Latihan pemadam kebakaran di rumah sakit

  • 5,697 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
5,697
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
235
Comments
1
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Sutanto, SKM, M.AP, M.Sc. Jakarta, Juli 2009SATUAN MARKAS RUMKITAL Dr. MINTOHARDJO
  • 2. SISTEMATIKA LATAR BELAKANG PENTAHAPAN PERENCANA AN RENCANA GARIS BESAR LATIHAN KEBAKARAN KESIMPULAN DAN SARAN
  • 3. 
  • 4. LATAR BELAKANG DATA KEJADIAN KEBAKARAN:  Kejadian di Jakarta :  Nilai kerugian : DAMPAK KEJADIAN KEBAKARAN. PENANGGUNGJAWAB PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL
  • 5. DASAR UU No. 1 th 1970 Tentang keselamatan kerja Skep Menteri Tenaga Kerja No.158 th.1972 tentang “ Program Oprasional Serentak Singkat Padat Untuk Pencegahan dan Penaggulangan Kebakaran. Skep Menteri Pekerjaan Umum RI No. 02/KPTS/1985 tentang “Ketentuan Pencegahan dan Penanggulangan kebakaran” dan menunjuk Pasal 14 Kep. Men PU ini bagi setiap bangunan umum wajib melaksanakan pelatihan kebakaran sekurang-kurangnya satu kali setahun Perda No. 03 th. 1992 / Lembaran daerah th. 1992 No. 22 tentang “Penggulangan bahaya Kebakaran Dalam Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta” Skep Kasal Nomor Skep/1990/VI/1987 tentang penyelenggaraan latihan TNI AL (PUm-1.01.03) Program Kerja Rumkital Dr. Mintohardjo tahun 2009 Surat Irjen TNI nomor: R/ /VI/2009 perihal Tabulasi Hasil Wasrik Irjen TNI tahun 2009 Persyaratan akreditasi RS 16 bidang pelayanan melinkupi aspek K3 (Keselamatan, Kebakaran dan Kewaspadaan Bencana)
  • 6.
  • 7. LANGKAH-LANGKAH Survey, risk assesment dan re-iventarisasi perangkat Membuat perencanaan kebutuhan Membuat perencanaan uji fungsi peralatan dan pelatihan Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan
  • 8. SURVEY DAN RISK ASSESMENT Langkah-langkah:  Iventarisasi peraturan/kebijakan-kebijakan pendukung kegiatan yang ada  Analisa tempat-tempat berbahaya/potensial hazard terjadinya kebakaran  Iventariasi perangkat yang ada baik APAR maupun Hidrant serta pendukung lainnya.
  • 9.  Hasil Iventarisasi Peraturan/kebijakan-kebijakan Internal Terkait  Petunjuk Tehnik Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Rumkital Dr. Mintohardjo nomor: Juknik/ 04 / III /2004  Surat Perintah Karumkital Dr. Mintohardjo nomor: SP/ / /2004 tentang pembentukan Tim Satgas PMK  Prosedut Tetap tentang Penanggulangan Bahaya kebakaran di Rumkital Dr. Mintoahrdjo  Surat Perintah Karumkital Dr. Mintohardjo nomor: SP/ / /2007 tentang pembentukan Tim Satgas PMK Membuat perencanaan evaluasi dan updating peraturan/kebijakan bidang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Pembuatan Panja SE tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Rumkital Dr. Mintohardjo Pembuatan Surat Perintah Tim Satgas PMK Sosialisasi produk kebijakan
  • 10. ANALISA POTENSIAL HAZARD DI RUMAH SAKIT TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN Pom Bensin Dapur Pengolahan Makanan Ketel uap Incinertaor Mesin Diesel Gardu Listrik Perkantoran Ruang perawatan Bangunan dan instalasi listrik yang sudah lama/tua Dan lain-lain
  • 11. RE-IVENTARIASI PERANGKAT PEMADAM KEBAKARANNO JENIS LOKASI JUMLAH KET1 Hidrant Gedung V Lt UGD 1 (satu) set Perlu penambahan pompa khusus Hidran. Gedung V Lt Anggrek 1 (satu) set Perlu perbaikan Pompa dan penggantian 3 bh Selang Hidrant2 Apar terlampir 36 buah Perlu penambahan dan isi ulang3 Drum pasir Penjagaan & POM bensin 24 Kampak nihil Nihil5 Sekop Nihil Nihil6 Karung goni Nihil Nihil
  • 12. PEMERIKSAAN HYDRANT STATION
  • 13. HYDRANT P. SELAYAR
  • 14. HYDRANTDI SAMPING GEDUNG ANGGREK
  • 15. HYDRANT DI P.SANGEANG
  • 16. HYDRANT DI P.LAUT
  • 17. HYDRANT DI BELAKANG LABORATORIUM
  • 18. SELANG HYDRANT YANG TIDAK BERFUNGSI
  • 19. SELANG HYDARNT YANG MASIH BISA BERFUNGSI
  • 20. PERCOBAAN SELANG PERTAMA
  • 21. PERCOBAAN SELANG KEDUA
  • 22. PERCOBAAN SELANG KETIGA
  • 23. ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)
  • 24. APAR YANG BERADA DI POM BENSIN
  • 25. APAR DI URJ A
  • 26. PERENCANAAN KEBUTUHAN Hidrant:  Gedung V Lantai Anggrek  Perbaikan mesin pompa  Pengadaan 3 buah selang hidrant (Anggrek, Selayar dan Tarempa) yang rusak/bocor  Pengadaan kunci pembuka hidrant yang hilang  Perbaikan 3 (tiga) hidrant station  Gedung V Lantai UGD  Pembuatan mesin pompa dan saluran yang terpisah dari mesin pompa air bersih APAR  Pengisian ulang apar lama sebanyak 36 buah  Pengadaan apar baru  Tahap pertama sebanyak10 buah  Tahap keseluruhan dibutuhkan …..apar baru Sarana Pendukung  drum dan pasir sebanyak …..buah  Sekop sebanyak ……..buah  Kampak sebanyak…….buah  Rambu-rambu dan penomoran apar perlu updating lagi
  • 27. FOTO HIDRANT GDG UGD
  • 28. FOTO HIDRANT GDG ANGGREK
  • 29.  Skala prioritas pertama adalah pengisian ulang sebanyak 44 buah dan pengadaan baru sebanyak 21 buah dengan biaya total kebutuhan Rp. 43,819,850 (Empat puluh tiga juta delapan ratus sembilan belas ribu delapan ratus lima puluh rupiah) Pengajuan dukungan ke Denmabesal
  • 30. MEMBUAT PERENCANAAN UJI FUNGSI PERALATAN DAN PELATIHAN Apabila perencanaan perbaikan hidrant set, pengisian ulang dan pengadaan baru apar terealisasi maka langkah berikutnya adalah :  Uji fungsi:  Hasil perbaikan hidrant set Gedung Anggrek  Uji fungsi mesin pompa, khusus hidrant di Gedung UGD  Pelatihan:  Penyusunan RGB  Penggunaan apar lama sebagai sarana latihan pemadaman sebelum diisi ulang.
  • 31.
  • 32. DRAFT RGB
  • 33. RENCANA GARIS BESARLATIHAN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI RUMKITAL Dr. MINTOHARDJO Pendahuluan Pokok-pokok Penyelenggaraan Latihan Ringkasan Cerita Latihan Rencana Anggaran Penutup
  • 34. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud penulisan ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pokok-pokok rencana Latihan Peran Pencegahan dan Penanggulangan bahaya kebakaran di Rumkital Dr. Mintohardjo tahun 2009. Tujuannya adalah untuk memperoleh petunjuk dari pimpinan agar dapat ditindak lanjuti dalam rencana latihan tersebut
  • 35. RUANG LINGKUP Ruang Lingkup Rencana Garis Besar Latihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran ini adalah meliputi latihan sebagai berikut :  Proses perencanaan latihan  Penataran-penataran dan pelajaran teori khusus bagi tim Khusus PMK  Paparan protap dalam pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran kepada seluruh anggota  Latihan tehnis awal dalam rangka ketrampilan pemadam api  Latihan komando, kendali, komunikasi dan informasi (K31) antar unsur rayon, satgas khusus dan satuan bantuan pemadam kebakaran mulai tahap kesiagaan sarana dan prasarana, tahap penanggulangan, tahap evakuasi dan tahap investigasi pasca kebakaran
  • 36. POKOK-POKOK PENYELENGGARAAN LATIHAN TUJUAN LATIHAN  Memelihara, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan personel rumah sakit dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di rumah sakit  Meningkatkan kemampuan komando, kendali dan komunikasi dan informasi (K31) sehingga tercapai kemampuan ideal dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di Rumkital Dr.Mintohardjo
  • 37. SASARAN LATIHAN Mampu membuat perencanaan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran rumah sakit Mampu melaksanakan prosedur pemadam terhadap sumber kebakaran Mampu melaksanakan K31 unsur peran kebakaran secara optimal Terujinya kemampuan taktis dan prosedur evakuasi korban materi maupun personel Mampu melaksanakan investigasi dan mekanisme pelaporan kejadian kebakaran
  • 38. MACAM, SIFAT DAN METODE LATIHAN Macam latihan : Latihan taktis dan tehnis pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran Metode latihan : Latposko -1 dan praktek lapangan Tingkat latihan : Dua tingkat Sifat latihan : Satu pihak dikendalikan
  • 39. PENYELENGGARAAN LATIHANNama latihan : “Latihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Rumkital Dr. Mintoahrdjo tahun 2009”  Organisasi Latihan:  Penasehat latihan : Karumkital Dr. Mintohardjo  Papelat : Wakabin  Palaklat : Dansatma  Wasdal : a. Ltk laut (K) Drg. Ridwan Purwanto, MARS b. Mayor Laut (K) Agus Supiyana c. Mayor Laut (K) Bambang Sadono d. Mayor Laut (K) Suharto e. Mayor Laut (K) Amir Wibianto f. Mayor laut (K) Vera Fitra Molina g. Mayor laut (K/W) Satirah
  • 40. 5.Penilai a. Kolonel Laut (K) DR.drg.G.Sucipto, Sp…… b. Kolonel Laut (K) M Yunan Niriawan, SE, MM c. Letkol Laut (K) Mariyono d. Letkol Laut (K) Dr. Syarif Hidayat,Sp.KK e. Letkol Laut (K) Ir. Dadang M Sidik f. Mayor Laut (K) Cecep Agus, SKM6. Staf Latihana. Staf Ops 1. Mayor Laut (K) Sutanto, SKM, MAP 2. Kapten Laut (K) Tatang Syarifudin 3. Kapten Laut (KH) Latief Wibawa, S.Ag 4. Kapten Laut (K) Puryadi 5. Kapten Laut (K) Kasrin Meha 6. Lettu Laut (K) Galih Handoko 7. Serka MDL Ahmad Subaskara 8. PNS Nurhasan
  • 41. b. Staf Personel 1. Mayor Laut (K) Firman Joni 2. Lettu Laut (K) Sigit Wahyudono 3. PNS II/c Sri Kurnia Widianti,AMd.KLc. Staf Logistik 1. Kapten Laut (K/W) Endah Palupi 2. Serka TTG Agus Priyanto 3. PNS II/c Heni Sulastri, AMKL 4. PNS II/c Yulia Agustina,AMKLd. Satlamat 1. Lettu Laut (K) Yayat Rukhiyat 2. Peltu TTU Setiawan 3. Pelda TTU Eko Subekti 4. Serka keu Waluyo 5. Serka Ang Yulianto 6. PNS Sumardi 7. PNS Junaedi 8. PNS Catur Widi Handoko
  • 42. e. Sathublat 1. Kapten Laut (K) Suharmen 2. Pelda TTU Thomas 3. Sertu TTG Rohmanf. Bulsit 1. Pelda Sumarto 2. PNS Reni A 3. PNS Donny Prianggono 4. PHL Isnandi 5. PHL Robyg. Set Latihan 1. Kapten Laut (K) Endang Sri Wahyuni 2. PNS III/a Wita Kurniasari, SKM 3. PNS II/c Nurtia Mariani S, AMKL 4. PNS I/c Masdar7. Pendukung / Unsur Bantu a. Ladokgi REM b. Lafial c. Sekesal d. Dinas Kebakaran DKI Jakarta Pusat
  • 43. 8. Pelaku latihan a. Tersdiri dari seluruh unsur Rumkital Dr. mintohardjo b. Satuan tugas khusus PMK Rumkital Dr.Mintohardjo c. PMK Dinas Kebakaran DKI Jakarta Pusat9. Penatahapan latihan1. Tahap (Perencanaan Latihan) a. Rapat Koordinasi Pembentukan Panitia b. Survey dan penentuan lokasi/daerah latihan c. Penyusunan RGB d. Paparan RGB e. Penyusunan naskah latihan f. Distribusi naskah latihan 2. Tahap II a. Penyusunan organisasi b. Penyiapan sarana dan prasarana latihan
  • 44. REFERENSI Referensi :  PUM -1.01.030, Petunjuk Penyelanggaraan latihan  Buku tempur penyelenggaraan Gladi Tugas Tempur Kesehatan TNI AL  RGB Latkesdu Wilbar tahun 2008  Juknik nomor : Juknik/ / /2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Rumkital Dr. Mintohardjo tahun 2004
  • 45. 10. Tempat dan waktu pelaksanaan latihan a. Tempat latihan : -Longe Room Rumkital Dr. Mintohardjo -Ruang kelas Departemen Bangdiklat -Gedung Serbaguna Rumkital Dr. Mintohardjo -Lapangan apel Rumkital Dr. Mintohardjo - Ruang Pulau Sebatik dan sekitarnya b. Waktu Latihan : -Minggu keempat bulan Juli 2009 (Tentatif)11. Administrasi dan logistik a. Dana Latihan didukung dari anggaran Binopslat Rumkital Dr. Mintohardjo tahun 2009 b. Rincian dan anggaran kebutuhan anggaran periksa lampiran c. Transportasi, ambulan didukung Bagian Angkutan Rumkital Dr. Mintohardjo.
  • 46. SKEMATIS PERENCANAAN PENTAHAPAN LATIHAN Penyiapan sarana prasarana TAHAP I PENATARAN-PENATARAN:Rapat Koordinasi Pembentukan - WASDAL Panitia CERAMAH - PENILAISurvey dan penentuan lokasi/daerah UMUM - LATIHAN TEORI TIM latihan SATGAS KHUSUS PMKPenyusunan RGBPaparan RGBPenyusunan naskah latihanDistribusi naskah latihan TAHAP II PRAKTEK LAPANGAN KAJI ULANG/EVALUASI DAN LAPORAN MANLAP/SIMULASI TAHAP III
  • 47. PEMERAN Pasien perawatan Anggota / staf ruang perawatan Korban langsung akibat kecelakaan Pasukan satgas khusus PMK Pasukan rayon lokasi kejadian kebakaran Pasukan satuan Bantuan Pemadam Kebakaran Diskar DKI Jakarta Pusat Satgas PMK Denmabesal Anggota organik UGD
  • 48. RINGKASAN CERITA LATIHAN GEDUNG ANGGREK JEMBATAN 5 LANTAI LOKASI KEBAKARANAPEL PAMEN GENSET P. SIBATIK KALI KRUKUT ANGKUTAN APEL ANGGOTAWAKIBIN DAPUR GEDUNG MESJID NURUL POM SATMA BAHAR BENSIN
  • 49. PENGUKURAN TINGKAT KEBERHASILAN RGB singkat , jelas, padat dan komprehensif Kecepatan pelaksanaan K3I meliputi:  Kecepatan penyiapan logistik  Kecepatan dan ketepatan berkomunikasi  Ketrampilan tehnis pemadaman api  Kecepatan, ketepatan dan ketrampilan dalam evakuasi personal maupun barang  Kesiapsiagaan dalam pengamanan lokasi personel/material dan identifikasi penyebab kejadian serta mekanisme pelaporan  Kecepatan dan ketepatan tim bantuan dari luar. Keberanian seluruh anggota untuk praktek pemadaman api dg apar. Tingkat partisipasi tinggi dalam pelaksanaan latihan Keakuratan/ketajaman/ketepatan waktu pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan
  • 50. RENCANA TINDAK LANJUT DALAM RANGKA LATIHAN KEBAKARAN Pembuatan surat perintah pelaksanaan dan pejabat latihan Brain storming pejabat latihan Evaluasi dan penyusunan skenario latihan ulang Penyusunan rencana anggaran kebutuhan latihan Pengajuan RGB latihan kepada pimpinan untuk disetujui.
  • 51. KESIMPULAN Paparan ini masih berupa konsep/draft sehingga perlu dukungan dan masukan dari berbagai pihak Pelaksanaan pelatihan sangat tergantung dengan kesiapan pengisian ulang tabung apar dan operasional hidrant yang ada Perlu dukungan dan partisipasi semua pihak demi suksesnya penyelenggaraan latihan
  • 52. “ Mohon segala dukungan dan peransertanya