0
Oleh : Muhamad Siswanto
Tujuan Perkuliahan
 Mahasiswa memahami dan mengembangkan
pemahaman tentang berbagai hal yang berkaitan
dengan ke NU an se...
1. Pengertian Jami’iyyah NU
2. Sejarah lahirnya NU
3. Asas, tujuan dan Usaha organisasi NU
4. Struktur organisasi NU
5. Le...
Referensi Buku
 AD ART NU , PBNU 2010
 Andree F, NU Vis a Vis Negara, Lkis Jogjakarta 1999
 Munawar a Abdul Fattah, Tra...
Tugas kelompok
 Aswaja NU sebagai Manhaj Al Fikr
 NU ditengah Globalisasi
 Khittoh 1926 dan politik kebangsaan NU
 NU ...
NAHDLATUL ULAMA : Sebagai Jami’iyyah Diniyah Islamiyah
beraqidah /berasas Islam menganut
faham Ahlussunnah Wal Jam’ah dan ...
• Jamiyyah awalnya Jama’ah
• KH Abdul Wahab Hasbullah mendirikan Taswikul Al Afkar bersama
Mas Mansur di Surabaya tahun 19...
Lahirnya NU
 Atas saran KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Hasbullah dkk keluar
dari komite Khilafah dan mengadakan permus...
Berasaskan Islam menganut faham ahlusunnah wal
jama’ah dan menurut salah satu dari Madzab empat :
Hanafi, maliki, syafi’I ...
Berlakunya ajaran Islam yang menganut faham Ahlusunnah wal
Jama’ah dan menurut salah satu dari Mazhab Empat untuk
terwujud...
USAHA
 Dibidang agama mengupayakan terlaksananya ajaran Islam yang
menganut faham Ahlusunnah Wal jama’ah dan menurut sala...
1. Pengurus Besar (PBNU)
2. Pengurus Wilayah (PWNU)
3. Pengurus Cabang (PCNU)/Cabang Istimewa
4. Pengurus Majlis Wakil cab...
PERANGKAT ORGANISASI
 Lembaga : Perangkat Organisasi NU Yang berfungsi
sebagai pelaksana kebijakan NU berkaitan dengan su...
Lajnah adalah perangkat organisasi Nahdlatul Ulama
untuk melaksanakan program Nahdlatul Ulama yang
memerlukan penanganan K...
Badan otonom adalah perangkat organisasi NU yang berfungsi
melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama yang berkaitan
dengan ke...
SEJARAH LAMBANG NU
 Muktamar ke 2 dua bulan sebelumnya belum memiliki lambang, ketua
panitia KH Wahab Hasbullah memintah ...
MAKNA LAMBANG NU
 Bumi : bumi adalah tempat manusia berasal, menjalani hidup dan
kembali, sesuai surat Thaha 55.
 Tampar...
Ke – nu   an
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Ke – nu an

1,294

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,294
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
46
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Ke – nu an"

  1. 1. Oleh : Muhamad Siswanto
  2. 2. Tujuan Perkuliahan  Mahasiswa memahami dan mengembangkan pemahaman tentang berbagai hal yang berkaitan dengan ke NU an sebagai induk organisasi STAINU Kebumen  Mahasiswa mampu mengambil nilai-nilai dan sejarah perjuanganasa dan tujuan dan kiprahnya dari awal perintisan sampai saat ini, termasuk berkaitan dengan masalah pendidikan
  3. 3. 1. Pengertian Jami’iyyah NU 2. Sejarah lahirnya NU 3. Asas, tujuan dan Usaha organisasi NU 4. Struktur organisasi NU 5. Lembaga ,lajnah dan badan otonom NU 6. Makna filosofis Lambang NU 7. Fikroh Nahdliyah 8. SikapNU terhadap globalisasi dan HAM 9. Beberapa keputusan penting muktamar dan Munas NU 10. Khittoh NU 1926 11. Mabadi Khoiro Ummah 12. Ijtihad Politik Kenegaraan NU
  4. 4. Referensi Buku  AD ART NU , PBNU 2010  Andree F, NU Vis a Vis Negara, Lkis Jogjakarta 1999  Munawar a Abdul Fattah, Tradsis orang-orang NU, Pustaka pesantren 2006  PBNU, Keputusan Muktamar  PBNU, Keputusan Munas  PWNU, majalah AULA  Ridwan M.Ag, Paradigma politik NU, pustaka pelajar  Solahudin Wahid, Telikungan kapitalisme Global.
  5. 5. Tugas kelompok  Aswaja NU sebagai Manhaj Al Fikr  NU ditengah Globalisasi  Khittoh 1926 dan politik kebangsaan NU  NU dan Tradisi Sunni  NU dan Radikalisme Islam  Ijitihad Politik NU
  6. 6. NAHDLATUL ULAMA : Sebagai Jami’iyyah Diniyah Islamiyah beraqidah /berasas Islam menganut faham Ahlussunnah Wal Jam’ah dan menurut salah satu dari Mazhab empat : Hanafi, maliki, syafi’I dan hambali
  7. 7. • Jamiyyah awalnya Jama’ah • KH Abdul Wahab Hasbullah mendirikan Taswikul Al Afkar bersama Mas Mansur di Surabaya tahun 1914 sebagai forum diskusi keagamaan s/d sospol, tapi tidak membahas khilafiyah menjadikan Mas Mansur keluar. • Tokoh aktif KH Bisri Samsuri, KH Ma’shum, KH Kholil,KH Abdul Halim. • Awal Tahun 1924 khalifah Abdul majid, syekh azhar akan menyelenggarakan pertemuan internasional 25 maret 1924 memutuskan pentingnya khalifah bagi umat Islam. Tanggal 4 agustus 1924 di Surabaya pertemuan SI, Muhamadiyah, al Irsyad, Taswikul Al Afkar, Ta’mirul Masjid dll. Membentuk komite khilafat. • Di Arabia Abdul Aziz Ibnu Su’ud menang berjanji mengadakan pertemuan internasional membahas kota Suci Makkah dan Madinah. • Konggres Islam topik utamanya gagasan ibnu Su’ud di Yogyakarta 1925 dan bandung 1926. satu bulan sebelum konggres Bandung kalangan pembaharu mengadakan pertemuan diCianjur tanpa melibatkan kalangan pesantren, ulama pesantren menitipkan pesan tentang kebebasan mazhab tapi tidak dihiraukan.
  8. 8. Lahirnya NU  Atas saran KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Hasbullah dkk keluar dari komite Khilafah dan mengadakan permusyawaratan di kertopaten Surabaya tanggal 31 Januari 1926. memutuskan : 1.Meresmikan dan mengukuhkan berdirinya Komite Hijaz dengan masa kerja sampai delegasi yang diutus menemui raja Su’ud kembali ke tanah air. 2.Membentuk Jam’iyyah sebagai wadah persatuan para ulama dalam tugas memimpin umat menuju terciptanya izzul Islam wal muslimin dan mendelegasikan KH Abdul Wahab Hasbullah dan syekh Ahmad Al Ghanaim al Misri untuk menghadap raja Saudi Arabia dan menyampaikan tuntutan agar ajaran-ajran mazhab tetap dilestarikan.  KH Mas Alwi Ibnu Abdul Aziz mengusulkan nama Nahdlatul Ulama.
  9. 9. Berasaskan Islam menganut faham ahlusunnah wal jama’ah dan menurut salah satu dari Madzab empat : Hanafi, maliki, syafi’I dan hambali
  10. 10. Berlakunya ajaran Islam yang menganut faham Ahlusunnah wal Jama’ah dan menurut salah satu dari Mazhab Empat untuk terwujudnya tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan demi kemaslahatan dan kesejahteraan umat.
  11. 11. USAHA  Dibidang agama mengupayakan terlaksananya ajaran Islam yang menganut faham Ahlusunnah Wal jama’ah dan menurut salah satu Madzab empat dalam masyarakat dengan melaksanakan dakawah Islamiyah dan amar ma’ruf nahi munkar.  Dibidang pendidikan, pengajaran dan kebudayaan mengupayakan terwujudnya penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran serta pengembangan kebudayaan yang sesuai dengan ajaran Islam untuk membina umat agar menjadi muslim yang bertaqwa, berbudi luhur, berpengetahuan luas dan terampil, serta berguna bagi agama, bangsa dan negara.  Dibidang sosial mengupayakan terwujudnya kesejahteraan lahir dan batin bagi rakyat Indonesia.  Dibidang ekonomi mengupayakan terwujudnya pembangunan ekonomi untuk pemerataan kesempatan berusaha dan menikmati hasil-hasil pembangunan dengan mengutamakan tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan.  Mengembangkan usaha-usahalain yang bermanfaat bagi masyarakat banyak guna terwujudnya khaira ummah
  12. 12. 1. Pengurus Besar (PBNU) 2. Pengurus Wilayah (PWNU) 3. Pengurus Cabang (PCNU)/Cabang Istimewa 4. Pengurus Majlis Wakil cabang 5. Pengurus Ranting Masing-masing masa jabatan 5 tahun kecuali PCI 3 Th.
  13. 13. PERANGKAT ORGANISASI  Lembaga : Perangkat Organisasi NU Yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan NU berkaitan dengan suatu bidang tertentu.  Lembaganya : LDNU,LP Maarif,Rabithah Ma’ahid Al Islamiyah,LPNU,Lembaga Pengembangan Pertanian NU,Lakspesdam,Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU,Lembaga Penyuluhan Dan Bantuan Hukum,Lesbumi,LAZISNU,Lembaga Waqof dan Pertanahan NU,Lembaga Bahsul Masail,Lembaga Ta’mir Masjid Indonesia, Lembaga pelayanan Kesehatan NU.
  14. 14. Lajnah adalah perangkat organisasi Nahdlatul Ulama untuk melaksanakan program Nahdlatul Ulama yang memerlukan penanganan Khusus.  Lajnah Falakiyah, bertugas mengurus masalah hisab dan ru’yah, serta pengembangan ilmu falak  Lajnah Ta’lif Wan Nasyr bertugas mengembangkan penulisan, penterjemahan dan penerbitan kitab/buku serta media informasi menurut faham Ahlussunnah Wal Jama’ah
  15. 15. Badan otonom adalah perangkat organisasi NU yang berfungsi melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama yang berkaitan dengan kelompok masyarakat tertentu dan beranggotakan perorangan  Jamiiyyah Ahli Thariqah al Mu’tabarah An Nahdliyah  Jamiyyatul Qurro Wal Huffadz  Muslimat  Ansor /fatayat  IPNU/IPPNU  ISNU  SARBAMUSI  Pagar Nusa
  16. 16. SEJARAH LAMBANG NU  Muktamar ke 2 dua bulan sebelumnya belum memiliki lambang, ketua panitia KH Wahab Hasbullah memintah kepada KH Ridwan Abdullah untuk membuat lambang NU.  Beliau seorang ulama yang bakat melukis tetapi beberapa kali membuat belum memuaskan padahal konggres akan digelar.  KH Ridwan melakukan sholat Istikharah dan bermimpi melihat sebuah gambar dilangit biru yang sama dengan bentuk NU sekarang.  Pukul 02 didini hari beliau bangun dan membuat sketsa sesuai dengan mimpinya.  Pagi harinya dibuat pada kain ukuran lebar 4 meter dan panjang 6 meter yang dibeli dari Malang.
  17. 17. MAKNA LAMBANG NU  Bumi : bumi adalah tempat manusia berasal, menjalani hidup dan kembali, sesuai surat Thaha 55.  Tampar yang melingkar dalam posisi mengikat : Tali ukhuwah yang kokoh. Hal ini berdasarkan surat Ali Imron 103.  Peta Indonesia : melambangkan bahwa NU didirikan di Indonesia dan berjuang untuk kejayaan Negara RI.  Dua simpul ikatan bawah melambangkan hubungan vertikal kepada Allah dan hubungan horisontal dengan sesama manusia.  Untaian tampar berjumlah 99 melambangkan 99 nama terpuji bagi Allah ( asmaul husna )  Empat bintang melintang atas bumi bermakna Khulafaurrosyidin .  Satu bintang besar di tengah melambangkan Rasulullah SAW.  Empat bintang dibawah bumi melambangkan empat Imam Madzab Ahlussunnah Wal jama’ah.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×