DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO                                      BAB I        ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN             UNIVERSITAS TADULAKO       Perpustakaan adalah sebuah unit pelaksana, ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN             UNIVERSITAS TADULAKO                                      BAB II      ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN             UNIVERSITAS TADULAKOdata. Model yang umum digunakan sekarang adalah mo...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO   2) Rekaman / Record / Baris       adalah gabunga...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO1. Pengembangan Program. DBMS berisi peranti lunak pe...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN             UNIVERSITAS TADULAKO                                                 p...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO              DAFTAR SIMBOL SIMBOL         KETERANGAN...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO                PENGHUBUNG                Menunjukan ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO                TAMPILAN                Informasi dit...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO                                     BAB III       ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO                                      BAB IV       ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKOfakultas tersebut, UNTAD juga memiliki dua buah bal...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO         menjawab tantangan yang menjadikan harapan...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKOKEPALA PERPUSTAKAAN:     memimpin Perpustakaan sesu...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN           UNIVERSITAS TADULAKO     Mengkoordinasi      sumber   daya     manusia  ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO                                    BAB V          ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN             UNIVERSITAS TADULAKOdilakukan pelngambilan keputusan apakah buku-buku ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO        berdasarkan dokumen formulir yang telah dis...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO5.2 Kelebihan Dan Kekurangan Perpustakaan Universit...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO2. Kekuranangan perpustakaan Universitas Tadulako    ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO5.3      Solusi Pengembangan Sistem Manajemen Data ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO     g. Jika ingin meminjam buku maka seseorang harus...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO1. Member             member_id (varchar(5), primary ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO5. Rak          no_rak (tinyint(2), primary key, not ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO          Pada suatu database terdapat beberapa istil...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO          artinya tidak mungkin ada nilai rinci data ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO5. Entity Relationship Diagram6. Relationship antar e...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN            UNIVERSITAS TADULAKO                                     BAB VI        ...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN          UNIVERSITAS TADULAKO     mengetahui persediaan buku yag belum dipinjam me...
DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN               UNIVERSITAS TADULAKO                                 DAFTAR PUSTAKAS...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Makalah sistem informasi akuntansi (sistem manajemen database perpustakaan universitas tadulako) kel. 3

16,261

Published on

Published in: Education, Business, Technology
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
16,261
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
441
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah sistem informasi akuntansi (sistem manajemen database perpustakaan universitas tadulako) kel. 3

  1. 1. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB I PENDAHULAN1.1 LATAR BELAKANG Penerapan teknologi informasi telah menyebar hampir di semua bidang, tidakterkecualidi bidang perpustakaan. Dengan demikian, ukuran perkembanganperpustakaan banyak diukur dari penerapan teknologi informasi yang digunakan danbukan dari skala ukuran lain seperti besarnya gedung perpustakaan yang dimiliki,jumlah koleksi yang tersedia maupun jumlah penggunanya. Kebutuhan akanteknologi informasi sangat berhubungan dengan peran perpustakaan sebagai kekuatandalam penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Dengan aplikasi ini, akan mempermudah pelayanan dan akses informasi sertapengelolaandata perpustakaan, seperti mempermudah pencarian buku/katalog, sistemkeanggotaan, in-formasi jurnal, materi kuliah, peminjaman dan pengembalian bukuserta pelaporan secara berkala. Sehingga, akan diperoleh efsiensi pekerjaan stafperpustakaan dalam pengelolaan buku perpustakaan, penyajian informasi yang lebihmudah dan interaktif, memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna layananperpustakaan. Perpustakaan perguruan tinggi bagian dari fasilitas yang sifatnya terbuka bagiaktivitas akademik.Orientasi layanan bersifat kepada kepuasaan pengguna, layananprima membuat perpustakaan berusaha optimal untuk memberikan layanan dankebutuhan informasi yang diharapkan, hal tersebut dapat dilakukan dengankemudahan interaksi.Kemudahaan untuk akses dan interaksi tersebut memberikansuatu kesan yang baik, bahwa menganggap perpustakaan pun akan terbuka untukkebutuhan yang lain, seperti observasi, kerja praktek, penelitian dan permintaandatabase.
  2. 2. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO Perpustakaan adalah sebuah unit pelaksana, divisi bahkan bisa menjadi sebuahlembaga, yang tentu memiliki manajemen yang membuat sisstem dan tata laksanadalam menjalankan inventaris koleksi sampai dengan berbagai jenis layanan.Namunsering kali perpustakaan mendapatkan permintaan kebutuhan database hanya untuksebuah tugas kelompok atau tugas kuliah. Tentu saja, hal tersebut akan dirujukdengan referensi-referensi membuat database, buku teknologi dan informasiperpustakaan lainnya yang saat-saat ini telah banyak diterbitkan.1.2 RUMUSAN MASALAH Dari latar belakang diatas maka dapat diambil suatu rumusan permasalahaanyaitu bagaimana data base manajemen sistem pada perpustakaan universitas tadulakoguna mempercepat proses pencarian dan mendapatkan data yang akurat danmempermudah dalammengelola perpustakaan.1.3 TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. Secara umum, untuk mengetahui konsep dan teori tentang data base manajemen sistem. 2. Secara khusus, untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi mengenai Sistem Manajemen Basis Data dan mengetahui bagaimana sebenarnya sistem manajemen basis data (DBMS) pada perpustakaan universitas tadulako.1.4 MANFAAT PENULISAN Manfaat penulisan makalah ini secara akademis diharapkan dapat menambahwawasan dan pengetahuan mengenaisistem manajemen data base pada perpustakaanuniversitas tadulako.
  3. 3. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB II TINJAUAN PUSTAKA2.1 Teori Sistem Manajemen Basis Data Sistem manajemen basis data(database management system / DBMS adalahsuatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis datadan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Basis data adalah suatu gabungan file yang saling berhubungan dandikordinasi secara terpusat. Pendekatan data base memberlakukan data sebagaisumber daya organisasi yang dipergunakan serta dikelola oleh seluruh bagian dariorganisasi. Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalahkumpulaninformasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehinggadapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasidari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola danmemanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (databasemanagement system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer.Meskipun kemudian artinyasemakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenaibasis data komputer.Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah adasebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan datayang berhubungan dengan bisnis.Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan daricatatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memilikipenjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan inidisebut skema.Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, danhubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untukmengorganisasi skema,atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basisdata atau model
  4. 4. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKOdata. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurutistilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang salingberhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (de_nisi yangsebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antartabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lainseperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisituntuk mewakili hubungan antar tabel. Hirarki data dalam MySQLdikelompokkan menjadi 3 (tiga) buah yaitu file,record dan elemen data, untuk lebih jelaskan dapat dilihat pada gambar 1.2. berikutini. Gambar 1.2. Hirarki Data 1) Elemen Data / Field / Atribut adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Pada data Mahasiswa, field / atribut datanya dapat berupa : nim, nama, temapt lahir, tanggal lahir, alamat dan dan atribut lainnya yang menyangkut mahasiswa tersebut. Istilah lain elemen data adalah medan / field, kolom, item, dan atribut. Istilah yang umum dipakai adalah field, atribut atau kolom.
  5. 5. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO 2) Rekaman / Record / Baris adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Contohnya adalah nim, nama_m, tpt_lhr_m, tgl_lhr_m, alm_m an atribut lainnya dari seorang Mahasiswa dapat dihimpun dalam sebuah record / baris. 3) Berkas / File / Table adalah kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang atribut/ field sama, namun berbeda isi datanya. Pendekatan basis data tidak diwakili oleh asiketur tunggal modal basis dataawal. Berbeda dengan model basis data modern karena basis data awal dari file datatradisional. Pendekatan basis data yang paling umum digunakan oleh sisteminformasi bisnis adalah (1) model hierarkis, (2) model jaringan, dan (3) modelrelasional. Model basis data hierarkis dan jaringan disebut model navigasional(terstuktur) , karena adanya kemiripan dari dua model tersebut. Dimana cara datadiatur dalam sistem basis data awal yang mendorong para pengguna untukmenjelajahi diantar elemn-elemen data dengan menggunakan jalur-jalur yang sudahterstruktur. Model relasional jauh lebih fleksibel karena memungkinkan parapenggunanya menciptakan jalur yang baru dan unik melalui basis data untukmemecahkan masalah-masalah bisnis yang lebih luas cakupannya. Pengguna (user) mengakses basis data dalam dua cara yaitu, : 1) akses basis data dapat dicapai melalui program-program pengguna yang disiapkan oleh professional sisytem 2) Akses basis data melalui permintaan langsung yang tidak memerlukan program –program formal dari pengguna Setiap model DBMS mencapai tujuan dengan cara yang berbeda, tetapi adabeberapa ciri yang umum, diantaranya :
  6. 6. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO1. Pengembangan Program. DBMS berisi peranti lunak pengembangan aplikasi bail pemrogram ataupun pengguna akhir dapat menggunakan fitur ini guna menciptakan aplikasi untuk mengakses basis data.2. Cadangan dan pemulihan. DBMS secara berkala membuat file-file cadangan untuk basis data fisik. Jika terjadi kerusakan (kegagalan disket, kesalahan program) yang menyebabkan basis data tidak dapat digunakan, DBMS dapat pulih kembali ke versi sebelumnya yang dianggap benar.3. Penggunaan basis data untuk pelaporan. Fitur ini mencatat data statistic tentang data yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakan.4. Akses basis data. Fitur yang paling penting dari DBMS adalah memungkinkan pengguna yang memiliki otorisasi untuk mengakses basis data. Berikut Ini Table Tentang Perencanaan Basis DataPerencanaan Basis Data Implementasi Mengembangkan strategi basis Menentukan kebijakan akses data organisasi Mengimplementasikan Mendefinisikan lingkungan basis pengambil keamanan data Menentukan prosedur Mengembangkan kamus data pengujian Menetapkan standar pemrogramanDesain : Operasi dan Pemeliharaan : Mengevaluasi kinerja basis Basis data logis ( skema ) data Tampilan pengguna eksternal Menyusun ulang basis data Pengendali basis data sesuai dengan kebutuhan
  7. 7. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO pengguna Meninjau kembali standar prosedur Perubahan dan Pertumbuhan : Perubahan dan pertumbuhan Merencanakan perubahan dan pertumbuhan Mengevaluasi teknolgi baru2.2 Teori Flowchart Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah danurut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmeruntuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolongdalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.Flowchart biasanyamempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajaridan dievaluasi lebih lanjut. Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atauapayang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutandari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart inimerupakan deskripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasiyang membentuk suatusistem. Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan prosesyang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapatdigambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline(tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash register ataukalkulator).
  8. 8. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO DAFTAR SIMBOL SIMBOL KETERANGAN ARAH ALIR DOKUMEN Menunjukan arah alir dokumen antar bagian yang terkait pada suatu sistem. Dapat dari sistem ke sistem, dari sistem ke luar, dari luar ke dalam sistem atau antar bagian luar sistem. DOKUMEN Menunjukan dokumen yang berupa dokumen input, output pada proses manual dan proses komputer. PROSES MANUAL Menunjukan proses yang dilakukan secara manual dan sistem yang berbasis komputer. PROSES KOMPUTER Menunjukan proses yang dilakukan secara komputerisasi pada sistem yang berbasis computer. PENGINPUTAN DATA Menunjukan proses penginputan data / informasi dari dokumen pada proses manual.
  9. 9. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO PENGHUBUNG Menunjukan penghubung aliran dokumen pada halaman yang sama. PENGHUBUNG Menunjukan penghubung aliran dokumen pada halaman yang berbeda. PENGARSIPAN Menunjukan media penyimpanan dari data / informasi file. Dokumen dapat disimpan pada lemari arsip, map file, dll. JURNAL / BUKU BESAR Menggambarkan jurnal dan buku besar dalam bagan alir dokumen. DOKUMEN RANGKAP Digambarkan dengan menumpuk simbol dokumen dan pencetakan nomor dokumen pada bagian kiri atas. KEPUTUSAN Sebuah tahap pembuatan keputusan ; digunakan dalam bagan alir program komputer untuk menunjukan cabang bagi alternatif cara.
  10. 10. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO TAMPILAN Informasi ditampilkan oleh alat output on-line seperti terminal CRT atau monitor computer PC. TERMINAL Dilakukan untuk memulai, mengakhiri atau titik henti dalam sebuah proses atau program. Juga digunakan untuk menunjukan pihak eksternal.
  11. 11. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB III METODE PENULISAN3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini bertempat di perpustakaan Universitas Tadulako.Adapun waktuPengumpulan data dilakukan hari rabu (16 november 2011) dan senin (21 november2011)3.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan mencakup data primer dan data sekunder,baikkualitatif maupun kuantitatif.Metode pengumpulan data primer dilakukan melaluiwawancara langsung ke salah satu staf pengurus perpustakaan yaitu bapakRusdin.Data sekunder didapatkan dari jurnal dan artikel maupun skripsi melaluimedia internet terkait data base perpustakaan sebagai acuan penulisan makalah ini.
  12. 12. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB IV PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO4.1 GAMBARAN UMUM Nama : Universitas Tadulako Palu Alamat Usaha : Kampus Bumi Tadulako Tondo Telpon : (0451) 422-611 No. Fax : (0451) 422-8444.2 Sejarah Perpustakaan Universitas Tadulako Berbicara mengenai sejarah UPT Perpustakaan universitas tadulako, tentunyatidak terlepas dari sejarah universitas tadulako sebagai lembaga induknya. Dengankata lain, embrio universitas tadulako merupakan hasil penggabungan antaraUniversitas Tadulako filial Universitas Hasanudin atau UNHAS dengan institutperguruan dengan ilmu pendidikan (IKIP) Cabang palu sebagai kelas jauh dari IKIPujung pandang. Universitas Tadulako sebagai Filial dari UNHAS telah memiliki perpustakaansendiri. Demikian pula IKIP cabang palu sebagai kelas jauh dari IKIP ujung pandang.Keberadaan perpustakaan kala itu masih sangat terbatas, baik dari segi koleksi,pengelolahan, dan pelayanan, maupun ketersediaan sumber daya manisia sebagaipengelolahnya. Berdasarkan KEPRES RI No. 36 tahun 1981 tanggal 14 agustus 1981,dibentuklah Universitas negeri di sulawesi tengah yang diberi nama UniversitasTadulako dan Prof. Dr. H. A. Mattulada sebagai rektor pertama. Pada awal berdirinya di tahun 1981, UNTAD telah memiliki 5 (lima) Fakultasyakni: fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP), fakultas pertanian, fakultashukum, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik dan fakultas ekonomi. Selain kelima
  13. 13. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKOfakultas tersebut, UNTAD juga memiliki dua buah balai (yang kini berubah statusmenjadi lembaga) yaitu: (1) Balai penelitian dan (2) Balai pengabdian kepadamasyarakat dan unit-unit pelaksana teknis (UPT) yang salah satunya adalah UPTperpustakaan. Dengan demikian Upt perpustakaan UNTAD secara resmi berdiri pada tanggal 14Agustus 1981 bersamaan dengan berdirinya Universitas Tadulako sebagai universitasnegeri di sulawesi tengah berdasarkan KEPRES RI No. 36 tahun 1981 tanggal 14agustus 1981, dan ibu Dra. Nintje Borman diangkat sebagai kepala Upt perpustakaanUNTAD yang pertama yang menduduki masa jabatan dari tahun 1983 sampai 1990.Kepala Upt perpustakaan selanjutnya secara berturut-turut adalah Drs. H. Moh. AsriHente, MS (1990-1994), Hj. Ucu Windariati, SH (1994-1997), Dra. Hj. IndokoteTandjokara , Msi (1997-1999), Mas Ida Ains, SS, MILIS (1999-2002), dan Drs.Mohtar Ladjidji (2002-2010) dan Dr. I Gede Surata, Msi (2010-sekarang).4.3 Visi Dan Misi Perpustakaan Universitas TadulakoVisi Upt perpustakaan Upt Universitas Tadulako adalah “ Menjadikan Perpustakaansebagai pusat akses informasi ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni (IPTEKS) diUniversitas Tadulako”.Misi Upt perpustakaan Universitas Tadulako adalah “ Mendukung UniversitasTadulako dalam mengemban pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepadamasyarakat melalui penyediaan akses terhadap informasi IPTEK secara efektif danefisien melalui kegiatan pengadaan, pengorganisasian, pelestarian, dan pelayananinformasi kepada segenap aktivitas akadamik”.4.4 Kebijakan Strategis Upt Perpustakaan Universitas Tadulako a. Meningkatkan kemampuan manajemen Upt perpustakaan Universitas Tadulako agar mampu memecahkan segala permasalahan dan dapat
  14. 14. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO menjawab tantangan yang menjadikan harapan pemakai perpustakaan untuk menumbuhkan profesionalisme dan budaya ilmiah mereka. b. Meningkatkan mutu layanan informasi sesuai dengan perkembangan dan tuntutan para staf pengajar dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. Berpartisipasi dalam mengembangkan arah baru kebijakan Universitas Tadulako dengan mengadaptasi pendekatan pola pikir akademik sehingga mampu memenuhi kebutuhan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan mengolahnya ke dalam bentuk isis koleksi pustaka dan informasi ilmiah menjadi tuntutan pemakai. d. Menyempurnakan pengembangan dan pemanfaatan fasilitas peralatan dan tekhnologi informasi dan komunikasi sebagai sarana temu-balik dan penelusuran informasi yang baik terhadap informasi yang terdapat di Upt perpustakaan UNTAD maupun yang terdapat di penyedia Internasional.s4.5 Manajemen/ Struktur Perpustakaan Universitas TadulakoStruktur organisasiWewenang/Tugas Dan Tanggung Jawab Pejabat Dan Staf PerpustakaanREKTOR:Mengawasi dan mengontrol jalannya aktivitas dalam Perpustakaan
  15. 15. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKOKEPALA PERPUSTAKAAN: memimpin Perpustakaan sesuai dengan tugas dan fungsi Perpustakaan dan membina aparatur Perpustakaan agar berdaya guna dan berhasil guna; menentukan kebijaksanaan teknis perpustakaan.KEPALA SUBAG TATA USAHA: Mengkoordinasi dan membina pustakawan di lingkungan perpustakaan Mengkoordinasi dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan kepala bidang pelayanan Mengkoordinasi dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan kepala bidang jaringan dan database Menyusun kegiatan rencana dan anggaran tahunan perpustakaan Merencanakan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan pelayanan perpustakaan Membuat laporan berkala kepada Pimpinan Perpustakaan Universitas Tadulako Atas perintah pimpinan menjalankan tugas-tugas/kegiatan lain yang dapat mendukung keberhasilan perpustakaan.KOORDINATOR PENGADAAN: Menyediakan buku berdasarkan seleksi dan evaluasi yang berorientasi pada kebutuhan akademik Buku yang dibutuhkan harus ada kerja sama dengan semua fakultas atau jurusan.KOORDINATOR PENGOLAHAN :
  16. 16. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO Mengkoordinasi sumber daya manusia bidang teknologi informasi perpustakaan untuk mengelola sistem dan objek-objek informasi dalam format digital Melakukan standarisasi format database yang digunakan di tiap-tiap perpustakaan di lingkungan Universitas Tadulako Meningkatkan dan mengelola informasi dalam jaringan dan database Merencanakan software sistem informasi perpustakaan terpadu untuk semua perpustakaan di lingkungan Universitas Tadulako Membuat laporan berkala ke Pimpinan Perpustakaan.KOORDINATOR PELAYANAN Mengkoordinasi jalannya pelayanan di perpustakaan pusat, perpustakaan fakultas, perpustakaan lembaga, dan perpustakaan pusat studi di lingkungan Universitas Tadulako Membina, membimbing serta mengarahkan sumber daya manusia perpustakaan di bidang pelayanan perpustakaan Merancang inovasi pelayanan untuk keperluan kepuasan kepada mahasiswa serta meningkatkan citra Perpustakaan Universitas Tadulako Membuat usulan pengadaan prasarana untuk keperluan pelayanan perpustakaan Mengkoordinasi jalannya pengelolaan dan peningkatan bahan pustaka Membuat laporan berkala kepada Pimpinan Perpustakaan.
  17. 17. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB V PEMBAHASAN5.1 DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNTADA. Flowchart Pengadaan Buku perpustakaan UNTAD Flowchart pengadaan buku adalah bagaimana alur atau jalan untuk pihak-pihak perpustakaan dalam menyediakan atau menambah pengadaan buku untukperpustakaan dan menambah koleksi buku di perpustakaan. Di mulai dari pihakfakultas yang melakukan pengecekan daftar buku apa saja yang dibutuhkan kemudianmelakukan pencarian daftar buku yang dibutuhkan masing-masing fakultas dandimasukan ke dalam daftar buku yang di butuhkan/ katalog dalam bentuk dokumen.Setelah daftar buku / katalog yang dibutuhkan berada di pihak pegadaan, kemudianpihak pengadaan, melakukan penyeleksian terhadap buku-buku yang dibutuhkantersebut. Setelah itu, pihak pengadaan mengmbil keputusan untuk pembelian, pihakpengadaan harus mengetahui tentang buku-buku apa saja yang dibutuhkan sesuaidengan daftar buku/ katalog, dan buku dibeli sesuai dengan dana yang tersedia.Setelah pihak pengadaan mengambil keputusan pembelian buku. Maka pihakpengadaan melakukan permintaan pembelian buku disertai dengan daftar buku yangdibutuhkan kepada Badan keuangan universitas. Intinya pihak pengadaanmenyediakan buku berdasarkan seleksi dan evaluasi yang berorientas pada kebutuhanakademik. Dalam hal ini pihak pengadaan bekerja sama dengan semua fakultas danjurusan yang ada di universitas Tadulako. Setelah badan keuangan universitasmenerima untuk pembelian buku maka buku -buku tersebut dibeli sesuai dengankebutuhan yang diperlukan. Buku-buku yang telah dibeli oleh badan keuangan universitas, kemudiandiserahkan ke pihak pengadaan untuk dilakukan pengecekan dan untukmenginventaris buku-buku yang telah datang. Setelah dilakukan pengecekan maka
  18. 18. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKOdilakukan pelngambilan keputusan apakah buku-buku yang datang tersebut sesuaidengan daftar perimtaan buku yang dibutuhkan, Jika sesuai maka pihak pengadaanmengotorisasi atau memberi tanda cap kepemilikan terhadap buku-buku yang telahdatang. Setelah buku diberi tanda cap kepemilikan, atau setelah peroses pengelolahanselesai, maka buku siap diserahkan ke layanan sirkulasi atau buku diserahkan kepadapihak pengelolah perpustakaan untuk dikelolah dalam database perpustakaan melaluiproses komputerisasi. Melalui proses komputerisasi perpustaan juga menyediakantampilan OPAC (Oline Public Acces Catalogue) yang langsung berada di pihakpelayanan perpustakaan (tampilan OPAC terlampir). Selain itu pihak pengelolah jugamembuat kelengkapan buku seperti No klasifikasi, tempat kartu dll. Pemberiannomor klasifikasi berdasarkan pada DDC (Dewey Deoimal classification) sistem inimembagi sepuluh bagian subjek ilmu pengetahuan. Misalnya 001 : karya umum, 100: Filsafat, 200: Agama, 300: ilmu social, 400: Bahasa, dsb. Membuat database perpustakaan dengan contoh database koleksi bukutercetak adalah sebagai salah satu gambaran yang sederhana yang dapat dibuatsendiri, bila tidak memungkinkan untuk mendapatkan data otentik dari perpustakaan.Membuat database ini akan lebih mudah bila menguasai teknik membuat database,mengetahui informasi system manajemen perpustakaan terutama katalogisasi yangdapat diperoleh dari buku tercetak ataupun elektronik. Untuk gambaran flowchartterlampir.B. Flowchart pembuatan kartu anggota perpustakaan UNTAD Flowchart pembuatan kartu perpustakaan dibagi menjadi tiga tahap yaitu : 1. Calon Anggota mengisi formulir secara manual, dan disimpan dalam bentuk dokumen formulir dan diserahkan kepada bagian administrasi. 2. Setelah dokumen administrasi menerima formulir dari calon anggota, maka bagian administrasi memasukan data calon anggota ke dalam computer. Setelah data lengkap maka dilakukan pembuatan kartu perpustakaan
  19. 19. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO berdasarkan dokumen formulir yang telah diserahkan calon anggota sebelumnya. 3. Setelah kartu perpustakaan dibuat oleh pihak administrasi, maka kartu perpustakaan diserahkan kepada kepala perpustakaan untuk menandatangani kartu dan untuk memvalidasi data. Setelah kartu perpustakaan jadi, kemudian kartu tersebut diserahkan kepada pihak administrasi dan kemudian diserahkan kembali ke anggota. Adapun gambaran flowchart terlampirC. Flowchart peminjaman buku perpustakaan UNTAD Jalur Peminjaan buku perpustakaan UNTAD dimulai dari anggotamenyerahkan kartu anggota ke bagian administrasi, dan bagian adinistrasi mencatatpeminjaman buku ke dokumen pinjaman buku. Kemudian bagian administrasimembuat laporan peminjaman buku dan laporan tersebut dalam betuk dokumen.(adapun gambaran flowchart terlampir). Pada saat pengembalian buku , bagian administrasi menyerahkan kartuanggota dan kemudian mencatat pengembalian buku dalam bentuk dokumen. Setelahitu bagian administrasi membuat laporan. Laporan yang dibuat pihak administrasidibagi menjadi dua, yaitu laporan denda buku (jika ada), dan laporan pengembalianbuku. Sistem peminjaman buku di perpustakaan universitas tadulako yaitu untukpeminjaman dua buku berlaku sampai dengan dua minggu, dan untuk peminjamantiga buku berlaku selama satu bulan. Sistem ini disebut dengan sistem DIDO.Sedangkan untuk perpanjangan peminjaman buku, maka sebagai anggota dapatmelapor ke bagian administrasi untuk melakukan perpanjangan peminjaman buku. Jika pengembalian buku terlambat akan dikenkan denda sebesar Rp 250,-/hari/ buku. Jika peminjam menghilangkan buku, maka peminjam harus menggantidengan buku yang sama ditambah bayar denda jika terlambat mengembalikannya.
  20. 20. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO5.2 Kelebihan Dan Kekurangan Perpustakaan Universitas Tadulako 1. Kelebihan Perpustakaan Universitas Tadulako Perpustakaan universitas tadulako pada umumnya memiliki kelebihan yang spesifik yaitu antara lain sebagai berikut: a. Perpustakaan Universitas Tadulako memiliki database, diantaranya: 1. Database koleksi buku 2. Database anggota perpustakaan 3. Database pengunjung perpustakan 4. Database peminjaman dan pengembanlian buku atau disebut sirkulasi. b. Mahasiswa bisa langsung memilih buku c. Perpustakaan Universitas Tadulako memiliki layanan terbuka, artinya setiap mahasiswa bebas masuk. d. Perpustakaan universitas tadulako memiliki layanan sistem OPAC (Online Publick Acces Catalague). Layanan ini mempermudah mahasiswa dalam pencarian buku-buku yang dibutuhkan. Dalam sistem layanan OPAC terdapat katagori pencarian buku yang terdiri dari: 1. Penelusuran dengan istilah anda 2. Penelusuran dengan kamus istilah 3. Pencarian subjek 4. Pencarian judul 5. Pencarian pegarang e. Koleksi Buku-buku dalam perpustakaan Universitas Tadulako dinilai cukup lengkap, dan banyak dibutuhkan dalam mahasiswa Universitas tadulako.
  21. 21. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO2. Kekuranangan perpustakaan Universitas Tadulako Adapun kekurangan dari Perpustakaan Universitas Tadulako adalah sebagai beriku: a. Resiko kehilangan dan kerusakan buku sangat besar. Hal ini biasanya disebabkan oleh para peminjam yang tidak bertanggung jawab atas peminjaman buku. b. Buku-bukunya tidak tersusun dengan rapi, dan biasanya tidak sesuai dengan letak rak yang sebenarnya. c. Buku-buku yang dicari berdasarkankan Layanan sistem OPAC (Online Public Acess Catalogue) yang tersedia di Perpustakaan Universitas Tadulako terkadang tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Ketidaksesuaian antara layanan OPAC dengan buku di rak mengakibatkan para peminjam jarang menggunakan layanan tersebut untuk pencarian daftar buku yang dibutuhkan. d. Di perpustakaan Universitas Tadulako belum memiliki layanan Internalnet Working yaitu layanan secara online melalui website. e. Di perpustakaan Universitas Tadulako belum memiliki program yang dapat merubah dukumen dari bentuk PDF menjadi buku Digital.
  22. 22. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO5.3 Solusi Pengembangan Sistem Manajemen Data Base Perpustakaan Universitas Tadulako Melihat kelemahan perpustakaan Universitas Tadulako mengenai adanya keterbatasan akses yang masih bersifat tertutup artinya hanya dapat diakses oleh pihak internal sehingga perlu adanya pengembangan sistem on-line dengan memiliki website. Maka solusi yang bisa ditawarkan ialah bagaimana membut sistem yang on-line. Untuk itu terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut : 1. Data Requirement Perpustakaan ingin membuat webdatabse dengan ketentuan sebagai berikut: a. Seorang member memiliki nama, alamat (termasuk kota dan kode pos), no hp, email,tempat tanggal lahir dan member ID. Setiap member secara unik diidenti_kasi oleh ID member nya. b. Setiap buku memiliki ID buku yang akan mengidentifikasikan buku tersebut secara unik. Kemudian kita ingin mengetahui judul buku, penerbit, tahun, edisi, kode katalog, kategori id, id penulis dan di rak mana buku tersebut disimpan. c. Setiap buku tersimpan pada suatu rak. Pada rak tersebut ingin kita tampilkan no rak dan lokasi dari buku tersebut disimpan. d. Untuk setiap buku memiliki kategori, kita ingin mencatat deskripsi dan kategori ID dari setiap buku. Kategori secara unik diidentifkasi oleh kategori ID nya. e. Setiap buku ditulis oleh penulis. Penulis memiliki id penulis, nama, kota, email dan tanggal lahir. Untuk setiap id penulis bersifat unik. f. Seorang member dapat meminjam beberapa buku dalam perpustakaan yang tidak dibatasi jumlahnya.
  23. 23. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO g. Jika ingin meminjam buku maka seseorang harus memiliki member ID, jika tidak maka orang tersebut tidak dapat meminjam buku. h. Pada setiap peminjaman, member dapat meminjam banyak buku, namun satu buku hanya dapat dipinjam oleh satu member (hal ini dibedakan melalui id buku yang unik). Dan setiap peminjaman buku selalu di aac oleh sta_ yang bertugas.2. Rancangan Relational Database Dalam membangun sebuah sisitem informasi yang berbasis web, perlu dilakukan perancangan struktur relasi antar entitas dalam RDBMS. Saat ini, hampir seluruh RDBMS yang ada menerapkan SQL sebagai bahasa query namun juga menyediakan dan mengimplementasi beberapa alternatif l ainnya. Begitu pula dengan softwarenya. Sekarang sudah banyak juga soft- ware yang digunakan untuk membuat database dengan menggunakan bahasa MySql. MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.Salah satunya yaitu XAMPP. Untuk sistem informasi perpustakaan, banyak table-tabel yang akan dibuat dan direalasikan. Dengan menggunakan XAMPP, dalam tahap merelasikan antar tabel bisa jadi lebih mudah karena bias dilihat langsung secara visual dalam merelasikan antar table-tabel. Berikut adalah tabel- tabel yang terdapat pada webdatabase perpustakaan:
  24. 24. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO1. Member member_id (varchar(5), primary key, not null) nama (text, not null) hp (varchar(12), not null) kota (text, not null) kode pos (int(5) , not null) email (text, not null) tempat lahir (text, not null) tanggal lahir (date, not null)2. Buku id.buku (varchar(5), primary key, not null) judul (text, not null) kat.id (smallint(2), not null) id_penulis (varchar(3), not null) penulis (varchar(23), not null) penerbit (text, not null) tahun (year(4), not null) no_rak (tinyint(2), not null) edisi (tinyint(2), not null)3. Penulis id_penulis (varchar(3), primary key, not null) nama (varchar(20), not null) kota (varchar(10), not null) email (text, not null) tahun lahir (year(4), not null)4. Kategori kat.id (int(2), primary key, not null) deskripsi (text, not null)
  25. 25. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO5. Rak no_rak (tinyint(2), primary key, not null) lokasi (varchar(10), not null)6. Peminjaman member_id (varchar(5), not null) book_id (varchar(5), not null) tanggal_pinjam (date, not null) tanggal_pengembalian (date, not null) staff_name (varchar(25), not null) Rancangan relational database ini akan menjelaskan kepada pemakai tentang hubungan login antar data dalam basis data perpustakaan dengan cara memvisualisasikannya ke dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukkan atribut-atribut. Keuntungan Relational Database, yaitu : Bentuknya sederhana Mudah melakukan berbagai operasi Karakteristik-karakteristik dalam relasi: Semua entry/elemen pada suatu baris dan kolom tertentu harus mempunyai nilai tung-gal (single value), bukan suatu larik atau grup perulangan. Semua entry/elemen data pada suatu kolom tertentu dalam relasi yang sama mem-punyai jenis yang sama. Masing-masing kolom dalam suatu relasi mempunyai suatu nama yang unik. Pada suatu relasi/tabel yang sama tidak ada dua baris yang identik.
  26. 26. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO Pada suatu database terdapat beberapa istilah yang harus diketahui, yaitu: Record/Tuple : Sebuah baris dalam satu relasi Cardinality : Banyak tuple atau record Attribute : Suatu kolom dalam sebuah relasi (ex: pada tabel member (member_id, nama, hp, alamat, kota, kode pos, email, tempat lahir dan tanggal lahir) Domain : Batasan-batasan nilai dalam atribut dan tipe datanya (ex: int, varchar, text dan tinyint) Derajat : Banyaknya atribut/kolom (ex: tabel member berderajat 9)3. Relational Key Super Key Satu atribut/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasikan sebuah tupel di dalam relasi. Candidate Key Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik. Primary Key Candidate key yang dipilih untuk mengidenti_kasikan tupel secara unik dalam relasi. 7 (ex: member_id, id_buku, id_penulis, no_rak, ) Alternate Key Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key. Foreign Key Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa Dalam pembuatan database perpusatakaan, telah ditentukan beberapa primary key. Primary key tersebut haruslah unik,
  27. 27. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO artinya tidak mungkin ada nilai rinci data yang sama pada semua record dalam basis data perpustakaan. Integritas Entity Pada basis data ini nilai atribut yang dipilih sebagai primary key tidak boleh null (kosong) untuk setiap record yang ada dalam relasi. Integritas Referensi Berhubungan dengan dua atau lebih tabel/relasi dalam suatu sistem basis data yang menggunakan primary key yang sama.4. Bahasa pada Relational Database Menggunakan bahasa query pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi. 1. Bahasa Formal Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan symbol-simbol matematis dan symbol-simbol logika.<, >, <=, >=, =, !=, AND, OR, NOT 2. Bahasa Komersial Dalam database ini pengguna menggunakan Bahasa Komersial untuk memudahkan pengguna dalam penggunaannya (user friendly).
  28. 28. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO5. Entity Relationship Diagram6. Relationship antar entity
  29. 29. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO BAB VI PENUTUP6.1 Kesimpulan Data base manajemen sistem sangat penting, termasuk dalam PerpustakaanUniversitas Tadulako. Karena dengan menggunakan database yang berbasis web,proses pengolahan data akan lebih efektif dari segi penggunaan maupun waktu.Database yang berbasis web dapat diakses dengan cepat karena dengan sangat mudahdapat diakses melalui web browser apa saja. Selain itu dengan menggunakan databaseberbasis web keakuratan dalam mencari data lebih baik.6.2 Saran Adapun saran untuk pengembangan sistem manajemen data base perpustakaan yaitu para pihak-pihak dalam pengelolahan, pengadaan, maupun pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perpustakaan Universitas Tadulako harus: a. Meningkatkan kerja sama atau menigkatkan komunikasi antara fakultas dan jurusan dalam hal penyediaan buku-buku perpustakaan, dengan cara memberikan daftar dan ditindaklanjuti dengan pembelian-pembelian buku yang disesuaikan dengan dana yang tersedia. Dalam hal ini dibutuhkan kerja sama yang kuat dan komunikasi yang baik antar sesame pihak. b. Memperbaiki ketidaksesuaian antara daftar buku online atau yang sering disebut dengan sistem OPAC ( Online Public Access Catague) dengan daftar buku di rak. Daftar buku di rak dan daftar buku online (OPAC) harus sesuai dengan spesifikasi rak yang jelas, agar para peminjam mudah untuk mencari buku yang dibutuhkan dan par peminjam juga dapat
  30. 30. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO mengetahui persediaan buku yag belum dipinjam melalui layanan sistem OPAC tersebut.. Misalnya buku-buku yang dicari melalui sistem OPAC berbeda dengan yang di sediakan di rak, maka percuma layanan online (OPAC) disediakan. Layanan OPEC ini pada awalnya dibuat untuk memudahkan pencarian buku yang tersedia di Rak perpustakaan Universitas Tadulako. Tampilan OPAC terlampir. c. Mengembangkan sistem manajemen data base perpustaan Universitas tadulako melalui pembuatan layanan Internalnet working dengan cara membuat website tersendiri untuk layanan perpustakaan Universitas Tadulako secara online. Layanan ini digunakan oleh para peminjam (Anggota) untuk mencari daftar buku di perpustakaan melalui Internalnet working, para peminjam tidak harus ke perpustakaan untuk mencari daftar buku yang dibutuhkan, tetapi bisa secara online melalui website. d. Perpustakaan Universitas Tadulako disarankan untuk membuat program yang dapat mengubah dari bentuk PDF menjadi buku digital. Hal ini mungkin dibuat untuk membantu penambahan koleksi buku atau pengetahuan, dan dapat membantu peminjam dalam memperoleh ilmu pengetahuan secara mudah e. Diharapkan kepada pengembang database dapat membuat kelengkapan yang dibutukan untuk membantu pengembangan manajemen yang berhubungan dengan hal pengolahan data.
  31. 31. DATA BASE MANAJEMEN SISTEM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS TADULAKO DAFTAR PUSTAKASumber Penelitian:Bapak Rusdin (sebagai narasumber. jabatan: Kordinaror SUB- LAYANANSIRKULASI).Sumber Lainnya:www.google.com/ database perpustakaan.www.pdffactory.com/ database perpustakaan.www.woordpress.com/ database perpustakaan.Pertanyaan1. Muli : a. sistem database yang masih digunakan perpus , sistem komputerisasi atau manual?? Ruang lingkup dalam data base seperti apa b. Dalam perpustakaan, kehilangan buku bagaimana cara mengatasinya2. Fadlia : Flowchrd dalam pengadaan buku.3.Jawab:1.Sistem perencanaan bersifat dari sistem manual menuju sistem komputerisashi.Ruang lingkup dari database perpustakaan tersiri dari: a. Database koleksi buku b. Database anggota perpustakaan c. Database pengunjung perpustakan d. Database peminjaman dan pengembanlian buku atau disebut sirkulasi.2. Flowchard akan dibahas di papan tulis.3.

×