Jenis - jenis sejarah dan prinsip dasar dalam penelitian sejarah lisan. Sejarah kelas X

  • 4,889 views
Uploaded on

Tugas kerja kelompok.

Tugas kerja kelompok.

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
4,889
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
38
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Kelompok 7 Jenis – Jenis Sejarah dan Prinsip dasar dalam penelitian sejarah lisan. Muhammad Feyzar Rif’at Sintong Leonardo Situngkir Winda Sugiarti Wita Eldalia
  • 2. Lokal Nasional Dunia Geografi Ekonomi Politik Sosial 2
  • 3. SEJARAH LOKAL suatu peristiwa bersejarah yang telah terjadi hanya meliputi suatu daerah dan tidak menyebar ke daerah lain. Muncul tokoh –tokoh lokal memperjuangkan daerahnya dan bahkan, hingga kini tokoh tersebut menjadi kebanggaan daerah bersangkutan. Perjuangan Sultan Hasanuddin dari kerajaan Gowa, Makassar. Nama dan jasa perjuangan beliau melawan penjajah sangat melekat bagi masyarakat Sulawesi Selatan. 3
  • 4. SEJARAH NASIONAL Proklamasi Kemerdekaan merupakan peristiwa paling bersejarah dalam sejarah Nasional Indonesia. Sejarah Nasional mengandung pengertian bahwa suatu peristiwa yang telah terjadi mencakup wilayah yang lebih luas dari sejarah lokal, yang dapat mempengaruhi kehidupan suatu bangsa dalam berbagai sektor seperti Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan lain-lain. 4
  • 5. SEJARAH DUNIA Perang Dunia Ke – 1 dan 2 yang memakan korban jutaan jiwa yang tidak berdosa. Sejarah Dunia mengandung pengertian bahwa suatu peristiwa yang terjadi dapat mempengaruhi perkembangan dunia internasional, yang meliputi berbagai masalah dari beberapa negara. Dan dampaknya dapat dirasakan hampir di seluruh dunia. Misalnya,  Perang Dunia I dan Perang Dunia II  Peristiwa meletusnya Gunung Krakatau di selat Sunda yang Abu Vulkaniknya hingga mencapai Benua Afrika.  Krisis Ekonomi Dunia (Malaisse) tahun 1929 5
  • 6. Salah satu contohnya, 6 benua yang ada sekarang ini dulunya hanya terdiri dari 1 benua (gabungan dari benua - benua) yang sangat besar yaitu benua Pangea. Dari hal di atas, dapat kita ketahui bahwa Sejarah Geografi adalah Sejarah yang berhubungan dengan masalah ruang lingkup geografi. 6
  • 7. Membahas masalah perekonomian bangsa- bangsa dari zaman pra- sejarah hingga sekarang. Tema-tema sejarah Ekonomi : • Produksi barang dan jasa • Lapangan kerja • Kebijakan moneter • Harga Pada mulanya, orang masih menggunakan sistem barter dalam proses pembayaran, sebelum ditemukannya uang barang dan juga uang logam serta uang kertas.
  • 8. Tema dalam sejarah politik : • Struktur kekuasaan • Kepemimpinan • Budaya politik • Proses mobilitas politik Contoh : • Sejarah Pemilu di Indonesia yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 1955 • Pemilu 2004,pemilu pertama yang di pilih langsung oleh rakyat melalui surat suara. Kejadian atau peristiwa yang telah terjadi dan menyangkut masalah politik di suatu negara. 8
  • 9. Tema yang diangkat dalam sejarah Sosial antara lain : • Gerakan anti perbudakan • Gerakan wanita • Gerakan mahasiswa • Kemiskinan • Kekerasan • Migrasi Ilmu Sejarah yang mengkaji sejarah masyarakat atau kemasyarakatan. Contoh :  Perubahan kehidupan sosial manusia purba dari sistem food gathering menjadi sistem food producing. 9
  • 10. Sejarah lisan merupakan salah satu metode penelitian sejarah dalam mengumpulkan sumber. Pusat pehatian tertuju pada suatu peristiwa yang telah terjadi di masa lampau, tetapi diberitakan secara lisan kepada generasi berikutnya. (kisah turun – temurun) Dalam pembahasan dan penelitian tentang sejarah lisan, pusat perhatiannya jatuh kepada suatu peristiwa yang baru berlalu di mana para pelaku, para saksi dari suatu peristiwa yang masih dapat di ajak untuk membahas peristiwa bersejarah itu. 10
  • 11.  Metode yang digunakan adalah wawancara.  Ada 3 hal yang perlu diperhatikan oleh pewawancara dalam melakukan wawancara :  Memilih orang yang akan diwawancarai  Mengadakan pendekatan  Pengembangan suasana dalam wawancara. 11
  • 12.  Pengumpulan data sejarah lisan dengan komunikasi dua arah, sehingga sejarawan dapat mempertanyakan langsung bagian yang kurang jelas kepada narasumber.  Penulisan sejarah menjadi lebih demokratis karena sejarawan dapat menggali informasi dari semua golongan masyarakat.  Melengkapi kekurangan data atau informasi yang belum termuat di dalam dokumen. Yang di padukan dengan sumber tertulis sehingga dapat mengurangi kekurangan sumber – sumber sejarah selama ini.  Terbatasnya daya ingat narasumber (pelaku dan saksi) terhadap suatu peristiwa.  Subjektivitas dalam penelitian sejarah lisan sangat tinggi. Karena sudut pandang narasumber yang berbeda – beda. 12
  • 13. • Masa kecil hingga sekarang setiap individu adalah contoh sederhana, kita semua memiliki masa lalu (sejarah) yang akan selalu kita kenang baik yang buruk maupun yang baik. • Agresi militer oleh Belanda terhadap Negeri Kita. Hal itu benar menurut keterangan pasukan Belanda sendiri. SUMBER BERITA SEJARAH DARI PELAKU Lebih bersifat subjektif karena semua keterangan itu benar berdasarkan pelaku itu sendiri. Namun para pelaku dapat mengungkapkan secara gamblang peristiwa yang di alaminya. 13
  • 14. Orang yang pernah melihat atau menyaksikan suatu peristiwa, tetapi bukan pelaku disebut saksi. • Sebagai contoh sederhana seperti orang tua yang telah merawat kita dari kecil hingga sekarang, pastilah sudah mengetahui peristiwa lampau yang telah kita lalui. • Keterpihakan saksi antara warga sipil dan pasukan tentara mesir. Berpihak kepada warga sipil karena telah menghabisi rakyat Mesir. Sedangkan saksi berpihak kepada tentara Mesir karena ingin menjaga kestabilitas negeri Mesir paska di kudeta. Berita juga sering disampaikan oleh para saksi peristiwa, dapat berupa berita kebenaran, berita sepihak, atau hanya sekedar berita dari suatu peristiwa Lebih bersifat subjektif karena keterpihakan kepada sebelah pihak yang kemungkinan besar dapat memberikan kesaksian secara tidak jujur. 14
  • 15. • Bi l a menent ukan t empat ber sej ar ah di bagi menj adi 2: – Tempat ber sej ar ah beber apa t ahun/dekade l al u yang kondi si nya masi h t er awat ,Dan; – Tempat ber sej ar ah pada wakt u beber apa abad dekade/abad yang l al u dan kondi si nya t i dak t er awat Jadi dapat di si mpul kan bahwa l okasi t empat per i st i wa sej ar ah akan semaki n sul i t di t emukan. Ji ka semaki n t ua/t i dak t er awat nya t empat per i st i wa sej ar ah. 15
  • 16. Lat ar bel akang mer upakan hal t er -pent i ng dal am menel usur i j al an per i st i wa sej ar ah. Kar ena l at ar bel akang adal ah penyebab (why?) sebuah per i st i wa t er j adi . Cont oh: o Per i st i wa Per ang Duni a I I di sebabkan kar ena Ser angan Pasukan Jer man ke per bat asan Pol andi a t ahun 1939. Sebuah per i st i wa sej ar ah dapat menj adi penyebab yang mel at ar bel akangi per i st i wa sej ar ah ber i kut nya. Dan per i st i wa sej ar ah dapat ber aki bat bagi kehi dupan ber masyar akat . Cont oh: o Per i st i wa Tsunami di Aceh 2004 menj adi kecaman bagi war ga Pr ovi nsi Aceh. o Runt uhnya Ker aj aan Si ngasar i mengaki bat kan muncul nya ker aj aan bar u yai t u Ker aj aan Maj apahi t .
  • 17. Mempelajari dan meneliti sejarah adalah tugas mulia. Dengan mengetahui sejarah, kita akan lebih bijak dalam melihat dan menyikapi segala peristiwa yang telah terjadi maupun yang sedang terjadi sehingga kita mesti menarik pelajaran yang berharga darinya. quote~ huakwkwkwkaak 17