• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Hasil penjualan tamiflu menggiurkan (konspirasi keuntungan ekonomi) berita intelijen flu babi edisi lengkap
 

Hasil penjualan tamiflu menggiurkan (konspirasi keuntungan ekonomi) berita intelijen flu babi edisi lengkap

on

  • 455 views

(Intelijen: No.02/VI/2009/06-19, Mei)

(Intelijen: No.02/VI/2009/06-19, Mei)

Statistics

Views

Total Views
455
Views on SlideShare
451
Embed Views
4

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

1 Embed 4

https://twitter.com 4

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Hasil penjualan tamiflu menggiurkan (konspirasi keuntungan ekonomi) berita intelijen flu babi edisi lengkap Hasil penjualan tamiflu menggiurkan (konspirasi keuntungan ekonomi) berita intelijen flu babi edisi lengkap Document Transcript

    • T isik el S ebelumnya, pada 26 April lalu atau dua hari sebelum pernyataan terakhirnya, menteri kesehatan Meksiko menyatakan bahwa Flu Babi telah mengakibatkan 103 orang tewas. Artinya, dalam dua hari telah terjadi penambahan 46 korban meninggal karena Flu Babi. Sejak diketahui kasus penyakit yang juga biasa disebut “Swine Flu” pada 13 April lalu, hanya dalam waktu sekitar sepuluh hari, departemen kesehatan Meksiko menyatakan penyakit ini telah menewaskan 86 orang dan menyerang lebih dari 1.400 jiwa. Menghadapi penyebaran penyakit Flu Babi ini, pemerintah Meksiko sampai menutup sekolah-sekolah guna mengantisipasi penyebarannya. Pemerintah AS juga mengumumkan bahwa virus telah ditemukan di New York, California, Texas, Kansas, dan Ohio, namun belum ada laporan mengenai korban jiwa. Melihat tanda-tandanya, maka Flu Babi termasuk jenis penyakit sangat mudah menular dan menimbulkan tingkat kematian cukup tinggi. Akibatnya, mau tak mau pemerintah setempat harus menyiapkan obat guna mengantisipasi pandemi Flu Babi. Akibatnya, semakin tinggi tingkat penyebaran Flu Babi di dunia, maka permintaan obat Tami Flu sebagai Foto: Istimewa penangkal Flu Babi akan meroket seketika. Apalagi hingga saat ini, Tamiflu belum mempunyai pesaing sejenis guna melumatkan virus flu jenis H1N1 ini.Flu Babi Efeknya, keuntungan luarbiasa akanKonspirasi didapat bagi produsen Tamiflu, yakni perusahaan Roche asal Swiss dan Backfer dari AS. Pandemi Flu Babi tentu akan membuat mereka kaya raya.KeuntunganEkonomi? Apalagi jika ternyata seluruh negara di dunia berlomba untuk mendapatkan Tamiflu. Tentu tak hanya pemilik perusahaan yang kaya, ia juga bisa membagi keuntungannya kepada orang lain yang dianggap ‘berjasa’, termasuk kepada pejabat negara, terutama di pejabat AS sendiri.“Ada149orangyangtewas,kamiterusmelakukan Indikasi ini pernah diutarakan warga AS bernama Jerry D Gray dalam bukunyainvestigasi,ujarMenteriKesehatanMeksikoJoseAngel ” “Deadly Mist”. Ia mensinyalir adanyaCordovapada28April2009.Mautakmau,pemerintah konspirasi tingkat tinggi antara perusahaan farmasi dunia dengan orang-orang diMeksikoharusmemborong Tamiflugunamenanggulangi tampuk kekukasaan AS. Tujuannya adalah untuk melakukanakibat penyebaran Flu Babi ini. kontrol populasi pada umat manusia guna mengurangi beban kehidupan di masa akan2 INTELIJEN2 No.02/VI/2009/06 - 19 Mei
    • Foto-foto: Istimewa Telisik datang. Selain itu, motif untuk mendapatkan menjadi lebih ganas. Lalu mengapa adalah Mexico, sebagai tetangga dekat keuntungan ekonomi yang sebesar-besarnya kemunculan virus itu terjadi di Meksiko yang negara AS. Lalu negara lain yang merupakan juga menjadi latar belakang adanya memiliki perbatasan darat secara langsung tetangga Mexico, belum ada kasus Flu konspirasi ini (lihat Majalah INTELIJEN dengan AS? Babi yang sampai mengakibatkan korban Edisi 1 Th VI). Apakah sebuah kebetulan belaka jika meninggal. Uniknya, keuntungan ekonomi besar ternyata letak laboratorium pusat riset virus Masih menurut Jose Rizal, ia juga merasa yang didapat dari merebaknya penyakit Flu AS di Los Alamos, negara bagian New heran karena kuman Fabiola pada penyakit Babi justru terjadi di saat dunia mengalami Meksiko, ternyata lokasinya tidak terlalu cacar yang bisa menyebabkan kematian dan krisis ekonomi global, khususnya AS. jauh dengan pusat epidemi Flu Babi di Dengan keuntungan yang besar itu, beban AS negara Meksiko? untuk menghadapi krisis tentu akan semakin Apalagi, AS hingga saat ini sangat ringan. konsisten melakukan penelitian terhadap penyakit-penyakit berbahaya. Laboratorium Bermain Api NAMRU di Indonesia misalnya, laboratorimum ini banyak melakukan Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah eksperimen terhadap penyakit-penyakit Supari menyatakan, pada 1918, virus H1N1 yang sifatnya menyebar dengan cepat dan pernah menyerang manusia secara ganas. kemudian mewabah serta memiliki kematian Penyakit yang dinamakan Flu Spanyol ini, tinggi. menewaskan puluhan juta orang melebihi Kepada INTELIJEN, Ketua Presidium korban Perang Dunia I saat itu. Menkes MER-C Jose Rizal Jurnalis menyatakan sendiri tidak mengetahui, mengapa virus bahwa jenis ini muncul kembali. AS sangat giat melaksanakan Catatan sejarah menyebutkan, bahwa eksperimen-eksperimen seperti ini. sekitar 40-50 juta orang meninggal akibat “Tidak ada negara lain seaktif AS yang serangan virus H1N1 atau Flu Spanyol. Pada terus melakukan eksperimentasi, terutama waktu itu, Perang Dunia I telah berakhir dan terhadap penyakit yang tingkat mortalitasnya krisis ekonomi global juga melanda seluruh tinggi atau menimbulkan kecacatan dan dunia karena dampak perang. penyebarannya terjadi secara cepat,” begitu Foto: Istimewa Kini, setelah sekitar 90 tahun berlalu, katanya. H1N1 muncul kembali di Meksiko dan Menurutnya, juga terasa unik karena bisa jadi, virus ini telah bermutasi sehingga negara yang pertama kali terkena Flu Babi No.02/VI/2009/06 - 19 Mei INTELIJEN 2 3
    • Telisiksudah tidak ada lagi di dunia, tapi justru AS Rp 20 ribu. Ketika beberapa waktu trail”. Ternyata ada pesawat yang khususmasih memiliki dan menyimpan virus itu. lalu, pemerintah menyiapkan antisipasi melakukan tugas seperti itu. Di Kuba, “Padahal itu berbahaya, meski penyebaran bagi penyakit ini, maka dana pesawat jenis ini pernah ditangkap,” ungkapmereka beralasan mempunyai vaksinnya. sebesar Rp 40 miliar telah hilang hanya Jose Rizal.Seharusnya virus berbaya itu, apalagi sudah untuk pengadaan 2 juta kapsul Tamiflu. Menurutnya, perilaku-perilaku sepertimengakibatkan kematian banyak orang Bila Flu Babi benar-benar telah menjadi ini sangat eksploitatif sekali, di manaharus dimusnahkan,” begitu lanjut Jose pandemi dan menimpa banyak negara, maka penyakit berbahaya dijadikan bahan bagiRizal. bisa dibayangkan besarnya keuntungan yang percobaan massal. Lalu, penyakit berbahaya Mungkin karena fakta-fakta itulah yang didapat produsen Tamiflu dalam waktu yang itu juga dijadikan lahan bisnis. Ini sangatmenyebabkan Menkes Siti Fadilah Supari sangat singkat itu. jahat sekali. Meski hal-hal seperti itu jugasempat mempertanyakan, mengapa virus Karena motivasi seperti itu, negara ditujukan kepada warga AS, tapi kebanyakanH1N1 yang sudah lama hilang, kini muncul Kuba pernah mengalami ‘chemtrails’, begitu korbannya adalah dari kelompok Hispanickembali sehingga menimbulkan epidemi Flu pula di Indonesia. Di AS, peristiwa serupa dan Afro.Babi. juga terjadi di beberapa kota. Chemrails Konon, aktivitas seperti itu bukan merupakan jejak awan kimia yang berisi hanya dilakukan dalam persoalan dunia Apalagi, ibu menteri ini punya virus maut. Beberapa ahli geofisika justru kesehatan, tapi juga diterapkan di dalampengalaman buruk tersendiri terkait menyatakan awan tersebut berhubungan bidang pertanian. Tujuannya semata-matapenanganan penyebaran penyakit menular, dengan cuaca. demi melanggengkan superioritas dankhususnya Flu Burung yang selama ini “Namun setelah saya perhatikan, menciptakan keuntungan ekonomi sebesar-berkiblat kepada WHO. Mekanisme yang maka itu sangat mirip dengan “chemical besarnya. Riafselama ini berjalan dianggapnya sebagaisesuatu yang tidak adil.Kongkalikong Terkait kasus Flu Burung, Indonesiatelah mengirimkan lebih dari empat sampelvirus ke laboratorium WHO di Hongkong.Akan tetapi, WHO justru memberikansampel virus itu ke sebuah perusahaanfarmasi dunia terkemuka. Tidak hanya itu,sampel virus juga dikirimkan WHO ke kelaboratorium AS di Los Alamos. Hal itu sesungguhnya tidak bolehterjadi karena ini akan menjadikanketergantungan pada perusahaan farmasi itubila ingin mendapatkan vaksinnya. Padahal,perusahaan itu membuat vaksin berdasarkansampel virus yang telah dikirimkanIndonesia. Seharusnya ada pembagian yang adildalam hal ini. Atau jika sharing itu tidakdilakukan, maka pada prinsipnya sesuatuyang bisa membahayakan nyawa manusiaharus diberantas. Usaha itu harus dilakukanbersama-sama oleh seluruh negara danbukan dijadikan ladang bisnis. Tetapi yang terjadi justru kebalikannya.Ketika Indonesia mempersiapkan dirimenghadapi pandemi Flu Burung, Tamiflusebagai obat Flu Burung susah didapatkan,hanya negara produsen dan negaramaju lainnya yang diutamakan untukmemilikinya. Jika obat itu tersedia di pasaran, makabisa dijamin harganya sudah melambung Foto: Istimewatinggi karena semua negara berlomba-lomba untuk membeli Tamiflu. Indonesiamendapatkan satu kapsul Tamiflu seharga2 INTELIJEN4 No.02/VI/2009/06 - 19 Mei
    • Telisik sandi (H1N1), juga tahu sebagai A (H1N1) atau H1N1, merupakan subtype dari influenzavirus A dan yang paling umum yang menyebabkan influenza pada manusia. Berdasarkan sejarah, beberapa jenis H1N1 endemik pada manusia, strains ini termasuk yang bertanggung jawab atas pandemi flu pada 1918 di seluruh dunia. Saat itu, pandemi flu mengakibatkan sekitar 50- Taruna Ikrar, MD. PhD., 100 juta orang terbunuh akibat penyakit ini Kontributor INTELIJEN di di seluruh dunia antara 1918-1919. University of California, Pada Maret dan April 2009, dari School of Medicine, USA sebuah wabah influenza di Meksiko telahHasil Penjualan dikonfirmasi 192 kasus, dan 26 fatalities dengan strain baru dari H1N1 yang terdeteksi. Pada 28 April, yang baru adalah strain diduga telah terinfeksi lebih dari 2500TamifluMenggiurkan orang di seluruh dunia, dikaitkan dengan 152 kematian (2009 wabah Flu Babi). Jadi pada prisipnya, mutasi virus dapat dirancang dilaboratorium, dalam istilah genetikanya adalah Mutant Transgenical. Rekayasa di laboratorium bisa digunakan untuk dua tujuan, yaitu tujuan pengobatan, dan tentunya tujuan lain misalanya: pembentukan senjata biologi pemusnah massal. Namun dalam dunia kedokteran dan research sangat tegas aturan dan etikanya yaitu tidak diperbolehkan untuk tujuan yang melanggar Hak Asasi Manusia. Obat Flu Babi, Tamiflu merupakan anti virus dengan kimia dasar pembentuknya adalah Oseltamivir. Obat ini berguna untuk mengobati infeksi akibat virus, dan bersifat profilaksis baik pada penderita jenis influenza akibat virus Type B maupun Type A. Karena teknologi untuk membuat Foto: Istimewa antivirus ini sangat mahal, tentunya berdapak pada harga obat juga akan menjadi mahal. Menurut produsennya diperkirakan obat ini dibutuhkan dan akan terjual oleh 50 jutaS penduduk Amerika. Jadi, seandainya harga etelah menyaksikan ribuan pembentuk RNA atau strain genetik virus per kapsul Rp 20 ribu, bisa dibayangkan penderita penyakit Swine Flu (Flu tersebut. berapa trilliunan keuntungan yang akan Babi) dan ratusan orang telah Jadi timbul pertanyaan, kenapa dengan dinikmati produsen obat ini. Apalagi kalau menjadi korban di Meksiko serta mutasi terbaru ini bisa menyebabkan penyakit ini sudah menjadi pandemik, atautelah ada beberapa kasus yang muncul di kekuatan virus ini bertambah, bahkan bisa menyebar keseluruh penjuru dunia.AS. Tentu rakyat Amerika menjadi panik menyebabkan dan menginfeksi ribuan Terkait uraian Jerry D Gray dalamdan cemas. Hal terlihat dari pengumuman manusia yang tidak pernah bersentuhan bukunya “Deadly Mist”, menurut analisisyang dilakukan pemerintah, baik lewat media dengan Babi. Artinya, telah terjadi saya tidak semua yang diungkapkannyatelevisi, koran, internet, dan juga penyuluhan perubahan, di mana virus ini menginfeksi adalah benar. Minimal masih dalamdi tempat-tempat umum, serta di rumah sakit. Babi selanjutnya menjangkiti manusia. hypotheis (dugaan), seandainya ini benar Flu Babi disebabkan strain virus Dari tiga generasi flu manusia, dua betapa boborknya sang pelaku yanginfluenza yang endemik pada babi. Jenis ini yang juga endemik di babi: Influenzavirus menghkhianati hak hidup orang banyak.biasanya menyebabkan infeksi influenza A (umum) dan Influenzavirus C (langka). Namun tidak bisa dipungkiri hasilpada Babi, tapi tidak menyebabkan penyakit Influenzavirus B belum dilaporkan dalam penjualan Tamiflu sangat menggiurkanpada manusia. Tapi, perkembangan babi. Influenzavirus dalam Influenzavirus A untuk memberikan keuntungan yang luarterbaru kasus ini, influenza jenis ini telah dan C, dengan jenis endemik untuk babi dan biasa, apalagi Amerika merupakan Negaramenjangkiti ribuan orang di Meksiko, berarti manusia secara besar berbeda. Kapitalis, yang terkadang kebijakannyatelah terjadi perubahan susunan asam amino Subtype virus influenza A ini dengan perpihak pada pemilik modal. No.02/VI/2009/06 - 19 Mei INTELIJEN 2 5