Pulp capping fix

3,354 views
3,038 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,354
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
83
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pulp capping fix

  1. 1.  Pulp capping adalah suatu perlindungan terhadap pulpa sehat yang hampir tereksponasi atau sudah tereksponasi kecil dengan obat-obatan antiseptik atau sedatif agar pulpa sembuh kembali serta mendapatkan vitalitas dan fungsi yang normal
  2. 2.   Indirect Pulp Capping perawatan dimana pulpa masih tertutup lapisan dentin tipis karena karies yang dalam  obat tidak berkontak dengan pulpa Direct Pulp Capping perawatan dimana pulpa tereksponasi karena kecelakaan saat preparasi yang menggunakan rubber dam  obat bersentuh langsung dengan pulpa (berbeda dengan pulpa terkeksponasi karena karies/patologis)
  3. 3.   Gigi desidui Gigi permanen muda - kaya suplai darah - daya tahan baik - daya reparasi besar TUJUAN Terbentuknya dentin tersier yang menutup pulpa
  4. 4. ◦ Black: semua jaringan karies dibuang, pada karies profunda  eksponasi. Lapisan terbawah jaringan karies ditinggalkan, didesinfeksi, lalu ditambal. ◦ Mc. Gregor: proses karies  pelunakkan dentin sebelum saluran dentin diinvasi kuman ◦ Dorfman et al: lapisan dalam karies profunda hampir selalu steril  80% ◦ Canby et al: lapisan dalam dentin karies mempunyai pH 5.5 – 4.7, kuman patogen terhalang masuk pulpa
  5. 5.   Kraus: 70-80% pulpa tetap vital meskipun terpaksa meninggalkan lapisan jaringan karies yang dalam  tambalan harus hermetis Basic: jaringan karies diambil  pupl capping  proses karies pada dentin berhenti Setelah 1 tahun kuman-kuman masih ada tapi jaringan karies kering dan pulpa tetap normal. Ca(OH)2 atau ZOE  remineralisasi dentin yang lunak  rontgen foto radioopaque
  6. 6. Kunjungan 1  Karies dibuang dengan ekskavator / bor bundar  Kavitas dibersihkan dengan air calxyl (atau obat lain yang tidak kausatik). Tidak boleh dengan alkohol  dehidrasi cairan tubulus dentin  Aplikasi Ca(OH)2+ZOE+semen ZnPO4+tambalan sementara Kunjungan 2  Kontrol 1-2 minggu  Tidak ada keluhan [vitalitas (+), tekan (-), perkusi (-)]  tambalan tetap
  7. 7.    Pulpa terbuka karena kecelakaan  pulpa harus masih vital Harus dengan prosedur aseptik untuk melindungi pulpa Pada pulpa terinfeksi  gagal
  8. 8.     Eksponasi karena kecelakaan Fraktur mahkota  salah satu tanduk terbuka Pulpa terbuka dimana apeks masih lebar Pulpa terbuka pada gigi orang muda dan akarnya sudah terbentuk sempurna (pulpa sehat/nelum meradang)
  9. 9.        Sakit gigi yang akut pada malam hari  pulpitis irreversibel Ada sakit spontan Gigi goyang Ada penebalan pada ajringan periodontal  perkusi (+) Ada tanda degenerasi pulpa atau periapikal  pada rontgen foto Ada perdarahan yang banyak dari pulpa terbuka Ada eksudat dari pulpa terbuka
  10. 10. Kunjungan I      Pasang rubber dam : mencegah kontaminasi bakteri Karies dibuang dengan bor / ekskavator steril Kavitas dibersihkan dengan air calxyl, bagian tereksponasi ditutup dengan cotton pellet + minyak cengkeh Kalau ada perdarahan / rasa sakit harus dikontrol dengan cotton pellet + minyak cengkeh dihangatkan Di atas pulpa terbuka, aplikasi calxyl , ZOE, semen fosfat, tambalan sementara
  11. 11. Kunjungan II  Setelah 8-10 hari, bila gigi bereaksi normal  tambal permanen Catatan :  2-3 hari pertama  gigi sensitif terhadap suhu  Pemakaian ZOE saja  radang kronis  Aplikasi calxyl  nekrosis superfisial  disusul pembentukan dentin reparatif
  12. 12.     Gigi tidak merasa sakit / comfort Vitalitas : positif Perkusi-tekan : negatif Rontgen foto tidak ada kelainan
  13. 13.      Indikasi salah Sterilitas tidak sempurna Obat-obat tidak sesuai Ada karies tersembunyi / prose paradental Tambalan tidak hermetis
  14. 14.     Gigi comfort  tidak ada keluhan Vitalitas : positif Perkusi-tekan : negatif Rontgen foto normal
  15. 15.     Preparat Ca(OH)2 / bubuk Ca(OH)2 + air ZnOE Sub base cement dari Grossman Ca(OH)2 + cresatinisobutyl cyanoacrylat (/+ antibiotik)
  16. 16.      Bubuk kering – dengan amalgam plugger ditaburkan / diletakkan ke pulpa Dicampur dengan air steril Dalam bentuk preparat : pulpdent, calxyl, dycal, calcipulpe,ledermix Yang mengandung kontras – pengisian saluran akar Kalau pasta lekat diinstrument – lewatkan beberapa inci di atas api bunsen – buram – aplikasi ke dasar kavitas
  17. 17. a. Calxyl terdiri atas : Ca(OH)2 NaCl, KCl CaCl2, NaHCO3 Tidak ada Rontgen contrast – pulp capping + AV dengan Ro-pengisian saluran akar Calxyl : - pH 11,5-12,5 - menetralkan asam - sedikit antiseptik - tidak mengiritasi - menghambat infeksi - stimulasi pembentukan dentin sekunder
  18. 18. b. Pulpdent Terdiri atas : Ca(OH)2 dan metil selulosa c. Dycal : Bahan dasar : titanium dioksida diglikol, salisilat dengan pigmen Katalisator : Ca(OH)2, ZnO dietiltoluena sulfonamid d. Calcipulpe Terdiri atas : carboksimetil selulosa, Ca(OH)2
  19. 19.    Pasta : Triamcinolone acetonide Dimethyl chlortetracycline dalam crem yang berisi : • • • • •     Triethanolamine Calcium chloride Zinc oxide Sodium sulphate Polyrthylene glicol Semen : Triamcinolone acetonide Dimethyl chlortetracycline dlm canada balsam Ca(OH)2  Penggunaan pada eksponasi pulpa-pasta : 3 hari diganti dengan semen ledermix  Tanpa eksponasi :hanya semen ledermix
  20. 20. Bubuk : Zn Oksida Resin Zn stearat (Zn acetat) 70,0 20,0 8,5 Liquid : eugenol/minyak cengkeh ZOE : - inflamasi kronik - Pembentukan jembatan dentin sedikit
  21. 21. TERIMA KASIH

×