Your SlideShare is downloading. ×
Metabolisme karbohidrat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Metabolisme karbohidrat

10,271
views

Published on


2 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
10,271
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
466
Comments
2
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. METABOLISME KARBOHIDRAT Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM
  • 2.
    • METABOLISME :
    • KATABOLISME
    • PENGATURAN
    • ANABOLISME
    • Katabolisme :
    • Glikolisis  Siklus asam sitrat  Respirasi seluler
  • 3.  
  • 4.
    • Salah satu proses metabolisme yang universal  dengan berbagai variasi  ditemukan pada banyak tipe sel di hampir semua jenis tipe organisme
    • Tipe glikolisis yang paling umum dan paling dikenal adalah Embden-Meyerhof pathway
    • Ditemukan oleh Gustav Embden & Otto Meyerhof.
    GLIKOLISIS
  • 5. Glikolisis REAKSI ?
  • 6.
    • Suatu seri reaksi biokimia dimana satu molekul glukosa dioksidasi menjadi 2 molekul piruvat.
    • Mempunyai dua fungsi :
      • 1. Memproduksi molekul energi tinggi (ATP & NADH)
      • 2. Produksi berbagai metabolit antara baik 6-C atau 3-C yang digunakan untuk berbagai proses metabolisme yang lain (biosintesis nukleotida)
  • 7.
    • Terdiri dari 2 fase :
      • Persiapan / fase heksosa  membutuhkan energi
      • Penghasilan energi/ Fase triosa
    • Glc    DHAP
    • DHAP    PYR
    • Gluc diubah menjadi Pyr dalam : 10 langkah
    • Pyr  tergantung pd organism & tipe metabolisme
  • 8.
    • Khamir dan bbrp organisme  mengubah pyr mjd etanol (reaksi fermentasi alkohol)
    • Mammal dlm kondisi anaerobik  pyr diubah mjd laktat
    • dlm kondisi aerobik  asetil CoA + CO 2
  • 9.  
  • 10.
    • Glikolisis  tidak memerlukan oksigen
    • Tidak adanya oksigen pd suatu orgnsm  mencegah pyr masuk ke dlm siklus kreb & sistem transport elektron  shg tdk menjadi CO 2 & air
    • Fermentasi alkohol 
    • Pyr asetaldehid etanol
    H + CO 2 PDC NADH + H + NAD + ADH
  • 11. Respirasi anaerobik
    • Oksidasi molekul dalam kondisi tidak ada oksigen utk memproduksi energi
    • Membutuhkan elektron akseptor selain oksigen
    • Istilah respirasi anaerobik sering digunakan untuk fermentasi , walaupun kadang organisme anaerob  menggunakan sistem transpor elektron dan ATP synthase untuk menghasilkan energi.
  • 12.
    • Produksi Laktat
    • Bisa terjadi pd mikroorganisme atau orgnsm tingkt tinggi ( kons O 2 rendah)
    • Pyr Laktat
    NADH + H + NAD + LDH
    • NADH and H1+ dikonsumsi
    • Laktat mempy kelarutan rendah dlm air
    • Laktat dpt diubah kembali mjd pyr
  • 13.  
  • 14.
    • Respirasi aerobik  membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi
    • Pyr  Asetil Co dan CO 2
    • Masuk dalam daur kreb
    • Pyr  Asetil Co A : enzim komplek Pyruvat DH
    Go to Creb’s cycle?
  • 15. Glikolisis pada Trypanosome sp Trypanosoma brucei , the parasite that causes African sleeping disease in humans and nagana in livestock, is transmitted by the tse-tse fly. Mempunyai organela spesifik = glycosome
  • 16.  
  • 17. Daur Kreb
  • 18.
    • Berfungsi mengoksidasi hasil glikolisis mjd CO 2 dan juga menyimpan energi ke bentuk molekul berenergi tinggi spt ATP, NADH, FADH 2
    • Sentral dalam siklus oksidatif dlm respirasi  dimana semua makromolekul dikatabolis (Karbohidrat, Lipid dan Protein)
    • Untuk kelangsungannya membutuhkan :
      • NAD, FAD, ADP, Pyr dan OAA
    • Menghasilkan senyawa intermedier yg penting  asetil Co A, alfa KG & OAA
    • Merupakan prekursor untuk biosintesis makromolekul – makromolekul
  • 19.
    • Berfungsi dalam katabolisme dan juga anabolisme  amfibolik
    • Katabolisme  memproduksi molekul berenergi tinggi
    • Anabolisme  memproduksi intermedier untuk prekursor biosintesis makromolekul
    • Berbagai daur mengambil senyawa antara dlm siklus kreb  berkurang  hrs ada mekanisme utk mengganti senyawa antara tadi  daur anaplerotik
  • 20.  
  • 21.
    • Pada sel hewan  reaksi yang paling penting
      • Pengubahan Pyr  OAA (pyr karboksilase)
      • Ensim nya di aktivasi oleh Asetil Co A
      • OAA kemudian  Asetil Co A  Sitrat
      • OAA juga dpt diubah mjd Karbohidrat  glukoneogenesis
      • Konsentrasi Asetil Co A : sinyal bagi ketersediaan karbon yg cukup  shg dpt disimpan
    • Pada sel Tumbuhan dan bakteri : ada daur khusus yg langsung mengubah
            • PEP  OAA (ensim PEP karboksilase)
  • 22.
    • Mekanisme anaplerotik ke-3 : ensim malik atau malat DH yang mengkatalisis
    • pyr  malat (menggunakan NADPH+H + )
    • Modifikasi siklus kreb dalam sel tumbuhan  siklus glioksilat
    • Mengubah lemak  gula : mekanisme ini penting dalam perkecambahan biji.
    • Proses ini terjadi dlm glioksisome : β oksidasi & glioksilat
    • Siklus ini juga terdapat pada mikroorganisme : menggunakan asetat sbg sumber energi
  • 23. Siklus Glioksilat No Carbon loss!!
  • 24.  
  • 25. Biosintesis Karbohidrat
    • Dimulai dari sintesis glukosa sebagai unit terkecil KH  polimerisasi moosakarida  disakarida – polisakarida
    • Dua proses utama dalam biosintesis KH :
    • 1.Glukoneogenesis
    • 2. Biosintesis glikogen, amilum dan sukrosa
  • 26. Glukoneogenesis
    • Proses pembentukan glukosa dari senyawa prekursor karbohidrat pada jaringan hewan (hati), tumbuhan (biji) dan mikroorganisme
    • Pada hewan prekursor penting dalam glukoneogenesis :piruvat, gliserol dan asam amino
    • Reaksi glukoneogenesis berlangsung di semua organisme dengan pola yang sama, perbedaan terjadi pada beberapa senyawa metabolit dan sistem pengaturannya
  • 27. Glukoneogenesis
    • Perbedaan utama glikolisis dan glukoneogenesis
    • Glikolisis : glukosa  piruvat
    • Glukoneogenesis : piruvat  glukosa
    • Pengaturan glikolisis dan glukoneogenesis adalah secara berlawanan. Asetil KoA akan menghambat secara allosterik pembentukan piruvat menjadi asetil Ko A, tetapi meningkatkan piruvat menjadi oksaloasetat
  • 28.  
  • 29. Biosintesis glikogen, amilum dan sukrosa
    • Kelebihan glukosa pada organisme akan diubah menjadi glikogen (pada hewan), amilum, sukrosa dan polisakarida yang lain (pada tumbuhan)
    • Glukosa akan diubah menjadi glukosa nukleotida yakni glukosa-UDP (uridin difosfat) yang dikatalisis oleh glikogen sintetase untuk pembentukan ikatan a1  4, untuk pembentukan ikatan 1  6 oleh glikosil(1  6)transferase atau amilo (1  4) menjadi (1  6) transglikosilase
    • Glukosa-UDP juga merupakan substrat bagi sintesis sukrosa sedangkan glukosa-ADP merupakan substrat bagi sintesis amilum
  • 30. Sintesis karbohidrat melalui fotosintesis
    • Proses biokimiawi utama pada fotosintesis adalah fiksasi CO 2 melalui reaksi enzimatisnyang berlangsung di kloroplast. Dari fiksasi CO 2 akan dihasilkan senyawa prekursor sederhana yang selanjutnya akan diubah menjadi glukosa dan karbohidrat lainnya yang lebih kompleks
  • 31. Sintesis karbohidrat melalui fotosintesis
    • Proses fiksasi CO 2 berlangsung melalui tiga tahap
    • 1. fiksasi : kondensasi senyawa ribulosa 1,5 bifosfat dengan CO 2 membentuk 3-fosfogliserat oleh enzim ribulosa-1,5 bifosfat karboksilase
    • 2. Reduksi : reduksi 3-fosfogliserat menjadi gliseraldehid 3-fosfat oleh enzim 3-fosfogliserat kinase dan gliseraldehid-3-fosfat dehidrogenase
    • 3. Penghasilan senyawa aseptor : pembentukan ribulose 1,5 bifosfat dari gliseraldehid 3-fosfat oleh enzim aldolase dan transketolase

×