CYCLING MEDICINE Aspek Medis Bersepeda Dipresentasikan pada Seminar “ Sehat Bersepeda di Kala Puasa” Oleh: dr. Haryo Tilar...
Olahraga Bersepeda <ul><li>Bersepeda = orang naik sepeda & menggenjot agar sepeda bergerak </li></ul><ul><li>Sepeda : </li...
Manfaat Bersepeda <ul><li>Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru </li></ul><ul><li>Meningkatkan kekuatan otot </li><...
Anatomi <ul><li>Bersepeda : </li></ul><ul><li>Duduk di sadel, tangan memegang stang, kaki menggenjot pedal    gerak maju ...
Otot yang Berperan <ul><li>Otot dominan: tungkai, terutama quadriceps (otot paha depan) </li></ul><ul><li>Otot yang memban...
<ul><li>Kedudukan benar    distribusi berat badan 55% di bagian bawah dan 45% di bagian atas </li></ul>
Gerakan yang dilakukan <ul><li>Duduk di sadel:  </li></ul><ul><li>Menggenjot biasa    otot bokong dan otot quadriceps dom...
<ul><li>Bangun dari sadel: </li></ul><ul><li>Tanjakan yang berat    otot bagian atas ikut aktif memegang stang & mengayun...
Fisiologi <ul><li>Bersepeda: </li></ul><ul><li>Santai: kecepatan ± 27 KPJ </li></ul><ul><li>Balap: kecepatan maximum </li>...
Sumber Energy <ul><li>ATP-PC: anaerobik: 1-10 detik, jarak pendek, explosif, singkat, maximal </li></ul><ul><li>Anaerobik ...
<ul><li>Jarak pendek    ATP-PC dominan </li></ul><ul><li>Agak panjang    sistem anaerobik glikolisis dominan (karbohidra...
<ul><li>Kemampuan berkecepatan tinggi dipengaruhi: </li></ul><ul><li>Berat badan </li></ul><ul><li>Berat sepeda </li></ul>...
Perubahan Fisiologis <ul><li>Denyut nadi  ↓ </li></ul><ul><li>Tekanan darah ↓ </li></ul><ul><li>Isi jantung ↑ </li></ul><u...
Cedera  <ul><li>Jaringan lunak: otot,ligamen, tendon, otak </li></ul><ul><li>Jaringan keras: tulang </li></ul><ul><li>Seba...
Jenis cedera <ul><li>Kejang otot (kram=cramps) </li></ul><ul><li>Memar (hematoma) </li></ul><ul><li>Strain (otot putus) </...
Pencegahan Cedera <ul><li>Kondisi fisik umum harus baik    latihan beban </li></ul><ul><li>Periksa kesehatan rutin </li><...
Makan & Minum <ul><li>Pada jarak jauh (> 60 menit) </li></ul><ul><li>Sumber energi = karbohidrat dan lemak </li></ul><ul><...
Makan Saat Kegiatan <ul><li>KH yang tidak terlalu manis (GI sedang) </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>Coklat bat...
Terima Kasih
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Cycling Medicine dr. Haryo Tilarso SpKO

1,148

Published on

Disampaikan dalam Seminar Medis Terapi Olahraga, Kemenpora, 13 Agustus 2011 | tanyadokteranda.com

Published in: Health & Medicine, Sports
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,148
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Cycling Medicine dr. Haryo Tilarso SpKO

  1. 1. CYCLING MEDICINE Aspek Medis Bersepeda Dipresentasikan pada Seminar “ Sehat Bersepeda di Kala Puasa” Oleh: dr. Haryo Tilarso, Sp. KO, FACSM
  2. 2. Olahraga Bersepeda <ul><li>Bersepeda = orang naik sepeda & menggenjot agar sepeda bergerak </li></ul><ul><li>Sepeda : </li></ul><ul><li>Alat transportasi </li></ul><ul><li>Bentuk + peralatan sesuai kebutuhan, medan, peraturan </li></ul><ul><li>Meningkatkan kesegaran jasmani dan kesehatan </li></ul>
  3. 3. Manfaat Bersepeda <ul><li>Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru </li></ul><ul><li>Meningkatkan kekuatan otot </li></ul><ul><li>Menurunkan lemak badan </li></ul><ul><li>Menurunkan berat badan </li></ul><ul><li>Menurunkan tekanan darah </li></ul><ul><li>Menurunkan gula darah </li></ul><ul><li>Meningkatkan diameter pembuluh darah </li></ul><ul><li>Menurunkan resiko PJK </li></ul>
  4. 4. Anatomi <ul><li>Bersepeda : </li></ul><ul><li>Duduk di sadel, tangan memegang stang, kaki menggenjot pedal  gerak maju </li></ul>
  5. 5. Otot yang Berperan <ul><li>Otot dominan: tungkai, terutama quadriceps (otot paha depan) </li></ul><ul><li>Otot yang membantu: otot bokong, otot betis, otot paha belakang (hamstring) </li></ul><ul><li>Otot lain yang membantu posisi duduk: otot punggung, otot bahu dan lengan, otot tangan </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Kedudukan benar  distribusi berat badan 55% di bagian bawah dan 45% di bagian atas </li></ul>
  7. 7. Gerakan yang dilakukan <ul><li>Duduk di sadel: </li></ul><ul><li>Menggenjot biasa  otot bokong dan otot quadriceps dominan. Bagian atas tubuh lebih rileks </li></ul><ul><li>Kecepatan tinggi  otot betis dan otot hamstring ikut membantu & otot bagian atas bekerja lebih keras </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Bangun dari sadel: </li></ul><ul><li>Tanjakan yang berat  otot bagian atas ikut aktif memegang stang & mengayun badan </li></ul><ul><li>Off-road  bagian atas bantu men-stabilkan sepeda & mencari jalan yang aman </li></ul><ul><li>Saat sprint  perlu genjotan lebih kuat pada awal, selanjutnya duduk  tubuh bagian atas sangat kuat berperan memegang stang </li></ul>
  9. 9. Fisiologi <ul><li>Bersepeda: </li></ul><ul><li>Santai: kecepatan ± 27 KPJ </li></ul><ul><li>Balap: kecepatan maximum </li></ul><ul><li>Balap: </li></ul><ul><li>Jarak pendek: sprint 200 m, 500 m, 1000 m, 4000 m, point race, down hill. </li></ul><ul><li>Jarak jauh: Road race, I.T.T., T.T.T., Off Road </li></ul><ul><li>Indoor: bola sepeda </li></ul>
  10. 10. Sumber Energy <ul><li>ATP-PC: anaerobik: 1-10 detik, jarak pendek, explosif, singkat, maximal </li></ul><ul><li>Anaerobik glikolisis: anaerobik-aerobik, lama sampai ± 5 menit, jarak pendek, tidak explosif, agak lama, maximal, produksi asam laktat ↑ </li></ul><ul><li>Aerobik: lama, sampai beberapa jam, sub maximal, memakai oxygen </li></ul>
  11. 11. <ul><li>Jarak pendek  ATP-PC dominan </li></ul><ul><li>Agak panjang  sistem anaerobik glikolisis dominan (karbohidrat dominan) </li></ul><ul><li>Jarak jauh  sistem aerobik dominan (lemak dan karbohidrat dominan)  kecepatan tinggi, ≠taraf anaerobik (melelahkan) </li></ul><ul><li>Dijaga tetap sub maximal / asam laktat ↓ 4 milimol/liter (4 milimol/liter = Anaerobic threshold ) </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Kemampuan berkecepatan tinggi dipengaruhi: </li></ul><ul><li>Berat badan </li></ul><ul><li>Berat sepeda </li></ul><ul><li>Posisi duduk </li></ul><ul><li>Putaran pedal/kaki (RPM) </li></ul><ul><li>Gir yang dipakai </li></ul>
  13. 13. Perubahan Fisiologis <ul><li>Denyut nadi ↓ </li></ul><ul><li>Tekanan darah ↓ </li></ul><ul><li>Isi jantung ↑ </li></ul><ul><li>Besar jantung ↑ </li></ul><ul><li>Kelainan pada EKG </li></ul>
  14. 14. Cedera <ul><li>Jaringan lunak: otot,ligamen, tendon, otak </li></ul><ul><li>Jaringan keras: tulang </li></ul><ul><li>Sebab: </li></ul><ul><li>Akut: jatuh, tabrakan, gesekan </li></ul><ul><li>Kronis: posisi tubuh, memegang stang, teknik menggenjot yang salah </li></ul><ul><li>Cuaca: kena panas (heat sickness) </li></ul>
  15. 15. Jenis cedera <ul><li>Kejang otot (kram=cramps) </li></ul><ul><li>Memar (hematoma) </li></ul><ul><li>Strain (otot putus) </li></ul><ul><li>Carpal Tunnel Syndrome </li></ul><ul><li>Benturan Kepala </li></ul><ul><li>Heat sickness (cedera panas) </li></ul><ul><li>Patah tulang (fractura) </li></ul>
  16. 16. Pencegahan Cedera <ul><li>Kondisi fisik umum harus baik  latihan beban </li></ul><ul><li>Periksa kesehatan rutin </li></ul><ul><li>Tehnik bersepeda benar </li></ul><ul><li>Sepeda sesuai kegiatan </li></ul><ul><li>Gizi cukup kualitas dan kuantitas </li></ul>
  17. 17. Makan & Minum <ul><li>Pada jarak jauh (> 60 menit) </li></ul><ul><li>Sumber energi = karbohidrat dan lemak </li></ul><ul><li>Setelah 60 menit bila tidak ada sumber energi baru  cadangan KH dipakai  lemak </li></ul><ul><li>Perlu makan pra kegiatan kira-kira 2 jam  menu : roti 3-4 potong dengan selai + teh agak manis / sereal lengkap </li></ul>
  18. 18. Makan Saat Kegiatan <ul><li>KH yang tidak terlalu manis (GI sedang) </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>Coklat batangan (Power Bar ™, Milky Way™ ) </li></ul><ul><li>Gel </li></ul><ul><li>Dodol </li></ul><ul><li>Havermout (Quacker Oats ™ ) </li></ul><ul><li>Minuman olahraga: Pocari ™ , Gatorade ™ , Powerade ™ , Mi-Zone ™ </li></ul>
  19. 19. Terima Kasih

×