Your SlideShare is downloading. ×
Model pembelajaran
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Model pembelajaran

4,628
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,628
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
44
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Model pembelajaran KUASAI
  • 2. kerangka pikiran untuk sukses uraikan faktanya apa maknanya sentakkan ingatan ajukan yang anda ketahui introspeksi
  • 3. Kerangka pikiran untuk sukses Seseorang harus berada dalam kerangka pikiran yang kaya. Kerangka pikiran itu harus santai dan termotivasi. Jika stress, atau tidak percaya pada kemampuan sendiri atau tidak melihat tujuan dari hal yang sedang dipelajari maka tidak akan bisa belajar dengan baik. Kerangka pikiran untuk sukses dalam perasaan tentang belajar sangatlah penting. Jika merasa senang dengan kemampuan belajarnya, pada bagian pertama ini berisi berbagai ide yang akan menguatkan dan mengembangkan kepercayaan diri itu. Dalam memotivasi pikiran maka seseorang harus berada dalam keadaan pikiran yang "kaya akal", itu berarti harus dalam keadaan relaks, percaya diri dan termotivasi. Jika mengalami stress atau kurang percaya diri atau tidak dapat melihat manfaat dari sesuatu yang dipelajari, maka ia tidak akan bisa belajar dengan baik. Memiliki sikap yang benar terhadap belajar tentang sesuatu adalah prasyarat mutlak. Seseorang harus mempunyai keinginan untuk memperoleh keterampilan atau pengetahuan baru, harus percaya bahwa dirinya betul-betul mampu belajar dan bahwa informasi yang didapatkan akan mempunyai dampak yang bermakna bagi kehidupannya. Jika belajar hanya dianggap sebagai tugas belaka, maka besar kemungkinannya akan mengalami kegagalan. Maka dari itu, sebagai langkah penting pertama untuk memulai proses belajar, harus dapat menemukan AGB (apa gunanya bagiku?) Menanyai diri sendiri, memperdebatkan informasi yang ada, menanyai diri sendiri dengan pertanyaan seperti "Apakah ini benar ? Apakah ini dapat dimengerti?" adalah hal yang esensial dari proses belajar, karena pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menjaga fokus perhatian.
  • 4. MOTIVASI 1. Perasaan dan keyakinan diri 2. Seperti apa rasanya sukses 3. Peneguhan positif 4. Fokus yang tenang dengan memperhatikan antara lain: (a) Perhatikan suara batin, (b) Ubahlah posisi, (c) Memaksimalkan oksigen di tubuh, (d) Ganti pikiran negatif dengan peneguhan, (e) Tetapkan dan tuliskan tujuan
  • 5. Uraikan faktanya Seseorang harus melibatkan fakta untuk disesuaikan dengan gaya belajar yang disukai. Kebutuhan seseorang untuk melihat, mendengar, atau terlibat langsung secara fisik dalam hal yang sedang dipelajari. Saat mempelajari hal baru, perlu memerlukan sesuatu untuk membuat informasi tersebut lebih dekat dalam ingatan. Apa yang akan dilakukan bergantung pada gaya pembelajaran visual, audiotri atau fisik (kinestetik) atau kombinasi ketiganya yang cocok buat masing-masing orang.
  • 6. Strategi memperoleh informasi 1. Gagasan Inti 2. Membuat sketsa dari hal yang sudah diketahui 3. Pecahkan menjadi langkah-langkah kecil 4. Tetap berminat ajukan pertanyaan 5. Belajar Multi Indrawi
  • 7. Apa maknanya Seseorang perlu menjelajahi hal yang sedang dipelajari. Mengetahui sesuatu dan benar-benar memahami itu berbeda. Saat menjelajahi suatu topik sepenuhnya, maka akan mengubah pengetahuan yang dangkal menjadi pemahaman mendalam. Cara mencapai itu bergantung pada cara unik seseorang dalam menggunakan kecerdasan. Tujuan pembelajaran bukan hanya mengalihkan pengetahuan kepada para siswa, tetapi agar mereka bisa membuat makna bagi diri mereka sendiri, untuk memahami benar-benar subjek tersebut. Mengubah fakta ke dalam makna adalah arena dimana unsur pokok dalam proses belajar. Mengubah fakta menjadi makna adalah arena dimana kedelapan kecerdasan berperan aktif. Setiap jenis kecerdasan adalah sumber daya yang bisa diterapkan ketika mengeksplorasi dan menginterpretasi fakta-fakta dari materi pelajaran.
  • 8. Sentakkan ingatan Seseorang perlu menghafalkan unsur-unsur (kata) kunci dalam ingatan agar sisa pelajaran dapat membanjiri masuk kembali. Sudah jelas bahwa takkan ada pembelajaran tanpa ingatan. Ingatan menjadi bersifat menetap atau sementara, sangat bergantung pada bagaimana kekuatan informasi "didaftarkan" untuk pertama kalinya pada otak. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk belajar dengan cara melibatkan indra pendengaran, penglihatan, berbicara dan bekerja, serta yang melibatkan emosi-emosi positif. Semua faktor tersebut membuat ingatan menjadi kuat
  • 9. Bagaimana mengingat informasi 1. Ambil keputusan untuk mengingat 2. Ambil jeda secara teratur 3. Buat daur ulang. Pengulangan adalah tahap penting dalam menciptakan ingatan jangka panjang
  • 10. Ajukan sesuatu yang anda ketahui Seseorang tidak dapat benar-benar yakin telahmemahami yang telah dipelajari sampai ia mengujinya. Seseorang perlu menunjukkan bahwa dirinya tahu. Yang dimaksud menunjukkan disini adalah berusaha membagikan ilmu kepada orang lain. Saat membagikan ilmu kepada orang lain justru akan memperoleh ilmu yang lebih. Untuk mengetahui bahwa seseorang telah paham dengan apa yang dipelajarinya.
  • 11. Introspeksi Seseorang perlu merenungkan sebaik apa pembelajaran yang telah dikerjakan. Tujuannya adalah meningkatkan sesuatu yang tidak hanya diketahui, tetapi cara ia belajar yang baik. Dengan demikian, seseorang akan menjadi pembelajar yang semakin lama semakin baik dan dapat belajar lebih baik setiap saat.
  • 12. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran 1) Belajar bagaimana belajar (Learning how to learn) dan belajar bagaimana berpikir (learning how to think). Prioritas utama bagi sebuah lembaga pendidikan pada masa sekarang ini seorang guru dituntut dengan kompetensi pedagogik adalah mengajarkan kepada anak didik bagaimana cara belajar dan bagaimana cara berpikir. Belajar bagaimana belajar menjadi begitu penting, karena ketika seseorang mempelajari cara belajar, maka orang tersebut tidak hanya bisa menghadapi teknologi baru dan perubahan, akan tetapi juga dapat menyambut baik kedatangannya. Selain itu, belajar bagaimana berpikir secara logis dan kreatif adalah satu hal yang sangat penting jika ingin dapat memecahkan masalah sosial dan personal secara efektif.
  • 13. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran 2) Belajar harus menyenangkan dan membangun rasa percaya diri. Menjadikan proses belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan adalah penting, karena belajar yang menyenangkan merupakan kunci utama bagi individu untuk memaksimalkan hasil yang akan diperoleh dalam proses belajar. Maka Colin Rose mengangkat hal ini dalam satu filosofi model “kuasai”. Syarat bagi pembelajaran yang efektif adalah dengan menghadirkan lingkungan "Seperti masa kanak- kanak, yang mendukung dan menggembirakan (bermain)
  • 14. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran 3. Pengetahuan harus menggunakan pendekatan multi-sensori dan multi-model dengan menggunakan berbagai bentuk kecerdasan. Dalam proses belajar mengajar di kelas, peneliti berhadapan dengan siswa yang berbeda-beda jenis kecerdasannya. Ada sebagian siswa yang membutuhkan penggambaran visual dan fisik dari konsep-konsep yang diajarkan, sebagian lainnya memerlukan gagasan-gagasan yang diungkapkan secara verbal.
  • 15. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran 4) Orang tua dan masyarakat umumnya harus terlibat sepenuhnya dalam pendidikan Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah hanyalah membantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga, sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak dalam keluarga, maka memerlukan kerjasama yang baik antara keluarga dan sekolah (pendidik). Menurut Nasih Ulwan (Wardhani,2009:87) harus ada kerjasama antara rumah dan sekolah untuk membentuk kepribadian anak. Kerjasama ini tidak akan berjalan dengan sempurna kecuali dengan dua syarat pokok, yaitu: (1) arahan di rumah dan di sekolah hendaknya tidak bertentangan, (2) hendaknya saling membantu dan kerjasama itu bertujuan untuk menegakkan penyempurnaan dan keseimbangan dalam upaya membina pribadi yang berkualitas
  • 16. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran Sekolah harus menjadi ajang persiapan yang sebenarnya bagi kehidupan dunia nyata Dilihat dari segi fungsi sosialnya, maka sekolah mempunyai beberapa fungsi yang harus diperankannya. Fungsi sekolah tersebut antara lain: (1) Mempersiapkan keterampilan dasar, (2) Memberikan keterampilan dasar, (3) Membuka kesempatan memperbaiki nasib, (4) Sekolah menyediakan tenaga pembangunan.
  • 17. Demikianlah beberapa metode dalam model pembelajaran KUASAI yang dapat mengefektifkan daya ingat. Daya ingat merupakan sesuatu yang penting bagi seorang pelajar. Oleh sebab itu banyak sekali orang yang berusaha untuk meningkatkan daya ingat mereka. Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/09/model- pembelajaran-kuasai-untuk.html#ixzz2eN6NSPO8

×