• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
MASA PEMERINTAHAN SBY
 

MASA PEMERINTAHAN SBY

on

  • 15,973 views

 

Statistics

Views

Total Views
15,973
Views on SlideShare
15,971
Embed Views
2

Actions

Likes
2
Downloads
476
Comments
0

2 Embeds 2

https://twitter.com 1
http://localhost 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    MASA PEMERINTAHAN SBY MASA PEMERINTAHAN SBY Presentation Transcript

    • Astrolabe Dhia Syarifia Hardianto Prasetya Muh. Irfaan Sakinah Mawaddah XII SCIENCE I November, 2012
    • SBY dilantik sebagai presiden keenam Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2004 bersama wapresnya Jusuf Kalla yang kemudian kembali terpilih di Pemilu 2009 bersama wapresnya Boediono. Sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua.
    • Masa pemerintahan SBY-JK tahun 2004- 2009 Visi : • Terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai. • Terwujudnya masyarakat, bangsa dan negara yang menjunjung tinggi hukum, kesetaraan dan hak-hak asasi manusia. • Terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak serta memberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. Misi : • Mewujudkan Indonesia yang aman damai • Mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis • Mewujudkan Indonesia yang sejahtera
    • Masa pemerintahan SBY-Boediono dari tahun 2009 Visi : TERWUJUDNYA INDONESIA YANG MANDIRI, MAJU, ADIL, DAN MAKMUR • Melanjutkan Pembangunan Menuju Indonesia yang Sejahtera • Memperkuat Pilar-Pilar Demokrasi • Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang
    • Misi : MEWUJUDKAN INDONESIA YANG LEBIH SEJAHTERA, AMAN DAN DAMAI DAN MELETAKKAN FONDASI YANG LEBIH KUAT BAGI INDONESIA YANG ADIL DAN DEMOKRATIS. • Melanjutkan Pembangunan Ekonomi Indonesia untuk mencapai Kesejahteraan bagi seluruh Rakyat Indonesia. • Melanjutkan upaya menciptakan Good Government dan Good Corporate Governance. • Demokratisasi Pembangunan dengan memberikan ruang yang cukup untuk partisipasi dan kreativitas segenap komponen Bangsa. • Melanjutkan penegakan hukum tanpa pandang bulu dan memberantas korupsi. • Belajar dari pengalaman yang lalu dan dari negara-negara lain, maka Pembangunan Masyarakat Indonesia adalah pembangunan yang inklusif bagi segenap komponen bangsa.
    • Kebijakan SBY Sosial Budaya Ekonomi Hukum
    • • Pada periode kepemimpinannya yang pertama, SBY membentuk Kabinet Indonesia Bersatu. • Pada periode kepemimpinannya yang kedua, SBY membentuk Kabinet Indonesia Bersatu II. • Menganut konsep Trias Politika (Eksekutif, Legislatif, Yudikatif), dimana konsep tersebut berusaha menempatkan posisinya berdasarkan prinsip structural Sistem Politik Indonesia, yakni berdasarkan kedaulatan rakyat. • Partai politik bebas untuk didirikan asalkan sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku, serta tidak menyimpang dari hakikat pancasila secara universal. • Meningkatkan peranan Indonesia di dunia Internasional dalam rangka membina dan meningkatkan persahabatan dan kerjasama yang saling bermanfaat antara bangsa-bangsa. • Memperkokoh persatuan dan kerjasama ekonomi melalui kerjasama- kerjasama dagang maupun pertukaran barang. • Meningkatkan kerjasama antar negara untuk menggalang perdamaian dan ketertiban dunia demi kesejahteraan umat manusia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial. • Peningkatan kepedulian, keberpihakan, dan perlindungan bagi warga negara Indonesia di luar negeri
    • • Pemerintahan SBY, dapat membangkitkan semangat dan solidaritas kemanusiaan sampai tingkat internasional untuk memberikan bantuan bagi para korban bencana, selain penggunaan instrumen hukum untuk menanggulangi bencana alam melalui Undang- undang Nomor 24 Tahun 2007. • Pemberantasan terorisme yang sampai saat ini berlangsung bisa jadi merupakan salah satu kelebihan pemerintahan SBY yang seolah tidak kenal kompromi terhadap para pelaku terorisme, hal ini juga didukung oleh latar belakang SBY dari jajaran militer. • Usaha pemberantasan korupsi dengan KPK Kebijakan Hukum
    • • Pada pemerintahan SBY kebijakan yang dilakukan adalah mengurangi subsidi Negara Indonesia. • Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin. • Mengurangi Jumlah Penduduk Miskin. • Menaikkan harga BBM • Kebijakan Privatisasi • Liberalisasi Perdagangan dan Investasi • Klaim Swasembada Pangan (Peningkatan areal pertanian padi) • Peningkatan penerimaan negara. • Kebijakan gerakan bersama di tingkat nasional untuk penghematan energi secara total • Kebijakan penggunaan gas domestik • Kebijakan untuk meningkatkan investasi
    • • Meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 20% dari keseluruhan APBN. • Perbaikan secara fundamental kualitas kurikulum dan penyediaan buku-buku yang berkualitas. • Meneruskan perbaikan kualitas guru, dosen serta peneliti . • Memperbaiki remunerasi guru dan melanjutkan upaya perbaikan penghasilan kepada guru, dosen, dan para peneliti. • Memperluas penerapan dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung kinerja penyelenggaraan pembangunan di bidang pendidikan. • Mendorong partisipasi masyarakat (terutama orang tua murid) dalam menciptakan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan aspirasi dan tantangan jaman saat ini dan kedepan. • Mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan dan kualitas pendidikan, baik pada keluarga berpenghasilan rendah maupun daerah yang tertinggal. • h. Memberikan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) kepada sekolah bawah maupun menengah unutk meningkatkan kualitas murid. Bidang Pendidikan
    • Bidang Sosial
    • Sumbangan Untuk Indonesia • Dalam kunjungan kerja dan lawatan ke Amerika Serikat , Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan dua penghargaan di bidang lingkungan hidup, yaitu Valuing Nature Awards for Leadership in the Coral Triangle Initiative • Terpilihnya Indonesia sebagai Ketua Komite 1 Majelis Umum PBB untuk sesi ke-67, dalam Sidang Majelis Umum PBB. • Selama lebih dari satu dasawarsa, Indonesia merupakan Koordinator Kelompok Kerja Perlucutan Senjata Gerakan Non-Blok. •Terpilihnya Presiden SBY sebagai co- chairs (kepemimpinan bersama) dalam pertemuan high level panel (HLP) on sustainable development bersama Presiden Liberia Johnson Sirleaf dan PM Inggris David Cameron. •Presiden SBY telah sukses memimpin HLP Post 2015 pada Selasa tanggal 25 September 2012.
    • • Di tengah naiknya peran Indonesia di dunia internasional, Presiden SBY juga menyampaikan pidato di Debat Umum SMU ke-67 PBB dengan tema yang menarik, terutama menyinggung mengenai kasus-kasus kekerasan di berbagai negara akibat penistaan agama, termasuk dampak munculnya film Innocence of Muslims. • Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6% dan penetapan Indonesia oleh lembaga internasional sebagai Negara Ekonomi ke-15 terbesar di dunia. • Pemerintah SBY berhasil meredam berbagai konflik di Ambon, Sampit, dan juga di Aceh. • SBY bersama Jusuf Kalla dan Mentan Anton Apriyantono, bekerjasama dan berhasil membuat Indonesia swasembada beras.
    • Sisi Negatif • Bensin Premium ketika SBY baru berkuasa tahun 2004 hanya Rp 1.800/liter. Namun oleh SBY dinaikkan menjadi RP 2.400, kemudian menjadi Rp 4.500, dan akhirnya Rp 6.000/liter mengikuti harga pasar NYMEX yang dimainkan para Spekulan Pasar Komoditas. Akhirnya harga barang-barang naik dan membuat rakyat menderita. • Pada zaman SBY Indonesia tetap belum dapat mandiri. Lebih dari 90% migas Indonesia dikelola oleh asing. Untuk pertambangan emas, perak, dan tembaga, Perusahaan asing mendapat 85%. • Kebijakan Ekonomi Neoliberalisme yang didiktekan IMF dan Bank Dunia yang membuat Indonesia sangat bergantung pada Luar Negeri.
    • • Masih banyak warga Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan Sekitar 150 juta penduduk Indonesia tidak memiliki akses yang baik untuk air bersih, serta tingkat kematian ibu dan bayi yang terburuk di kawasan Asia. • UU Ketenagakerjaan yang ada saat ini memiliki implikasi terhadap berkurangnya daya saing Indonesia sebagai salah satu perekonomian padat karya di Asia. • Mengenai UU Agraria dan peraturan pertanahan yang membuat investasi di bidang infrastruktur menjadi suatu proses yang berbelit-belit. • Suatu kenyataan bahwa Indonesia masih terpuruk sebagai salah satu negara yang paling korup di dunia. • Kebijakan menaikkan harga BBM 1 Oktober 2005, dan sebelumnya Maret 2005, ternyata berimbas pada situasi perekonomian tahun-tahun berikutnya