Your SlideShare is downloading. ×
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Tugas pengayaan (1)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Tugas pengayaan (1)

801

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
801
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Nama : Suko Abdi Nagoro NPT : 13.11.2392 KELAS : Meteorologi - 3BDosen : Amsari Mudzakir Setiawan
  • 2. Komposisi Atmosfer BumiAtmosferLapisan-lapisan atmosfer Bumi.Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasukbumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di Bumi,atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampaidengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi. Atmosfer tersusun atasbeberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisantersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsungbertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkanmasalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dantenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitifyang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperolehpemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomenayang terjadi di dalamnya.Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%),dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumidengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangisuhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11km dari permukaan planet.Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambatlaun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosferdan angkasa luar.TroposferLapisan ini berada pada level yang terendah, campuran gasnya paling idealuntuk menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindungdari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain.Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yangpaling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). Dalam lapisanini, hampir semua jenis cuaca, perubahan suhu yang mendadak, angin,
  • 3. tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung. Suhuudara pada permukaan air laut sekitar 27 derajat Celsius, dan semakin naikke atas, suhu semakin turun. Setiap kenaikan 100m suhu berkurang 0,61derajat Celsius (sesuai dengan Teori Braak). Pada lapisan ini terjadiperistiwa cuaca seperti hujan, angin, musim salju, kemarau, dansebagainya.Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat daritroposfer, karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari mataharidan menyalurkan panasnya ke udara. Biasanya, jika ketinggian bertambah,suhu udara akan berkurang secara tunak (steady), dari sekitar 17℃ sampai-52℃. Pada permukaan bumi yang tertentu, seperti daerah pegunungandan dataran tinggi dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhutersebut.Di antara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisanTropopause, yang membatasi lapisan troposfer dengan stratosfer.StratosferPerubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dariketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawahrelatif stabil dan sangat dingin yaitu atau sekitar . Padalapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yangtertentu. Lapisan ini juga merupakan tempat terbangnya pesawat. Awantinggi jenis cirrus kadang-kadang terjadi di lapisan paling bawah, namuntidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini.Dari bagian tengah stratosfer keatas, pola suhunya berubah menjadisemakin bertambah seiring kenaikan ketinggian. Hal ini dikarenakanbertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon. Lapisan ozon inimenyerap radiasi sinar ultra violet. Suhu pada lapisan ini bisa mencapaisekitar pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopausememisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.MesosferAdalah lapisan udara ketiga, di mana suhu atmosfer akan berkurangdengan pertambahan ketinggian hingga lapisan keempat, termosfer. Udarayang di sini akan mengakibatkan pergeseran berlakudengan objek yangdatng dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi. Kebanyakan
  • 4. meteor yang sampai ke bumi terbakar lapisan ini. Kurang lebih 25 mil atau40km di atas permukaan bumi, saat suhunya berkurang dari 290 K hingga200 K, terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Pada lapisan ini,suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, hingga menjadi sekitar (dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km diatas permukaan bumi). Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awannoctilucent, yang terbentuk dari kristal es. Antara lapisan Mesosfer danlapisan Atmosfer terdapat lapisan perantara yaitu Mesopause.TermosferTransisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km.Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggipada lapisan ini yaitu sekitar . Perubahan ini terjadi karena serapanradiasi sinar ultra violet. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehinggamembentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer,yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit,lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio.IonosferLapisan ionosfer yang terbentuk akibat reaksi kimia ini juga merupakanlapisan pelindung bumi dari batu meteor yang berasal dari luar angkasakarena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada lapisan ionosfer ini, batu meteorterbakar dan terurai. Jika ukurannya sangat besar dan tidak habis terbakardi lapisan udara ionosfer ini, maka akan jatuh sampai ke permukaan bumiyang disebut Meteorit.Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahayaselatan terjadi pada lapisan ini.Pengertian Lapisan Termosfer sebagai Lapisan AtmosferLapisan Termosfer Berada di atas mesopouse dengan ketinggian sekitar 75km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. Pada lapisan ini, gas-gas akanterionisasi, oleh karenanya lapisan ini sering juga disebut lapisan ionosfer.Molekul oksigen akan terpecah menjadi oksegen atomik di sini. Prosespemecahan molekul oksigen dan gas-gas atmosfer lainnya akanmenghasilkan panas, yang akan menyebabkan meningkatnya suhu padalapisan ini. Suhu pada lapisan ini akan meningkat dengan meningkatnyaketinggian. Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi, yaitu :
  • 5. 1. Lapisan ozon Terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km dpl.Lapisan ini tempat terjadinya proses ionisasi tertinggi. Lapisan inidinamakan juga lapisan ozon. mempunyai sifat memantulkan gelombangradio. Suhu udara di sini berkisar – 70° C sampai +50° C .2. Lapisan udara F Terletak antara 150 – 400 km. Lapisan ini dinamakanjuga lapisan udara appleton.3. Lapisan udara atom Pada lapisan ini, materi-materi berada dalam bentukatom. Letaknya lapisan ini antara 400 – 800 km. Lapisan ini menerimapanas langsung dari matahari, dan diduga suhunya mencapai 1200° C .EksosferEksosfer adalah lapsan bumi yang terletak paling luar. Pada lapisan initerdapat refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debumeteoritik. Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga dikenal sebagaicahaya Zodiakal.Komposisi Atmosfer Bumi tersusun oleh beberapa gas sebagai berikut :- Nitrogen ( N2 ) = 78,08 %- Oksigen ( O2 ) = 20,95 %- Argon ( Ar ) = 0,93 %- Karbondioksida ( CO2 ) = 0,037 %- Neon ( Ne ) = 0,0018 %- Helium ( He ) = 0,0005 %- Ozon ( O3 ) = 0,000004 %- Hidrogen (H) = 0,00006 %- Klorofluorokarbon ( CFC ) = 0,00000002 %- Xenon ( Xe ) = 0,000009 %- Metana ( CH4 ) = 0,00017
  • 6. Mixing RatioMixing ratio menyatakan banyaknya uap air yg terkandung dalam jumlahspesifik dari udaraKonsentrasi didefinisikan sebagai jumlah molekul X per satuan volumeudaraHubungan antara Mixing Ratio dan Konsentrasi
  • 7. Densitas GasMassa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda.Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massasetiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan totalmassa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massajenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendahdaripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah(misalnya air).Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg·m-3)Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki massajenis yang berbeda. Dan satu zat berapapun massanya berapapunvolumenya akan memiliki massa jenis yang sama.Rumus untuk menentukan massa jenis adalah ρ adalah massa jenis, m adalah massa, V adalah volume.Satuan massa jenis dalam CGS [centi-gram-sekon] adalah: gram persentimeter kubik (g/cm3).1 g/cm3=1000 kg/m3Massa jenis air murni adalah 1 g/cm3 atau sama dengan 1000 kg/m3Selain karena angkanya yang mudah diingat dan mudah dipakai untukmenghitung, maka massa jenis air dipakai perbandingan untuk rumus ke-2menghitung massa jenis, atau yang dinamakan Massa Jenis RelatifRumus massa jenis relatif = Massa bahan / Massa air yang volumenyasama
  • 8. Tekanan atmosferik dan densitas udara menurun terhadap ketinggiansecara eksponensial Tekanan Parsial Hukum Dalton tentang Tekanan Parsial  Semua yg melibatkan campuran gas, tekanan total gas berhubungan dengan tekanan parsial.  Tekanan pasrsial: tekanan masing-masing komponen gas di dalam campuran.  Hukum Dalton Tekanan Parsial: “Tekanan total suatu campuran gas merupakan jumlah dari tekanan masing- masing gas itu sendiri”
  • 9. Hukum Dalton (1803)  P total = P1 + P2 + P3 + dst  P = Pressure = tekanan gas  Berlaku pada Volume (V) dan suhu (T) konstan Kejenuhan•Pada batas permukaan air >> partikel bergerak >> dengan arah dankecepatan tepat >> menembus batas >> berubah fase menjadi uap >>penguapan•Uap >> cair >> kondensasi (pengembunan)•Jenuh >> jumlah molekul menguap = jumlah molekul kondensasi(mengembun)•Dengan kondisi sama >> air lebih hangat >> penguapan lebih cepat
  • 10. Perhatikan sebuah bejana hipotetik berisi air murni dg permukaan datar danvolume di atasnya yg mula-mula tdk berisi uap air (a). Ketika penguapan mulai,uap air mulai terakumulasi di atas permukaan cairan. Dg kenaikan kandungan uapair, laju kondensasi nampaknya naik (b). Akhirnya, jumlah uap air di ataspermukaan cukup utk laju kondensasi dan penguapan menjadi sama. Keadaankesetimbangan yg dihasilkan dinamakan kejenuhan (c).
  • 11. Kelembaban mutlak adalah densitas uap air, dinyatakan sbg jumlah gram uap air yg terdapat dalam satu meter kubik udara= (g/m3)Mixing ratio adalah ukuran massa uap air relatifthd massa dari gas-gas lain di atmosfer. (g/kg)
  • 12. Mixing ratio maksimum yg mungkin bisa terjadi dinamakan mixing ratio jenuh. (g/kg)Kelembaban spesifik jenuh adalah kelembaban spesifik maksimum yg dapat terjadi dan analog dg tekanan uap jenuh.Kelembaban spesifik menyatakan massa uapair yang ada dalam massa udara tertentu [g/kg]
  • 13. Kelembaban merujuk pd jumlah uap air di udara. Tekanan uap jenuh adalahpernyataan uap air maksimum yg dapat terjadi dan hanya tergantung pada suhu. Udara dapt menjadi jenuh oleh salah satu dari tiga proses umum: 1. Menambahkan uap air ke udara 2. Mencampur udara dingin dg udara hangat, udara lembab 3. Menurunkan suhu ke titik embun• Titik embun (Td) adalah Suhu massa udara tertentu yg perlu dicapai agar menjadi jenuh (tidak ada lagi uap dapat ditambahkan tanpa kondensasi mulai).• Atmosfer dapat menahan lebih banyak air bila panas dari pada bila dingin.  Titik embun adalah suhu yg udara harus didinginkan supaya menjadi jenuh dan merupakan pernyataan kandungan uap air.  Jika suhu melampaui titik embun (yaitu, jika Suhu > Suhu titik embun) berarti udara adalah tidak jenuh.  Bila suhu diturunkan sehingga kelembaban spesifik jenuh sama seperti kelembaban spesifik aktual, maka suhu udara dan titik embun adalah sama.  Pendinginan lebih lanjut mengarah pada penurunan yg sama dalam suhu udara dan titik embun sehingga mereka tetap sama.  Bila suhu dimana keadaan jenuh akan terjadi di bawah 0 °C, kita gunakan istilah titik frost.Kelembaban relatif, RH, berhubungan dg jumlah uap air AKTUAL di udara danjumlah maksimum yg mungkin pd suhu yg sedang berlangsung.Lebih banyak uap air dapat terjadi dalam udara hangat dari pada dalam udaradingin, maka kelembaban relatif tergantung pada kandungan kelembaban aktualdan suhu udara. Jika suhu udara naik, lebih banyak uap air dapat terjadi, dan rasiojumlah uap air di udara relatif terhadap keadaan jenuh, menurun.
  • 14. Keadaan jenuh untuk udara dingin Keadaan jenuh untuk udara hangat

×