pendekatan dan metode dalam psikologi perkembangan

25,640 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
25,640
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
165
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

pendekatan dan metode dalam psikologi perkembangan

  1. 1. PENDEKATAN DAN METODE DALAM PSIKOLOGI PERKEMBANGANpresentasi ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Perkembangan diampu oleh Wahidin, S. Pd. I, M. Pd Kelompok : Muhammad Solehan ( 111-11-167 ) Imam Setiawan ( 111-11-098 ) Yuanita Rahmawati ( 111-11-179 ) Siti Haniah ( 111-11-117 ) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI ( STAIN ) SALATIGA TAHUN 2012
  2. 2. Sekilas pengertian tentang psikologi perkembangan……….• Psikologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yaitu “psychology”. Istilah ini pada mulanya berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu “psyche”, berarti, jiwa atau daya hidup, sedangkan “logos” berarti ilmu. Jadi secara harafiah, “psychology” berarti ilmu yang memepelajari tentang kejiwaan atau “Ilmu Jiwa “.• Sedangkan perkembangan, Chaplin mengartikan perkembangan sebagai (1)Perubahan yang berkesinambungan dan progresif dalam organisme, dari lahir hingga mati, (2)Pertumbuhan, (3)Perubahan dalam bentuk dan dalam integrasi dari bagian-bagian jasmaniah ke bagian-bagian fungsional., (4)Kedewasaan atau kemunculan pola-pola asasi dari tingkah laku yang tidak dipelajari. Sementara itu, Reni Akbar Hawadi menafsirkan,”Perkembangan secara luas menunjuk pada keseluruhan proses perubahan dari potensi yang dimiliki individu dan tampil dalam kausalitas kemampuan ,sifat dan ciri-ciri yang baru.
  3. 3. Lanjutan…….• Perkembangan itu menunjukkan suatu proses tertentu, yaitu suatu proses yang menunjukkan kedepan dan tidak dapat diulangi kembali.dalam perkembangan manusia terjadi perubahan-perubahan yang sedikit banyak bersifat tetap dan tidak dapat diulangi. Perkembangan menunjukkan pada perubahan – perubahan dalam suatu arah yang bersifat maju. Psikologi perkembangan lebih mempersoalkan factor-faktor umum yang memepengaruhi proses perkembangan yang terjadi di dalam diri seseorang. Titik berat yang diberikan oleh para psikolog perkembangan adalah relasi antara kepribadian dan perkembangan.
  4. 4. Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa psikologi perkembangan adalah……………………… • Ilmu yang lebih mempersoalkan factor-faktor umum yang mempengaruhi proses perkembangan ( perubahan )dalam diri seseorang yang menitikberatkan pada relasi antara kepribadian dan perkembangan (Pendapat Prof. Dr. F.J. Monks, Prof. Dr. A.M.P dan Prof. Dr. Siti Rahayu dalam bukunya “Psikologi Perkembangan”). • Ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang mulai periode masa bayi, remaja, dewasa hingga lanjut usia (Pendapat Kartini Kartono dalam bukunya “Psikologi Anak”).
  5. 5. Untuk mengetahui suatu perkembangan atau pertumbuhan,harus dilakukan pendekatan-pendekatan dan metode-metodetertentu, dimaksudkan untuk memberikan pengertian tentang bagaimana para psikolog perkembangan melakukan tugas mereka dalam mendapatkan lebih banyak pengertian akan gejala perkembangan serta bagaimana cara mengatasi hambatan dalam proses perkembangan.
  6. 6. Pendekatan dan Metode Dalam Psikologi Perkembangan• Pendekatan- pendekatanya: • Metode- metodenya : 2. Metode Observasi3. Pendekatan Cross-sectional 3. Metode Experimen 4. Metode Klinis5. Pendekatan Longitudinal 5. Metode Tes7. Pendekatan Sekuensial 6. Metode Interview 7. Metode Questionnare9. Pendekatan Cross-cultural 8. Metode Collection ( lintas- budaya)
  7. 7. Pendekatan Psikologi Perkembangan1.Pendekatan Cross-sectional• Pendekatan Cross-sectional adalah suatu pendekatan yang dipergunakan untuk melakukan penelitian terhadap beberapa kelompok anak dalam jangka waktu yang relative singkat. Dalam pendekatan ini penelitian dilakukan terhadap orang-orang atu kelompok orang dari tingkat umur yang berbeda-beda. Kelompok-kelompok yang berbeda tersebut dapat dibandingkan dalam halkeberagaman variable terikat, sepeti IQ, memori, relasi teman sebaya, kedekatan dengan orang tua, perubahan hormone, dan lain-lain. Melalui pendekatan kros-sektionalini dapat diperoleh pengertian yang lebih baik akan factor yang khas atau yang kurang khas bagi kelompok-kelompok yang diperbandingkan.• Keuntungan utama dalam pendekatan kros-sektional ini adalah bahwa para peneliti tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk menunggu individu bertumbuh. Adapun kelemahan pendekan ini adalah bahwa pendekatan ini tidak member informasi tentang bagaimana individu berubah atau tentang stabilitas karakteristiknya. Naik turunya perkembangan dapat menjadi tidak jelas.
  8. 8. 2. Pendekatan LongitudinalPendekatan longitudinal adalah pendekatan dalam penelitian yang dilakukandengan cara menyelidiki anak dalam jangka waktu yang lama, misalnyamengikuti perkembangan sesorang dalam jangka waktu tertentu, seperti selamamasa kanak-kanak atau selama masa remaja. Kelebihan dan kelemahannyaantara lain: -Sampel lebih sedikit, sehingga memungkinkan untuk melakukan analisaterhadap pertumbuhan dan perkembangan setiap individu. -Memungkinkan mengetahui gangguan-gangguan dalamperkembangan, baik secara pribadi maupu dalam kelompok. -Memungkinkan melakukan analisa terhadap hubungan antara prosespertumbuhan, baik aspek kematangan maupun pengalaman, karena data yangdiperoleh berasal dari anak yang sama. -Memberikan kesempatan untuk menganalisa efek lingkungan terhadapperubahan tingkah laku dan kepribadian.Sedangkan kelemahan dari pendekatan ini adalah : -Membutuhkan waktu yang yang lama dan biaya yang besar. -Memerlukan banyak peneliti yang kemungkinan memiliki pengalamanyang berbeda-beda. -Kemungkinan terjadinya gangguan dalam selang waktu penelitian yangsedang dilakukan, misalnya bila orang pindah tempat atau meninggal.
  9. 9. 3. Pendekatan Sekuensial Kombinasi pendekatan kros-sektional dan pendekatan longitudinalinilah yang dinamakan pendekatan sekuensial. Dalam banyak hal,pendekatan ini mulai dengan studi kros-sektional yang mencakup individudari usia yang berbeda. Berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelahpengukuran awal, individu yang sama diuji lagi (ini merupakan aspeklongitudinal dari rancangan) Pada waktu selanjutnya,, sekelompok subjekbaru diukur pada masing-masing tingkat usia. Kelompok baru pada masing-masing tingkat ditambahkan pada waktu berikutnya untuk mengontrolperubahan yang (gugur) dari studi, atau pengujian ulang mungkin telahmeningkatkan kinerja mereka. Meskipun pendekatan ini kompleks, mahal, dan lama, namun benar-benar memberikan informasi yang tidak mungkin diperoleh dari pendekatankros-sektional dan pendekatan longitudinal. Pendekatan sekuensial sangatberguna, terutama dalam menguji pengaruh kohor
  10. 10. 4. Pendekatan Cross-culturalPendekatan cross-cultural adalah suatu pendekatan dalam penelitian yangmempertimbangkan faktor-faktor lingkungan atau kebudayaan yangberpengaruh terhadap perkembangan anak. Pendekatan ini dilakukanterhadap kelompok-kelompok yang berbeda latar belakang kebudayaanya,baik melalui percobaan, maupun tes pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan pengumpulan data lainya untuk diolah dan dianalisapersamaan dan perbedaanya. Dengan demikian pendekatan lintas-budaya (cross-cultural)mengenai urutan-urutan dalam perkembangan, pentahapan dalamperkembangan, apakah merupakan norma yang universal atau berlaku padasuatu kelompok keturunan tertentu, dapat diselidiki dengan latar belakangkebudayaan yang sangat berbeda.
  11. 11. Metode Psikologi Perkembangan 1.) Metode Observasi •Adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengamati semua tingkah lakuyang terlihat dalam jangka waktu tertentu atau pada tahap perkembangantertentu . Terdiri dari observasi alami dan observasi terkontrol. 2.)Metode Experimen •Adalah metode penelitian dalam psikologi perkembangan denganmelakukan kegiatan-kegiatan percobaan pada anak. Penggunaan metode inidalam penelitian terhadap anak-anak tidaklah mudah, karena anak-anaksangat sugestible, mudah dipengaruhi, bertingkah laku semaunya, sering sulitdiberikan pengertian, dan sukar diketahui dengan jelas apa yangdimaksudkan oleh anak itu. Dan biasanya diadakan percobaan ulang untukmendapatkan hasil untuk dicocokkan dengan hasil yang pertama. •3.)Metode Klinis •Adalah suatu metode penelitian yang khusus ditujukan kepada anak-anak dengan cara mengamat-amati, mengajak bercakap-cakap dan tanyajawab. Cara ini diterapkan dalam rangka untuk memperoleh kesimpulanadanya kelainan jiwa untuk selanjutnya, dapat diberikan pengobatan.
  12. 12. 4.) Metode TesAdalah metode yang digunakan untuk mengadakan pengukuran tertentu terhadapobjeknya. Tes merupakan instrument penelitian yang penting dalam psikologikontenporer, yang digunakan untuk mengukur segala jenis kemampuan, minat, sikapdan hasil kerja.5.)Metode InterviewMenggunakan metode inisangat lazim dan praktis digunakan oleh para orang tuapendidik untuk menyelidiki kondisi anak-anak didiknya dengan cara mengadakantanya jawab atau wawancara . Walaupun tampaknya sederhana, metode ini punmembutuhkan adanya ketrampilan tersendiri dan menghindari kesan yang dibuat-buat (semu), sehingga menyulitkan diperolehnya data yang dikehendaki yakni datayang asli.6.)Metode QuestionnarePenggunaanya cukup dengan menyodorkan daftar pertanyaan yang sudahdisistematisasi sedemikian rupa dan diselaraskan dengan tujuan penelitian untukdapat dijawab secara tepat dan benar. Yang perlu diperhatikan pada metode iniantara lain bahasa untuk dapat dimengerti anak. Setelah jawaban diperoleh,pekerjaan selanjutnya ialah menarik kesimpulan.
  13. 13. 7.) Metode CollectionIni dapat dikerjakan dengan mengumpulkan segala sesuatu yang merupakankarya/kegemaran anak-anak, antara lain: Surat-surat,catatan harian(diary0,karangan, perangko, lukisan, foto, dll. Dari bahan-bahan tersebut sangatbermanfaat untuk dipelajari dan selamjutnya dianalisis serta diambilkesimpulan
  14. 14. Kesimpulan …. Beraneka ragam cara yang dilakukan oleh para psikolog umtuk mengetahui tahap-tahap dalam proses perkembangan. Pada pendekatan yang bersifat umum terdiri dari :Pendekatan Cross-sectional, longitudinal, sekuensial, dan cross-cultural. Sedangkan metode-metode yang bersifat lebih spesifik terdiri dari : metode eksperimen, klinis, tes, observasi,interview, questionnaire, dan collection. Dalam pendekatan dan metode psikologi perkembangan, pendekatan yang lebih umummemberikan pengertian akan keseluruhan proses perkembangan atau beberapa aspeknya.Sedangkan beberapa metode dimaksudkan untuk memberikan lebih banyak pengertian akangejala perkembangan, beberapa metode yang lain lagi memberikan pengetian bagaimanacaranya mengatasi hambatan dalam proses perkembangan. Para peneliti melakukan berbagaipendekatan dengan metode tertentu untuk mendapatkan analisa dari suatu gejala yangterjadi dalam suatu proses perkembangan. Pada pemakaian metode yang terpadu menambahkemungkinan untuk memperoleh pengertian mengenai hubungan gejala perkembangan satudengan yang lain, baik mengenai tingkah laku, pendapat maupun kondisi tertentu dalamproses perkembangan seseorang. Maka dari itu, kita harus bisa mengetahui tahab yang dilakukan seorang peneliti untukmendapatkan data. Sehingga, bila suatu saat nanti kita dihadapkan pada lingkungan yangmenuntut kita untuk terjun pada analisa dunia perkembangan, kita mengetahui berbagai halyang bersangkutan dengan perkembangan tersebut.
  15. 15. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…………………

×