• Like
Review TA : software quality factors
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Review TA : software quality factors

  • 822 views
Uploaded on

 

More in: Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
822
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
12
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Software Quality Assurance Testability and Efficiency Ainnur Rofiq 5209100104 Endones Putra Yusa 5209100130
  • 2. Outline
    • Testability
    • Efficiency
  • 3. Testability
    • Testability didefinisikan sebagai seberapakah kemampuan software tersebut untuk menjalani test.
    • Testability requirement berhubungan dengan sebuah fitur dari perangkat lunak yang dapat membantu tester menjalankan tugasnya.
    • Untuk melakukan testing, seorang tester tidak hanya membutuhkan software untuk ditest, namun juga membutuhkan dokumen-dokumen terkait.
  • 4. Testability
    • Berikut adalah beberapa hal yang dibuthkan olegh sorang tester dalam menjalankan tugasnya:
      • Dokumen testing
      • Dokumen requirement perangkat lunak
      • Proses bisnis yang ada pada software
      • Dokumen pengambangan perangkat lunak
      • dll
  • 5. Tingkatan Testing dalam Software
    • Unit testing
      • Testing penulisan kode-kode program dalam satuan unit terkecil secara individual.
    • System Testing
      • Proses testing pada sistem terintegrasi untuk melakukan verifikasi bahwa sistem telah sesuai spesifikasi.
    • Acceptance Testing
      • Testing formal yang dilakukan untuk menentukan apakah sistem telah memenuhi kriteria penerimaan dan memberdayakan pelanggan untuk menentukan apakah sistem dapat diterima atau tidak.
  • 6. Objek Testing dari Sebuah Software
    • White Box Testing, yaitu suatu metode disain testing yang menggunakan struktur kendali dari disain prosedural. Testing yang dilakukan pada White Box Testing adalah untuk menguji kesesuaian suatu komponen terhadap desain atau alur logika program
    • Black Box Testing, yaitu testing yang dilakukan menguji kesesuaian aplikasi terhadap spesifikasi kebutuhan dari perangkat lunak
  • 7. Studi kasus
    • Judul TA
      • PEMBUATAN APLIKASI TUGAS AKHIR DI JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS
    • Deskripsi Aplikasi
      • Aplikasi Tugas Akhir / Monitoring Tugas Akhir (Monita) adalah aplikasi yang dapat mengatur dan mengintegrasikan berbagai informasi untuk memperlancar semua proses yang terkait denga tugas akhir, mulai dari pengajuan tugas akhir sampai munculnya nilai dari tugas akhir tersebut.
  • 8. Studi kasus
    • Pengembangan aplikasi MONITA (monitoring tugas akhir) ini sudah dilengkapi dengan berbagai dokumen perangkat lunak yang terkait.
    • Aplikasi ini memiliki requirement lebih dari 30 dan sudah diberikan kode requirement untuk memudahkan dalam proses lain. Beberapa contoh requirement dari aplikasi ini adalah sebagai berikut:
      • Mendaftar proposal Tugas Akhir (KF115)
      • Melihat data hasil pembahasan proposal TA (KF105)
      • Melihat jadwal sidang TA(KF107)
      • Melihat informasi hasil sidang TA (KF106) dan lain-lain
  • 9. Studi kasus
    • Uji coba yang sudah dilakukan dapat dikatakan cukup lengkap, mencakup semua use case dan menggunakan metode “ white box testing ” dalam pengujiannya.
  • 10. Mapping usecase dengan testing yang sudah dilakukan ID Usecase Usecase Status UC.14 Mendaftar proposal TA Sudah dilakukan testing UC.32 Menambah hasil pembahasan proposal Tugas Akhir Sudah dilakukan testing UC.05 Melihat hasil pembahasan proposal Tugas Akhir Sudah dilakukan testing UC.08 Melihat berita Sudah dilakukan testing UC.08 Melihat Tawaran topik TA Sudah dilakukan testing … … Sudah dilakukan testing … … Sudah dilakukan testing … … Sudah dilakukan testing UC.25 Melihat Rekapitulasi Data Mahasiswa Sudah dilakukan testing
  • 11. Studi kasus
    • Namun, disini yang dilakukan hanyalah uji coba biasa, berbagai uji coba lain seperti hacking belum dilakukan. Jadi belum dikatahui seberapa aman aplikasi ini.
    • Metode “black box testing” seharusnya juga dilakukan agar dapat dikatehui apakah aplikasi benar-benar sesuai dengan proses bisnis organisasi dan sesuai dengan requirement dari organisasi.
  • 12. Studi Kasus
    • Dan untuk beberapa kebutuhan non fungsional belum dilakukan uji coba, diantaranya adalah:
  • 13. Kesimpulan
    • Testability pada aplikasi MONITA ini sudah cukup baik, semua dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan testing sudah ada dan sudah dilakukan testing pada semua use case.
    • Namun ada beberapa kebutuhan non fungsioanal yang belum dilakukan testing. Testing adalah salah satu fase untuk menjamin kualitas perangkat lunak, sehingga testing secara menyeluruh sangat perlu dilakukan pada sebuah software.
  • 14. Efficiency
    • Efisiensi secara umum menggambarkan sejauh mana waktu atau usaha yang baik digunakan untuk tugas atau tujuan yang dimaksudkan.
    • Hal ini sering digunakan dengan tujuan khusus menyampaikan kemampuan aplikasi tertentu dari upaya menghasilkan hasil tertentu secara efektif dengan jumlah minimum atau kuantitas limbah (sisa buangan), biaya, dan usaha yang tidak perlu.
  • 15. Efficiency
    • Efficiency Requirement berhubungan dengan sumber daya perangkat keras yang dibutuhkan untuk melakukan semua fungsi dari sistem perangkat lunak dengan kesesuaian terhadap semua lainnya yang saling membutuhkan.
    • Efficiency Requirement adalah persyaratan kualitas yang menentukan jumlah efisiensi yang diperlukan, dimana merupakan faktor kualitas yang didefinisikan sebagai sejauh mana menggunakan sesuatu secara efektif (yaitu, meminimalkan konsumsi dari) komputasi dan sumber daya.
  • 16. Studi Kasus
    • Didalam aplikasi monitoring tugas akhir (monita) ini. Efficiency requirement dilakukan berdasarkan :
      • Dapat mengefisienkan waktu antara koordinator TA, dosen pembimbing, dan mahasiswa sehingga lebih memudahkan dalam pengumpulan dan penjadwalan ujian TA
      • Aplikasi monita ini memilki fungsi dan fitur yang dapat memudahkan/ mengefisienkan jadwal TA
  • 17. Effiensi pada Waktu
    • Koordinator Tugas Akhir. Pihak ini bertugas mengkoordinir pelaksanaan dari seluruh Tugas Akhir yang ada imulai dari pendaftaran atau pengusulan Tugas Akhir oleh mahasiswa, mengagendakan pembahasan proposal Tugas Akhir.
    • Dosen Pembimbing. Pihak ini bertugas membimbing mahasiswa selama pengerjaan Tugas Akhirnya. Setiap pengerjaan Tugas Akhir, harus mempunyai dosen pembimbing minimal 1 dosen dan maksimal 2 dosen.
    • Mahasiswa, yang merupakan pihak yang mengerjakan Tugas Akhir. Dalam pengajuan Tugas Akhirnya, mahasiswa harus mengusulkan proposal Tugas Akhir dengan sebelumnya mencari dosen pembimbing untuk membimbing mahasiswa tersebut selama pengerjaan Tugas Akhir yang diusulkannya.
  • 18. Effisiensi pada Fitur
    • Fitur Administrasi
    • Fitur Administrasi berkaitan dengan proses administrasi Tugas Akhir Sistem Informasi. Kebutuhan fungsional dari fitur ini berfungsi untuk memberikan sarana pada pelaksanaan administrasi Tugas Akhir yaitu pendaftaran proposal Tugas Akhir, pembahasan proposal Tugas Akhir, pendaftaran sidang Tugas Akhir dan entry hasil sidang Tugas Akhir (berita acara).
    • Fitur Informasi
    • Fitur Informasi berkaitan dengan penyajian data untuk pengguna yang menyangkut tugas akhir seperti data dosen, judul, mahasiswaberita seputar tugas akhir, aturan penulisan, dan prosedur tugas akhir.