K O N S E P D A S A R T C

595 views

Published on

Konsep Dasar Teaching Clinic

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
595
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

K O N S E P D A S A R T C

  1. 1. KONSEP DASAR TEACHING CLINIC SEBAGAI MODEL PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PASCA SERTIFIKASI DYP Sugiharto
  2. 2. GURU SEBAGAI PENENTU KUALITAS PENDIDIKAN <ul><li>K omponen sistemik pendidikan </li></ul><ul><li>Guru merupakan komponen kunci karena guru merupakan komponen yang secara aktif-dinamik melaksa-nakan interaksi edukatif dengan peserta didik dalam proses pembe - lajaran. </li></ul>
  3. 3. Paradigma Kualitas Guru <ul><li>Tidak hanya mengandalkan ijazahnya tetapi tingkat ko m petensinya dan seberapa besar kompetensi yang dimiliki itu benar-benar diprakt i kkan dalam kinerja pembelajaran secara efektif. </li></ul>
  4. 4. TEMUAN RISET TENTANG GURU <ul><li>Masih banyak guru yang mengajar tidak pada bidangnya. </li></ul><ul><li>Baru 50% guru yang memiliki standardi-sasi dan kompetensi. </li></ul><ul><li>60 % guru SD, 40 % SMP, 43% SMA, dan 34 % SMK tidak layak mengajar (data HDI ) </li></ul><ul><li>Dalam Uji Kompetensi, beberapa guru memperoleh nilai nol pada mata pelajaran yang diajarkan ( Fasli Jalal, 2004 ) </li></ul>
  5. 5. Sertifikasi Guru <ul><li>Kebijakan pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan mutu sekaligus kesejahteraan guru . </li></ul><ul><li>S asarannya bisa menjangkau 2,7 juta guru. </li></ul><ul><li>Namun, hingga saat ini baru sekitar 500.000 guru yang lolos sertifikasi dan mendapat tunjangan profesi sebesar satu kali gaji. </li></ul>
  6. 6. Tujuan Sertifikasi Guru <ul><li>Menentukan KELAYAKAN guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran </li></ul><ul><li>Meningkatkan PROFESIONALISME guru </li></ul><ul><li>Meningkatkan KESEJAHTERAAN guru </li></ul><ul><li>Meningkatkan MUTU PROSES DAN HASIL pendidikan </li></ul><ul><li>Mempercepat TERWUJUD NYA tujuan pendidikan nasional, </li></ul>
  7. 7. SER TIFIKASI GURU LOLOS P F/PLPG PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SEBAGAI AGEN PEMBELAJARAN
  8. 8. Bagaimana Kenyataannya ? <ul><li>M otivasi para guru mengikuti sertifikasi umumnya terkait aspek finansial, yaitu segera mendapat tunjangan profesi . </li></ul><ul><li>M otivasi guru untuk segera ikut kompetensi bukanlah semata-mata untuk mengetahui tingkat kompetensi mereka, tetapi yang lebih menonjol adalah motivasi finansial. ( Baedhowi dan Hartoyo (tahun 2009) </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Riset Dir jen PMPTK Depdiknas , 2008 ( Sum bar, Jatim, Jateng, Sulsel, NTB, dengan melibatkan responden 2.600 guru yang belum mengikuti sertifikasi dan 2.600 guru yang telah mengikuti sertifikasi : Meskipun alasan mereka bervariasi, secara umum motivasi mereka mengikuti sertifikasi ialah finansial . </li></ul>
  10. 10. Fenomena <ul><li>1. Sertifikasi belum menjamin kompetensi guru. Sementara dari sasaran masih kecil dan membutukan dana yang cukup besar </li></ul><ul><li>2. M unculnya gejala, bahwa sertifikasi difahami sebagai hak semata, sedangkan aspek kewajibannya belum sepenuhnya diperhatikan </li></ul>
  11. 11. <ul><li>3. Muncul gejala terjadinya masalah horisontal di lingkungan guru, dan pemahaman bahwa sertifikasi merupakan puncak dari pengembangan profesi guru </li></ul><ul><li>4. Belum ada instrumen monev dan penjaminan mutu guru pasca sertifikasi </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Perlu Treatment !! </li></ul>Teaching Clinic
  13. 13. <ul><li>Teaching Clinic </li></ul>
  14. 14. Makna Istilah Kinis <ul><li>Ada hubungan tatapmuka antara fasilitator dan guru yang menjadi subyek sasaran </li></ul><ul><li>Menfokuskan intervensi pada indikator kompetensi yang “lemah” berdasarkan analisis diagnosis, dan disesuaikan dengan kebutuhan yang dirasakan guru </li></ul>
  15. 15. <ul><li>Analisis diagnosis dilakukan secara cermat, dengan menggunakan berbagai metode pengumpulan data </li></ul><ul><li>Data hasil diagnoisis dideskripsikan secara terperinci. </li></ul>
  16. 16. Konteks TC <ul><li>Proses pembelajaran </li></ul><ul><li>Membantu mengembangkan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul><ul><li>Didasarkan analisis data “diagnosis” secara teliti dan obyektif. </li></ul><ul><li>Intervensi melalui serangkaian perlakukan yang dirancang secara sistematis. </li></ul>
  17. 17. Karakteristik TC <ul><li>P erbaikan dan/atau pengembangan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran dengan analisis diagnosis dan mengkondisikan guru untuk mempelajari dan bertingkah-laku sesuai dengan indikator dalam masing-masing kompetensi. </li></ul>
  18. 18. <ul><li>Fungsi utama fasilitator adalah membantu mengembangkan keterampilan dari indikator kompetensi guru, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><li>memahami secara mendasar dan komprehensif kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan kompetensi sosial. </li></ul></ul><ul><ul><li>menganalisis secara rasional indikator-indikator perilaku dari masing-masing kompetensi. </li></ul></ul><ul><ul><li>menampilkan dan mengembangkan perilaku sesuai dengan rambu-rambu indikator dari masing-masing kompetensi. </li></ul></ul>
  19. 19. Fokus TS <ul><ul><li>Penyadaran dan komitmen untuk mengembangkan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Perbaikan perilaku yang mencerminkan pengembangan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Pemberian penguatan (reinforcement) pada pola-pola atau tingkah laku yang berhasil daripada mencela dan “menghukum” pola-pola tingkah laku yang belum sukses. </li></ul></ul>
  20. 20. <ul><ul><li>Didasarkan dan didukung data dan bukan atas keputusan penilaian yang bersifat asumtif </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap guru mempunyai kebebasan dan tanggungjawab untuk mengemukakan pokok-pokok persoalan, menganalis kelemahan dan kelebihannya serta mengembangan kearah perwujudan kompetensinya sebagai agen pembelajaran . </li></ul></ul>
  21. 21. Tujuan TC <ul><li>Memfasilitasi guru pasca sertifikasi untuk mengembangkan kompetensinya sebagai agen pembelajaran berdasarkan analisis obyektif terhadap perilakunya </li></ul><ul><li>Guru memahami dan menyadari bagaimana perilaku kompetensinya selama ini, dan mengapa melakukan perilaku tersebut (mungkin berbeda dengan dipikirkan dan diharapkan) </li></ul>
  22. 22. <ul><li>Mendiagnosis dan membantu memecahkan masalah dalam mengembangkan kompetensi sebagai agen pembelajaran </li></ul><ul><li>Membantu guru mengembangkan sikap positif terhadap pengembangan diri menuju optimalisasi perwujudan kompetensi sebagai agen pembelajaran </li></ul><ul><li>Sebagai dukungan data untuk menilai guru dalam kepentingan berbagai promosi </li></ul>
  23. 23. STRATEGI PENYELENGGARAAN TC (1) <ul><li>Guru Pasca </li></ul><ul><li>Sertifikasi </li></ul>GURU PASCA SERTIFIKASI DIAGONOSTIK KOMPETENSI TREATMENT RKTL
  24. 24. STRATEGI PENYELENGGARAAN TC (2) KEGIATAN PENGEMBANGAN MONEV TINDAK LANJUT HASIL MONEV
  25. 25. Evaluasi TC <ul><li>Proses : untuk mengetahui sampai sejauh mana keefektifan fasilitasi Model TC dalam meningkatkan kompetensi guru Pascasertifikasi dilihat dari prosesnya </li></ul><ul><li>Hasil : untuk memperoleh informasi keefektifan ….. dilihat dari hasilnya </li></ul><ul><li>  </li></ul>
  26. 26. Aspek Evaluasi TC (2) <ul><li>Struktur Program TC </li></ul><ul><li>Strategi Pelaksanaan TC </li></ul><ul><li>RKTL Pasca TC </li></ul>
  27. 27. Aspek Evaluasi TC (2) <ul><li>Kesesuaian rencana program dengan pelaksanaan program </li></ul><ul><li>Respon stakeholder (siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa ) </li></ul><ul><li>T ingkat partisipasi peserta </li></ul><ul><li>Hambatan pelaksaan program </li></ul>
  28. 28. Aspek Evaluasi (3) <ul><li>Pencapaian Tujuan TC : </li></ul><ul><li>Peningkatan pemahaman secara mendasar dan komprehensif kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan kompetensi sosial. </li></ul><ul><li>Pemahaman dan penyadaran terhadap perilaku kompetensinya selama ini, dan mengapa melakukan perilaku tersebut (mungkin berbeda dengan dipikirkan dan diharapkan) </li></ul>
  29. 29. <ul><ul><li>Penyadaran dan komitmen untuk mengembangkan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Perbaikan perilaku yang mencerminkan pengembangan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Peningkatan perilaku kompetensi guru sebagai agen pembelajaran </li></ul></ul>
  30. 30. Langkah-langkah Evaluasi <ul><li>Menetapkan tujuan </li></ul><ul><li>Menyusun/me n gembangkan instrumen </li></ul><ul><li>Mengumpulkan dan menganalisis data </li></ul><ul><li>Mendokumentasikan data </li></ul><ul><li>Melakukan tindak lanjut </li></ul>
  31. 31. والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته Terima kasih, selamat berpuasa dan selamat bekerja…

×