Profil puskesmas lasalepa
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,841
On Slideshare
1,841
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
26
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan PKK puskesmas lasalepa. Dalam penyusunan laporan ini kami menyadari bahwa laporan yang kami buat masih jauh dari kesempurnaan yang disebabkan oleh terbatasnya literature serta bukubuku penunjang yang kami miliki. Olehnya itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari rekan-rekan mahasiswa maupun dari dosen pembimbing yang sifatnya membangun sehingga pada kesempatan yang akan datang kami akan membuat laporan yang lebih baik lagi. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita dan dapat di aplikasikan dalam praktek keperawatan. Raha, Maret 2011 Tim Penyusun
  • 2. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR………………………………………………………….. DAFTAR ISI………………………………………………………………….... BAB I PENDAHULUAN…………………………………………..…………. A. Latar belakang………………………………………….………………. B. Tujuan………………………………………………….………………. C. Tempat pelaksanaan………………………………….……..…………. D. Waktu pelaksanaan…………………………………………....……….. E. Manfaat………………………………………………………………… BAB II GAMBARAN WILAYAH PUSKESMAS……………………..……. A. Wilayah kerja puskesmas/ sejarah berdirinya puskesmas…………..…. B. Program pokok puskesmas ditempat praktek…………………….……. BAB III KEGIATAN PRAKTEK PUSKESMAS……….………..……..…… A. Target program………………………………….……………………. B. Pencapaian program puskesmas……………………..……………….. BAB IV PEMBAHASAN…………………………………..………………… A. Analisis …………………………….……………..………………….. B. Rekomendasi…………………………………..……………………… BAB V PENUTUP…………………………………………………………… A. Kesimpulan ………………………………………………………….. B. Saran…………………………………………………………………. LAMPIRAN
  • 3. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tujuan bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka untuk mencapai tujuan tersebut diselenggarakanlah program pembangunan nasional secara berkelanjutan, terencana dan terarah. Pembangunan kesejahteraan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional.tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal dan berkesinambungan .keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mata dan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan tersebut diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh , berjenjang dan terpadu. Puskesmas adalah penanggung jawab penyelenggaraan upaya kesehatan untuk jenjang tingkat pertama. Salah upaya untuk mendukung terwujudnya tujuan pembangunan kesehatan adalah penyelenggaraan sarana kesehatan, disamping pembangunan tenaga kesehatan, manajemen, serta sarana pendukung lainnya. Pengembangan sarana kesehatan serta pengelolaannya sangatlah penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, baik yan terjangkau oleh pelayanan puskesmas dan puskesmas membantu utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat bagi yang berada di daerah yang terpencil atau jauh dari jangkauan pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu. Dipuskesmas hampir seluruh fasilitas pelayanan kesehatan baik puskesmas pembantu maupun perindes memiliki sarana pendukung pelayanan kesehatan yang masih sangat terbatas. Belum lagi bangunan puskesmas pembantu yang mengalami kerusakan mulai dari rusak ringan sampai kepada rusak berat dan belum adanya perumahan dokter , dokter gigi dan paramedis. Pembentukan balai kesehatan rakyat ( BAKESRA ) diwilayah kerja puskesmas lasalepa yang merupakan sterategi pelayanan kesehatan bagi masyarakat pedesesaan/ kelurahan sebagai wadah untuk menumbuhkan prakarsa, peran serta dan swadaya masyarakat dalam pembanguanan bidang kesehatan adalah merupakan suatu langkah dengan strategi yang baik perlu mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
  • 4. Menyadari keberhasilan puskesmas merupakan hal penting dalam rangka mewujudkan visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan puskesmas adalah gambaran masyarakat kecamatan masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan yakni masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan perilaku sehat yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Untuk mencapai tujuan, sasaran dan hasil yang diharapkan dan BAKESRA memang tidaklah semudah seperti apa yang dibayangkan.masih masih terlalu terlalu banyak tantangan dan kendala yang harus kita lalui dengan berbagai upaya dan strategi mudah-mudahan dengan program bakesra yang dicanangkan oleh pemerintah propinsi sulawesi tenggara dapat mengatasi tantangan / kendala yan dihadapi untuk mewujudkan tujuan pembangunan bidang kesehatan. Secara garis besar tantangan dan kendala dalam pembanguan kesehatan dikecamatan lasalepa adalah : a. Keterbatasan sumber daya kesehatan baik tenaga sarana maupun pembiyaan. b. Kesulitan geografis c. Perilaku masyarakat. Sangat diharapkan agar tantangan dan kendala diatas dapat diatasi sacara bertahap dan merupakan tanggung jawab kita semua, utamanya tantangan dalm pengembangan sarana kesehatan dan pembiayaan, perlu mendapat perhatian dari pemerintah khususnya dinas kesehatan kabupaten muna. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Untuk menciptakan suatu pembanguan kesehatan bagi setiap orang agat terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal dan berkesinambungan berdasarkan kebutuhan individu dari klien, keluarga dan masyarakat dapat terpenuhi yang meliputi mempertahankan keadaan kesehatan klien yang optimal dan dapat menfasilitasi kualitas kehidupan yang maksimal berdasarkan keadaannya untuk mencapai derajat kehidupan yang lebih tinggi selama hidupnya. 2. Tujuan khusus a. Meningkatkan pengembangan sarana kesehatan disetiap desa seperti pustu b. Meningkatkan pengembangan tenaga kesehatan disetiap puskesmas dan pustu seperti dokter, bidan, perawat dan analis. c. Meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia yang memadai misalnya tenaga kesehatan yang terampil. d. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkuliatas kepada masyarakat, baik yang terjangkau oleh pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu utamanya pelayanan kesehatan bagi nasyarakat yang
  • 5. berada didaerah yang terpencil atau jauh dari jangkauan pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu. C. Tempat Pelaksanaan Adapun tempat pelaksaan praktek klinik adalah puskesmas lasalepa kecamatan lasalepa Kabupaten Muna. D. Waktu pelaksanaan Waktu peleksanaan praktek klinik keperawatan kelompok V dimulai pada tanggal 14 februari sampai 6 april 2011. E. Manfaat Setelah melaksanakan praktek 8 minggu dipuskesmas penyusun dapat mengetahui : a. Wilayah kerja / sejarah berdirinya puskesmas b. Program pokok puskesmas c. Target program puskesmas lasalepa d. Pencapaian program puskeesmas
  • 6. BAB II GAMBARAN WILAYAH PUSKESMAS A. Wilayah Kerja Puskesmas / Sejarah Berdirinya Puskesmas Puskesmas lasalepa merupakan sebuah puskesmas induk non perawatan yang defenitif sejak tanggal 1 april 2004. wilayah kerja puskesmas lasalepa mempunyai luas 107, 92 km2 yang meliputi 7 ( tujuh ) desa yaitu : desa labone, desa bonea, desa labunti, desa parida, desa lasalepa, desa bangunsari dan desa kombungo yang juga merupakan bagian dari kecamatan lasalepa. Dari segi geografis puskesmas lasalepa mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut :  Sebelah utara berbatasan dengan desa lambiku kecamatan napabalano  Sebelah selatan berbatasan dengan selat buton  Sebelah selatan berbatasan dengan keluarahan sidodadi kec. Batalaiworu  Sebelah barat berbatasan dengan kawasan hutan papantiri dan pana-pana kecamatan kusambi. Keadaaan alam kependudukan daerah ini terdiri dari 80% daratan dan 20 % perbukitan. Prasarana transportasi daerah yaitu 70 % aspal dan 30 % jalan berbatu dan tanah. B. Program Pokok Puskesmas Di Tempat Praktek Adapun program-program khusus puskesmas adalah  Program KIA Mencakup -  Kesehatan ibu dan anak KB Program P2M Meliputi - Penyakit-penyakit bersumber binatang  Penyakit-penyakit menular langsung Cakupan sepuluh penyakit terbesar Program upaya kesehatan Mencakup - Imunisasi puskesmas perdesa  Gizi Kunjungan tiap unit pelayanan Program promosi dan PLP Mencakup -  PKM / PSM Program kesehatan lain.
  • 7. BAB III KEGIATAN PRAKTEK PUSKESMAS A. Target dan pencapaian program Pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang merupakan kegiatan pokok puskesmas yang diharapkan dapat menyentuh seluruh masyarakat dalam wilayah kerja puskesmas dan tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat di luar wilayah kerja yang ingin mendapatkan pelayanan puskesmas lasalepa. Indicator keberhasilan misi pelayanan kesehatan masyarakat adalah indicator potensi masyrakat sehat yang terdiri dari cakupan program pokok dan kualitas layanan kesehatan. Pencapaian Program Puskesmas 1. PROGRAM KIA Kinerja puskesmas lasalepa pada tahun 2010 dalam melaksanakan program KB/ KIA dapat dilihat pada tabel 10 dan 11dibawah ini : No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jenis Kegiatan Sasaran 2 KI K4 Bumil resti Bulin nakes Bulin dukun Kunjungan neonatal Neonatal resti Bufas resti Kunjungan bayi Bayi resti Buteki Buteki resti Balita apras Target % 3 90 80 264 90 Absolut 5 76 60 % 6 38 35 46 2 4 277 277 Cakupan Keterangan 25 7 Tabel 11 : Cakupan keluarga berencana tahun 2010. No 1 1 2 3 4 5 6 7 Jenis Kegiatan 2 Akseptor KB aktif Akseptor KB baru Pil Suntik Norplan IUD MOW / MOP Sasaran 3 1266 Target % 4 857 335 129 159 37 7 3 Cakupan Absolut 5 814 351 72 8 0 0 0 % 6 64 105 49 0,1 0 0 0 Keterangan 7
  • 8. 2. PROGRAM P2M a. Penyakit menular langsung No 1 2 3 4 Bulan Januari Februari Maret April Diare balita 0 0 0 0 Jenis penyakit menular langsung TB paru TB paru ISPA Campak BTA + RO + balita balita 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 b. Penyakit- Penyakit Yang Bersumber Dari Bintang No Bulan Penyakit-penyakit yang bersumber dari binatang Malaria Gigitan Gigitan Giigtan + hewan + Rabies yg tersangka Rabies Divaksi rabies 1 Januari 0 0 0 0 2 Februari 0 0 0 0 3 Maret 0 0 0 0 4 April 0 0 0 0 kusta 0 0 0 0 DBD 0 0 0 0 3. PROGRAM UPAYA KESEHATAN a. Gizi tabel 16 : hasil kegiatan program gizi tahun 2010 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jenis kegiatan D/S N/D N/S Gizi buruk bayi Gizi buruk balita Gizi kurang bayi Gizi kurang balita Gizi lebih bayi Cakupan vit.A bayi Cakupan vit.A balita Fe 1 Fe II Fe III Cakupan vitamin bufas Sasaran 816 816 816 196 620 196 620 196 620 196 220 220 220 204 Target % 80 80 80 0 0 0 0 0 0 80 80 80 80 80 Cakupan absolut 652 622 610 0 14 0 99 0 0 25 512 158 201 127 keterangan % 79,90 76,23 74,75 0,0 2,26 0,00 15,97 0,00 0,00 12,76 82,58 71,82 45,91 57,73
  • 9. 4. PROGRAM PROMOSI DAN PLP Tabel 18 : Telaah kemandirian posyandu per desa tahun 2010 No 1 1 2 3 4 5 6 7 Desa lokasi 2 labone 3 Balai desa puskesmas bonea Balai desa Labunti Gedung posy Parida Balai desa Lasalepa Balai desa bangunsari Gedung posy Kombung Balai desa o RK lakode Jumlah Klasifikasi Pratama Madia 4 5 # # # Purmana mandiri 6 7 # # # # # # 1 5 5. PROGRAM KESEHATAN LAIN Pemakaian Obat Dipuskesmas Lasalepa No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KET Nama obat Amox 250 mg Novastan Vit C Amox 500 mg Dexa CTM Antalgin Trisulfa GG B com B1 Oxitoxin injeksi Antasida B6 Ampisilin syrup Paracetamol Pirtel Tetraciklin 250 mg PCT syrup Salep mata oxi Jumlah 96 30 142 70 65 60 25 50 62 35 20 2 20 35 2 46 2 20 2 1 BAB IV 2 1 8
  • 10. PEMBAHASAN A. Analisis Secara garis besar tantangan dan kendala dalam pengembangan kesehatan dikecamatan lasalepa adalah a. Keterbatasan sumberdaya kesehatan baik tenaga sarana maupun pembiayaan b. Kesulitan geografis c. Perilaku masyarakat d. Kurang control dari dinas kesehatan B. Rekomendasi Sangat diharapkan agar tantangan dan kendala diatas dapat dihadapi dan diatasi secara bertahap dan merupakan tanggung jawab kita semua, utamanya tantangan dalam pengembangan sarana kesehatan dan pembiayaan perlu mendapat perhatian perhatian dari pemerintah khusunya melalui dinas kesehatan kabupaten muna. Adapun upaya yang dilakukan oleh puskesmas a. Dana dekontruksi b. Dana operasional c. Dana jamkesmas d. Memanggil tim dari dinas untuk mengadakan control ketenagaan dan sarana dan prasarana setiap bulan LAMPIRAN
  • 11. ALUR PELAYANAN PASIEN Poly umum Poli gimul Klinik gizi Kliniuk sanitasi Laboratorium Loket Lok Daftar et daft KIA dan KB Iminisasi UGD Surat keterangan Rujukan Ruang apotik Pulang
  • 12. HASIL CAKUPAN IMUNISASI PUSKESMAS PER DESA TAHUN 2010 PUSKESMAS : LASALEPA BULAN : N o Desa/Kelurahan Jumlah Pddk Ssrn Bayi BCG % I 1 2 Bangunsari Lasalepa 1.203 1.246 33 27 0 3 3 4 Parida Labunti 987 1.971 25 48 2 8 5 Bonea 1.218 29 6 6 Labone 2.214 60 4 7 Kombungo TOTAL 1.004 9.843 29 251 0 23 0 11, 11 8 16, 66 20, 68 6,6 6 0 9,1 6 0 0 DPT-HB % I III I 0 0 0 0 0 0 1 2 4 9,16 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 3 0 1,19 2 0 5 3 % I % 0 0 0 1 0 3,70 4 2,0 8 0 1 8 1,6 6 0 1,1 9 4 9 16,6 6 17,1 4 6,66 2 21 6,89 8,36 5 I I 0 2 JENIS ANTIGEN Polio III % IV % Cm pk % HB.O <7 % Hr Ssrn Bumil Status TT T1 T2 T3 T 4 2 1 2 0 2 0 0 0 T 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 8 36 30 1 1 0 1 0 2,08 1 2 4 4,16 3 3 12 6,15 28 53 2 0 1 1 0 0 2 1 1 0 2 1 3,44 2 6,89 2 6,89 32 0 0 0 0 0 2 3 5 4 6,66 4 6,66 66 1 0 0 0 0 1 9 1 6 3,44 2,39 1 9 3,44 3,98 2 16 6,89 6,37 32 277 0 7 0 3 0 2 0 0 3 1
  • 13. Tabel 15 Kegiatan Cakupan 10 Penyakit Terbesar NO. NAMA PENYAKIT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ISPA Vunus Diare HT Penyakit kulit infeksi Penyakit pada otot dan jaringan lunak ( reumatik ) Asma Bronchitis Penyakit pada kulit akibat jamur Karies gigi Total 1< L 5 0 3 0 1 0 0 0 1 0 10 P 5 0 3 0 0 0 0 0 1 0 9 1-4 L 16 0 2 0 6 0 0 0 1 0 25 P 17 0 4 0 4 0 0 0 1 1 27 JUMLAH PENYAKIT MENURUT UMUR DAN SEKS 5-9 10 - 14 15 - 19 20 - 24 45 - 59 55 - 59 L P L P L P L P L P L P 16 13 7 6 5 5 22 27 7 7 5 5 2 1 1 1 2 1 44 42 0 1 2 2 4 5 0 0 4 4 11 13 5 4 2 2 0 0 0 0 0 0 4 5 9 8 3 3 3 4 1 1 1 1 6 5 3 2 1 1 0 0 0 0 0 0 4 4 3 3 2 3 0 0 0 0 0 0 1 1 2 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 2 2 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 2 2 1 0 1 0 26 28 12 9 13 12 94 100 30 26 17 17 60 - 70 L P 7 6 1 1 2 2 12 13 7 7 11 12 6 6 4 4 2 1 0 0 52 50 KET 181 101 70 57 54 42 17 12 11 10 279
  • 14. BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN Pengembangan sarana kesehatan serta pengelolaannya sangatlah penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, baik yan terjangkau oleh pelayanan puskesmas dan puskesmas membantu utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat bagi yang berada di daerah yang terpencil atau jauh dari jangkauan pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu. B. SARAN Kami dari kelompok V sangat mengharapkan kritik dan saran baik dari dosen pembimbing maupun dari rekan-rekan mahasiswa yang sifatnya membangun sekian dan terimah kasih.
  • 15. KEPALA PUSKESMAS LA ODE TAUSA AHMAD KORD. ADMINISTRASI LA DUTA P. PENGOBATAAN PROG. KIA – KB ANDIASDANIAR K PROG. GIGI ENI AMG PROKSUS PUSTU LABUNTI SALRIA TAMBORI BAKESRA BONEA SARLI AMK POLINDES LASALEPA PROG. P2M TIM P2M PROG. KESLING WD.SURIANA AMKL PROG. PROMOSI WD.SURIANA AMKL LABORATORIUM ANALISIS KIMIA PUSTU BANGUNSARI ANDI MULIANTI POLINDES KOMBUNGO ELPINA SCLEPU BAKESRA PARIDA WD. ELMI HAYATI