Notulen konta 40 tahun 2010

  • 4,949 views
Uploaded on

 

More in: Business , Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
4,949
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PENGUMUMAN DENGAN INI DIUMUMKAN BAHWA BUKU INI ADALAH NOTULEN ASLI DAN RESMI DARI KONFERENSI TAHUNAN KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II YANG BERLANGSUNG PADA TANGGAL 24 – 27 JUNI 2010 DI HOTEL NUSANTARA DAN GMI IMMANUEL BANDAR LAMPUNG Bandar Lampung 27 Juni 2010 Pdt. SABAM LUMBANTOBING, MA SEKRETARIS KONTA KE 40 WILAYAH II Hal. 1 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 2. PENTAHBISAN DENGAN INI DIBERITAHUKAN BAHWA PADA HARI MINGGU, TANGGAL 27 JUNI 2010 DI GMI IMMANUEL BANDAR LAMPUNG TELAH DITAHBISKAN MENJADI PENDETA 1. GI. B. FEBRISMERY AMBARITA, S.Th 2. GI. THE PAW LIANG, M.Div, D.Min 3. GI. JUWITO, S.Th 4. GI. APOLORIDA LIMBONG, S.Th, M.Div 5. GI. SUBUR GINTING, S.Th Bandar Lampung, 27 Juni 2010 BISHOP AMAT TUMINO, M.Min PIMPINAN GMI WILAYAH II Hal. 2 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 3. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur kehadirat Tuhan kita Yesus Kristus sebagai kepala Gereja yang telah menyertai dan memberkati kita semua sehingga kita dapat melaksanakan dan mengikuti KONTA GMI Wilayah II yang ke 40 di Bandar Lampung, selama empat hari terhitung hari Kamis, 24 Juni 2010 – Minggu, 27 Juni 2010. Pada kesempatan ini, kami panitia ucapan terimakasih KONTA GMI Wilayah yang ke 40 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Pimpinan GMI Wilayah II Bishop Amat Tumino, M.Min. 2. Pimpinan GMI Wilayah I/Ketua Dewan Bishop GMI : Bishop D. Manurung, S.Th, M.Psi 3. Pimpinan GMI Distrik 1, 2, 3, 4 dan 5. 4. Kepolisian Sukarame - Bandar Lampung yang telah memberikan izin penyelenggaraan KONTA GMI Wilayah II. 5. Kepada semua Hamba Tuhan yang telah ikut ambil bagian dalam pelayanan ibadah selama KONTA berlangsung. 6. Kepada Paduan Suara GMI Immanuel Bandar Lampung, Ensemble GMI Immanuel Bandar Lampung, VG “Agape”, VG “Hamba Tuhan” yang telah mempersembahkan puji-pujian dalam ibadah pembukaan dan ibadah penutupan KONTA GMI Wilayah II ke 40 ini. 7. Kepada semua warga GMI Wilayah II yang telah turut mendukung suksesnya KONTA GMI Wilayah II ke 40 ini. 8. Kepada Notulis, pemeriksa Notulen dan Sekretaris Konta yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan jalannya Konta. 9. Kepada semua konferensisten yang telah mengikuti berjalannya KONTA dan memberikan sumbangan pemikiran untuk memajukan GMI. 10. Kepada semua panitia pelaksana KONTA GMI Wilayah II ke 40 yang telah bekerja keras mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KONTA ini sehingga semuanya berjalan dengan baik. 11. Kepada para donatur yang telah memberikan bantuan dana demi terselenggaranya KONTA ke 40 GMI Wilayah II. 12. Kepada management Hotel Nusantara yang telah memfasilitasi penginapan peserta KONTA ke 40 GMI Wilayah II. 13. Kepada petugas keamanan yang turut mendukung suksesnya KONTA GMI Wilayah II ini berlangsung dengan baik dan aman. Kiranya Tuhan melimpahkan berkat atas jerih lelah, uluran kasih, dan dukungan moril dan materiil dari Bapak dan Ibu sekalian. Hal. 3 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 4. Akhir kata, kami ucapkan selamat jalan kepada peserta Konferensi Tahunan, dan sampai bertemu kembali pada Konta ke 41 tahun depan. Bandar Lampung, 27 Juni 2010 Panitia Ucapan Terima Kasih Konta ke 40 : 1. Pdt. Indriani Bone 2. Pdt. Ezra Simorangkir 3. Pdt. Y. Ngatiyo Hal. 4 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 5. KEPUTUSAN-KEPUTUSAN KONFERENSI TAHUNAN KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II Tanggal 24 – 27 Juni 2010 Di Hotel Nusantara & GMI “Immanuel” Bandar Lampung I. KEPUTUSAN TENTANG LAPORAN-LAPORAN No.001/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 KONTA GMI Wilayah II ke 40 sah dan dibuka secara resmi atas nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus oleh Bishop Amat Tumino,M.Min karena telah memenuhi quorum,yaitu Pendeta: 141 orang, Utusan Resort: 47 orang , Lay Leader KONTA: 1 orang dan Ketua Seksi: 3 orang = 192 orang dari total jumlah yang seharusnya 238 orang atau 2/3 x 238 = 157 No.002/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Tata Tertib Peserta dan Tata Tertib Persidangan yang telah disusun di Buku Panduan disahkan secara aklamasi. No.003/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Setelah diadakan tanya jawab, maka tata acara yang tercantum di Buku Panduan KONTA dapat diterima sidang, dengan catatan semua masukan-masukan agar ditampung dan di atur oleh Panitia Agenda. No.004/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Notulis KONTA 1. Pdt. Jhoni Ritonga 2. Pdt. Tomuan Simarmata 3. Pdt. Lambas Simatupang 4. Pdt. Elisa Saragih 5. Pdt. Apriliani 6. Pdt. Duma Manurung 7. Pdt. Grace Karunia 8. Pdt. Upa Silaen 9. Pdt. Roy Jabarly Sitorus 10. Pdt. Suharto Agustinus 11. Pdt. Linda Dewi Hal. 5 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 6. No.005/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Panitia Pemeriksa Notulen 1. Pdt. Samgar L. Sukasno, M.Th. 2. Pdt. Marbangun Sinaga 3. LS. Jimmy Hasugian No.006/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Panitia Agenda 1. Pdt. A.B. Simamora 2. Pdt. Simon Chandra 3. LS. S.S. Manurung No.007/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Panitia Ucapan Terima Kasih 1. Pdt. Indriani Bone 2. Pdt. Ezra Simorangkir 3. Pdt. Y. Ngatiyo No.008/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Panitia Pengarah 1. Pdt. A. Hasibuan 2. Pdt. A. Mudartha 3. dr. Daniel Tobing No.009K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Panitia Perluasan Gereja 1. Para DS 1 s/d 5 (Kabinet) 2. Pdt. Elinawaty, S.Th. 3. Pdt. Johnley Markus, M.Div. 4. Stefan Samuel 5. Simon Jamin 6. Teguh Ananto No. 010/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima supaya notulis ditambahkan, yaitu: 1. Pdt. Roy Jabarly Sitorus 2. Pdt. Upa Silaen No. 011/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima supaya persiapan Distrik Kepri dimasukkan ke laporan DS I KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 6 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 7. No. 012/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima supaya pembicaraan Distrik Kepri menjadi Distrik Sementara diserahkan ke Badan Perluasan Gereja. No.013/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Dion Alfredy Hutagalung adalah baik. No.014/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 1 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Dion Alfredy Hutagalung. No.015/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Japendi Damanik adalah baik. No.016/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 2 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Japendi Damanik. No.017/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Lindung Manurung adalah baik No.018/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 3 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Lindung Manurung No.019/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Sih Budidoyo adalah baik. No.020/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 4 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Sih Budidoyo. No.021/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. P. Simangunsong adalah baik. No.022/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 5 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. P. Simangunsong. No.023/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pemaparan laporan Badan Evangelisasi & Pembinaan yang disampaikan oleh Rusdy Leman disetujui oleh sidang. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 7 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 8. No.024/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pemaparan laporan Badan Penatalayanan & Keuangan yang disampaikan oleh Freddie Chandra disetujui oleh sidang. No.025/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pemaparan laporan Badan/Yayasan Pendidikan & Pansus Yayasan Pendidikan Yang disampaikan oleh Pdt. K. Siagian disetujui oleh sidang. No.026K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pemaparan Laporan Badan Parpem dan Diakonia Sosial yang disampaikan oleh P.E. Pohan disetujui oleh sidang. No.027/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pemaparan Laporan Lay Leader Konta yang disampaikan oleh S.S. Manurung disetujui oleh sidang. No.028/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan P3MI Wilayah yang disampaikan oleh Sdr. Nick Wahyu (Sie Kerohanian). No.029/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan PWMI Wilayah yang disampaikan oleh Ibu Friska Simatupang (Ketua II). No.030/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan P2MI Wilayah yang disampaikan oleh Bpk. Efendi Hutabarat. No.031/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan STBA Palembang yang disampaikan oleh Prof. Dr. V. Miharso. No.032/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan PKMI 1 Palembang yang disampaikan oleh Pdt. Linduara Situmorang, M.Div. No.033/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima Laporan STT WMI yang disampaikan oleh Pdt. DR. K. Siagian. No.034/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Sidang menerima pemaparan Urusan Kepegawaian dan Pensiun yang disampaikan oleh Pdt. Charles Sihombing, dengan catatan menolak usul Program Kerja UKP GMI 2009/2010, Poin 4,6. Poin 4 : Mendistribusikan formulir DP 3 untuk masa pelayanan 2010/2011. Poin 6 : Iuran pensiun yang selama ini dibebankan ke Anggaran UKP GMI sebesar 5 % dari GDA, akan dibebankan kepada Gereja/Lembaga tempat Pegawai (Pdt/ GI) GMI melayani. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 8 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 9. II. KEPUTUSAN KEPUTUSAN SIDANG PLENO TENTANG POKJA BADAN EVANGELISASI DAN PEMBINAAN No.035/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Setiap jemaat lokal mengadakan bulan misi sekali dalam setahun dimana waktu pelaksanaan/pengumpulan dana misi ditentukan oleh jemaat lokal masing-masing. No.036/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Melakukan pembinaan tentang pertumbuhan gereja dengan materi Growing Healthy Church (GHC) secara berkelanjutan. No.037/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Mengadakan Pembinaan : -Penginjilan –GHC. Jadwala pelaksanaan : a. GMI Distrik 3 : tanggal 12 – 13 Oktober 2010 b. GMI Distrik 1 : tanggal 2 – 3 Nopember 2010 c. GMI Distrik 2 : tanggal 1 – 2 Pebruari 2011 d. GMI Distrik 4 : tanggal 1 – 2 Maret 2011 e. GMI Distrik 5 : tanggal 2 – 3 Mei 2011 No.038/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Penterjemahan Buku: Vision, dan buku: Everyday Commandment No.039/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Cetak buku Strategy dan Harmony 600exp X Rp. 40.000,- No.040/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Mencetak Majalah GEMA No.041/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Mengadakan pembinaan bagi : P3MI, PWMI, P2MI, SM (4x Rp. 5.000.000) No.042/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Misi: membantu GMI Pos Pelayanan Sang Yetu Papua setiap bulannya sebesar Rp. 500.000,- No.043/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Setiap distrik agar mengadakan MMC (Methodist Men’s Camp) dan MWC (Methodist Women’s Camp) dengan tujuan pemulihan total diseluruh kalangan GMI Wilayah II baik hamba Tuhan maupun warga gereja. BADAN PENATALAYANAN DAN KEUANGAN No.044/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Iuran dari PKMI dinaikkan 20 persen dari iuran sebelumnya. (surat akan dibuatkan kembali dari badan Penatalayan dan keuangan ke setiap lembaga) KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 9 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 10. No.045/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Penutupan (RAPB Distrik dan Wilayah) tahun anggaran diawali bulan Mei dan diakhiri bulan April, hal ini agar laporan keuangan distrik dan wilayah dapat sinkron No.046/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 impinan Distrik supaya semakin intens mendorong setiap Pos Pelayanan, jemaat persiapan, jemaat penuh dalam memberikan prsepuluhan dengan jujur. No.047/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Setiap pengiriman dana yang disetorkan ke Bendahara Konta agar ditulis nama jelas dan dicantumkan perinciannya, apabila tidak dijelaskan maka persembahannya akan dimasukan Persembahan sukarela atau No Name. No.048/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Setiap Badan Konta yang mengambil dana dari Bendahara Konta agar melampirkan bukti/kwitansi/bon sesuai dengan pengeluaran. No.049/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 RAPB GMI Wilayah II ( Mei 2010 s/d April 2011) sebesar 1.408.141.838 agar para DS benar – benar memperhatikan persembahan persepuluhan setiap Gereja Gereja Lokal maupun pos Pos Pelayanan, iuran dari PKMI dan kantong persembahan yang telah ditentukan di Almanak GMI untuk dilaksanakan. BADAN YAYASAN/PENDIDIKAN No.050/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Badan Yayasan/Pendidikan GMI Wilayah II akan mensosialisasikan Yayasan/Pendidikan GMI Wilayah II kepada PKMI yang ada di GMI Wilayah II, secara khusus PKMI yang belum memiliki yayasan yang sesuai dengan UU Yayasan yang baru yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal-hal yang akan disampaikan adalah bahwa Yayasan/Pendidikan GMI Wilayah II bertujuan mengayomi dan melindungi PKMI yang ada dan tidak akan mengintervensi sehingga diharapkan setiap PKMI dapat bergabung dengan Yayasan/Pendidikan GMI Wil.II. Badan Yayayan/Pndidikan akan mendistribusikan buku UU Yayasan Pendidikan yang baru kesetiap PKMI No.051/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Pansus mengadakan pertemuan dengan Yayasan STT WMI/IWJ untuk mempertanyakan status kepemilikan Yayasan STT WMI/IWJ No.052/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Mengadakan penataran/up grading kepada guru-guru PKMI yang ada di GMI Wilayah II BADAN PARPEM & DIAKONIA SOSIAL No.053/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Program SADAR 2500 tetap dilanjutkan, hanya saja perlu lebih dipermudah lagi dalam proses untuk ‘mendapatkan bantuan’ bagi para peserta yang berhak memperoleh bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam program tersebut. Program ini adalah sukarena (bukan wajib). Bagi yang lama sudah mengajukan, bisa mengajukan klaim lagi. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 10 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 11. Syarat-syarat seperti: kwitansi asli dan lain-lainnya ditiadakan dan cukup hanya dengan rekomendasi Pimpinan Jemaat Lokal masing-masing. Sebagai sarana sosialisasi disarankan agar Badan Parpem & Diakonia membuat (menerbitkan) BROSUR yang baru, yang lebih lengkap. No.054/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Konta memberikan wewenang kepada Badan Parpem dan Diakonia Sosial GMI Wilayah II untuk mengurus sertifikasi tanah Pagelaran Lampung. BADAN PERLUASAN GEREJA/VISI DAN MISI No.055/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Visi : Terwujudnya Gereja Yang Memuridkan Murid Yang Dapat Menghasilkan Murid/Jemaat”. Misi : Dirancang oleh Distrik masing-masing dan Gereja lokal sesuai dengan Visi diatas Semua gereja di GMI Wilayah II harus menyesuaikan Visi tersebut dan menjadi Visi Lokal. No.056/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Kepulauan Riau menjadi Distrik Persiapan Kepulauan Riau (KEPRI) dengan catatan dalam waktu 3 tahun akan dievaluasi serta masih dibawah pengawasan Distrik I No.057/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Persiapan Bethesda Palembang (Konres Wesley Palembang) menjadi GMI Bethesda Palembang. No.058/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Persiapan Maranatha Bayung Lincir (Konres Efrata Palembang) menjadi GMI Maranatha Bayung Lincir No.059/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Persiapan Lippo Cikarang (Konres GMI Imanuel Jakarta) menjadi GMI Lippo Cikarang. No.060/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Persiapan Taman Harapan Baru Bekasi (Konres GMI Imanuel Jakarta) menjadi GMI Taman Harapan Baru. No.061/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Persiapan Pontianak (Konres GMI Imanuel Jakarta) menjadi GMI Imanuel Pontianak. No.062/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Distrik PERSIAPAN 5 ditingkatkan Menjadi Distrik yang definitif yaitu DISTRIK 5 Wilayah II No.063/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 GMI Pos Pelayanan Sang Yetu Papua tetap disubsidi oleh GMI Wilayah II dan Distrik 3 masing- masing Rp. 500.000,-/ bulan. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 11 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 12. NOTULEN JALANNYA SIDANG KONFERENSI TAHUNAN KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II TGL. 24 – 27 JUNI 2010 DI HOTEL NUSANTARA DAN GMI IMMANUEL BANDAR LAMPUNG KAMIS, 24 JUNI 2010 13.30 – 16.00 WIB Pendaftaran peserta dan persiapan diri untuk mengikuti kebaktian pembukaan Konta Ke 40 GMI Wilayah II. 16.00 – 17.30 WIB Ibadah Pembukaan dan Perjamuan Kudus dipimpin oleh Bishop Amat Tumino, M.Min dan Bishop D. Manurung, S.Th serta para Pimpinan Distrik 1,2,3,4 dan 5 Gereja Methodist Indonesia Wilayah II. 17.30 – 17.45 WIB Upacara Nasional. - Menyanyikan Lagu “Indonesia Raya” dipimpin oleh Ibu Meita Tobing. - Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Bishop Amat Tumino, M.Min 17.45 – 18.00 WIB Laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Bpk. Drs. Timbul Suwarno, M.Pd 19.00 – 20.00 WIB Pembukaan Konta Ke 40 Gereja Methodist Indonesia Wilayah II oleh Bishop Amat Tumino dan Bishop D. Manurung. Sekretaris Konta ( Pdt. Sabam Lumbantobing ) memanggil nama-nama peserta Konta dengan jumlah sebagai berikut : Utusan : 1. Pendeta : 141 Orang 2. Utusan Resort : 47 Orang 3. Ketua / Mewakili Seksi Konta : 3 Orang ( Ketua P3MI, Ketua P2MI & Ketua PWMI Wilayah ). KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 12 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 13. 4. Lay Leader Konta : 1 Orang Peninjau : 1. GI : 8 Orang 2. Warga Distrik 1 – 5 : 19 Orang Undangan Khusus : 1. GMI Wilayah 1 : 2 Orang 2. Missionaris : 0 Orang 3. Ketua Badan : 4 Orang Jumlah Keseluruhan : 225 Orang Setelah dilakukan pemanggilan nama-nama peserta Konta dan telah memenuhi quorum, maka Konferensi Tahunan ke 40 dibuka secara resmi oleh Bishop Amat Tumino, M.Min, kemudian dilakukan pengesahan Persidangan, Tata Tertib dan Tata Tertib Sidang. Keputusan # 1 : Konta GMI Wilayah II ke 40 sah dan dibuka secara resmi atas nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus oleh Bishop Amat Tumino, M.Min karena telah memenuhi quorum, yaitu Pendeta : 141 orang, utusan Resort 47 orang, Lay Leader Konta: 1 orang dan Ketua Seksi: 3 orang , Peninjau: 27 orang, GMI Wil. I: 2 org, Misionaris: 0, Ketua Badan 4 org= 225 orang dari total jumlah yang seharusnya 238 orang atau 2/3 x 238 = 157 orang. Pengesahan Tata Tertib Bishop Amat Tumino,M.Min : Apakah kita dapat menerima tata tertib yang dimuat dibuku panduan halaman 9 – 12 Keputusan # 2 : Tata tertib peserta dan Tata Tertib Persidangan yang telah disusun dibuku Panduan disahkan secara aklamasi. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 13 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 14. Pengesahan Tata Acara : Pengesahan Tata Acara hari Kamis Konferensisten menerima Tata Acara hari Kamis, 24 Juni 2010. Pengesahan Tata Acara hari Jumat Pengesahan Tata Acara hari Sabtu Konferensisten dapat menerima susunan acara ini. Keputusan # 3 : Setelah diadakan tanya jawab, maka Tata Acara yang tercantum di Buku Panduan Konta dapat diterima sidang, dengan catatan, semua masukan-masukan agar ditampung dan diatur oleh Panitia Agenda. Episkopal Address : Bishop Amat Tumino, M.Min : Acara selanjutnya adalah penyampaian Episkopal Address ( sebagaimana tercantum pada Buku Panduan ) Pleno 1 : pemilihan-pemilihan Keputusan # 4 : Notulis KONTA 1. Pdt. Jhoni Ritonga 7. Pdt. Grace Karunia 2. Pdt. Tomuan Simarmata 8. Pdt. Upa Silaen 3. Pdt. Lambas Simatupang 9. Pdt. Roy Jabarly Sitorus 4. Pdt. Elisa Saragih 10. Pdt. Suharto Agustinus 5. Pdt. Apriliani 11. Pdt. Linda Dewi 6. Pdt. Duma Manurung Keputusan # 5 : Panitia Pemeriksa Notulen 1. Pdt. Samgar L. Sukasno, M.Th. 2. Pdt. Marbangun Sinaga 3. LS. Jimmy Hasugian KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 14 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 15. Keputusan # 6 : Panitia Agenda 1. Pdt. A.B. Simamora 2. Pdt. Simon Chandra 3. LS. S.S. Manurung Keputusan # 7 : Panitia Ucapan Terima Kasih 1. Pdt. Indriani Bone 2. Pdt. Ezra Simorangkir 3. Pdt. Y. Ngatiyo Keputusan # 8 : Panitia Pengarah 1. Pdt. A. Hasibuan 2. Pdt. A. Mudartha 3. dr. Daniel Tobing Keputusan # 9 : Panitia Perluasan gereja 1. Para DS 1 s/d 5 (Kabinet) 2. Pdt. Elinawaty, S.Th. 3. Pdt. Johnley Markus, M.Div. 4. Stefan Samuel 5. Simon Jamin 6. Teguh Ananto Keputusan # 010: Sidang menerima supaya notulis ditambahkan, yaitu : 1. Pdt. Roy Jabarly Sitorus 2. Pdt. Upa Silaen Keputusan # 011: Sidang menerima supaya persiapan Distrik Kepri dimasukkan ke laporan DS I KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 15 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 16. Keputusan # 012: Sidang menerima supaya pembicaraan Distrik Kepri menjadi Distrik Sementara diserahkan ke Badan Perluasan Gereja. Keputusan # 013 : Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Dion Alfredy Hutagalung adalah baik. Keputusan # 014 : Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 1 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Dion Alfredy Hutagalung. Keputusan # 015 : Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Japendi Damanik adalah baik. Keputusan # 016 : Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 2 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Japendi Damanik. Keputusan # 017 : Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Lindung Manurung adalah baik Keputusan # 018 : Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 3 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Lindung Manurung Keputusan # 019 : Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. Sih Budidoyo adalah baik. Keputusan # 020 : Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 4 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. Sih Budidoyo. Keputusan # 021 : Sidang para Pendeta menerima oknum DS Pdt. P. Simangunsong adalah baik. Keputusan # 022 : Sidang menerima laporan Pimpinan Distrik 5 GMI Wilayah II yang disampaikan oleh DS Pdt. P. Simangunsong. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 16 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 17. Keputusan # 023 : Pemaparan laporan Badan Evangelisasi & Pembinaan yang disampaikan oleh Rusdy Leman disetujui oleh sidang. Keputusan # 024 : Pemaparan laporan Badan Penatalayanan & Keuangan yang disampaikan oleh Freddie Chandra disetujui oleh sidang. Keputusan # 025 : Pemaparan laporan Badan/Yayasan Pendidikan & Pansus Yayasan Pendidikan Yang disampaikan oleh Pdt. K. Siagian disetujui oleh sidang. Keputusan # 026 : Pemaparan Laporan Badan Parpem dan Diakonia Sosial yang disampaikan oleh P.E. Pohan disetujui oleh sidang. Keputusan # 027 : Pemaparan Laporan Lay Leader Konta yang disampaikan oleh S.S. Manurung disetujui oleh sidang. Keputusan # 028 : Sidang menerima Laporan P3MI Wilayah yang disampaikan oleh Sdr. Nick Wahyu (Sie Kerohanian). Keputusan # 029 : Sidang menerima Laporan PWMI Wilayah yang disampaikan oleh Ibu Friska Simatupang (Ketua II). Keputusan # 030 : Sidang menerima Laporan P2MI Wilayah yang disampaikan oleh Bpk. Efendi Hutabarat. Keputusan # 031 : Sidang menerima Laporan STBA Palembang yang disampaikan oleh Prof. Dr. V. Miharso. Keputusan # 032 : Sidang menerima Laporan PKMI 1 Palembang yang disampaikan oleh Pdt. Linduara Situmorang, M.Div. Keputusan # 033 : Sidang menerima Laporan STT WMI yang disampaikan oleh Pdt. DR. K. Siagian. Keputusan # 034 : Sidang menerima pemaparan Urusan Kepegawaian dan Pensiun yang disampaikan oleh Pdt. Charles Sihombing, dengan catatan menolak usul Program Kerja UKP GMI 2009/2010, Poin 4,6. Poin 4 : Mendistribusikan formulir DP 3 untuk masa pelayanan 2010/2011. Poin 6 : Iuran pensiun yang selama ini dibebankan ke Anggaran UKP GMI sebesar 5 % dari GDA, akan dibebankan kepada Gereja/Lembaga tempat Pegawai (Pdt/ GI) GMI melayani. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 17 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 18. Jumat, 25 Juni 2010 06.30 – 07.30 WIB Acara dimulai kembali dengan didahului Ibadah Pagi 07.30 – 08.30 WIB Peserta Konferensi menikmati makan pagi Pleno 2 – Laporan DS Sidang dimulai pukul 8.30 - 10.30 Dipilih Notulis tambahan yaitu: Pdt. Roy Jabarli Sitorus dan Pdt. Upa Silaen. Floor setuju. Laporan Persiapan Distrik Kepri dalam Pleno 2 dimasukkan ke Laporan Distrik 1. Florr Setuju. Laporan Distrik 1 DS Dion Hutagalung Dalam buku panduan, Laporan Distrik 1 ada di halaman 1 - 24 Pertanyaan: Pdt. Pasti Tarigan Ada beberapa pertanyaan dan mohon penjelasan : Halaman 8 di point A bidang pembinaan warga gereja tentang SAM. Apakah tidak dilibatkan pendeta Methoidst yang di Palembang karena yang dibina adalah orang Methodist terkait dengan ajaran Methodist. Jawab DS Dion: Kerjasama dengan STT itu hanya untuk memperlengkapi para warga gereja dan majelis tetapi untuk teologi dan etika Methoidist diajar oleh Pdt. Methodist Pdt. Pasti Tarigan Mengapa Pdt. Bagus Ade Dinata Panjaitan yang telah bekerja sebagai PNS di Distrik 5 masih tetap dilaporkan di Distrik 1? KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 18 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 19. Jawab DS Dion: Itu adalah wewenang Bishop. Karena penempatan Pendeta yang tidak ditempatkan di jemaat sesuai dengan Disiplin 2005 psl. 52 halaman 53 mengenai tugas Bishop point 10 dan sudah ada perbincangan antara Bishop dengan yang bersangkutan setelah Konta 2009. Pdt. AB. Simamora Tadi sudah dipaparkan unsur kelayakan sebagai Distrik defenitif. Berapa point yang sudah terpenuhi untuk distrik defenitif supaya di pokja bisa dibahas Jawaban DS Dion: Dari pengalaman kami selama 2 tahun menjadi DS, tidak maksimal mengunjungi daerah pelayanan karena terlalu luas (4 propinsi). Jadi ini bukan sekedar untuk menambah satu DS tetapi untuk efektivitas pelayanan. Tentang laporan persiapan distik yang lebih detail sudah diperbanyak dan akan dibagikan kepada anggota pokja perluasan gereja Pdt. S. Tobing Keptususan Konta 2009 perpuluhan PKMI harus 20 persen apakah itu sudah terealisasi? Jawab DS Dion: Sudah ada beberapa PKMI yang melaksanakannya tetapi belum semua. Pdt. Linduara Situmorang: Kita harus realistis. 20 persen itu apakah dari pendapatan atau keuntungan. Kalau dari pendapatan kami dari PKMI 1 jelas tidak bisa karena program pemerintah sudah memprogramkan sekolah gratis sehingga ada penuruann penerimaan murid. Kami mengusulkan agar konta ini menghimbau semua Hamba Tuhan supaya mendukung PKMI supaya PKMI kita tidak tutup karena tidak ada siswa. Untuk mempertahankan yang ada saja sudah sulit. Tetapi 20 persen dari keuntungan kami tidak sanggup. Bishop: Ya ini sekedar masukan Pdt. Merrry Pangaribuan Menyangkut balik nama asset gereja dari pribadi ke Yayasan Methodist supaya ditangani dengan benar.. Supaya ini jangan menjkadi permasalahan di kemudian hari. Untuk Distrik 1 buat tim khusus . Bishop: ini masukan Indra : Di halaman 1 bagian atas tema adalah : Takutlah akan Allah dan hormatilah sesamamu. Tetapi di bagian tengah ada kalimat sebagaiman Visi Wilayah 2 di atas. Di infocus ada visi gereja memuridkan. Saya usul supaya disinkronkan. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 19 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 20. Jawab DS Dion: Terima kasih pak koreksinya Indra: Kegiatan SAM di Efrata materinya sudah diisi dengan Kemethodisan DS Dion: istilah untuk PKMI bukan perpuluhan tetapi iuran Bishop: Laporan bisa diterima? Florr: Bisa Laporan Distrik 2 DS. Pdt. J. Damanik Laporan Distrik 2 dalam buku panduan halaman 25 s.d 40 Pdt. Marbangun Dalam episkopal adress dijelasakan ada dua Distrik yang belum mandiri salah satunya Distrik 2 . Apa yang telah dan akan dilakukan supaya Distrik 2 menjadi Distrik mandiri. Saya harap itu kongkrit. Target berapa tahun? Suapaya dalam Konta berikut bisa dievaluasi Jawab DS. Pdt. J. Damanik Pos-pos kita sudah memiliki lahan dan diperkirakan 2 tahun ke depan akan panen tentu saja ini bisa membantu keuangan Distrik sehingga bisa mandiri. Mengenai target sampai mandiri saya pikir itu susah karena kalau tidak tercapai bisa menjadi masalah juga tetapi bukan berarti kami tidak beriman. Pdt. M. Marbangun: Kami mengusulkkan supaya dibentuk tim khusus untuk memandirikan Distrik 2 karena sudah lama belum menjadi Distrik mandiri. Pripinsi Lampung ekonominya maju. Pdt. Sabam Tobing: Supaya keputasan kita jelas menyangkut pertanyaan Pdt M. Sinaga apakah perlu dibentuk tim khusus? Jawab DS. Pdt. J. Damanik: Saya kira tidak perlu karena sudah ada pengurus Distrik R. Simamora Halaman 28 burtir 5 tentang PKMI. Apakah memungkinkan untuk tahun berikutnya dilaporkan tentang keadaan PKMI supaya kita tahu perkembangannya termasuk prestasi siswa, jumlah siswa, dsb Jawab DS. Pdt. J. Damanik: PKMI sudah berjalan dengan baik dan sehat dan ada peningkatan namun perlu ditingkatkan lagi. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 20 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 21. Bishop: itu masukan Daniel Tobing Kalau bisa laporan DS dibuat visi dan misi Distrik. Memang tadi ada disinggung : diberkati untuk menjadi berkat. tapi menurut saya ini tidak nyambung visi GMI Wilyah 2 memuridkan menjadi murid. Kalau membuata visi sebaiknya harus berhubungan dengan program. Kalau visi Distrik 2 adalah diberkati menjadi berkat, apa program bapak tahun 2010 untuk mencapai visi tersebut? Jawab DS. Pdt. J. Damanik: Visi tersebut sebetulnya adalah melanjutkan dari visi DS sebelumnya dan menurut kami itu baik. Karena itu untuk mencapai ini kami memerlukan dukungan dari semua pihak. Itulah pergumulan kami bagaimana supaya bisa menjadi berkat. Daniel Tobing: Halam 29 bidang perluasan gereja nomor 4, ada jemaat GBI bergabung dengan jemaat GMI di daerah Moroseneng, apakah sudah dibicarakan baik-baik supaya tidak dikatakan mengambil jemaat orang. Kita perlu menjaga hubungan baik dengan gereja-gereja tetangga Jawab DS 2 J. Damanik: Tentang GBI Moronseneng masuk gereja kita. Kita sudah melakukan pembicaraan dengan mereka dan sudah terbina saling pengertian. Kita juga sudah buat perjanjian hitam di atas putih memakai materai bahwa mereka dengan kerelaan sendiri bergabung dengan kita. Bishop: Laporan bisa diterima? Floor: Diterima Ardeson: Perlu waktu untuk yang bertanya dan Sekretaris Konta jangan memilih-milih orang yang mau bertanya Laporan Distrik 3 DS Pdt. Lindung Manurung Laporan DS 3 di buku panduan halaman 41 s.d 71 Petanyanaan: P. Siagian : Masalah pengurusan sertikfikat tanah. Halaman 66 Resort Imanuel Pos Ungasan apakah sampai saat ini belum memiliki tanah untuk gereja. Karena saya sudah pernah diskusi dengan pendetanya mereka sedang membangun sekarang Jawab DS Lindung: Kita dengarkan penjelasan Pdt Eriwibowo KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 21 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 22. Pdt. Eriwibowo: GMI Denpasar dalam tahap pembangunan. Memang tanah dibeli atas nama pribadi Ermin Pen tetapi sedang dalam pengurusan balik nama. Untuk pengurusan sudah atas nama Yayasan Indra Kita ingin mendapatkan sesuatu dari Konta ini, jadi kami perlu diberi ruang untuk bertanya. Dalam lapoaran bapak DS tidak tercantum nama-nama warga yang membantu bapak padahal mereka sudah bekerja keras DS Lindung: Itu hanya kelupaan. Bukan unsur kesengajaan. Banyak juga pengurus Distrik dari warga dan dukungan mereka juga sangat luar biasa MP. Hutahaean: Halaman 48 sesuai dengan Konres kita di GMI Betsaida Tanjung Priuk, bahwa pembangunan sudah selesai. Tetapi sudah direncanakan lagi pembangunan ruang sekolah minggu dan sekarang sudah dicor. Mengapa tidak tercantum dalam laporan ini. saya hanya mengingatkan dan memohon doa dari seluruh peserta konta DS Lindung Manurung: Penyelesaian pembangunan sudah dilaporkan tahun lalu sedangkan kelanjutan pembangunan belum menerima pengajuan perencanaan yang matang dari panitia MP. Hutahaean: Kan bapak sudah melihat sendiri, untuk apa lagi dilaporkan. Jadi kami perlu membawa sesuatu progress kerja gereja kami ke Konta ini minimal supaya didoakan oleh seluruh peserta Konta Jawab DS Pdt. Lindung Manurung: Ya akan kita masukkan Bishiop: Kita terima laporan ini? Floor: Setuju Laporan Distrik 4 DS Pdt. Sih Budidoyo Laporan di halaman 72 s.d 88 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 22 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 23. Pertanyaan: Pdt. AB Simaora Distirk 4 statsunya seperti Distrik 2 . Bahwa di dalam pertumbuhan Gereja ada 2 hal yang berhubungan yaitu pelayanan rohani dan pelayanan jasmani.. Apakah bapak ada memikirkan sentuhan yang berhubungan dengan kondisi kebutuhan jemaat. Gereja juga perlu memikirkan kebutuhan jasmani bukan hanya kebutuhan untuk ke sorga saja. Jadi perlu sentuhan untuk kebutuhan jasmani DS Sih Budidoyo: Orientasi pelayanan kita sudah berubah. Kalau dulu orientasinya dari desa ke kota sekarang dari kota ke desa Pdt. Upa Silaen Saya Sependapat dengan Pdt. Simamora. Realisasi APB kebanyakan dari sumbangan. Apa tanggung jawab dari gereja lokal. DS Pdt. Sih Budidoyo: Tentang APB memang begitu. Dalam sebulan perpuluhan dari lokal cuma 2,5 juta, setengahnya sudah dikirim ke Wilayah dan sebagaian lagi untuk operasional. Makanya kita mengharapkan dukungan dari seluruh pihak. Pdt. Upa Silaen.: Saya tidak melihat nama sdr. JP. Simanjuntak, padahal dia adik kelas saya, kenapa tidak dilaporkan? DS Pdt. Sih Budidoyo: Tentang P Simanjuntak memang beliau terhalang secara disiplin sehingga tidak dimasukkan daftar pekerja Efendi Hutabarat : Yang saya tahu dari P2MI Wilayah II setiap bulan ada membantu nafkah Hamba Tuhan walaupun jumlahnya sedikit, kalau dalam setahun besar. Kenapa nama pribadi disebutkan di sini, padahal nama P2MI Wilayah II tidak disebutkan Jawaban DS: Yang kami tangkap selama ini itu sumbangan pribadi dan sudah diterima oleh bendahara Distrik setiap bulannya. Untuk lebih jelasnya kita akan membahas secara pribadi. Bishop: Laporan diterima? Floor: Diterima Laporan Distrik 5 DS Pdt. P. Simangunsong: DS Pdt. P. Simangunsong melapor. Laporan Distrik 5 dalam buku panduan di halaman 89 s/d 105 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 23 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 24. Pertanyaan: R. Simamora Halaman 102 di Gereja Kasih Karunia Pagar Alam tidak memiliki seksi P3MI, dll. Mengapa Jawab DS: P. Simangunsong Ada data yang terlambat sehingga tidak dimuat dalam laporan ini. Memang seksi-seksi itu ada di Gereja tersebut. D. Tobing : Program Parpem hal 96 salah satunya membangun tempat kos, apakah hal ini sudah dipertimbaangkan dengan baik? Bukankah lebih menguntungkan membeli kebun kelapa sawit? Berapa tahun masa investasinya kembali. Padahal kebun kelapa sawit biayanya hanya 50 juta. 300 juta bisa 12 hektar kelapa sawit. Jawab DS: P. Simangunsong : Ini merupakan keputusan Distrik., dan sudah dipikirkan dengan matang. Sebelumnya ada warga yang telah membantu pembangunan rumah Distrik. Dan kami meminta supaya beliau membantu di bidang lain dan beliau bersedia. Dalam rapat kami sudah minta masukan dari pengurus Distrik dan disetujui membangun rumah kos karena di depan kantor Distrik ada Universitas PGRI dan yang mau membantu juga setuju. Dr. D. Tobing : Hlm 105 dalam laporan keuangan saldonya tidak dicantumkan. Pdt. Lambas : Pembangunan fisik sudah bagus menuju penyempurnaan namun untuk mendukung pembangunan pertumbuhan jemaat, baik kualitas maupun kuantitas, apa upaya yang sudah dilakukan. Dalam laporan halaman 89, tertulis nama-nama pengurus Distrik, tetapi program untuk mendukung visi tersebut tidak ada, kalaupun ada sifatnya hanya himbauan. Jawab DS: P. Simangunsong: Dalam laporan kami di halaman 93 dst sudah dilaporkan mengenai pertumbuhan rohani jemaat. Waktu kunjungan sering diadakan pembinaan dan serminar dengan mengundang pembicara. Kita juga sudah melakukan Retreat Hamba Tuhan. Pdt. Lambas : Apa program prioritas Distrik 5 dalam tahun ini? Semua memang penting tetapi harus ada prioritas. Jawab DS: P. Simangunsong KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 24 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 25. Yang diprioritaskan adalah pembuatan pagar dan garasi dan sekarang sedang dilakukan pembuatan gambar untuk tempat kos-kosan tadi Ardeson : Halaman 104 bagian pengeluaran harus jelas supaya tidak ada persepsi macam-macam dengan DS. Pengeluran ketiga terbesar ada nota DS yang cukup besar. Apa artinya? Dalam pelaporan keuangan, seharusnya dibuat bagian-bagiannya. Jawab DS: P. Simangunsong Nota DS ini adalah karena sudah ada kesepakatan kami tidak diurakan. Kondis sudah mencek ini semua tidak ada persoalan. Ini dipercayakan kepada kita. Nota ini adalah nota setahun yang dikumpulkan termasuk perlengkapan rumah DS. Ardeson : Perlu dijelaskan pengelompokkannya supaya jangan ada pemikiran DS korupsi dan menyalahgunakan wewenang. DS: kita tampung dan usul diterima DS : ada usulan mengenai hutang-hutang Distrik yang belum terselesaikan. Jadi kami minta supaya ini dapat diperhatikan. Bishop: Apakah Laporan ini dapat kita terima? Floor: setuju Notulis: Pdt. Jony Ritonga, Pdt. Lambas S, Pdt. Tomuan S Pleno 3 Pukul : 11.00-13.00 WIB LAPORAN EVANGELISASI DAN PEMBINAAN (Oleh Bp.Rusdi Leman /hlm.106-112) Pertanyaan Jimmy Hasugian: Berdasarkan disiplin 2005 hlm 91, tugas badan pembinaan adalah menyusun rencana Pendidikan Agama Kristen untuk seluruh bagian (SM, P3MI, PWMI, P2MI), namun dalam laporan skema rencana tersebut belum terlihat! KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 25 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 26. Jawaban Rusdi Leman: Pembinaan untuk Sekolah Minggu dan yang lain-lain diserahkan kepada Distrik. Sejauh ini Badan Pembinaan dan Evangelisasi hanya membantu dalam hal budget. Pertanyaan P. Siagian: oleh karena buku panduan sel grup terjemahannya membingungkan, mohon badan Evangelisasi membantu mendampingi proses penerjemahan Jawaban Rusdi Leman: Masukan diterima dan akan diperhatikan kedepan. Jawaban GI. The Paw Liang: Dalam tim penerjemahan buku sel grup itu sudah melibatkan pendeta GMI antara lain, Pdt. Sumardi, Pdt. Yohanes samosir, dll. Pertanyaan Pdt. Tukul Eriwibowo: Tentang pemuatan berita atau peristiwa dari daerah (lokal) untuk dimuat ke GEMA, apakah ada kriteria tertentu? (contohnya tentang kegiatan pesta rohani P3MI Bali yang belum dimuat di GEMA walaupun sudah dikirimkan) Jawaban GI. The paw liang: Sesederhana apapun berita akan dimuat. Jikalau mengirimkan berita dari Distrik atau pos pelayanan tolong dikomunikasikan lewat email/ sms. Pertanyaan Efendi Hutabarat: Selama ini P2MI belum mendapat pembinaan dari Badan Pembinaan dan Evangelisasi Wilayah II. Di laporan terdapat anggaran 5.000.0000, namun dua kali P2MI mengirim surat tidak mendapat tanggapan. Anggaran P2MI sudah dibuat namun Badan Pembinaan meminta P2MI membuatnya per-item. Kami tidak dapat membuat anggaran itu per-item. Lalu syarat- syarat apa lagi yang harus kami penuhi? Jawaban Rusdi Leman: - Selama ini kami belum menerima surat. - Banyak bantuan tidak melalui ketua Badan karena langsung ke Penatalayanan Pertanyaan Nick Wahyu (P3MI): Mengapa anggaran untuk tiap seksi sama rata mohon dipertimbangkan agar anggaran dibuat sesuai kebutuhan. Jawaban Rusdi Leman: Sejauh ini kemampuan Badan hanya itu. Pertanyaan Bp. Hosea: (Lihat disiplin 2005, hlm 88) Bagaimana tugas atau tanggungjawab dapat dilaksanakan dengan baik oleh Badan Pembinaan dan Evangelisasi jika kepengurusan tidak lengkap. Usul: agar diberlakukan sesuai disiplin GMI 2005 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 26 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 27. Jawaban Rusdi leman: Memang mengalami kesulitan, untuk rapat saja sangat sulit untuk bertemu. Usul: Agar ada Sekretaris Eksekutif yang menangani hal ini. Fokus Pembinaan selama ini masih bersifat ke dalam (contoh pelaksanaan Pembinaan Growing Healty Church) Tanggapan Bishop Amat Tumino: Sangat merindukan adanya Seketaris Eksekutif, namun melihat keadaan GMI wilayah II hal tersebut belum memungkinkan (keterbatasan dana) Bishop Amat Tumino: Bisa diterima laporan Badan Evangelisasi dan Pembinaan? Peserta: Laporan diterima LAPORAN PENATALAYANAN DAN KEUANGAN (Oleh Bp. Fredie Chandra, Hlm.113-128 ) Pertanyaan Pdt. Marbangun: - Mengenai persembahan Persepuluhan perlu diperjelas : apakah tidak disetor atau tidak dicatat? - Usulan mengenai Sekretaris yang ada untuk merangkap tugas menjadi sekretaris Eksekutif. - Diberi kesempatan kepada Bishop Darwis Manurung untuk memberikan masukan. Jawaban Bishop Darwis: Di GMI Wilayah I sudah ada Departemen-Departemen kemudian turun menjadi Badan-Badan, kantor dan rumah sudah ada dan kebetulan sudah lengkap semua. Hal ini berbeda dengan GMI Wilayah II. Jawaban Fredie Chandra: Mengenai Persepuluhan Distrik 3 kurang jelas, mohon saling kros cek. Pertanyaan Ardeson: Mengenai program kerja (buku laporan hlm113, poin II d). KONTA 2009 memutuskan agar ketua- ketua badan berperan aktif untuk meningkatkan pelaksanaan pengumpulan dana. Apa fungsi Badan Penatalayaan? Sebaiknya Badan Penatalayanan dan Keuangan saja yang mengatur pengumpulan KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 27 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 28. dana karena dilokal sering timbul persoalan. Sudah di buat RAPB lokal namun terganggu dengan adanya pengumpulan dana dari Badan-badan. Supaya dipikirkan agar tidak kacau balau pelaksanaannya. Jawaban Fredie Chandra: Keputusan itu telah dibuat di Pokja Konta tahun yang lalu. Sebenarnya pengumpulan dana dilakukan untuk meringankan biaya Badan-Badan yang melakukan pembinaan. Dana yang tersalur ke pusat akan disalurkan kembali untuk program Badan-Badan dan malah membantu Hamba Tuhan yang ada di daerah-daerah. Himbauan Fredie Chandra: Agar lokal melakukan tanggung jawabnya secara jujur, memberikan persepuluhan, maka Tuhan akan memberi berkat. Pertanyaan Ardeson: Jangan membuat lagi surat-surat untuk gereja lokal secara “dadakan “ kelokal-lokal. karena akan merusak anggaran yang sudah dibuat lokal. Jawab Bishop Amat Tumino: Hal tersebut dilakukan karena sudah menjadi keputusan Pokja di KONTA tahun lalu Jawaban Effendi Hutabarat: Dari Wilayah tidak pernah meng-intervensi meminta dana dari lokal Pertanyaan DS. Lindung: Ada perbedaan yang sangat serius antara data-data yang ada dari bendahara Distrik dengan data- data yang dilaporkankan Penatalayanan, khususnya mengenai persepuluhan. Usul: - Diperjelas tahun anggaran kita dimulai dan berakhir kapan, kalau di Distrik 3 dimulai dari Mei – April. - Setelah selesai Kondis Penatalayanan Distrik memberikan data-data ke Penatalayanan Wilayah agar ada kesesuaian dalam laporan Jawaban Bishop Amat: Agar diputuskan dipokja saja Pertanyaan Pdt.Silas Rita: Konfirmasi mengenai persepuluhan GMI Makassar kenapa tidak masuk? KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 28 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 29. Jawaban Bishop: Tinggal di konfirmasi secara pribadi saja nanti. Bishop Amat Tumino: Apakah laporan ini dapat diterima? Diputuskan bahwa laporan di terima dengan catatan-catatan akan dibahas di dalam Pokja. LAPORAN YAYASAN PENDIDIKAN DAN PANSUS YAYASAN PENDIDIKAN (Oleh Pdt. K. Siagian & Bp. James Elias, hlm. 129-131) Pertanyaan Pdt. Johansen Silalahi: Menanggapi pernyataan “kami hanya memberi payung hukum” tidak akan memberikan intervensi apa-apa. Lalu apa fungsi yayasan pendidikan ini seolah-olah hanya seperti paguyuban saja. Sebenarnya banyak yang bisa dilakukan. Sehubungan dengan konteks PKMI Pagar Alam mengalami tantangan secara khusus dalam hal dana. Diharapkan badan atau yayasan ini dapat membantu PKMI yang ada. Jawaban Pdt. K. Siagian: Sejauh ini hanya itu yang dapat dilaksanakan. Soal bantuan perlahan-lahan akan dilaksanakan Pertanyaan Jimy Hasugian: Mempertanyakan program pendidikan: dari 4 program yang dibuat mengapa cuma satu yang berhasil. Mengapa alasan yang dimunculkan klise? (Kurang tenaga, dana, waktu). Usul: jika kurang tenaga sebaiknya ditambah. Jawaban Pdt. K. Siagian : Ada invisible man yang akan menjelaskan status kepemilikan tentang Yayasan. (?) Pertanyaan Steven Samuel: PKMI Immanuel Bandar Lampung mengalami kendala memahami penggabungan. Tolong diberikan penjelasan apa maksudnya ‘bergabung’ tersebut? Kalau ada penggabungan, seolah-olah ada anggapan bahwa PKMI kami akan ‘dicaplok’ oleh GMI Wilayah II. Padahal selama ini PKMI dikelola oleh lokal. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 29 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 30. Jawaban Pdt. K. Siagian: Memang dari dahulu ada ketakutan mengenai ‘caplok -mencaplok’. Jikalau mau mengikuti Yayasan GMI Wilayah II akan ada tim audit keuangan supaya transparan. Jawaban Friedy Chandra: Kami sudah mengadakan kunjungan dengan Bishop ke PKMI Immanuel Bandar Lampung. Yayasan Pendidikan tidak ada niat untuk mencaplok. Penggabungan ini dimaksudkan untuk membantu sekolah-sekolah yang ada. Misalnya dalam hal akreditasi. Salah satu syarat untuk akreditasi dibutuhkan Yayasan, sementara PKMI Bandar Lampung tidak memiliki Yayasan lagi. Badan Pendidikan tidak pernah memaksa sekolah-sekolah yang ada untuk bergabung, karena tujuannya hanya untuk membantu. Contoh: STBA atau PKMI-PKMI yang ada di Palembang tidak ada yang mengalami intervensi. Bishop Amat tumino: Apakah laporan ini dapat diterima? Laporan diterima. LAPORAN BADAN PARPEM DAN DIAKONIA SOSIAL ( oleh P.Pohan 132-140) Tanggapan Daniel Tobing : Program Sadar 2500 sudah cukup baik, namun saya mengusulkan agar kita memikirkan untuk Hamba Tuhan, agar diberikan ucapan terima kasih kepada Hamba Tuhan yang pensiun, misalnya diberikan dana/ucapan terima kasih sebesar 100 juta rupiah. Pencarian dananya : setiap jemaat menyumbang Rp. 10.000,- untuk satu tahun atau mengadakan persembahan sosial untuk Pendeta yang pensiun. Hal ini dikarenakan di lapangan kita melihat bahwa Hamba Tuhan yang pensiun mengalami kesulitan untuk memiliki rumah dan menyekolahkan anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Jawaban P. Pohan : Memang itu adalah salah satu program jangka panjang dari SADAR 2500, dimulai dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu. Jika program ini berhasil maka akan ditingkatkan untuk memperhatikan Hamba Tuhan yang pensiun. Namun dalam kenyataannya program ini berjalan terlalu lambat. Belum secara maksimal jemaat-jemaat lokal yang mengikuti program SADAR 2500 tersebut. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 30 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 31. Bishop Amat Tumino: Pembahasan ini dianjurkan untuk dikonkritkan dalam pokja. Pertanyaan Hindra Krisnanda : Menanggapi apa yang sudah dilaporkan, ada tiga hal yang mau disampaikan : - PARPEM : mengenai masalah aset, harap dipertegas kembali mengenai proses balik nama. Ada 31 sertifikat atas nama pribadi yang belum dibalik nama ke GMI. Hal ini penting untuk diperhatikan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. - Sadar 2500 : Dalam pelaksanaannya banyak yang mengganjal, memang tujuan awalnya untuk membantu jemaat yang sakit atau meninggal namun ketika berjalan ada pemberitahuan agar tidak terlalu berharap terhadap bantuan dari Badan Sosial GMI Wilayah II kepada yang bersangkutan. Oleh karena itu, hal ini perlu ditinjau kembali. Biarlah ini dapat berjalan sebagaimana tujuan awal. - Mengenai Laporan Keuangan Sardi : laporan keuangan tidak akurat, hal ini penting untuk diperhatikan. Misalnya : laporan pemasukan tidak ada di dalam laporan. Diharapakan jelas agar jemaat lokal bisa mengetahui. Jawaban P. Pohan: - Mengenai PARPEM : sudah diserahkan kepada notaris, tetapi belum selesai sehingga badan memutuskan untuk mengganti notaris. - Mengenai SADAR 2500 : akan ditinjau kembali dalam pelaksanaan dan sosialisasinya yang akan datang. - Mengenai laporan keuangan: Laporan keuangan akan dimuat di dalam email atau di GEMA. Pertanyaan Ibu Dwi Ningsih: Program Sadar 2500 dalam realitanya tidak seperti yang kita harapkan di awal. Misalnya : sewaktu sosialisasi program SADAR 2500 diberitahukan bahwa semua jemaat akan mendapatkan manfaat, namun kenyataannya sekarang tidak demikian. Contohnya : apa yang dialami oleh GMI Effata Binong, jemaat yang sakit karena memiliki ASKES tidak mendapatkan bantuan. Dalam kenyataannya, kami (majelis) mengalami kesulitan dalam mengumpulkan dana SADAR 2500. Jawaban P. Pohan : Sebenarnya kalau ditinjau sudah banyak yang dibantu,namun mereka yang tidak mendapatkan bantuan kemungkinan ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan. Misalnya: mengenai kwitansi asli, banyak yang kami terima hanyalah fotocopy saja, sehingga tidak kami layani. Mereka yang mempunyai ASKES tidak mendapatkan bantuan karena kwitansi aslinya sudah diambil. Jika sesuai dengan ketentuan maka akan cepat kami proses. Filosofinya, dari persyaratan menggunakan kwitansi asli adalah agar yang benar-benar tidak mendapat bantuan dana, dapat bantu melalui program SADAR 2500. Bagi yang punya ASKES atau asuransi lainnya, kan sudah mendapat bantuan, jadi kami prioritaskan membantu yang benar-benar membutuhkan. Semoga hal ini dapat dipahami. Laporan ini akan dibahas lebih lanjut di POKJA. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 31 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 32. LAY LEADER KONTA (oleh Bpk. SS. Manurung) Tanggapan Robinson Simamora: - Keputusan KONTA membuat milis Wilayah II. Di dalam milis wilayah II terdapat tulisan- tulisan yang tidak pantas dengan etika orang Methodist. Hal-hal apa saja yang seharusnya diterapkan dalam milis yang sesuai dengan etika orang Methodist? - Dalam serah terima pendeta : ada pendeta yang menyampaikan kata-kata yang tidak pantas dalam khotbahnya, hal ini bagaimana? Jawaban SS Manurung : - Saya menghimbau agar kita dapat melaksanakan etika orang Methodist dalam bermilis. - Masalah serah terima : kita tidak usah lagi mengingat hal-hal masa yang lalu ( kata-kata khotbah yang tidak baik tidak usah dibahas/diperpanjang) Pertanyaan Pdt. Deny Nainggolan : Di dalam program kerja Lay Leader KONTA terdapat biaya transport = 5 orang@ Rp. 1.000.000,- padahal pertemuan ini diadakan di Jakarta. Apakah ini sudah realistis atau hanya anggaran ? Pertanyaan Teguh Ananto : - Dalam hal 142 (Laporan Lay Leader Konta) : mengoreksi waktu(tanggal pelaksanaan) pertemuan Lay Leader distrik di Jakarta yang tidak sinkron dengan tahun pengajuan program. - Pertemuan Lay Leader Distrik jika diadakan di Jakarta, perlu ditinjau kembali mengenai biaya transportasi yang dianggarkan. Jawaban S.S. Manurung: - Anggaran ini diajukan di tahun 2009, namun kenyataannya tidak ada realisasi (tidak ada pertemuan). Sehingga dianggarkan kembali untuk tahun kerja berikutnya (2010-2011). Ada kesalahan pengetikan dalam laporan ini. Seharusnya dituliskan tahun 2010. - Kami mengharapkan sewaktu KONDIS, Lay Leader KONTA diundang namun dalam kenyataannya undangan seringkali tidak diterima. Bishop Amat Tumino : Apakah laporan dapat diterima ? Pak Ardeson Malancia : “Apa yang diterima, ini saja masih dalam bentuk rencana kerja ?“ Bishop Amat Tumino : Laporan diterima untuk dijadikan rencana kerja untuk dikerjakan tahun 2010- 2011. Pleno 4 : Dimulai pukul 16.05 LAPORAN P3MI WILAYAH II Laporan disampaikan oleh: Nick Wahyu Pertanyaan: KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 32 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 33. Bpk. Efendi Hutabarat: Mengenai nama GI. Paw Liang, apakah ini penempatan KONTA atau Bishop? Bukankah P3MI secara struktural dibawah Badan Pembinaan? Jawab: Bishop Amat Tumino: GI. Paw Liang ditempatkan pada KONTA 39 sebagai Koordinator P3MI Wilayah II, bukan Pembina. Robinson Simamora: diberikan apresiasi karena laporan P3MI kali ini ditandatangani oleh seluruh BPH. Pdt. Marihot Hasibuan: a. Untuk halaman 145 nomor V point no. 2, 3, 5 dalam laporan tertulis, apakah ini program P3MI yang sudah dijadwalkan sebelumnya, atau ini program yang ditambahkan sesudahnya. b. Kalau bisa utusan untuk ke Global Justice Volunteer jangan hanya dari seputar Jakarta, tetapi dari seputar daerah. Jawab oleh GI The Paw Liang: Sebenarnya kita sudah mendapat undangan sejak tahun 2008 dan ini program mendadak karena tadinya kita tidak diplaningkan untuk mengirim ke Myanmar. Tetapi karena ternyata ada 1 tempat yang kosong, maka siapa yang bisa mendapatkan visa dia yang diutus kesana. Poin 5: ini undangan langsung dari Emma Kantor. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan P3MI diterima LAPORAN PWMI Laporan disampaikan oleh : Ibu Friska Simatupang. Pertanyaan: Bp. Ardeson: a. Apakah tugas PWMI Wilayah hanya untuk menghadiri kegiatan-kegiatan di Distriknya, atau untuk memberikan pembinaan? b. Yang sebenarnya disebut oleh anggota PWMI apakah hanya mereka yang membayar iuran? Apakah dengan menghadiri kebaktian saja ia belum termasuk anggota? Friska Simatupang : Untuk pertanyaan Pak Ardeson yang pertama, periode kepengurusan PWMI Wilayah adalah 3 tahun, dan setiap tahun memberikan laporannya dalam KONTA Wil. II. Mengenai kegiatan pembinaan, kami melihat bahwa di setiap PWMI lokal juga sudah diadakan pembinaan-pembinaan. Untuk pertanyaan kedua, Anggaran Dasar PWMI sudah jelas tentang siapa saja yang menjadi anggota PWMI dan bukan semua kaum wanita atau ibu-ibu otomatis menjadi anggota PWMI. Bishop Amat Tumino: lihat disiplin GMI pasal 1.9, disana yang disebut anggota PWMI adalah yang sudah berusia 21 tahun ke atas. Pdt. Indriani Bone: Untuk keanggotaan itu sesuai dengan AD-ART, jika hendak dirubah harus dilakukan di KONAS PWMI. Bp. Indra: Yang pertama-tama saya memberikan apresiasi untuk PWMI Wilayah. Namun Apakah tidak ada kegiatan-kegiatan untuk distrik-distrik lain selain untuk distrik 3? Hal ini penting agar PWMI lokal yang di daerah dapat dibangun juga. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 33 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 34. Jawaban oleh Pdt. Indriani Bone: Untuk masalah pembinaan, kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PWMI belum dicantumkan di dalam laporan. Untuk kegiatan pembinaan ke depan akan diadakan di distrik 5 wilayah II. Kami juga sering menawarkan pembinaan di distrik-distrik, tetapi jika distrik yang bersangkutan menolak maka kami tidak bisa memaksa untuk memberikan pembinaan. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan PWMI diterima LAPORAN P2MI Laporan disampaikan oleh: Bp. Efendi Hutabarat Pertanyaan: Pdt. Marbangun Sinaga: 1) Pada halaman 174 poin 2 ada program yang sudah terlaksana tetapi belum disosialisasikan. Padahal sebenarnya sudah disosialisasikan. 2) Mengapa kegiatan sosial P2MI kelihatan lebih sering mengadakan bantuan sosial dari pada kegiatan yang fokusnya ke P2MI , sehingga dana yang dibutuhkan untuk pengembangan P2MI cenderung tersedot ke sosial? Jawab: 1) Secara utuh P2MI baru lengkap AD-ARTnya pada tahun 2007. 2) Untuk Sosial, seksi sosial kami juga memiliki programnya. Kita sudah punya badan sosial sendiri sehingga kami tidak mau mencampur adukkan kegiatan ini dengan kegiatan sosial Wilayah. Bp. R. Sihombing: saya melihat bahwa dari laporan-laporan yang ada, laporan P2MI yang paling jelas. Hanya pertanyaan saya adalah hlm. 175 disitu banyak bantuan-bantuan. Apakah itu tidak merupakan suatu pengeluaran? Jawab: Bantuan yang masuk itu cenderung berupa barang, sehingga bantuan itu tidak dimasukkan ke kas. Itu adalah kesepakatan antara bendahara dengan sie dana. Untuk bantuan dana, saya tidak memasukkannya karena dana yang ada adalah dana awal yang sudah ada selama ini. Bp. Indra: Selama saya menjabat ketua P2MI selama 2 periode, saya baru 1 kali melihat wajah ketua P2MI Wilayah. Harapan kita agar kegiatan-kegiatan pembinaan dari Wilayah untuk pengurus dibawahnya itu lebih diperhatikan. Hal yang lain saya juga melihat banyak pengeluaran-pengeluaran lain yang kelihatannya tidak terlalu berhubungan dengan kegiatan/pengembangan P2MI, mengapa tidak coba difokuskan kepada kegiatan pengembangan P2MI. Jawaban Efendi Hutabarat : Saya baru diangkat menjadi Ketua P2MI tahun 2007 sehingga kegiatan pembinaan itu masih terus disosialisasikan. Memang ada kegiatan untuk pergi ke lokal-lokal tetapi itu hanya untuk face to face, bukan untuk seremonial. R. Simamora: 1) Pemaparan tadi cukup baik. Tetapi apakah tidak lebih baik jika dilaporkan sumber dananya? 2) Jika saya melihat kegiatan PWMI dan P3MI ada kegiatan-kegiatan ke luar negeri, apakah P2MI tidak ada kegiatan ini? KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 34 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 35. Jawab: 1) Sumber dana penghubung merupakan barang seperti yang tadi saya katakan untuk menjawab pertanyaan Bp. R. Sihombing. 2) Untuk kegiatan-kegiatan ke luar negeri semua kita pasti mau. Namun secara nasional P2MI baru muncul tahun 2007, sehingga dari sisi kegiatan kita juga masih merangkak. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan P2MI diterima LAPORAN STBA Dilaporkan oleh: Prof. Dr. V. Miharso, M.Hum Bp. Freddy Chandra: 1) Kami belum melihat ada program yang terencana dalam memajukan STBA ini. Mungkin untuk sekarang belum siap. Tetapi saya berharap untuk waktu yang berikutnya sudah ada program yang terencana. 2) Apakah sekolah kita ini belum diakreditasi? Jawaban V. Miharso : Untuk program kerja, kami mengembangkan TRIDHARMA Perguruan Tinggi: Pendidikan, Penelitian dan pengabdian Masyarakat. Untuk program kerja pengembangan, karena ini perguruan tinggi swasta maka sangat tergantung pada yayasannya. Jika yayasan mengatakan belum, kami juga akan mengikutinya. 2) Kami sudah terakreditasi tetapi masanya sudah habis dan harus diperpanjang lagi. Untuk memperpanjang kami harus mengurus dengan 2 cara: Ijin Operasional, dan ini sudah selesai. Dan ijin operasional ini yang menjadi syarat pengurusan Akreditasi (saat ini sedang dalam pengurusan). Bp. Jimmy Hasugian: 1) Saya cukup bingung mengenai angka-angka yang tercantum di dalam laporan karena ketika coba saya hitung ternyata hasilnya berbeda dengan yang seharusnya. 2) Prestasi seperti apa yang diikuti oleh STBA untuk meningkatkan kualitasnya? 3) Saran: STBA perlu mengikuti kegiatan-kegiatan seperti kompetisi tingkat nasional atau internasional. Jawaban V. Miharso : 1) Saya minta maaf untuk data yang tercantum disana. Terimakasih atas koreksinya. 2) Sebenarnya sudah banyak prestasi yang dicapai sekolah kami, dan bukti serta piala- pialanya dapat bapak lihat di tempat kami. 3) Kami sudah mengikuti kegiatan-kegiatan kompetisi yang bisa kami ikuti. Pdt. AB. Simamora: STBA sudah beberapa tahun berdiri, namun mengapa kesannya sekolah kita kurang diminati? Apakah karena biayanya terlalu mahal, atau apa? Apa usaha-usaha yang dilakukan untuk menumbuhkan penerimaan dan ketertarikan dari masyarakat Palembang untuk sekolah kita ini? KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 35 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 36. Jawaban V. Miharso : Jika kita tetap menjadi STBA maka sudah banyak kompetitornya. Mengenai jumlah mahasiswa yang ada saat ini belum dapat dikatakan sedikit karena itulah keadaan STBA diberbagai tempat. Berbeda jika kita membuka bidang lain yang nantinya bisa kita kembangkan menjadi perguruan tinggi (universitas). Pernah waktu itu saya mengusulkan untuk membuat STKIP tetapi yayasan menariknya kembali karena masih belum sanggup memenuhi syarat-syaratnya. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan STBA diterima LAPORAN PKMI 1 PALEMBANG Laporan disampaikan oleh : Pdt. Linduara Situmorang, M.Th. Pertanyaan: Bp. Fredy Chandra: Kami melihat dalam laporan banyak memperhatikan sarana dan pra sarana. Itu memang penting namun perlu diperhatikan: bagaimana mutu pendidikan, program belajar, dan bagaimana kualitas gurunya? Dan bagaimana hasil Ebtanasnya? Jawaban Pdt. Linduara Situmorang : Kami tahu bahwa kwalitas lebih penting dari sarana. Terbukti pada tahun yang lalu kami tidak menaikkan banyak anak-anak yang sering tawuran dan tidak berkualitas. Dan akibatnya mereka semua keluar. Tetapi efek yang kami alami sekarang adalah anak-anak yang sekolah disana adalah anak-anak yang bermutu. Jimmy Hasugian: di halaman167 dikatakan bahwa untuk SMA 4 dibutuhkan tambahan 6 komputer, disana juga dikatakan ada 24 unit komputer , namun yang tertulis di dalam laporan ada 30 unit. Mana yang benar? Lalu Tertulis perlu SMA 1 membutuhkan tambahan internet padahal disana dikatakan sudah ada 10 unit. Mana yang benar? (tidak ada jawaban/tanggapan) Nick Wahyu: 1) Banyak sekolah-sekolah yang kurang bagus tetapi mendapat agreditasi A. Jawaban Pdt. Linduara Situmorang: Kami sudah mendapat Akreditasi A, dan kami juga mendapat Plus SSN dan Plus PPKN dari Jakarta. Dan dari tingkat SMA baru kali ini yang tidak lulus hanya 1 orang, demikian pula dengan tingkat SMP. Tetapi SMA 4 siswanya 100% lulus. Teguh Ananto: secara laporan sudah cukup bagus, tetapi pada pendahuluan ada signal kecemasan (seakan-akan gulung tikar) padahal programnya banyak pembangunan fisik. Mengenai guru yang studi lanjut S1 dan S2 harus selesai pada tahun 2012. Bagaimana kalau mereka tidak selesai, apakah dikeluarkan? Masukan: mungkin bisa bekerjasama dengan program kualisifikasi guru. Dan biasanya ada bantuan-bantuan dari pemerintah tingkat propinsi, kita bisa bekerjasama dengan itu semua. 3)Untuk menambah 3 ruangan perlu dibangun komunikasi dengan pemerintah setempat. Jawaban Pdt. Linduara Situmorang : Seperti di awal laporan saya tadi saya minta maaf karena laporan yang tertulis belum di revisi. Untuk bantuan pemerintah, sebenarnya mereka sudah menjanjikan Rp 300.000.000,- tetapi ternyata dananya belum juga turun. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 36 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 37. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan PKMI 1 PALEMBANG diterima LAPORAN INSTITUT WESLEY JAKARTA Laporan disampaikan oleh: Pdt. Kornelius Siagian. Pertanyaan: Bp. Freddy Chandra: Seperti yang kita sudah tahu bahwa STT Wesley telah diganti nama dengan Institut Wesley Jakarta. Bagaimana penjelasannya? Kemudian saya melihat di dalam Laporan bahwa Pdt. K. Siagian hanya berposisi sebagai Penutur, bukan ketua, atau Pembina. Bagaimana penjelasannya? Jawaban Pdt. Kornelius Siagian: Bagaimana bisa berubah dari STT jadi Institut Wesley Jakarta, sebenarnya Teologianya tidak berubah. Namun yayasan STTW telah berunding dengan Missi korea dimana diputuskan bahwa STT tetap ada namun ada perluasan dengan bidang-bidang studi yang lain, melihat prospek untuk pengembangan STT. Saya hanya sebagai Penutur, sebenarnya apa yang saya jelaskan adalah tugasnya Yayasan dan Missi Korea. Mereka yang berhak untuk melaporkannya. Mari kita coba terbuka dengan wacana ini: bahwa bukan hanya GMI yang merasa memiliki IWJ, tetapi Methodist Korea juga merasa memilikinya dan rindu untuk mengembangkannya. Bapak Bishop supaya dapat lebih berhikmat untuk menanggapi misi ini. Bp. Rusdy Leman: saya melihat di STTW begitu banyak dosennya yang sudah Doktor, namun mengapa untuk tingkat 1nya mahasiswanya hanya 14 orang. Lalu mengapa juga dikatakan bahwa STTW masih perlu meningkatkan mutu dari pada tenaga pengajarnya, padahal doktornya sudah banyak? Jawaban Kornelius Siagian: Benar, kita memang sudah banyak Doktornya. Tetapi kita juga harus terus berjuang untuk memenuhi standard dosen. Bp. Indra: Kerinduan kita ada banyak kader-kader sebagai ujung tombak di masa yang akan datang. Kami rindu agar anak-anak kita siap diterjunkan ke lapangan. Tetapi kenyataannya mereka kurang siap di dalam pelayanan. Jawaban Kornelius Siagian: Kiranya IWJ menjadi wadah. Biarlah mereka terus berjuang untuk terjun ke lapangan. Soal embel- embel terserah kepada anda. Kami siap menerima koreksi-koreksi. Mereka akan diterjunkan ke lapangan dan STT hanya memberikan dasar pengetahuan dan kemampuan. Kalau sudah tamat dari STT, perkembangan mereka menjadi tanggung jawab para Hamba Tuhan dan gereja setempat yang membentuk mereka. Kalau mereka gagal itu bukan kegagalan kami. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan INSTITUT WESLEY JAKARTA diterima LAPORAN URUSAN KEPEGAWAIAN DAN PENSIUN Laporan disampaikan oleh: Pdt. Charles Sihombing KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 37 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 38. Pertanyaan: Daniel Tobing: 1) Disini telah dikeluarkan daftar gaji Pegawai negeri yang tertulis mulai berlaku Agustus 2010. Yang saya tanyakan apakah hal ini sudah menjadi ketentuan atau menunggu disiplin yang baru? 2) disana juga ditulis mengenai tunjangan-tunjangan keluarga, tunjangan strutural atau tunjangan jabatan. Apa maksudnya? Berdasarkan kriteria apa menentukan nominalnya? 3) Selama ini kami tidak pernah tahu tentang golongan apa dan berapa Hamba Tuhan yang ditempatkan di gereja setempat. Jawaban Pdt. Charles Sihombing: 1) Mengenai kenaikan gaji sebenarnya sudah merupakan roh dari KONAG, jadi mulai Agustus 2010 harus segera disesuaikan. 2) dari sisi Pensiun kami selalu memberikan surat pengutusan, golongan, standard gaji kepada semua Hamba Tuhan yang kami utus , dengan tembusan ke distrik dan gereja masing-masing. 3) Gaji yang ada di surat itu adalah gaji normative, gaji minimal dan setiap GMI harus menyesuaikannya dengan keadaan tempat masing-masing. Dan mengenai tunjangan untuk sementara ini hanya diberikan kepada DS. Tetapi anak, istri, suami Hamba Tuhan setempat ditanggung oleh gereja setempat. Simeon: di halaman 9 ada disebutkan mengenai GMI Gloria Medan yang merupakan bagian dri Distrik Mission Tionghoa. apakah di GMI juga ada pengkotak-kotakan? Jawaban Pdt. Charles Sihombing: Wilayah 1 telah menjadi 11 distrik. Dan pada KONTA tahun lalu telah dibentuk 1 lagi distrik Tionghoa. Dan sampai sekarang berjalan dengan baik. Bishop Amat Tumino: Maaf Pak Simeon, sekarang kita sedang membahas pensiun, bukan masalah pengkotak-kotakan. Sabam Tobing: 1) mengenai kartu asuransi. Selama ini saya sudah mengikuti asuransi namun mengapa sampai sekarang saya masih belum mendapatkan kartu asuransi? 2) Tadi dikatakan bahwa dianjurkan untuk setiap penerima pensiun yang sudah jatuh tempo agar tidak mengambil semua pensiunnya sekaligus, tetapi mengambilnya secara berkala. Mengapa? itu kan hak saya? Jangan sampai ini menjadi satu keputusan yang bisa mengurangi hak peserta. 3) Mengenai ASKOL sebaiknya Pdt. Charles juga ada di wilayah 2 untuk mensosialisasikannya karena kesannya hanya wilayah I yang mendapat fasilitas ini. Karena kenyaataanya sampai sekarang saya masih belum menerima sosialisasi tentang berapa kewajiban saya dan apa saja hak saya. Jawaban Pdt. Charles Sihombing: 1) Sebenaranya kartu sudah dibagikan ke peserta. Namun kalau ternyata Bapak belum menerimanya saya minta maaf. 2) Setiap peserta memang berhak mengambilnya sekaligus. Namun selama ini saya melihat kenyataannya banyak orang yang mengambilnya sekaligus dan seolah-olah putus hubungannya dengan GMI. Kami hanya menganjurkannya, dan tidak mengurangi hak atau wewenang dari peserta. 3) Di wilayah I sudah berjalan dan diwilayah 2 kami mengharapkan ini dapat menjadi stimulus untuk lebih merinci sesuatu yang lebih baik. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 38 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 39. DS. Lindung Manurung: Di KONTA ini kami minta keputusan sehubungan dengan beberapa yang tertulis pada halaman 11 nomor XIV poin 4 tentang formulir DP3 untuk masa pelayanan 2010-2011. Point 6 tentang iuran pensiun dibebankan semua kepada gereja setempat. Point 10 tentang program dana sosial pekerja yang meliputi seluruh Hamba Tuhan GMI. Point 11 tentang program dana abadi pensiun GMI. Mohon Keputusannya. Jawaban Pdt. Charles Sihombing: Sebaiknya hal ini disosialisasikan terlebih dahulu karena khususnya point 4 dan 6 menjadi masalah besar antara Hamba Tuhan dengan jemaat setempat. Keputusan : Bishop Amat Tumino: Untuk halaman 11 nomor XIV point 4 dan 6 untuk Wilayah II kita akan pending dahulu sebelum disosialisasikan. Untuk point 10 dan 11 akan dilaksanakan. Bishop Amat Tumino dan Konfrensisten memutuskan: Laporan URUSAN KEPEGAWAIAN DAN PENSIUN diterima DAFTAR NAMA ANGGOTA POKJA KONTA KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II POKJA : PENATALAYANAN DAN KEUANGAN KETUA : FREDIE CHANDRA TEMPAT : RUANG MAKAN ATAS (KAFE KENANGA) NO NAMA POS PELAYANAN 1 HENDRIK PANGESTAN 2 Pdt. SIMON CHANDRA 3 Pdt. YAHANSEN SILALAHI 4 Pdt. ADE GUNAWAN 5 Pdt. SIMON PETER 6 PETER ADAM 7 WIET SUGITO 8 SUGANDI WIJAYA KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 39 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 40. 9 FREDDY PANGGABEAN 10 NELLY YANCE PALEMBANG 11 SRI WIDODO 12 Pdt. NAHOT SILALAHI BATAM 13 Pdt. MARIHOT HASIBUAN GMI MURIA JAMBI 14 L. HUTAGALUNG PKMI PALEMBANG 15 Pdt. HARI GUSTOMO GMI OGAN JAYA 16 Pdt. SAMGAR DAFTAR NAMA ANGGOTA POKJA KONTA KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II POKJA : PENDIDIKAN / YAYASAN KETUA : Pdt. DR. K. SIAGIAN TEMPAT : RUANG MAKAN BAWAH (SAMPING SEKRETARIAT) NO NAMA POS PELAYANAN 1 Pdt. DENNY NAINGGOLAN 2 JAMES ELIAS 3 MENASON SETIAWAN 4 Pdt. SABAM L. TOBING 5 PATAR SITANGGANG 6 P.HUTAHURUK GMI. BUKIT ZAITUN BSD 7 P. SIAGIAN GMIWESLEY KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 40 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 41. 8 LUHUT SIMANUNGKALIT GMI. EFRATA PALEMBANG 9 H. SITANGGANG GMI. PAKMARUM BUNUT JAMBI 10 H. SITUMORANG GMI. PAKMARUM BUNUT JAMBI 11 Pdt. A. HASIBUAN PALEMBANG 12 Pdt. NK. DARWATY GMI. NAFIRI SION MUARA ENIM 13 A. PANJAITAN GETSEMANI DEPOK 14 NITA YULIANAWATI GMI ANUGERAH LUBUK LINGGAU 15 NELCE KOLALO GMI SION DADAP TANGERANG 16 DWI NINGSIH GMI EFRATA BINONG TANGERANG 17 Pdt ESTER KANADA GMI ANUGERAHLUBUK LINGGAU 18 Pdt. JOHANSEN SILALAHI 19 GI. YUSTIN MARDIANTI GMI YOGYA 20 GI. SONDA TOBING GMI GRACE JAKARTA 21 CGI. DEDI RITONGA MESUJI 22 GI. OINIKE L PATOK SERATUS 23 Pdt. JOKO ISKANDAR GMI RAJABASA KALIANDA 24 DOSLAN DAMANIK GMI KALVARI LAHAT 25 B.BASTARI GMI IMMANUEL BOGOR 26 Pdt. YOSUA LUMBANGAUL GMI BANDUNG TIMUR 27 Pdt. NINUNG BANDUNG TIMUR 28 Pdt. APRIANI MS CUTI KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 41 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 42. 29 J. SARAGIH GMI KANAAN JAMBI 30 MARIANCE SITORUS GMI SOLA GRACIA TANGERANG 31 R. BR PURBA GMI BAITHANI METRO 32 Pdt. LINDUARA S PKMI 1 PALEMBANG 33 Pdt. VAN VARON GMI RANTAU RASAU JAMBI 34 ERMIN PEN GMI IMMANUEL BOGOR DAFTAR NAMA ANGGOTA POKJA KONTA KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II POKJA : PARPEM DAN DIAKONIA SOSIAL KETUA : PINTOR P. POHAN TEMPAT : RUANG SIDANG NO NAMA POS PELAYANAN 1 HENRY SADIKIN 2 Pdt. SANGAPTA PERANGIN-ANGIN 3 Pdt. YOHANES SIMANJUNTAK 4 Pdt. SUMARDI 5 Pdt. YEHEZKIEL NGATIO 6 SUBIYANTONO MULYONO 7 HASAN SURATMAN 8 DJUWITA ADAM KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 42 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 43. 9 Pdt. F. SARUMAHA GMI BENGKULU 10 Pdt. RUTH S GMI WAY JEPARA 11 Pdt. CELCIUS PURBA GMI. TRIMOMUKTI 12 F. MANURUNG GMI. TRIMOMUKTI 13 Pdt. K.SEMBIRING 14 Pdt. LUKAS DASIRAN GMI. SURABAYA 15 GI. JUWITO GMI. GALILEA PALAS 16 Pdt. YOKANAN GMI. SRAGEN 17 Pdt. HENGKY PASARIBU GMI SUNGAI GELANG 18 Pdt. SARIYANTO GMI. BANDAR SURABAYA 19 Pdt. RIO GMI. MOJOREMBUN 20 Pdt. O.TAMPUBOLON GMI WESLEY PALEMBANG 21 Dr. DANIEL LUMBAN TOBING GMI. PALEMBANG 22 YULIANA GMI. TEBET 23 Pdt. LOIDE PADANG GMI. BENTENG PORTUGIS 24 Pdt. FERIYANTO GMI. GMI EMAUS PALEMBANG 25 Pdt. ZENDING SITUMEANG 26 Pdt. DWI WIDODO GMI ANUGERAH LUBUK LINGGAU 27 Pdt. SUTARTI 28 GI. DAVID NAINGGOLAN 29 YUNUS TJIONG GMI. SION JELAMBAR KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 43 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 44. 30 Pdt. Ir. M. PURBA GMI. IMANUEL MADIUN 31 Pdt. RUDI SIBURIAN MARANATHA BAYUNG LINCIR 32 Pdt. FINRA SINAGA MARANATHA BAYUNG LINCIR 33 Pdt. MINASIAH PKMI IMMANUEL BANDARLAMPUNG 34 Pdt. MAGDALENA GMI KANAAAN 35 S. ARITONANG GMI EBENHAEZER 36 SS MANURUNG LAY LEADER KONTA 37 Pdt. SAI SIMSON 38 Pdt. DAHLER SIMANJUNTAK GMI – SP.7 JAMBI 39 Pdt. SADIYO R Y GMI SIDOWALUYO 40 D.Tambunan GMI IMANUEL PALEMBANG 41 FRYNANDO SIMANJUNTAK GMI JAMBI 42 Pdt. FRIENDTY LUMBANGAOL GMI BAITHANI TEMPURAN 43 Pdt. SUPRIHATI GMI. BELITANG 44 Pdt. FAJAR PRONO GMI. BELITANG 45 Pdt. NAOMI GMI. SALATIGA 46 Pdt. RINNE Br SIREGAR BATAM 47 SADRAH TARIM MOJOREMBUN KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 44 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 45. DAFTAR NAMA ANGGOTA POKJA KONTA KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II POKJA : PERLUASAN GEREJA, VISI & MISI KETUA : Pdt. Dion A Hutagalung. TEMPAT : RUANG SIDANG NO NAMA POS PELAYANAN 1 Pdt. Elinawati 2 Pdt. Johnley Markus,M.Div 3 Stefan Samuel 4 Simon Jamin 5 Teguh Ananto 6 Pdt. Krisman Lase Agro Nako, Bengkulu 7 MP. Hutaayan Gmi Betseida, Tanjung Periuk 8 L. Sihombing Gmi Firdaus, Tiga Raksa 9 Liu Pau sam Gmi Anugrah 10 Ola K Gmi Anugrah 11 GI. Marianus Rikin Pos Wonoroyo 12 Pdt. Eriwibowo Gmi Imanuel 13 Pdt. Bactiar 14 MTH Purba 15 Pdt. Tagor Sihombing Gmi Bunut,Jambi KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 45 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 46. 17 Pdt Yakub Wartimin Gmi Muara Enim 18 Pdt. Silas R Gmi Pos Pel Makasar 19 Efendi Hutabarat Gmi Jakarta Pusat 20 Pdt P. Tarigan Gmi Imanuel, Prabumuli 21 Pdt Suryanto Pontianak 22 Pdt Joni Ritonga Batam 23 P.H Pasaribu Pensiun 24 Pdt. M. Hutabarat Palembang 25 Pdt. A Supriyadi Palembang 26 Pdt Lambas Simatupang Depok 27 Pdt. Sri Nani Palembang 28 Pdt. Benyamin Tarigan Tangerang 29 Pdt. Ngatiyo 30 GI. Apolorida 31 Pdt. Emmanuel 32 Pdt. Y. simanjuntak 33 Pdt Yotam 34 Arisman Baturaja 35 Margaretha zhau Palembang 36 J. saragih Jambi 37 Mei Ardjan Gmi Immanuel 38 Martha Napitupulu Gmi Immanuel KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 46 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 47. 39 Pdt. David S 40 MTH. Purba 41 KM. Tarigan Gmi Gloria Batam 42 Pdt Rudiyanto Gmi anugrah Batam 43 Pdt. Jupiter 44 Robinson Simamora Tanjung Pinang 45 Pdt Johanes Samosir 46 Pdt. Ompon Tambunan 47 Gi. Foa DAFTAR NAMA ANGGOTA POKJA KONTA KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II POKJA : EVANGELISASI DAN PEMBINAAN KETUA : RUSDI LEMAN TEMPAT : RUANG SIDANG NO NAMA POS PELAYANAN 1 RUSDY LEMAN GMI ANUGERAH 2 PDT.ANTONIUS GOH STT WESLEY JAKARTA 3 HULMAN SITORUS 4 PDT.FOWASI GMI GETSEMANI BENGKULU 5 PDT. TOMUAN SIMARMATA GMI FIRDAUS 3 RAKSA 6 PDT.SRI RAHAYU GMI SUNGAI LILIN 7 PDT.AB.SIMAMORA TEBET KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 47 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 48. 8 DR.HOSEA KURNIADI GMI IMANUEL JKARTA 9 PJ.SIMANJUNTAK SOLO 10 GI OINIKE L GMI PATOK 100 11 CGI SONDA GMI GRACE 12 H.HUTAGALUNG MALANG 13 PDT.PASKO TAMBUN GMI SUKADAME 14 FRISKA SIMATUPANG PWMI WILAYAH 2 15 RUDIYANTO JAB WESLEY JAKARTA 16 PDT.ARI PRASETYO GMI KANAAN JAMBI 17 HINDRA KRISNANDA EFRATA PALEMBANG 18 MISLANI GMI EFRATA 19 MUGI RAHARYO GMI ALMASIH 20 PDT. LINDA D GMI BETLEHEM PALEMBANG 21 PDT. KRISTINE 22 PDT. RUTH ENDAH GMI EFRATA PALEMBANG 23 PDT. TETY GMI SION JAMBI 24 PDT. HENRY LO GMI IMMANUEL BOGOR 25 PDT. YANNI GMI JIREH SENMARANG 26 H. SITORUS GMI JAKARTA PUSAT 27 NICK WAHYU P3MI WILAYAH 28 GI THE PAW LIANG IWJ 29 JIMMY HASUGIAN GMI BANDUNG TIMUR 30 PDT.jURIANA SAMOSIR GMI BETHESDA PALEMBANG 31 ELIA TYAS DM GMI KARUNIA BEKASI 32 GI FEBRISMERRY KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 48 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 49. LAPORAN BPLPJ GMI WILAYAH II Konperensi Tahunan Gereja Methodist Indonesia Ke-40 Tanggal 24-27 Juni 2010 di Hotel Nusantara Bandar Lampung PENDAHULUAN Sesuai dengan amanat Disiplin GMI Tahun 2005, BPLPJ akan memberikan laporan yang diperoleh berdasarkan laporan para pimpinan Distrik 1-5 GMI Wilayah 2 dalam KONTA ini dan laporan tertulis masing-masing KPLPJ Distrik yang diterima BPLPJ. 1. NAMA-NAMA PENDETA A. Nama-nama Pendeta Distrik 1/II 1 Pdt. Andreas Supriyadi, S.Th. 1996 28 Pdt. Marihot Hutabarat, S.Th. 1998 2 Pdt. Apriani M. Sibarani, S.Th. 2008 29 Pdt. Nahot Silalahi, M.Div. 2006 3 Pdt. Arisman, S.Th. 2009 30 Pdt. O. Tampubolon, S.Th. 2000 4 Pdt. Ary Prasetyo, S.Th. 2004 31 Pdt. Ompon Tambunan, S.Th. 2004 Pdt. Bagus Ade Dinata Panjaitan, 5 2008 32 Pdt. Ragnar Panjaitan, S.Th. 1995 S.Th. Pdt. Bahtiar Sinaga, S.Th., M.Div, 6 1996 33 Pdt. Renvile Tampubolon, S.Th. 1993 M.Th. 7 Pdt. Dahler P. Simanjuntak, S.Th. 2002 34 Pdt. Rinne Siregar, S.Th. 2004 Pdt. Dion A. Hutagalung, S.Th., 8 1995 35 Pdt. Rudi Siburian, S.Th. 2006 M.Div. (DS) 9 Pdt. Duma Manurung, S.Si (Teol) 2008 36 Pdt. Rudyanto, S.Th. 2006 Pdt. Ruth Endah Prasetiawati, 10 Pdt. E.L. Hutagalung, S.Th. 1995 37 2008 S.Th. 11 Pdt. Elinawati, S.Th. 1997 38 Pdt. Sadikin Gunawan, S.E., S.Th. 2004 12 Pdt. Fajar Prono, S.Th. 2005 39 Pdt. Salome Simanungkalit, S.Th. 1990 Pdt. Sangapta Perangin-angin, 13 Pdt. Feryanto, S.Th. 2005 40 2000 S.Th. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 49 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 50. 14 Pdt. Finra Sinaga, S.Th. 2007 41 Pdt. Simon Chandra, M.Div. 2001 15 Pdt. Hengki Pasaribu, S.Th. 2009 42 Pdt. Sri Rahayu, S.Th. 2007 Pdt. Iwan Karo-Karo, S.Th., 16 1994 43 Pdt. Srinani Sihombing, S.Th. 2007 M.Div. 17 Pdt. Jarwadi Simeon, S.Th. 1990 44 Pdt. Sudarno, S.Th. 2002 Pdt. Suharto Agustinus, S.Th., 18 Pdt. John Efendi Zendrato, S.Th. 2003 45 2008 M.Th. 19 Pdt. Joni Ritonga, S.Th., M.Div. 2006 46 Pdt. Suprihati, S.Th. 2007 20 Pdt. Jupiter, S.Th. 2005 47 Pdt. Tagor Sihombing, S.Th. 2006 21 Pdt. Juriana Samosir, S.Th. 2002 48 Pdt. Vanvaron Panjaitan, S.Th. 2008 22 Pdt. Kobol Sembiring, Sm.Th. 2003 49 Pdt. Zending Situmeang, S.Th. 2000 23 Pdt. Lim Po Suan, B.Th. 2003 50 Pdt. A. Hasibuan, S.Th. (pensiun) Pdt. J.P. Simanungkalit, S.Th. 24 Pdt. Linda Dewi, S.Th. 2008 51 (pensiun) Pdt. Linduara Situmorang, 25 2001 52 Pdt. Tety, S.Th. (pensiun) M.Div.,M.Th. Pdt. Thomas Kodrat, S.Th. 26 Pdt. Magdalena Simatupang, S.Th. 2005 53 (pensiun) 27 Pdt. Marihot Hasibuan, S.Th. 2003 54 Pdt. Junus Tjendana (pensiun) B. Nama-nama Pendeta Distrik 2/II 1 Pdt. Andreas Sumarsono, S.Th 2005 11 Pdt. Pasko Tambun, S.Th. 2009 2 Pdt. Celsius Purba, S.Th. 2002 12 Pdt. Rahel Wintiasni, S.Th. 2008 Pdt. Denny Hutabarat, S.Th., 3 1990 13 Pdt. Ruth Sumarni, S.Th. 2001 M.Si. Pdt. Eirene Marheni Laluba, Pdt. Ruttina Pantjaputri, S.Th, 4 2006 14 1996 S.Th. M.Div. 5 Pdt. Friendty Lumbangaol, S.Th. 2006 15 Pdt. Sadiyo RY, S.Th. 1997 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 50 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 51. 6 Pdt. Hari Gustomo, S.Th. 2005 16 Pdt. Saryanto, S.Th. Pdt. Japendi Damanik, S.Th. 7 1993 17 Pdt. Sutarti, S.Th. 2007 (DS) 8 Pdt. Joko Iskandar, S.Th 2005 18 Pdt. Yehezkiel Ngatio, S.Th. 2000 9 Pdt. Minasiah, S.Th. 2001 19 Pdt. Erna Listyaningsih, S.Th. 2006 10 Pdt. Nurliana Pasaribu, S.Th. 2006 20 Pdt. Saryono H.W. (pensiun) C. Nama-nama Pendeta Distrik 3/II 1 Bishop Amat Tumino, B.Th., Pdt. Nurasyah Dewi 2005 1990 29 M.Min. Napitupulu,M.Si,M.Div. 2 Pdt. A.B. Simamora, Drs., S.Th., Pdt. P.W. Bone, S.Th. M.Min., 1978 2002 30 M.Th. M.Th. 3 Pdt. Roy Lawrent Jabarly Sitorus, 2008 Pdt. Ade Gunawan, S.Th. 1997 31 STh 4 Pdt. Benyamin Tarigan, Drs., Pdt. Sabam Lumbantobing, S.Th., 1996 1991 32 M.Min. M.A. 5 Pdt. Samgar Lukas Sukasno,S.Th., 2002 Pdt. Debora Awan 1998 33 M.Th. 6 Pdt. Denny Nainggolan, M.Min. 1998 34 Pdt. Silas Rita, S.Th. 1999 7 Pdt. Edy Antonius Goh, S.Th., 1984 1990 35 Pdt. Simon Peter, B.Th., M.Div. M.Div. 8 Pdt. Elisa Johnson Saragih, S.Th., 1996 2006 36 Pdt. Sonny Cornelius, BD., M.Th. M.Si. 9 Pdt. Sumardi, S.Th., M.Div., 2002 Pdt. Emanuel, S.Th. 2005 37 M.Th. 10 Pdt. Ezra Simorangkir, S.Th., MA 1998 38 Pdt. Suryanto, S.Th. 2006 11 Pdt. Grace Karunia Rahayu, S.Th. 2004 39 Pdt. Tomuan Simarmata, S.Th. 2006 12 Pdt. Tukul Andreas 1995 Pdt. Hana Ninung Murniaty, S.Th. 2009 40 Eriwibowo,S.Th. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 51 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 52. 13 Pdt. Heriyanto, M.Div. 2008 41 Pdt. Upa Silaen, S.Th 2008 14 Pdt. Henry Lo, S.Th. 2008 42 Pdt. Tumpal Sihombing, S.Th. 1995 15 Pdt. Yohanes Simanjuntak, 1994 Pdt. Indriani Bone, M.Th. 1998 43 S.PAK. 16 Pdt. Johanes Samosir, STh 2002 44 Pdt. Yosua Lumban Gaol, S.Th. 2008 17 Pdt. Yotam Supratiknya, S.Th., 2006 Pdt. John David Simatupang, S.Th. 2009 45 M.Div. 18 Bishop Bachtiar Kwee, D.Min. Pdt. Johnley Markus, Ir., M.Div. 2005 46 (pensiun) 19 Pdt. Chaidy Yunus, M.Min. 1970 Pdt. Junith Sihombing, STh. 2005 47 (pensiun) 20 Pdt. Kornelius Siagian, M.Th., 1985 48 Pdt. Chen Siau Chi (pensiun) D.Min. 21 Pdt. L. Manurung, S.Th, M.Th, Pdt. PH Pasaribu, M.Div. 1995 49 D.Min. (DS) (pensiun) 22 Pdt. Lambas Simatupang, S.Th. 2006 50 Pdt. Widyantoro, S.Th. (pensiun) 23 Pdt. Linda M.L.Tobing, S.Th., Pdt. Jakub Beriman, B.Th. 2003 51 MA.CE. (pensiun) 24 Pdt. Lisda Girsang, STh. 1998 52 Pdt. Yetty Dorkas, B.Th. (pensiun) 1998 25 Pdt. Pdt. Lismawaty, S.Th., M.A. 1995 53 S.A.Manalu,M.Div,D.Min.(pensiun ) 26 Pdt. P.Ch.Lumbantoruan,M.Th,Dr. 1995 Pdt. Lydia Hutabarat, S.Th., M.A 1996 54 (pensiun) 27 Pdt. Marbangun Sinaga, S.Th. 2002 55 Pdt. Elim Jonathan (pensiun) 2002 28 Pdt. Minar Simanjuntak, S.Th. 2001 KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 52 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 53. D. Nama-nama Pendeta Distrik 4/II 1 Pdt. Elisabeth Mudharta, S.Th. 2001 8 Pdt. Rio CH Yunanto, S.Th. 2000 2 Pdt. Kristin DL, S.Th. 2005 9 Pdt. Loide Padang, S.Th. 2005 3 Pdt. Lilis Simatupang, S.Th. 2004 10 Pdt. Yanny, S.Th. 2005 4 Pdt. Lukas Dasiran, S.Th. 1995 11 Pdt. Yokanan, S.Th. 2009 Pdt. A. Mudharta, Drs.,M.Div. 5 Pdt. Mangiring Purba, Ir., M.Div. 2009 12 1981 (pensiun) Pdt. Saul Laluba, D.Min. 6 Pdt. Naomi, S.Th. 2005 13 1981 (pensiun) Pdt. Sih Budidoyo,S.Th,M.Div, 7 1993 M.Th. (DS) E. Nama-nama Pendeta Distrik 5/II 1 Pdt. Dwi Widodo, S.Th. 2006 9 Pdt. Merry Pangaribuan, STh. 1996 2 Pdt. Ester Kanada, S.Th. 2007 10 Pdt. NK. Darwathy, S.Th. 2001 3 Pdt. Fowasi Sarumaha 2000 11 Pdt. Pasti Tarigan 1998 Pdt. Pasaoran Simangunsong, 4 Pdt. J.H. Panjaitan, S.Th. 2008 12 1996 S.Th. (DS) Pdt. Johansen Silalahi, S.Th., 5 2000 13 Pdt. Sai Simson, S.Th. 1990 M.Th. 6 Pdt. Horas Sirait 2000 14 Pdt. Yakub Wartimin, S.Th. 1987 7 2004 Pdt. Samuel Wasidi, S.Th. Pdt. Krisman Lase, S.Th. 15 (pensiun) 8 Pdt. F. Sarumaha, S.Th, M.Div. 1987 2. NAMA-NAMA PENDETA PENSIUN 1. Pdt. Tan Bee Lin 5. Pdt. Thomas Kodrat, S.Th. 2. Pdt. Junus Tjendana 6. Pdt. Saryono H.W. 3. Pdt. A. Hasibuan, S.Th. 7. Bishop Bachtiar Kwee, D.Min. 4. Pdt. J.P. Simanungkalit, S.Th. 8. Pdt. Chaidy Yunus, M.Min. KON A ke 40 GMI Wilayah II Nusantara Hotel (Begadang V) Hal. 53 Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 54. 9. Pdt. Chen Sou Chi 15. Pdt. Elim Jonatan 10. Pdt. Widyantoro, S.Th. 16. Pdt. Samuel Warsidi, S.Th. 11. Pdt. Yakub Beriman, B.Th. 17. Pdt. A. Mudharta, M.Div. 12. Pdt. Yeti Dorkas, B.Th. 18. Pdt. Tety 13. Pdt. S.A. Manalu, M.Div., D.Min. 19. Pdt. P.H. Pasaribu 14. Pdt. Chevrolet L. Toruan, D.Th. 20. Pdt. Saul Laluba, D.Min. Guru Injil : 1. G.I. Maria br Sembiring 2. G.I. Wen Mei Lan 3. PENDETA YANG MEMASUKI MASA PENSIUN 1. Pdt. Saryanto (Distrik 2) Pensiun Dini (59 tahun, karena kesehatan). 4. PENDETA YANG PINDAH KE WILAYAH I 1. Pdt. Mily Vanda, S.Th. (Distrik 1) 2. Pdt. R Daulay, M.Th, D.Th. (Distrik 3) 3. Pdt. Jonathan (pensiun) (Distrik 3) 4. Pdt. F. Tonggalia (pensiun) (Distrik 1). 5. PENDETA YANG MENGAJUKAN CUTI 1. Pdt. Elisabeth Rianty Wahyuni, S.Th. (Distrik 4) 6. PENDETA YANG MENGAJUKAN STUDI LANJUT 1. Pdt. Rudyanto, S.Th. (Distrik 1). 2. Pdt. Nurasyah Dewi Napitupulu, M.Div. (Distrik 3) – Institut Wesley Jakarta (D.Min). 7. PENDETA YANG SEDANG STUDI LANJUT 1. Pdt. Apriani M. Sibarani, S.Th. (Distrik 1) – UKDW Yogyakarta 2. Pdt. Ruttina Pantjaputri, M.Div. (Distrik 2) – Seminari Theoloji Malaysia 3. Pdt. Eirene Marheni Laluba, S.Th. (Distrik 2) – Institute of Formation and Religious Studies Manila Philippines. 8. PENDETA MENINGGAL DUNIA 1. Pdt. Agustinus Walker Trisusanto, S.Th. (16 Febuari 2010) 2. Pdt. M.H. Napitupulu, M.A., M.Div. (7 Juni 2010) 9. GURU INJIL a. Guru Injil yg dilantik untuk memasuki masa percobaan tahun pertama 1. GI. Foa Honoa Fau, S.Th. (Distrik 1) 2. GI. Jenver Davidson Nainggolan, S.Th. (Distrik 5) 3. GI. Oinike Laia, S.Th. (Distrik 2) b. Guru Injil yg masih harus menyelesaikan tugas mata kuliah yang ditetapkan BPLPJ 1. GI. Eddy Tadius, S.Th. (Distrik 3) 2. GI. Benyamin Minto Simpul, S.Th. (Distrik 5) c. Guru Injil yang pindah dari Wilayah 1. 1. GI. Rosey Napitupulu, S.Th. (Distrik 3) d. Guru Injil yang diteruskan untuk memasuki masa percobaan tahun kedua 1. GI. Kondang, S.Th. (Distrik 1) 2. GI. Sugeng, S.Th. (Distrik 1) 3. GI. Lukas Ajun, M.Div. (Distrik 1) 4. GI. Effendi, B.D. (Distrik 1) 5. GI. James Damanik, M.Th. (Distrik 3) 6. GI. Victor Silitonga, S.Th. (Distrik 3) 7. GI. Rosey Napitupulu, S.Th. (Distrik 3) KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 54 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 55. 8. GI. Maria Magdalena, S.Th. (Distrik 4) 9. GI. Arvento Arto Doloksaribu, S.Th. (Distrik 4) e. Guru Injil yang diperpanjang masa percobaan satu tahun lagi 1. GI. Esther Novianty, S.Th. (Distrik 3) 2. GI. Yeremia Supriyadi, S.Th. (Distrik 3) 3. GI. Yustin Mardianis, S.Th. (Distrik 4) f. Guru Injil yang menjadi anggota Konperensi Tahunan dan ditahbiskan menjadi Pendeta 1. GI. B. Febrismery Ambarita, S.Th. (Distrik 5) 2. GI. The Paw Liang, M.Div., D.Min. (Distrik 3) 3. GI. Juwito, S.Th. (Distrik 2) 4. GI. Apolorida Limbong, S.Th., M.Div. (Distrik 4) 5. GI. Subur Ginting, S.Th. (Distrik 3) 10. NAMA-NAMA PENDETA & GURU INJIL YANG MENGUNDURKAN DIRI 1. Pdt. Michael Salim, S.Th., M.Th. (Distrik 2) 2. Pdt. Wara A. Retno Widuri, S.Th., M.Min. (Distrik 2) 3. Pdt. Jemmy Sumadi, S.Th., MA (Distrik 4) 4. GI. Andohar Purba, M.Th. (Distrik 3) 11. STUDI LANJUT a) Usulan untuk pdt yang tugas studi lanjut agar premi asuransi dan pensiun ditanggung oleh Wilayah, karena mereka tidak melayani dan tidak mendapat penghasilan. Berdasarkan keputusan Konta bahwa premi asuransi dan pensiun dibayar oleh gereja dan lembaga tempat pelayanan. b) Melalui sidang pendeta merekomendasikan kepada Bishop untuk membicarakan mengenai gaji pokok pdt tugas studi belajar, selama masa studi bagi pdt GMI Wilayah II kepada Bishop GMI Wilayah 1. 12. SOSIALISASI ISTILAH TAHAPAN-TAHAPAN CALON PENDETA Agar kita semua memiliki kesamaan persepsi dalam pelaporan tentang perekrutan pengerja untuk menjadi pegawai GMI sesuai dengan Disiplin GMI Tahun 2005, pasal 55, maka berikut ini kami sampaikan tahapan-tahapan dan istilah-istilah tersebut: No. Status Masa Keterangan 1 Anggota Penuh GMI 4 tahun Jika calon dari Non-GMI 2 Calon Pekerja Tahun Ke-1 1 tahun Proses di Jemaat Lokal melalui Pimpinan Jemaat Setempat. 3 Calon Pekerja Tahun Ke-2 1 tahun Paling lama 3 (tiga) tahun. 4 Calon Guru Injil Tahun Ke-1 1 tahun Proses di KPLPJ Distrik 5 Calon Guru Injil Tahun Ke-2 1 tahun 6 Guru Injil Tahun Ke-1 1 tahun Proses di KPLPJ Distrik 7 Guru Injil Tahun Ke-2 1 tahun 8 Guru Injil Ontrial Tahun Ke-1 1 tahun Proses di BPLPJ Wilayah 2 KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 55 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 56. 9 Guru Injil Ontrial Tahun Ke-2 1 tahun Catatan: - Pengerja Non-GMI walaupun melayani di GMI, tidak dihitung sebagai tahun pelayanan, tetapi hanya sebagai masa keanggotaan jemaat. - Pengerja Non-GMI wajib mengikuti pendidikan penyesuaian selama setahun penuh (2 semester) di PTT Methodist. - Penghitungan masa kerja calon pekerja lokal dihitung per 1 Agustus. Kepada pekerja lokal akan dibuat perjanjian secara tertulis. - Unsur-unsur penilaian dan persentase penilaian Rekomendasi angket penilaian 25% Pelatihan dan ujian 30% Tugas-tugas sesuai buku Disiplin ps.59 20% Wawancara 25% - Nilai kelulusan calon peserta ditetapkan point 75 (grade B-), setara dengan penilaian Disiplin GMI 2005, yaitu IPK 2,5. (Keputusan Rapat BPLPJ 22 Januari 2008). Bandar Lampung, 26 Juni 2010 BPLPJ GMI Wilayah II dto Pdt. Denny Hutabarat, M.Si. BPLPJ GMI Wilayah 2 Ketua : Pdt. Denny Hutabarat, M.Si. Sekretaris : Pdt. Sadikin Gunawan, S.E., S.Th. Anggota : Pdt. Debora Awan Pdt. Iwan Karo-Karo, M.Div. Pdt. Bakhtiar Sinaga, M.Div., M.Th. Pdt. Lismawaty, M.A. Pdt. Pandu Wiguna Bone, M.Th. Pdt. Sonny E. Cornelius, M.Th. Pdt. Lydia Hutabarat, MA. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 56 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 57. LAPORAN PERTEMUAN WARGA GMI WILAYAH II Konferensi Tahunan Gereja Methodist Indonesia Ke-40 Tanggal 24-27 Juni 2010 di Hotel Nusantara Bandar Lampung Keputusan usulan dari warga gereja : No.064/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Dianjurkan agar setiap Hamba Tuhan dan warga jemaat mengikuti MMC dan MWC. No.065/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Adanya pertemuan antara Lay Leader Konta, Lay Leader Distrik dan Lay Leader Lokal. No.066/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 DP3 yang telah disusun oleh UKP disosialisasikan oleh DS. No.067/K-KONTA/GMI-WIL II/VI/2010 Dianjurkan kepada setiap hamba Tuhan memiliki jam kantor dan teknis pelaksanaannya disepakati dengan majelis setempat. PLENO 7: LAPORAN PERTEMUAN WARGA GEREJA ( Oleh SS. Manurung ) USULAN WARGA: 1. Setiap Hamba Tuhan dan warga jemaat wajib ikut MMC dan MWC TANGGAPAN Pdt. Sabam Tobing : Saya mau mempertanyakan kata “wajib”. Saya tidak ikut MMC karena gereja saya tidak mampu untuk membiayai saya. Kalau tidak salah 500,000, kalau Rp.250,000 belum lagi transportasi saya. Kalau dikaitkan dengan ‘wajib’ akan sangat mengganggu. Usul saya: menggunakan kata “dianjurkan”. Kalau menggunakan kata ‘wajib’ ada resiko, kalau tidak ikut bagaimana? Jawaban Bishop Amat Tumino: Kalau begitu redaksi dirubah, agar setiap Hamba Tuhan diwajibkan mengikuti MMC Tanggapan SS. Manurung: Kalau hanya ‘dihimbau’ tidak akan ada komitmen. Masalahnya adalah dana. Yang penting bagaimana ilmu ini dapat diterapkan dengan jelas. Itu prinsip yang kami lihat. Masalah dana kan bisa dipikirkan, kalau tidak bisa tahun ini mungkin tahun depan bisa, tahun depan tidak bisa, mungkin tahun berikutnya. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 57 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 58. Pertanyaan Bishop: Diwajibkan atau dianjurkan ? Pdt. Marbangun: Syarat utama untuk Hamba Tuhan GMI adalah lahir baru. Saya pikir kalau MMC ini menjadi suatu kewajiban akan menjadi persoalan nanti di gereja-gereja lokal. Di gereja saya banyak yang keberatan atau tidak punya biaya. Usul peredaksian: setiap Hamba Tuhan atau warga jemaat dihimbau atau dimotivasi untuk mengikuti MMC/MWC, bukan diwajibkan. Tanggapan Pdt. Iwan Karo-karo: Saya sudah ikut hingga modul 3. Saya sedang menggalakkan di gereja kami. Ini punya dampak yg luar biasa sekali untuk pemulihan di gereja, demikian pula, wanita bijak, Youth Camp, MMC, MWC Single. Setiap orang yg ikut perubahannya besar sekali. Itu suatu gebrakan. Saya usul itu dibuat ‘wajib’. Tapi saya juga mengusulkan agar warga jemaat tidak hanya mengusulkan tetapi juga menyiapkan dana untuk hamba Tuhan. Pdt. Linduara Situmorang Agak berbeda paham dengan Pdt. Iwan. Mungkin kita perlu memahami tentang teologia kita. Kami lihat begitu mudahnya kita menerima sesuatu yg belum dapat dipertanggungjawabkan secara teologis. Usul saya: siapa yg memang mau ikut silahkan, tapi siapa yg tidak mau kalau dia sudah merasa lahir baru jangan dipaksakan. Tapi kalau dia belum bertobat saya pikir dia perlu untuk mengikuti. DS. P. Simangunsong: Menurut saya hal ini perlu disosialisasikan, sebab belum semua orang tahu apa itu MMC dan MWC. Memang banyak yang dipulihkan, tapi tidak semua orang berubah. MMC dan MWC bukan ukuran. Banyak yang berubah, tapi ada juga yang tidak berubah. Untuk itu hal ini jangan dipaksakan, tapi disosialisasikan terlebih dahulu. Bishop Amat Tumino; Kita ambil Jalan tengah agar kata “diwajibkan” diganti dengan “dianjurkan” saja. Peserta: setuju 2. Ada pertemuan antara Lay Leader Konta, Lay Leader Distrik, dan Lay Leader Lokal Tanggapan Pdt. Lismawati: Perlu penjelasan hal apa yang melatarbelakangi timbulnya usulan ini. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 58 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 59. SS. Manurung: Kami jangan dicurigai, kami adalah partner Hamba Tuhan. Sebenarnya kami ingin membantu mengatasi masalah-masalah yang ada, bukan untuk menilai, tapi membantu Hamba Tuhan. Bishop Amat Tumino bertanya: Apakah kita setuju? Peserta Setuju. 3. Perlu adanya Sekretaris Eksekutif dalam tiap Badan Tanggapan Pdt. PH. Pasaribu: Mari kita berpikir untuk “perlu atau tidaknya”. Kalau perlu kita akan mengusahakannya. Saya kira itu perlu sekali, hanya penggajiannya perlu diatur, misalnya sambil menjabat sebagai Gembala sidang. Jimmy Hasugian: Sekretaris eksekutif yang dimaksudkan di sini bukan berarti bahwa setiap badan itu memiliki sekretaris eksekutif. Bisa satu orang full timer menangani semuanya. Pdt. Sabam: Saya pikir usulan ini tidak perlu ada, sebab di dalam disiplin hal sudah ada. Kendala kita adalah tidak ada uang. Apa yg sudah ada di disiplin tidak perlu dipokjakan lagi. Usul: agar point ini didrop saja. Bishop: Kendala kita adalah tempat tidak memadai. Saya usul tahun depan agar diadakan pencarian dana untuk pembelian perumahan bishop agar tempat yg sekarang dapat dimaksimalkan. Mungkin ini didrop saja, sebab sudah ada di disiplin. Memang kelihatan klise, tapi masalah 2500 saja kita semua tidak sehati. Tahun depan kita akan melihat keadaan. Pdt. Lisma Wati: Jika kita melihat perkembangan, kita sudah 12 tahun, kebishopan ini sudah 3 periode. Ini waktu yg sudah lama, sementara badan-badan yg ada di disiplin itu belum bisa kita lengkapi. Kita berjalan sangat lambat. Kalau saya pikir yang ada selama ini bukan kantor Wilayah, tapi rumah Bishop sebab lebih banyak dipergunakan untuk Bishop. Warga yang mengusulkan hal ini harus mencari solusi. Mungkin warga bisa meminjamkan tempat! Bishop Amat Tumino: Itu masukan supaya warga juga tahu. Tahun depan kita akan rancangkan dengan Badan Penatalayanan. Tapi kami usulkan ini didrop sebab sudah ada di Disiplin. Sidang setuju. 4. Penempatan Hamba Tuhan agar sesuai dengan kompetensi dan kondisi jemaat setempat Tanggapan DS. Dion Hutangalung Kami berterimakasih atas usulan jemaat. Kami dari kabinet sudah memikirkan hal ini. Ini sudah ada di Disiplin. Tetapi persoalannya lebih dari itu, ini menyangkut kebutuhan dan pertumbuhan gereja. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 59 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 60. Usul saya point ini didrop saja. Bishop Amat Tumino: Hal ini sudah dilakukan, kami telah melakukan rapat kabinet sejak bulan April, tapi finalnya baru malam ini. Kami serius memikirkannya. Pdt. Sabam Tobing: Untuk mempersingkat waktu agar usulan ini didrop. Sidang : Setuju. 5. Perlu adanya DP3 untuk Hamba Tuhan yang dirancang oleh DS. Perlu adanya kejelasan tentang jam kerja Hamba Tuhan dan adanya pemberitahuan kepada lay leader ketika hamba Tuhan meninggalkan tempat pelayanan. DS. Lindung: Usul no 5 ini saya setuju, tapi jangan dibuat oleh DS. Sebenarnya DP3 itu sudah dibuat oleh Badan Kepegawaian, agar itu saja yang disosialisasikan. DS. Dion: Apresiasi saya bagi para Lay Leader dan jemaat. Sependapat dengan DS. Lindung. Tapi kalimat yang di bawah itu multi tafsir. Dalam Disiplin bukan masalah jam kerja. Hamba Tuhan itu jam kerjanya 24 jam. Kalau ada hamba Tuhan yang meninggalkan jemaat, laporkan saja ke DS. Yang saya lakukan selama ini jika ada yg meninggalkan pelayanan harus ada surat yg diutandatangani oleh ley leader. Kalau tidak ada surat saya tidak akan mengizinkan. Dalam Disiplin ini adalah tugas DS. Usul saya agar usulan ini didrop. Pdt. Iwan Karo-karo Jangan jugalah curigai kami para hamba Tuhan ini. Tentang jam kerja ini, kita perlu serius memikirkannya. Di luar jam kerja kalau ada yg sakit, siapkah bapak/ Ibu untuk tidak dilayani? Jika kita mengangkat hal ini menjadi keputusan KONTA, ini tidak tepat. Jangan kita membuat jam kerja seperti ini, sebab ini akan menjebak diri kita sendiri. SS. Manurung: Usulan-usulan kami banyak yg didrop. Kalau ada yg di disiplin tidak kita lakukan berarti kita tidak disiplin. Ada beberapa kasus. Intinya perlu ada komunikasi yang lebih baik antara Hamba Tuhan dengan warga Jemaat. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 60 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 61. Pdt. Charles Sihombing: Mengenai DP3. Usul dari kelompok ini sudah bagus. Dasarnya Disiplin. Tujuannya adalah untuk menilai kinerja dari seluruh pengerja GMI. Persoalan mengenai jam kerja, itu adalah mengenai kesetiaan dan loyalityas Hamba Tuhan. Sejak 2 Tahun yg lalu BPLPJ Wilayah 1 dan 2 sudah membicarakan hal ini, wilayah 1 sudah melaksanakannya, tapi sayang wilayah 2 belum. Sayang kemarin hal ini didrop. Ternyata pertemuan warga gereja melihat hal ini sebagai sebuah kebutuhan. Usul saya: butuh penjelasan lanjutan. Esensinya adalah GMI membutuhkan DP3 untuk menilai kinerja Pengerjanya. Butuh sosialisasi. Point ini tidak perlu didrop tapi disosialisasi Bishop: Usulan mengenai DP3 disetujui, tapi usulan mengenai jam kerja untuk didrop. SS. Manurung: Kami hanya mengharapkan. Inilah tempatnya kami menyampaikan harapan kami. Kalau hal ini didrop berilah kesempatan kami untuk menemui Hamba Tuhan di gerja. DS. Lindung Manurung: Dalam Disiplin Ps. 30:121 sudah diatur mengenai jam kerja kepegawaian dan hamba Tuhan. Jimmy Hasugian Dalam kenyataan dijumpai Pendeta yang agak sulit untuk ditemui. Ada jemaat yg sudah melakukan kesepakat, tapi sering dilanggar masalah waktunya. Itulah sebabnya diupayakan agar usul ini masuk ke notulen agar ada landasan yg kuat. Bishop Amat Tumino: Apakah setuju? Sidang: Tentang DP3 disetujui Fredie Chandra: Hamba tuhan jangan takut mengenai jam kerja. Contohnya di Imanuel kita memiliki jam kerja yg ketat. Jangan semua usulan didrop. DS. Dion Hutagalung: Saya mau mengingatkan saja..sebaiknya dibedakan antara jam kantor dan jam pelayanan. Kalau usulan ini adalah menyangkut jam kantor maka saya setuju dan menerima. DS. Sih Budidoyo: Saya pikir ini hanyalah sebuah kasus, jangan digeneralisasi. Tapi harus dibedakan memang jam kantor dengan jam pelayanan. Saya setuju diterapkan hal sebagai jam kantor. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 61 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 62. Pdt. Marbangun Sinaga: Kalau ada Pdt yang seperti dimaksudkan tadi saya usul panitia penghubung bisa menyampaikannya kepada DS melalui Konrest. Pdt. AB. Simamora: Koreksi: bukan hanya pimpinan jemaat, tapi juga semua Hamba Tuhan yang ada di gereja itu. Mengenai pengaturan jam kerja ini bagaimana? Standarnya mana? Sebaiknya teknisnya dibicarakan di gereja lokal. Saya setuju tapi perlu diperjelas juga. Bishop Amat Tumino Warga menghendaki agar Hamba Tuhan memiliki jam kantor. Kita perlu megatur teknisnya. Contoh Imanuel jam 08.00 – 14.00 Wib. Majelis dan Hamba Tuhan sendiri yg menyepakati di gereja lokal masing-masing. singkatnya bahwa ada jam kantor bagi Hamba Tuhan. Lintong Sihombing: Sebenarnya mengenai jam kantor hamba Tuhan bukan menjadi keputusan dalam pertemuan warga Gereja. Saya pribadi tidak setuju. Ini hanyalah usulan dari sebagian warga gereja saja. Pdt. Iwan Karo-karo Kita ini Gereja Methodist, yang tidak semua berada di daerah kota. Bagaimana dengan Hamba Tuhan yang di pos-pos pelayanan yg tidak memiliki kantor ? Bishop Amat Tumino: Yang bisa melaksanakan laksanakan saja. DS. Sih Budidoyo: Dianjurkan setiap Hamba Tuhan untuk memiliki jam kantor. Bishop Amat Tumino: Dianjurkan setiap Hamba Tuhan memiliki jam kantor dan teknis pelaksanaanya diserahkan pada gereja lokal. PW. Bone: Bersyukur ada usulan dari warga gereja. Berarti ada masalah mengenai kinerja para Hamba Tuhan. Biarlah ini menjadi warning. Walau usulan ini didrop, tidak berarti usulan itu tidak digubris. Itu adalah koreksi bagi para Hamba Tuhan. Tentang jam kantor, sudah dikatakan bahwa tidak semua gereja mempunyai kantor. Jangan kita mempersulit diri. Tapi ini peringatan agar Hamba Tuhan memperbaiki diri. Tapi juga, masalah satu orang hamba Tuhan jangan dijadikan ‘model’. Tidak semua Hamba Tuhan jelek, banyak juga yang baik. Kalau jelek beritahukan saja ke DS nya. Jangan digeneralisasikan dan menjadi sebuah KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 62 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 63. keputusan. Usul ini didrop tapi menjadi perhatian bagi HT yang melayani. Teman yang sudah melakukannya bertobatlah. Bishop amat Tumino: ‘dianjurkan’ saja, tidak ‘dipaksakan’ Fredie Chandra: Walau di Pos PI tidak ada Kantor tapi ada wilayahnya kan? Misalnya rumah, bisa dijadikan tempat untuk ‘ngantor. Pdt. O. Tampubolon. Tentang Hamba Tuhan sepakterjangnya 24 jam. Kalau ada yg tidak melakukan laporkan saja ke pihak yang berwajib (DS). Bishop amat Tumino: Masalah jam kantor ‘dianjurkan’ saja Sidang Setuju. SS. Manurung: Kami menyampaikan ini dengan suatu harapan agar di kemudian hari komunikasi kita semakin erat, antara warga gereja dan Hamba Tuhannya. Kami tidak mencari-cari kesalahan (pretensi). Yang kami hadapi perlu kami ungkapkan dalam forum ini. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 63 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 64. SUSUNAN ACARA KONFERENSI TAHUNAN KE 40 GMI WILAYAH II BANDAR LAMPUNG 24 – 27 JUNI 2010 Kamis, 24 Juni 2010. WAKTU ACARA PENANGGUNG KETERANGAN JAWAB 13.30 – 15.30 Pendaftaran peserta dan pembagian Sekretariat dan sie kamar akomodasi/tamu 15.30 – 16.00 Persiapan Ibadah Pembukaan Sie Acara dan Perlengkapan 16.00 – 17.30 Kebaktian Pembukaan dan Sie Acara dan -Pengkhotbah : Bishop Perjamuan Kudus Perlengkapan -Liturgis : DS -Pelayan PK : DS -Pemusik/singer : Tiar/tim -Pujian : Koor GMI 17.30 – 17.45 Upacara Nasional Sie Acara dan Perlengkapan. 1.Lagu Indonesia Raya Meita Tobing 2.Mengheningkan Cipta Bishop Amat Tumino 17.45 – 18.00 Laporan Ketua Panitia Timbul Suwarno 18.00 – 19.00 Makan Malam Sie Konsumsi 19.00 – 20.00 Pembukaan Konta GMI Wil. II Bishop Amat Tumino 1.Pemanggilan nama peserta Sekretaris Konta 2.Pembukaan Konferensi Bishop Amat Tumino 3.Pengesahan Tata Tertib Bishop Amat Tumino Persidangan Konta 4.Pengarahan Bishop (Episcopal Bishop Amat Tumino Address) 20.00 – 20.30 Pleno 1 : Pemilihan-pemilihan Bisho Amat Tumino 1.Notulis 2.Panitia Agenda 3.Panitia Pemeriksa Notulen 4.Panitia Ucapan Terima Kasih 5.Steering Committee 6.Panitia Perluasan Gereja 20.30 – 21.15 Ibadah Malam Sie Acara dan Pengkhotbah : Pdt.Erna Perlengkapan Liturgis : GI.Juwito Pemusik/singer : Tiar/tim 21.15 – 05.30 Istirahat KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 64 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 65. Jumat, 25 Juni 2010 WAKTU ACARA PENANGGUNG KETERANGAN JAWAB 06.30 – 07.30 Ibadah Pagi Sie Acara dan Pengkhotbah : Pdt.Joko Perlengkapan Liturgis : GI.Oinike Pemusik/singer : Tiar/tim 07.30 – 08.30 Sarapan Pagi Sie Konsumsi 08.30 – 10.30 Pleno 2 : Laporan-laporan Bishop Amat Tumino 1.Distrik 1 Pdt.Dion Hutagalung 2.Distrik 2 Pdt.J.Damanik 3.Distrik 3 Pdt.L.Manurung 4.Distrik 4 Pdt.Sih Budidoyo 5.Distrik 5 Pdt.P.Simangunsong 6. Panitia Persiapan Distrik Kepri ………………… 10.30 – 11.00 Rehat Kopi Sie Konsumsi 11.00 – 13.00 Pleno 3 : Lanjutan Bishop Amat Tumino 7.Badan Evangelisasi dan Rusdy Leman Pembinaan 8.Badan Penatalayanan dan Freddie Chandra Keuangan 9.Badan/Yayasan Pendidikan dan Pdt.K.Siagian Pansus Yayasan Pendidikan James Elias 10.Badan Parpem dan Diakonia P.Pohan Sosial 11.Lay Leader Konta SS. Manurung 13.00 – 14.30 Makan Siang dan Istirahat Sie Konsumsi 14.30 – 15.00 Snack Sie Konsumsi 15.00 – 17.00 Pleno 4 : Lanjutan Bishop Amat Tumino 12.P3MI Febry Sihombing 13.PWMI Tiolina Tampubolon 14.P2MI Efendi Hutabarat 15.STBA Palembang Dr.V.Miharso 16.PKMI – 1 Pdt.Linduara. S 17.STT – WMI Pdt.Dr .K.Siagian 18.Pemaparan Kepala Urusan Pdt. Charles. S Kepegawaian dan Pensiun 17.00 – 18.00 Pleno 5 : Pengarahan dan Sie Acara dan Bishop Amat Tumino Penetapan Pokja Akomodasi 18.00 – 19.00 Makan Malam Sie Konsumsi 19.00 – 21.30 POKJA 1.Pokja Evangelisasi dan Pembinaan Rusdi Leman Ruang Makan B 2.Pokja Penatalayanan dan Keuangan Freddie Chandra Ruang Makan A 3.Pokja Pendidikan/Yayasan Pdt.K.Siagian Ruang Makan B 4.Pokja Parpem dan Diakonia Sosial P.Pohan Ruang Sidang Utama 5.BPLPJ 6.Panitia Perluasan Gereja dan Visi Pdt.Denny Hutabarat Ruang Makan A Lt. 2 Misi Pdt. Dion A Hutagalung Ruang Sidang Utama 21.30 – 22.00 Ibadah Malam Sie Acara dan Pengkhotbah : Pdt.Winti Perlengkapan Liturgis : CGI.Deddy. Pemusik/Singer :Tiar/tim KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 65 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 66. Sabtu, 26 Juni 2010 WAKTU ACARA PENANGGUNG KETERANGAN JAWAB 06.30 – 07.30 Ibadah Pagi Sie Acara dan Pengkhotbah : Perlengkapan Pdt.David.S Liturgis :Pdt.Arisman Pemusik/singer :Tiar/tim 07.30 – 08.30 Sarapan Pagi Sie Konsumsi 08.30 – 10.30 Pleno 6 : Laporan 1.Pokja Evangelisasi dan Pembinaan 2.Pokja Penatalayan dan Keuangan 3.Pokja Pendidikan dan Yayasan 4.Pokja Parpem dan Diakonia Sosial 5.Panitia Perluasan Gereja 10.30 – 11.00 Rehat Kopi Sie Konsumsi 11.00 – 13.00 Pertemuan-Pertemuan : 1.Pendeta dan BPLPJ Ruang Sidang Utama 2.Warga Gereja Ruang Makan lt. 2. 13.00 – 15.30 Makan Siang dan Istirahat Sie Konsumsi 15.30 – 16.30 Ibadah Memorial Service Sie Acara dan Pengkhotbah Perlengkapan :Pdt.Charles Sihombing,M.Th Liturgis :Pdt.Friendty Musik /singer : Tiar/tim 16.30 – 18.30 Pleno 7 : 1. Laporan Pertemuan Warga Ketua BPLPJ Gereja Bishop Amat Tumino 2. Laporan BPLPJ Bishop Amat Tumino 3. Penerimaan Anggota Konferensi 4. Pelantikan Gr.Injil On Trial 18.30 – 19.30 Makan Malam Sie Konsumsi 19.30 – 21.00 Ibadah Malam/ibadah apresiasi Pdt Sie Acara dan Pengkhotbah : pensiun perlengkapan Pdt.Pasko Liturgis :Pdt.Hanna.N Pemusik/singer :Tiar/tim 21.00 – 05.30 Istirahat KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 66 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 67. Minggu, 27Juni 2010 WAKTU ACARA PENANGGUNG KETERANGAN JAWAB 06.30 – 07.30 Sarapan Pagi Sie Konsumsi Perlengkapan pribadi peserta sudah masuk koper masing-masing 07.30 – 08.30 Check Out Hotel dan menuju ke Sie Akomodasi dan GMI Immanuel Bandar Lampung Transportasi 08.30 – 09.00 Persiapan Ibadah Penutupan Sie Acara dan Konta Perlengkapan 09.00 – 12.00 Ibadah Penutupan Konta Sie Acara dan Pengkhotbah :Bishop 1.Pentahbisan Pendeta Perlengkapan Liturgis :DS 2.Penetapan dan penempatan Pemusik/singer :Tiar/tim Pendeta dan Gr.Injil On Trial Pujian : Th II GMI- Way Jepara 3.Pembacaan Keputusan Konta 4.Ucapan Terima Kasih 5.Penutupan Konta 12.00 – 13.00 Makan Siang Sie Konsumsi 13.00 Sayonara……sampai jumpa pada Konta 41 Tahun 2011. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 67 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 68. DAFTAR NAMA PESERTA KONFERENSI TAHUNAN KE 40 GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II I. UNDANGAN DAN TAMU 1.1 Konferensi Tahunan GMI Wilayah I 1. Bishop D. Manurung : Pimpinan GMI Wilayah I 2. Pdt. Charles Sihombing : Kepala Urusan Kepegawaian & Pensiun 1.2 MISIONARIS/TAMU 1. Pdt. Joseph Jo 4. Pdt. Timotius Park 2. Pdt. Dr. Piter Auh Sung Ho, D.Miss 5. Pdt. Edward Kim 3. Pdt. Samuel Park 6. Pdt. Yosua Kim II. KETUA KETUA BADAN KONTA/SEKSI 1. SS. Manurung : Lay Leader Konta 2. Pdt. Dr. K. Siagian : Ketua badan/yayasan pendidikan 3. Rusdi Leman, MM : Ketua Badan Evangelisasi dan Pembinaan 4. Drs. Freddie Chandra : Ketua Badan penatalayanan dan Keuangan 5. P. E. Pohan : Ketua Badan Parpem dan Diakonia Sosial 6. Pdt. Denny Hutabarat, M,Si : Ketua BPLPJ 7. Frisca Simatupang : Ketua 2 PWMI 8. Efendi Hutabarat : Ketua P2MI 9. Nick Wahyu : Sie Kerohanian P3MI 10. James Elias : Ketua Pansus UU Yayasan 11. Dr. V. Miharso : STBA 12. Hendrik Pangestan : Bendahara Wilayah KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 68 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 69. III. GMI DISTRIK 1 WILAYAH II A. PENDETA 1. Pdt.Iwan Karokaro 2. Pdt. Suharto Agustinus 22. Pdt.R. Tampubolon 3. Pdt.Ruth Endah 23. Pdt.Arisman 4. Pdt.Zending Situmeang 24. Pdt.S.Paranginangin 5. Pdt. Fajar Prono 25. Pdt.Tagor Sihombing 6. Pdt.Suprihati 26. Pdt.M.Hasibuan 7. Pdt.Rudi Suburian 27. Pdt.Duma Manurung 8. Pdt.Finra br Sinaga 28. Pdt.Ary Prasetyo 9. Pdt.Sri Rahayu 29. Pdt. M br.Simatupang 10. Pdt.Kobol Sembiring 30. Pdt.D. P Simanjuntak 11. Pdt.Andreas Supriyadi 31. Pdt.VanVaron Panjaitan 12. Pdt.Simon Candra 32. Pdt.Hengki Pasaribu 13. Pdt.Linda Dewi 33. Pdt.Ragner Panjaitan 14. Pdt.Sadikin Gunawan 34. Pdt.Bagus Panjaitan 15. Pdt.M.Hutabarat 35. Pdt.Bahtiar Sinaga 16. Pdt.S br Sihombing 36. Pdt.Elinawaty 17. Pdt.Feryanto 37. Pdt.Joni Ritonga 18. Pdt.EL.Hutagalung 38. Pdt.Nahot Silalahi 19. Pdt.Sudarno 39. Pdt.Ompon Tambunan 20. Pdt.O.Tampubolon 40. Pdt.Rinne br Siregar 21. Pdt.Juriana Samosir 41. Pdt.John Zendratto KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 69 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 70. 42. Pdt.Rudiyanto 49. Pdt.Apriyani 43. Pdt.Jupiter 50. Pdt.JP.Simanungkalit (Pensiun) 44. Pdt.Dion A Hutagalung 51. Pdt.Thomas Kodrat (Pensiun) 45. Pdt.L.Situmorang 52. Pdt.Tety (Pensiun) 46. Pdt.S.Simanungkalit 53. Pdt.A.Hasibuan (Pensiun) 47. Pdt.Lim Po Suan 48. Pdt.Jarwadi Simeon B. GURU INJIL 1. GI.Foa Honoa Z Fao,S.Th C. UTUSAN WARGA GEREJA 1. Hindra Krisnanda 13. J.Saragih 2. Luhut Simanungkalit 3. Dr.Daniel Tobing 14. Hendra Gunawan 4. Margaretha Chang 15. KM.Tarigan 5. Bp.Sulimin 6. Hendra Feryanto 16. S Aritonang 7. Sonni Ishack 17. R Hutahuan 8. Drs.P.Siagian 9. D.Tambunan 10.H br Sitanggang 11.H br Situmorang 12. Ardeson Malancia KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 70 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 71. D. CADANGAN 1. Irwan Kesuma 12. P.Situmeang 2. Puji Warso 3. Sumaji 13. P.Hutabarat 4. Hasyim Taslim 14. Tommy 5. Yacob Hallim 6. Wiet Sugito 15. KM.Tarigan 7. Kusno Dwiryo 16. A.Simatupang 8. MR.Sianturi 9. D.Siambaton 17. D Gultom 10. Yudiono 18. R Harefa 11. M.Hutabarat E. PENINJAU 1. R.br Siringoringo 2. L.Siburian 3.MTH.Purba 4. Nely Yance 5. L.Hutagalung IV. GMI Distrik 2 Wilayah II A. PENDETA 1. DS. Pdt.J.Damanik S.Th 5. Pdt. Sadiyo RY S.Th 2. Pdt.Denny Hutabarat 6. Pdt. Saryanto S.Th 3. Pdt.Friendty Agustina LG S.Th 7. Pdt. Y. Ngatiyo S.Th 4. Pdt. Celsius Purba S.Th 8. Pdt.Ruth Sumarni S.Th KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 71 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 72. 9. Pdt. Andreas Sumarsono S.Th 14. Pdt.Pasko Tambun,S.Th 10. Pdt.Nurliana Pasaribu S.Th 15. Pdt. Minasiah,S.Th 11. Pdt.Hari Gustomo S.Th 16. Pdt.Rahel Wintiasni S.Th 12. Pdt.Joko Iskandar S.Th 17. Pdt.Saryono HW S.Th(Pensiun) 18. Pdt. Sutarti, S.Th 13. Pdt.Erna Listyaningsih S.Th B. GURU IJNJIL 1.GI. Juwito C. UTUSAN WARGA GEREJA 1. Martha Napitupulu 6. Septu Miswantoro 2. Steven Samuel 7. Sri Widodo 3. Mei Indriati Arjan 8. Mislani 4. R.Br.Purba 9. Mugi Raharjo 5. Satimin D. CADANGAN 1. S.Hadi 4. AL.Tobing 2. Petrus Samsuri 5. Andreas Subejo 3. Yosia Watilah E. PENINJAU 1. David Sihombing 2. Deddy Ritonga 3. Ranto Manurung 4. Brema Sijabat 5. Oineke Laia 6. Ibu C. Purba KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 72 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 73. V. GMI DISTRIK 3 WILAYAH II A. PENDETA 01 Bishop Amat Tumino, M.Min 22 Pdt. Imanuel, S.Th 02 Pdt. Dr. Lindung Manurung,M.Th 23 Pdt. Drs. Benyamin Tarigan,M.Min 03 Pdt. Dr. Kornelius Siagian ,M.Th 24 Pdt. Lisda Girsang, STh 04 Pdt. Simon Peter M.Div. 25 Pdt. Junith Sihombing, STh 05 Pdt. Silas Rita, S.Th 26 Pdt. John David Simatupang,S.Th 06 Pdt. Heryanto, M.Min 27 Pdt. Drs. AB Simamora, M.Th 07 Pdt. Lydia Hutabarat M.A 28 Pdt. Lismawaty, MA 08 Pdt. Ezra Simorangkir,MA 29 Pdt. Linda Mutiara Tobing,MCM 09 Pdt. Yotam Supratiknya, M.Div 30 Pdt. Lambas Simatupang,STh 10 Pdt. Sabam Lumbantobing,MA 31 Pdt. Debora Awan 11 Pdt. Sonny Cornelius, M.Th 32 Pdt. Edy Antonius Goh, M.Div. 12 Pdt. Grace Karunia Rahayu,S.Th 33 Pdt. Yohanes Simanjuntak, S.PAK 13 Pdt. Denny Nainggolan, M.Min 34 Pdt. Samgar Lukas Sukasno, M.Th 14 Pdt. Johnley Markus, M.Div 35 Pdt. Tomuan Simarmata, STh 15 Pdt. Suryanto, S.Th 36 Pdt. Roy Jabarly Sitorus, S.Th 16 Pdt. Tukul Andreas Eriwibowo,MA 37 Pdt. Ade Gunawan, STh 17 Pdt. Sumardi, M.Th 38 Pdt. Yosua Lumban Gaol, S.Th 18 Pdt. Johanes Samosir,STh 39 Pdt. Ninung Murniaty,S.Th 19 Pdt. N. Dewi Napitupulu,M.Div 40 Pdt. Tumpal Sihombing, S.Th. 20 Pdt. Marbangun Sinaga,S.Th 41 Pdt. Henry Lo, S.Th 21 Pdt. Upa Silaen, S.Th 42 Pdt. Pandu W. Bone, M.Th KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 73 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 74. 43 Pdt. Elisa Johnson Saragih, M.Si 51 Pdt. Widyantoro, STh/P 44 Pdt. Indriani Bone, M.Th 52 Pdt. Chaidy Yunus, M.Min./p 45 Pdt. Minar Simanjuntak, M.Th. 53 Pdt. Yeti Dorkas, B.Th./P 46 Bishop Dr. Bachtiar Kwee, M.Div/P 54 Pdt. Dr. S.A. Manalu/P 47 Pdt. MH. Napitupulu,M.Div./P 55 Pdt. Dr. Chevrolet Lumbantoruan/P 48 Pdt. Chen Siau Chi/P 56 Pdt. Elim Jonathan/P 49 Pdt. Yakub Beriman, B.Th/P 50 Pdt. PH Pasaribu, M.Div/P B.GURU INJIL 1. GI Subur Ginting, STh 2. Pau Ling The 3. Jeremy Supriyadi B. UTUSAN 1. Bp. Robinson Simamora 20. Ibu Neltje Kalalo Y 2. Bp. P. Hutauruk 3. Bp. Ermin Pen 21. Yunus Tjiong 4. Bp. Freddie Chandra 22. P.Pohan 5. Bp. Hosea Kurniadi 23. Rudyanto Yap 6. Bp.Ola Kusuma 7. Bp. Liu Pau San 8. Ibu Yuliana Marpaung 9. Bp. MP. Hutahaen 10. Bp. A. Panjaitan 11. Bp. Wilmar Hutauruk 12. Bp. Elia Tyas DM 13. Bpk C. Bastari 14. Sdri. Femelianti,ST,Ars 15. Bp.Jimmy Hasugian 16. Ibu Dwi Ningsih 17. Ibu Roselina Simanjuntak 18. Bp. LS. L. Sihombing 19. Ibu Marince Sitorus KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 74 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 75. C. CADANGAN 1. Bp. Hulman Sitorus 14. Bpk Hendra 2. Bp. TM. Sihombing 15. LS Jimmy Hasugian 3. Bp. Katamso 16. bu Dwiningsih 4. Bp. Fandi Daratio 5. Bp. Natan Agustam 17. Bp. Saut Hisar Naiborhu 6. Bp. Olla Kesuma 18. Bp. H. Panggabean 7. Ibu Jenny Suwito 19. Ibu Marince Sitorus 8. Bp. HB Simangunsong 20. Ibu Neltje Kalalo Y 9. Bp O. Hutajulu 21. unus Tjiong 10. Bp. R. Sitorus 22. P. Pohan 11. Bp. DH Situmeang 23. Efendi Tio 12. Bp. Jaselmen Purba 13. Ibu Yenny Silviana D. PENINJAU 1. Bp. Hulman Sitorus 6. Bp. DH Situmeang 2. Bp. Joshua Kusuma 7. Hana Kusni 3. Bp. Olla Kesuma 8. Yunus Tjiong 4. Ibu Marlene Sihombing 9. Sondah L. Tobing 5. Bp. S. Hutabarat 10. Peter Goh VI. GMI DISTRIK 4 WILAYAH II A. PENDETA 1. Pdt. Sih Budidoyo, M.Th 8. Pdt. Yani, S.Th. 2. Pdt. Lukas Dasiran, S.Th. 9. Pdt. Loide Padang, S.Th 3. Pdt. M. Purba, M.Div. 10.Pdt. Yokanan, S.Th. 4. Pdt. Lilis Simatupang, S.Th 11.Pdt. Elisabeth Mudharta,S.Th.(Cuti) 5. Pdt. Rio CH Yunanto, S.Th 12.Pdt. A. Mudharta,M.Div (Pensiun) 6. Pdt. Kristene, DL. 13.Pdt. Saul Laluba, D.Min.(Pensiun) 7. Pdt. Naomi, S.Th. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 75 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 76. GURU INJIL 1. GI. Apollorida Limbong,M.Div 2. GI. Yustin Mardianis, S.Th B. UTUSAN 1. Simon Jamin 2. PJ. Simanjuntak 3. Sadrah Tarim 4. H. Hutagalung VII. GMI DISTRIK 5 WILAYAH II A. PENDETA 1 Pdt. P. Simangunsong, S.Th 9 Pdt. Merry br Pangaribuan, S.Th 2 Pdt. F Sarumaha, M.Div 10 Pdt. Horas Sirait 3 Pdt. Fowasi Lase, S.Th 11 Pdt. Krisman Lase, S.Th 4 Pdt. Yakub wartimin, S.Th 12 Pdt. Dwi Widodo, S.Th 5 Pdt. NK. Darwathy, S.Th 13 Pdt. Ester kanada, S.Th 6 Pdt. Sai Simson, S.Th 14 Pdt. JH. Panjaitan, S.Th 7 Pdt. Pasti Tarigan 15 Pdt. Samuel Warsidi, S.Th 8 Pdt. Johansen Silalahi, M.Th KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 76 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 77. B. GURU INJIL 1. Gr. B. Febrismery Ambarita, S.Th C. UTUSAN 1.Bp. BML-Tobing 2.Artaban kawira 3.Ibu Nita 4.Bp. Doslan Damanik 5.Bp. Teguh Ananto, M.Si D. CADANGAN 1. Bp. Wahab Eddy 2. Ibu Rusliana 3. Bp. Viktor Gulo 4. Bp. Heron Purba 5.Bp. Alex E. PENINJAU 1.Eddy Iskak 2.Junaidi 3.GI.Marianus Rikin KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 77 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 78. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 78 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 79. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 79 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010
  • 80. KON A ke 40 GMI Wilayah II Hal. 80 Nusantara Hotel (Begadang V) Bandar Lampung, 24 – 27 Juni 2010