Gaya Mengajar

5,843 views
5,581 views

Published on

Published in: Sports
2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,843
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
19
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gaya Mengajar

  1. 1. METODE/GAYA MENGAJAR DALAM PENJASA. GAYA KOMANDO (COMMAND STYLE) 1. RESPONS LANGSUNG TERHADAP STIMULUS (Guru memberi contoh/memberi aba-aba, siswa menirukan/mengikuti) 2. TUJUANNYA ADALAH PENAMPILAN YANG CERMAT 3. GURU MENENTUKAN IRAMA PENAMPILAN
  2. 2. ANATOMI GAYA KOMANDOPRA PERTEMUAN : KEPUTUSANOLEH GURUDALAM PERTEMUAN: KEPUTUSANOLEH GURUPASCA PERTEMUAN: KEPUTUSANOLEH
  3. 3. SASARAN GAYA KOMANDOMerinci peranan guru, peranan siswa, danhasil yang dicapaiSasaran yang dicapai akan melibatkansiswa yang akan mengikutiperintah/petunjuk guru dengan sasaransbb.:- respons langsung thd. petunjuk ygdiberikan- penampilan yang sama/seragam- penyesuaian- penampilan yg disinkronkan- mengikuti model yg telah ditentukan
  4. 4. - Mereproduksi model (mengikuti)- Ketepatan dan kecermatan respons- Meneruskan kegiatan dan tradisi kultural- Mempertahankan tingkat estetika- Meningkatkan semangat kelompok- Penggunaan waktu secara efisien- Pengawasan keamanan
  5. 5. MENYUSUN PEMB. GAYA KOMAN1. Semua keputusan seblm pemb. dibuat oleh guru: a. pokok bahasan b. tugas-tugas c. organisasi2. Semua keputusan selama pertemuan dibuat oleh guru: a. penjelasan b. penyampaian materi c. penjelasan prosedur organisasi d. urutan kegiatan
  6. 6. 3. Semua keputusan pasca pertemuan dibuat oleh guru:a. Umpan balik kepada siswab. Sasarannya hrs banyak memberi waktu untuk pelaksanaan tugas
  7. 7. IMPLIKASI GAYA KOMANDOa. Standar penampilan sudah mantapb. Materi pembelajaran dipelajari dg meniruc. Materi pemb. dibagi-bagi agar mudah ditirud. Tidak ada perbedaan individual
  8. 8. UNSUR-UNSUR KHAS GAYA KOMANDOa. Semua keputusan dibuat oleh gurub. Menuruti petunjuk dan melaksanakan tugas merupakan keg. utama siswac. Menghasilkan tingkat keg. yang tinggid. Dapat membuat siswa merasa terlibat dan termotivasie. Mengembangkan perilaku disiplin
  9. 9. KELEMAHAN GAYA KOMANDO Tidak demokratis Penyaluran aspek sosial, emosional, dan kognitif sangat terbatas
  10. 10. B. GAYA LATIHAN (PRACTICE STYLE) Siswa diberikan waktu untuk melaksanakan tugas secara perorangan Guru memberi umpan balik kepada semua siswa secara perorangan
  11. 11. ANATOMI GAYA LATIHANPRA PERTEMUAN : KEPUTUSAN GURUDALAM PERTEMUAN: KEPUTUSAN SISWAPASCA PERTEMUAN: KEPUTUSAN GURU
  12. 12. SASARAN GAYA LATIHANBerlatih tugas-tugas yg telahdiberikan sebagaimana yg telahdidemonstrasikan dg jelasMemperagakan tugas yg diberikanLamanya latihan berkaitan dgkecakapan penampilanMemiliki pengalaman danpenampilan tentang hasil (balikan)yg diberikan guru
  13. 13. PERANAN GURU DAN SISWA1. PERANAN SISWA (SISWA MEMBUAT KEP. SELAMA PERTEMUAN BERLANGSUNG): a. sikap (postur) b. tempat c. urutan pelaksanaan tugas d. waktu untuk memulai tugas e. kecepatan irama f. waktu berhenti g. waktu sela diantara tugas
  14. 14. 2. PERANAN GURU SBB.:a. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bekerja sendirib. Memberi balikan secara individualc. Meningkatkan interaksi kpd. individud. Memberi kesempatan kpd siswa dalam penyesuaian diri
  15. 15. IMPLIKASI GAYA LATIHAN1. Mengenal/mengetahui yg diharapkan dari kelas2. Menerima pemberian tugas3. Membuat keputusan sambil menjalankan tugas4. Menerima balikan5. Membuat keputusan pd pertemuan6. Siklus kegiatannya: a. penyampaian tugas oleh guru b. pelaksanaan tugas oleh siswa c. pengamatan dan penilaian oleh guru (balikan)
  16. 16. 7. Peranan baru siswa, keputusan dan peranan guru harus dijelaskan di kelas: a. siswa perlu memahami peranannya b. diusahakan agar siswa senang c. gaya latihan dilakukan secara bertahapPEMILIHAN MATERI PEMBELAJARAN1. Tugas-tugas dpt dilaksanakan dg gaya tsb.2. Dpt. dinilai dg kriteria benar atau
  17. 17. MERENCANAKAN PEMBELAJARAN DG GAYA LATIHAN1. Lembaran tugas dibuat minimal seminggu sebelum pembelajaran berlangsung. Lembaran tugas berfungsi: a. membantu siswa utk mengingat b. mengurangi pengulangan oleh guru c. agar siswa bertanggung jawab belajar d. utk mencatat kemajuan siswa
  18. 18. 2. Desain lembaran tugas: a. berisi keterangan yg diperlukan b. merinci tugas-tugas khusus c. menyatakan banyaknya tugas: 1) ulangan 2) jarak 3) lamanya d. memberi arah bagi siswa dalam melaksanakan tugas e. kriteria yg didasarkan atas hasil yg dpt diketahui dan dilihat oleh siswa
  19. 19. CONTOH LEMBARAN TUGAS Nama : ……………………. Kelas : …….. Tgl. : …….. Mata Pel. : ……. Perintah utk. Siswa …………………………………Uraian Jumlah Komentar UmpanTugas Tugas Kemajuan Balik1. ……… a……… b……… c………2. ………… a……… b………
  20. 20. C. GAYA RESIPROKAL Gaya resiprokal memberikankesempatan kepada teman sebayauntuk memberikan umpan balik Peranan ini memungkinkan: 1. peningkatan interaksi sosial antarteman sebaya 2. umpan balik langsung
  21. 21. SASARAN GAYA RESIPROKAL1. Tugas (Materi Pembelajaran): a. memberi kesempatan utk latihan berulang kali dg seorang pengamat b. siswa menerima umpan balik langsung c. sebagai pengamat, siswa memperoleh pengetahuan penampilan tugas2. Peranan siswa: a. memberi dan menerima umpan balik b. mengamati penampilan teman dan mengoreksi c. menumbuhkan kesabaran dan toleransi d. memberikan umpan balik
  22. 22. ANATOMI GAYA RESIPROKALPra pertemuan : keputusan oleh guruDalam pertemuan: keputusan oleh pelakuPasca pertemuan: keputusan oleh pengamat
  23. 23. PELAKSANAAN GAYA RESIPROKAL1. Tuntutan bagi guru dan pengamat: a. umpan balik digeser dari guru ke pengamat b. pengamat belajar bersikap positif c. pelaku belajar menerima umpan balik dari pengamat (saling percaya)2. Pra pertemuan: guru memberikan
  24. 24. 3. Selama pertemuan: a. guru menjelaskan peranan masing- masing b. pelaku berkomunikasi dg pengamat c. peranan pengamat memberikan umpan balik berdasarkan kriteria yg ada4. Pasca pertemuan: a. menyimpulkan hasil penampilan
  25. 25. 5. Peranan Guru: a. menjawab pertanyaan dari pengamat b. berkomunikasi dg pengamat c. memantau pelaksanaan pembelajaranPEMILIHAN MATERI1. Lembaran kriteria2. Menentukan garis-garis pedoman3. Lima bagian lembaran kriteria: a. Uraian khusus mengenai tugas b. Hal-hal khusus hrs dicari selama penampilan c. Gambar atau sketsa utk melaksanakan tgs d. Contoh perilaku verbal sbg umpan balik
  26. 26. PERTIMBANGAN KHUSUSInteraksi antara guru dan pengamat Pengamat hrs berkomunikasi menurut kriteria yg telah disusun Pastikan pengamat telah memberikan umpan balik yg akurat dan berhub. dg kriteria Guru memantau penampilan pengamat Teknik gaya resiprokal perlu contoh Sasarannya utk pemusatan perhatian pd penerimaan siswa thd peranan pelaku dan pengamat Kelompok yg lebih dari 2 org juga bisa dg gaya ini
  27. 27. D. GAYA PERIKSA DIRIPERANAN SISWA Menilai penampilannya sendiri Menetapkan kriteria utk memperbaiki penampilannya sendiri Belajar bersikap objektif thd penampilannya Belajar menerima keterbatasannya Membuat keputusan baru dlm bagian pelajaran selama dan sesudah pertemuan
  28. 28. ANATOMI GAYA PERIKSA DIRISEBELUM PERTEMUAN : KEP.GURUSAAT PERTEMUAN : KEP. SISWAPASCA PERTEMUAN: KEP. SISWA
  29. 29. PENETAPAN GAYA PERIKSA DIRI Dalam gaya ini siswa lebih mandiri dibanding gaya sebelumnya. Dalam gaya ini siswa membandingkan antara apa yg dilakukan dg kriteria dari guru Guru membuat kep. dan menyusun kriteria Keputusan dalam pertemuan: -jelaskan tujuan gaya ini kpd siswa -jelaskan peranan siswa dan tekankan penilaian diri -jelaskan peranan guru -jelaskan tugas dan logistik
  30. 30. Keputusan pasca pertemuan: -mengawasi pelaksanaan tugas oleh siswa -mengawasi penggunaan lembaran kriteria -membicarakan dg perorangan terkait ketepatan dlm melaksanakan tugas -memberikan umpan balik secara umum
  31. 31. IMPLIKASI GAYA PER. DIRI Guru mendorong kemandirian siswa Guru mendorong siswa utk mengembangkan keterampilan dan memantau sendiri Guru mempercayai siswa Guru mengajukan pertanyaan yg berpusat pd proses periksa diri dan pelaksanaan tgs Siswa belajar sendiri Siswa mengenali keterbatasannya
  32. 32. MEMILIH DAN MENYUSUN MATERITidak semua materi cocok dg gaya ini:• Tugas-tugas baru tidak cocok• Jika tgs sulit diamati diri sendiri tidak cocok, contoh: senam, menyelam, loncat indah, dan jika tgs memerlukan umpan balik dari luar• Kegiatan yg berkenaan dg pengetahuan tentang hsl gerakan cocok: menembak dlm basket, tgs yg berkenaan dg jarak dan kecermatan, penempatan servis tenis, tendangan bola ke gw, tgs yg hslnya dpt dilihat oleh siswa dan cocok jika dibandingkan dg kriteria
  33. 33. PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN Interaksi verbal guru ke siswa hrs mencerminkan maksud penilaian diri:• Tentukan apakah siswa dpt menyamakan dan membandingkan penampilan dg kriteria• Membantu siswa utk melihat ketidaksesuaian dg mengajukan pertanyaan• Arahkan keputusan-keputusan siswa dg merujuk kriteria
  34. 34. MEMILIH DESAIN TUGASAda dua pilihan:-guru dpt memilih satu tgs utksemuanya-mendesain tgs yg berbeda-beda,menyediakan berbagai tgs sesuaidg kemampuan siswaLembaran kriteria. Lembaran tgsgaya ini sama dg gaya latihan
  35. 35. E. GAYA INKLUSI/CAKUPANGaya inklusi/cakupan padaprinsipnya adalah memberikanbentuk tugas yg sama dengantingkat kesulitan yg berbedaFILOSOFI GAYA INKLUSI/CAKUPAN A B C
  36. 36. Tujuan gaya inklusi/cakupan:1. Melibatkan semua siswa2. Penyesuaian thd perbedaan individu3. Memberi kesempatan utk memulai pd tingkat kemampuan sendiri4. Memberi kesempatan utk mulai kerja dg tgs-tgs yg ringan ke berat, sesuai dg tingkat kemampuan siswa5. Belajar melihat hub antara kemampuan merasa dg tgs apa yg dpt dilakukan oleh siswa6. Individualisasi dimungkinkan, krn memilih diantara alternatif tingkat tgs yg telah disediakan
  37. 37. ANATOMI GAYA INKLUSIPra pertemuan : kep. olehguruSaat pertemuan : kep. olehsiswaPasca pertemuan : kep. olehsiswa
  38. 38. 1. Peranan Guru: a. membuat kep pd pra pertemuan b. harus merencanakan seperangkat tgs- tgs dalam berbagai tingkat kesulitan yg disesuaikan dg perbedaan individu dan yg memungkinkan siswa utk beranjak dari tgs yg mudah ke tgs yg sulit
  39. 39. 2. Keputusan-keputusan Siswa: a. memilih tgs-tgs yg tersedia b. melakukan penafsiran sendiri dan memilih tgs awalnya c. siswa mencoba tugasnya d. siswa menentukan utk mengulang, memilih tgs yg lebih sulit atau lebih mudah, berdasarkan hasil tgs awal e. mencoba tgs berikutnya f. siswa menilai/menaksir hasil- hasilnya g. prosesnya dilanjutkan
  40. 40. PELAKSANAAN GAYA INKLUSIMenjelaskan ke siswaSiswa disuruh memulaiMengamati siswaMemberi umpan balik ke siswatentang: - tanyakan bagaimana merekamemilih tgs - siswa supaya memilih tgs sesuaikemamp
  41. 41. IMPLIKASI GAYA INKLUSISiswa dpt terlayani dg perbedaanindividuAdanya perbedaan antara pengetahuanyg dimiliki siswa dg kenyataan yg adaFokus perhatian ke individu siswaSiswa membandingkan konsep merekasendiri yg berkaitan dg penampilan fisik
  42. 42. Memilih dan merancang pokok bahasan• Konsep tentang tingkat kesulitan. Belajar dari yang mudah ke yg sulit• Contoh bentuk latihan - rentangan jarak minimum dan maksimum - tingginya basket - ukuran lingkaran dan ukuran bola - sudut tembakan
  43. 43. • Kisi-kisi faktor tugas-tugasNama tugas: ……….Faktor eksternal RentanganJumlah ulanganWaktuFaktor internalJarakTinggiBeratUkuran alatUkuran sasaranKecepatanPostur dan posisi
  44. 44. F. GAYA PENEMUAN TERPIMPIN (KONVERGEN)• Gaya ini penekanannya terpusat pada perkembangan kognitif• Guru menyusun serangkaian pertanyaan• Pertanyaan yg disusun hanya satu jawaban yg dianggap benar• Pertanyaan harus menghasilkan jawaban yg mengarah pada penemuan konsep, prinsip, dan atau gagasan
  45. 45. SASARAN GAYA KONVERGEN Melibatkan siswa dalam proses penemuan yang konvergen Mengembangkan hub yg serasi dan tepat antara jawaban siswa dg pertanyaan Mengembangkan keterampilan utk menemukan jawaban yg berurut yg akan menuju pada penemuan konsep Mengembangkan kesabaran guru dan siswa
  46. 46. ANATOMI GAYA KONVERGENPra pertemuan : kep. oleh guruDalam pertemuan : kep oleh gurudan siswaPasca pertemuan : kep oleh gurudan siswa
  47. 47. PENERAPAN GAYA KONVERGEN Dalam menyusun pertanyaan harus mengenali prinsip, konsep, dan atau gagasan Prosedur mengajarnya sbb.: -menyampaikan pertanyaan sesuai dg susunan -beri waktu untuk siswa menjawab -berikan umpan balik (netral atau menilai) -ajukan pertanyaan berkutnya -jangan berikan jawaban
  48. 48. Merencanakan:-mengenali materi yang khusus-menentukan urutan langkah-langkahYang harus dilakukan jika jawabansalah:- ulangi pertanyaan/petunjuknya,kalau masih salah ajukan pertanyaan lainyg menguatkan/menjabarkannya- beri waktu kpd siswa untuk berpikir
  49. 49. IMPLIKASI GAYA KONVERGEN Gaya ini menuntut guru untuk menyediakan waktu dalam menyusun pertanyaan yg memaksa siswa berpikir Tanggung jawab untuk menemukan merupakan kegiatan utama siswa Siswa memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dg tanggung jawab baru
  50. 50. POKOK BAHASAN/MATERI Jenis-jenis informasi yg perlu ditemukan adalah: konsep, prinsip, kaidah, hubungan, bagaimana, mengapa, dan batasan-batasan Topik tidak boleh diketahui sebelumnya Yang paling baik adalah episode yang paling pendek Jika bisa pertanyaan yg harus dikerjakan dengan fisik
  51. 51. G. GAYA DIVERGENMerupakan gaya dalam bentukpemecahan masalahMemungkinkan jawaban yangberaneka ragam (tidak hanya satujawaban yg benar)Rangsangan diberikan agar siswadapat memecahkan masalah
  52. 52. SASARAN GAYA DIVERGEN Mendorong siswa untuk menemukan pemecahan ganda melalui pertimbangan kognitif Mengembangkan wawasan ke dalam struktur keg dan menemukan variasi Memungkinkan siswa untuk bebas dari guru dan melampaui jawaban yg diharapkan Mengembangkan kemampuan untuk memeriksa dan menganalisis pemecahan
  53. 53. ANATOMI GAYA DIVERGEN Pra pertemuan = kep oleh guru Dalam pertemuan = kep oleh guru dan siswa Pasca pertemuan = kep oleh guru dan siswa1. Pra pertemuan guru membuat kep: a.pokok bahasan/materi umum b.pokok bahasan/materi khusus yg berpusat pada episode
  54. 54. 2. Saat pertemuan: a. siswa menentukan jawaban dari masalah b. siswa mengambil keputusan untuk jawaban dari masalah3. Pasca pertemuan: a. siswa menilai pemecahan yg telah dibuat b. pemeriksaan mencakup membandingkan pemecahan dg masalah yg dirumuskan
  55. 55. PENERAPAN GAYA DIVERGEN Perlu meyakinkan siswa, bahwa gagasan dan pemecahan mereka akan diterima. Seringkali siswa sudah terbiasa dg mereka diberitahu tentang apa yg hrs mereka lakukan, dan tidak diperkenankan untuk menemukan sendiri jawaban yg benar. Pada waktu siswa bekerja mencari pemecahan, guru hrs mengawasi dan menunggu untuk memberi kesempatan kpd siswa utk menyusun jawaban mereka:
  56. 56. Umpan balik harus dapat membimbing siswa kpd masalah utk menemukan jawaban yg tepatGuru harus menahan diri utk tidak memilihi jawaban-jawaban tertentu sebagai contoh. Sebab akan mendorong pada penjiplakan, bukan pemecahan masalah lagi.
  57. 57. MENDESAIN POKOK BAHASAN/MATERI1. Pilihan: a. masalah tunggal b. masalah ganda2. Masalah hrs menyatakan garis petunjuk/ parameter untuk pemecahannya.3. Masalah yg dipilih hrs memungkinkan adanya pemecahan pilihan. Penggunaan keterampilan khusus tidak tepat, seperti cara baru dalm melempar cakram, servis baru dalam tenis4. Siswa cukup akrab dg pokok

×