kegagalan Pasar Kegagalan Pemerintah Kegagalan Sistem “ Sedikit ” dibahas/diperhatikan, tetapi sebenarnya sering dihadapi dalam kenyataan. Argumen yang “ sangat/paling luas ” diterima oleh ekonomi “arus utama”. Argumen yang “ mulai muncul ” dan menjadi “ dasar dalam paradigma sistem inovasi ” tetapi belum banyak diterima oleh ekonomi “arus utama”.
  • ILUSTRASI KETERKAITAN KEBIJAKAN BAGI KERANGKA KEBIJAKAN INOVASI
    • Kebijakan Pendidikan
    • Pengetahuan dan Keterampilan
    • Kreativitas
    • Profesionalisme
    • Kewirausahaan
    • Kebijakan Ekonomi Makro
    • Moneter
    • Fiskal
    • Perdagangan
    • Kebijakan Industri
    • Investasi
    • Perpajakan - Subsidi
    • Insentif
    • Regulasi - Deregulasi
    Kebijakan Litbang Kebijakan Daerah Kemajuan Industri: Daya Saing, Kapasitas Inovatif, Tingkat Difusi, Pembelajaran, Kewirausahaan Kebijakan Inovasi Perbaikan Bisnis yang Ada Perkembangan Investasi Perkembangan Bisnis Pemula yang Inovatif Kebijakan Sains Kebijakan Teknologi
  • KERANGKA PEMETAAN INSTRUMEN KEBIJAKAN INOVASI Karakteristik Pengaruh/Dampak Tatanan Kelembagaan (Institutional Setting) Lingkup Tujuan Eksplisit Implisit Faktor Kontekstual Sisi Obyek/Aktor yang Dipengaruhi Sisi Penyediaan (Supply Side) Sisi Permintaan (Demand Side) Bidang Keterkaitan (Linkage Area) Spesifik Fungsional Harus semakin jelas exit policy -nya Dampak Fungsi dan Variabel Sistem Inovasi Fungsi, Aktivitas dan Aktor Sistem Inovasi Tujuan Kebijakan Isu Kebijakan Agenda Strategis
  • KRITERIA KEBIJAKAN
    • Efektivitas.
    • Efisiensi.
    • Memiliki daya bangkitan yang signifikan (significant leveraging effects).
    • Kelayakan cakupan (adequacy of scope).
    • Memenuhi kaidah pasar (conforming to the market mechanisms).
    • Konsistensi.
    • Koherensi.
    • Keterbukaan dan akuntabilitas.
    • Komitmen kebijakan.
  • KERANGKA UMUM POLA KOORDINASI Prakarsa Tematik dan/atau Spesifik Kondisi Umum (Framework Conditions) Dimensi Daerah Dimensi Nasional N A S I O N A L D A E R A H Kerangka Kebijakan Inovasi
  • ESENSI 3 : KOHERENSI KEBIJAKAN
    • Kerangka kebijakan (policy framework)
    • Governance : termasuk kelembagaan, kewenangan, tugas & fungsi
    • Willingness :
      • Political will & komitmen dari pembuat kebijakan
      • Good will dan komitmen dari pelaku dan stakeholders lain
    • Kemampuan, untuk bertindak saling mengisi, saling melengkapi, saling memperkuat sehingga menghasilkan sinergi positif
    • Perubahan mindset .
  • Kerangka dan Elemen Penting bagi Perkembangan Sistem Inovasi
    • Pengetahuan “Lokal”
    • Embodied
    • Disembodied ( tacit dan yang terkodifikasi)
    • Pengetahuan “Global” (Nasional & Internasional)
    • Embodied
    • Disembodied ( tacit dan yang terkodifikasi)
    • Kebutuhan “Pasar”
    • Lokal
    • Global (antardaerah, nasional, internasional)
    Lembaga/Organisasi lain yang Terkait dengan Daerah (pemerintah, swasta, dan non-pemerintah, termasuk lembaga internasional)
    • Sistem Pembiayaan bagi Aktivitas Inovasi
    • Pendanaan litbang
    • Modal berisiko
    • Perbankan
    • Jasa keuangan lain
    • Pasar modal
    • Infrastruktur dan Dukungan Khusus dan/atau Terspesialisasi
    • Litbang (& rekayasa)
    • Lab. Khusus (& Taman Iptek)
    • Inkubator & PJPB/BDSP
    • Jasa legal, bisnis/ manajemen, kewirausahaan
    • SDM
    • Organisasi profesi & bisnis
    • Jaringan khusus
    • Bisnis
    • Yang telah ada
    • Baru dan/atau pemula
    • Investasi
    • Ke daerah
    • Ke luar daerah
    Infrastruktur Dasar Kerangka Kebijakan (kerangka dan instrumen, termasuk regulasi daerah) Keterkaitan, Jaringan & Interaksi Produktif
    • Permintaan pengetahuan/ inovasi:
    • Akses
    • Adopsi
    • Pemanfaatan
    • Pengembangan
    • Penyediaan pengetahuan/ inovasi:
    • Penciptaan/ pengembangan
    • Alih
    Kewirausahaan, Komersialisasi & Difusi
  • OUTLINE PENUTUP KERANGKA STRATEGI SISTEM INOVASI MANFAAT LITBANGYASA PENDAHULUAN : REVIEW TERMINOLOGI
  • MENENTUKAN PERAN ~ CONTOH PERAN GENERIK
    • Fasilitasi pembiayaan
    8. Akses Pembiayaan
    • Pemberian sertifikasi dan/atau akreditasi tertentu
    9. Legitimasi
    • Layanan informasi
    7. Akses Informasi
    • Technology brokering
    • Fasilitasi jasa pembiayaan, termasuk bank dan non bank (pembiayaan berisiko/ risk capital )
    • Fasilitasi akses sumber daya pasar dan lainnya
    10. Intermediasi
    • Pelatihan khusus
    • Pengembangan kewirausahaan
    4. Pengembangan SDM
    • Penggunaan fasilitas khusus ~ MSTQ, perkantoran
    • Penggunaan multipurpose facilities
    5. Akses Fasilitas
    • Pengembangan Perusahaan Baru/Pemula yang Inovatif
    3. Inkubasi Bisnis/Teknologi
    • Kemitraan bisnis & teknologi
    • Kerjasama litbang
    • Forum fasilitasi
    11. Jejaring
    • Kepakaran
    • Konsultansi khusus
    • Bantuan teknis (technical assistance)
    6. Akses Keahlian
    • Prototyping
    • Lisensi teknologi (alih teknologi)
    2. Pengembangan Teknologi
    • Jasa konsultansi peningkatan produktivitas
    • Jasa pengembangan keuangan & non-keuangan
    1. Pengembangan Bisnis Fungsi Utama (Contoh) Peran
  • CONTOH AKTIVITAS Infrastruktur Litbangyasa Diklat/Peningkatan Kapasitas SDM Program Litbangyasa Pengembangan Teknologi Difusi Teknologi Inkubasi & Dukungan Perusahaan Pemula Hub Inovasi Setempat Panduan Jaringan Informasi Alih Teknologi Komersialisasi dan Pengembangan PPBT/PPBI PDT ?
  • TANTANGAN - KONTEKS ISU SPESIFIK
    • “Ketergantungan” Indonesia pada produk dan teknologi luar
    • Pembangunan TIK (khususnya telekomunikasi) ~ pembangunan sosial ekonomi & budaya – digital devide
    • Konvergensi TIK
    • Open system ~ open standard
    • Emerging technology in ICT
  • CATATAN PENUTUP
    • Pemecahan dari dimensi organisasional, pemasaran, teknologis, dan lainnya perlu dirumuskan bersama pada tataran organisasi (perusahaan) ~ memahami kebutuhan dan tantangan nyata dunia usaha (dan implikasi sosial, ekonomi dan budaya);
    • Pendekatan kebijakan perlu bergeser dari sekedar yang berbasis perusahaan secara individual kepada kebijakan yang mendukung secara sistemik untuk mendorong bisnis yang inovatif;
    • Kebijakan yang terfragmentasi/parsial akan memerlukan waktu yang terlampau lama untuk mencapai “masa kritis dan daya ungkit yang signifikan” dalam mendorong bisnis yang inovatif;
    • Pembangunan ekonomi melalui technopark dapat dipercepat melalui upaya dan dukungan kolaborasi sinergis banyak pihak (lintas pembuat kebijakan, kalangan litbangyasa/akademisi, dan dunia usaha).
    • Thinking smart is not about applying a specific model for innovation. It is about assessing our own circumstances and culture and then determining how we can develop a unique approach that addresses needs and adds value to ideas we can draw from others . . . (McDougall, 2005).
  • Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Gedung BPPT II, Lt 21 Jl. MH. Thamrin 8, Jakarta 10340 Telp. (021)-3169813 Fax. (021)-3169811 E-mail: tatang@ceo.bppt.go.id, tatang@inn.bppt.go.id http: // www.inn.bppt.go.id Catatan : Bahan-bahan terkait dapat diunduh (download) pada taut (links) di http://sisteminovasi.wordpress.com/ Terimakasih
  • A. BEBERAPA DEFINISI INOVASI
    • Inovasi adalah aplikasi komersial yang pertama kali dari suatu produk atau proses yang baru (lihat misalnya Clark dan Guy, 2001);
    • Inovasi merupakan suatu proses kreatif dan interaktif yang melibatkan kelembagaan pasar dan non-pasar (OECD, 1999);
    • Innovation is a locally driven process, succeeding where organizational conditions foster the transformation of knowledge into products, processes, systems, and services. (Malecki, 1997; Dikutip dari Jelinek dan Hurt, 2001).
    • Inovasi adalah transformasi pengetahuan kepada produk, proses dan jasa baru; tindakan menggunakan sesuatu yang baru (Rosenfeld, 2002);
    • Inovasi merupakan eksploitasi yang berhasil dari suatu gagasan baru ( the successful exploitation of a new idea; (Mitra, 2001 dan the British Council , 2000), atau dengan kata lain
    • Inovasi merupakan (“proses atau hasil”) mobilisasi pengetahuan, keterampilan teknologis dan pengalaman untuk menciptakan produk, proses dan jasa baru ;
    • Inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi (UU No. 18 tahun 2002).
  • INNOVATION : The successful exploitation of a new idea Markets Technology Opportunity Creativity Sumber: Mitra (2001). INOVASI : Eksploitasi (= pendayagunaan) yang berhasil dari suatu gagasan baru