• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
06b bab ii program s1 2
 

06b bab ii program s1 2

on

  • 1,778 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,778
Views on SlideShare
1,778
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
24
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    06b bab ii program s1 2 06b bab ii program s1 2 Presentation Transcript

    • 2.2 SUSUNAN, STRUKTUR, DAN No Sandi Mata Kuliah Bobot SKS Prasyarat ISI POKOK MATA KULIAH 9. I10A.104 Statistika I 2(2-0) 10. I10A. 201 Psikologi Eksperimen 2(1-1) I10A.101 11. I10A.102 Psikologi Kognitif 2(1-1) I10A.202 SUSUNAN MATA KULIAH WAJIB 12. I10A.124 Anthropologi Psikologi 2(2-0) 13. I10A.123 Psikologi Sosial I 3(2-1) I10A.202 SEMESTER GANJIL KURIKULUM 1992 14. I10A.111 Psikologi Kepribadian I 2(2-0) I10A.212 (Psikodinamika) Bobot 15. Statistika III 2(0-2) No. Sandi Mata Kuliah Prasyarat 16. I10A.202 Psikologi Umum II 2(1-1) I10A.101 SKS 1 UNX... Agama 2(2-0) 17. I10A.128 Pengantar Psikologi Industri dan 2(2-0) I10A.236 2 UNX11 Pancasila 2(2-0) Organisasi 3 UNX15 Bahasa Indonesia 2(2-0) 18. I10A.234 Psikologi Perkembangan II 3(2-1) I10A.120 4 UNX23 Ilmu Budaya Dasar (IBD) 2(2-0) 19. I10A.121 Teori Psikologi Perkembangan 2(2-0) I10A.234 5 I10A.101 Psikologi Umum I 3(2-1) 20. I10A.112 Psikologi Abnormal dan 3(3-0) I10A.213 Psikopatologi 6 I10A.104 Statistika I 3(3-0) 21. Konstruksi Tes dan Penyusunan 3(2-1) 7 I10A.105 Filsafat Umum 2(2-0) Skala Psikologi 8 I10A.106 Psikologi Faal I 2(1-1) 22. I10A.117 Pengantar Tes Ro. Dan Behn- 2(0-2) I10A.217 9 I10A.107 Biologi/Anthropologi Biologi 2(2-0) Rorschach 10 I10A.102 Psikologi Kognitif 2(1-1) I10A.202 23. Psikodiagnostika II : Observasi 3(1-2) 11 I10A.120 Psikologi Perkembangan I 3(2-1) I10A.202 24. Psikodiagnostka III : Interviu 3(1-2) 12 I10A.123 Psikologi Sosial I 3(2-1) I10A.202 25. I10A.238 Psikologi Personel 2(2-0) I10A.128 13 I10A.124 Anthropologi 2(2-0) 26. Psikologi Sosial III 2(1-1) 14 I10A.125 Sosiologi 2(2-0) 27. UNX 400 Kuliah Kerja Nyata 3(0-3) 15 I10A.111 Psikologi Kepribadian I 2(2-0) I10A.212 28. Neuropsychology 3(3-0) 16 I10A.108 Psikometri 2(1-1) I10A.203 29. I10A.114 Inventori 2(0-2) I10A.217 17 I10A.109 Filsafat Manusia 2(2-0) I10A.205 30. Tes Kecerdasan A, B, WB, dll 2(0-2) 18 I10A.121 Teori Psikologi Perkembangan 2(2-0) I10A.234 31. I10A.110 Pengantar Analisis Eksistensial 1(1-0) I10A.109 19 I10A.122 Pedologi 1(1-0) I10A.234 32. I10A.222 Kode Etik Psikologi 2(2-0) 20 I10A.112 Psikologi Abnormal dan 3(3-0) I10A.213 33. I10A.223 Psikologi Konseling 2(2-0) I10A.116 Psikopatologi 21 I10A.127 Psikologi Pendidikan 2(2-0) I10A.202 22 I10A.128 Psikologi Industri dan Organisasi 2(2-0) I10A.236 23 I10A.113 Neurologi 1(1-0) I10A.206 24 I10A.103 Psikologi Eksperimen Lanjutan 2(0-2) I10A.202, SEMESTER GENAP KURIKULUM 1992 I10A.201, I10A.203 Bobot 25 I10A.114 Psikodiagnostika V : Tes Pauli dan 2(0-2) I10A.217 No. Sandi Mata Kuliah Prasyarat SKS Inventori 1 UNX12 Ilmu Alamiah Dasar (IAD) 2(2-0) 26 I10A.115 Psikodiagnostika III : Tes Aptitude 2(1-1) I10A.217 2 UNX06 Kewiraan/Kewarganegaraan 2(2-0) 27 I10A.116 Psikodiagnostika VII : Observasi, 2(0-2) I10A.215 dan Interviu 3 UNX10 Bahasa Inggris 2(2-0) 28 I10A.117 Psikodiagnostika VI : Tes Ro. Dan 2(0-2) I10A.217 4 I10A.201 Psikologi Eksperimen 2(1-1) I10A.101 Behn-Rorschach 5 I10A.202 Psikologi Umum II 3(2-1) I10A.101 29 I10A.118 Psikodiagnostika VIII : TAT, CAT 2(0-2) I10A.217 6 I10A.212 Pengantar Kepribadian 1(1-0) I10A.101 dan PPLK 7 I10A.203 Statistika II 3(3-0) I10A.104 30 I10A.110 Analisis Eksistensial 2(2-0) I10A.109 8 I10A.204 Metodologi Penelitian I 3(2-1) I10A.104 31 I10A.126 Psikologi Sosial Terapan 2(2-0) I10A.235 9 I10A.205 Filsafat Ilmu dan Logika 2(2-0) I10A.105 32 I10A.119 Psikoterapi Dewasa dan Anak 1(1-0) I10A.223 10 I10A.206 Psikologi Faal II 2(1-1) I10A.106 11 I10A.234 Psikologi Perkembangan II 3(2-1) I10A.120 12 I10A.235 Psikologi Sosial II 3(3-0) I10A.123 SEMESTER GANJIL KURIKULUM 2006 (yang mulai 13 I10A.213 Psikologi Kepribadian II 2(2-0) I10A.111 diberlakukan pada tahun akademik 2008/2009) 14 I10A.214 Kesehatan Mental 2(2-0) 15 I10A.215 Ilmu Pernyataan 1(1-0) Bobot 16 I10A.236 Psikologi Manajemen 2(2-0) No Sandi Mata Kuliah Prasyarat 17 I10A.216 Psikologi Klinis 2(2-0) I10A.112 SKS 1. UNX … Agama 2(2-0) 18 I10A.217 Psikodiagnostika I : Administrasi 2(1-1) I10A.202 2. Pengantar Psikologi 2 (2-0) Skoring Bateri Tes 3. Biopsychology 3(3-0) 19 I10A.207 Konstruksi Test 3(1-2) I10A.108 4. I10A.105 Filsafat Umum 2(2-0) 20 I10A.208 Penyusunan Skala Psikologik 2(1-1) I10A.108 5. UNX 15 Bahasa Indonesia 2(2-0) 21 I10A.209 Metodologi Penelitian II 3(2-1) I10A.208 6. UNX 10 Bahasa Inggris 2(2-0) I10A.207 7. UNX 06 Kewarganegaraan 2(2-0) 22 I10A.210 Rancangan Kuasi Eksperimental 2(2-0) I10A.103 8. UNX 23 Ilmu Alamiah Dasar (IAD) 2(2-0) Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 13
    • Bobot Bobot No. Sandi Mata Kuliah Prasyarat No. Sandi Mata Kuliah Prasyarat SKS SKS 23 I10A.229 Metode & Teknik Psi. Sosial 2(0-2) I10A.126 7. I10A.239 Konsep Teknologi 2(2-0) 24 I10A.218 Psikiatri 2(2-0) 8. I10A.240 Psikologi Kerekayasaan 2(2-0) 25 I10A.219 Psikodiagnostika II : Tes Inteligensi 3(1-2) I10A.217 (Ergonomika) 26 I10A.220 Psikodiagnostika IV : Tes Grafis 2(0-2) I10A.217 9. I10A.241 Psikologi Konsumen 2(2-0) 27 I10A.237 Psikologi Pendidikan Lanjutan 2(2-0) I10A.127 10. I10A.242 Psikologi Kewirausahaan 2(2-0) 28 I10A.238 Psikologi Personel dan Organisasi 2(2-0) I10A.128 11. I10A.225 Evaluasi Pendidikan 2(2-0) 29 I10A.221 Psikodiagnostika IX : Tes Organis 2(1-1) I10A.217 12. I10A.228 Pengembangan Kurikulum 2(2-0) dan Asesmen Klinis 13. I10A.224 Kriminologi 2(2-0) 30 I10A.222 Kode Etik Psikologi 1(1-0) 31 I10A.223 Psikologi Konseling 2(2-0) I10A.116 32 UNX 400 KKN 3(0-3) MATA KULIAH PILIHAN KURIKULUM 2006 (yang mulai 33 I10A.211 Skripsi 6(0-6) I10A.210 diberlakukan pada tahun akademik 2008/2009) Bobot SEMESTER GENAP KURIKULUM 2006 (yang mulai No. Sandi Mata Kuliah SKS Prasyarat diberlakukan pada tahun akademik 2008/2009) 1. I10A.226 Perkembangan Kehidupan 2(2-0) Keluarga Bobot 2. I10A.227 Psikolinguistik Perkembangan 2(2-0) No Sandi Mata Kuliah Prasyarat 3. I10A.122 Pedologi 2(2-0) I10A.234 SKS 4. I10A.230 Patologi Sosial 2(2-0) 1. I10A.109 Filsafat Manusia 2(2-0) 5. I10A.231 Psikologi Komunitas 2(2-0) 2. Psikologi Umum I 2(1-1) 6. I10A.232 Psikologi Lingkungan 2(2-0) 3. I10A.212 Pengantar Kepribadian 2(2-0) I10A.101 7. I10A.233 Perilaku Organisasional 2(2-0) 4. I10A.203 Statistika II 2(2-0) I10A.104 8. I10A.239 Konsep Teknologi 2(2-0) 5. I10A.204 Metodologi Penelitian I 3(2-1) I10A.104 9. Psikologi Kesehatan 2(2-0) 6. I10A.205 Filsafat Ilmu dan Logika 3(3-0) 10. I10A.240 Psikologi Kerekayasaan 2(2-0) 7. I10A.125 Sosiologi 2(2-0) (Ergonomika) 8. I10A.120 Psikologi Perkembangan I 3(2-1) 11. I10A.241 Psikologi Konsumen 2(2-0) 9. I10A.235 Psikologi Sosial II 3(3-0) I10A.123 12. Analisis Jabatan 2(2-0) 10. I10A.236 Psikologi Manajemen 2(2-0) 13. I10A.242 Psikologi Kewirausahaan 2(2-0) 11. I10A.127 Psikologi Pendidikan 2(2-0) I10A.202 14. Psikologi Forensik 2(2-0) 12. 10A.217 Psikodiagnostika I : Pengantar 2(1-1) I10A.202 15. Individual Disaster 2(2-0) Asesmen Psikologi 16. I10A.225 Evaluasi Pendidikan 2(2-0) 13. I10A.108 Psikometri (Pengantar Teori Tes) 2(1-1) I10A.203 17. I10A.228 Pengembangan Kurikulum 2(2-0) 14. I10A.213 Psikologi Kepribadian II 2(2-0) I10A.111 18. I10A.224 Kriminologi 2(2-0) 15. I10A.214 Psikologi Kesehatan 2(2-0) 19. Cybernetic Psychology 2(2-0) 16. I10A.215 Ilmu Pernyataan 2(2-0) 17. Psikologi Eksperimen Lanjutan 2(0-2) 18. Psikologi Sosial IV 2(0-2) ISI POKOK MATA KULIAH KURIKULUM 1992 19. I10A.216 Psikologi Klinis 2(2-0) I10A.112 20. I10A.218 Psikiatri 2(2-0) 21. Metodik Tes 3(1-2) UNX.... PENDIDIKAN AGAMA (MPK) 2 (2-0) 22. Teknik & Prosedur Memfasilitasi 2(1-1) Mengantarkan mahasiswa dalam 23. Psikologi Organisasi 2(2-0) 24. I10A.237 Psikologi Pendidikan Lanjutan 2(2-0) I10A.127 pengembangan profesi dan kepribadian 25. I10A.209 Metodologi Penelitian II 2(1-1) I10A.208 keagamaan yang beriman dan bertakwa, berilmu I10A.207 26. I10A.211 Skripsi 6(0-6) I10A.210 dan berakhlak mulia serta menjadikan ajaran agama sebagai landasan berpikir dan berperilaku dalam pengembangan profesi. MATA KULIAH PILIHAN KURIKULUM 1992 UNX_11 PENDIDIKAN PANCASILA (MPK) 2 (2-0) Bobot Mengantarkan mahasiswa dalam No. Sandi Mata Kuliah Prasyarat mengembangkan kepribadiannya agar mampu SKS 1. I10A.226 Perkembangan Kehidupan 2(2-0) mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila serta Keluarga 2. I10A.227 Psikolinguistik Perkemb. 2(2-0) kesadaran berbangsa, bernegara, dalam 3. I10A.230 Patologi Sosial 2(2-0) menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab 4. I10A.231 Psikologi Komunitas 2(2-0) terhadap kemanusiaan dengan kompetensi 5. I10A.232 Psikologi Lingkungan 2(2-0) 6. I10A.233 Perilaku Organisasional 2(2-0) menguasai kemampuan berfikir, bersikap Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 14
    • rasional, dan dinamis, berpandangan luas memeperkaya kosa kata untuk dapat memahami sebagai manusia intelektual yang memiliki; sikap kalimat-kalimat dalam teks berbahasa Inggris. bertanggung jawab sesuai dengan hati Pemahaman bacaan, menemukan inti bacaan, nuraninya; mengenali masalah hidup dan serta membuat summary yang menunjang kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya; pemerolehan serta penerapan ilmu yang mengenali perubahan-perubahan dan dipelajari pada program studi. perkembangan Ipteks; memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa guna UNX_12 ILMU ALAMIAH DASAR (IAD) (MPK) 2 (2-0) menggalang persatuan Indonesia. Mengantarkan mahasiswa sebagai warga negara dan generasi penerus bangsa perlu UNX_06 KEWARGANEGARAAN (MPK) memiliki kesadaran untuk hidup bermakna dan 2(2-0) berguna serta mampu mengantisipasi hari depan Mengantarkan mahasiswa dalam agar dapat hidup bahagia. Pembekalan mengembangkan kepribadiannya selaku mahasiswa dengan Ilmu Alamiah Dasar warganegara yang berperan aktif menegakkan diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan demokrasi menuju masyarakat madani dan terhadap lingkungan hidupnya dan pengenalan membantu mahasiswa selaku warga negara medan aplikasi dalam meramalkan nilai-nilai Ilmu agar mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pengetahuan Alam. Selain itu untuk perjuangan bangsa Indonesia serta kesadaran mempersiapkan mahasiswa agar dalam berbangsa, bernegara dalam menerapkan memasuki kehidupan pribadi yang memuaskan ilmunya secara bertanggung jawab terhadap dan dapat menjadi anggota keluarga yang kemanusiaan dengan kompetensi menguasai bahagia, serta dapat menjadi warga negara yang kemampuan berfikir, bersikap rasional, dan bertanggung jawab. dinamis, berpandangan luas sebagai intelektual yang memiliki; Wawasan kesadaran bernegara, UNX_16 ILMU BUDAYA DASAR (IBD) (MPK) 2 (2-0) untuk bela negara dengan perilaku cinta tanah Mengantarkan mahasiswa mengembangkan air; Wawasan kebangsaan, kesadaran kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berbangsa demi ketahanan nasional; Pola pikir, berkenaan dengan kebudayaan, agar daya sikap, yang komprehensif integral pada seluruh tangkap, persepsi dan penalaran mengenai aspek kehidupan nasional. lingkungan budaya dapat menjadi lebih luas, juga memahami dan memiliki kesadaran atas UNX_15 BAHASA INDONESIA (MPK) 2 (2-0) masalah dan cara berfikir masyarakat Pengajaran Bahasa Indonesia bagi para lingkungannya, memiliki keterampilan mahasiswa lebih diarahkan pada pemahaman menganalisis gejala-gejala budaya dalam dan penguasaan Tata Bahasa Indonesia yang masyarakat serta menyadari perkembangan baik dan benar sehingga mahasiswa dapat nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat. memanfaatkannya dalam penulisan karya ilmiah. Selain itu, agar mahasiswa memahami kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dan Bahasa Negara I10A.101 PSIKOLOGI UMUM I (PENGANTAR sehingga dapat menggunakannya dengan baik PSIKOLOGI DAN PERSEPSI) (MKK) 3(2-1) dan benar khususnya dalam situasi formal. Pengantar, pengertian dan ruang lingkup psikologi. Metode-metode psikologi. Klasifikasi UNX_10 BAHASA INGGRIS (MPK) 2 (2-0) bidang psikologi. Evolusi dan tingkah laku. Mengantarkan mahasiswa agar dapat memiliki Perkembangan kepribadian. Perkembangan pengetahuan grammar atau structure, serta manusia. Fungsi-fungsi psikis. Eksperimen dan Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 15
    • penelitian di bidang psikologi. Sejarah psikologi. two-group design, Multilevel design, dan Kecenderungan utama perkembangan psikologi. Factorial design, dengan demonstrasi. Penginderaan dan persepsi. Persepsi bentuk, kedalaman, gerak. Konstansi dalam persepsi. I10A.125 SOSIOLOGI (MKK) 2(2-0) Ilusi. Beberapa penelitian tentang persepsi. Satuan sosial dan masyarakat 1, 2, 3. Demonstrasi tentang persepsi bentuk, Masyarakat - individu 1, 2, 3. Kekuatan dan kedalaman, gerak. kekuasaan sosial (Power & Herrschaft). Pelapisan sosial 1, 2. Proses-proses sosial 1, 2. I10A.202 PSIKOLOGI UMUM II (MOTIVASI, EMOSI, Perubahan Sosial 1, 2. Review, penambahan BELAJAR, DAN BERPIKIR) (MKK) 3(2-1) hal-hal baru. Pengertian motivasi, pandangan psikologis dan fisiologis tentang motivasi. Teori-teori motivasi. I10A.124 ANTROPOLOGI (MKK) 2(2-0) Penggolongan motivasi. Fungsi motivasi dalam Pengantar tentang Antropologi Sosial. Sifat-sifat tingkah laku manusia dan tingkah laku tentang budaya. Manusia, masyarakat dan berprestasi. Agresi. Pengukuran motivasi. kebudayaan. Institusi sosial. Kelembagaan Pengertian emosi. Pandangan psikologis dan perkawinan, kelembagaan Religi (keagamaan), fisiologis tentang emosi. Teori-teori emosi. kelembagaan kerja dalam masyarakat. Perkembangan reaksi-reaksi emosi, fungsi emosi Organisasi sosial dalam masyarakat, organisasi dalam tingkah laku manusia. Konflik. Tampilan sosial: proses. Antropologi ekonomik. Stabilitas kerja. Pengukuran emosi. Kaitan motivasi dan dan perubahan-perubahan kebudayaan. emosi. Peran emosi dalam motivasi. Peran Selected topics. emosi dan motivasi dalam tingkah laku manusia. Pengertian belajar, proses belajar dan faktor- I10A.107 BIOLOGI/ faktor yang berpengaruh. Operant conditioning. ANTROPOLOGI BIOLOGI (MKK) 2(2-0) Connectionism. Cognitive learning, Transfer of Pengertian variasi, modifikasi. Mekanika sel. learning. Pewarisan Mendel. Prinsip segresi, dominasi, Pengertian dan proses berpikir. Pembentukan resesif. Prinsip pemisahan bebas interaksi gen. konsep. Jenis-jenis berpikir, pemecahan Probabilitas. Materi genetik : gen, kromosom. masalah, penalaran. Berpikir kreatif prosesnya. Determinasi seks dan pewarisan sifat, kode Peningkatan kreativitas. Proses mengingat dan genetik. Alel ganda, gen ganda. Pautan dan lupa. Peningkatan daya ingat. Bahasa dalam pindah silang. Peta kromosom. Mutasi arti berpikir. Brainstorming dan sinektik. Pengukuran aberasi kromosom bagi evolusi. dan penelitian tentang berpikir. I10A.106 PSIKOLOGI FAAL I I10A.201 PSIKOLOGI EKSPERIMEN (MKK) 2(0-2) (PANCA INDERA) (MKK) 2(1-1) Pengertian dan definisi, ciri-ciri, dan asumsi Dasar-dasar elektrofisiologi, perubahan tata dasar pendekatan eksperimental. Pengertian, listrik sel-sel otot saraf. Fungsi otot rangka, ciri-ciri dan bentuk problem. Theoretical fungsi otot polos dan otot jantung, gerakan construct dalam penelitian eksperimental. involunter tubuh. Indera penglihatan, fungsi Hipotesis, variabel, dan hubungan antarvariabel. palpebra sebagai proteksi mata, fungsi otot-otot Varians, kontrol dalam eksperimen. One-group penggerak bola mata, fungsi retina sebagai design. Independent two-group design. Related reseptor, neurofisiologi dalam proses two-group design. Multilevel design. Factorial penglihatan, indera pendengaran, fungsi telinga design. Kuasi eksperimental. Contoh kasus tengah, penerimaan dan penjalaran rangsang untuk One-group design, Independent & Related suara di telinga tengah, fungsi telinga dalam, penerimaan dan penjalaran rangsang suara di Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 16
    • telinga dalam, beberapa macam tes Proses Perseptual; Pattern Recognition, pendengaran, batas-batas pendengaran normal. Attention, kesadaran. Daya Ingat; Model-model Indera pengecap: fungsi sistem pengecap, Daya Ingat, Daya Ingat Sensoris, Daya Ingat indera pengecap: fungsi sistem pengecap. Jangka Pendek, Daya Ingat Jangka Panjang. Indera pencium: fungsi sistem pencium sebagai Daya Bayang; Ciri-ciri Mental Imager, Peta alat seleksi makanan dan alat proteksi. Indera Kognitif. Pengetahuan Umum; Struktur daya peraba: fungsi sistem raba. Materi di atas ingat semantik, skhema, Metakognisi. disajikan dalam demonstrasi. Pemecahan Masalah dan Kreativitas; memahami problematika, pendekatan dalam pemecahan I10A.206 PSIKOLOGI FAAL II (ENDOKRINOLOGI & masalah, faktor-faktor yang berpengaruh, SUSUNAN SARAF (MKK) 2(1-1) kreativitas. Fungsi kelenjar hypophyse anterior dan pengaruhnya pada kegiatan tubuh tertentu. I10A.120 PSIKOLOGI PERKEMBANGAN I : Fungsi kelenjar hypophyse posterior dan PENGANTAR PSIKOLOGI PERKEMBANGAN pengaruhnya pada ginjal. Fungsi cortex adrenal & PSIKOLOGI ANAK (MKK) 3(2-1) dan pengaruhnya terhadap proses metabolisme, Pengantar Psikologi Perkembangan: fungsi ginjal, dan keseimbangan elektrolit. Fungsi Ruang lingkup psikologi perkembangan. kelenjar medula adrenal dan kelenjar thyroid Pandangan Plato tentang perkembangan serta pengaruhnya pada metabolisme tubuh. manusia. Pandangan ahli abad 17 - 18 tentang Fungsi kelenjar pancreas bagi metabolisme anak. Perkembangan teori dalam psikologi karbohidrat. Fungsi kelenjar parathyroid dalam perkembangan: pengaruh Darwin, Wundt, Freud, metabolisme calcium dan phospat. Piaget, Watson. Konsep-konsep dasar dalam Pembagian susunan saraf. Unsur-unsur saraf psikologi perkembangan. Metode penelitian tubuh manusia. Cara kerja susunan saraf. Fungsi dalam psikologi perkembangan. Teori medulla spinalis. Hubungan integral medulla psikoanalisis, teori kognitif, serta teori belajar. spinalis dengan mekanisme sensorik dan Periode perkembangan individu: prenatal, motorik. Fungsi batang otak. Beberapa refleks infancy, babyhood, anak, pubertas, adolescence, yang penting. Fungsi cerebellum. Proses dewasa awal, dewasa madya, dan dewasa akhir. sinergisme. Proses keseimbangan dan sikap Psikologi Anak. tubuh. Fungsi encephalon. Pengawasan dan Prinsip perkembangan, perkembangan fisik dan integrasi proses keseimbangan dan sikap tubuh. motorik. Karakteristik perkembangan motorik Fungsi subcortical. Fungsi cortex cerebri. infancy sampai dengan anak. Faktor-faktor yang Integrasi dan koordinasi kegiatan neurologik mempengaruhi perkembangan motorik. tubuh. Dasar-dasar kesadaran, ingatan, Kerawanan dan cara pengembangan motorik. kemampuan menganalisis, dan intelligensi. Perkembangan pemahaman (kognisi). Tahap Susunan saraf otonom, hubungan integrasi saraf perkembangan pemahaman dari Piaget. otonom dalam sistem persarafan tubuh. Perkembangan bahasa verbal. Karakteristik Beberapa kelainan neurologis. Integrasi susunan perkembangan bahasa verbal dari infancy saraf dalam keadaan sehat dan sakit. Materi di hingga anak. Perkembangan sosial dan bermain. atas disajikan dalam demonstrasi. Pengertian sosialisasi. Ciri perkembangan sosial I10A.102 PSIKOLOGI KOGNITIF (MKK) 2(1-1) dari bayi sampai dengan anak akhir. Faktor yang Pengantar; Definisi kognitif, Konsep-konsep mempengaruhi perkembangan sosial. Prinsip- Dasar Psikologi Kognitif dan Ruang Lingkup prinsip perkembangan sosial pada anak. Psikologi Kognitif, status mutakhir Psikologi Pengertian dan perkembangan bermain pada Kognitif. anak. Tahap perkembangan bermain dari bayi sampai dengan anak akhir. Perkembangan Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 17
    • emosi. Bentuk-bentuk reaksi emosi pada anak. & Discontinuity". Reviu Konsep Dasar dalam Karakteristik aspek emosi pada anak. Faktor- Perkembangan. Gambaran umum Teori faktor yang mempengaruhi perkembangan Perkembangan Manusia: penggolongan teori emosi. Kerawanan dan cara pengembangan berdasar asumsi filosofis, tema perkembangan, emosi. Rangkuman dan diskusi hasil praktikum. konsep perkembangan. Kekhasan isi Teori Faktor-faktor dan cara pengembangan aspek- Perkembangan. Standar untuk membandingkan aspek perkembangan. antar Teori Perkembangan. Teori Perkembangan dari John Locke. J.J. Rouseau, Gesell, Werner, I10A.234 PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II (MKK) Montesorry. Teori Perkembangan Kognitif J. 3(2-1) Piaget: asumsi konsep perkembangan, tahap Beberapa pengertian dan batasan tentang masa perkembangan kognisi. Teori Perkembangan remaja. Beberapa batasan tentang masa Afektif Erik H. Erikson: asumsi, konsep adolesen. Pengalaman transisional remaja dan perkembangan, tahap perkembangan tugas-tugas perkembangan masa remaja. psikososial, Teori Perkembangan Behavioral R. Pengertian dan batasan masa pubertas, Sears: asumsi, konsep perkembangan. prepubescence, pubescence, dan Paralelisme dan Integrasi Teori Kognitif, Afektif postpubescence. Perubahan fisik dan fisiologis dan Behavioral. Penerapan Teori Perkembangan pada masa pubertas. Diferensiasi (laki-laki dan dalam "Helping Process". Teori Ekologi perempuan) dalam perubahan fisik dan fisiologis. Perkembangan Manusia U. Bronfenbrenner: Perubahan emosionalitas pada remaja. Pola asumsi, konsep perkembangan. Rangkuman emosionalitas pada remaja. Pengendalian emosi Teori dalam Psikologi Perkembangan. pada remaja. Perkembangan kognitif pada remaja, kematangan kognitif, akibat I10A.122 PEDOLOGI (MKK) 1(1-0) psikologisnya. Pengertian tentang moralitas pada Batasan-batasan Pedologi Bidang terapan remaja dan perubahannya. Faktor penyebab dan Pedologi: prevensi primer, sekunder, tersier. perbedaan antara moralitas anak, remaja dan Faktor-faktor dalam diri anak yang dewasa. Peran disiplin dalam perkembangan mempengaruhi munculnya tingkah laku moral. Misdemeanors & Juvenile Delinquency. bermasalah pada anak. Faktor-faktor diluar diri Pemahaman tentang konsep diri dan anak yang mempengaruhi munculnya tingkah pembentukan konsep diri pada masa remaja. laku bermasalah pada anak : faktor keluarga, Krisis identitas (teori Erikson). Konsep-konsep sekolah, sebaya dan lingkungan masyarakat. dan teori masa dewasa, periodisasi masa Pendekatan dalam penanggulangan kasus anak dewasa: (1) Ciri-ciri dan tugas-tugas bermasalah: pengertian Normal-Abnormal, perkembangan masa dewasa awal. (2) Ciri-ciri klasifikasi dan diagnosa. Model pendekatan dan tugas-tugas perkembangannya. (3) Ciri-ciri dalam penanggulangan kasus anak bermasalah, dan tugas-tugas perkembangan usia (1) Masalah-masalah yang berkaitan dengan pertengahan, Relationship pada masa dewasa, kesulitan belajar. (2) Masalah berkaitan dengan Life Event Frame Work. kebiasaan sehari-hari (makan, pembuangan. tidur, berbicara) (3) Masalah-masalah yang I10A.121 TEORI DALAM PSIKOLOGI berkaitan dengan kecemasan dan emosi. (4) PERKEMBANGAN (MKK) 2(2-0) Masalah-masalah yang berkaitan dengan Posisi "Unity of Science" dan Organismic" dalam gangguan psikofisiologis. (5) Masalah-masalah memandang perkembangan. Determinan yang berkaitan dengan kenakalan remaja dan perkembangan: Nature & Nurture. Posisi penyalahgunaan obat. (6) Masalah yang Interaksionis dalam memandang determinan berkaitan dengan anak-anak dengan kebutuhan perkembangan. Sifat Perkembangan: "Continuity Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 18
    • khusus. (7) Masalah yang berkaitan dengan phenomenology: metode penelitian, psikosa anak. fenomenologi dan pengukuran. Perspektif trait: latar belakang teori, Allport (a trait theory), I10A.212 PENGANTAR KEPRIBADIAN (MKK) 1(1-0) Cattell: a factor theory of traits, Eysenck: a Sejarah teori kepribadian, karakterologi, tipologi. theory of types. Riset dan pengukuran faktor- Konsep kepribadian, Lima tipe dari definisi faktor kepribadian menurut trait theory: factor psikologi mengenai kepribadian (Allport, 1937), analytic approach pada trait research, evaluasi pendekatan nomothetic dan pendekatan kekuatan dan kelemahan. Tradisi behavioral: ideographic dari kepribadian. Sumber informasi pendahuluan, The S-R theory dari Dollard & tentang kepribadian. Konstruksi dari teori pada Miller, Operant conditioning dari Skinner. Terapi studi kepribadian, konsistensi dari kepribadian, dan pengukuran kepribadian dari tradisi konstruk dasar dari kepribadian, motivasi: behaviorism: behavior theory, behavioral kontrol, organisasi, teori Kepribadian, deskripsi assessment. Evaluasi kekuatan dan kelemahan. kepribadian, perkembangan kepribadian. The Teori social learning: Social learning theory dari Determinants dari kepribadian (genetic-biological Rotter (beberapa isu utama, dasar teori dan dan sosial). Teori-teori kepribadian dari : Jung, konsep dasar serta perkembangan kepribadian, Adler, Fromm, Horney, Sullivan, Murray, Lewin, dasar dari adjustment dan implikasi dalam Allport, Organismic Theory, Sheldon, Cattell, perubahan tingkah laku), Bandura: dasar teori Dollard & Miller, Rogers, Existential. Proses- dan konsep-konsep dasar observational proses psikologik yang spesifik (area utama learning-dll, Mischel: a cognitive social learning tingkah laku-perhatian peneliti kepribadian). reconceptualization. Riset dan pengukuran Rangkuman kuliah kepribadian I. faktor-faktor kepribadian menurut teori social learning: metode penelitian, pengukuran faktor- I10A.111 PSIKOLOGI KEPRIBADIAN I (MKK) 2(2-0) faktor kepribadian menurut teori social learning, Struktur kepribadian menurut Freud (Teori evaluasi kekuatan dan kelemahan. Teori kognitif Psikoanalisis). Dinamika kepribadian menurut dan kepribadian: teori kepribadian George A. Freud. Growth & Development (Freud). Fase- Kelly (struktur, proses, perkembangan fase perkembangan menurut Freud. Teknik- kepribadian), konsep utama dari George A. Kelly. teknik pengumpulan data mengenai kepribadian Aplikasi dan evaluasi dari teori Kelly tentang dari Freud. Psikoanalisis dan pengukuran kepribadian (teori kognitif), Evaluasi kritikal (Assessment). Evaluasi mengenai teori mengenai pandangan Kelly dan Freud. Evaluasi psikoanalisis. Revisi dan perbedaan beberapa kritikal mengenai pandangan: Kelly dan Rogers, tokoh mengenai teori psikoanalis. Erik Erikson Kelly dan Freud dan Rogers. Rangkuman kritikal (Psychosocial Theory). Aplikasi klinis dari teori kepribadian II. psikoanalisis (Freud). Rangkuman mengenai teori psikoanalisis. I10A.112 PSIKOLOGI ABNORMAL & PSIKOPATOLOGI (MKK) 3(3-0) I10A.213 PSIKOLOGI KEPRIBADIAN II (MKK) 2(2-0) Pengertian normal dan abnormal mengenai Pendekatan Phenomenological: asumsi dasar tingkah laku, emosi dan mental serta kepribadian perspektif fenomenologi mengenai kepribadian, manusia, pengertian bidang psikologi abnormal the self: development, propium, phenomenal dihubungkan dengan cabang-cabang ilmu self, Rogers: a person-centered approach, Kelly: psikologi, tujuan pelajaran psikologi abnormal. a personal constructs approach, the humanistic- Model teoritis mengenai kondisi normal pada existential approach: Maslow dan Humanism, manusia. Pendekatan-pendekatan mengenai The Existential Approach. Riset dan pengukuran disorganisasi kepribadian. Hubungan psikologi faktor-faktor kepribadian di bidang abnormal dan profesi yang terkait. Faktor-faktor Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 19
    • penyebab terjadinya tingkah laku abnormal. Motivasi dan Emosi. Teori Strehle tentang dua Beberapa klasifikasi gangguan emosi dan bentuk kepribadian dan tiga bentuk pernyataan, mental, penyimpangan tingkah laku dan ciri-ciri umum tingkah laku mimik dan khusus kepribadian. Eetiologi dan dinamika Neurosis masing-masing gerakan motorik, kemungkinan menurut beberapa sudut pandang teori pernyataan dari bagian-bagian wajah serta kepribadian. Pembagian bentuk/macam kombinasi beberapa gerakan wajah. Bahasan Neurosis. Gejala pada faktor/aspek kepribadian Strehle tentang pernyataan tiap anggota tubuh penderita Neurosis (karakteristika gejala). Uraian kecuali wajah. tentang pengertian, Eetiologi, dinamika jenis Fenomenologi : Buytendyk tentang 3 macam tipe Neurosis. Kelompok konversi psikologik: phobia, gerakan manusia sesuai dengan tahapan usia. depresi, hypochondriasis, neurosa obsessive- Peragaan berbagai bentuk pernyataan (primer, compulsive. Konversis Somatis: hysteria, uraian sekunder dan tersier) dan macam-macam usaha pencegahan dan terapi pada Neurosis. gerakan pada manusia interaksi dengan Eetiologi dan dinamika Psikosis menurut lingkungan. beberapa sudut pandang teori kepribadian. Pembagian bentuk/macam psikosis (Psikosis I10A.123 PSIKOLOGI SOSIAL I (MKK) 3(3-0) fungsional dan Psikosis organik). Gejala pada Asal mula (sejarah) timbulnya Psikologi Sosial. faktor/aspek kepribadian penderita Psikosis Kedudukan Psikologi Sosial dalam kaitannya (karakteristika gejala). Uraian mengenai dengan ilmu-ilmu perilaku (behavioral sciences) gangguan Psikosis. Konsepsi baru mengenai lainnya. Keterkaitan Sosiologi dengan berbagai Schizophrenic Reaction, Schizophrenia Organik, sub-disiplin psikologi lainnya. Keterkaitan Schizophrenia pada masa anak (childhood), Antroplogi dengan berbagai sub- disiplin psikologi Reaksi-reaksi depresif, Manic Reactions, lainnya. Teba telaah (ruang lingkup) kajian permasalahan Depresi dan gangguan drug- Psikologi Sosial. Berbagai pendekatan (aliran addict dan alcoholic-addict, Epilepsi. Uraian pemikiran), wawasan teori, metode dalam mengenai kepribadian psikopatik, uraian Psikologi Sosial. Konsep dasar mengenai mengenai kepribadian Anti-Sosial, sosiopatik dan Dinamika Tingkah Laku Sosial. Persepsi Sosial. tingkah laku kriminal. Berbagai usaha prevensi, Motivasi sosial. Sikap, komunikasi, interaksi kontrol dan terapi di bidang gangguan sosial, sosialisasi, dinamika kelompok, kepribadian (gangguan emosional dan mental leadershiptingkah laku kolektif. serta penyimpangan tingkah laku) gangguan Psikoseksual. Aplikasi terapi khusus (pengantar). I10A.235 PSIKOLOGI SOSIAL II Area khusus pada penyimpangan tingkah laku (TEORI PSIKOLOGI SOSIAL) (MKK) 3(3-0) pada masa anak dan remaja. Permasalahan Pengantar tentang teori-teori dalam psikologi mental deficiency, permasalahan seksual, sosial, teori-teori Belajar Sosial, Teori-teori permasalahan kecanduan dan ketergantungan Kognitif Orientasi. Teori-teori Kognitif (obat, alkohol dan lain-lain), rangkuman kuliah Konsistensi. Teori-teori tentang kelompok, Teori- Psikologi Abnormal. teori tentang kepemimpinan, Teori tentang perilaku Kolektif, Teori Belajar Sosial, Teori I10A.215 ILMU PERNYATAAN (MKK) 1(1-0) Keseimbangan Kognitif, Teori Pro-dan Antisosial, Membicarakan pernyataan-pernyataan individu Teori tentang Sosial-Selected Topics. dalam rangka perilaku sehari-hari. Pengertian tentang Ilmu Pernyataan dan manfaat Ilmu I10A.104 STATISTIK I (MKK) 3(3-0) Pernyataan. Pengertian tentang Motivasi dan Konsep-konsep dasar statistika, pengertian Emosi ditinjau dari Teori Psikoanalisa dan Teori statistik dan statistika, karakteristik unit analisis, Belajar Sosial, beberapa penelitian di bidang variabel kualitatif, kuantitatif, populasi, sampel, Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 20
    • skala pengukuran (nominal, ordinal, intoral, Pengertian evaluasi. Konsep evaluasi : evaluasi ratio). Data dan penyajian data, macam-macam formatif dan sumatif, peran dan tujuan evaluasi. tabel dan macam-macam grafik, distribusi Obyek evaluasi. Pandangan alternatif tentang frekuensi dan cara-cara membuat distribusi evaluasi. Perbedaan filosofi dan ideologi. frekuensi. Ukuran gejala pusat, rata-rata, modus, Metodologi. Pendekatan terhadap evaluasi: rata-rata ulur, rata-rata harmonis. Ukuran letak, evaluasi yang berorientasi pada tujuan, konsep, median, kuartil, desil dan persentil, ukuran proses, dan kelebihan/ kelemahannya, penyimpangan, rentang, rentang antar kuartil, manajemen, konsep, proses, dan kelebihan/ devian antar kuartil, devian rata-rata, simpangan kelemahannya, konsumen. Konsep, proses, dan baku, varians, angka baku, koefisien varian. kelebihan/ kelemahannya: evaluasi yang Peluang : sederhana, peluang eksklusif, peluang berorientasi pada ahli, hal-hal yang merugikan., bersyarat, peluang bebas, peluang inklusif, naturalistik dan keikutsertaan, pendekatan ekspektasi matematis. Reviu Kuliah 1 sampai evaluasi alternatif, pendekatan eklektik. Implikasi dengan 7 (Kuis). Distribusi Peluang Diskrit praktis. Perencanaan Evaluasi: kejelasan (Binominal Porison, tentang pergeometrik, permintaan dan tanggung jawab evaluasi, multinominal, geometrik, Distribusi peluang penetapan batas dan analisis konteks evaluasi, kontinu: Normal, pendekatan binominal ke pertanyaan, kriteria, dan isu evaluasi, rencana normal. Distribusi sampling populasi: rata-rata, pengumpulan, analisis, dan interpretasi proposisi, simpangan baku. Review kuliah 10 informasi, rencana manajemen evaluasi. sampai dengan 14 (Kuis). Pelaksanaan Evaluasi: aspek politis, etis, dan hubungan antar pribadi dalam evaluasi, I10A.203 STATISTIKA II (MKK) 3(3-0) pengumpulan informasi, analisis dan interpretasi Penaksiran 1 populasi, Rata-rata, proporsi, informasi, pelaporan dan penggunaan informasi. simpangan baku. Penaksiran 2 populasi, rata- Evaluasi pelaksanaan evaluasi. Instrumen rata, proporsi. Pengujian hipotesis 1 populasi : Evaluasi: contoh-contoh instrumen, kemungkinan hipotesis untuk data nominal, ordinal dan penggunaannya. Reviu dan/atau topik khusus. interval/ratio. Pengujian hipotesis 2 populasi Hal-hal baru dalam evaluasi pendidikan. berpasangan: hipotesis untuk data nominal, ordinal, dan interval/ratio. Pengujian hipotesis K I10A.236 PSIKOLOGI MANAJEMEN (MKK) 2(2-0) populasi: hipotesis untuk data nominal, ordinal, Pengantar teori Manajemen secara umum. dan interval/ratio. Pengujian hipotesis K Populasi Sejarah Perkembangan Pemikiran Manajemen. Berpasangan. Analisis regresi sederhana. Beberapa pendekatan di bidang Manajemen. Korelasi sederhana: untuk data nominal, ordinal, Manajer dan Peran-peran Manajer. Studi Kasus. dan interval/ ratio. Analisis regresi berganda. Proses Manajemen secara umum. Penetapan Korelasi Berganda: untuk data nominal, ordinal, tujuan dan perencanaan. Pengorganisasian. dan interval/ ratio. Pengarahan. Pengendalian dan Pengawasan. Manajemen Personel (pengantar praktik I10A.127 PSIKOLOGI PENDIDIKAN (MKK) 2(2-0) manajemen dalam kaitannya dengan psikologi). Pengertian, ruang lingkup dan manfaat psikologi Manajemen Sumber Daya Manusia pendidikan. Kaitan antara proses pengajaran dengan perkembangan inteligensi dan I10A.205 FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA (MKK) 2(2-0) kepribadian individu. Peran tujuan pendidikan, Masalah-masalah "Mengetahui": pengertian metode pengajaran dan evaluasi untuk "Mengetahui", "Pengetahuan" dan "Ilmu meningkatkan efisiensi dan efektivitas belajar. Pengetahuan", "Kebenaran". Masalah dasar pengetahuan : rationalisme, empirisme, I10A.225 EVALUASI PENDIDIKAN (MKK) 2(2-0) kritisisme. Masalah batas pengetahuan: Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 21
    • dogmatisme, skeptisisme. Masalah objek LANJUTAN (MKB) 2(0-2) pengetahuan: idealisme, realisme, Penerapan dari Mata Kuliah Eksperimen I, eksistensialisme. Tokoh-tokoh: rationalisme, Statistik, Psikologi Fungsi-fungsi dan Metodologi empirisme, dan Kant, dogmatisme dan Penelitian I dalam bentuk praktikum eksperimen. skeptisisme cq pragmation, idealisme, realisme, Praktikum mengenai persepsi dan psikofisik, dan eksistensialisme. Hubungan filsafat dan ilmu emosi, motivasi, learning, thinking. pengetahuan: asumsi dan postulat, kecerdasan intelektual dan penghayatan eksistensial. I10A.210 RANCANGAN KUASI Klasifikasi ilmu pengetahuan: berdasarkan objek, EKSPERIMENTAL (MKB) 2(1-1) berdasarkan subjek. Klasifikasi ilmu pengetahuan Penyegaran tentang teknik-teknik, perumusan masa kini: aprioris, aposterioris. Klasifikasi ilmu masalah, perumusan kerangka pikir & hipotesis, pengetahuan masa kini : teoritis - praktis, murni perumusan variabel-variabel percobaan, dan terpakai, deskoptif dan normatif. Metode- perumusan rancangan percobaan, penyusunan metode ilmiah : aksimiatis/deduktif, reduktif, alat ukur, dan teknik-teknik kemungkinan analisis fenomenologis. Bahasa dan ilmu pengetahuan. data. Praktikum menyusun rancangan kuasi Kesatuan ilmu pengetahuan. eksperimen dalam psikologi klinis, perkembangan, industri & organisasi, sosial, I10A.105 PENGANTAR FILSAFAT/ pendidikan. FILSAFAT UMUM (MKK) 2(2-0) Definisi dan pengertian filsafat, flsafat sebagai I10A.229 METODE DAN TEKNIK DALAM ilmu dan bukan ilmu, mtode filsafat. metode- PSIKOLOGI SOSIAL II (MKB) 2(0-2) metode dalam mempelajari filsafat: sistematis, Pengantar metode-metode dalam psikologi historis. Sistematika filsafat: mengetahui sosial. Metode-metode penelitian dalam metafisika, aksiologi. Prinsip-prinsip umum/dasar hubungannya dengan konsep dan teori Psikologi logika: empat prinsip utama, logika dalam ilmu Sosial, Intervensi Sosial. Observasi & Interview pengetahuan, salapisme, premis-premis. melalui Metode Focus Group Discussion. Masalah-masalah dalam epistemologi: dasar Membaca dan melakukan analisis data. ilmu/pengetahuan, batas pengetahuan, objek Memfasilitasi dan memproses pelatihan. pengetahuan. Dasar pengetahuan: ratiosialisme, empirisme, kritisisme. Batas pengetahuan : skeptiosisme, pragmatisme. Objek pengetahuan: idealisme, realisme. Klasifikasi ilmu pengetahuan: pengantar, landasan klasifikasi. Klasifikasi ilmu: objek (format, material), subjek. Klasifikasi ilmu pengetahuan yang ada sekarang: (1) aprioris, aprioris- empiris, teoretis - praktis. Klasifikasi ilmu pengetahuan yang ada sekarang (2) ilmu teoretis - praktis, murni - terpakai, deskriptif - normatif. Metode ilmiah (1) aksiomatis/deduktif, deskriptif: induktif, tidak induktif. Metode ilmiah (2) fenomenologis. Kesatuan dan etika ilmu. I10A.103 PSIKOLOGI EKSPERIMEN Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 22
    • I10A.217 PSIKODIAGNOSTIK I: ADMINISTRASI pengukuran inteligensi dan permasalahannya, DAN SKORING BATERI TES (MKB) 2(1-1) makna dan landasan teoretik tes inteligensi, Pengantar praktikum, tata laksana dan petunjuk beberapa macam tes inteligensi. Prinsip pemeriksaan psikologi klasikal, kerahasiaan alat administrasi dan penskoran tes WB, interpretasi tes dan kode etik , contoh instruksi Tes tes WB. Praktikum dan interpretasi tes WB. Menggambar Pohon dan tes Wartegg. Contoh Pembahasan: administrasi, skoring, dan berbagai alat pemeriksaan psikologi, interpretasi hasil tes WB. Prinsip administrasi penanggulangan contoh instruksi Tes dan penskoran tes IST, interpretasi tes IST. Menggambar Pohon, role play Tes Menggambar Praktikum dan interpretasi tes IST. Pembahasan Pohon, umpan balik pembimbing. Contoh administrasi, skoring, dan interpretasi hasil tes instruksi Tes Pauli, kata pembuka, dan wasana IST. Prinsip administrasi dan penskoran tes kata, pengulangan contoh instruksi Tes Wartegg, WISC/WPPSI, interpretasi tes WISC/WPPSI. role play Tes Warteg, umpan balik pembimbing. Praktikum dan interpretasi tes WISC/WPPSI. Contoh instruksi Riwayat Hidup dan IST Pembahasan administrasi, skoring, dan (Intelligenz Struktur Test), pengulangan contoh interpretasi hasil tes WISC/WPPSI. Prinsip instruksi Tes Pauli, kata pembuka, dan wasana administrasi dan penskoran tes S-B, interpretasi kata, role play Tes Pauli, umpan balik tes S-B. Praktikum dan interpretasi tes S-B. pembimbing. Pengulangan contoh instruksi Pembahasan administrasi, skoring, dan Riwayat Hidup dan IST, role play Riwayat Hidup interpretasi hasil tes S-B. Reviu dan rangkuman. dan IST, umpan balik pembimbing. Penjelasan penyekoran IST dan Tes Pauli, latihan I10A.115 PSIKODIAGNOSTIK III : TES BAKAT / penyekoran IST dan Tes Pauli I, umpan balik APTITUDE (MKB) 2(1-1) pembimbing. Penjelasan penyekoran IST dan Pengertian tes bakat. Tes bakat di bidang Tes Pauli (lanjutan), latihan penyekoran IST dan pendidikan serta psikologi industri dan Tes Pauli II, umpan balik pembimbing. organisasi, beberapa praktikum tes bakat: DAT Mempersiapkan ruangan tes, latihan Bateri Tes (Differential Aptitude Test), TMC (Test of Lengkap I, umpan balik pembimbing. Mechanical Comprehension), FACT (Flanagan Mempersiapkan ruangan tes, latihan Bateri Tes Aptitude Classification Test), GATB (General Lengkap II, umpan balik pembimbing. Koreksi Aptitude Test Battery), GCT (General Clerical IST dan Tes Pauli, serta penggabungan hasilnya, Test). Analisis faktor. Teori organisasi sifat. umpan balik pembimbing. Mempersiapkan Pengukuran kreativitas. Latihan administrasi, ruangan tes, praktek Bateri Tes Lengkap I (di penyekoran, dan interpretasi DAT I, TMC, dan luar kampus), umpan balik pembimbing. FACT. Pertanggungjawaban hasil pemeriksaan.. Mempersiapkan ruangan tes, praktek Bateri Tes Umpan balik menyeluruh: DAT, TMC, FACT. Lengkap II (di luar kampus), umpan balik pembimbing. Koreksi IST dan Tes Pauli, serta I10A.220 PSIKODIAGNOSTIK IV: penggabungan hasilnya. umpan balik TES GRAFIS (MKB) 2(0-2) pembimbing. Koreksi IST dan Tes Pauli serta Praktikum makna pernyataan Grafis dan penggabungan hasilnya, umpan balik landasan teoretik Tes Grafis. Macam Tes Grafis: pembimbing. Reviu menyeluruh. Baum Test-K. Koch, Draw A Person-K. Machover, Wartegg-M. Kinget, Sejarah/ I10A.219 PSIKODIAGNOSTIK II: rationale. Prinsip administrasi, prinsip TES INTELIGENSI (MKB) 3(1-2) interpretasi, peragaan administrasi tes. Role play Pengantar: materi ajaran, penyelenggaraan & Feedback (umpan balik). Praktikum: kuliah dan praktikum, jadwal, dan penilaian. administrasi tes oleh tiap mahasiswa terhadap 1 Pengertian dasar dan konsep inteligensi, subyek: 3 tes grafis, pembentukan kelompok Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 23
    • mahasiswa untuk interpretasi/latihan interpretasi interpretasi Kasus I, Umpan balik skoring dan hasil tes grafis yang mereka peroleh. Diskusi tiap interpretasi Kasus I. Pemeriksaan psikologi, kelompok mahasiswa dimulai dengan Baum & skoring, dan interpretasi Kasus II, umpan balik DAP sesuai prinsip-prinsip interpretasi yang telah skoring dan interpretasi Kasus II. Pemeriksaan diberikan (Kasus I). Lanjutan diskusi kelompok psikologi, skoring, dan interpretasi Kasus III, mahasiswa bahan wartegg, hasil Baum & DAP umpan balik skoring dan interpretasi Kasus III. dilihat bersama Wartegg (Kasus I). Diskusi Umpan balik menyeluruh untuk tes Pauli. kelompok (Kasus lain-lain), Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus II). Laporan Kasus II, Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus III). Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus III), laporan dan umpan balik Kasus II dan Kasus III), Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus IV), tugas rumah: membuat interpretasi fragmental tiap mahasiswa, tiap tes kasus yang belum dibahas. Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus IV), laporan Kasus IV dan umpan balik Kasus III, tugas rumah: membuat interpretasi fragmental tiap mahasiswa, tiap tes kasus baru. Diskusi kelompok mahasiswa (Kasus V), tugas rumah: membuat interpretasi fragmental tiap mahasiswa, tiap tes kasus baru. I10A.114 PSIKODIAGNOSTIK V: INVENTORI & PAULI (MKB) 2(0-2) Pengantar Inventori: perbedaan tes dengan inventori, reliabilitas inventori, praktikum teori inventori : SSCT (Sacks Sentence Completion Test), EPPS (Edwards Personal Preference Scale), 16-PF (Personality Factors), dan Kuder Preference Record-Vocational. Petunjuk, cara mengadministrasikan, dan pengolahan data ABV, SSCT, EPPS, 16-PF, dan Kuder PR-V. Pemeriksaan, skoring, dan interpretasi ABV & SSCT, 16-FP, EPPS. Umpan balik hasil pemeriksaan dan interpretasi ABV & SSCT. EPPS, 16-PF (Pemeriksaan, skoring, dan interpretasi EPPS & 16-PF), umpan balik hasil pemeriksaan dan interpretasi EPPS & 16-PF. KUDER PR-V (Pemeriksaan, skoring dan interpretasi Kuder PR-V, Umpan balik hasil pemeriksaan dan interpretasi Kuder PR-V. Pengantar tes Pauli : latar belakang tes Pauli, kegunaan, kemungkinan, dan keterbatasan tes Pauli, cara menginterpretasi tes Pauli. Praktik tes Pauli (Pemeriksaan psikologi, skoring, dan Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 24
    • I10A.117 PSIKODIAGNOSTIK VI: Praktikum Prosedur Administrasi & Skoring : TES RORSCHACH (MKB) 2(0-2) latar belakang dan sejarah Tes Rorschach, aspek kepribadian yang dijala Tes Rorschach, administrasi Tes Rorschach (persiapan, pelaksanaan, dan pencatatan data). Skoring: lokasi, determinan, content, populer/orisinal, FLR (Form Level Rating). Tabulasi Data & Aplikasi: pengisian lembar jawaban dan psikogram (3 kasus), role play pemeriksaan psikologi dengan Tes Rorschach (observasi dan umpan balik). Praktikum I: pemeriksaan psikologi pada Kasus I, observasi, umpan balik, dan diskusi, skoring hasil pemeriksaan Tes Rorschach, umpan balik dan diskusi. Praktikum II: pemeriksaan psikologi pada kasus II, observasi, umpan balik, dan diskusi, skoring hasil pemeriksaan Tes Rorschach, umpan balik dan diskusi. Praktikum III: pemeriksaan psikologi pada Kasus III, observasi, umpan balik, dan diskusi, skoring hasil pemeriksaan Tes Rorschach, umpan balik dan diskusi. Pemeriksaan psikologi pada Kasus IV: observasi, umpan balik, dan diskusi, skoring hasil pemeriksaan Tes Rorschach, umpan balik dan diskusi. Pengantar Interpretasi: teknik Rorschach (ciri spesifik; kemungkinan; keterbatasan; dasar interpretasi lokasi, determinan, dan content), perkembangan pola respons (anak, dewasa, usia lanjut), pola respons dewasa normal. Membaca Respons: corak proyektif pada ungkapan respons, respons simetri, konfabulasi, kontaminasi, mutilasi, dsb., interpretasi lokasi, interpretasi respons kinetik, interpretasi respons chromatic dan achromatic, dinamika respons warna. Interpretasi respon shading, analisis kasus (membaca psikogram): aspek emosional, aspek intelektual. Kasus I dan II : analisis kuantitatif, urutan (sequence analysis), content. Praktikum IV (Analisis lengkap). Praktikum Kasus V (Pemeriksaan, skoring, interpretasi, dan laporan kepribadian. Pembahasan Kasus V. Praktikum Kasus VI (Pemeriksaan, skoring, interpretasi, dan laporan kepribadian. Praktikum Kasus V (Pemeriksaan, skoring, interpretasi, dan laporan kepribadian). Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 25
    • I10A.116 PSIKODIAGNOSTIK VII: OBSERVASI & skoring, dan interpretasi Kasus I, umpan balik INTERVIU ANAMNESA (MKB) 2(0-2) hasil pemeriksaan dan interpretasi Kasus I. Pengantar Observasi: pengertian, sifat, dan Kasus II (Pemeriksaan psikologi, skoring, dan karakteristik observasi, macam observasi, interpretasi Kasus II, umpan balik hasil hubungan observasi dengan interviu/anamnesis, pemeriksaan dan interpretasi Kasus II. Kasus III langkah-langkah persiapan observasi, latihan (Pemeriksaan psikologi, skoring, dan interpretasi observasi secara umum. Proses Observasi: Kasus III, umpan balik hasil pemeriksaan dan bentuk-bentuk tingkah laku, proses terjadinya interpretasi Kasus III. CAT: pengenalan tes, cara tingkah laku, tingkah laku yang harus mengadministrasikan, skoring, dan interpretasi diobservasi. Praktikum I dan II: observasi Kasus CAT, penggunaannya di bidang klinis. Kasus I I dan II, pembuatan laporan Kasus I dan II. (Pemeriksaan psikologi, skoring, dan interpretasi Umpan balik laporan Kasus I dan II. Praktikum III Kasus I, Umpan balik hasil pemeriksaan dan dan IV: observasi Kasus III dan IV, pembuatan interpretasi Kasus I. Kasus II (Pemeriksaan laporan Kasus III dan IV. Umpan balik laporan psikologi, skoring, dan interpretasi Kasus II, Kasus III dan IV. Umpan balik dan Reviu umpan balik hasil pemeriksaan dan interpretasi Observasi. Pengantar Interviu: pengertian dan Kasus II. SAT: pengenalan tes, cara jenis interviu, syarat-syarat interviu dan mengadministrasikan, skoring, dan interpretasi interviewer, interviu sebagai proses komunikasi, SAT, penggunaannya di bidang klinis. Umpan proses psikologis yang mendasari interviu, teknik balik keseluruhan. Reviu. memotivasi dalam interviu, perumusan tujuan interviu, perumusan pertanyaan, perancangan I10A.108 PSIKOMETRI (MKB) 2(1-1) daftar pertanyaan, probing. Pengantar Pengantar pengukuran psikologi dan ruang Anamnesis: pengertian, tujuan, macam, fungsi, lingkup: perkembangan pengukuran/tes psikolgi, dan kegunaan, beda anamnesis dengan interviu, etika dalam pengukuran/tes psikologi, faktor-faktor yang harus diperhatikan, pemanfaatan tes psikologi, peluang dan pertanyaan-pertanyaan yang perlu diajukan, cara tantangan tes psikologi. Pengertian dasar dalam melakukan anamnesis. Praktikum Interviu: pengukuran dan penilaian: pengukuran, penilaian interviu Kasus I dan II, pembuatan laporan Kasus dan bias pengukuran, teori-teori pengukuran, I dan II, umpan balik proses dan laporan interviu scale and level of measurement. Penyegaran Kasus I dan II. Praktikum Anamnesis: interviu Statistika (distribusi, korelasi serta latihan dengan Kasus III dan IV, pembuatan laporan Kasus III mengguna-kan data yang sudah ada). dan IV, umpan balik proses dan laporan interviu Reliabilitas: pengertian reliabilitas, pengenalan Kasus III dan IV. Umpan balik keseluruhan tipe estimasinya seperti: test-retest reliability, Interviu dan Anamnesis. Reviu. alternate-form reliability, split-half reliability. Faktor-faktor yang mempengaruhi reliabilitas. I10A.118 PSIKODIAGNOSTIK VIII: Validitas : pengertian validitas, pengenal dan TAT (THEMATIC APPERCEPTION TEST) & teknik-teknik analisis validitas (face validity, CAT (CHILDREN APPERCEPTION TEST) DAN content validity dsb), faktor-faktor yang mempengaruhi validity. Pengembangan tes (test PPLK (MKB) 2(0-2) development): konseptulaisasi tes, konstruksi Pengantar: dasar-dasar teori tes proyeksi, peran tes, ujicoba tes, analisis hasil ujicoba, revisi tes. ego dalam produksi imajinatif, tingkah laku laten Pengukuran prestasi (hasil belajar). Pengukuran dan manifes, apperception. praktikum TAT: kepribadian: tes kecerdasan, pengukuran pengenalan tes, cara mengadministrasikan, kepribadian, Bahas ulang (terhadap seluruh skoring, dan interpretasi TAT, penggunaannya di bahan yang telah disajikan) dan diskusi. bidang klinis. Kasus I (Pemeriksaan psikologi, Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 26
    • Praktikum: Penghitungan reliabilitas dan tes prestasi, Menguji-cobakan instrumen tes validitas. psikologi. Penyegaran Statistika (dengan penekanan pada statistika yang digunakan). I10A.208 PENYUSUNAN SKALA PSIKOLOGI Menghitung reliabilitas dan tipe-tipe estimasinya : (MKB) 2(1-1) test-retest reliability, alternate-form reliability, Pengantar pengukuran, dasar-dasar split-half reliability—, inter-scorer Reliability, pengukuran, pengukuran psikologi, data melakukan pengolahan hasil uji coba guna kuantitatif & data kualitatif, ranking, menghitung dan menetapkan reliabilitas tes, mengkuantifikasi, measures of proximity, menghitung dan menetapkan Koefisien lnterjudge differences following free clustering, reliabilitas penilaian acuan patokan, Menghitung diskusi. Metode dimensi tunggal, rank scalling: validitas dan teknik-teknik analisisnya: content teori, metode, signifikansi tes dan latihan, teori, validity ratio, criterion-related validity, validity metode dan latihan, ordered categories: teori, coefficient. Analisis Tes Prestasi dan Tes metode dan latihan, scoring unidimensional Psikologi: menghitung daya pembeda dan scales: noming or pairing, agreement categories distraktor, teknik-teknik prediksi dan klasifikasi, & latihan. Praktikum menyusun skala dengan tingkat kesukaran tes dan perhitungannya, cara Metode dimensi tunggal. Metode menyidik bias butir-butir soal tes, melakukan pengelompokkan: graphing proximities, analisis item terhadap hasil pengolahan data uji agglomerative-hierarchical methods. Praktikum coba tes prestasi, melakukan analisis item menyusun skala dengan metode terhadap hasil pengolahan data uji coba tes pengelompokkan. Multidimensional methods psikologi. Pembakuan Tes dan Penyusunan (Metode dimensi banyak), faktor analisis: teori, Norma. Bahas ulang (terhadap seluruh bahan multidimensional scalling. Praktikum menyusun yang telah disajikan) dan diskusi. skala dengan metode dimensi banyak. Penggunaan komputer: pengenalan berbagai I10A.237 PSIKOLOGI PENDIDIKAN program, praktikum berbagai program dengan LANJUTAN (MKB) 2(2-0) menggunakan komputer Peran psikologi pendidikan bagi pendidikan formal dan non-formal, pendidikan dasar sampai I10A.207 KONSTRUKSI TES (MKB) 3(1-2) pendidikan tinggi. Dasar-dasar teori belajar- Pengantar tentang pengukuran, penilaian serta mengajar dan aplikasinya, penerapan teori perannya dalam penelitian, terutama pembakuan Piaget, Erikson, Kohlberg bagi anak didik. instrumen tes (tes prestasi dan tes psikologi). Macamnya metode belajar efektif, kreatif. Teknik-teknik Konstruksi Tes : cetak biru tes, Masalah kemampuan belajar anak dengan kaidah-kaidah umum penulisan item tes. Bentuk- berbagai inteligensi, dan hasil temuan penelitian. bentuk soal tes prestasi dan tes kepribadian, kemampuan ukur dan kaidah penulisannya. I10A.221 PSIKODIAGNOSTIK IX: Latihan menyusun dan menuliskan soal tes TES ORGANIS DAN ASESMEN KLINIS prestasi (materi diambil dari lingkungan (MKB) 2(1-1) psikologi). Latihan menyusun dan menuliskan Assessment fungsi neuropsikologis soal tes psikologi. Uji Coba Tes dan Hal-hal Yang (pendahuluan). Neurological assessment tests: Perlu Diperhatikan: aspek yang perlu Bourdon, Wiersma, Tes manual, Norma, Latihan diperhatikan dalam mereproduksi material tes (praktikum). Grassi Substitution test for sebagai bahan uji coba tes, memilih dan measuring organic Braim Disorder: manual, menyiapkan subyek-subyek uji coba tes, Norma, Latihan (praktikum). Bender Visual Motor administrasi tes yang perlu diperhatikan dalam Gestalt Test: manual, Norma, Latihan melakukan uji coba, menguji-cobakan instrumen (praktikum). Qualitative Neuropsychological Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 27
    • Assessment kesimpulan Integratif dari : mengenal tiga filsafat manusia modern. Filsafat observasi, MD dari WB/WISC, Fluktuasi grafik manusia menurut idealisme, bermacam-macam Pauli test, Rorschach Organis. Praktikum. aliran dalam idealisme, sejarah aliran idealisme. Seminar laporan Assessment Neuropsikologis. Filsafat manusia: manusia menurut materialisme, sejarah aliran dalam materialisme, bermacam- I10A.128 PSIKOLOGI INDUSTRI DAN macam aliran dalam materialisme. Filsafat ORGANISASI (MKB) 2(2-0) manusia : manusia menurut vitalisme, sejarah Pengertian, ruang lingkup, dan sejarah psikologi aliran vitalisme, bermacam-macam aliran dalam industri dan organisasi, Psikologi Industri dan vitalisme. Interaksi dan interdependensi Organisasi sebagai ilmu pengetahuan dasar dan idealisme materialisme-vitalisme, peranan ketiga terapan-profesional. Empat sub-bidang kajian: aliran dalam membangun aliran-aliran psikologi organisasi, psikologi personel, psikologi kontemporer. Peranan filsafat manusia dalam kerekayasaan (ergonomika), dan psikologi psikologi modern, aliran-aliran psikologi yang konsumen, serta hubungannya satu sama lain. dipengaruhi filsafat manusia modern. Filsafat Psikologi organisasi: beberapa pendekatan, Lacan: dasar-dasar filsafat, aliran-aliran filsafat antara lain, sistem terbuka' taraf kajian' yang mendahului filsafat Lacan, filsafat Lacan individual, kelompok, dan organisasi. Psikologi dan analisa eksistensialisme. Filsafat Ricoeur: personel: dasar-dasar & metode rekrutmen, dasar-dasar filsafat, aliran-aliran filsafat yang seleksi, penempatan, pelatihan dan mendahului filsafat Ricoeur, filsafat Ricoeur dan pengembangan, serta konseling sumber daya analisa eksistensialisme. Filsafat Levinas: dasar- manusia. Psikologi Kerekayasaan: dasar dan dasar filsafat, aliran-aliran filsafat yang asas serta konsep sistem manusia-kerja. mendahului filsafat Levinas, filsafat Levinas dan Psikologi Konsumen : konsep-konsep dasar analisa eksistensialisme. Filsafat Foncault. perilaku konsumen dan dampaknya terhadap Filsafat Derrida: Seminar-seminar. kegiatan produksi dan distribusi barang dan jasa. I10A.110 ANALISIS EKSISTENSIAL (MPB) 2(2-0) I10A.238 PSIKOLOGI ORGANISASI Pendahuluan: sejarah munculnya pendekatan DAN PERSONEL (MKB) 2(2-0) fenom-eksis dalam psikologi, pengertian dan Perbedaan dan hubungan antara psikologi konsep dasar tentang ada dan non ada, organisasi dan psikologi personel. Psikologi intensionalitas, dunia. Konsep dasar dan tema organisasi : faktor-faktor tampilan kerja pada (1) eksistensialisme-fenom: kebebasan, cinta & taraf individual, yaitu kemampuan, motivasi kerja, persaingan, kematian, relasi Aku-Kamu. sikap dan kepuasan kerja; (2) taraf kelompok Perbandingan pendekatan fenom-eksis dengan dan organisasi, yaitu komunikasi, pengambilan psikoanalisa dan behavioralisme dalam psikologi, keputusan, kepemimpinan manajerial, tim kerja, penerapan analisis fenom-eksis terhadap gejala dan manajemen konflik. Hakikat, perancangan, psikologis/contoh-contoh. Pemahaman budaya, dan pengembangan organisasi. pendekatan fenom-eksis dari Ludwig Psikologi personel: pengerahan, seleksi, Binswanger. Pemahaman pendekatan fenom- penempatan personel. Analisis jabatan, dan eksis psikologi dari Medard Boss. Pemahaman organisasi, serta pengukuran person dan pendekatan fenom-eksis psikologi Rollo May. tampilan kerja. Pelatihan, pengembangan, dan Pemahaman pendekatan fenom-eksis psikologi konseling sumber daya manusia. Victor Frankl. Pemahaman pendekatan fenom- eksis psikologi R.D. Laing. Pemahaman I10A.109 FILSAFAT MANUSIA (MKB) 2(2-0) pendekatan fenom-eksis psikologi Frederick Posisi filsafat manusia dalam sistem filsafat, Peris. Pemahaman pendekatan fenom-eksis pengertian filsafat manusia dan ilmu antropologi, psikologi J.H. Van den Berg. Pemahaman Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 28
    • pendekatan fenom-eksis psikologi Karl Jaspers. Menikah sampai dengan Pasangan Tua. Implikasi penerapan prinsip-prinsip fenom-eksis Psikologi Perkembangan Keluarga (pandangan psikologi dalam psikoterapi 1, 2. Evaluasi kritis sistemik). Siklus kehidupan keluarga yang terhadap pendekatan fenom-eksis psikologi. Fungsional: individu, sibling, perkawinan, orang tua, masa kakek-nenek. Siklus kehidupan I10A.222 KODE ETIK PSIKOLOGI (MPB) 1(1-0) keluarga yang Disfungsional: konflik pernikahan Pengertian dan ruang lingkup kode etik psikologi. dan perceraian, “abuse” dalam keluarga, fisik, Hubungan kode etik dengan peran, norma, dan seksual, psikologis dan substance abuse. nilai dalam suatu masyarakat. Pengertian dan Penerapan Model Perkembangan Sistem fungsi suatu profesi, serta ikatan profesi. Asas- Keluarga untuk Praktek Klinis. asas pokok kode etik psikologi dan turunannya. Proses pengambilan keputusan etis. Sejarah perkembangan psikologi di Indonesia, khususnya pendidikan psikologi. Tuntutan terhadap I10A.227 PSIKOLINGUISTIK penerapan psikologi di Indonesia. Sejarah, PERKEMBANGAN (MPK) 2(2-0) kedudukan dan peran organisasi profesi psikologi Ruang Lingkup Psikolinguistik, Sejarah di Indonesia. Anggaran Dasar Ikatan Sarjana Psikolinguistik. Mekanisme perolehan bahasa Psikologi Indonesia. Kode Etik Sarjana Psikologi pada anak-anak: pandangan Aliran Empirisme Indonesia. Perizinan praktek di Indonesia. Murni, aliran Rasionalisme Murni, aliran Strategi atau Model Proses. Perkembangan I10A.223 PSIKOLOGI KONSELING (MPB) 2(2-0) Konseptualisasi pada Anak. Perkembangan Memahami masalah psikologi pada manusia: Aspek Fonologi dari Bahasa pada Anak. Gangguan interaksi antar manusia, toleransi Perkembangan Aspek Semantik dari Bahasa stress, pemaknaan masalah pada manusia; Anak. Perkembangan Aspek Sintaksis dari pendekatan psikodinamika terhadap Bahasa pada Anak. Perkembangan Aspek permasalahan manusia, pendekatan Morfologi dari Bahasa pada Anak. Tahapan- sosiodinamika terhadap permasalahan manusia; tahapan Perkembangan Bahasa Anak. kode etik konseling; directive-non directive Perkembangan Keterampilan Berkomunikasi counseling; supportive therapy; Behavior secara Verbal pada Anak. Pengukuran therapy; Rational Emotive Therapy; Gestalt Kemampuan Bahasa pada Anak. Masalah- Therapy; Client Centered Therapy; An integrative masalah dalam keterampilan berbahasa: Perspective. kedwibahasaan, membaca dan menulis, patologi, pengajaran Bahasa Asing. Kapita I10A.126 PSIKOLOGI SOSIALTERAPAN (MBB) 2(0-2) Selekta: Trend dalam Riset Psikolinguistik Pengantar Psikologi Terapan, lingkup bidang Perkembangan, Isu Aktual dalam Psikolinguistik Psikologi Sosial Terapan, Fungsi teori dalam Perkembangan. Rangkuman Psikolinguistik penelitian. Terapan, latihan analisis kasus. Perkembangan. Dinamika Kelompok, latihan kasus Dinamika Kelompok, Pengantar Intervensi Sosial I10A.230 PATOLOGI SOSIAL (MBB) 2(2-0) Batasan, gejala Patologi Sosial. Beberapa I10A.226 PERKEMBANGAN KEHIDUPAN KELUARGA konsepsi patologi sosial, konsepsi biologis, (MBB) 2(2-0) konsepsi analisis, konsepsi anomi, konsepsi Konsep Tugas Perkembangan Individu dan reaksi sosial. Perubahan sosial, Tipe perubahan Tugas Perkembangan Keluarga. Ciri sosial: individu, kelompok dan masyarakat, perkembangan Keluarga mulai Tahap konsekuensi/akibat perubahan sosial, Problem Perkembangan Keluarga Pasangan Baru sosial. Diskusi hasil laporan individu/kelompok, Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 29
    • mengenai gejala Patologi sosial. Menejemen Pengertian ruang lingkup dan obyek kriminologi. pada perubahan sosial melalui pendekatan Asal-usul dan perkembangan studi tentang organisasi dengan tiga model A : Loyality kejahatan. Kejahatan dan pelaku kejahatan. Development. Model B : Sosial Planing. Riviev. Diskusi: agar mahasiswa mampu merencanakan Ke lapangan untuk studi kasus : materi kuliah dan mengevaluasi materi kuliah Kriminalitas, prostitusi dan narkotika, perubahan untuk menghadapi mid-test. Prospektif baru dan laporan individu. paradigma tentang kejahatan dan kriminologi. Pendekatan teori Motivasional dan teori Labelling I10A.231 PSIKOLOGI KOMUNITAS (MBB) 2(2-0) tentang kejahatan dalam kriminologi. Sikap dan Sejarah, konsep-konsep dasar dan prespektif, perlakuan terhadap pelanggar hukum. Studi nilai-nilai yang melandasi psikologi komunitas kejahatan dan proses pembangunan. Pengenalan “Intervensi Sosial” Merancang Rangkuman perkuliahan. program intervensi (teori) membaca permasalahan dan merancang penelitian untuk tujuan need assessment. Merancang penelitian evaluasi program intervensi (teori). Diskusi. I10A.224 PENGEMBANGAN KURIKULUM (MKB) 2(2-0) Diskusi artikel/kasus tentang program intervensi Pengantar: pengertian kurikulum, ruang lingkup yang pernah dilakukan. Tinjauan ulang kurikulum, sspek-aspek kurikulum. Filsafat keseluruhan perkuliahan. pendidikan. Proses kurikulum: prinsip-prinsip dasar proses kurikulum, aims, goals, objectives. I10A.232 PSIKOLOGI LINGKUNGAN (MBB) 2(2-0) Kriteria penyusunan aims dan goals: Pengantar Psikologi Lingkungan. Konsep-konsep penyusunan objectives, kategori dan hasil dasar psikologi lingkungan. Teori-teori dalam perilaku yang akan dicapai (dikatikan dengan psikologi lingkungan. Pengaruh lingkungan pada taksonomi tujuan pendidikan). Pemilihan tingkah laku. Perencanaan lingkungan. Metode pengalaman belajar yang akan diberikan: prinsip- dalam psikologi lingkungan. Peninjauan ke prinsip belajar, faktor-faktor yang harus lapangan. Pembuatan laporan hasil kunjungan diperhatikan dalam menetapkan pengalaman lapangan. belajar yang akan diberikan. Validity comprehensiveness, variasi, keselarasan, pola I10A.233 PERILAKU ORGANISASIONAL (MPB) 2(2-0) sesuai kehidupan. Penentuan isi: masalah- Pengantar tentang perilaku organisasional. masalah yang timbul dalam penentuan isi, Perkembangan historis tentang bidang kajian pemilihan dalam penentuan isi. Kriteria perilaku organisasional. Model-model untuk penentuan isi, contoh penentuan isi sesuai menjelaskan dan prediksi tingkah laku. Individu program yang disusun. Organisasi dan integrasi dalam organisasi. Stress psikologis dalam pengalaman belajar dan isi, pengertian ends dan organisasi. Kepuasan kerja. Manajemen dan means. Latihan: menyusun program (dikaitkan proses belajar. Proses sosial dalam organisasi. dengan subyek, kegiatan, dan inti kurikulum). Kekuasaan. Manajemen konflik di dalam dan di Evaluasi kurikulum: proses evaluasi, persyaratan antara kelompok. Kinerja individual dan evaluasi. Model-model kurikulum: Mac Donald, organisasional. Pengambilan keputusan dalam Johnsons, Eklektik. Reviu dan/atau topik khusus. kelompok. Budaya perusahaan. "Selected Hal-hal baru dalam pengembangan kurikulum. topics". I10A.239 KONSEP TEKNOLOGI (MKB) 2(2-0) I10A.224 KRIMINOLOGI (MBB) Pengantar: percepatan perkembangan teknologi, 2(2-0) percepatan penguasaan alam manusia, percepatan kemampuan membunuh dan Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 30
    • merusak, percepatan perkembangan dan interpersonal supports. Pengenalan program kebudayaan, apa yang dimaksud dengan pengembangan wirausaha. Metode pengukuran kemajuan? Suatu hal tak terelakkan? Ataukah tiga motif sosial. Konsep dan metode pendidikan dapat dielakkan? Pengambilan keputusan, & pelatihan orang dewasa. Perancangan unsur-unsur pengambilan keputusan: kriteria, program pengembangan wirausaha dalam model, pembatas, dan optimasi. Beberapa konteks budaya Indonesia. contoh cara pengambilan keputusan: algoritma, kriteria, optimasi dengan sedikit alternatif. I10A.241 PSIKOLOGI KONSUMEN (MKK) 2(2-0) Programa dinamis, persoalan yang tidak Ruang lingkup Psikologi Konsumen : kaitannya mempunyai pemecahan. Optimasi. Model: dengan Psikologi Industri & Organisasi, pengertian, grafik yang menggambarkan suatu kaitannya dengan psikologi pada umumnya dan model, Suatu model deskriptif aliran lalu-lintas, ilmu-ilmu lain, pengertian dasar perilaku model pengaturan sumber, model populasi manusia. Teori dasar perilaku konsumen & penduduk, pertumbuhan eksponemial, penjelasan aspek-aspek dalam teori dasar. penggunaan model. Sistem: pengantar, Beberapa teori/konsep tentang variabel yang pengertian masukan-transformasi-keluaran, mempengaruhi perilaku konsumen. Teori bagian-bagian sistem, harga input, model tentang variabel/faktor budaya & sosial yang populasi suatu kota. Sistem kebisingan mempengaruhi perilaku konsumen. Teori lingkungan: mengukur sistem. Pola Perubahan: tentang variabel/faktor personal dan psikologi pengantar, komunikasi dengan bahasa, suara. yang mempengaruhi perilaku konsumen. Faktor- Spektogram: hubungan sinyal dengan sinusoida, faktor yang mempengaruhi proses pengambilan navigasi kelelawar. Komunikasi antarmanusia. keputusan membeli. Beberapa model perilaku konsumen (4 macam model). Presentasi I10A.240 PSIKOLOGI KEREKAYASAAN kelompok mengenai pendalaman model perilaku (ERGONOMIKA) (MKK) 2(2-0) konsumen (2 model). Karakteristik produk. Pengertian, ruang lingkup, sejarah psikologi Berbagai jenis dan Metode promosi barang & kerekayasaan dan kaitannya dengan beberapa jasa. Aspek-aspek dalam periklanan. Metode disiplin ilmu. Faktor-faktor yang dibawa manusia penelitian di bidang psikologi konsumen. ke dalam sistem manusia-kerja (lingkungan dan Presentasi tugas usulan penelitian di bidang teknologi). Faktor masukan dan keluaran dalam psikologi konsumen. Presentasi tugas usulan sistem produksi, dan peran manusia di dalam penelitian di bidang psikologi konsumen. sistem tersebut. Beberapa prinsip perancangan unsur masukan (displays) dan keluaran (controls) dalam hubungannya dengan fungsi senso-motorik manusia. Metode penelitian psikologi di bidang ergonomika. I10A.242 PSIKOLOGI KEWIRAUSAHAAN (MKK) 2(2-0) Pengertian, ruang lingkup, dan sejarah kajian psikologi kewirausahaan. Peran wirausaha (entrepreneur) dalam pengembangan ekonomi suatu negara. Sumbangan psikologi dalam pengembangan wirausaha. Kewirausahaan dalam konteks budaya. Kerangka konseptual program pengembangan wirausaha: achievement syndrome, self-study, goal-setting, Pedoman Pendidikan Fakultas Psikologi 31