Your SlideShare is downloading. ×
I pendahuluan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

I pendahuluan

247

Published on

statistika

statistika

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
247
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PENDAHULUAN -Disadari atau tidak, kita sering menggunakan statistik dalam kehidupan sehari-hari. Misal: sehari-hari saya paling kurang mengeluarkan Rp.10.000,- untuk keperluan hidup di pondokan. - Dalam iptek: statistik tidak saja selalu digunakan tetapi seringkali harus dimanfaatkan. Misal: - ketika suatu teknik baru ditemukan, pertanyaan selanjutnya apakah teknik tersebut lebih baik atau tidak lebih baik dari teknik yg selama ini digunakan. -Untuk mengetahui apakah faktor Y sangat dipengaruhi oleh faktor X “PENELITIAN MEMBUAT KITA BISA MELIHAT HAL YG SUDAH DILIHAT ORANG LAIN, SEKALIGUS MEMBUAT KITA MEMIKIRKAN APA YG SESUNGGUHNYA TDK DIPIKIRKAN OLEH ORANG LAIN” (ALBERT SZENT GYORGYI)
  • 2. APA ITU STATISTIK???? Statistik dipakai untuk menyatakan kumpulan data, bilangan maupun non-bilangan yg disusun dalam bentuk tabel dan atau grafik yg melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan APA ITU STATISTIKA ?????? Pengetahuan yg berhubungan dgn cara-cara pengumpulan data, pengolahan atau penganalisisannya dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisisan yg dilakukan.
  • 3. Data statistik Data bisa berbentuk: -Data Kategori, seperti rusak, baik, puas, berhasil, dll. -Data berbentuk bilangan: 5 g, 120 ekor, 30 cm/det. Data statistik dpt digolongkan menjadi : 1. Data kuantitatif data berbentuk bilangan yang harganya berubah-ubah atau bersifat variabel a.Data Diskrit: merupakan hasil menghitung atau membilang (bilangan bulat) b. Data Kontinu: merupakan hasil pengukuran (bisa merupakan bilangan desimal) Contoh: kelimpahan sp A : 23 ekor/m2 Contoh: tinggi tumbuhan magrove Rhizopora sp: 3,15 m
  • 4. 2. Data Kualitatif Data yg dikategorikan menurut lukisan kualitas obyek yg dipelajari  data atribut (gagal, berhasil dsb) Data yg tdk menunjukkan perbedaan tingkatan, misalnya: jantan dan betina  data binomial Data yang menunjukkan adanya tingkatan (order), misalnya: pendek, sedang dan tinggi data ordinal
  • 5. Menurut sumbernya data dibedakan atas: Data intern: data yang dikumpulkan dicatat sendiri oleh seseorang/ peneliti/ lembaga: misalnya suatu perusahaan mencatat semua aktivitasnya, seperti jumlah produk, hasil penjualan, gaji buruh bulanan, dll Data Ekstern: dalam berbagai situasi seringkali kita membutuhkan perbandingan dan data yg dibutuhkan diambil dari sumber lain di luar dari yang dicatat/diukur sendiri - Data ekstern primer (data primer)  jika data tersebut diperoleh dari seseorang atau lembaga yg mencatat atau megukur sendiri. -Data ekstern sekunder (data sekunder)  data yg diperoleh seseorang atau lembaga yg tdk melakukan pengukuran secara langsung (mengutip data dari sumber lain
  • 6. Data yang baru dikumpulkan dan belum pernah dilakukan pengolahan dlm bentuk apapun data mentah Catatan: bagaimanapun dan dari mana pun data diperoleh, dapatkanlah data yang sahih dan kebenarannya dapat diandalkan
  • 7. MACAM-MACAM STATISTIKA Statistika Deskriptif: Metode-metode yg berkaitan dgn pengumpulan dan penyajian suatu gugus data shg memberikan informasi yg berguna/memiliki arti Statistika Inferensia: Semua metode yg berhubungan dgn analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data induknya generalisasi Generalisasi dr statistika inferensia selalu memiliki sifat tak pasti (berdasarkan informasi parsial yg diperoleh dr sebagian data)  ketidkpastian tersebut dihitung dgn teori peluang
  • 8. POPULASI DAN SAMPEL POPULASI: Keseluruhan pengamatan yg menjadi perhatian kita SAMPEL : Suatu himpunan bagian dari populasi populasi sampel
  • 9. Pengujian Hipotesis populasi contoh Teori sampling/teknik penarikan contoh dianalisis interpretasi kesimpulan Penentuan teknik analisis Penyajian Hasil penelitian & analisis data generalisasi
  • 10. ESTIMASI -ESTIMASI TUNGGAL -ESTIMASI BERJARAK 2 5 7 4 33 POPULASI RATAAN = 4 n SD SE = RATAAN= Χ ± t(α ;n-1) SE = 4 ±1.87 = 2.12 – 5.87 SD = Σ( Xi - X)2 n -1
  • 11. PEMBULATAN BILANGAN Untuk keperluan perhitungan, analisis data atau laporan sering dibutuhkan data kuantitatif dlm bentuk yg lebih sederhana. Aturan penyederhanaan: Aturan 1: jika angka terkiri dr yg harus dihilangkan 4 atau kurang, maka angka terkanan dr yg mendahuluinya tidak berubah Misal: Rp. 59.376.402,96 dibulatkan hingga jutaan rupiah : Rp 59 juta  angka terkanan yg mendahului 3, ialah 9, harus tetap.
  • 12. Aturan 2: jika angka terkiri dr yg harus dihilangkan lebih dr 5 atau 5 diikuti oleh angka bukan 0, maka angka terkanan dr yg mendahuluinya bertambah dengan 1. Contoh: 6.948 kg, dibulatkan hingga ribuan akan menjadi 7.000 kg Rp.176,51 dibulatkan hingga satuan rupiah : Rp 177. Angka-angka yg harus dihilangkan yaitu 51 dgn angka terkiri 5 yg diikuti angka 1 (bukan 0)  angka 6 yg mendahului 5 harus ditambah dengan 1 (67)
  • 13. Aturan 3: jika angka terkiri dari yg harus dihilangkan hanya angka 5 atau 5 yg diikuti oleh angka-angka 0 belaka, maka angka terkanan dr yg mendahuluinya tetap jika ia genap, tambah satu jika ia ganjil Aturan genap terdekat  untuk membuat keseimbangan antara pembulatan ke atas dan pembulatan ke bawah Contoh: 4.5 5 4 1.50 2 2 6.50 7 6 20,000 22 20 Jumlah sebenarnya Tanpa aturan ke-3 Aturan ke-3 + 7.50 8 8 4.5 5 4 1.50 2 2 6.50 7 6 20,000 22 20
  • 14. NOTASI PENJUMLAHAN -penjumlahan dinyatakan dgn huruf Yunani: Σ (sigma kapital) Contoh: pertambahana 4 ekor bobot tubuh sp X (gr) yang dipelihara selama 3 bulan dan diberi pakan Q sebesar 10% dr bobot tubuh. X1: 15 gr, X2: 10; X3:18; dan X4: 6 Kita dapat menuliskan perubahan jumlah bobot 4 ekor sp X tersebut: i n i x∑=1 ∑= = 4 1i ix Penjumlahan Xi dari 1 sampai 4: bilangan 1 disebut batas bawah penjumlahan dan bilangan 4 disebut batas atas penjumlahan 4321 4 1 xxxxx i i +++=∑= =15+10+18+6 = 49
  • 15. 2 3 2 2 2 1 3 1 2 xxxx i i ++=∑= 55443322 5 2 yxyxyxyxyx j jj +++=∑= Untuk subskrip dapat digunakan huruf sembarang, namun statistikawan lebih menyukai penggunaan huruf i, j dan k ∑∑ == = n j j n i i xx 11 Jika kita ingin menjumlahkan semua xi yang ada, kedua batas penjumlahan yg ada dihilangkan. Kita cukup menuliskan ∑ ix Jika dalam percobaan sebelumnya yang dihitung bobotnya hanya 4 ekor sp X, maka 4321 xxxxxi +++=∑ Bahkan ada yg menggunakan simbol ∑x
  • 16. 3 dalil yang memberi aturan dasar yg berhubungan dengan notasi penjumlahan Dalil 1: penjumlahan jumlah dua atau lebih peubah, sama dengan jumlah masing-masing penjumlahannya. ∑∑∑∑ ==== ++=++ n i i n i i n i iii n i i zyxzyx 1111 )( =++∑= )( 1 ii n i i zyx )(.......)()( 22211 nnni zyxzyxzyx +++++++++ )..(.......)...()....( 212121 nnn zzzyyyxxx ++++++++++++= ∑∑∑ === ++= n i i n i i n i i zyx 111
  • 17. Dalil 2: jika c adalah suatu konstanta, maka: ∑∑ == = n i i n i i xccx 11 =∑= n i icx 1 ncxcxcx +++ ....21 )....( 21 nxxxc +++= ∑= = n i ixc 1 Dalil 3: jika c suatu konstanta, maka: ncc n i =∑=1 Jika dalam dalil 2, semua xi = 1, maka: nccccc n i =+++=∑= ........ 1 n suku
  • 18. Tugas: ∑= − 3 1 2 )( i ix1. Sederhanakan persamaan di bawah ini: 2. Uraikanlah: ∑= 10 6 2 i w ∑= + 4 2 )( h h hx ∑= − 5 1 )2(3 j jv 3. Jika x1=4, x2= -3, x3=6 dan x4= -1, hitunglah: ∑= − 4 1 2 )3( i ixx ∑= + 4 2 2 )1( i ix ∑= + 3 2 /)2( i ii xx 4. Jika x1= -2, x2=3, x3=1, y1=4, y2=0, dan y3= -5, hitunglah: ∑ 2 ii yx ∑= −+ 3 2 )32( i i yx ∑ ∑ ))(( 2 yx

×