Pedoman penyusunan profil desa

19,827 views

Published on

Published in: Education

Pedoman penyusunan profil desa

  1. 1. BAHAN PRESENTASI PEDOMAN PENYUSUNAN PROFIL DESA
  2. 2. PENDAHULUAN LATAR BELAKANG HILANGNYA RUH PENDATAAN DESA PENDATAAN DESA YANG KURANG EFISIEN RENDAHNYA PEMANFAAT AN PENDATAAN DESA BAGI DESA OTONOMI DESA TUNTUTAN POLITIK DARI RAKYAT TUJUAN MEMBANTU PEMERINTAH DESA DAN BPD DALAM MENYUSUN RENCANA DAN MENGEVALUASI PEMBANGUNAN DESA MEMBANTU PEMERINTAH KABUPATEN DALAM MERUMUS- KAN KEBIJKAN PEMBANGUNAN DESA MEMBANGUN INSTITUASI PENDATAAN DESA YANG EFISIEN MENYEDIAAN INSTRUMEN KOORDINASI ANTAR SEKTOR DAN ANTAR DESA DG KABUPATEN
  3. 3. PROFIL DESA ITU APA ? GAMBARAN MENYELURUH MENGENAI POTENSI DAN TINGKAT PERKEMBANGAN DESA
  4. 4. POTENSI DESA ITU APA ? KEKUATAN YANG DIMILIKI OLEH DESA DALAM RANGKA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA KOMPONEN POTENSI DESA MENCAKUP SUMBER DAYA ALAM SUMBER DAYA MANUSIA SUMBER DAYA KELEMBAGAAN PRASARANA DAN SARANA
  5. 5. SUMBER DAYA ALAM 1. SUMBER DAYA ALAM SECARA UMUM 2. SUMBER DAYA PERTANIAN 3. SUMBER DAYA KEHUTANAN 4. SUMBER DAYA PETERNAKAN 5. SUMBER DAYA BAHAN GALIAN 6. SUMBER DAYA PERIKANAN 7. SUMBER DAYA AIR 8. SUMBER DAYA WISATA SKORE POTENSI: 16 - 765
  6. 6. SUMBER DAYA MANUSIA KEPADATAN/JUMLAH KETERGANTUNGAN PENDIDIKAN MATA PENCAHARIAN PENDUDUK CACAT MENTAL TENAGA KERJA SKORE: 6 – 60
  7. 7. SUMBER DAYA KELEMBAGAAN LEMBAGA PEMERINTAHAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN LEMBAGA POLITIK LEMBAGA EKONOMI LEM BAGA PENDIDIKAN LEMBAGA KEAMANAN SKORE: 10 - 230
  8. 8. PRASARANA DAN SARANA PRASARANA DAN TRANSPORTASI SARANA KOMUNIKASI PRASARANA AIR BERSIH PRASARANA IRIGASI PRASARANA PEMERINTAHAN PRASARANA IBADAH PRASARANA OLAH RAGA PRASARANA KESEHATAN PRASARANA PENDIDIKAN PRASARANA PENERANGAN SKORE: 32 - 360
  9. 9. ANALISIS POTENSI DESA ANALISIS POTENSI UMUM TINGGI >1132 SEDANG 849 - 1132 RENDAH < 849
  10. 10. POTENSI PENGEMBANGAN POTENSI PENGEMBANGAN PP T.PANGAN PP PERKEBUNAN PP PERIKANAN PP PETERNAKAN PP INDUSTRI
  11. 11. MISALNYA: POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN PADI POTENSIAL DIKEMBANGKAN 70-80% MAKSIMAL SANGAT POTENSIAL DIKEMBANGKAN >80% MAKSIMAL KURANG POTENSIAL DIKEMBANGKAN < 60% MAKSIMAL CUKUP POTENSIAL DIKEMBANGKAN 60-69% MAKSIMAL
  12. 12. Faktor pembatasnya, Air irigasi pak…! SKORE= 0…!
  13. 13. SESION DISKUSI
  14. 14. PERKEMBANGAN DESA INDIKATOR EKONOMI MASYARAKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT KESEHATAN MASYARAKAT KEAMANAN DAN KTERTIBAN KEDAULATAN POLITIK KEPRIBADIAN KEBANGSAAN SKORE: 48 - 600
  15. 15. MENGAPA TIDAK MENGGUNAKAN INDIKATOR PQLI ATAU HDI…?
  16. 16. PQLI PHYSICAL QUALITY LIFE INDEX INDIKATORNYA: LITERASI INFANT MORTALITY LIFE EXPECTATION HUMAN DEVELOPMENT INDEX PQLI + PENDAPATAN PERKAPITA
  17. 17. PRINSIP PENENTUAN INDIKATOR TAJAM REALISTIS ATAU MEASURABLE RELEVAN SESUAI TUJUAN
  18. 18. PERKEMBANGAN DESA TAHUNAN CEPAT BERKEMBANG 5 TAHUNAN SWADAYA KURANG BERKEMBANG LAMBAN BERKEMBANG BERKEMBANG SWASEMBADA SWAKARYA
  19. 19. TPD TAHUNAN LAJU PERUBAHAN <1 SKORE 1 1-2 SKORE 2 3-4 SKORE 4 5-6 SKORE 6 7-8 SKORE 8 >8 SKORE 10 MASALAH
  20. 20. LAJU PERKEMBANGAN TOTAL SKORE 600 CEPAT BERKEMBANG ( >80% ) >480 BERKEMBANG (70-80%) 420-480 LAMBAN (60-69%) 360-419 KURANG (<60% ) <360
  21. 21. 5 TAHUNAN KONDISI RIIL SWADAYA <70% <420 SWAKARYA 70-80% 420-480 SWASEMBADA >80% >480
  22. 22. KATAGORI PERKEMBANGAN %100 ).( )( %100 ).( )( %100 ).( )( x KKMaks KKRiil LJ x KKBKPMMaks KKBKPMRiil MD x PMKMEMMaks PMKMEMRiil ML = + + = ++ ++ = MULA ML < MD ML < LJ MADYA MD < ML MD < LJ LANJUT LJ < MD LJ < ML
  23. 23. HASIL AKHIR PROFIL SATU DESA PROFIL SATU KECAMATAN PROFIL SATU KABUPATEN PROFIL MENURUT KATAGORI TERTENTU desa miskin desa angka kematian bayi tinggi desa cakupan air bersih rendah desa pendapatan perkapita rendah desa swadaya/swakarya/swasembada desa cepat berkembang desa berkembang desa lamban berkembang desa kurang berkembang ……….. dst.
  24. 24. PROFIL SATU DESA POTENSI ALAM POTENSI SDM POTENSI KELEMBAGAAN POTENSI PRASARAAN DAN SARANA TINGKAT POTENSI POTENSI PENGEMBANGAN FAKTOR PEMBATAS TINGKAT PERKEMBANGAN PERMASALAHAN INDIKASI PROGRAM PEMBANGUNAN
  25. 25. SISTEM MANAJEMEN INFORMASI PROFIL DESA INSTITUSI PENGOLAH DATA PROFIL DESA DITJEN PMD BAPPEDA PROPINSI BAPPEDA KABUPATEN/KOTA DINAS TEKNIS KABUPATEN/KOTA DESA
  26. 26. PEMANFAATAN-1 ALAT MENGEVALUASI PEMBANGUNAN DESA SALAH SATU BAHAN ACUAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
  27. 27. MEKANISME PERENCANAAN PEMBANGUNAN MUSYAWARAH PEMBANGUNAN DESA DISKUSI UDKP RAKORBANG KABUPATEN ATAU KOTA RAKORBANG PROPINSI PROFIL SATU DESA PROFIL SATU KECAMATAN PROFIL SATU KABUPATEN ATAU KOTA PROFIL SATU PROPINSI
  28. 28. PEMANFAATAN-2 UNTUK ACUAN MERUMUSKAN UNIT KAWASAN PENGEMBANGAN UNTUK ACUAN MERUMUSKAN STRATEGI PENGEMBANGAN SDM, KELEMBAGAAN, EKONOMI, DAN PRASARANA
  29. 29. PENGEMBANGAN KAWASAN PERDESAAN LATAR BELAKANG UNIT MANAJEMEN PEMBANGUNAN TIDAK SAMA DG UNIT ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA/KECAMATAN ARAH PEMBANGUNAN PERDESAAN SELAMA INI TIDAK JELAS PROGRAM PEMBANGUNAN PERDESAAN, BERSIFAT PARSIAL DAN TUMPANG TINDIH PENYERAGAMAN PEMBANGUNAN DESA
  30. 30. APA ITU UNIT KAWASAN PENGEMBANGAN BUKAN KAWASAN PUSAT PERTUMBUHAN, SEPERTI DALAM TEORI PUSAT PERTUMBUHAN (GROW POLE THEORY) BUKAN WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN WILAYAH YANG DAPAT MENCAKUP BEBERAPA DESA DALAM SATU KECAMATAN ATAU LAIN KECAMATAN YANG MEMILIKI POTENSI PENGEMBANGAN YANG SAMA
  31. 31. APA LANGKAH-LANGKAHNYA LANGKAH 1 IDENTIFIKASI KAWASAN DALAM SATU KABUPATEN/KOTA LANGKAH 2 PENYUSUNAN RENCANA DETAIL TATA RUANG KAWASAN LANGKAH 3 PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN KAWASAN (10 TAHUN, ATAU 5 TAHUN) LANGKAH 4 PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN TAHUNAN KAWASAN
  32. 32. BAGAIMANA MANAJEMENNYA ? DASAR FILOSOFINYA TIDAK SEMUA BARANG PUBLIK BERSIFAT EKSKLUSIF BARANG PUBLIK YANG BERSIFAT EKSKLUSIF DESA DISEDIAKAN OLEH DESA YANG BERSANGKUTAN BARANG PUBLIK YANG BERSIFAT INTER RURAL DISEDIKAN OLEH PEMERINTAH KABUPATEN ATAU DESA-DESA YANG BERSANGKUTAN SECARA BERSAMA
  33. 33. BAGAIMANA MEKANISME PERENCANAANNYA ? 1. RAPAT KOORDINASI KAWASAN-1 PESERTA BPD KEPALA DESA SEKRETARIS DESA WAKIL ORMAS/LSM (dari semua desa dalam satu kawasan) FASILITATOR BAPPEDA DAN BPM ATAU SEBUTAN LAIN
  34. 34. ELUARAN Tim penyusun draft RDTR kawasan dan Renstra pengembangan kawasan . PENYUSUNAN DRAFT RDTR KAWASAN DAN RENSTRA PENGEMBANGAN KAWASAN ASILITATOR BAPPEDA/BPM/DPU
  35. 35. 3. RAKOR KAWASAN-2 KELUARAN RDTR KAWASAN RENSTRA PENGEMBANGAN KAWASAN 4. PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN TAHUNAN DESA DAN KAWASAN KELUARAN RPTD RPTK
  36. 36. BAGAIMANA PELAKSANAANNYA ? PELAKSANA OLEH DESA UNTUK RPTD OLEH PANITIA PELAKSANA PEMBANGUNAN KAWASAN (P3K) UNTUK RPTK SUMBER DANA APBD DESA APBD KABUPATEN LOAN/HIBAH
  37. 37. SKENARIO PENDANAAN DASAR HUKUM UU 22/1999, PASAL 107 UU 34/2000, PASAL 2A
  38. 38. FORMULA DBK/DBP KEBUTUHAN FISKAL DESA KEMAMPUAN FISKAL DESA KESENJANGAN FISKAL BOBOT DBK/DBP DBK/DBP
  39. 39. ∑ ∑ ∑ = = = = = = ++ = n n n i n n n i n n n i i i WD WD IWD PD PD IPD PBB PBB IPBB IWDIPDIPBB x PAD PAD KeF 1 1 1 ] 3 [
  40. 40. ∑ ∑ ∑ = = = = = = ++ + + = n n n i n n n i n n n i i i POV POV IPOV POP POP IPOP LD LD ILD IPOVIPOPILD x PMDAPBDe PMDAPBDe KbF 1 1 1 ] 3 [ )( )(
  41. 41. )07,0(. )07,0(. . 1 xDPPDBDxBDBDP xDPKDBDxBDBDK TFG FG DBDB FGTFG KbFKeFFG i n n n iii = = = = −= ∑=
  42. 42. TERIMA KASIH

×