Your SlideShare is downloading. ×
Standardisasi bahasa
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Standardisasi bahasa

726
views

Published on

Published in: Education, Technology, Business

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
726
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. E. HaugenOKTARI ANELIYA1206335685
  • 2. Bahasa standar: suatubahasa yang ditulisdan telah memgalamiregulasi dankodefikasi (tatabahasa dan kosakata).Dikenal sebagaibahasa yangbergengsiBahasamerupakansaranakomunikasiMengapadiperlukanstandardisasi bahasa?Semua bahasavernakularatau dialek-dialek dapatmenjadibahasastandarTerdapatberagamdialek
  • 3. StandardisasibahasaMunculnya beragamjenis tulisan padamasa renaisans diEropaBanyaknya variasitulisan yang berasaldari dialek lokalmaupun personalideosinkrasiKebutuhan adanyastandar bahasa untukmenyikapikeberagamanuntuk memperolehalat komunikasi yangsebaik-baiknya danseefisien-efisiennya didalam segala kegiatanhidup dan aktivitassosial pemakainya
  • 4. • Berasal dari dialek orang-orang Hindu di India timurlaut pada tahun 1500BC• Dikodefikasi pada abad ke 4BC oleh linguis PaniniBahasaSansekerta• Bahasa Yunani yang awalnyamemiliki beragam dialek kemudianpada abad ke 4 BC disatukanmenjadi koine yang berasa dariorang Yunani Attic.• Pada awal abad ke 19 AdamantiosKorais menyusun standar bahasabaru untuk Yunani yang diadopsidari sebagian bentuk tinggikebahasaan Koineyang kemudiansikenal sebagai KatharevousaBahasaYunani,Katharevousa
  • 5. Akademi/komitebahasaMenciptakanbahasastandarMenentukankriteriabahasa yangbaikMembuattata bahasadan kamusbahasa
  • 6. selection• Memilih jenis bahasa yang akan distandardisasi dari beragam jenisbahasacodification• Menentukan tata bahasa, kamus, ejaan yang terstandardisasi• Dilakukan oleh para linguis dan lembaga atau institusi bahasaimplementation• Penerimaan atau sosialisasi jenis bahasa yang distandardisasimelalui pamflet, buku, koran dll.• Dilakukan oleh institusi, agensi, sekolah, pemerintah, media dllelaboration• Perluasan penggunaan bahasa satadar sesuai dengan perkembanganjaman• Proses berkelanjutan untuk mengembangkan bahasa
  • 7. - Menyatukanberagam jenis dialek- Menciptakanbahasa standar untukpenulisan,kepentingan politik- Terbentuknya jenisbahasa baru- Adanya fungsibahasa L (Lowfunction) dan H(High function
  • 8. M. Farr dan A.F. Ball
  • 9.  Didalam negara-negara berbahasa Inggris juga terdapatmultikultural Perbedaan kelas ekonomi-sosial, gender, umur, etnis,bagian negara menyebabkan adanya perbedaan kompetensikomunikatif (fonologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik) Kelompok mainstream: kelompok yang berbahasa denganbahasa standar, terpelajar, mencari jaringan diluar darikeluarga dan komunitasnya Kelompok non-maistream: kebalikan dari kelompokmaistream, menggunakan dialek-dialek atau variasibahasa Inggris yang tidak memiliki prestis, berbahasaInggris non standar
  • 10.  Adanya konflik antara kelompok non-mainstream terhadappenggunaan bahasa standar. Sebuah penelitian sosiolingustik mengenai perbedaankarakteristik linguistik (fonologi, sintaksis, dan semantik)dikelompok non-mainstream di US, Britania Raya, danAustralia menunjukkan bahwa dialek-dialek tersebut jugamemiliki tingkat kompleksitas dan terstruktur secara teraturseperti halnya pada bahasa Inggris yang standar. Hal tersebutmembuktikan bahwa variasi bahasa dari kelompok non-mainstream bukanlah tidak memiliki kekurangan linguistikmelainkan mereka memiliki aturan linguistik tersendiri dalamtata bahasanya yang berbeda dengan bahasa Inggris standar. Dalam konteks pendidikan, kelompok non-mainstreammungkin akan mengalami kesulitan dalam bidangakademisnya terutama dalam hal literasi
  • 11.  Untuk mengatasi masalah perbedaan linguistik pada kelompoknon-mainstream, Fasold dan Shuy mengajukan 3 kebijakan:1. Eradikasi (eradiction): kebijakan tradisional pada jamandahulu yang menggantikan bahasa dari kelompok non-mainstreandengan bahasa kelompok mainstream.2. Dwi dialek (biloquialism): dukungan terhadap penggunaanbahasa mainstream di sekolah tanpa menghilangkan bahasa non-mainstream. Mengarahkan pengguna bahasa non-mainstreamuntuk menggunakan bahasa mainstream secara pelan-pelan.3. Penghargaan (appreciation): menghargai adanya perbedaanbahasa mainsteam dan bahasa non-mainstream.
  • 12.  Komunikasi antara guru dan pesserta didikmerupkan suatu hal yang utama dalampembelajaran. Guru harus memahami perbedaanbudaya dan karakteristik linguistik dari kelompoknon-mainstream Menyediakan informasi kepada guru tentangadanya perbedaan kompetensi komunikasi padasetiap peserta didik sesuai dengan budayanya Menciptakan kegiatan yang komunikatif daninteraktif yang akan memungkinkan peserta didikmemeroleh bahasa standar Memperkenalkan peserta didik pada bahasa lisandan tulis yang standar