Bab 5 uji hipotesis

21,523
-1

Published on

0 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
21,523
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
809
Comments
0
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Managing Ethical Behavior Begins with top management which establishes the organization’s culture and defines what will and will not be acceptable behavior. Includes training on how to handle different ethical dilemmas. Developing a code of ethics. A written statement of the values and ethical standards that guide the firm’s actions.
  • Polusi Perubahan Iklim Menipisnya Ozon Isu Global yang Lain Cadangan air bersih Keamanan makanan Kelangkaan bahan pangan Kenaikan jumlah penduduk Penelitian ilmiah non lingkungan Teknologi hijau
  • Trend in the international environment Economic Recovery Industrialized nations in Europe and Asia have rebuilt their economic systems Decreasing Isolation from Foreign Competition U.S. consumer goods markets are open to overseas competitors. Increasing Globalization of World Markets Volume of international trade has increased more than 3,000% from 1960 to 2000.
  • Exporting Make products in the domestic market and sell in another country. Importing Bring a good, service, or capital into a home country from abroad. Licensing A foreign company manufactures or markets your products, or uses your brand name or technology in exchange for a sales royalty. Strategic Alliance and Joint Ventures Two or more firms jointly cooperate for mutual gain, by sharing business costs and/or sharing ownership of a new enterprise. Direct Investment When a firm headquartered in one country builds or purchases operating facilities or subsidiaries in a foreign country. Maquiladoras -- light-assembly plants built in northern Mexico close to the U.S. border -- given special tax breaks by the Mexican government.
  • Economic Communities Sets of countries that engage in high levels of trade with each other through the elimination of trade barriers such as quotas and tariffs. European Union (EU) North American Free Trade Agreement (NAFTA) Latin American Integration Association Caribbean Common Market
  • Language In Japanese the word “hai” can mean either “yes” or “I understand.” General Motors’ brand name “Nova” pronounced as “no va” in Spanish means “doesn’t go.” The Meaning of Colors Green is popular in Muslim countries, yet it signifies death in other countries. Pink is associated with feminine characteristics in the U.S.; yellow is the most feminine color in other countries.
  • Organization Culture The collection of values, beliefs, behaviors, customs, and attitudes that characterize a community of people. The Importance of Organization Culture Culture determines the overall “feel” of the organization, although it may vary across different segments of the organization. Culture is a powerful force that can shape the firm’s overall effectiveness and long-term success. Determinants of Organization Culture Organization’s founder (personal values and beliefs). Symbols, stories, heroes, slogans, and ceremonies that embody and personify the spirit of the organization. Corporate successes that strengthen the culture. Shared experiences that bond organizational members together.
  • Bab 5 uji hipotesis

    1. 1. BAB 5UJI HIPOTESIS
    2. 2. Tujuan Pembelajaran Pebelajar mampu mengenal langkah pengujian hipotesis statistik
    3. 3. Pokok Bahasan Uji Hipotesis
    4. 4. Pengertian Hypothesis dan Hypothesis Testing Hypothesis Hypothesis Testing Suatu prosedur pengujianSuatu pernyataan hipotesis tentang parametertentang besarnya populasi menggunakannilai parameter informasi dari sampel dan teoripopulasi yang akan probabilitas untuk menentukandiuji apakah hipotesis tersebut secara statistik dapat diterima atau ditolak
    5. 5. 5 langkah Pengujian Hipotesis
    6. 6. Tipe Kesalahan dalam Pengujian Hipotesis
    7. 7. Pengujian Dua Sisi dan Pengujian Satu SisiPengujian dua sisi (two tail) digunakan jika parameterpopulasi dalam hipotesis dinyata-kan sama dengan (=).Pengujian satu sisi (one tail) digunakan jika parameter populasi dalam hipotesis dinya-takan lebih besar (>) atau lebih kecil (<).
    8. 8. RUMUSAN HIPOTESIS Rumusan hipotesis terdiri dari H0 dan HA  H0: hipotesis observasi  HA: hipotesis alternatif Rumusan hipotesis pada H0 dan HA dibuat menggunakan simbol matematis sesuai dengan hipotesis Beberapa kemungkinan rumusan hipotesis menggunakan tanda matematis sebagai berikut:
    9. 9. MENENTUKAN NILAI KRITISPerhatikan tingkat signifikansi (α) yang digunakan. Biasanya 1%, 5%, dan 10%.Untuk pengujian 2 sisi, gunakan α/2, dan untuk pengujian 1 sisi, gunakan α.Banyaknya sampel (n) digunakan untuk menentukan degree of freedom (df). Satu sampel: df. = n – 1 Dua sampel: df. = n1 + n2 – 2Nilai Kritis ditentukan menggunakan tabel t atau tabel Z
    10. 10. NILAI HITUNGNilai Hitung Dapat dihitung: Secara Manual Menggunakan Komputer
    11. 11. MENENTUKAN KEPUTUSAN•Membandingkan antara Nilai Hitung dengan Nilai Kritis. Jika |t hitung| > t kritis, keputusan menolak H0. Sebaliknya ….• Bisa juga menggunakan gambar kurva distribusi normal. Jika nilai hitung berada pada daerah penolakan H0, maka keputusannya adalah menolak H0. Sebaliknya, ….
    12. 12. KURVA DISTRIBUSI NORMAL: PENGUJIAN DUA SISI
    13. 13. PEGUJIAN SATU SISI: SISI KANAN
    14. 14. PENGUJIAN SATU SISI: SISI KIRI
    15. 15. KESIMPULAN
    16. 16. Contoh Rumusan Masalah, dan HipotesisRumusan Masalah:1. Berapakah rata-rata kecerdasan emosional pegawai di Provinsi Jawa Timur ?2. Berapakah rata-rata prestasi kerja pegawai di Provinsi Jawa Timur ?3. Adakah hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emotional pegawai dengan prestasi kerja ?4. Bagaimana pengaruh kecerdasan emotional terhadap prestasi kerja pegawai ?
    17. 17. Contoh Rumusan Masalah, dan HipotesisHipotesis :1. Kecerdasan emosional pegawai di pemerintahan Provinsi Jawa Timur paling tinggi 1502. Prestasi kerja pegawai pemerintah Provinsi Jawa Timur paling tinggi 140 atau 70 % dari kriteria yang diharapkan (kriteria prestasi kerja pegawai paling tinggi misalnya 200)3. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emotional dengan prestasi kerja pegawai4. Kecerdasan emotional berpengaruh positif terhadap prestasi kerja pegawai
    18. 18. UJI HIPOTESIS: RATA- RATA• Rata-rata sampel dengan rata-rata hipotesis• Beda dua rata-rata untuk data independen (sampel besar)• Beda dua rata-rata untuk data independen (sampel kecil)• Beda dua rata-rata untuk data observasi yang berpasangan (paired observations)
    19. 19. UJI HIPOTESIS BEDA DUA UJI HIPOTESIS BEDA DUA RATA-RATA: SAMPEL RATA-RATA: SAMPEL INDEPENDEN INDEPENDENTujuan: menguji hipotesis (dugaan) tentang perbedaan dua rata-rata populasiUji beda dua rata-rata populasi dengan df = n1 + n2 – 2 < 30 disebut sampel kecil. Pengujian dilakukan menggunakan distribusi tUji beda dua rata-rata populasi dengan df = n1 + n2 – 2 ≥ 30 disebut sampel besar. Pengujian dilakukan menggunakan distribusi Z
    20. 20. PROSEDUR PENGUJIAN HIPOTESIS BEDA DUA RATA-RATA Analisis: Analisis: 1. 1. Rumusan Hipotesis Rumusan Hipotesis 2. 2. Nilai kritis: (cari di tabel ttatau Z) Nilai kritis: (cari di tabel atau Z) 3. 3. Nilai Hitung: (cara manual atau komputer) Nilai Hitung: (cara manual atau komputer) 4. 4. Keputusan: H0 ditolak jika nilai hitung absolut lebih besar Keputusan: H0 ditolak jika nilai hitung absolut lebih besar daripada nilai tabel absolut. Sebaliknya .... daripada nilai tabel absolut. Sebaliknya 5. 5. Kesimpulan Kesimpulan
    21. 21. RUMUS MENENTUKAN NILAI HITUNG: SAMPEL KECIL
    22. 22. RUMUS MENENTUKAN NILAI HITUNG: SAMPEL BESAR
    23. 23. UJI HIPOTESIS BEDA DUA RATA-UJI HIPOTESIS BEDA DUA RATA- RATA: OBSERVASI RATA: OBSERVASI BERPASANGAN BERPASANGAN
    24. 24. PROSEDUR PENGUJIAN PROSEDUR PENGUJIAN HIPOTESIS HIPOTESIS1. Rumusan Hipotesis H 0: d = 0 d≤0 d≥0 HA : d ≠ 0 d>0 d<02. Nilai Kritis: tentukan menggunakan tabel3. Nilai Hitung: hitung dengan rumus4. Keputusan: H0 ditolak jika nilai hitung absolut lebih besar daripada nilai tabel absolut. Sebaliknya ..5. Kesimpulan
    25. 25. RUMUS MENENTUKAN NILAIRUMUS MENENTUKAN NILAI HITUNG HITUNG
    26. 26. UJI HIPOTESIS PROPORSI POPULASI
    27. 27. PROSEDUR PENGUJIAN HIPOTESIS BEDA DUA PROPORSI POPULASIAnalisis:1. Rumusan Hipotesis H0: π1 = π2 π 1 ≤ π2 π 1 ≥ π2 HA: π1 ≠ π2 π 1 > π2 π 1 < π22. Nilai Kritis: tentukan menggunakan tabel3. Nilai Hitung: hitung dengan rumus4. Keputusan: H0 ditolak jika nilai hitung absolut lebih besar daripada nilai tabel absolut. Begitu juga sebaliknya.5. Kesimpulan
    28. 28. RUMUS MENENTUKAN NILAIRUMUS MENENTUKAN NILAI HITUNG HITUNG
    29. 29. Latihan Soal
    1. A particular slide catching your eye?

      Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

    ×