Laporan manajemen pemberian pakan ruminansia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Laporan manajemen pemberian pakan ruminansia

on

  • 1,583 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,583
Views on SlideShare
1,583
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
21
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • apa dampak pemberian pakan yang terlalu banyak mengandung kadar air
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Laporan manajemen pemberian pakan ruminansia Laporan manajemen pemberian pakan ruminansia Document Transcript

  • PENDAHULUAN Latar Belakang Pakan ternak adalah makanan atau asupan yang diberikan kepada hewan ternak atau hewan peliharaan. Pakan ternak merupakan faktor sangat penting dalam kegiatan budidaya di sektor peternakan. Oleh karena itu, pemilihan pakan ternak secara tepat sangat menentukan keberhasilan usaha ternak tersebut. Demikian halnya dengan usaha ternak sapi, pemberian pakan ternak berkualitas sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan usaha ternak sapi tersebut. Sekalipun bibit sapi berasal dari bibit unggul serta memiliki sifat genetis unggul, tetapi jika tidak diimbangi dengan pemberian pakan berkualitas maupun secara tepat, maka berbagai kelebihannya tidak akan memberikan nilai tambah secara signifikan. Pemberian pakan ternak secara tepat dan berkualitas dapat meningkatkan potensi keunggulan genetis sapi peliharaan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi ternak sesuai target. Pemberian pakan ternak sapi secara tepat dan berkualitas ini harus dilakukan secara konsisten. Jika tidak, maka akan mengakibatkan pertumbuhan sapi terganggu.Pakan bagi ternak, berperan untuk pertumbuhan ternak muda, mempertahankan hidup dan menghasilkan produk (daging, susu dan anak) serta tenaga bagi ternak dewasa. Pakan juga memelihara daya tahan tubuh dan kesehatan. Agar ternak tumbuh sesuai dengan yang diharapkan, maka jenis pakan yang diberikan harus bermutu baik dan dalam jumlah cukup. Pengolahan bahan pakan yang dilakukan secara fisik dengan pemotongan rumput sebelum diberikan memberikan kemudahan bagi ternak untuk mengkonsumsinya. Sedangkan pengolahan bahan pakan secara kimiawi dengan menambahkan beberapa bahan kimiawi agar dinding sel tanaman yang semula berstruktur sangat keras berubah menjadi lunak sehingga memudahkan mikroba yang hidup didalam rumen untuk mencernanya Ternak memerlukan nutrisi untuk kebutuhan hidup pokok, pertumbuhan, reproduksi, laktasi, gerak dan kerja. Oleh karena itu pemberian hedaknya memperhitungkan semua kebutuhan tersebut, atau dengan kata lain , pemnberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan ternak. Penambahan konsentrat pada sapi pedaging bertujuan untuk meningkatkan nilai pakan dan menambah energi. Tingginya pemberian pakan berenergi menyebabkan peningkatan konsumsi dan daya cerna dari rumput atau hijauan kualitas rendah. Selain itu penemberian konsentrat tertentu dapat menghasilkan asam amino essensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Penambahan konsentrat tertentu dapat juga bertujuan agar zat makanan dapat langsung diserap di usus tanpa terfermentasi di rumen, mengingat fermentasi rumen membutuhkan energi lebih banyak.
  • Tujuan 1. 2. 3. 4. 5. Memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Pemberian Pakan Ruminansia Dapat mengetahui jenis pakan yang diberikan kepada ternak ruminansia Mengetahui susunan ransum dan kandungan nutrisi yang digunakan Dapat menghitung kebutuhan sapi pedaging berdasarkan bobot badan Dapat memilih penggunaan jenis pakan yang baik dan efisien dalam segi harga dan kualitas pakan 6. Dapat membandingkan pemberian pakan sudah memenuhi kebutuhan atau belum Metode Pelaksanaan Kami melakukan teknik wawancara dan kunjungan dengan salah satu peternak di daerah Parung Bogor yaitu Jumbo Bintang Lestari Farm dengan nama pemilik Bpk Moch Anwar pada tanggal 25 November dan 2 Desember 2013 dengan jumlah sapi pedaging yang dipelihara sekitar 20 ekor. Kami melakukan kunjungan sebanyak 2 kali yang pertama melakukan wawancara langsung dengan pemilik seputar komposisi pakan yang diberikan, lalu pada kunjungan kedua kami melakukan pengamatan pakan yang dikonsumsi selama beberapa jam setelah itu kami melakukan pencatatan dan penyusunan laporan dari hasil yang telah kami dapatkan.
  • HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan diperoleh data mencakup indentitas sapi yang terdiri dari jenis sapi, bobot badan, umur sapi, dan jenis pakan yang digunakan. Seperti tabel dibawah ini : Tabel 1. Identitas Sapi Potong Jenis Sapi Limousin Bobot 400 Kg Umur 3-3,5 tahun Rumput Lapang Jenis Pakan Ampas Tempe Konsentrat Lacto A Pakan yang baik untuk sapi adalah yang dapat memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Protein berfungsi untuk mengganti sel-sel yang telah rusak, membentuk sel-sel tubuh baru dan sumber energi. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi dan pembentukan lemak tubuh. Lemak berfungsi untuk pembawa vitamin A,D,E,K dan juga sebagai sumber energi. Pada sapi yang digemukkan secara setengah intensif ( kereman ) dan full intensif ( dry lot fattening ) lapisan lemak dapat menyelimuti serabut otot sehingga tekstur daging otot menjadi lembut ( kualitas terbaik ).Mineral diperlukan untuk pembentukan jaringan tulang dan urat serta mempermudah proses pencernaan dan penyerapan zat-zat makanan. Vitamin berfungsi untuk mempertahankan kekuatan tubuh dan kondisi kesehatan. Berikut adalah kandungan zat makanan dari jenis pakan yang digunakan untuk sapi yang dipelihara. Tabel 2. Kandungan Zat Makanan Kandungan Jenis Pakan BK PK SK TDN Rumput Lapang 24% 8,2% 31,7% 56% Ampas Tempe 26% 16% 29% 66% Lacto A - 14% 16% 68%
  • Tabel 3. Konsumsi Perhari Pemberian pakan hijauan rumput lapang yaitu sebesar 70% dan konsentrat sebesar 30%, dalam satu hari peternak memberikan pakan yaitu sebesar 40 kg karena 10% dari bobot badan. Konsentrat : 30% x 40 kg = 12 kg/ hari Hijauan : 70% x 40 kg = 28 kg/hari Jenis Pakan Pemberian (kg/hari) Sisa (kg/hari) Konsumsi (kg/hari) Rumput Lapang 28 kg 0 kg 28 kg Ampas Tempe 10 kg 0 kg 10 kg Lacto A Total konsumsi 2 kg 0 kg 40 Kg 2 kg Harga Pakan Ampas Tempe : Rp 15.000/ 30 kg (10 kg = 5000) Lacto A : Rp 2.500/ kg (2kg = 5000) Table 1. Kebutuhan Zat Makanan Sapi Pedaging Calon Pejantan, Kerangka Sedang, dengan PBB : 0-7 – 1,4 kg/hari (NRC 1984) Bobot badan 136 182 227 Target PBB 0,7 0,9 1,1 1,4 0.7 0.9 1.1 1.4 0,7 0,9 1,1 1,4 Konsumsi BK (kg) (% BB) 3,9 2,9 4,0 2,9 4,0 2,9 4,0 2,9 4.9 2,6 5 2,6 5,0 2,6 4,9 2,6 5,8 2,6 5,9 2,6 6,0 2,6 5,8 2,6 Protein Kasar (PK) (g) (%) 523 13,4 608 15,2 680 17,0 772 19,3 578 11,8 655 13,1 720 14,4 789 16,1 620 10,7 690 11,7 765 12,8 818 14.1 TDN (kg) (%) 2,4 61,5 2,7 65,5 2,8 70,0 3,1 76,5 3,0 61,5 3,3 65,5 3,5 70,0 3,7 76,5 3,6 61,5 3,9 65,5 4,2 70,0 4,4 76,5
  • 273 318 364 409 454 500 0.7 0.9 1.1 1.4 0,7 0,9 1,1 1,4 0,7 0,9 1,1 1,4 0,7 0,9 1,1 1,4 0,7 0,9 1,1 1,4 0,7 0,9 1,1 1,4 6,6 6,8 6,8 6,7 7,4 7,6 7,6 7,5 8,2 8,4 8,5 8,3 9,0 9,2 9,2 9,0 9,7 9,9 10,0 9,8 10,4 10,6 10,7 10,5 2,4 2,5 2,5 2,4 2,3 2,4 2,4 2,3 2,4 2,5 2,6 2,7 2,2 2,2 2,2 2,2 2,1 2,1 2,2 2,1 2,1 2,1 2,1 2,1 660 734 789 851 695 768 821 878 738 798 858 896 774 837 883 918 815 861 910 940 842 890 930 966 10,0 10,8 11,6 12,7 9,4 10,1 10,8 11,7 9,0 9,5 10,1 10,8 8,6 9,1 9,6 10,2 8,4 8,7 9,1 9,6 8,1 8,4 8,7 9,2 Tabel 5. Kandungan Nutrisi yang diberikan Kandungan Yang diberikan (Kg) Nutrisi BK 11,32 PK 1,24 TDN 6,83 4,1 4,5 4,8 5,1 4,6 5,1 5,3 5,7 5,0 5,6 6,0 6,3 5,5 6,1 6,4 6,8 6,0 6,6 7,0 7,5 6,4 7,0 7,4 8,0 61,5 65,5 70,0 76,5 61,5 65,5 70,0 76,5 61,5 65,5 70,0 76,5 61,5 65,5 70,0 76,5 61,5 65,5 70,0 76,5 61,5 65,5 70,0 76,5
  • Konsumsi Bahan Kering - Rumput Lapang : BK = 24% x 28 = 6,72 kg Presentasi - Ampas Tempe : BK = 26% x 10 = 2,6 kg Presentasi - Lacto A = 2 kg - Presentasi Jadi, total konsumsi bahan kering selama satu hari pemberian adalah 11,32 kg. Dan bahan kering terbesar diberikan oleh Rumput Lapang dengan persentase senilai 59,36%. Konsumsi TDN - Rumput Lapang 56% x 6,72 = 3,76 kg - Ampas Tempe 66% x 2,6 = 1,71 kg - Lacto A 68% x 2 = 1,36 kg Jadi total TDN yaitu sebesar 6,83 kg dari bahan kering Konsumsi PK - Rumput Lapang 8,2% x 6,72 = 0,55 kg - Ampas Tempe 16% x 2,6 = 0,41 kg - Lacto A 14% x 2 = 0,28 kg Jadi total Protein Kasar (PK) yaitu sebesar 1,24 kg dari bahan kering.
  • KESIMPULAN Dari data yang telah kami dapatkan sapi yang digemukkan bobot awal 400 dengan target pencapaian bobot badan hingga 500 pemeliharaan dilakukan 100-150 hari, diharapkan PBB yang dicapai sebesar 1kg perhari dengan jumlah kandungan BK yang diberikan sebesar 11,32 kg, kebutuhan dari BK sudah tercapai karena dengan bobot badan kisaran 400 BK yang dibutuhkan adalah 9 kg atau sama dengan 2,2% per bobot badan. Kebutuhan PK sudah tercapai karena PK yag diberikan selama pemeliharaan yaitu sebesar 1,24 kg sedangkan kebutuhan untuk bobot badan 400 yaitu 0,77 kg dari bahan kering. Begitu pula dengan TDN yang diberikan sudah cukup karena melebihi dari kebutuhan yaitu sebesar 6,83 kg dengan kebutuhan menurut litelatur NRC 1984, TDN yang harus diberikan pada sapi bobot badan 400 yaitu sebesar 6,8. Jadi kebutuhan zat makanan sudah tercukupi secara keseluruhan.