• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Permen 2012
 

Permen 2012

on

  • 6,367 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,367
Views on SlideShare
6,367
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
271
Comments
3

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

13 of 3 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Terima kasih sangat bermanfaat.......semoga Allah melimpahkan rahmad dan ridonya......dan merupakan amal jariah.......
    .
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • terima kasih semoga sukses slalu
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • terima kasih, sangat bermanfaat semoga menjadi amal kebaikan anda
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Permen 2012 Permen 2012 Presentation Transcript

    • PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
    • 5.6 Menulis karya tulis ilmiah (KTI) SALINAN dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan PERATURAN 5.7 Menyusun pedoman/panduan MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL dan atau buku/modul yang REPUBLIK INDONESIA diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah NOMOR 12 TAHUN 2007 menengah kejuruan. 5.8 Memberikan bimbingan kepada TENTANG guru tentang penelitian tindakan kelas, baik perencanaan STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH maupun pelaksanaannya di sekolah menengah kejuruan. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA 6. Kompetensi 6.1 Bekerjasama dengan berbagai Sosial pihak dalam rangka MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya 6.2 Aktif dalam kegiatan asosiasi Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal pengawas satuan pendidikan. 39 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Pendidikan perlu menetapkan Peraturan TTD. Menteri Pendidikan Nasional tentang BAMBANG SUDIBYO Standar Pengawas Sekolah/Madrasah; Salinan sesuai dengan aslinya. Mengingat : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun Biro Hukum dan Organisasi 2005 tentang Standar Nasional Departemen Pendidikan Nasional, Pendidikan (Lembaran Negara Republik Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Peraturan Perundang-undangan dan Tambahan Lembaran Negara Republik Bantuan Hukum I, Indonesia Nomor 4496); 2. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Muslikh, S.H. Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata NIP 131479478 Kerja Kementerian Negara Republik 24 1
    • Indonesia sebagaimana telah beberapa 4.5 Membina guru dalam kali diubah terakhir dengan Peraturan memanfaatkan hasil penilaian Presiden Republik Indonesia Nomor 94 untuk kepentingan pendidikan Tahun 2006; dan pembelajaran/bimbingan 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia tiap mata pelajaran dalam Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai rumpun mata pelajaran yang Pembentukan Kabinet Indonesia relevan di sekolah menengah Bersatu sebagaimana telah beberapa kejuruan kali diubah terakhir dengan Keputusan 4.6 Mengolah dan menganalisis Presiden Republik Indonesia Nomor data hasil penilaian kinerja 20/P Tahun 2005; kepala sekolah, kinerja guru dan staf sekolah di sekolah menengah kejuruan. MEMUTUSKAN 5. Kompetensi 5.1 Menguasai berbagai Penelitian pendekatan, jenis, dan metode Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN Pengemban penelitian dalam pendidikan. NASIONAL REPUBLIK INDONESIA gan 5.2 Menentukan masalah TENTANG STANDAR PENGAWAS kepengawasan yang penting SEKOLAH/ MADRASAH. diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas. Pasal 1 5.3 Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal (1) Untuk dapat diangkat sebagai pengawas penelitian kualitatif maupun sekolah/madrasah, seseorang wajib memenuhi standar penelitian kuantitatif. pengawas sekolah/madrasah yang berlaku secara 5.4 Melaksanakan penelitian nasional. pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan, dan (2) Standar pengawas sekolah/madrasah sebagaimana perumusan kebijakan pendidikan dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang bermanfaat bagi tugas Peraturan Menteri ini. pokok tanggung jawabnya. 5.5 Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif. 2 23
    • dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah Pasal 2 menengah kejuruan. 4. Kompetensi 4.1 Menyusun kriteria dan indikator Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Evalusi keberhasilan pendidikan dan Pendidikan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelejaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di Ditetapkan di Jakarta sekolah menengah kejuruan. pada tanggal 28 Maret 2007 4.2 Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, penting dinilai dalam TTD. pembelajaran/bimbingan tiap BAMBANG SUDIBYO mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di Salinan sesuai dengan aslinya. sekolah menengah kejuruan Biro Hukum dan Organisasi 4.3 Menilai kinerja kepala sekolah, Departemen Pendidikan Nasional, kinerja guru dan staf sekolah Kepala Bagian Penyusunan Rancangan dalam melaksanakan tugas Peraturan Perundang-undangan dan pokok dan tanggungjawabnya Bantuan Hukum I, untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan pada tiap mata pelajaran dalam Muslikh, S.H. rumpun mata pelajaran yang NIP 131479478 relevan di sekolah menengah kejuruan. 4.4 Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. 22 3
    • SALINAN 3.4 Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN strategi/metode/teknik NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2007 pembelajaran/bimbingan yang TANGGAL 28 MARET 2007 dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH mata-mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah A. KUALIFIKASI kejuruan. 3.5 Membimbing guru dalam 1. Kualifikasi Pengawas Taman Kanak-kanak/Raudhatul menyusun rencana pelaksanaan Athfal (TK/RA) dan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah pembelajaran (RPP) untuk tiap (SD/Ml) adalah sebagai berikut: mata pelajaran dalam rumpun a. Berpendidikan minimum sarjana (S1) atau diploma mata pelajaran yang relevan di empat (D-IV) kependidikan dari perguruan tinggi sekolah menengah kejuruan. terakreditasi; 3.6 Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan b. 1) Guru TK/RA bersertifikat pendidik sebagai guru pembelajaran/bimbingan (di TK/RA dengan pengalaman kerja minimum kelas, laboratorium, dan atau di delapan tahun di TK/RA atau kepala sekolah lapangan) untuk tiap mata TK/RA dengan pengalaman kerja minimum 4 pelajaran dalam rumpun mata tahun, untuk menjadi pengawas TK/RA; pelajaran yang relevan di 2) Guru SD/Ml bersertifikat pendidik sebagai guru sekolah menengah kejuruan. SD/MI dengan pengalaman kerja minimum delapan 3.7 Membimbing guru dalam tahun di SD/MI atau kepala sekolah SD/MI dengan mengelola, merawat, pengalaman kerja minimum 4 tahun, untuk menjadi mengembangkan dan pengawas SD/Ml; menggunakan media pendidikan c. Memiliki pangkat minimum penata, golongan ruang dan fasilitas III/c; pembelajaran/bimbingan tiap d. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun, sejak diangkat mata pelajaran dalam rumpun sebagai pengawas satuan pendidikan; mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. e. Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan 3.8 Memotivasi guru untuk pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji memanfaatkan teknologi kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan informasi dalam pembelajaran/ fungsional pengawas, pada lembaga yang ditetapkan bimbingan tiap mata pelajaran pemerintah; dan 4 21
    • sekolah dalam merefleksikan f. Lulus seleksi pengawas satuan pendidikan. hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan 2. Kualifikasi Pengawas Sekolah Menengah dan kekurangan dalam Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah melaksanakan tugas pokoknya Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan di sekolah menengah kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan 2.8 Memantau pelaksanaan standar (SMK/MAK) adalah sebagai berikut: nasional pendidikan dan a. Memiliki pendidikan minimum magister (S2) memanfaatkan hasil-hasilnya kependidikan dengan berbasis sarjana (S1) dalam untuk membantu kepala sekolah rumpun mata pelajaran yang relevan pada perguruan dalam mempersiapkan tinggi terakreditasi; akreditasi sekolah menengah kejuruan. b. 1) Guru SMP/MTs bersertifikat pendidik sebagai guru 3. Kompetensi 3.1 Memahami konsep, prinsip, teori SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum Supervisi dasar, karakteristik, dan delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang Akademik kecenderungan perkembangan relevan di SMP/MTs atau kepala sekolah tiap mata pelajaran dalam SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum 4 rumpun mata pelajaran yang tahun, untuk menjadi pengawas SMP/MTs sesuai relevan di sekolah menengah dengan rumpun mata pelajarannya; kejuran 2) Guru SMA/MA bersertifikat pendidik sebagai guru 3.2 Memahami konsep, prinsip, dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun teori/teknologi, karakteristik, dan dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di kecenderungan perkembangan SMA/MA atau kepala sekolah SMA/MA dengan proses pembelajaran/bimbingan pengalaman kerja minimum 4 tahun, untuk menjadi tiap mata pelajaran dalam pengawas SMA/MA sesuai dengan rumpun mata rumpun mata pelajaran yang pelajarannya; relevan di sekolah menengah 3) Guru SMK/MAK bersertifikat pendidik sebagai guru kejuruan. SMK/MAK dengan pengalaman kerja minimum 3.3 Membimbing guru dalam delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang menyusun silabus tiap mata relevan di SMK/MAK atau kepala sekolah pelajaran dalam rumpun mata SMK/MAK dengan pengalaman kerja minimum 4 pelajaran yang relevan di tahun, untuk menjadi pengawas SMK/MAK sesuai sekolah menengah kejuruan dengan rumpun mata pelajarannya; berlandaskan standar isi, c. Memiliki pangkat minimum penata, golongan ruang standar kompetensi dan III/c; kompetensi dasar, dan prinsip- d. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun, sejak diangkat prinsip pengembangan KTSP. sebagai pengawas satuan pendidikan; 20 5
    • e. Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan dan seni yang menunjang tugas pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji pokok dan tanggung jawabnya. kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan 1.4 Menumbuhkan motivasi kerja fungsional pengawas, pada lembaga yang ditetapkan pada dirinya dan pada pemerintah; dan stakeholder pendidikan. f. Lulus seleksi pengawas satuan pendidikan. 2. Kompetensi 2.1 Menguasai metode, teknik dan Supervisi prinsip prinsip supervisi dalam Manajerial rangka meningkatkan mutu B. KOMPETENSI pendidikan di sekolah menengah kejuruan. 1. Kompetensi Pengawas Taman Kanak-Kanak/Raudatul 2.2 Menyusun program Athfal (TK/RA) dan Sekolah Dasar/Madrasah lbtidaiyah kepengawasan berdasarkan (SD/Ml) visi,misi, tujuan dan program pendidikan di sekolah menengah DIMENSI kejuruan. KOMPETENSI 2.3 Menyusun metode kerja dan KOMPETENSI 1. Kompetensi 1.1 Memiliki tanggungjawab instrumen yang diperlukan untuk Kepribadian sebagai pengawas satuan melaksanakan tugas pokok dan pendidikan. fungsi pengawasan di sekolah 1.2 Kreatif dalam bekerja dan menengah kejuruan. memecahkan masalah baik 2.4 Menyusun laporan hasil-hasil yang berkaitan dengan pengawasan dan kehidupan pribadinya maupun menindaklanjutinya untuk tugas-tugas jabatannya. perbaikan program pengawasan 1.3 Memiliki rasa ingin tahu akan berikutnya di sekolah menengah hal-hal baru tentang pendidikan kejuruan. dan ilmu pengetahuan, 2.5 Membina kepala sekolah dalam teknologi dan seni yang pengelolaan dan administrasi menunjang tugas pokok dan satuan pendidikan berdasarkan tanggungjawabnya. manajemen peningkatan mutu 1.4 Menumbuhkan motivasi kerja pendidikan di sekolah menengah pada dirinya dan pada kejuruan stakeholder pendidikan. 2.6 Membina kepala sekolah dan 2. Kompetensi 2.1 Menguasai metode, teknik dan guru dalam melaksanakan Supervisi prinsip-prinsip supervisi dalam bimbingan konseling di sekolah Manajerial rangka meningkatkan mutu menengah kejuruan. pendidikan di sekolah. 2.7 Mendorong guru dan kepala 6 19
    • 5.7 Menyusun pedoman/panduan DIMENSI KOMPETENSI dan atau buku/modul yang KOMPETENSI diperlukan untuk melaksanakan 2.2 Menyusun program tugas pengawasan di sekolah kepengawasan berdasarkan menengah yang sejenis. visi-misi-tujuan dan program 5.8 Memberikan bimbingan kepada pendidikan di sekolah. guru tentang penelitian tindakan 2.3 Menyusun metode kerja dan kelas, baik perencanaan maupun instrumen yang diperlukan pelaksanaannya di sekolah untuk melaksanakan tugas menengah yang sejenis. pokok dan fungsi pengawasan 6. Kompetensi 6.1 Bekerja sama dengan berbagai di sekolah. Sosial pihak dalam rangka 2.4 Menyusun laporan hasil-hasil meningkatkan kualitas diri untuk pengawasan dan dapat melaksanakan tugas dan menindaklanjutinya untuk tanggung jawabnya. perbaikan program 6.2 Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawasan berikutnya di pengawas satuan pendidikan sekolah. 2.5 Membina kepala sekolah dalam 3. Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah pengelolaan dan administrasi Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) dalam satuan pendidikan berdasarkan Rumpun Mata Pelajaran yang Relevan (MIPA dan TIK, manajemen peningkatan mutu IPS, Bahasa, Olahraga Kesehatan, Seni Budaya, pendidikan di sekolah. Teknik dan Industri, Pertanian dan Kehutanan, Bisnis 2.6 Membina kepala seko!ah dan dan Manajemen, Pariwisata, Kesejahteraan guru dalam melaksanakan Masyarakat, atau Seni dan Kerajinan) bimbingan konseling di sekolah. 1. Kompetensi 1.1 Memiliki tanggung jawab 2.7 Mendorong guru dan kepala Kepribadian sebagai pengawas satuan sekolah dalam merefleksikan pendidikan. hasil-hasil yang dicapainya 1.2 Kreatif dalam bekerja dan untuk menemukan kelebihan memecahkan masalah baik yang dan kekurangan dalam berkaitan dengan kehidupan melaksanakan tugas pokoknya pribadinya maupun tugas-tugas di sekolah. jabatannya. 2.8 Memantau pelaksanaan 1.3 Memiliki rasa ingin tahu akan standar nasional pendidikan hal-hal baru tentang pendidikan dan memanfaatkan hasil- dan ilmu pengetahuan, teknologi hasilnya untuk membantu 18 7
    • DIMENSI mata pelajaran dalam rumpun KOMPETENSI KOMPETENSI mata pelajaran yang relevan di kepala sekolah dalam sekolah menengah yang sejenis. mempersiapkan akreditasi 4.6 Mengolah dan menganalisis data sekolah. hasil penilaian kinerja kepala 3. Kompetensi 3.1 Memahami konsep, prinsip, sekolah, kinerja guru dan staf Supervisi teori dasar, karakteristik, dan sekolah di sekolah menengah Akademik kecenderungan perkembangan yang sejenis. tiap bidang pengembangan di 5. Kompetensi 5.1 Menguasai berbagai TK/RA atau mata pelajaran di Penelitian pendekatan, jenis, dan metode SD/MI. Pengemban penelitian dalam pendidikan. 3.2 Memahami konsep, prinsip, gan 5.2 Menentukan masalah teori/teknologi, karakteristik, kepengawasan yang penting dan kecenderungan diteliti baik untuk keperluan tugas perkembangan proses pengawasan maupun untuk pembelajaran/bimbingan tiap pengembangan karirnya sebagai bidang pengembangan di pengawas. TK/RA atau mata pelajaran di 5.3 Menyusun proposal penelitian SD/MI. pendidikan baik proposal 3.3 Membimbing guru dalam penelitian kualitatif maupun menyusun silabus tiap bidang penelitian kuantitatif. pengembangan di TK/RA atau 5.4 Melaksanakan penelitian mata pelajaran di SD/Ml pendidikan untuk pemecahan berlandaskan standar isi, masalah pendidikan, dan standar kompetensi dan perumusan kebijakan pendidikan kompetensi dasar, dan prinsip- yang bermanfaat bagi tugas prinsip pengembangan KTSP. pokok tanggung jawabnya. 3.4 Membimbing guru dalam 5.5 Mengolah dan menganalisis data memilih dan menggunakan hasil penelitian pendidikan baik strategi/metode/teknik data kualitatif maupun data pembelajaran/bimbingan yang kuantitatif. dapat mengembangkan 5.6 Menulis karya tulis ilmiah (KTI) berbagai potensi siswa melalui dalam bidang pendidikan dan bidang pengembangan di atau bidang kepengawasan dan TK/RA atau mata pelajaran di memanfaatkannya untuk SD/MI. perbaikan mutu pendidikan. 8 17
    • 4. Kompetensi 4.1 Menyusun kriteria dan indikator DIMENSI KOMPETENSI Evaluasi keberhasilan pendidikan dan KOMPETENSI Pendidikan pembelajaran/bimbingan tiap 3.5 Membimbing guru dalam mata pelajaran dalam rumpun menyusun rencana mata pelajaran yang relevan di pelaksanaan pembelajaran sekolah menengah yang sejenis (RPP) untuk tiap bidang 4 2 Membimbing guru dalam pengembangan di TK/RA atau menentukan aspek-aspek. yang mata pelajaran di SD/Ml. penting dinilai dalam 3.6 Membimbing guru dalam pembelajaran/bimbingan tiap melaksanakan kegiatan mata pelajaran dalam rumpun pembelajaran/bimbingan (di mata pelajaran yang relevan di kelas, laboratorium, dan/atau di sekolah menengah yang sejenis. lapangan) untuk 4.3 Menilai kinerja kepala sekolah, mengembangkan potensi siswa kinerja guru dan staf sekolah pada tiap bidang lainnya dalam melaksanakan pengembangan di TK/RA atau tugas pokok dan tanggung mata pelajaran di SD/MI. jawabnya untuk meningkatkan 3.7 Membimbing guru dalam mutu pendidikan dan mengelola, merawat, pembelajaran/bimbingan pada mengembangkan dan tiap mata pelajaran dalam menggunakan media rumpun mata pelajaran yang pendidikan dan fasilitas relevan di sekolah menengah pembelajaran/bimbingan tiap yang sejenis. bidang pengembangan di 4.4 Memantau pelaksanaan TK/RA atau mata pelajaran di pembelajaran/bimbingan dan SD/MI. hasil belajar siswa serta 3.8 Memotivasi guru untuk menganalisisnya untuk memanfaatkan teknologi perbaikan mutu informasi untuk pembelajaran/bimbingan tiap pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun bidang pengembangan di mata pelajaran yang relevan di TK/RA atau mata pelajaran sekolah menengah yang sejenis. SD/Ml. 4.5 Membina guru dalam 4. Kompetensi 4.1 Menyusun kriteria dan indikator memanfaatkan hasil penilaian Evalusi keberhasilan pendidikan dan untuk kepentingan pendidikan Pendidikan pembelajaran/bimbingan di dan pembelajaran/bimbingan tiap sekolah. 16 9
    • DIMENSI strategi/metode/teknik KOMPETENSI KOMPETENSI pembelajaran/bimbingan yang 4.2 Membimbing guru dalam dapat mengembangkan berbagai menentukan aspek-aspek yang potensi siswa meialui mata-mata penting dinilai dalam pelajaran dalam rumpun mata pembelajaran/bimbingan tiap pelajaran yang relevan di bidang pengembangan di sekolah menengah yang sejenis. TK/RA atau mata pelajaran di 3.5 Membimbing guru dalam SD/Ml. menyusun rencana pelaksanaan 4.3 Menilai kinerja kepala sekolah, pembelajaran (RPP) untuk tiap guru dan staf sekolah dalam mata pelajaran dalam rumpun melaksanakan tugas pokok dan mata pelajaran yang relevan di tanggungjawabnya untuk sekolah menengah yang sejenis. meningkatkan mutu pendidikan 3.6 Membimbing guru dalam dan pembelajaran/bimbingan melaksanakan kegiatan tiap bidang pengembangan di pembelajaran/bimbingan (di TK/RA atau mata pelajaran di kelas, laboratorium, dan atau di SD/Ml. lapangan) untuk tiap mata 4.4 Memantau pelaksanaan pelajaran dalam rumpun mata pembelajaran/bimbingan dan pelajaran yang relevan di hasil belajar siswa serta sekolah menengah yang sejenis. menganalisisnya untuk 3.7 Membimbing guru dalam perbaikan mutu mengelola, merawat, pembelajaran/bimbingan tiap mengembangkan dan bidang pengembangan di menggunakan media pendidikan TK/RA atau mata pelajaran di dan fasilitas SDIMI. pembelajaran/bimbingan tiap 4.5 Membina guru dalam mata pelajaran dalam rumpun memanfaatkan hasil penilaian mata pelajaran yang relevan di untuk perbaikan mutu sekolah menengah yang sejenis. pendidikan dan 3.8 Memotivasi guru untuk pembelajaran/bimbingan tiap memanfaatkan teknologi bidang pengembangan di informasi dalam TK/RA atau mata pelajaran di pembelajaran/bimbingan tiap SD/Ml. mata pelajaran dalam rumpun 4.6 Mengolah dan menganalisis mata pelajaan yang relevan di data hasil penilaian kinerja sekolah menengah yang sejenis. 10 15
    • hasil-hasil yang dicapainya untuk DIMENSI KOMPETENSI menemukan kelebihan dan KOMPETENSI kekurangan dalam kepala sekolah, kinerja guru melaksanakan tugas pokoknya dan staf sekolah. di sekolah menengah yang 5. Kompetensi 5.1 Menguasai berbagai sejenis. Penelitian pendekatan, jenis, dan metode 2.8 Memantau pelaksanaan standar Pengembang penelitian dalam pendidikan nasional pendidikan dan an 5.2 Menentukan masalah memanfaatkan hasil-hasilnya kepengawasan yang penting untuk membantu kepala sekolah diteliti baik untuk keperluan dalam mempersiapkan akreditasi tugas pengawasan maupun sekolah menengah yang sejenis. untuk pengembangan karirnya 3. Kompetensi 3.1 Memahami konsep, prinsip, teori sebagai pengawas. Supervisi dasar, karakteristik, dan 5.3 Menyusun proposal penelitian Akademik kecenderungan perkembangan pendidikan baik proposal tiap mata pelajaran yang relevan penelitian kualitatif maupun di sekolah menengah yang penelitian kuantitatif. sejenis. 5.4 Melaksanakan penelitian 3.2 Memahami konsep, prinsip, pendidikan untuk pemecahan teori/teknologi, karakteristik, dan masalah pendidikan, dan kecenderungan perkembangan perumusan kebijakan proses pembelajaran/bimbingan pendidikan yang bermanfaat tiap mata pelajaran dalam bagi tugas pokok tanggung rumpun mata pelajaran yang jawabnya. relevan di sekolah menengah 5.5 Mengolah dan menganalisis yang sejenis. data hasil penelitian pendidikan 3.3 Membimbing guru dalam baik data kualitatif maupun menyusun silabus tiap mata data kuantitatif. pelajaran dalam rumpun mata 5.6 Menulis karya tulis ilmiah (KTI) pelajaran yang relevan di dalam bidang pendidikan dan sekolah menengah yang sejenis atau bidang kepengawasan berlandaskan standar isi, standar dan memanfaatkannya untuk kompetensi dan kompetensi perbaikan mutu pendidikan. dasar, dan prinsip-prinsip 5.7 Menyusun pedoman/panduan pengembangan KTSP. dan atau buku/modul yang 3.4 Membimbing guru dalam memilih diperlukan untuk melaksanakan dan menggunakan tugas pengawasan di sekolah. 14 11
    • DIMENSI pokok dan tanggung jawabnya. KOMPETENSI KOMPETENSI 1.4 Menumbuhkan motivasi kerja 5.8 Memberikan bimbingan kepada pada dirinya dan pada guru tentang penelitian stakeholder pendidikan. tindakan kelas, baik 2. Kompetensi 2.1 Menguasai metode, teknik dan perencanaan maupun Supervisi prinsip-prinsip supervisi dalam pelaksanaannya di sekolah. Manajerial rangka meningkatkan mutu 6. Kompetensi 6.1 Bekerja sama dengan berbagai pendidikan di sekolah menengah Sosial pihak dalam rangka yang sejenis. meningkatkan kualitas diri 2.2 Menyusun program untuk dapat melaksanakan kepengawasan berdasarkan visi- tugas dan tanggung jawabnya. misi-tujuan dan program 6.2 Aktif dalam kegiatan asosiasi pendidikan sekolah menengah pengawas satuan pendidikan. yang sejenis. 2.3 Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk 2. Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah melaksanakan tugas pokok dan Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan fungsi pengawasan di sekolah Pengawas Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah menengah yang sejenis (SMA/MA) dalam Rumpun Mata Pelajaran yang 2.4 Menyusun laporan hasil-hasil Relevan (MIPA dan TIK, IPS, Bahasa, Olahraga pengawasan dan Kesehatan, atau Seni Budaya) menindaklanjutnya untuk perbaikan program pengawasan Dimensi berikutnya di sekolah menengah Kompetensi Kompetensi yang sejenis 1. Kompetensi 1.1 Memiliki tanggung jawab 2.5 Membinan kepala sekolah dalam Kepribadian sebagai pengawas satuan pengelolaan dan administrasi pendidikan. satuan pendidikan berdasarkan 1.2 Kreatif dalam bekerja dan manajemen peningkatan mutu memecahkan masalah baik yang pendidikan di sekolah menengah berkaitan dengan kehidupan yang sejenis pribadinya maupun tugas-tugas 2.6 Membina kepala sekolah dan jabatannya. guru dalam melaksanakan 1.3 Memiliki rasa ingin tahu akan bimbingan konseling di sekolah hal-hal baru tentang pendidikan menengah yang sejenis. dan ilmu pengetahuan, teknologi 2.7 Mendorong guru dan kepala dan seni yang menunjang tugas sekolah dalam merefleksikan 12 13