Your SlideShare is downloading. ×
0
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Wireless AP Metrics
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Wireless AP Metrics

145

Published on

this article describes about wireless network design and its metric.

this article describes about wireless network design and its metric.

Published in: Design, Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
145
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Wireless Access Data Network:Desain dan KonsepS.N.M.P. SimamoraProgram studi T. InformatikaFak. Teknologi InformasiBandung 2012
  • 2. Daftar Pustaka1) Dobkin, D.M. RF Engineering for WirelessNetworks: Hardware, Antennas, and Propagation.Elsevier. 2005.2) Fusco, V.F. Foundations of Antenna Theory andTechniques. Prentice-Hall. 2005.3) Simamora, S.N.M.P., “Jaringan Komputer danKomunikasi Data”, Departemen SistemKomputer, Fak. Teknik, ITHB, Bandung, 2002.4) Zhang, Z. Antenna Design for Mobile Devices.John Wiley & Sons. 2011.
  • 3. Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessSurvey LokasiTujuan:merencanakan alokasi dan domainarea jaringan secara fisik untukmenghindari hambatan dan rintangansaat proses produksi dalam propagasigelombang radio sedang berjalan
  • 4. Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessTopologiTujuan:menetapkan topologi jaringan apayang dipilih, dimana disesuaikandengan kebutuhan dan keinginanjaringan yang bagaimana yang akandibangun.
  • 5. Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessPerhitungan jarakTujuan:mendapatkan Line of Sight (LOS)yang baik dalam Fresnel Zone yangoptimal, sehinggan proses listeningakan perangkat dalam jaringanberlangsung dengan lancar.
  • 6. Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessPerancangan antennaTujuan:mendapatkan bentuk dan model antenna yangsesuai dengan kebutuhan dan topologi jaringanyang sebelumnya telah ditetapkan. Denganmemperhitungkan jenis antenna yang dipilih,akan dimungkinkan Fresnel Zone yangterbentuk berlangsung dengan baik.
  • 7. Yang dimaksud dengan towering ini adalahpemasangan cell-station pada ketinggian berapadari permukaan tanah; sasarannya agar LOS danFresnel Zone dapat berjalan dengan baik dan benar.Bila towering tidak optimal, maka dimungkinkansetiap perangkat dalam jaringan tidak dapat salinglistening dengan baik. Ingat, jalinan koneksi dalamkomunikasi data, tahapan listening dulu terjadi, laludilanjutkan dengan tahapan hand-shaking; lalukomunikasi antar devices terjalin.Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessTowering; ketinggian cell-station(backwarding/fowarding devices)Tujuan:
  • 8. Fresnel Zone[Sumber: http://www.circuitdesign.de/products/tech_info/siryo8.asp]
  • 9. Fresnel Zone[Sumber: http://www.cobham.com/static/GMS%20Calc%20Files/calc_define.asp]
  • 10. agar daya pancar dan daya terimayang dibangkitkan bernilai efisien,sehingga total energi, terlebihresources, yang dibutuhkan dapatteralokasi dengan optimal.Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessPerhitungan daya antena dan radioTujuan:
  • 11. mengurangi interferensi,biaya lisensi spektrum, dandaya tahan terhadap derau.Tahapan dalam mendesain Jaringan WirelessPemilihan gelombang radioTujuan:
  • 12. Penentuan Jumlah Cell-Station, yakniAccess-PointDengan menggunakan pendekatan teknik geometri dalammenghitung jumlah Access-Point (AP) yang dibutuhkan dapatdigunakan dengan memperhitungkan aspek coverage-area,yakni dengan rumus:xAPareaCCAP =∑∑AP : Jumlah Access-Point (AP) yang dibutuhkanCarea : Total luas area yang akan di-coverCAPx : Luas area yang di-cover satu AP (dengan power maksimum), bisa daripengukuran lapangan atau ketetapan dari fabrikasi.
  • 13. Contoh:Sebuah AP memancarkan sinyal propagasi-nya secara broadcastdari ketinggian 3m pada in-door building dengan LA=(8x6)m2.Jika standar WiFi yang digunakan IEEE 802.11b, tentukan jumlahAP bila LOS 4m diterima oleh receiver.Solusi:
  • 14. Gain antena adalah tingkat kebisingan atau kuat-pancar/terima gelombang oleh sebuah antena.Antena itu memiliki dua fungsi utama, yaitusebagai pengarah kemana gelombang radio akandipancarkan/ diterima, dan berikutnya adalahsebagai penguat (amplifier).
  • 15. Antena Isotropic adalah sebuah antena khayal yang hanyabersifat teori saja, yaitu berbentuk titik yang memilikiradiasi rata ke semua arah (berbentuk bola pejal), makaSurface Area of Sphere dan Illuminated Area On Spherememiliki ukuran yang sama; dengan demikian memilikiPower-Gain=1, atau bila dijadikan dalam satuan dB(decibel), memiliki gain=0dB.Semakin besar gain sebuah antena, berarti Illuminated AreaOn Sphere (beam width)-nya semakin kecil, atau dengankata lain, antenna tersebut radiasinya mengarah ke suatutitik tertentu.
  • 16. Dalam dunia riil, dipilihlah sebuah antena yang biasadigunakan sebagai referensi untuk membandingkan gainatau performa dari jenis antena lain, yaitu dipole yangmasing-masing sisinya , atau biasa disebut dengandipole (half-wave dipole).λ41λ21
  • 17. Thank YouFak. Teknologi InformasiProdi T. Informatika http.//ftiunibba.wordpress.com

×