Pengalaman implementasi model siap di 4 kab kota jateng
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pengalaman implementasi model siap di 4 kab kota jateng

on

  • 732 views

 

Statistics

Views

Total Views
732
Slideshare-icon Views on SlideShare
732
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
3
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pengalaman implementasi model siap di 4 kab kota jateng Pengalaman implementasi model siap di 4 kab kota jateng Presentation Transcript

    • PENGALAMAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI MODEL “SIAP” DI DAERAH SUTOPO PATRIA JATI(service provider LGSP-USAID Jateng-FKM UNDIP)
    • Bagaimana latar belakang proses penyusunan Service Improvement Action Plan?KELOMPOK KINERJA Praktek yang SASARAN PELAYANAN Baik SPM Kuantitatif Pengembangan (backlog) Kapasitas PAKET KESENJANGAN PROGRAM PENINGKATAN Kualitatif PPPO PELAYANAN (akses, (Perbaikan kemudahan) Manajemen) KEBUTUHAN STANDAR Kapasitas RENCANAPELAYANAN Sumberdaya TINDAK Daerah - KegiatanKeterangan: - AnggaranPPPO : Policy, Prosedur, Personil, Organisasi
    • TECHNICAL ASSISTANCE IMPLEMENTASI MODEL “SIAP” DI BOYOLALI TAHUN 2006 TAHUN 2007 TAHUN 2008 PELATIHAN CALON PELATIHAN RENCANA T.A. KEMITRAAN T.A. FINALISASI CITIZENFASILITATOR PROMKES TINDAK PENINGKATAN STAKEHOLDER DAERAH CHARTER PELAYANAN DI BOYOLALI PELAYANAN BERBASIS DALAM IMPLEMENTASI PROMKES DI BOYOLALI 1 – 3 AGUSTUS 2006 SPM PROMKES PELAYANAN PUBLIK 8,9 & 16 APRIL 2008 (Peserta 33 orang) 22-24 MEI 2007 BIDANG PROMKES 5- 7 (Peserta 33 orang) NOP 2007 (Peserta 20 ) HARI PERTAMA HARI PERTAMA HARI PERTAMA HARI PERTAMATEKNIK IDENTIFIKASI PENGENALAN SERVICE SOSIALISASI PERDA No 6 REVIEW KEMAJUAN &s/d SOLUSI PROBLEM DELIVERY FLOW (SDF), Th 2007 (Pelayanan Publik PERSIAPAN UJI COBAPROMKES (Case Study) REVIEW SPM KES, dr DPRD Boyolali) DRAFT CC INFO IDENTIFIKASI PROBLEM REVIEW KONSEP SDF & PROMKES HARI KEDUA PENCAPAIAN SPM PHBS PELAYANAN PUBLIKPRAKTEK LAPANGAN HARI KEDUATEKNIK PROBLEM HARI KEDUA HARI KEDUA UJI COBA LAPANGAN &SOLVING PROMKES DI PEMETAAN PROBLEM & WORKSHOP KESIAPAN3 LOKASI (PABRIK, SOLUSI SPM PHBS KEMITRAAN PELAYANAN FINALISASI DOKUMENSEKOLAH & RADIO) SESUAI SDF. PROMKES DGN MEDIA & CC INFO PROMKES HARI KETIGA PENGENALAN RTPP/ STAKEHOLDER LAINWORKSHOP HASIL SERVICE IMPROVEMENT 16 APRIL 2008 ACTION PLAN (SIAP) HARI KETIGA SEMINAR KESIAPANPRAKTEK LAPANGAN WORKSHOP PEMBUATAN OPERASIONALISASI CC HARI KETIGA DRAFT AWAL CITIZEN INFO PROMKES (Peserta PEMBUATAN SIAP UNTUK CHARTER PELAYANAN Sekda, DPRD, LSAM dan PENINGKATAN SPM PHBS PROMKES 80 perwakilan dr SKPD lain)
    • SERVICE DELIVERY DI BOYOLALI MOBILIZATION SERVICE.FEATURE DISTRIBUTION SERVICE POINT3 SP (FKM Undip) DESIGN District Coord: (SERVICE PROVIDER) ditraining TOF oKoord lapangan Pembagian Tugas & 1. Training ProblemSPM Kesehatan Solving & TOF Bagi oUrusan admin Peran antar SPModul Problem Specialist (Regional oPemilihan desain Fasilitator Promkes Solving Pelayanan 2 Training Teknik SIAP & National) : strategi & teknik Promkes 3 oFocusing content oPembuatan materi T.A Pemanfaatan SIAPModul TOF SIAP dalam Peningkatan /materi & tools Program Promkes oStrategi & oMon-ev Keefektifan Pelayanan sesuai SPM scheduling oAdminsitrasi SPM Promkes/PHBS Kesehatan 4 oRekomendasi/ Pembagian fokus T.A Pemanfaatan SIAPTools utk T.A SIAP dalam Penyusunan follow up wilayah binaan dalam Penyusunan Draft Citizen Charter Contact Person Citizen Charter Pelayanan Infopromkes (Local Pelayanan Kom- Untuk Implementasi Goverment): Infokes Perda Pelayanan Publik oSeleksi peserta/Tools utk TA Good TARGET GROUPS Sektor Kesehatan stakeholder yg •Pemkab Practices SIAP dlm 5 T.A untuk Finalisasi & dilibatkan oKonfirmasi local •DPRD Promkes Pengesahan Dokumen •DinkesTools utk T.A Citizen Charter current issues yg •Puskesmas Monev Pelayanan Kominfokes relevan •Rumah Sakit Implementasi SIAP •Media dlm Promkes di •LSM/Toma Daerah DECISION MAKING Needs Peningkatan Efektivitas Service Improvement Pelayanan Promosi Kesehatan Program Promkes di di Boyolali Boyolali
    • CATATAN KHUSUS DI BOYOLALI ITEM KEGIATAN IMPROVEMENT/HASILTRAINING PROBLEM SOLVING 1. CALON FASILITATOR PROMKES TELAH DIBEKALISKILL LOGIKA DASAR DAN PRAKTEK LAPANGAN SCR LANGSUNG DARI PROBLEM SOLVING SKILL 2. TERSUSUN POA UNTUK PROBLEM SOLVING DARI 3 KASUS RIIL PELAYANAN PROMKES SECARA LEBIH PARTISIPATIFTRAINING & T.A. PEMANFAATAN 1. PROSES IDENT – SOLUSI PROBLEM SAAT TAHAPSIAP DLM UPAYA PENINGKATAN T.A. UTK PEMANFAATAN METODE “SIAP” DALAMSPM PROMKES/PHBS PENINGKATAN SPM PROMKES BISA BERJALAN LEBIH “SMART” & KOMPLEMENTER DG INDIKATOR & KEGIATAN KUNCI YG ADA DI SPM KESEHATAN/PHBS 2. PEMAHAMAN PESERTA TTG METODE “SIAP” JADI RELATIF LEBIH CEPAT/MUDAHT.A Pemanfaatan SIAP dalam 1. PENYUSUNAN DRAFT CITIZEN CHARTER LEBIHPenyusunan Draft Citizen Charter TERBANTU DG PENDEKATAN SERVICE DELIVERYPelayanan Infopromkes Untuk FLOW MELALUI ANALISIS KOMPONEN PERSON,Implementasi Perda Pelayanan PROSEDUR, ORGANIZATIONPublik Sektor Kesehatan 2. KESIAPAN OPERASIONALISASI PERDA PELAYANAN PUBLIK DIBIDANG KESEHATAN JADI LEBIH BAIK
    • TECHNICAL ASSISTANCE IMPLEMENTASI MODEL “SIAP” DI SUKOHARJO TAHUN 2006 TAHUN 2007 PELATIHAN CALON PELATIHAN SKEMA T.A. PEMBETUKAN TIM T.A. PEMBUATAN DRAFT FASILITATOR TINDAK PENINGKATAN DESA SIAGA TK CITIZEN CHARTER PROMKES DI PELAYANAN BERBASIS KABUPATEN 10- 11 JULI PENDUKUNG GOOD SUKOHARJO SPM PROMKES-PHBS 2007 (Peserta 12 org dr 4 PRACTICES DARI 25 – 27 JULI 2006 26-28 JUNI 2007 Subdin DKK ) PELAYANAN DESI (Peserta 34 orang) (Peserta 46 orang) 19 -21 Nop 2007 HARI PERTAMA HARI PERTAMA HARI PERTAMA HARI PERTAMATEKNIK IDENTIFIKASI PENGENALAN SERVICE 1. REVIEW POA/RTL 1. ANALISISs/d SOLUSI PROBLEM DELIVERY FLOW (SDF), PELATIHAN STPP KEBERHASILANPROMKES (Case Study) REVIEW SPM KES, BERBASIS SPM PELAYANAN DESI IDENTIFIKASI PROBLEM PHBS (DESA SIAGA) 2. IDENTIFIKASI HARI KEDUA PENCAPAIAN SPM PHBS 2. IDENTIFIKASI MODEL GOODPRAKTEK LAPANGAN KETRAMPILAN PRACTICES DESI HARI KEDUATEKNIK PROBLEM TEKNIS UTK PRIORITASI PROBLEM & HARI KEDUASOLVING PROMKES DI FASILITATOR DESI SOLUSI SPM PHBS 1. PENETAPAN3 LOKASI (PABRIK, SESUAI SDF (DESA HARI KEDUA MODEL GOODSEKOLAH & DESA) SIAGA), 1. RANCANG TOOLS PRACTICES DESI HARI KETIGA PENGENALAN RTPP/ UTK PEMBENTUKAN 2. PENENTUAN JENISWORKSHOP HASIL SERVICE IMPROVEMENT TIM FASILITATOR TK LAYANAN DESI YGPRAKTEK LAPANGAN ACTION PLAN (SIAP) KECAMATAN AKAN DIBUAT CC 2. TEKNIK TRAINING OF HARI KETIGA HARI KETIGA PARTICIPATIF PEMBUATAN SIAP UNTUK PERANCANGAN DRAFT 3. RKTL PENINGKATAN SPM PHBS AWAL CC POLIKLINIK (DESA SIAGA) KESEHATAN DESA
    • TECHNICAL ASSISTANCE PELAYANAN PROMKES DI SUKOHARJO TAHUN 2008T.A. FINALISASI CITIZEN CHARTER PELAYANANPOLIKLINIK KESEHATAN DESA (PKD) 14-15 APRIL 2008 HARI PERTAMAREVIEW KEMAJUAN &PERSIAPAN UJI COBADRAFT CC PKD HARI KEDUAUJI COBA LAPANGAN &FINALISASI DOKUMENCC PKD 5 MEI 2008 SEMINAR KESIAPANOPERASIONALISASI CC PKD (Peserta Bupati,DPRD, Dewan Pemerhati Kes, LSM dan 80perwakilan dr SKPD lain)
    • SERVICE DELIVERY DI SUKOHARJO MOBILIZATION SERVICE.FEATURE DISTRIBUTION SERVICE POINT3 SP (FKM Undip) DESIGN District Coord: (SERVICE PROVIDER) ditraining TOF oKoord lapangan Pembagian Tugas & 1. Training ProblemSPM Kesehatan Solving & TOF Bagi oUrusan admin Peran antar SPModul Problem Specialist (Regional oPemilihan desain Fasilitator Promkes Solving Promkes 2 Training Teknik SIAP & National) : strategi & teknikModul TOF SIAP 3 oFocusing content oPembuatan materi T.A Pemanfaatan SIAP Program Promkes dalam Peningkatan /materi & tools & SPM Kesehatan oStrategi & oMon-ev Keefektifan PelayananTools utk TOF Tim scheduling oAdminsitrasi SPM Promkes/PHBS Desa Siaga Tk 3 oRekomendasi/ Pembagian fokus TOF Tim Desa Siaga Tk Kabupaten Kabupaten follow up wilayah binaanTools utk T.A SIAP 4 T.A Pemanfaatan SIAP Contact Person dalam Penyusunan dalam Penyusunan (Local Citizen Charter Draft Citizen Charter Goverment): Pelayanan PKD Pelayanan Poliklinik oSeleksi peserta/ TARGET GROUPS Program Desi Kesehatan Desa dari stakeholder yg •PemkabTools utk TA Good Program Desa Siaga dilibatkan oKonfirmasi local •DPRD Practices SIAP dlm 5 T.A Pemanfaatan SIAP •Dinkes Promkes current issues yg untuk Finalisasi & •PuskesmasTools utk T.A relevan Pengesahan Dokumen •Rumah Sakit Monev •Inisaiatif replikasi Citizen Charter •Media Implementasi SIAP ke Tim Desi tk Pelayanan PKD •LSM/Dewan Pemer- dlm Promkes kecamatan & desa hati Kesehatan DECISION MAKING Needs Peningkatan Efektivitas Service Improvement Pelayanan Poliklinik Kesehatan Program Promkes- Desa Desa di Sukoharjo Siaga di Sukoharjo
    • CATATAN KHUSUS DI SUKOHARJO ITEM KEGIATAN IMPROVEMENT/HASILTRAINING PROBLEM SOLVING 1. CALON FASILITATOR PROMKES TELAH DIBEKALISKILL LOGIKA DASAR DAN PRAKTEK LAPANGAN SCR LANGSUNG DARI PROBLEM SOLVING SKILL 2. TERSUSUN POA UNTUK PROBLEM SOLVING DARI 3 KASUS RIIL PELAYANAN PROMKES SECARA LEBIH PARTISIPATIFTRAINING & T.A. PEMANFAATAN 1. PROSES IDENT – SOLUSI PROBLEM SAAT TAHAPSIAP DLM UPAYA PENINGKATAN T.A. UTK PEMANFAATAN METODE “SIAP” DALAMSPM PROMKES/PHBS PENINGKATAN SPM PROMKES BISA BERJALAN LEBIH “SMART” & KOMPLEMENTER DG INDIKATOR & KEGIATAN KUNCI YG ADA DI SPM KESEHATAN/PHBS 2. PEMAHAMAN PESERTA TTG METODE “SIAP” JADI RELATIF LEBIH CEPAT/MUDAHTOF Teknik Fasilitasi 1. Pemilihan Program Desa Siaga (Dibawah SubdinPartisipatif & pendekatan SIAP Promkes) sebagai prioritas untuk kegiatanbagi Tim Fasiltator Program pendampingan telah didukung penuh oleh 3Desa Siaga Tingkat Kabupaten Subdin lain di Dinkes (Peserta adalah 4 KaSubdin + 2 staf seniornya) 2. Tim Program Desi tk Kabupaten berupaya mereplikasikan ke Tim Desi Kecamatan & Desa
    • CATATAN KHUSUS DI SUKOHARJO (lanjutan) ITEM KEGIATAN IMPROVEMENT/HASILT.A Pemanfaatan SIAP dalam 1. PENYUSUNAN DRAFT CITIZEN CHARTER DAPATIdentifikasi Good Practices MENGADOPSI KEPENTINGAN 4 SUBDIN SECARAUntuk Mendukung Penyusunan BERIMBANG DAN TERINTEGRATIFDraft Citizen Charter Pelayanan 2. TERIDENTIFIKASI BEBERAPA GOOD PRACTICESPoliklinik Kesehatan Dari DARI PELAYANAN POLIKLINIK KESEHATAN DESAProgram Desa Siaga DAPAT MEMPERMUDAH PROSES PENYUSUNAN CITIZEN CHARTER SECARA LEBIH PARTISIPATIFT.A. Pemanfaatan SIAP dalam 1. KESIAPAN OPERASIONALISASI KONSEPFinalisasi Draft dan Persiapan PELAYANAN PUBLIK MELALUI PELAYANAN PKDOperasionalisasi Citizen DALAM PROGRAM DESA SIAGA JADI LEBIH BAIKCharter Pelayanan Poliklinik 2. MUNCUL INISIATIF UNTUK MELEGITIMASI &Kesehatan Desa MEMBERDAYAKAN PERAN DEWAN PEMERHATI KESEHATAN KAB. SUKOHARJO SEBAGI REPRESENTASI DARI UNSUR MASYARAKAT UNTUK PENGESAHAN CITIZEN CHARTER
    • TECHNICAL ASSISTANCE IMPLEMENTASI MODEL “SIAP” DI KUDUS TAHUN 2007 TAHUN 2008 WORKSHOP T.A EFEKTIVITAS T.A. PEMBIAYAAN T.A. PERSIAPAN PROGRAM MANAJEMEN KESEHATAN & JPK IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN PELAYANAN JAMINAN BAGI MASKIN NON PERUBAHAN KESEHATAN BAGI KESEHATAN DAERAH ASKESKIN JAMKESMAS DI MASKIN-MASTAN (JAMKESDA) UTK 28-29 Nop 2007 KUDUS MEI 2007 MENDUKUNG 17-19 MARET 2008 PEMBIAYAAN MASKIN-MASTAN HARI PERTAMA 3 – 4 Juli 2007 HARI PERTAMA HARI PERTAMAAssesmen Upaya Review hasil STTP Review RelevansiPemda/Bupati JPK Maskin tahap I STTP dgn agendadalam peningkatan Focusing utk JPK Jamkesmas, HARI PERTAMAcakupan Maskin Non Askeskin Desain Organisasi Pengenalan STTP,Pembiayaan Pengelola Review Pelayanan JPK HARI KEDUAMaskin-Mastan Jamkesmas menggunakan Service Problem solving HARI KEDUA HARI KEDUA Delivery Flow (SDF), dengan pendekatan PerancanganPenyusunan POA Need assesment & Person, Procedure, Prosedur & TupoksiPeningkatan problem solving Organisasi dan Policy Jamkesmas,Cakupan pelayanan JPK Maskin- (P3O) dr SDF JPK Analisis penghambatPembiayaan Mastan sesuai SPM Maskin Non Askeskin & pendukungMaskin-Mastan Jamkesmas HARI KEDUA HARI KETIGA Pembuatan STTP utk Revisi STTP dan JPK Maskin di Kudus pembuatan POA RKTL implementasi sesuai agenda Jamkesmas
    • SERVICE DELIVERY DI KUDUS MOBILIZATION SERVICE.FEATURE DISTRIBUTION SERVICE POINT3 SP (FKM Undip) DESIGN District Coord: (SERVICE PROVIDER) ditraining TOF oKoord lapangan Pembagian Tugas & 1. Assesmen Problem &SPM Kesehatan Pengenalan Teknik oUrusan admin Peran antar SPTools Assesmen Specialist (Regional oPemilihan desain SIAP Bagi Stakeholder Pencapaian SPM Progam Jaminan & National) : strategi & teknik Pembiayaan oFocusing content oPembuatan materi Pemeliharaan Kesehatan Maskin-Mastan Maskin-Mastan /materi & toolsTools SIAP dalam oStrategi & oMon-ev 2. T.A Pemanfaatan SIAP Pembiayaan Kes scheduling oAdminsitrasi dalam Peningkatan Maskin- Mastan oRekomendasi/ Pembagian fokus Keefektifan Pelayanan sesuai SPM Kes Pembiayaan Kesehatan follow up wilayah binaanTools utk T.A SIAP sesuai SPM JPK Maskin Contact Person Pembiayaan 3. T.A Pemanfaatan SIAP (Local Maskin-Mastan dalam Peningkatan Goverment): Non Askeskin Pelayanan Bagi Maskin oSeleksi peserta/Tools utk TA SIAP TARGET GROUPS Non Askeskin stakeholder yg •Pemkab dlm Persiapan 4. T.A Pemanfaatan SIAP dilibatkan oKonfirmasi local •DPRD Implementasi dlm Persiapan •Dinkes Perubahan Implementasi current issues yg •Puskesmas Askeskin menjadi Perubahan Askeskin relevan •Rumah Sakit Jamkesmas menjadi Jamkesmas •Media, LSM •Bapel swasta •PT. Askes DECISION MAKING Needs Peningkatan Efektivitas Service Improvement Pembiayaan Kesehatan Maskin- Program Jamkesda di Mastan di Kudus Kudus
    • TECHNICAL ASSISTANCE IMPLEMENTASI MODEL “SIAP” DI SEMARANG TAHUN 2007 TAHUN 2008 T.A EFEKTIVITAS T.A. PEMBIAYAAN T.A. PERSIAPAN MANAJEMEN KESEHATAN & JPK IMPLEMENTASIPELAYANAN JAMINAN BAGI MASKIN NON PERUBAHANKESEHATAN DAERAH ASKESKIN JAMKESMAS DI (JAMKESDA) UTK 14-15 Nop 2007 KAB.SEMARANG MENDUKUNG 25-27 MARET 2008 PEMBIAYAAN MASKIN-MASTAN 3 – 4 Juli 2007 HARI PERTAMA HARI PERTAMA Review hasil STTP Review Relevansi JPK Maskin tahap I STTP dgn agenda Focusing utk JPK Jamkesmas, HARI PERTAMA Maskin Non Askeskin Desain OrganisasiPengenalan STTP, Pengelola HARI KEDUA JamkesmasReview Pelayanan JPK HARI KEDUA Problem solvingmenggunakan Service Perancangan dengan pendekatanDelivery Flow (SDF), Prosedur & Tupoksi Person, Procedure,Need assesment & Jamkesmas, Organisasi dan Policyproblem solving Analisis penghambat (P3O) dr SDF JPKpelayanan JPK Maskin- & pendukung Maskin Non AskeskinMastan sesuai SPM Jamkesmas HARI KETIGA HARI KEDUA Revisi STTP danPembuatan STTP utk pembuatan POAJPK Maskin di Kudus implementasi sesuaiRKTL agenda Jamkesmas
    • SERVICE DELIVERY DI KAB. SEMARANG MOBILIZATION SERVICE.FEATURE DISTRIBUTION SERVICE POINT3 SP (FKM Undip) DESIGN District Coord: (SERVICE PROVIDER) ditraining TOF oKoord lapangan Pembagian Tugas & 1. Assesmen Problem &SPM Kesehatan Pengenalan Teknik oUrusan admin Peran antar SPTools Assesmen Specialist (Regional oPemilihan desain SIAP Bagi Stakeholder Pencapaian SPM Progam Jaminan & National) : strategi & teknik Pembiayaan oFocusing content oPembuatan materi Pemeliharaan Kesehatan Maskin-Mastan Maskin-Mastan /materi & toolsTools SIAP dalam oStrategi & oMon-ev 2. T.A Pemanfaatan SIAP Pembiayaan Kes scheduling oAdminsitrasi dalam Peningkatan Maskin- Mastan oRekomendasi/ Pembagian fokus Keefektifan Pelayanan sesuai SPM Kes Pembiayaan Kesehatan follow up wilayah binaanTools utk T.A SIAP sesuai SPM JPK Maskin Contact Person Pembiayaan 3. T.A Pemanfaatan SIAP (Local Maskin-Mastan dalam Peningkatan Goverment): Non Askeskin Pelayanan Bagi Maskin oSeleksi peserta/Tools utk TA SIAP TARGET GROUPS Non Askeskin stakeholder yg •Pemkab dlm Persiapan 4. T.A Pemanfaatan SIAP dilibatkan oKonfirmasi local •DPRD Implementasi dlm Persiapan •Dinkes Perubahan Implementasi current issues yg •Puskesmas Askeskin menjadi Perubahan Askeskin relevan •Rumah Sakit Jamkesmas menjadi Jamkesmas •LSM •PT. Askes DECISION MAKING Needs Peningkatan Efektivitas Service Improvement Pembiayaan Kesehatan Maskin- Program Jamkesda di Mastan di Kab. Semarang Kab. Semarang
    • CATATAN KHUSUS DI KUDUS & KAB. SEMARANG ITEM KEGIATAN IMPROVEMENT/HASILWorkshop Assesmen Problem 1. MUNCUL PEMETAAN PROBLEM YANG LEBIHdari Cakupan SPM Jaminan KOMPREHENSIF SEKALIGUS PARTISIPATIFPemeliharaan Kesehatan (JPK) TENTANG PEMBIAYAAN BAGI MASKIN-MASTANMaskin-Mastan & Pengenalan 2. PEMAHAMAN TENTANG PROBLEM & SOLUSINYATeknik SIAP Bagi Stakeholder DARI PENCAPAIAN SPM JUGA MENJADI LEBIH SISTEMATIS & FOKUS DG MENGGUNAKAN “SIAP” (PERSON, PROCEDUR, ORGANISASI & POLICY)T.A Pemanfaatan SIAP dalam 1. PROSES IDENT – SOLUSI PROBLEMPeningkatan Keefektifan MENGGUNAKAN METODE “SIAP” SAATPelayanan Pembiayaan MERANCANG PENINGKATAN SPM BISA BERJALAN LEBIH “SMART” & KOMPLEMENTER DGKesehatan sesuai SPM JPK INDIKATOR & KEGIATAN KUNCI YG ADA DI SPMMaskin-Mastan JPK MASKIN-MASTAN 2. PEMAHAMAN PARTISIPAN TERHADAP METODE “SIAP” JADI RELATIF LEBIH BAIK
    • CATATAN KHUSUS DI KUDUS & KAB. SEMARANG (lanjutan) ITEM KEGIATAN IMPROVEMENT/HASILT.A Pemanfaatan SIAP dalam 1. PARTISIPAN BISA LEBIH FOKUS MERANCANGPeningkatan Pelayanan Bagi PROBLEM SOLVING DG PENDEKATAN P3O BAGIMaskin Non Askeskin MASKIN NON ASKESKIN SESUAI SPM 2. KETERAMPILAN PARTISIPAN MEMAKAI METODE “SIAP” SECARA UMUM JUGA MENINGKATT.A Pemanfaatan SIAP dalam 1. PROSES PEMETAAN PROBLEM & SOLUSINYAPersiapan Implementasi MENGGUNAKAN METODE “SIAP” SAATPerubahan Askeskin menjadi MERANCANG PERSIAPAN IMPLEMENTASI PERUBAHAN ASKESKIN MENJADI JAMKESMASJamkesmas BISA BERJALAN LEBIH FOKUS 2. PARTISIPAN BISA LEBIH CEPAT MEMAHAMI DAN MENGADOPSI PERBEDAAN PROGRAM ASKESKIN DENGAN JAMKESMAS
    • Contoh Penyusunan SIAPdi Boyolali Oleh Peserta
    • Indikator Penyuluhan Perilaku Capaian Target Sehat di Boyolali 2004/2005 SPM Jateng 2005Rumah Tangga Sehat 60,56% 30%ASI Eksklusif 24,1% 40%Desa Dengan Garam Beryodium 9,4% 65% BaikPosyandu Purnama 20,4% 25%Posyandu Mandiri 3,9% 1%
    • Analisis GAP Pencapaian Target SPM PHBS di Boyolali Indikator Layanan Target SPM Kinerja SPM Identifikasi PHBS/Promosi Nasional PHBS/ Kesenjangan Kesehatan di Promkes Pencapaian Boyolali Target 2005 2010 2005 2006 2005 2006Rumah Tangga Sehat 30% 65% 60,6% ? > 30,6% ?ASI Eksklusif 40% 80% 24,1 ? <15,9% ?Desa Dengan Garam 65% 90% 9,4% ? < 54,6% ? Beryodium BaikPosyandu Purnama 25% 40% 20,4% ? < 4,6% ?
    • CONTOH :PROYEKSI KESENJANGAN ‘KUANTITAS PELAYANAN” SPMPHBS/PROMKES SAAT INI SAMPAI DENGAN TAHUN 2010 Indikator Layanan Proyeksi Kesenjangan “Kuantitas Pelayanan” SPM PHBS Sampai PHBS/Promosi Tahun 2010 di Boyolali Kesehatan di Boyolali 2005 2006 2007 2008 2009 2010 Rumah Tangga Sehat > 30,6% ? ? ? ? ? ASI Eksklusif <15,9% ? ? ? ? ? Desa Dengan Garam < 54,6% ? ? ? ? ? Beryodium Baik Posyandu Purnama < 4,6% ? ? ? ? ?
    • CONTOH : FORM ANALISIS PROYEKSI KESENJANGAN PENCAPAIAN TARGET DAN ALOKASI ANGGARAN MASING-MASING JENIS PELAYANAN SPM PHBS DI BOYOLALI Proyeksi Kesenjangan Pencapaian Target dan AlokasiJenis Pelayanan SPM PHBS Anggaran Tiap Jenis Pelayanan SPM PHBS Di Boyolali 2005 2006 2007 2008 2009 2010Rumah Target > 30,6% ? ? ? ? ?Tangga Sehat Jumlah ? ? ? ? ? ? AnggaranASI Eksklusif Target <15,9% ? ? ? ? ? Jumlah ? ? ? ? ? ? AnggaranDesa Dengan Target < 54,6% ? ? ? ? ?Garam Jumlah ? ? ? ? ? ?Beryodium AnggaranBaikPosyandu Target < 4,6% ? ? ? ? ?Purnama Jumlah ? ? ? ? ? ? Anggaran
    • APA PENYEBAB FISH BONE DIAGRAMMASALAH? PERSONIL PROSEDUR PENGALAMAN < BERBELIT KETRAMPILAN< TDK ADA CAKUPAN DESA DG GARAM BERYODIUM JARINGAN RENDAH SISTEM LAYANAN HUB. KERJA ANTAR UNIT ATURAN LEMAHJUKLAK (-) STRUKUR TDK OPTIMAL POLICY ORGANISASI
    • Matriks MCUA (Multiple Criteria Utility Assesment) untuk Penentuan Prioritas SolusiKriteria Bobot ALTERNATIF SOLUSI (1 -10) Solusi 1 Solusi 2 Solusi 3 Solusi 4 Skor SxB Skor SxB Skor SxB Skor SxBRelevansiEfektfivitasRelative CostKelayakan TeknisSumber DayaKeuntungan &Kerugian Jumlah SxB =
    • Rumusan Masalah Masih rendahnya cakupan desa dengan garam beryodium baik di Kabupaten Boyolali Tahun 2004 / 2005 dengan capaian 9,4% sedangkan SPM Jawa Tengah 65%.
    • Penyebab Masalah1. Mobilisasi  Kurang ketatnya peraturan pengawasan garam beryodium  Alokasi dana terbatas (Hanya dari Dinas)  Kurangnya koordinasi lintas program dan lintas sektor2. Desain Paket Layanan  KIE belum rutin  Belum adanya Pelatihan Promosi KIE untuk Petugas dan Kader Posyandu Kurangnya media KIE3. Saluran Distribusi  Pendistribusian lewat PKK tidak rutin
    • 4. Unit Pelayanan : -5. Penjangkauan ke Sasaran  Jangkauan terbatas → hanya anak sekolah (terkait dengan sampel)6. Pemberdayaan Masyarakat  Tidak / Belum menjangkau semua desa7. Kelompok Sasaran  Masyarakat masih banyak yang menggunakan “garam grosok” karena murah  Kurangnya pengetahuan masyarakat
    • Akar Penyebab Masalah Kurangnya Pengetahuan Masyarakat , Mengapa? Kurangnya pengetahuan tentang KIE, Mengapa? Prosedur Kurangnya koordinasi → tidak ada Protap tentang KIE untuk Kader Posyandu Organisasi Pembagian Fungsi, peran dan tanggung jawab belum jelas untuk petugas kesehatan di level Puskesmas Policy Belum adanya Perda / SK Bupati / SK Ka. DKS tentang petugas PROMKES
    • Prioritas Penyebab MasalahMetode : VotingNo. Penyebab Masalah Jumlah Suara Prioritas1. Tidak ada Protap tentang KIE - untuk Kader Posyandu2. Belum jelasnya pembagian tugas pokok,fungsi, peran dan tanggungjawab petugas kesehatan di level Puskesmas 9 13. Belum adanya Perda / SK - Bupati / SK Ka. DKS tentang petugas Promkes
    • ALTERNATIF SOLUSI1. Membuat PROTAP tentang KIE untuk Kader Posyandu2. Pembagian Tugas Pokok, Fungsi, Peran dan Tanggungjawab bagi petugas kesehatan di level Puskesmas.3. Penerbitan SK Kepala DKS untuk Petugas PROMKES
    • PRIORITAS SOLUSIMetode : VOTINGNo. Solusi Jumlah Suara Prioritas 1. Membuat Protap tentang - KIE untuk Kader Posyandu 2. Pembagian Tupoksi, Peran 9 I dan tanggungjawab diperjelas 3. Penerbitan SK Ka. DKS - untuk petugas Promkes
    • CONTOH : Tabel Rencana Tindak Peningkatan Pelayanan SPM PHBS Boyolali (KELOMPOK 3) Program/ Unit Biaya Penanggung Keluaran Jadwal Kegiatan (juta) Jawab Hasil PelakEvaluasi dan 1 paket Rp.1.000.000,- Ka. -Hasil pemaparan 3-9- 07pemetaan tupoksi (APBD+JPKM) Puskesmas kinerja prog. ygpetugas KIE di Perincian : terkait KIE.puskesmas Konsumsi: -Evaluasi ttg Rp.500.000. hambatan ATK Rp 300.000 pelaksanaan KIE Dekorasi/Dokumen -Adanya tasi Rp 200.000,- kesepakatan untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk 1.Melakukan pemetaan secara lebih lengkap/detail tentang pembagian tugas pokok fungsi dan tanggung jawab antar petugas level puskesmas 2.Persiapan pembentukan tim khusus untuk perumusan tupoksi dan tanggungjawab.
    • Program/ Unit Biaya Penanggun Keluaran Jadwal Kegiatan (juta) g Jawab Hasil PelakPembuatan draft 1 Rp. 150.000,- Ka. Draf rancangan rumusan 7-9-tupoksi KIE baru paket (APBD+JPKM) Puskesmas tupoksi tanggungjawab 2007dan tim Perincian : terkait KIE dan petugaspenanggung Konsumsi : Rp. yang terlibat KIEjawabnya di 125.000,- -Pengusulan namapuskesmas ATK : Rp. 25.000,- petugas-petugas yang terlibat dalam KIEPenetapan tim KIE 1 - Ketua Tim Adanya persetujuan draf 10-9-07di tingkat paket Perumus dan nama-nama petugaspuskesmas yang terlibat KIESosialisasi 1 Rp. Ka Tersosialisasinya hasil 15-9-07perubahan tupoksi paket 600.000,- (APBD+J Puskesmasdan penetapan tim PKM)KIE tingkat Perincian :puskesmas Transport & KonsumsiPelatihan tim KIE 1 Rp. Ka. Petugas yang terlatih dan 18-9-07sesuai tupoksi paket 900.000,- (APBD+J Puskesmas kompetenyang baru PKM) Perincian : ATK,Transport,Ko nsumsiUji coba 1 - Ka. Terlaksananya tupoksi 20 Sep-pengimplementasi paket Puskesmas tanggungjawab berkaitan 20 Desan tupoksi oleh tim KIE 07KIEPelaporan hasil uji 1 - Ketua Tim Laporan hasil uji coba 23 Des